.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Pengendalian Pencemaran Udara




Usaha Penanggulangan Pencemaran Udara|Pencemaran Udara sangat diperlukan tindakan atau upaya serta cara-cara penanggulangan pencemaran udara karna pencemaran udara memiliki akibat atau dampak yang sangat besar baik itu dilingkungan kita maupun tempat tinggal kita seluruh makhluk hidup yakni bumi akan rusak jika udara kita tidak kita jaga dan kita pelihara dengan baik atau jika pencemaran udara telah sangat menyebar keseluruh wilayah dibumi, oleh karna itu diperlukan tindakan atau upaya sehingga dampak-dampak pencemaran udara tidak terjadi dan kita, bumi menjadi sehat artinya dapat terselamatkan, ini dapat dilakukan dengan adanya bentuk-bentuk penanggulangan pencemaran udara baik itu dari pemerintah maupun dari kita dengan adanya kesadaran dari dalam diri kita. Pencemaran udara menimbulkan berbagai gangguan kesehatan pada manusia. Bahkan, akhirnya dapat mematikan. Demikian pula halnya terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan, dampak pencemaran ini sangat buruk. Oleh karena itu, perlu dilakukan berbagai upaya untuk mencegah atau setidak-tidaknya mengurangi teiadinya pencemaran udara.

 

Polusi udara atau pencemaran udara dapat menimbulkan berbagai macam permasalahan, mulai dari masalah kesehatan sampai pada perubahan iklim global. Pencemaran udara tidak dapat dihilangkan sama sekali, tetapi hanya dapat dikurangi atau dikendalikan. Manusia dapat mengakibatkan pencemaran udara, tetapi juga dapat berperan dalam pengendalian pencemaran udara ini. Adapun upaya pencegahan dan pengendalian terhadap polusi udara dapat dilakukan  Penghijauan dan reboisasi
Penghijauan dan reboisasi dapat menurunkan polusi udara oleh CO2. Demikian juga pembuatan jalur hijau di kota-kota besar menjadi hal yang sangat berarti. Secara alamiah tumbuhan menyerap CO2 untuk fotosintesis, dengan penghijauan berarti akan meningkatkan pengambilan CO2 udara oleh tumbuhan.



Pencegahan dan Pengendalian Terhadap Polusi Udara


Pencemaran udara timbul akibat adanya sumber-sumber pencemaran, baik yang bersifat alami ataupun karena kegiatan manusia. Beberapa pengertian gangguan fisik seperti pencemaran suara, pencemaran panas, pencemaran radiasi dan pencemaran cahaya di anggap sebagai bagian dari pencemaran udara. Adapun karena sifat alami udara yang bisa menyebar tanpa batasan ruang,  membuat dampak pencemaran udara bisa bersifat lokal, regional, maupun global.


Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:
1. Melakukan larangan kepada petani-petani, pengusaha-pengusaha perkebunan melakukan pembakaran pada lahan pertanian yang akan mereka usahakan.
2. Gas-gas buangan industri sebelum dilepaskan/dibuang keudara, terlebih dahulu harus dinetralkan.
3. Melakukan penghijauan, terutama di daerah-daerah industri dan perkotaan. Tujuannya agar karbondioksida yang dihasilkan mesin-mesin industri dan kendaraan bermotor, dapat diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Demikian pula halnya dengan debu-debu yang berterbangan di udara, bila bersentuhan dengan daun-daunan akan lengket pada daun, dan ketika hujan turun akan dibawa oleh air hujan jatuh ke tanah. Dengan demikian, penghijauan dapat pula mengurangi debu-debu yang berterbangan di udara. Apakah Anda telah turut ambil bagian dalam menggalakkan penghijauan? Anda dapat melakukannya sendiri-sendiri atau bersama-sama teman ikut mempelopori penghijauan di lingkungan masing-masing.
4. Mengurangi penggunaan minyak bumi sebagai sumber bahan bakar dan menggantikannya dengan energi lain yang tidak menimbulkan pencemaran seperti energi panas matahari (tenaga surya), tenaga air (hidroelektrik), tenaga angin, dan sebagainya.
5. Penempatan daerah kawasan industri supaya berada jauh dari pemukiman, terutama pemukiman yang padat penduduknya.
6. Menciptakan mesin dari kendaraan bermotor yang hemat energi dan efek pencemarannya kecil

Daftar Pustaka :
http://utariasmaraf.blogspot.co.id/
http://ilmulingkungan.com/pencegahan-dan-pengendalian-terhadap-polusi-udara/
https://iinparlina.wordpress.com/2011/07/
http://www.artikelsiana.com/2014/10/usaha-penanggulangan-pencemaran-udara-upaya-cara.html
http://www.slideshare.net/grusmayadi/iv-pengelolaan-limbah-organik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.