.

Tampilkan postingan dengan label 013-Nova. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 013-Nova. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Agustus 2016

Industri Ramah Lingkungan

A. Prinsip Dasar Industri Ramah Lingkungan
Ramah lingkungan pada dasarnya adalah penerapan konsep “zero waste”, pada pelaksanaanya industri ramah lingkungan diharapkan dalam proses industri melakukan strategi mencegah, mengurangi dan menghilangkan terbentuknya limbah sebagai bahan pencemar lingkungan.

Sabtu, 13 Agustus 2016

Energi yang Bersih dan Ramah Lingkungan

Energi adalah sebuah kebutuhan manusia yang sangat vital. Kehidupan manusia memang tak bisa lepas dari teori energi.

Minggu, 07 Agustus 2016

PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR

 

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan dan perikehidupan manusia, serta untuk memajukan kesejahteraan umum, sehingga merupakan modal dasar dan faktor utama pembangunan. Air juga merupakan komponen lingkungan hidup yang penting bagi kelangsungan hidup dan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Untuk melestarikan fungsi air perlu dilakukan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air secara bijaksana dengan memperhatikan kepentingan generasi sekarang dan mendatang serta keseimbangan ekologis.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Pengendalian Pencemaran Udara




Usaha Penanggulangan Pencemaran Udara|Pencemaran Udara sangat diperlukan tindakan atau upaya serta cara-cara penanggulangan pencemaran udara karna pencemaran udara memiliki akibat atau dampak yang sangat besar baik itu dilingkungan kita maupun tempat tinggal kita seluruh makhluk hidup yakni bumi akan rusak jika udara kita tidak kita jaga dan kita pelihara dengan baik atau jika pencemaran udara telah sangat menyebar keseluruh wilayah dibumi, oleh karna itu diperlukan tindakan atau upaya sehingga dampak-dampak pencemaran udara tidak terjadi dan kita, bumi menjadi sehat artinya dapat terselamatkan, ini dapat dilakukan dengan adanya bentuk-bentuk penanggulangan pencemaran udara baik itu dari pemerintah maupun dari kita dengan adanya kesadaran dari dalam diri kita. Pencemaran udara menimbulkan berbagai gangguan kesehatan pada manusia. Bahkan, akhirnya dapat mematikan. Demikian pula halnya terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan, dampak pencemaran ini sangat buruk. Oleh karena itu, perlu dilakukan berbagai upaya untuk mencegah atau setidak-tidaknya mengurangi teiadinya pencemaran udara.

 

Polusi udara atau pencemaran udara dapat menimbulkan berbagai macam permasalahan, mulai dari masalah kesehatan sampai pada perubahan iklim global. Pencemaran udara tidak dapat dihilangkan sama sekali, tetapi hanya dapat dikurangi atau dikendalikan. Manusia dapat mengakibatkan pencemaran udara, tetapi juga dapat berperan dalam pengendalian pencemaran udara ini. Adapun upaya pencegahan dan pengendalian terhadap polusi udara dapat dilakukan  Penghijauan dan reboisasi
Penghijauan dan reboisasi dapat menurunkan polusi udara oleh CO2. Demikian juga pembuatan jalur hijau di kota-kota besar menjadi hal yang sangat berarti. Secara alamiah tumbuhan menyerap CO2 untuk fotosintesis, dengan penghijauan berarti akan meningkatkan pengambilan CO2 udara oleh tumbuhan.



Pencegahan dan Pengendalian Terhadap Polusi Udara


Pencemaran udara timbul akibat adanya sumber-sumber pencemaran, baik yang bersifat alami ataupun karena kegiatan manusia. Beberapa pengertian gangguan fisik seperti pencemaran suara, pencemaran panas, pencemaran radiasi dan pencemaran cahaya di anggap sebagai bagian dari pencemaran udara. Adapun karena sifat alami udara yang bisa menyebar tanpa batasan ruang,  membuat dampak pencemaran udara bisa bersifat lokal, regional, maupun global.


Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:
1. Melakukan larangan kepada petani-petani, pengusaha-pengusaha perkebunan melakukan pembakaran pada lahan pertanian yang akan mereka usahakan.
2. Gas-gas buangan industri sebelum dilepaskan/dibuang keudara, terlebih dahulu harus dinetralkan.
3. Melakukan penghijauan, terutama di daerah-daerah industri dan perkotaan. Tujuannya agar karbondioksida yang dihasilkan mesin-mesin industri dan kendaraan bermotor, dapat diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Demikian pula halnya dengan debu-debu yang berterbangan di udara, bila bersentuhan dengan daun-daunan akan lengket pada daun, dan ketika hujan turun akan dibawa oleh air hujan jatuh ke tanah. Dengan demikian, penghijauan dapat pula mengurangi debu-debu yang berterbangan di udara. Apakah Anda telah turut ambil bagian dalam menggalakkan penghijauan? Anda dapat melakukannya sendiri-sendiri atau bersama-sama teman ikut mempelopori penghijauan di lingkungan masing-masing.
4. Mengurangi penggunaan minyak bumi sebagai sumber bahan bakar dan menggantikannya dengan energi lain yang tidak menimbulkan pencemaran seperti energi panas matahari (tenaga surya), tenaga air (hidroelektrik), tenaga angin, dan sebagainya.
5. Penempatan daerah kawasan industri supaya berada jauh dari pemukiman, terutama pemukiman yang padat penduduknya.
6. Menciptakan mesin dari kendaraan bermotor yang hemat energi dan efek pencemarannya kecil

Daftar Pustaka :
http://utariasmaraf.blogspot.co.id/
http://ilmulingkungan.com/pencegahan-dan-pengendalian-terhadap-polusi-udara/
https://iinparlina.wordpress.com/2011/07/
http://www.artikelsiana.com/2014/10/usaha-penanggulangan-pencemaran-udara-upaya-cara.html
http://www.slideshare.net/grusmayadi/iv-pengelolaan-limbah-organik

Jumat, 05 Agustus 2016

Pemanasan Global

Penyebab Pemanasan Global
  • Efek Rumah Kaca : efek rumah kaca adalah proses atmosfer menghangatkan planet. efek rumah kaca terjadi akibat panas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap oleh gas-gas di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar angkasa, melainkan dipantulkan kembali ke permukaan Bumi. Efek rumah kaca memiliki manfaat bagi makhluk hidup di Bumi, namun  jika berlebihan berbahaya kehidupan di Bumi karena dapat mempengaruhi dan mengganggu iklim. 
  • Meningkatnya Gas Rumah Kaca : Gas-gas memiliki sifat yang memerangkap panas, sehingga panas yang terpantul dari permukaan bumi tidak dapat diteruskan ke cahaya akibat dari gas tersebut, gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca. Gas yang paling berperan adalah karbon dioksida (CO2). penyebab meningkatnya karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar batu bara, pembakaran minyak bumi, pembakaran gas alam. 
  • Penggunaan CFC yang Tidak Terkontrol : CFC atau Cloro Flour Carbon adalah bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan untuk memproduksi peralatan, terkhusus pada peralatan rumah tangga. CFC terdapat pada kulkas dan AC. 
  • Polusi Kendaraan berbahan bakar bensin : Kendaraan memberikan penyebab terbesar dalam terjadi pemanasan global. Polusi yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar bensin seperti motor, mobil dan kendaraan lainnya dimana dari hasil pembuangannya menghasilkan gas karbon dioksida yang berlebihan. Gas karbon dioksida merupakan penyebab utama terjadinya pemanasan global karena karbon dioksida adalah gas yang memerangkap panas sehingga tidak dapat keluar ke angkasa. 
  • Polusi Metana oleh Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan : Gas metana menempati urutan kedua sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Gas metana dapat berasal dari bahan-bahan organik yang kekurangan oksigen dari hasil pemecahan bakteri seperti di persawahan, sedangkan pada peternakan, seperti usus hewan ternak, meningkatnya produksi hewan ternak maka meningkatnya pula gas metana yang dilepaskan ke permukaan bumi. 
  • Pengrusakan Hutan : Hutan berfungsi dalam menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen, jika hutan rusak akibat dari penebangan dan pembakaran, maka yang terjadi adalah jumlah karbon dioksida yang diserap oleh hutan sedikit, dan semakin banyak karbon yang berkumpul di atmosfer yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. 
  • Pemboroson Energi Listrik :Energi listrik sebagian besar kita gunakan adalah hasil pembakaran dari pembakaran minyak bumi dan batu bara, dimana hasil pembakaran tersebut menghasilkan karbon dioksida 
  • Populasi Kendaraan yang Terus Meningkat : Meningkatnya jumlah kendaraan maka karbon dioksida pun yang dihasilkan dari kendaraan tersebut akan bertambah banyak dan tentu saja menimbulkan pemanasan global. 
  • Pembakaran Sampah Secara Berlebihan : Pembakaran sampah berlebihan yang dilakukan secara massal akan menyebabkan terjadinya pemanasan global karena dari hasil pembakaran sampah tersebut adalah gas metana, yang dapat memerangkap panas.
 
Penyebab pemanasan global bukanlah dari meningkatnya jumlah kendaraan saja. Melainkan banyak faktor yang mempengaruhinya. Pada bulan Mei 2015 kemarin terjadi angin panas yang menyebakan ratusan penduduk India meninggal dunia. Banyak yang berpendapat bahwa angin panas tersebut akibat pemanasan global. Untuk itu, mulai dari sekarang kita harus bisa menekan penyebab pemanasan global agar cuaca tidak semakin panas.

 

Daftar Pustaka :
http://lingkunganharmonis.blogspot.co.id/2015_11_01_archive.html
http://www.artikelsiana.com/2015/03/pengertian-pemanasan-global-penyebab-dampak-akibat.html
http://global.liputan6.com/read/2344527/pemanasan-global-akan-menurun-di-tahun-2017
http://www.pakmono.com/2015/06/penyebab-pemanasan-global.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global

Kimia Yang Berkaitan Dengan Ilmu Kehidupan


Bahan Kimia: Penerapan Ilmu kimiaKimia adalah ilmu yang mempelajari komposisi, sifat, dan perubahan zat. Proses kimia dapat Anda temukan di alam ataupun di laboratorium. Ilmu Kimia berhubungan dengan banyak ilmu lain seperti Biologi, Farmasi, Geologi, dan Lingkungan. Sebagai contoh, ilmu Kimia merupakan dasar dari revolusi biologi molekular yang membahas tentang bagaimana kontrol genetik dapat terjadi pada makhluk hidup. Dapatkah Anda sebutkan contoh penerapan ilmu Kimia yang dapat Anda temukan sehari-hari? 
1. Bidang Kesehatan
Bahan-bahan kimia sering digunakan sebagai obat-obatan. Obat dibuat berdasarkan basil penelitian terhadap proses dan reaksi kimia bahan-bahan yang berkhasiat secara medis terhadap suatu penyakit. Hal ini dipelajari dalam cabang ilmu Kimia Farmasi. Contohnya, etanol atau alkohol digunakan dalam proses pelarutan obat-dan sebagai pensteril alat-alat kedokteran. 
2. Bidang Pertanian
Ilmu Kimia berperan penting dalam bidang pertanian. Petani menggunakan pupuk untuk meningkatkan kesuburan tanah dan memberi nutrisi yang diperlukan tanaman. Adapun untuk menanggulangi hama dan penyakit tanaman, digunakan pestisida. Penggunaan pupuk dan pestisida yang benar dapat meningkatkan produktivitas pertanian yang menguntungkan produsen dan konsumen. 
3. Bidang Industri
Penerapan ilmu Kimia di bidang industri, ilmu Kimia seringkali sangat dibutuhkan. Mesin-mesin benar di industri membutuhkan logam yang baik dengan sifat tertentu yang sesuai dengan kondisi dan bahan-bahan yang digunakan. Semen, kayu, cat, pipa PVC, dan beton dihasilkan melalui riset yang berdasarkan ilmu Kimia. Kain sintetis yang Anda gunakan juga merupakan hasil penerapan ilmu Kimia. 
4. Bidang Biologi
Proses kimia yang berlangsung dalam tubuh makhluk hidup membutuhkan penjelasan Kimia. Proses pencernaan makanan, pernapasan, metabolisme, dan fotosintesis merupakan proses kimia yang dipelajari dalam Biologi. Untuk mempelajari hal tersebut diperlukan pengetahuan tentang struktur dan sifat senyawa, seperti karbohidrat, protein, lemak, enzim, dan vitamin. 
5. Bidang Arkeologi
Penentuan usia fosil yang bisa dilakukan saat ini merupakan salah satu hasil penerapan ilmu Kimia. Fosil yang ditemukan dapat ditentukan usianya dengan radioisotop karbon-14. Tahukah Anda yang dimaksud radioisotop? 
6. Bidang Hukum
Pemeriksaan alat bukti kriminalitas oleh tim forensik menggunakan ilmu Kimia di dalamnya. Bagian tubuh manusia seperti rambut dan darah dapat diperiksa struktur DNA-nya. Struktur DNA setiap individu akan berbeda sehingga dapat digunakan untuk identifikasi seseorang. Hal ini berguna untuk membuktikan tindak kejahatan seseorang
 
   

Dalam industri petrokimia pada dasarnya menggunakan tiga bahan baku, yaitu:

Olefin
Senyawa ini merupakan bahan baku utama dalam industri petrokimia sehingga diproduksi dalam jumlah besar, jenis olefin yang paling banyak digunakan ialah:
  1. Etilena, jenis ini dapat menghasilkan berbagai macam jenis produk seperi polietilena (plastik), PVC (untuk membuat pipa paralon), etilena glikol (untuk bahan anti beku pada radiator mobil).
  2. Propilena, jenis ini dapat menghasilkan beberapa produk petrokimia seperti  butadina (menghasilkan karet sintetis), gliserol (dapat digunakan pada pembuatan bahan pelembab dan peledak), polipropilena (digunakan untuk pembuatan tali dan karung plastik) dan isopropyl ( dapat digunakan untuk pembuatan bahan lain seperti aseton).
Aromatik
Senyawa ini memiliki ikatan rantai rangkap dalam betuk selang-seling. Berikut bahan aromatik yang digunakan pada industri petrokimia:
  1. Benzena yang dapat menghasilkan sikloheksana (untuk membuat nilon), kumena (untuk membuat fenol) dan stirena (untuk pembuatan karet sintetis).
  2. Toulena dapat digunakan sebagai bahan pembuatan produk farmasi.
  3. Xilena dapat menghasilkan asam tereftalat untuk bahan dasar pada pembuatan serat.
Syn-Gas (gas sintesis)
Bahan ini merupakan campuran dari karbon  monoksida (CO) dan hydrogen (H2), dalam industri petrokimia bahan ini duganakan untuk menghasilkan berbagai macam produk seperti:
  1. Amonia (pestisida)
  2. Urea, selain sebagai pupuk dapat juga diolah pada industi perekat dan plastik.
  3. Methanol (alkohol dan spiritus)
  4. Formaldehida (dapat dioalah menjadi formalin atau pengawet)
Salah satu contoh produk petrokimia yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu detergen, produk ini merupakan hasil pengolahan bahan-bahan turunan minyak bumi yang memiliki daya cuci yang 
lebih baik. Dari penjelasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa minyak bumi dan gas bumi memiliki manfaat yang sangat signifikan bagi kehidupan manusia baik itu sebagai bahan bakar maupun produk lain hasil dari industri petrokimia.

Daftar Pustaka:
http://di-el.blogspot.co.id/2012/04/penerapan-ilmu-kimia-dalam-kehidupan.html
http://ci-muetz.blogspot.co.id/2010/06/kimia.html
http://www.prosesindustri.com/2015/02/pengertian-dasar-industri-petrokimia.html 
http://www.berpendidikan.com/2015/12/bahan-kimia-dalam-kehidupan-sehari-hari.html
 

.

Minggu, 31 Juli 2016

TEKNOLOGI INDUSTRI KIMIA


Dari penglihatan insinyur kimia, industri kimia menggunakan proses kimia seperti reaksi kimia dan metode pengilangan untuk memproduksi material dalam bentuk padat, cair, maupun gas. Kebanyakan produknya digunakan untuk memproduksi barang lainnya dan hanya sedikit saja yang langsung digunakan pada konsumen. Pelarut, pestisida, natrium karbonat, dan semen merupakan beberapa produk kimia yang langsung dipakai konsumen.

Industri kimia juga memproduksi bahan kimia industri organik dan anorganik, produk keramik, petrokimia, agrokimia, polimer, karet, oleokimia (minyak, lemak, wax), peledak, dan aroma buatan. Beberapa produknya ditampilkan pada tabel berikut.
Tipe produkContoh
Industri anorganikamoniaklorinnatrium hidroksidaasam sulfatasam nitrat
Industri organikakrilonitrilfenoletilena oksidaurea
produk keramiksilika, frit
petrokimiaetilenapropilenabenzenastirena
agrokimiapupukinsektisidaherbisida
polimerpolietilenaBakelitpoliester
elastomerpoliisoprenaneoprenapoliuretan
oleokimialemak babiminyak kedelaiasam stearat
peledaknitrogliserinamonium nitratnitroselulosa
aroma buatanbenzil benzoatcoumarinvanilin
gas industrinitrogenoksigenasetilenadinitrogen oksida
Proses dan produk umumnya diuji selama dan setelah proses dengan menggunakan instrumen atau alat tertentu untuk memastikan operasi berjalan aman dan produk yang dibutuhkan sesuai dengan spesifikasi tertentu. Produk ini dikirimkan dengan banyak cara, termasuk jalur pipa, mobil tanki, silinder, botol, drum, kotak, dsb. Sebuah perusahaan kimia umumnya mempunyai laboratorium penelitian dan pengembangan untuk menguji dan mengembangkan proses serta produk mereka.Proses-proses kimia seperti reaksi kimia digunakan pada pabrik kimia untuk membentuk senyawa baru dengan berbagai macam tipe tangki reaktor. Di banyak kasus reaksinya dilakukan pada peralatan khusus anti-karat pada suhu dan tekanan tertentu dengan bantuan katalis. Produk reaksi ini dipisahkan dengan berbagai teknik di antaranya distilasi seperti distilasi fraksional, pengendapan, kristalisasi, adsorpsi, filtrasi, sublimasi, dan pengeringan.



DAFTAR PUSTAKA :
https://id.wikipedia.org/wiki/Industri_kimia

SUMBER PENCEMARAN ALAMIAH

Sumber pencemar alamiah merupakan sumber pencemar yang berasal dari alam dan bukan disebabkan karena manusia dan aktivitasnya. Pencemaran udara alami terjadi karena masuknya zat pencemar ke dalam udara/atmosfer, akibat proses-proses alam seperti asap kebakaran hutan, debu gunung berapi, pancaran garam dari laut, debu meteroid, dan sebagainya.

Letusan Gunung Berapi
Indonesia adalah salah satu negara yang banyak memiliki gunung berapi (sekitar 137 gunung berapi dan 30% masih dinyatakan aktif). Oleh karena itu, Indonesia mudah mengalami pencemaran udara secara alami.Ukuran butir-butir dari abu vulkanik yang berasal dari letusan gunung berapi sangat bervariasi dan berbeda.  Partikel  yang ukurannya keci, yaitu sebesar 0,001 mm – 2 mm atau bahkan lebih kecil, akan tertiup oleh angin karena ukurannya sangat kecil dan ringan dan akan terbawa dengan jarak beberapa kilometer dari sumber letusan. Dampak abu vulkanik yang dikeluarkan oleh letusan gunung berapi dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada anak-anak, orang dewasa, atau mereka yang sudah memiliki penyakit pernapasan.


Selain abu vulkanik, letusan gunung juga menghasilkan gas-gas vulkanik.  Gas-gas vulkanik yang dikeluarkan akibat letusan gunung berapi bersifat toksik, yaitu berupa H2O, CO2, CO, NO2, H2S, SO2, HF. Di tempat-tempat terdekat, gas SO2 dapat menyebabkan hujan asam. Letusan gunung berapi dapat menghasilkan polusi gas dan abu yang sangat banyak sehingga sinar matahari dapat terhalang, dan berakibat turunnya temperatur pada daerah yang terkena efek letusan.

Kebakaran Hutan
Semua kebakaran hutan menghasilkan karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, ozon, dan partikelkarbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, ozon, dan partikel. Karbon monoksida, yang merupakan gas beracun, dapat dihasilkan dalam jumlah besar selama kebakaran hutan.


Partikulat, yang merupakan campuran jelaga, tar, dan zat organik yang mudah menguap, baik padat maupun cair, yang dihasilkan dalam jumlah besar dalam kebakaran hutan. Partikulat, yang bisa lebih kecil dari diameter 2,5 mikrometer, jika dihirup, dapat merusak jaringan paru-paru dan menyebabkan masalah pernapasan dan kardiovaskular. Nitrogen oksida dilepaskan pada suhu lebih dari 1.500 derajat Celcius. Oleh karena itu nitrogen oksida dilepaskan dalam jumlah yang signifikan hanya selama kebakaran paling parah.







Jumat, 29 Juli 2016

PROSES PEMBENTUKAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM

Keberadaan minyak bumi di alam merupakan hasil pelapukan fosil fosil tumbuhan dan hewan pada zaman purba jutaan tahun yang silam.

KOMPOSISI KIMIA TUBUH MANUSIA


Empat puluh satu unsur kimia yang membentuk tubuh kita hadir secara alami dalam tanah. air, dan makanan dalam berbagai kombinasi molekuler di samping sebagai atom bermuatan listrik yang disebut ion. Kami mengelompokkan kombinasi molekuler dan unsur tunggal ini menjadi kategori yang memudahkan, seperti asam amino, asam lemak, elektrolit, unsur trace dan lain-lain. Sebagian unsur ini hanya berada dalam tubuh pada kombinasi molekuler, sementara yang lain mungkin bekerja secara individu atau dalam kombinasi dengan unsur lainnya. Pada awal tahun 1900-an, seorang ahli kimia makanan dari Jerman bernama Georg Augustus Koenig, yang mengajar di Harvard University mengukur jumlah berbagai unsur dalam tubuh manusia