.

Senin, 21 Oktober 2019

Pencemaran lingkungan



Oleh : AHMAD HARYADI
(@P14-AHMAD)

ABSTRAK
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita memerlukan sumber daya alam dari ingkungan untuk memenuhi kebutuhan. Kebutuhan sandang, pangan, papan semuanya memerlukan lingkungan. Namun dalam pemanfaatan sumber daya tersebut, terkadang manusia tidak memperhatikan dampak yang akan ditimbulkan. Dan serakah dalam pemanfaatan  lingkungan tersebut. Sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan dan pencemaran lingkungan. Dan  akhirnya berdampak pada manusia itu sendiri.

PENDAHULUAN
pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat  tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya

PEMBAHASAN

1. pencemaran air dapat berupa :
 limbah rumah tangga merupakan sumber polusi air paling dominan karena pegaruh dari kegiatan sehari-hari seperti mandi, mencuci pakaian ataupun peralatan rumah tangga. Air hasil buangan limbah rumah tangga inilah yang dapat menyebabkan terjadinya polusi air. Hal ini tentunya tidak dapat dihindari mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia aliran pembuangan airnya langsung menuju selokan yang dialirkan menuju sungai.
limbah industry sumber polusi air yang dominan kedua adalah berasal dari kegiatan industri, baik itu industri kecil ataupun industri besar. Kegiatan industri ini tentunya juga menghasilkan limbah yang berupa asap ataupun cairan. Cairan inilah yang kemudian akan dibuang menuju saluran pembuangan air dan menyebabkan terjadinya polusi air. Cairan hasil industri ini tentunya mengandung bahan kimia yang berbahaya.
Pertambangan Sumber yang ketiga adalah kegiatan pertambangan. Kegiatan pertambangan yang berupa proses produksi emulsi minyak ini tentunya akan menghasilkan limbah cair yang menyebabkan terjadinya polusi. Limbah cair dari pertambangan ini masuk dalam kategori berbahaya, hal ini dikarenakan sebagian besar limbah hasil pertambangan mengandung logam berat (merkuri) yang tentunya sangat merusak ekosistem sungai
 Pertanian Sumber yang terakhir berasal dari kegiatan  pertanian. Dalam kegiatan pertanian tentunya adalah istilah pestisida. Apabila pestisida tidak digunakan secara bijak maka akan menimbulkan polusi air.
2. Pencemar udara  dapat berupa :
·         Gas Karbon monoksida (co) merupakan salah satu senyawa yang di hasilkan dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Karbon monoksida tidak berbau dan tidak berwarna. Menyebabkan senyawa ini mudah terhirup manusia. Karbon monoksida banyak dihasilkan dari kendaraan berbahan bakar bensin. Dampak dari menghirup gas (CO) adalah sakit kepala, mual, pening dan jantung.
·         Gas Karbondioksida (CO2). Gas CO2 yang berlebihan di udara akan menyebabkan efek rumah kaca, sehingga akan menaikkan suhu udara bumi dan akan terjadi pemanasan global yang berpengaruh terhadap iklim global serta ancaman mencairnya es abadi di daerah kutub. Sumber polutan CO2 adalah pembakaran minyak bumi, batu bara, industry, dan kebakaran hutan.
·         Gas Belerang (SO2) dan Nitrogen Oksida (NO2). Gas ini bersama air hujan menyebabkan hujam asam. Dalam jangka waktu lama tanah, sungai, dan danau menjadi asam, sehingga akan merusak tumbuhan, mikro organism tanah dan hewan air tawar. Pada manusia menimbulkan iritasi paru – paru, mata, dan hidung. Selain itu, akan merusak benda berharga karena mempercepat proses pelapukan dan korosi pada logam, cat menjadi pudar, kertas menjadi pudar dan rapuh. Sumber polutan ini berasal dari pembakaran minyak bumi, batu bara, dan letusan gunung berapi.

3 pencemaran tanah dapat berupa:
·         Limbah rumah tangga : sampah plastik, botol plastic, baterai bekas, karet sintetis pecahan kaca, dan kaleng
·         Limbah industry: dapat berupa logam, seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), arsenik (As), nikel (Ni)
·         Pertanian :pestisida, pupuk kimia, herbisida, zat kapur, pupuk kompos

4 pencemaran suara
 Pencemaran suara disebabkan oleh suara bising secara terus – menerus. Sumber pencemaran suara disebabkan oleh : suara mesin pabrik, suara kereta api, bus, motor, pesawat terbang, dan suara gaduh lainnya.

Dampak
1. Menyebabkan keracunan dan penyakit
Masih merupakan lanjutan dari dampak lingkungan tercemar yang berupa pemekatan hayati. Ketika manusia mengonsumsi beberapa makanan yang yang berupa hewan atau tumbuhan yang telah terkontaminasi bahan pencemar, maka segala kemungkinan buruk bisa terjadi. Beberapa kemungkinan buruk dari mengonsumsi  bahan makanan yang tercemar adalah keracunan atau meninggal dunia. Atau jia itu tidak terjadi, maka kemungkinan yang paling kecil adalah terserang bibit penyakit.

2. Terganggunya keseimbangan lingkungan
Hal ini jelas terjadi karena pencemaran lingkungan otomatis akan merusak keadaan yang mulanya baik menjadi tidak baik. Ketika terjadi pencemaran maka akan banyak pihak yang terganggu, bukan hanya manusia namun juga binatang hingga tumbuh- tumbuhan.
3.Punahnya berbagai spesies flora dan fauna
Pencemaran lingkungan ini sangat besar pengaruhnya dalam mempengaruhi keadaan lingkungan. Ketika polutan sudah masuk ke dalam lingkungan hidup, maka akan mematikan beberapa jenis flora dan fauna yang telah hidup
 4. Meledaknya pertumbuhan hama
Penggunaan insekstidida yang berlebihan juga dapat menyebabkan lingkungan yang tercemar. Insektisida ini juga akan mematikan predator. Ketika predator ikut punah karena terkena insektisida, maka pertumbuhan hama ini akan menjadi berkembang pesat

Daftar pustaka:
https://www.researchgate.net/publication/278243063_Diktat_Pencemaran_Lingkungan
Hidayat, Atep Afia, dan Muhammad Kholil. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan  Industri.
 https://ilmugeografi.com/fenomena-alam/dampak-pencemaran-lingkungan

Sabtu, 19 Oktober 2019

Pencemaran lingkungan



Abstrak

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita memerlukan sumber daya alam dari ingkungan untuk memenuhi kebutuhan. Kebutuhan sandang, pangan, papan semuanya memerlukan lingkungan. Namun dalam pemanfaatan sumber daya tersebut, terkadang manusia tidak memperhatikan dampak yang akan ditimbulkan. Dan serakah dalam pemanfaatan  lingkungan tersebut. Sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan dan pencemaran lingkungan. Dan  akhirnya berdampak pada manusia itu sendiri.

PENDAHULUAN
pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat  tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya

PEMBAHASAN

1. pencemaran air dapat berupa :
  •  limbah rumah tangga merupakan sumber polusi air paling dominan karena pegaruh dari kegiatan sehari-hari seperti mandi, mencuci pakaian ataupun peralatan rumah tangga. Air hasil buangan limbah rumah tangga inilah yang dapat menyebabkan terjadinya polusi air. Hal ini tentunya tidak dapat dihindari mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia aliran pembuangan airnya langsung menuju selokan yang dialirkan menuju sungai.
  • limbah industry sumber polusi air yang dominan kedua adalah berasal dari kegiatan industri, baik itu industri kecil ataupun industri besar. Kegiatan industri ini tentunya juga menghasilkan limbah yang berupa asap ataupun cairan. Cairan inilah yang kemudian akan dibuang menuju saluran pembuangan air dan menyebabkan terjadinya polusi air. Cairan hasil industri ini tentunya mengandung bahan kimia yang berbahaya.
  • Pertambangan Sumber yang ketiga adalah kegiatan pertambangan. Kegiatan pertambangan yang berupa proses produksi emulsi minyak ini tentunya akan menghasilkan limbah cair yang menyebabkan terjadinya polusi. Limbah cair dari pertambangan ini masuk dalam kategori berbahaya, hal ini dikarenakan sebagian besar limbah hasil pertambangan mengandung logam berat (merkuri) yang tentunya sangat merusak ekosistem sungai
  •  Pertanian Sumber yang terakhir berasal dari kegiatan  pertanian. Dalam kegiatan pertanian tentunya adalah istilah pestisida. Apabila pestisida tidak digunakan secara bijak maka akan menimbulkan polusi air.
2. Pencemar udara  dapat berupa :
·         Gas Karbon monoksida (co) merupakan salah satu senyawa yang di hasilkan dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Karbon monoksida tidak berbau dan tidak berwarna. Menyebabkan senyawa ini mudah terhirup manusia. Karbon monoksida banyak dihasilkan dari kendaraan berbahan bakar bensin. Dampak dari menghirup gas (CO) adalah sakit kepala, mual, pening dan jantung. 
·         Gas Karbondioksida (CO2). Gas CO2 yang berlebihan di udara akan menyebabkan efek rumah kaca, sehingga akan menaikkan suhu udara bumi dan akan terjadi pemanasan global yang berpengaruh terhadap iklim global serta ancaman mencairnya es abadi di daerah kutub. Sumber polutan CO2 adalah pembakaran minyak bumi, batu bara, industry, dan kebakaran hutan.
·         Gas Belerang (SO2) dan Nitrogen Oksida (NO2). Gas ini bersama air hujan menyebabkan hujam asam. Dalam jangka waktu lama tanah, sungai, dan danau menjadi asam, sehingga akan merusak tumbuhan, mikro organism tanah dan hewan air tawar. Pada manusia menimbulkan iritasi paru – paru, mata, dan hidung. Selain itu, akan merusak benda berharga karena mempercepat proses pelapukan dan korosi pada logam, cat menjadi pudar, kertas menjadi pudar dan rapuh. Sumber polutan ini berasal dari pembakaran minyak bumi, batu bara, dan letusan gunung berapi.

3 pencemaran tanah dapat berupa:
·         Limbah rumah tangga : sampah plastik, botol plastic, baterai bekas, karet sintetis pecahan kaca, dan kaleng
·         Limbah industry: dapat berupa logam, seperti timbal (Pb), merkuri (Hg), arsenik (As), nikel (Ni)
·         Pertanian :pestisida, pupuk kimia, herbisida, zat kapur, pupuk kompos

4 pencemaran suara
 Pencemaran suara disebabkan oleh suara bising secara terus – menerus. Sumber pencemaran suara disebabkan oleh : suara mesin pabrik, suara kereta api, bus, motor, pesawat terbang, dan suara gaduh lainnya.

Dampak

1 Terganggunya keseimbangan lingkungan
Hal ini jelas terjadi karena pencemaran lingkungan otomatis akan merusak keadaan yang mulanya baik menjadi tidak baik. Ketika terjadi pencemaran maka akan banyak pihak yang terganggu, bukan hanya manusia namun juga binatang hingga tumbuh- tumbuhan.
2 Punahnya berbagai spesies flora dan fauna
Pencemaran lingkungan ini sangat besar pengaruhnya dalam mempengaruhi keadaan lingkungan. Ketika polutan sudah masuk ke dalam lingkungan hidup, maka akan mematikan beberapa jenis flora dan fauna yang telah hidup
3 Berkurangnya kesuburan tanah
Penurunan kesuburan pada tanah ini diakibatkan oleh penggunaan isektisida yang berlebihan. maka hal ini akan mencemari tanah. Akibatnya tanah akan kehilangan kesuburannya sedikit demi sedikit dan produktivas tanah dapat terganggu.
4 Meledaknya pertumbuhan hama
Penggunaan insekstidida yang berlebihan juga dapat menyebabkan lingkungan yang tercemar. Insektisida ini juga akan mematikan predator. Ketika predator ikut punah karena terkena insektisida, maka pertumbuhan hama ini akan menjadi berkembang pesat
5 Menyebabkan terjadinya lubang ozon
Pencemaran lingkungan akan menyebabkan kerusakan pada lingkungan tersebut. Salah satunya berupa menipisnya lubang ozon. Penipisan lapisan ozon ini terjadi karena adanya penumpukan  gas- gas rumah kaca yang terdiri dari gas- gas karbonmonoksida  atau CO, karbondioksida atau CO2, dan lain sebagainya.
6 Terjadi pemekatan hayati
Pemekatan hayati juga merupakan salah satu dampak yang akan ditimbulkan dari adanya pencemaran lingkungan. Proses pemekatan hati ini akan dapat diartikan sebagai peningkatan kadar bahan pencemar yang melalui tubuh makhluk hidup tertentu. Sebagai contoh untuk menggambarkan kasus ini adalah suatu perairan yang telah tercemar.
Suatu perairan yang tercemar, maka bahan pencemar yang ada di air tersebut akan menempel pada alga yang hidup di di wilayah perairan tersebut. Ketika alga tersebut dimakan ikan- ikan kecil maka ikan kecil akan terkontaminasi bahan pencemar. Ketika ikan- ikan kecil tersebut dimakan oleh ikan- ikan besar, maka ikan besar juga akan mengandung berbagai bahan pencemar yang dimiliki oleh ikan kecil. Dan ketika ikan- ikan besar ditangkap nelayan dan dimakan oleh manusia, maka bakteri atau polutan tersebut akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui ikan-ikan besar tersebut. Kasus inilah yang merupakan pemekatan hayati.
7  Menyebabkan keracunan dan penyakit
Masih merupakan lanjutan dari dampak lingkungan tercemar yang berupa pemekatan hayati. Ketika manusia mengonsumsi beberapa makanan yang yang berupa hewan atau tumbuhan yang telah terkontaminasi bahan pencemar, maka segala kemungkinan buruk bisa terjadi. Beberapa kemungkinan buruk dari mengonsumsi  bahan makanan yang tercemar adalah keracunan atau meninggal dunia. Atau jia itu tidak terjadi, maka kemungkinan yang paling kecil adalah terserang bibit penyakit.


Daftar pustaka:

Hidayat, Atep Afia, dan Muhammad Kholil. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan  Industri.


Rabu, 16 Oktober 2019

Ingin kah anda Hidup Sehat?


AL VALRO. @P08-Al Varlo, 

PENCEMARAN UDARA

Abstrak
Manusia adalah merupakan satusatunya komponen Lingkungan Hidup biotik yang mempunyai kemampuan untuk dengan sengaja merubah keadaan lingkungan hidup. Dalam usaha merubah lingkungan hidupnya ini dengan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya dapat menimbulkan masalah yang disebut pencemaran. Manusia juga dapat merubah keadaan lingkungan yang tercemar akibat berbuatannya ini menjadi keadaan lingkungan yang lebih baik, menjadi keadaan seimbang, dapat mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan, bahkan diharapkan untuk dapat mecegah terjadinya pencemaran.

I.                  Pendahuluan
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat  tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).

Kata Kunci : Pencemaran Lingkungan,polutan

II.                 Pembahasan
Peristiwa pencemaran lingkungan disebut polusi. Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat rnemberikan efek merusak.

Suatu zat dapat disebut polutan apabila :

·         Jumlahnya melebihi jumlah normal.
·         Berada pada waktu yang tidak tepat
·         Berada pada tempat yang tidak tepat

Sifat polutan adalah :

·         Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat
·         lingkungan tidak merusak lagi
·         Merusak dalam jangka waktu lama.
·         Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi
·         dalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh
·         sampai tingkat yang merusak.

B.    MACAM-MACAM PENCEMARAN

Ø Menurut tempat terjadinya

Menurut tempat terjadinya, pencemaran dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu pencemaran udara, air, dan tanah.

1.      Pencemaran udara

Pencemar udara dapat berupa gas dan partikel. Contohnya sebagai berikut:
Gas HzS. Gas ini bersifat racun, terdapat di kawasan gunung berapi, bisa juga dihasilkan dari pembakaran minyak bumi dan batu bara.
Gas CO dan COz. Karbon monoksida (CO) tidak berwarna dan tidak berbau, bersifat racun, merupakan hash pembakaran yang tidak sempurna dari bahan buangan mobil dan mesin letup. Gas COZ dalam udara murni berjumlah 0,03%. Bila melebihi toleransi dapat meng- ganggu pernapasan. Selain itu, gas C02 yang terlalu berlebihan di bumi dapat mengikat panas matahari sehingga suhu bumi panas. Pemanasan global di bumi akibat C02 disebut juga sebagai efek rumah kaca
Partikel SOZ dan NO2. Kedua partikel ini bersama dengan partikel cair membentuk embun, membentuk awan dekat tanah yang dapat mengganggu pernapasan. Partikel padat, misalnya bakteri, jamur, virus, bulu, dan tepung sari juga dapat mengganggu kesehatan
Batu bara yang mengandung sulfur melalui pembakaran akan menghasilkan sulfur dioksida. Sulfur dioksida bersama dengan udara serta oksigen dan sinar matahari dapat menghasilkan asam sulfur. Asam ini membentuk kabut dan suatu saat akan jatuh sebagai hujan yang disebut hujan asam. Hujan asam dapat menyebabkan gangguan pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Misalnya gangguan pernapasan, perubahan morfologi pada daun, batang, dan benih.
Sumber polusi udara lain dapat berasal dari radiasi bahan radioaktif, misalnya, nuklir. Setelah peledakan nuklir, materi radioaktif masuk ke dalam atmosfer dan jatuh di bumi. materi radioaktif ini akan terakumulusi di tanah, air, hewan, tumbuhan, dan juga pada manusia. Efek pencemaran nuklir terhadap makhluk hidup, dalam taraf tertentu, dapat menyebabkan mutasi, berbagai penyakit akibat kelainan gen, dan bahkan kematian Pencemaran udara dinyatakan dengan ppm (part per million) yang artinya jumlah cm3 polutan per m3 udara.



2.      Pencemaran air

Polusi air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar sebagai berikut:
Pembuangan limbah industri, sisa insektisida, dan pembuangan  sampah domestik, misalnya, sisa detergen mencemari air. Buangan industri seperti Pb, Hg, Zn, dan CO, dapat terakumulasi dan bersifat racun.
Sampah organik yang dibusukkan oleh bakteri menyebabkan 02 di air berkurang sehingga mengganggu aktivitas kehidupan organisme air
Fosfat hasil pembusukan bersama h03 dan pupuk pertanian  terakumulasi dan menyebabkan eutrofikasi, yaitu penimbunan mineral yang menyebabkan pertumbuhan yang cepat pada alga (Blooming alga). Akibatnya, tanaman di dalam air tidak dapat berfotosintesis karena sinar matahari terhalang.
Salah satu bahan pencemar di laut ada lah tumpahan minyak bumi, akibat kecelakaan kapal tanker minyak yang sering terjadi. Banyak organisme akuatik yang mati atau keracunan karenanya. (Untuk membersihkan kawasan tercemar diperlukan koordinasi dari berbagai pihak dan dibutuhkan biaya yang mahal. Bila terlambat penanggulangan-nya, kerugian manusia semakin banyak. Secara ekologis, dapat mengganggu ekosistem laut.
Bila terjadi pencemaran di air, maka terjadi akumulasi zat pencemar pada tubuh organisme air. Akumulasi pencemar ini semakin meningkat pada organisme pemangsa yang lebih besar.

3.      Pencemaran tanah

Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa jenis pencemaran berikut ini :
Sampah-sampah plastik yang sukar hancur, botol, karet sintesis,
pecahan kaca, dan kaleng
Detergen yang bersifat non bio degradable (secara alami sulit diuraikan)
Zat kimia dari buangan pertanian, misalnya insektisida.

4.      Pencemaran suara

Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru mesin pabrik, radio/tape recorder yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran.

Ø Menurut macam bahan pencemar

Macam bahan pencemar adalah sebagai berikut:

1.Kimiawi
Berupa zat radio aktif, logam (Hg, Pb, As, Cd, Cr dan Hi),
pupuk anorganik, pestisida, detergen dan minyak.

2. Biologi
Berupa mikroorganisme, misalnya Escherichia coli, Entamoeba
coli, dan Salmonella thyposa.

3. Fisik;
Berupa kaleng-kaleng, botol, plastik, dan karet.

 DAFTAR PUSTAKA

Hidayat Atep, Kholil Muhammad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Indutri. Yogyakarta: Penerbit Wahana Resolusi
Moertinah, Sri. 2010. Pencegahan Pencemaran Industri. Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri. Vol.1 No.2

Selasa, 15 Oktober 2019

PENCEMARAN RADIOAKTIF


ROMA WIBERO (@N04-ROMA)

ABSTRAK
Penggunaan zat radioaktif dalam bermacam-macam bidang di Indonesia saat ini telah semakin luas pada berbagai segi kehidupan yang mencakup beberapa sektor dalam Pembangunan Nasional seperti bidang kedokteran nuklir, pertanian, hidrologi, industri. 
Pemanfaatan tenaga atom ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mengingat tenaga atom disamping memberikan manfaat, juga dapat menimbulkan bahaya bagi keselamatan pekerja radiasi, masyarakat umum dan komponen lingkungan lainnya maka dalam pelaksanaannya diperlukan pengawasan dan pembinaan yang ketat. Untuk tujuan ini diperlukan pemantauan radioaktivitas lingkungan terhadap industri yang memanfaatkan bahan radioaktif dalam proses produksinya.

KATA KUNCI : Pencemaran Radioaktif

PENDAHULUAN
Pencemaran radioaktif menimbulkan dampak yang berbahaya, disebabkan oleh terjadinya kerusakan instalasi nuklir, pembangunan limbah nuklir yang tidak tepat, kecelakaan, dan sebagainya. Berbagai dampak pencemaran radioaktif seperti menyebabkan kanker, kemandulan,kebutaan, cacat pada saat lahir, selain itu dapat mengurangi kesuburan tanah; serta mempengaruih kualitas udara dan air

PEMBAHASAN
Penggunaan zat radioaktif dalam bermacam-macam bidang di Indonesia saat ini telah semakin luas pada berbagai segi kehidupan yang mencakup beberapa sektor dalam Pembangunan Nasional seperti bidang kedokteran nuklir, pertanian, hidrologi, industri. 
Pemanfaatan tenaga atom ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mengingat tenaga atom disamping memberikan manfaat, juga dapat menimbulkan bahaya bagi keselamatan pekerja radiasi, masyarakat umum dan komponen lingkungan lainnya maka dalam pelaksanaannya diperlukan pengawasan dan pembinaan yang ketat. Untuk tujuan ini diperlukan pemantauan radioaktivitas lingkungan terhadap industri yang memanfaatkan bahan radioaktif dalam proses produksinya.


SUMBER RADIASI
(berdasarkan asalnya sumber radiasi pengion dapat dibedakan menjadi dua yaitu sumber radiasialam yang sudah ada di alam ini sejak terbentuknya, dan sumber radiasi buatanyang sengajadibuat oleh manusia untuk berbagai tujuan )
Sumber Radiasi Alam
radiasi yang dipancarkan oleh sumber radiasi alam disebut juga sebagai radiasilatar belakang. !adiasi ini setiap harinya memajan manusia dan merupakan radiasiterbesar yang diterima oleh manusia yang tidak bekerja di tempat yang menggunakanradioaktif atau yang tidak menerima radiasi berkaitan dengan kedokteran atau kesehatan.!adiasilatar belakang yang diterima oleh seseorang dapat berasal dari tiga sumber utama yaitu
Sumber radiasi kosmis
radiasi kosmis berasal dari angkasa luar, sebagian berasal dari ruang antar bintangdanmatahari. !adiasi ini terdiri dari partikel dan sinar yang berenergi tinggi dan berinteraksidengan intiatom stabil di atmosfir membentuk inti radioaktif seperti karbon -14 Helium-3 Natrium -22 dan Be-7.atmosfir bumi dapat mengurangi radiasi kosmik yang diterimaoleh manusia. 
Beberapa kasus pencemaran radioaktif :


1.     Kebocoran PLTN Fukushima diJepang
Seperti kita ketahui pada 2011 lalu terjadi gempa yang sangat dahsyat dan menimbulkan tsunami yang melanda Jepang. Pada saat terjadi tsunami tersebut kira-kira 220 ton air dalam instalasi nuklir PLTN Fukushima bocor. Dalam insiden ini pemburu paus menemukan 2 paus dilaut jepang terkontaminasi radiasi walaupun masih dibawah batas normal.
2.     Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki pada PD II
Pada perang dunia kedua Amerika Serikat membombardir dua kota Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki. Nama kedua bom atom yang digunakan itu ialah Fatman dan Litle Boy. Dimana dalam peristiwa bersajarah ini Jepang langsung menyerah kepada Amerika Serikat.

KESIMPULAN
Limbah radioaktif berasal dari setiap pemanfaatan tenaga nuklir, baik pemanfaatan untuk pembangkitan daya listrik menggunakan reaktor nuklir, maupun pemanfaatan tenaga nuklir untuk keperluan industri dan rumah sakit.
Limbah radioaktif dikelola sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan masyarakat, pekerja dan lingkungan, baik untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Cara pengelolaannya dengan mengisolasi limbah tersebut dalam suatu wadah yang dirancang tahan lama yang ditempatkan dalam suatu gedung penyimpanan sementara sebelum ditetapkan suatu lokasi penyimpanan permanennya.


DAFTAR PUSAKA
BSN (Badan Standardisasi Nasional), 2000. “SNI 18-6476-2000 Apron proteksi radiasi sinar-x, Standar Nasional Indonesia Fachry, A.R., 2012, “Pengaruh Penambahan Filler Kaolin Terhadap Elastisitas Dan Kekerasan Produk Souvenir Dari Karet Alam.Universitas Sriwijaya. Surdia, 1995, “Pengetahuan Bahan Teknik”. 3nd edition, Jakarta

Pencemaran Lingkungan

Oleh: Rosa Amaria Putri (@P09-Rosa) @Proyek P06


Abstrak
            Pencemaran lingkungan merupakan efek dari perubahan yang tidak diinginkan dalam lingkungan,yang secara tidak langsung berpengaruh buruk terhadap kondisimanusia,hewan,dan tumbuhan.Substansi yang menyebabkan pencemaran lingkungan dikenal sebagi polutan yang dapat berbentuk padat,cair,dan gas.Sebagian besar polutan diproduksi oleh efek samping dari aktivitas manusia.Dampak dari pencemaran lingkungan adalah menurunnya tingkat kesehatan,memburuknya kualitas sumber daya,memangkas PDB.Solusi yang bisa di lakukan adalah peningkatan pariwisata,perbaikan transportasi,efisiensi energy,dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.Contoh limbah yang mudah terdegradasi adalah limbah sayuran yang mudah bersatu dengan tanah dan menjadi bahn organic,sedangkan zat DDT,plastic,logam berat,berbagai bahan kimia,dan limbah nuklis sangat sulit terdegresi oleh tanah dan menybabkan kerugian dimana-mana.

Kata Kunci
Perubahan,polutan,dampak,solusi,contoh

     I.            Pendahuluan
Dalam beberapa tahun terakhir,Negara-negra berkembang dan para pemangku kepentingan,telah menyatakan,kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dukungan pada pengolaan pencemaran.Hal itu guna menanggapi besarnya ancaman terhadap kesehatan manusia dan ekonomi.Polusi sering kali tidak tampak atau diam , tetapi sering sangat mematikan.Bagaimanapun polusi merupakan tantangan yang harus dipecahkan dalam waktu dekat,terutama untuk menyelamatkan banyak  nyawa manusia,hewan,dan tumbuhan,dan membuka peluang ekonomi melalui tindakan baik di tingkat local,nasional,regional maupun global (TWB,2015).
     
II.            Permasalahan
Masih banyaknya mastyarakat yang belum sadar bahayanya polutan pencemaran lingkungan akibat kendaraan,seharusnya masyarakat lebih memilih naik angkutan umum dari pada kendaraan pribadi karena menambah polutan yang menyebakan pencemaran lingkungan,masih banyaknya penggunaan plastic yang sangat sulit terurai,dan banyaknya pemakaian bahan kimia di pabrik yang dibuangnya sembarang tempat.

                                         III.            Pembahasan
Dari pencemaran lingkungan yang terkena perubahan secara langsung adalah manusia,hewan,dan tumbuhan.Pencemaran lingkungan bisa berasal dari air,udara,pertanian,dll.Dari air manusia hewan dan tum buhan terkena langsung perubahannya  karena setiap hari makhluk hidup mengkonsumsi air,dari udara juga terkena dampak langsung polutan yang berbahaya masuk kedalam tubuh ketika kita menghirup udara,dari pertanian kita mengkonsumsinya dari hasil pertanian,jika lingkungan tercemar maka tubuh kita dimasuki oleh banyak sekali zat berbahaya.

Macam-macam polutan:
Polutan berbentuk padat seperti dari kertas,kaleng,besi,logam,plastik,dll.
Polutan cair,tumpahan minyak,pestisida,detergen,dll.
Polutan gas,seperti CFC,karbon dioksida,karbon monoksida,metana,dll.

Dampak:
-Asma
-Bronkitis
-Sakit kepala,insomnia,kehilangan pendengaran
-pusing,tidak nyaman,ketidaknyamanan

Solusinya adalah peningkatan pariwisata,perbaikan transportasi,efisiensi energy,dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

Contoh limbah yang mudah terdegradasi adalah limbah sayuran yang mudah bersatu dengan tanah dan menjadi bahn organic,sedangkan zat DDT,plastic,logam berat,berbagai bahan kimia,dan limbah nuklis sangat sulit terdegresi oleh tanah dan menybabkan kerugian dimana-mana.

                                                                                   IV.            Kesimpulan dan Saran
Sebagai manusia yang merupakan makhluk hidup paling sempurna akalnya kita harus mengurangi pencemaran lingkungan dari diri kita sendiri,mengurangi apa yang menajdi dampak meningkatnya pencemaran udara,dan selalu ingat jika ingin melakukan sesuatu yang berdampak buruk bagi lingkungan bahwa kirta hidup di dunia tidak sendiri,jangan merugikan makhluk hidup yang lain.

                                                                                                V.            Daftar Pustaka
Hidayat, A A; kholil, Muhamad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkaran Industri. Yogyakarta: Penerbit  Wahana Resolusi.

Setiawan,Iwan.Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup.Dalam http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._GEOGRAFI/197106041999031-IWAN_SETIAWAN/Pencemaran_dan_Kerusakan_Lingkungan.pdf (diakses 14 Oktober 2019)

(diakses 14 Oktober 2019)

Charis,Abdul.2017. PENYELESAIAN KASUS PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DI KAWASAN INDUSTRI BERBASIS PENINGKATAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT DI KOTA SEMARANG.Dalamhttp://eprints.ums.ac.id/57582/32/NASKAH%20PUBLIKASI%20ILMIAH-libraryums--abdul.pdf (diakses 14 Oktober 2019)

Anonim.Dalam http://digilib.unila.ac.id/15135/89/BAB%20II.pdf(diakses 14 Oktober 2019)







Senin, 14 Oktober 2019

Bahaya Limbah Bagi Air

Oleh : Rachmatika A.A. (@P18-ANANTIA, @Proyek P06)

ABSTRAK
     Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan. Makhluk hidup dimuka bumi ini tak dapat terlepas dari kebutuhan akan air. Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan dibumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya dibumi tidak tersedia air. Pada akhir-akhir ini, persoalan penyediaan air yang memenuhi syarat menjadi masalah seluruh umat manusia.

Kata Kunci 
Air, Pencemaran, Limbah

I. PENDAHULUAN
     Air merupakan sumber kehidupan dimuka bumi ini, kita semua sebagai makhluk hidup bergantung pada air. Saat ini air sudah menurun kualitas dan kuantitasnya yang disebut juga pencemaran air. Pencemaran air dalam PP No.20/1990 tentang pengendalian pencemaran air adalah, masuknya atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energy, atau komponen lain kedalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Untuk mendapatkan air yang baik sesuai dengan standar tertentu, saat ini menjadi barang
yang mahal.

II. PERMASALAHAN
      Pada saat ini air menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Air yang relative bersih sangat didambakan oleh manusia, baik untuk kehidupan sehari-hari, untuk keperluan industry, untuk keperluan pertanian dan lain sebagainya. Air sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari hasil kegiatan industry atau manusia. Sehingga secara kualitas, sumber daya air telah mengalami penurunan. Dengan demikian pula secara kuantitas, yang sudah tidak mapu memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Penggunaan pestisida yang berlebihan dan berlangsung lama juga akan mengakibatkan pencemaran air.

III. PEMBAHASAN
      Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan disuatu tempat penampungan air, seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Pencemaran air bukan hanya merugikan bagi biota perairan, namun mencemari seluruh rantai pangan, yang lebih jauh lagi akan mengganggu sediaan pangan untuk manusia.

Sumber Pencemaran Air 
1. Kontaminan langsung, seperti efluen yang keluar dari industry, TPA tempat sampah, buangan limbah rumah tangga, dan sebagainya.

2. Kontaminan tak langsung, adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfir berupa hujan.

Komponen Pencemaran Air 
1. Padat, bahan yang berbentuk padat, baik halus maupun kasar, misalnya sampah.
2. Bahan buangan organis dan olahan bahan makanan, berupa limbah yang dapat membusuk.
3. Bahan buangan anorganis, umumnya adalah logam yang biasanya berasal dari limbah industry.
4. Bahan buangan cairan berminyal, jika dibuang keair akan mengapung menutupi permukaan air.
5. Bahan buangan berupa panas, dapat menurunkan tingkat oksigen dalam air yang akan merusak ekosistem.
6. Bahan buangan zat kimia seperti sabun, bahan pemberantas hama, zat warna kimia, zat radioaktif.

Dampak Pencemaran Air 
1. Terhadap kehidupan biota lain, zat pencemar akan menurunnya kadar oksiger terlarut dalam air tersebut, panas dari industry juga akan membawa dampak bagi kematian organisme.
2. Terhadpa kualitas air tanah, pencemaran air oleh tinja yang biasa diukur dengan faecalcoliform telah terjadi dalam skala yang luas.
3. Terhadap kesehatan, membawa penyakit menular. 
4. Jumlah air yang tersedia tidak cukup sehingga manusia bersangkutan tidak bisa membersihkan diri.
5. Terhadap estetika lingkungan, perairan yang tercemar yang ditandai dengan bau yang menyengat disamping tumpukan sampah yang dapat mengurangi estetika lingkungan.

Cara Menanggulangi 
Cara penanggulangan pencemaran yaitu dengan cara menciptakan peraturan yang dapat mengatur dan mengawasi segala macam bentuk kegiatan industry serta penanggulangan pencemaran airdapat dimulai dari diri kita sendiri. Dalam keseharian kita dapat mengurangi pencemaran air dengan cara mengurangi produksi sampah yang kita hasilkan setiap hari. Selain itu, kita dapat mendaur ulang sampah tersebut.


IV. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Air merupakan sumber daya alam yang diperlukan oleh banyak orang, perlu dipelihara untuk menjaga kualitas air agar tetap bersih, bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pencemaran air perlu dikendalikan untuk mendapatkan kehidupan yang bersih. Pencemaran limbah juga dapat dihindari apabila masing-masing pihak bisa menjaga kelestarian ini. Pencemaran air sangat berdampak dikehidupan ini, baik untuk manusia maupun biota laut atau ekosistem.

Saran
Kita perlu memperhatikan bahan kimia yang kita buang dari rumah kita. Karena saat ini kita telah menjadi masyarakat kimia yang menggunakan ratusan jenis zat kimia. Seperti mencuci, memasak, membersihkan rumah, dll. Kita harus bertanggung jawab terhadap berbagai sampah. Melalui penanggulangan pencemaran ini diharapkan bahwa pencemaran akan berkurang dan kualitas hidup manusia akan lebih ditingkatkan.

DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, AA, dan Muhammad Kholil. 2018. Kimia Pengetahuan Lingkungan.

Adack, Jessy. 2013. Dampak Pencemaran Limbah Pabrik Tahu Terhadap Lingkungan Hidup. Dalam https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/administratum/article/view/3200/2742

Agustiningsih, Dyah dkk. 2012. Analisis Kualitas Air Dan Strategi Pengendalian Pencemaran Air Sungai Blukar Kabupaten Kendal. Dalam file:///C:/Users/Rachmatika%20Anantia%20A/Downloads/4928-10757-1-SM%20(1).pdf

Warlina, Lina. 2014. Pencemaran Air : Sumber, Dampak dan Penanggulangannya. Dalam http://www.rudyct.com/PPS702-ipb/08234/lina_warlina.pdf