.

Kamis, 14 November 2019

Materi 9 : Pencemaran Air (Bagian 2) Kelas N

Industri saat ini lebih terfokus pada upaya untuk melakukan efisiensi seiring makin melambungnya biaya produksi, belanja pegawai hingga ongkos energi. Sehingga mau tak mau akan menomorduakan persoalan pembuangan limbahnya. Apalagi pengolahan limbah memerlukan biaya tinggi. Padahal limbah industri sangat potensial sebagai penyebab terjadinya pencemaran. Pada umumnya limbah industri mengandung limbah B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Menurut PP 18/99 pasal 1, limbah B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang dapat mencemarkan atau merusak lingkungan hidup sehingga membahayakan kesehatan serta kelangsungan hidup manusia dan mahluk lainnya (Ridhotulloh, 2008).


Berikan komentar, catatan, review terhadap bahan kuliah ini...

Rabu, 13 November 2019

Pencemaran air



PENCEMARAN AIR



 Oleh : Wida Ayu Amidah (@N17-WIDA)


ABSTRAK
Masalah pencemaran air di indonesia semakin tahun semakin meningkat. Pencemaran air adalah peristiwa maasuknya zat-zat atau komponen yang lainnya, yang menyebabkan kualitas air terganggu dan bahkan menurun. Pencemaran air bersumber dari beberapa hal yaitu limbah pertanian, limbah rumah tangga, dan limbah industri. Akibat daari pencemaran air yaitu dapat merusak ekosistem yang ada di dalam maupun di luar kehidupan air terganggu. Pencemaran air juga berdampak bagi kehidupan manusia. Namun pencemaran air dapat diatasi dengan berbagai cara, baik dari diri sendiri maupun dari instansi pemerintah.

KATA KUNCI : pencemaran air, penyebab pencemaran air, dampak pencemaran air, cara mengatasi pencemaran air

PENDAHULUAN
Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan. Makhluk hidup di muka bumi ini tak dapat terlepas dari kebutuhan akan air. Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi. Air yang relatif bersih sangat di butuhkan oleh manusia, baik untuk keperluan hidup sehari-hari, untuk keperluan industri, maupun untuk keperluan pertanian, dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan air yang baik sesuai dengan standar tertentu, saat ini menjadi barang yang mahal, karena air sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari berbagai hasil kegiatan manusia. Sehingga secara kualitas, sumber daya air telah mengalami penurunan.

PERMASALAHAN
Sumber-sumber apa sajakah yang terjadi pada pencemaran air? Dampak apa saja yang terjadi pada pencemaran air?

PEMBAHASAN
Pengertian pencemaran air
Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energi, dan komponen dan komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia. Pencemaran air terjadi pada sumber-sumber air seperti, danau, sungai, lautan, dan air tanah yang disebabkan oleh aktivitas manusia.

Secara umum, sumber-sumber pencemaran air adalah sebagai berikut :
1.      Limbah pertanian
Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk organik. Insektisida dapat mematikan biota sungai. Sedangkan pupuk organik yang larut di daalam air dapat menyuburkan lingkungan air (eutrofikasi). Karena air kaya akan nutrisi, gangggang dan tumbuhan air dapat tumbuh subur. Limbah pertanian lainnya dapat berupa pembakaran lahan dan pestisida.
2.      Limbah industri
Adanya sebagian limbah industri yang membuang limbahnya ke air. Macam polutan yang dihasilkan tergantung pada jenis industri. Beberapa polutan yaitu diantaranya polutan organik, polutan anorganik. Polutan organik sifatnya berbau busuk, sedangkan polutan anorganik sifatnya berbuih dan berwarna. Limbah industri lainnya dapat berupa sisa-sisa bahan bakar, bahan kimia cair maupun padatan.
3.      Limbah rumah tangga
Limbah rumah tangga yang cair merupakan sumber pencemaran air. Limbah rumah tangga cair seperti sisa sayur dan minyak yang terbawa oleh air parit, dan kemudian ikut aliran sungai. Adapun bahan anorganik seperti plastik, alumunium, botol. Limbah rumah tangga lainnya berupa limbah cair seperti MCK.

Dampak dari pencemaran air, yaitu :
1.      Dampak terhadap kehidupan biota air
Banyaknya zat pencemaran pada air limbah dapat menyebabkan menurunnya kadar oksigen yang terlarut dalam air. Sehingga mengakibatkan kehidupan dalam air membutuhkan oksigen serta mengurangi perkembangannya. Akibatnya, bakteri-bakteri pada mati, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya terjadi pada air limbah menjadi terhambat.
2.      Dampak terhadap estetika lingkungan
Semakin banyaknya zat orgaanik yang dibuang ke lingkungan perairan, maka perairan tersebut akan semakin tercemar, dan biasanya ditandai dengan bau yang menyengat. Sehingga dapat mengurangi estetika lingkungan. Masalah lainnya, yaitu limbah minyak atau lemak yang dapat mengurangi estetika lingkungan.
3.      Dampak terhadap kesehatan
Peran air sebagai pembawa penyaakit menular diantaranya :
Air sebagai saraang insekta penyebar penyakit, air sebagai media untuk hidup vektor penyakit, air sebagai media untuk hidup mikroba pathogen.


KESIMPULAN
Air sebagai komponen lingkungan hidup akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Air yang kualitasnya buruk akan mengakibatkan kondisi lingkungan hidup menjadi buruk, sehingga akan mempengaruhi kondisi kesehatan dan keselamatan manusia serta kehidupan makhluk hidup lainnya. Penurunan kualitas air akan menurunkan daya guna, hasil guna, produktivitas, daya dukung serta daya tampung dari sumber daya air yang pada akhirnya akan menurunkan kekayaan sumber daya alam. Air sebagai komponen sumber daya alam yang sangat penting maka harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Hal ini berarti bahwa penggunaan air untuk berbagai manfaat dan kepentingan harus dilakukan secara bijaksana dengan memperhitungkan kepentingan generasi masa kini dan masa depan. Untuk itu air perlu dikelola agar tersedia dalam jumlah yang aman, baik kuantitas maupun kualitasnya, dan bermanfaat bagi kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA
A Herlambang - Jurnal Air Indonesia, 2018
L Warlina - 2004 - rudyct.com
J Adack - Lex Administratum, 2013 - ejournal.unsrat.ac.id

PENCEMARAN AIR



ABSTRAK
Air merupakan salah satu sumber kehidupan. Air juga memiliki fungsi yang sangat vital dalam kehidupan. Hal ini dikarenakan hampir seluruh penyusun tubuh manusia adalah air. Selain itu, air digunakan untuk kebutuhan sehari – hari seperti untuk mandi, mencuci baju dan peralatan masak serta untuk pengairan dan lain – lain.  Pada akhir-akhir ini, persoalan penyediaan air yang memenuhi syarat menjadi masalah seluruh umat manusia. Dari segi kualitas dan kuantitas air telah berkurang yang disebabkan oleh pencemaran.

PENDAHULUAN

Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan. Makhluk hidup di muka bumi ini tak dapat terlepas dari kebutuhan akan air. Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya di bumi tidak ada air. Namun demikian, air dapat menjadi malapetaka bilamana tidak tersedia dalam kondisi yang benar, baik kualitas maupun kuantitasnya. Air yang relatif 2 bersih sangat didambakan oleh manusia, baik untuk keperluan hidup sehari-hari, untuk keperluan industri, untuk kebersihan sanitasi kota, maupun untuk keperluan pertanian dan lain sebagainya. Dewasa ini, air menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian yang serius. Untuk mendapat air yang baik sesuai dengan standar tertentu, saat ini menjadi barang yang mahal, karena air sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari berbagai hasil kegiatan manusia. Sehingga secara kualitas, sumberdaya air telah mengalami penurunan. Demikian pula secara kuantitas, yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.

PEMBAHASAN

A.    DEFINISI
Pencemaran Air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya (PP No.82 2001)

B.     SUMBER PENCEMARAN AIR
o   Limbah industri / produksi
o   Limbah pertambangan
o   Limbah domestic / sanitasi
o   Limbah pertanian
o   Limbah Rumah Tangga
o   Pembangkit listrik (BBM/Nuklir)
o   Perawatan/pembersihan alat
o   Transportasi air
o   Erosi sediment (akibat gundulnya hutan)
o   Peternakan

C.     KOMPONEN PENCEMARAN AIR
Menurut Wardhana (1995), komponen pencemaran air yang berasal dari industri, rumah tangga (pemukiman) dan pertanian dapat dikelompokkan sebagai bahan buangan:


1. padat
2. cairan berminyak
3. organic dan olahan bahan makanan
4. berupa panas
5. anorganik    
6. zat kimia



D.    INDIKATOR AIR YANG TELAH TERCEMAR
·         Ada perubahan suhu air
v  Pengukuran : thermometer air raksa
v  Perbedaan antara suhu air dan suhu alam disekitarnya yang diperbolehkan adalah sebesar ±3˚C
·         Adanya perubahan pH atau konsentrasi ion hidrogen
v  Pengukuran pH : menggunakan pH meter atau kertas lakmus
v  PH Normal air : 6,5 – 7,5 (< PH Normal = Asam, > PH Normal = Basa)
·         Adanya perubahan warna, bau, rasa air
·         Timbulnya endapan, koloidal, bahan terlarut
v  Menghalangi matahari masuk, mikroorganisme tdk bisa berfotosintesis
v  Menurut PP No. 82 Tahun 2001, berdasarkan kelas air, endapan yang diperbolehkan adalah 50mg/Liter.
·         Adanya mikroorganisme
v  Mikroba pantogen
v  Meningkatnya radioaktif air lingkungan
·         Aplikasi teknologi nuklir, pertambangan-pertambangan, dll

E.     DAMPAK PENCEMARAN AIR
Dampak pencemaran air pada umumnya dibagi dalam 4 kategori (KLH, 2004)
·         Dampak terhadap kehidupan biota air
Banyaknya zat pencemar pada air limbah akan menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut dalam air tersebut. Sehingga akan mengakibatkan kehidupan dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya. Selain itu kematian dapat pula disebabkan adanya zat beracun yang juga menyebabkan kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Akibat matinya bakteri-bakteri, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya terjadi pada air limbah juga terhambat. Dengan air limbah menjadi sulit terurai. Panas dari industri juaga akan membawa dampak bagi kematian organisme, apabila air limbah tidak didinginkan dahulu.
·         Dampak terhadap kualitas air tanah
Pencemaran air tanah oleh tinja yang biasa diukur dengan faecal coliform telah terjadi dalam skala yang luas, hal ini telah dibuktikan oleh suatu survey sumur dangkal di Jakarta. Banyak penelitian yang mengindikasikan terjadinya pencemaran tersebut.
·         Dampak terhadap kesehatan
Ada beberapa penyakit yang masuk dalam katagori water-borne diseases, atau penyakit-penyakit yang dibawa oleh air, yang masih banyak terdapat di daerah-daerah. Penyakit-penyakit ini dapat menyebar bila mikroba penyebabnya dapat masuk ke dalam sumber air yang dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedangkan jenis mikroba yang dapat menyebar lewat air antara lain, bakteri, protozoa dan metazoa.
§  VIRUS
·         Virus Rotavirus (Diare pada anak)
·         Virus Hepatitis A (Hepatitis A)
·         Virus Poliomyelitis (Polio (myelitis anterior acuta))
§  BAKTERI
·         Vibrio cholerae (Cholera)
·         Escherichia Coli (Diare/Dysenterie)
·         Enteropatogenik
·         Salmonella typhi (Typhus abdominalis)
·         Salmonella paratyphi (Paratyphus)
·         Shigella dysenteriae (Dysenterie)
§  PROTOZOA
·         Entamuba histolytica (Dysentrie amoeba)
·         Balantidia coli (Balantidiasis)
·         Giarda lamblia (Giardiasis)
§  METAZOA
·         Ascaris lumbricoides (Ascariasis)
·         Clonorchis sinensis (Clonorchiasis)
·         Diphyllobothrium latum (Diphylobothriasis)
·         Taenia saginata/solium (Taeniasis)
·         Schistosoma (Schistosomiasis)
·         *Sumber : KLH, 2004
·         Dampak terhadap estetika lingkungan
Dengan semakin banyaknya zat organic yang dibuang ke lingkungan perairan, maka perairan tersebut akan semakin tercemar yang biasanya ditandai dengan bau yang menyengat disamping tumpukan yang dapat mengurangi estetika lingkungan. Masalah limbah minyak atau lemak juga dapat mengurangi estetika. Selain bau, limbah tersebut juga menyebabkan tempat sekitarnya menjadi licin. Sedangkan limbah detergen atau sabun akan menyebabkan penumpukan busa yang sangat banyak. Inipun dapat mengurangi estetika.


DAFTAR PUSTAKA

Warlina, Lina. 2004. PENCEMARAN AIR: SUMBER, DAMPAK DAN PENANGGULANGANNYA. Sumber : http://rudyct.com/PPS702-ipb/08234/lina_warlina.pdf

Amalia, ST, MT. 2016. Pencemaran Air. Sumber : http://dinus.ac.id/repository/docs/ajar/PL_07_-_Pencemaran_Air_2016.pdf

Widiyanto. 2015. Polusi Air Tanah Akibat Limbah Industri dan Limbah Rumah Tangga. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Sumber : https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas/article/view/3388/3300

https://pollutiononmyearth.weebly.com/pencemaran-air.html

https://thegorbalsla.com/pencemaran-air/


Selasa, 12 November 2019

Materi 9 : Pencemaran Air (Bagian 2) Kelas P

Industri saat ini lebih terfokus pada upaya untuk melakukan efisiensi seiring makin melambungnya biaya produksi, belanja pegawai hingga ongkos energi. Sehingga mau tak mau akan menomorduakan persoalan pembuangan limbahnya. Apalagi pengolahan limbah memerlukan biaya tinggi. Padahal limbah industri sangat potensial sebagai penyebab terjadinya pencemaran. Pada umumnya limbah industri mengandung limbah B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Menurut PP 18/99 pasal 1, limbah B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang dapat mencemarkan atau merusak lingkungan hidup sehingga membahayakan kesehatan serta kelangsungan hidup manusia dan mahluk lainnya (Ridhotulloh, 2008).


Berikan komentar, catatan, review terhadap bahan kuliah ini...

Materi 8 : Pencemaran Air (Bagian 1) Kelas N

Air yang tersebar di permukaan seperti sungai dan danau, maupun air tanah, merupakan sumber air minum. Namun ternyata di sisi lainnya badan-badan air tersebut sekaligus menjadi tempat pembuangan limbah. Sehingga secara perlahan namun pasti akses untuk memperoleh air bersih semakin terbatas.


Sebagian penduduk bermukim di kawasan pesisir, seringkali berbagai aktivitasnya mencemari perairan. Penggunaan moda tranportasi perairan menimbulkan buangan minyak dan gas ke dalam air. Di sisi lainnya wisatawan yang berkumpul di pantai kerap meninggalkan sampah dan limbah. Begitu pula abrasi dan erosi pun terus menerpa kawasan pantai. Lebih jauh lagi hal tersebut dapat memusnahkan habitat untuk beragam flora dan fauna.

Berikan komentar, catatan, review terhadap bahan kuliah ini...

Pencemaran lingkungan Di NTT



Oleh : RAMA NUR HIDAYAT

(@N01-RAMA)

ABSTRAK
Pengertian dari pencemaran lingkungan yaitu masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang
menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

Kata kunci :pencemaran lingkungan

Bahan pencemar disebut dengan polutan
Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup, hal ini dapat terjadi jika terdapat pada kondisi :
(1)Jumlahnya melebihi jumlah normal
(2)Berada pada waktu yang tidak tepat
(3)Berada pada tempat yang tidak tepat.


Macam Pencemaran:

Pencemaran Udara

Pencemaran udara diartikan sebagai adanya bahan- bahan atau zat-zat  asing di dalam udara yang menyebabkan perubahan susunan (komposisi) udara dari keadaan normalnya. Komponen yang paling berpengaruh dalam zat pencemar yaitu karbon monoksida, nitrogen oksida, belerang oksida, hidro karbon dan partikel. Komponen pencemar udara tersebut bisa mencemari udara sendiri-sendiri atau dapat mencemari udara secara bersama-sama.

Pencemaran Air
Pencemaran air, air merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan manusia, air yang relatif bersih sangat di dambakan oleh manusia baik untuk keperluan hidup sehari-hari, untuk keperluan industri untuk kebrsihan sanitasi kota, maupun untuk keperluan pertanian dan sebagainya. 
Bahan bauangan dan air limbah penyebab utama terjadinya pencemaran.
Komponen pencemaran air di kelompokan sebagai berikut:   
(1) bahan buangan padat, 
(2) bahan buangan organik, 
(3) bahan buangan anorganik, 
(4) bahan buangan olahan bahan makanan, 
(5) bahan buangan cairan berminyak, 
(6) bahan buangan zat kimia, 
(7) bahan buangan berupa panas.

Pencemaran daratan (tanah) 
Tanah merupakan sumber daya alam yang mengandung benda organik dan anorganik yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman. Kompenen Pencemar Tanah menggunakan pupuk secara berlebihan, pemberian pestisida atau insektisida, dan pembuangan limbah yang tidak dapat di uraikan seperti plastik. Pencemaran juga dapat melalui air. Air yang mengandung bahan pencemar (polutan)

Pencemaran yang terjadi di NTT

Aktivitas Tambang PT Nusa Lontar Resource sebabkan Pencemaran Mangan

Ratusan masyarakat Belu yang berada di pinggiran sungai mengalami luka di sekujur tubuh sejak November 2013, hulu sungai berada di dalam lokasi tambang dan limbah pencucian mangan mengalir langsung ke sungai.
Sementara itu, sungai tersebut merupakan satu-satunya sumber air bagi masyarakat yang dimanfaatkan untuk minum, mandi, cuci dan mengairi areal pertanian.
berdasarkan fakta-fakta tersebut, maka kuat dugaan kami sungai tersebut telah tercemar limbah mangan dan zat kimia lainnya yang menyebabkan munculnya penyakit kulit yang mewabah di tiga desa. Oleh karena itu, kami minta Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan hidup dalam waktu 3 X 24 jam segera malakukan pengobatan terhadap masyarakat lingkar tambang yang terkena penyakit sekaligus meneliti sampel air sungai

Tumpahnya Minyak Salah Satu perusahaan milik Australia di Laut Sekitar NTT

Telah terjadi pencemaran air laut di laut sekitar Nusa Tenggara Timur sampai ke negara tetangga kita Timor Leste, hal ini dikarenakan terjadinya kebocoran kilang minyak Montara salah satu perusahaan milik Australia. Air laut mulai dari Queensland, Australia hingga laut sekitar NTT telah terjadi pencemaran akibat minyak mentah tersebut. Air laut berubah menjadi putih karena tertutup minyak mentah setebal 15cm (terutama Laut Timor).

Karena kejadian ini, para nelayan NTT harus pergi menjala ikan lebih jauh lagi dan membutuhkan waktu yang lebih lama yaitu tiga kali lipat dari sebelumnya, hasil yang didapatpun tidak sebanyak hasil sebelum terjadi pencemaran (biasanya para nelayan dapat menangkap 1 ton ikan dalam satu perahu tapi sekarang hanya dapat menangkap 200 kg saja), hal ini tentu berdampak negatif bagi para nelayan. Sekitar 5000 nelayan terpakasa menganggur karena tidak sanggup membeli bahan bakar. Mereka berupaya keras untuk menangani musibah ini dengan cara menanam rumput laut di laut sekitar pulau-pulau yang air lautnya tercemar.


Daftar Pustaka:
Hidayat, Atep Afia. 2016. Modul KPLI 09.JAKARTA.29 November 2016
Teknodik, Mahasiswa. 2016. Jurnal Ilmiah: Pencemaran Lingkungan. [Online]. Tersedia: http://jurnalilmiahtp2013.blogspot.co.id/2013/12/pencemaran-lingkungan.html. [29 Desember 2016]. 
Anonymous.2014. Warga Belu Minta Aktivitas Tambang PT Nusa Lontar Resource Dihentikan. http://www.beritasatu.com/nasional/182698-warga-belu-minta-aktivitas-tambang-pt-nusa-lontar-resources-dihentikan.html. [29 November 2016]. 
Sahabat, Radio. 2010. Pencemaran air laut di NTT. http://world-of-wilhan.blogspot.co.id/2010/01/pencemaran-air-laut-di-ntt.html. [29 November 2016].