.

Minggu, 16 September 2018

PERUBAHAN KIMIA

Oleh: M.Fadilah(@J20-Fadilah)@proyekJ01

ABSTRAK: Perubahan kimia adalah proses dimana senyawa kimia baru terbentuk dari perubahan struktur dan dari ikatan atom atom pembentuk senyawa asalnya.
A.REAKSI KIMIA
Pengertian Reaksi Kimia
  • Reaksi kimia ialah suatu peristiwa perubahan kimia dari zat-zat yang bereaksi (reaktan) menjadi zat-zat hasil reaksi (produk). Pada reaksi kimia ini selalu dihasilkan zat-zat yang baru dengan sifat-sifat yang baru. Reaksi kimia ini dituliskan dengan menggunakan lambang unsur.
Ciri-Ciri Reaksi Kimia
1.     Terjadinya perubahan warna.
2.     Terjadinya gas

3.     Terjadi endapan

4.     Terjadi perubahan suhu

Macam/Jenis Reaksi Kimia
  • Untuk memudahkan dalam melakukan suatu kegiatan reaksi kimia, maka dikelompokkan reaksi kimia tersebut berdasarkan pada kesamaan yang dimiliki. Salah satu sistem klasifikasi ini di dasarkan pada cara atom tersusun kembali dalam reaksi kimia, antara lain yaitu :
1. Reaksi Penggabungan
yaitu dalam reaksi penggabungannya dua atau lebih zat tergabung membentuk zat lain.
Contohnya : pada Reaksi antara hidrogen dengan oksigen yang membentuk air
2. Reaksi Penguraian
Reaksi penguraian ialah suatu reaksi kebalikan dari reaksi penggabungan. Dalam reaksi ini satu zat terpecah atau terurai menjadi dua atau lebih zat yang lebih sederhana. Sebagian besar reaksi ini membutuhkan sebuah energi berupa kalor, cahaya, dan listrik. Rumus umum reaksi penguraian ini yaitu sebagai berikut :
Contohnya : pada Reaksi penguraian air oleh listrik menghasilkan hidrogen dan oksigen.
3. Reaksi Penggantian
Reaksi penggantian ialah reaksi penggantian tunggal terjadi, bila satu unsur menggantikan sebuah unsur lain dalam satu senyawa. Untuk menyelesaikan persamaan reaksi penggantian terdapat dua persamaan, yaitu sebagai berikut :
Contohnya :  Sebuah kawat tembaga dimasukkan ke dalam sebuah larutan perak nitrat. Tembaga lebih aktif daripada perak, maka tembaga yang menggantikan perak membentuk larutan tembaga (II) nitrat berwarna biru.

B.Pengaratan(korosi)
a.Defenisi Korosi
Secara umum defenisi dari korosi adalah perusakan material secara kimia atau elektrokimia dengan lingkungan. Selain itu korosi juga di definisikan sebagai degradasi material (logam dan paduannya) akibat reaksi kimia dengan lingkungan. Contoh perusakan kimia adalah pengkaratan yang terjadi akibat gas pada temperature tinggi, sedangkan reaksi elektrokimia dapat di lihat pada sel galvanik.
Adapun syarat terjadinya korosi adalah :
  • Adanya katoda
  • Adanya anoda
  • Adanya lingkungan
Tanpa adanya salah satu syarat di atas maka korosi tidak akan terjadi. Korosi tidak dapat di hilangkan tetapi hanya dapat di minimalisir pertumbuhannya.
Berdasarkan sifatnya korosi terbagi atas :
1. Korosi Aktif
Ciri-ciri dari korosi aktif ini antara lain :
  • Mudah melepaskan ion
  • Mudah menempel di tangan
Contoh : Paku yang berkarat
2. Korosi Pasif
Ciri-ciri dari korosi pasif ini antara lain :
  • Sulit melepaskan ion
  • Sulit menempel di tangan
Contoh : Korosi pada AL
C.Pembakaran
Peristiwa pembakaran akan melibatkan oksigen sehingga ada energi panas yang dikeluarkan dari bara api disertai pengeluaran karbon dioksida. Pada peristiwa itu terjadi penggunaan oksigen dengan menghasilkan zat baru yang berupa karbon dioksida disertai pengeluaran energi panas.

Batang kayu yang terdapat pada batang korek api apabila dibakar akan menghasilkan arang, dan apinya terus dinyalakan arang itu akan menjadi abu.
D.Pembusukan
Jika makanan dan minuman dibiarkan terlalu lama, setelah jangka waktu tertentu makanan dan minuman tersebut akan membusuk yang biasanya ditandai dengan perubahan tampilan, misalnya perubahan warna dan timbulnya bau busuk. Timbulnya perubahan warna dan bau busuk menunjukkan telah terjadi zat-zat baru yang sebelumnya tidak ada dalam makanan dan minuman tersebut. Dengan demikian, pembusukan merupakan salah satu contoh dari perubahan kimia.

Kesimpulan
Dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri adanya reaksi kimia adalah adanya perubahan dari pencampuran dua reaksi atau lebih, baik perubahan warna, suhu, bau, adanya endapan dan adanya gas. Maka dengan hasil percobaan ini kita dapat menuliskan sebuah persamaan reaksi. Reaksi kimia ini digunakan untuk menetukan kandungan zat dalam suatu bahan pangan, menilai kadar mutu pangan. Contoh indikator menilai kandungan zat bahan pangan komponen lemak, protein, karbohidrat, mineral, asam lemak dan gula untuk mengetahui dan menguji yang terjadi pada bahan pangan tersebut.
DAFTAR PUSTAKA :


1 komentar:

  1. (@J10Faishal)
    Mindmap kurang menarik untuk dibaca daftar pustaka masih dari sumber yang lurang terpercaya saran agar lebih mencari sumber yang terpercaya

    Saya beri nilai (78)

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.