.

Sabtu, 11 Agustus 2018

pengelompokan industri kimia


Proyek 03

Pengelompokan industri kimia
.Kimia industri adalah cabang ilmu kimia yang menerapkan pengetahuan kimiawi terhadap produksi material dan zat kimia khusus dengan sedikit dampak buruk pada lingkungan.
Industri kimia merujuk pada suatu industri yang terlibat dalam produksi zat kimia.Idustri ini mencakup petrokimia,agrokimia,farmasi,polimer,cat dan oleo kimia.Industri ini menggunakan proses kimia untuk membentuk zat baru,pemisahan berdasarkan sifat seperti kelarutan atau muatan ion,distilasi,transformasi oleh panas,serta metode-metode lain.
Industri kimia terlibat dalam pemrosesan bahan mentah yang diperoleh melelui penambangan,pertanian,dan sumber-sumber lain,memjadi material,zat kimia,serta senyawa kimia yang dapat berupa produk akhir atau produk antara yang akan digunakan di industri lain.
Kimia dasar adalah sebuah kategori kimia yang didalamnya termasuk polimer dan turunannya,bahan kimia anorganik,dan pupuk.sub-kategori terbesar kimia dasar adalah plastik dan serat,yang produk-produknya antara lain
Ø  Volume dengan produk terbesar adalah poletilena yang umum digunakan pada botol susu,kontainer dan pipa.
Ø  Polivinil klorida (PVC),umum digunakan pada pipa konstruksi.
Ø  Polipropilena (PP),mirip dengan pv,digunakan dalam pengepakan berbagai kebutuhan rumah tangga
Ø  Polistirena (PS) digunakan pada mainan anak-anak
Ø  Produk lainnya adalah serat sintetis termasuk poliester,nilon,serat akrilik
1.      Berdasarkan SK Menperin No 19 M/SK/1986 
a.    Industri kimia dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi atau setengah jadi. Contoh : industri kertas, semen, pupuk, selulosa dan karet.
b.   Industri mesin dan logam dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau barang setengah jadi. Contoh : industri elektronika, mesin, pesawat terbang, perkakas, alat berat.
c.    Aneka industri, yaitu industri yang menghasilkan beragam kebutuhan konsumen. Contoh : industri pangan, tekstil, kimia dasar, aneka industri bahan bangunan.
d.   Kelompok industri kecil, yaitu industri dengan modal kecil atau peralatan yang masih sederhana. Contoh : industri rumah tangga.
2.      Berdasarkan Tempat Bahan Baku  
a.    Industri ekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku langsung dari alam.
b.   Industri nonekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku dai industri lain.
c.    Industri fasilitataif, yaitu industri yang berupa pelayanan jasa kepada masyarakat.
3.      Berdasarkan Modal  
a.    Industri padat modal, yaitu industri dengan modal besar dan banyak menggunakan tenaga mesin.
b.   Industri padat karya, yaitu industri yang memerlukan banyak tenaga manusia.
4.      Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja 
a.    Industri rumah tangga, yaitu industri yang karyawannya < 5 orang.
b.   Industri kecil, yaitu industri yang karyawannya 5-19 orang.
c.    Industri sedang/menengah, yaitu industri yang karyawannya 20-99 orang.
d.   Industri besar, yaitu industri yang karyawannya > 100 orang.
5.      Berdasarkan Lokasi Unit Usaha  
a.    Market oriented Industry, yaitu industri yang berorientasi pada pasar (konsumen).
b.   Power oriented industry, yaitu industri yangberorientasi pada tenaga kerja.
c.    Supply oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada tempat pengolahan.
d.   Raw material oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada bahan baku.
e.    Footloose oriented industry,  yaitu industri yang tidak berorientasi pada hal-hal tersebut di atas.
6.      Berdasarkan Tahapan Proses Produksinya 
a.    Industri hulu, yaitu industri yang mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi.
b.   Industri hilir, yaitu industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi barang jadi.
7.      Berdasarkan Produktifitas Perorangan 
a.    Industri Primer, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang tanpa pengolahan lebih lanjut.
b.   Industri Sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut
c.    Industri Tersier, yaitu industri yang bergerak di bidang jasa.
d.   Industri Kwartier, yaitu industri jasa yang berbasis teknologi tinggi.
8.      Berdasarkan Pengelolaannya  
a.    Industri rakyat, yaitu industri yangdiusahakan oleh rakyat.
b.   Industri negara, yaitu industri yang diusahakan oleh negara dan umumnya merupakan BUMN.
9.      Berdasarkan Asal Modal  
a.    PMPD (Penanaman Modal Dalam Negeri), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal dari penanaman modal dalam negeri oleh pemerintah atau pengusaha nasional.
b.   PMA (Penanaman Modal Asing), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal dari penanaman modal asing.
c.    Patungan (Joint Venture), yaitu industri kerjasama antara swasta nasional dengan swasta asing.
10.Berdasarkan Hasil Produksi
a.    Industri berat, yaitu industri yang menghasilkan mesin dan alat produksi.
b.   Industri ringan, yaitu industri yang menghasilkan barang jadi atau barang yang siap pakai dan langsung dikonsumsi oleh masyarakat.
11.Berdasarkan Bahan Dasar  
a.    Industri campuran, yaitu industri yang memproduksi lebih dari satu barang.
b.   Industri trafik, yaitu industri yang seluruh bahan mentahnya diperoleh dari impor.
c.  Industri konveksi, yaitu industri yang membuat pakaian jadi. 
d.   Industri perakitan (assembling), yaitu industri yang kegiatannya merakit beberapa komponen menjadi barang jadi. 
12. Berdasarkan Pemasarannya
a. Industri lokal (nonbasic), yaitu industri yang produknya hanya dipasarkan di dalam negeri. 
b.   Industri dasar (basic), yaitu industri yang hasilnya dipasarkan di dalam maupun di luar negeri.
13. Berdasarkan Bahan Mentah
a.    Industri agraris, yaitu industri yang bahan mentahnya berasal dari hasil agraria.
b.   Industri nonagraris, yaitu industri yang bahan mentahnya berasal dari hasil tambang.
Sumber:
http://e-journal.uajy.ac.id/11042/2/1TI08101.pdf
https://id.wikipedia.org/wiki/Kimia_industri
http://digilib.unila.ac.id/3048/12/BAB%20II.pdf
http://e-journal.uajy.ac.id/2584/3/2EP14851.pdf


Tidak ada komentar:

Posting Komentar