.

Sabtu, 30 Juli 2016

KIMIA LINGKUNGAN






Oleh : Stefanie Sulianti


Kimia adalah ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang materi yang meliputi struktur, susunan, sifat, dan perubahan materi serta energi yang menyertainya (Agung Nugroho Catur Saputro, Irwan Nugraha, BERTUALANG DI DUNIA KIMIA, PUSTAKA INSAN MADANI, YOGYAKARTA, 2008). Sedangkan lingkungan adalah lingkungan hidup fisik atau jasmani yang mencakup atau meliputi semua faktor dan unsur fisik jasmaniah yang terdapat dalam alam, lingkungan tersebut mencakup manusia, hewan dan juga tumbuh-tumbuhan yang ada didalamnya (Soedjono, 1979).

   


Jadi Kimia lingkungan adalah studi ilmiah terhadap fenomena kimia dan biokimia yang terjadi di alam. Bidang ilmu ini dapat didefinisikan sebagai studi terhadap sumber, reaksi, transpor, efek, dan nasib zat kimia di lingkungan udara, tanah, dan air; serta efek aktivitas manusia terhadapnya. Kimia lingkungan adalah ilmu antardisiplin yang memasukkan ilmu kimia atmosfer, akuatik, dan tanah, dan juga sangat bergantung dengan kimia analitik, ilmu lingkungan, dan bidang-bidang ilmu lainnya.


Kimia lingkungan pertama kali mempelajari bagaimana cara kerja lingkungan yang tak terkontaminasi, zat kimia apa dan berapa konsentrasi yang ada secara alami, dan apa efeknya. Tanpa hal ini, mustahil untuk mempelajari secara akurat efek manusia terhadap lingkungan dengan pelepasan zat kimia.


Peranan kimia lingkungan antara lain :

·     Mempelajari cara-cara penanggulangan pencemaran udara oleh gas-gas buangan dari pabrik-pabrik,kendaraan bermotor,dan sumber lain yang mengeluarkan zat-zat pencemar di udara.

·     Mempelajari cara menjaga dan melestarikan sumber air yang bersih dan sehat

·     Mempelajari cara menjaga stabilitas tanah dan cara melestarikan lapisan tanah   yang subur dan produktif

·     Mempelajari zat-zat kimia yang merugikan dan yang menguntungkan

·     Menanamkan rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan yang sehat kepada masyarakat.





Pencemaran adalah peristiwa penyebaran bahan kimia dengan kadar tertentu yang dapat merubah keadaan keseimbangan pada daur materi dalam lingkungan (keseimbangan lingkungan) baik keadaan struktur maupun fungsinya sehingga dapat mengganggu kesejahteraan / kelangsungan hidup manusia. Pencemaran lingkungan meliputi pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah (daratan). Pencemaran lingkungan dapat disebabkan karena ulah manusia dan pada akhirnya dampaknya juga akan dirasakan oleh manusia, baik secara langsung maupun tak langsung.



Lingkungan dapat tercemar karena:

1)  Kecepatan hilangnya senyawa tertentu dari lingkungan lebih besar daripada kecepatan masuknya senyawa pengganti.

2)  Rusaknya atau putusnya alur siklus biokimia.

3)  Kecepatan masuknya senyawa ke dalam lingkungan lebih besar daripada kecepatan pengambilannya.

4)  Masuknya senyawa yang tidak terdegredasi ke dalam lingkungan.



Daftar Pustaka :
Septiani, Dina. 2011. PENCEMARAN UDARA, AIR DAN TANAH
http://kimialingkunganina.blogspot.co.id/2011/04/pencemaran-udaraair-dan-tanah.html
(diakses 26 Juli 2016)

Anonim. 2010. Kimia Lingkungan
http://tita-online.blogspot.co.id/2010/11/kimia-lingkungan.html
(diakses 26 Juli 2016)

Anonim. Kimia Lingkungan dan Peranannya
https://id.wikipedia.org/wiki/Kimia_lingkungan
(diakses 26 Juli 2016)

Romdhoni. Kimia Lingkungan
http://romdhoni.staff.gunadarma.ac.id     
(diakses 26 Juli 2016)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.