.

Senin, 03 Februari 2020

PROSES HUJAN ASAM


Oleh :Agung Aldiyanto Firmansyah

ABSTRAK

Hujan asam adalah sebuah masalah lingkungan yang sangat serius dan benar benar harus dipikirkan pemecahan oleh manusia. Ini merupakan masalah umum yang secara berangsur angsur mempengaruhi kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini umumnya dan khususnya manusi.

BIOKIMIA KARBOHIDRAT



Oleh :Agung Aldiyanto Firmansyah

ABSTRAK

Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan berbagai molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam makhluk hidup. Jangkauan ilmu Biokimia sangat luas sesuai dengan kehidupan itu sendiri.

INDUSTRI KIMIA - PENGOLAHAN PETROKIMIA DAN PENGAPLIKASIAN HASIL PETROKIMIA

Oleh : Ardhi Setya Dharma

Abstrak 

Sektor industri merupakan salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi besar dalam roda perekonomian nasional, diantaranya dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang diolah guna meningkatkan nilai tambah. Semakin terbatasnya ketersediaan SDA dan daya dukung lingkungan, maka menuntut pembangunan industri selain berpedoman pada peningkatan nilai ekonomi dan keterlibatan sosial jugaharus memperhatikan perlindungan terhadap kualitas lingkungan hidup dan ekosistem secara berkelanjutan. 

Kata Kunci: Industri kimia 

Minggu, 02 Februari 2020

Pengetahuan Hujan Asam


Oleh : Ryan Hidayat Viery Hakim 

Abstrak
Hujan asam terjadi sebagai dampak pertemuan antara polutan SO2, SO, NO2 dan HN03. Dengan butir-butir air, semua unsur polutan ini merupakan hasil sampingan dari proses pembakaran bensin maupun solar dari pabrik maupun kendaraan.

Pengetahuan Industri Petrokimia

Oleh : Ryan Hidayat Viery Hakim (@Q08-Ryan)
Oleh : Ryan Hidayat Viery Hakim 

Abstrak
Industri kimia saat ini terus berkembang secara pesat dan maju. Perkembangan industri dan produk setengah pertumbuhannya menjadi begitu pesat selama ini sehingga memicu faktor pendorong dibangunnya unit-unit industri.

Kimia dan Perkembangan

oleh: Agustina retno wahyuningrum @Q10-Agustina

Oleh: Agustina Retno Wahyuningrum 

Abstrak
Dalam ilmu pengetahuan dasar alam terdapat banyak cabang ilmu didalamnya, salah satu nya adalah ilmu kimia. Mempelajari dan memahami dasar ilmu kimia sangatlah penting karena, kimia merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari.

Industri Kimia dalam Pertambangan


Oleh : Andyka Febriyansyah

Abstrak

Negara kita ini memiliki banyak kekayaan alam yang tersebar luas di berbagai pulau yang ada Indonesia, mulai dari kekayaan alam semesta, hingga kekayaan pada tambang, emas, dan minyak bumi yang merupakan salah satu asset penting di negeri kita ini.

Industri Proses Kimia

Oleh : Ika Setyaningsih 

I. ABSTRAK

Industri merupakan suatu kelompok usaha proses yang mengubah bahan baku menjadi produk yang berguna atau mempunyai nilai tambah, serta produk tersebut dapat digunakan secara langsung oleh konsumen sebagai pengguna akhir dan produk tersebut disebut dengan  produk akhir.

Kimia Industri


Oleh : Wawan

Abstrak:

Kimia Industri mencakup hal yang cukup luas. Pada bagian ini akan diperkenalkan mengenai Kimia Industri, yang akan dimulai berdasarkan akar katanya, yaitu Kimia dan Industri.

PENGARUH LIMBAH INDUSTRI TERHADAP LINGKUNGAN DISEKITARNYA

source : https://jogja.tribunnews.com/

Oleh : Adesita Nursabaniah

ABSTRAK
Kegiatan industri merupakan salah satu unsur penting dalam menunjang pembangunan guna meingkatkan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

Pengelompokan Produk Industri Kimia di Dunia

Oleh: Imam Rohmadi

ABSTRAK
Industri adalah suatu kelompok usaha yang menghasilkan produk yang serupa atau sejenis. Sedangkan Industri Kimia merujuk pada suatu industri yang terlibat dalam produksi zat kimia yang mencakup petrokimia, agrokimia, farmasi, polimer, cat dan oleokimia.

Sebuah Pengantar Ilmu Kimia

Oleh : Imam Rohmadi

ABSTRAK
Kimia dapat diartikan sebagai ilmu alam yang secara khusus mempelajari tentang perubahan materi, yang meliputi perubahan secara kimia dan fisika.

Minyak Bumi Sebagai Sumber Energi

Minyak Bumi
Oleh : Andyka Febriyansyah


Abstrak

Minyak bumi adalah salah satu sumber daya alam yang tergolong tidak dapat di perbarui, sumber daya alam tersebut mudah terbakar dan untuk menjangkaunya haris menggalis hingga ke lapisan kerak bumi. Secara bentuknya, minyak bumi ini memiliki bentuk yang kental dan agak coklat.

KIMIA INDUSTRI


OLEH : AULYA ANINDYA PUTRI (@Q12-Aulya)
                                                                 
                                     

ABSTRAK
KIMIA INDUSTRI = INDUSTRI KIMIA
Industri Kimia mengalami perkembangan yang pesat dalam kurun waktu 1935-1955. Kimia industri memainkan peran penting sebagai ilmu terapan di berbagai bidang yang berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia mulai dari stabilitas ekonomi, lingkungan dan politik. industri kimia menghasilkan berbagai produk yang dapat dimanfaatkan dalam beragam aspek kehidupan manusia. Industri kimia menimbulkan beragam persoalan lingkungan terbesar, merupakan salah satu pengguna gas alam terbesar, baik untuk bahan baku maupun kebutuhan energi.

PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Mengenai industri kimia terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai definisi industri. Kata industri memiliki arti yang sangat luas, tidak hanya meliputi proses pengolahan bahan baku atau bahan setengah jadi, tidak terbatas pada manufaktur, akan tetapi dalam bidang lainnya. Industri Kimia mengalami perkembangan yang pesat dalam kurun waktu 1935-1955. Kimia industri memainkan peran penting sebagai ilmu terapan di berbagai bidang yang berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia mulai dari stabilitas ekonomi, lingkungan dan politik. industri kimia menghasilkan berbagai produk yang dapat dimanfaatkan dalam beragam aspek kehidupan manusia.
B.       Rumusan Masalah
Berdasarkan  pembahasan tersebut di atas maka penyusun dapat merumuskan beberapa hal yang menjadi masalah sebagai berikut :
1.    Menjelaskan pemahaman industri kimia
2.    Menjelaskan penjelasan industri kimia
3.    Penjelasan mengenai pengelompokkan industri kimia
4.    Kaitannya dunia industri kimia dengan pencemaran udara
C.       Tujuan
Tujuan penyusunan makalah ini adalah :
1.     Untuk memahami definisi mengenai industri
2.     Agar mampu menjelaskan dan memahami pengelompokkan industri kimia
3.      Agar mengetahui pencemaran lingkungan akibat industri kimia

1.      Kimia Industri
1.1 Definisi dan Pemahaman Mengenai Industri
Mengenai industri kimia terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai definisi industri. Kata industri memiliki arti yang sangat luas, tidak hanya meliputi proses pengolahan bahan baku atau bahan setengah jadi, tidak terbatas pada manufaktur, akan tetapi dalam bidang lainnya, seperti : industri jasa, industri perbankan, industri film, industri pariwisata, bahkan industri pendidikan.

Beberapa definisi mengenai industri, antara lain:
-          Seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku atau memanfaatkan sumber daya industri sehingga menghasilkan barang yang mempunyai nilai tambah atau manfaat yang lebih tinggi, termasuk jasa industri.
-          Usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan.
-          Dll
Kaitan antara industri dan kimia dengan lingkungan terdapat beberapa istilah penting sebagaimana di UU RI No. 3 Tahun 2014 Tentang Perindustrian (DPR, 2014).
Jadi, Kimia industri adalah cabang ilmu kimia yang menerapkan pengetahuan kimiawi terhadap produksi material dan zat kimia khusus dengan sedikit dampak buruk pada lingkungan.
1.2 Kimia Industri atau Industri Kimia
Industri kimia mengalami perkembangan yang pesat dalam kurun waktu antara 1935 – 1955, bersamanya dengan munculnya inovasi diberbagai bidang. Adapun yang termasuk kedalam industri proses kimia (Hidayat, 2008) meliputi :
Ø  Industri kimia dasar: yaitu industri proses kimia yang menghasilkan produk zat kimia dasar, seperti Asam Sulfat (H2SO4) dan Ammonia (NH3).
Ø  Industri pengolahan minyak bumi (petroleum refinery), antara lain menghasilkan komponen bahan bakar minyak (BBM), seperti : bensin, kerosene, bahan bakar penerbangan, solar, minyak diesel. Selain itu dihasilkan produk selain komponen BBM seperti, pelumas, wax, aspal, solvent maupun produk petrokimia.
Ø  Industri petrokimia, merupakan industri yang mengolah zat atau bahan yang berasal dari fraksi minyak bumi, seperti  Etilen (C2H4) dan Propilen (C3H6).
Ø  Industri pengolahan logam.
Ø  Industri oleokimia, merupakan industri yang mengolah bahan yang berasal dari fraksi minyak atau lemak nabati atau hewani, contohnya industri  CPO (Crude Palm Oil).
Ø  Industri agrokimia, merupakan industri yang memproduksi pupuk dan bahan kimia pertanian seperti pestisida (insektisida, fungisida, herbisida), zat pengatur tumbuh (ZPT), pupuk urea, pupuk TSP, Pupuk KCl, dan sebagainya.
Ø  Industri makanan dan minuman yang menghasilkan susu, gula, garam.
Ø  Industri bahan pewarna dan pencelup.
Ø  Industri bahan peledak.
Ø  Industri pulp dan kertas.
Ø  Industri semen dan keramik.

1.3 Pengelompokkan Industri Kimia
Industri Kimia Dasar :
Merupakan industri yang memerlukan: modal yang besar, keahlian yang tinggi, dan menerapkan teknologi maju. Adapun industri yang termasuk kelompok IKD adalah sebagai berikut:

1) Industri kimia organik, misalnya: industri bahan peledak dan industri bahan kimia tekstil.
2) Industri kimia anorganik, misalnya: industri semen, industri asam sulfat, dan industri kaca.
3) Industri agrokimia, misalnya: industri pupuk kimia dan industri pestisida.
4) Industri selulosa dan karet, misalnya: industri kertas, industri pulp, dan industri ban.
1.4 Isu Lingkungan Sekitar Industri Kimia
Masalah lingkungan yang ditimbulkan sebagai berikut :
Ø  Pencemaran udara, banyak industri yang mengeluarkan limbah berupa asap. Banyak dari industri tersebut yang mengeluarkan asap sangat tinggi di udara yang tidak hanya sedikit tetapi juga sering hampir atau sepenuhnya 24 jam. Asap tersebut tentu banyak memiliki kandungan berbahaya apabila dihirup terlalu sering.
Ø  Pencemaran suara, banyak industri juga yang mengeluarkan limbah berupa suara-suara bising yang bisa mengganggu pekerja maupun masyarakat sekitar industri tersebut.
Ø  Pencemaran air, industri banyak mengeluarkan limbah berupa cairan yang pastinya dikeluarkan ke perairan sekitar industri. limbah cair ini pun dapat menghasilkan efek negatif bagi masyarakat, seperti bau tidak sedap, perubahan suhu, pendangkalan sungai. Air pun menjadi tidak sehat untuk digunakan dapat membuat masalah untuk kesehatan.
Ø  Pencemaran tanah, Limbah yang dihasilkan industri juga terkadang dibuang ke tanah sembarang dan dapat memengaruhi organisme di tanah tersebut. Dampak yang ditimbulkan seperti tanah tidak subur lagi, sehingga tumbuhan tidak bisa tumbuh lagi.
      Dampak yang ditimbulkan tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga berdampak pada manusia, seperti masalah kesehatan, adanya pencemaran udara dapat berdampak besar bagi kesehatan warga sekitar karena mereka akan sulit bernapas dengan udara bersih. Berbagai penyakit akan muncul seperti asma, TBC, pneumonia, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pernapasan.

Begitu juga dengan pencemaran air yang dapat mengganggu kesehatan karena bisa saja warga sekitar menggunakan air yang sudah terkena limbah industri, kemungkinan besar mereka dapat terkena berbagai penyakit kulit, diare, dan sebagainya.

KESIMPULAN
industri kimia memiliki beragam dampak postif maupun dampak negatif yang harus kita ingat adalah bumi harus selalu kita jaga, kita tidak boleh hanya memandang dampak negatif dari industri kimia tetpi juga melihat dampak positif yang sudah dihasilkan dari industri kimia. Lalu siapa yang harus menjaga bumi ini? Kita semua wajib saling menjaga bumi dan lingkungan sekitar demi terciptanya lingkungan yang sehat dan damai.

SARAN
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber - sumber yang lebih dapat dipertanggung jawabkan.

DAFTAR PUSTAKA
1.       Afia Hidayat, Atep dan Muhammad Kholil .2018. Kimia dan Pengatahuan Lingkungan Industri, Yogyakarta:Wahana Resolusi
5.       Anonim. 2013. Industri dan Kesehatan Lingkungan. http://bangjuju.com/industri-dan-kesehatan-lingkungan/ (Akses 02 Februari 2020)
6.       Ridwan. Ita Rustiati. 2016. Dampak Industri Terhadap Lingkungan dan Sosial. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=436511&val=8426&title=DAMPAK%20INDUSTRI%20TERHADAP%20LINGKUNGAN%20DAN%20SOSIAL (Akses 02 Februari 2020)
7.       Motifa. Tarrugana. 2013. Kasus Aktual Lingkungan Hidup. http://ilhamnatural.blogspot.com/2013/05/kasus-aktual-lingkungan-hidup_9.html (Akses 02 Februari 2020)
8.       Rahmat. Riyandi. 2014. Mengatasi Isu Lingkungan di Kawasan Industri. https://environment-indonesia.com/mengatasi-isu-lingkungan-di-kawasan-industri/ (Akses 02 Februari 2020)


HUJAN ASAM



Oleh : Jessica Chresstella



Proses Hujan Asam


ABSTRAK

Salah satu jenis masalah lingkungan bagi manusia adalah Hujan Asam. Hujan Asam dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Salah satu penyebab terjadinya hujan asam adalah karena aktivitas dan tindakan yang dilakukan oleh manusia. Hujan asam dapat menyebabkan kerusakan fasilitas bangunan, hasil panen, danau , margasatwa yang akan membahayakan manusia.

 Kata Kunci : Hujan Asam

PENDAHULUAN

Menurut Darmawan, Arif (2012) Udara merupakan faktor penting dalam kehidupan. Pencemaran udara berpengaruh terhadap terjadinya hujan asam. Asam sulfat (H SO ) dan asam nitrat (HNO ) dalam hujan asam dapat terinhalasi ke dalam sistem pernapasan.
Hujan asam disebabkan oleh polusi. Penyebab polusi (polutan) seperli Sulfur Dioksida dan Nitrogen Oksida tinggal  dalam  atmosfer dan akhimya bereaksi dengan  kelembaban dalam udara. Ketika polusi ini jatuh sebagai embun di tanah, inilah yang disebut dengan hujan asam. Sumber dari penyebab polusi ini tidak hanya berasal dari pembakaran sampah, tetapi juga berasal dari  pembakaran bahan bakar motor dan limbah pabrik kimia.

PEMBAHASAN

Hujan asam adalah salah satu indicator untuk melihat kondisi pencemaran udara. Di atmosfer, presipitasi basah dari  polutan di udara yang larut dalam awan akan jatuh ke bumi dalam bentuk hujan, salju dan kabut. Dengan polutan S02, SO3, NO2, dan HNO3, butir-butir air hujan akan membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang menjadikan pH air hujan kurang dari 5,60. Lebih dari 90% emisi sulfur dan nitrogen berasal dari aktivitas manusia. Senyawa sulfat dan nitrat itu akan berpindah dari atmosfer ke permukaan bumi melalui presipitasi dan deposisi langsung yang dikenal dengan istilah deposisi  basah dan deposisi kering. Akibat adanya pencemaran udara yang tinggi, daerah-daerah yang padat industri ataupun kendaraan bermotor terutama kota besar di Indonesia telah mengalami hujan asam, seperti kota Bandung. Dari hasil penelitian derajad keasaman (pH) dan komposisi kimia air hujan di cekungan Bandung menunjukkan telah terjadi peningkatan keasaman air hujan di wilayah tepian cekungan Bandung, walaupun belum keseluruhan terindikasi  mengalami  hujan asam (Dessy, 2003).

Deposisi basah terjadi dengan pembentukan awan dan akhirnya turun sebagai hujan, salju, atau kabut yang  mengandung asam. Zat-zat pencemaran udara seperti Sulfur Dioksida dan Nitrogen Oksida dipancarkan ke dalam udara dari ketel-ketel (boilers) di pabrik- pabrik, dan pembangkit tenaga listrik, juga dari gas buang kendaraan bermotor. Zat-zat pengotor ini diubah menjadi asam belerang dan asam nitrat melalui serangkaian reaksi kimia yang kompleks dan kembali jatuh ke bumi. (Farida, 2003). Endapan asam yang dihasilkan menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius terhadap ekosistem air dan tanah, bangunan- bangunan budaya serta gedung-gedung. (Anonim-b,2002).

KESIMPULAN DAN SARAN

Hujan Asam memiliki pengaruh yang berbahaya bagi lingkungan biotic maupun abiotik, karena air hujan yang jatuh dari hujan asam ini dapat meningkatkan keasaman tanah dan permukaan.
Usaha untuk mengatasi masalah hujan asam saat ini sedang gencar dilaksanakan, karena adanya target program langit biru yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan atmosfer yang bersih dan sehat.




DAFTAR PUSTAKA

Cahyono, W.Eko.2007. PENGARUH HUJAN ASAM PADA BIOTIK DAN ABIOTIK. Vol 8 No 3.
http://jurnal.lapan.go.id. diakses 2 Januari 2020.
Darmawan, Arief dan SN Nurul Makyah.2012. Jurnal Kedokteran Brawijaya. Vol 27 No 12. https://jkb.ub.ac.id/jurnal. diakses 2 Januari 2020.