.

Tampilkan postingan dengan label @J18-Ivan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @J18-Ivan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Januari 2019

Wujud Gas

Oleh : Aldian Aris Fandani @J19-Aldian, Ivan Bandotama @J18-Ivan, Muhammad Fadilah @J20-Fadilah


Abstrak:

Seperti yang kita ketahui, wujud zat terdapat pada benda yang ada di sekitar kita dalam berbagai bentuk, baik berbentuk padat, gas, maupun cair. Karena pada artikel ini kita akan membahas tentang Wujud Gas, maka mari kita membahas tentang wujud gas tersebut

Ikatan Valensi dan Molekul

Oleh : Aldian Aris Fandani @J19-Aldian, Ivan Bandotama @J18-Ivan, Muhammad Fadilah @J20-Fadilah

STRUKTUR MOLEKUL

Molekul didefinisikan sebagai sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil. Menurut definisi ini, molekul berbeda dengan ion poliatomik.

Mengenal Ikatan Kimia

Oleh : Aldian Aris Fandani @J19-Aldian, Ivan Bandotama @J18-Ivan, Muhammad Fadillah @J20-Fadilah




Abstrak: 

Penjelasan mengenai gaya tarik menarik ini sangatlah rumit dan dijelaskan oleh elektrodinamika kuantum.

Selasa, 18 Desember 2018

Biomassa

Abstrak
Menurut Agustinus (2008) Departemen Kehutanan perlu meningkatkan penyediaan energi biomassa, khususnya kayu bakar dan arang, bagi masyarakat di sekitar hutan sejalan dengan visi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian hutan. Menindaklanjuti Kebijakan Energi Nasional (KEN), Keputusan Menteri Kehutanan No. 345/Menhut-II/2006 dapat mendorong capacity building, teknologi dan penyediaan energi biomassa secara berkelanjutan. 

Masalah
Menurut Oni (2008) Di tengah krisis energi fosil BBM, pemerintah harus mencari solusi terbaik mengingat energi merupakan kebutuhan pokok rakyat dan menentukan keberlangsungan pembangunan. Solusi kuratif jangka pendek berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat miskin harus diiringi dengan peningkatan akses (daya beli) masyarakat terhadap BBM, peningkatan produksi dan teknologi pengolahan BBM serta upaya efisiensi penggunaan BBM dan diversifikasi energi pada jangka menengah dan panjang. Penggunaan energi terbarukan (renewable energy) dalam konteks diversifikasi energi sangat strategis karena sejalan dengan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dan ramah lingkungan (emisi gas rumah kaca relatif rendah). 
Menurut PPI (2005) Energi biomassa, khususnya kayu bakar, masih merupakan sumber energi dominan bagi masyarakat pedesaan yang pada umumnya berpenghasilan rendah. Diperkirakan 50% penduduk Indonesia menggunakan kayu bakar sebagai sumber energi dengan tingkat konsumsi 1,2 m /orang/tahun.

Wright (2008) berpendapat bahwa : “Biomass energy means energy derived from present-day photosynthesis” yang artinya bahwa sumber energi biomassa berasal dari proses fotosintesis. Lorenzini, Biserni dan Flacco (2010) berpendapat: “ everything that has an organic matrix is a biomass” yang artinya segala sesuatu yang tersusun oleh bahan organik disebutdengan biomassa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa biomassa adalah bahan organik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan maupun hewan. Energi yang tersimpan dalam biomassa berasal dari matahari. Energi matahari diserap oleh matahari dalam proses fotosintesis (Kandi & Winduono, 2009:58). Sumber energi biomassa mempunyai beberapa kelebihan antara lain merupakan sumber energi yang dapat diperbarukan‟ (renewable) sehingga dapat menyediakan sumber energi secara berkesinambungan (suistainable) (Kandi & Winduono, 2009:58).

Solusi
Menurut Pujayanto (2005) bahan bakar fosil dapat tergantikan dengan biomassa. Biomassa merupakan bahan organik yang berasal dari tumbuh - tumbuhan maupun hewan. Contoh biomassa yaitu etanol, bio gas, bio fuel, energi yang berasal dari limbah.

Penutup

Berdasarkan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

a. Cadangan minyak dan produksi minyak dunia terus mengalami penurunan sedangkan komsumsi minyak semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan perekonomian sehingga sejak tahun 2004, Indonesia merupakan net-importer.

b. Penentuan harga jual BBM di Indonesia sangat ditentukan oleh asumsi harga minyak APBN dan asumsi apakah minyak dianggap sebagai penerimaan negara atau bukan.

c. Alasan kenaikan harga BBM di Indonesia antara lain: defisit APBN, kenaikan BBM dilakukan banyak negara, harga BBM rendah mendorong peningkatan konsumsi, disparitas harga mendorong penyelundupan, subsidi BBM banyak dinikmati golongan kaya, realokasi subsidi BBM ke subsidi yang bersifat produktif, dan insentif berkembangnya energi alternatif.

d. Dampak kenaikan BBM terhadap kemiskinan sangat tergantung dari dampak kenaikan BBM terhadap inflasi khususnya inflasi bahan makanan.

Daftar Pustaka

Tampubolon, Agustinus. 2008. Kajian Kebijakan Energi Biomassa Kayu Bakar. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan Vol. 5 No. 1, April 2008 : 29 - 37.
http://www.forda-mof.org/files/3._Agustinus[1].pdf (diunggah pada bulan april 2008).


Senin, 03 Desember 2018

Pencemaran Air

OLEH : IVAN BONTOR B (41618010047)

Abstrak

Pencemaran air adalah masuknya zat polutan kedalam air sehingga merubah komposisi air pada keadaan normal sehingga menimbulkan kerugian. Polutan yang masuk ke air bias berbuntuk zat pada maupun zat cair.

Senin, 12 November 2018

Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur




Abstrak

1.  Democritus (500 SM)
Filsuf dari Yunani ini percaya bahwa semua materi (zat) tersusun dari partikel yang sangat kecil dan tidak dapat dibagi lagi yang disebut dengan atomos (tidak dapat dibagi).

Senin, 05 November 2018

BAHAYA!! PENCEMARAN UDARA DI INDONESIA SUDAH PARAH

OLEH : IVAN BONTOR BANADOTAMA (41618010047)

Abstrak :
Senin (30/7/2018) menurut situs yang sama, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index) Jakarta menyentuh angka 191. Situs ini mengukur Indeks Kualitas Udara di beberapa Kedutaan Besar AS. Pantauan indeks Kualitas Udara dari situs http://aqicn.org Sedangkan menurut AQICN, Indeks Kualitas Udara menyentuh angka 160 pada pukul 15.00 WIB. Bahkan Indeks Kualitas Udara Jakarta sempat menyentuh angka 195 pada pukul 04.00 WIB. Angka ini lebih buruk dari Beijing dan New Delhi yang terkenal sebagai kota dengan tingkat polusi paling tinggi di dunia. Jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Asia Tenggara, kualitas udara Jakarta lebih jelek dari Ho Chi Minh City Hanoi, Bangkok, Kuala Lumpur dan Singapura. Beberapa kota di Indonesia seperti Palembang, Batam, dan Jambi juga masuk ke dalam pantauan AQCN. Dibandingkan Jakarta Indeks Kualitas Udara kota tersebut masih dalam batas aman.

Senin, 15 Oktober 2018

Kesetimbangan Kimia


ABSTRAK
Untuk memahami pengertian kesetimbangan, dapat dilihat dari asal katannya. Kesetimbangan berasal dari kata setimbang. Dalam bahasa Indonesia setimbang dapat diartikan sebagai suatu kedaan dimana dua benda memiliki berat dan kedudukan serta berada dalam posisi yang sama. Sedangkan berdasarkan ilmu kimia kimia setimbang merupakan dua proses memiliki keadaan yang berlawanan arah. Proses tersebut berlangsung secara terus menerus dan bersifat simultan. Namun, pada kesetimbangan tersebut tidak terdapat perubahan yang dapat diamati dan di ukur.
Berdasarkan pengertian diatas maka kesetimbangan kimia dapat diartikan sebagai suatu keadaan reaksi bolak-balik dengan kesamaan laju reaktan dan laju terbentuknya produk serta konsentrasinya tetap. Reaksi tersebut terjadi secara bolak balik (memiliki dua arah yang berbeda) dan berlangsung secara terus menerus.

Polusi udara mengancam negara dan diri kita

Oleh : Ivan Bontor Banadotama (41618010047)



Abstrak

Pencemaran lingkungan merupakan efek dari perubahan yang tidak diinginkan dalam lingkungan, yang secara langsung berpengaruh buruk terhadap kondisi tumbuhan, hewan, dan manusia. Ada banyak pencemaran lingkungan yang terjadi di Indonesia, salah satunya adalah pencemaran udara. Pencemaran udara diartikan sebagai adanya bahan-bahan atau zat-zat asing di dalam udara yang menyebabkan  perubahan susunan (komposisi) udara dari keadaan normalnya. Pencemaran udara terjadi jika komposisi zat –zat yg ada diudara melampaui ambang batas yang ditentukan. Adanya bahan - bahan kimia yang melampaui batas dapat  membahayakan kesehatan manusia, mengganggu kehidupan hewan dan tumbuhan dan terganggunya iklim (cuaca) dengan aktivitas manusia dan kemajuan teknologi   terutama akibat proses pembakaran bahan bakar di industri atau kendaraan bermotor, maka banyak gas-gas yang dihasilkan dan bercampur dengan udara  sebagai zat pencemar. Bahan kimia yang merupakan zat pencemar udara adalah  karbondioksida(CO2), karbonmonoksida (CO), sulfurdioksida (SO2), oksida nitrogen (NO2), senyawa hidrokarbon, dan partikulat logam berat. 

Senin, 08 Oktober 2018

HUKUM TERMODINAMIKA 2



Pada studi kimia selalu timbul pertanyaan mengapa suatu reaksi dapat berlangsung, dan mengapa reaksi lain tidak dapat. Tentu akan baik sekali, bila kita dapat meramalkan apa yang terjadi bila beberapa bahan kimia ketika dicampur. Arah reaksi kimia mempunyai arti yang penting didalam kehidupan manusia. Apakah suatu reaksi menuju kearah yang menguntunkan atau justru arahnya menuju merugikan, misalnya pengkaratan dan sebagainya.

Senin, 01 Oktober 2018

TERMODINAMIKA 1


Oleh : Ivan Bontor Banadotama(41618010047), M. Fadilah(41618010049), Aldian

Abstrak :

Termodinamika merupakan salah satu alat konseptual yang berguna dalam memahami sains. Paradigma utama termodinamika adalah kesemestaan hokum – hukumnya sehingga banyak kesimpulan fisik dapat diedukasi dari beberapa hukum termodinamika. Melalui hukum termodinamika dapat diketahui bahwa suatu proses kimia akan terjadi atau tidak mungkin terjadi pada kondisi tertentu, sehingga dapat menghemat banyak waktu dan biaya.

KIMIA INDUSTRI

Oleh : Ivan Bontor Banadotama (41618010047)
Abstrak :
Pembuatan, penjualan dan penyebaran produk kimia adalah salah satu keunggulan negara maju. Ahli kimia berperan penting dalam pembuatan, pemeriksaan dan penanganan produk kimia. Mereka juga bertanggung jawab dalam pengembangan produk dan ma.najemen umum. Pembuatan kimiawi dasar seperti oksigen, klor, amonia dan asam sulfat menjadi bahan baku industri tekstil, produk pertanian, logam, cat, bubur kertas dan kertas. Kimiawi khusus dibuat dalam jumlah lebih kecil untuk industri seperti farmasi, makanan, pengepakan, deterjen, permen dan minyak wangi. Lebih luas lagi, industri kimia menggunakan hasil dan reaksi kimia yang umum untuk meningkatkannya dalam skala industri.

Senin, 24 September 2018

METANOL SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DARI MINYAK BUMI


Oleh : Ivan Bontor Banadotama (41618010047)

  Abstraksi :

Pada saat ini jumlah kendaraan bermotor di Indonesia sudah sangat banyak sehingga menimbulkan masalah dalam pengadaan bahan bakar, karena sebagian harus dibeli dari luar negeri. Di samping itu juga terdapat kecenderungan dan tekanan internasional untuk menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Penggunaan metanol sebagai bahan bakar alternatif memiliki prospek yang baik bila dapat direalisasikan di Indonesia, karena cukup banyak bahan mentah dan bahan baku yang tersedia di dalam negeri. Namun demikian hingga saat ini penggunaannya belum direkomendasikan oleh banyak pihak, karena masih terdapat keraguan akan dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap kinerja mesin, gas buang yang dihasilkan, kerusakan komponen mesin dan sebagainya. Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai riset untuk mempelajari efek penggunaan methanol ini.

Stoikiometri

Oleh : Ivan Bontor B (41618010047)

Abstrak
Dalam ilmu kimia, stoikiometri (kadang disebut stoikiometri reaksi untuk membedakannya dari stoikiometri komposisi) adalah ilmu yang mempelajari dan menghitung hubungan kuantitatif dari reaktan dan produk dalam reaksi kimia (persamaan kimia). Kata ini berasal dari bahasa Yunani stoikheion (elemen) dan metriā (ukuran). Stoikiometri didasarkan pada hukum-hukum dasar kimia, yaitu hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, dan hukum perbandingan berganda.

Senin, 17 September 2018

Hukum - Hukum Dasar Materi















Nama  : Ivan Bontor B
              Muhamad Fadilah
Oleh    : Kelompok 6




1.      Hukum Konservasi Massa
Hukum konservasi massa atau dikenal juga sebagai Hukum Lavoisier adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut (dalam sistem tertutup Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama). Pernyataan yang umum digunakan untuk menyatakan hukum konservasi massa adalah massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses kimiawi di dalam suatu sistem tertutup, massa dari reaktan harus sama dengan massa produk.

Rabu, 12 September 2018

Pencemaran Air



Oleh : Ivan Banadotama
(@J18-Ivan @ProyekJ01 )









1.    Abstrak
Dalam PP No. 20/1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air, pencemaran air didefinisikan sebagai : “pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiaan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya” (Pasal 1, angka 2). Definisi pencemaran air tersebut dapat diuraikan sesuai makna pokoknya menjadi 3 (tga) aspek, yaitu aspek kejadian, aspek penyebab atau pelaku dan aspek akibat (Setiawan, 2001). Aspek kejadian yaitu berupa masuknya mahluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas air tercemar. Masukan tersebut sering disebut dengan istilah unsur pencemar, yang pada prakteknya masukan tersebut berupa buangan yang bersifat rutin, misalnya buangan limbah cair. Aspek penyebab atau pelaku dapat disebabkan oleh alam dan ulah manusia. Aspek akibat yaitu mahluk hidup.

Kata Kunci :  Pencemaran Air

2.    Identifikasi
Untuk mengedintifikasi pencemaran air sehingga kualitasnya diketahui dapat dilakukan melalui dua cara. Cara pertama yaitu dengan mengambil sampel air, kemudian mengukur konsentrasi bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Jika konsentrasi bahan kimia berbahaya teridentifikasi dan melampaui standar baku air untuk keperluan tertentu, maka air dapat dinyatakan tercemar. Sedangkan cara kedua ialah dengan menganalisis kondisi kehidupan satwa seperti ikan, serangga, dan hewan invertebrata yang habitatnya di sekitar perairan. Jika kondisi kehidupan satwa tersebut relatif baik, sehat, dan dapat berkembang biak, maka kualitas air relatif baik. Jika di sekitar badan sungai atau badan perairan lainnya tidak ditemukan kehidupan satwa, dapat diduga kualitas air sudah memburuk (Woodford, 2015).

3.    Penyebab
Limbah kimia
Yaitu penggunaan klorin. Klorin biasanya digunakan dalam bidang pertanian, industri, dan kesehatan. Sebagai contoh yaitu dalam bidang industri, klorin biasanya digunakan sebagai pemutih dan penguat permukaan kertas. Salah satu contohnhya adalah kasus pencemaran lingkungan sungai di Kalamazoo, Michigan (Amerika Serikat) yang diakibatkan oleh pembuangan limbah pabrik kertas yang mengandung PCBs (Poly Chlorinated Biphenyls).
4.    Dampak
1.      Kesehatan manusia akibat meminum air yang terkena pencemaran
2.      Kematian hewan – hewan di sungai akibat pembuangan limbah pabrik
3.      Kerusakan ekosistem di tempat yang terkena pencemaran

5.    Solusi
Dengan teknik bioremediasi. Bioremediasi merupakan penggunaan mikroorganisme yang telah dipilih untuk ditumbuhkan pada polutan tertentu sebagai upaya untuk menurunkan kadar polutan tersebut. Pada saat proses bioremediasi berlangsung, enzim-enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme memodifikasi struktur polutan beracun menjadi tidak kompleks sehingga menjadi metabolit yang tidak beracun dan berbahaya. Sehubungan dengan bioremediasi, Pemerintah Indonesia telah mempunyai payung hukum yang mengatur standar baku kegiatan Bioremediasi dalam mengatasi permasalahan lingkungan akibat kegiatan pertambangan dan perminyakan serta bentuk pencemaran lainnya (logam berat dan pestisida) melalui Kementerian Lingkungan Hidup, Kep Men LH No.128 tahun 2003, tentang tata cara dan persyaratan teknis dan pengelolaan limbah minyak bumi dan tanah terkontaminasi oleh minyak bumi secara biologis (Bioremediasi) yang juga mencantumkan bahwa bioremediasi dilakukan dengan menggunakan mikroba lokal.

Daftar Pustaka :
Hidayat , Atep Afia., dan Kholil, Muhammad. 2017. Kimia Industri dan Teknologi Hijau. Jakarta. Patona Media