Oleh : Aldian Aris Fandani @J19-Aldian
Abstrak :
Tampilkan postingan dengan label @ProyekJ06. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @ProyekJ06. Tampilkan semua postingan
Selasa, 08 Januari 2019
Sabtu, 01 Desember 2018
PENCEMARAN UDARA
Oleh : @J06-Razan
Menurut website Wikipedia.org, pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologidi atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.
Menurut website Wikipedia.org, pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologidi atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.
Sabtu, 17 November 2018
Pencemaran Udara
Abstrak:
Menurut situs Wikipedia, Pencemaran udara adalah
kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer
dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan,
mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.
Kata Kunci: Pencemaran Udara, Para Ahli, Faktor-faktor, Penyebab.
Pencemaran udara dapat menyebabkan kerugian
baik bagi lingkungan dan kesehatan, khususnyabagi manusia. Pencemaran udara tidaklah
terjadi secara tiba-tiba, pastinya ada beberapa faktor yang menyebabkan
terjadinya pencemaran udara.
Kamis, 15 November 2018
pencemaran air
ABSTRAK
Pencemaran air menyebabkan
terganggunya semua spesies mahluk hidup yang ada di planet bumi. Salah satu
sumber pencemaran air adalah deterjen. Detergen merupakan suatu senyawa kimia
yang keberadaannya sangat dekat dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan
deterjen selain untuk mencuci pakaian, juga untuk membersihkan alat-alat
kebutuhan rumah tangga dan industri. Limbah detergen industri laundry ini akan
menyebabkan turunnya kualitas bahan baku mutu perairan. Hal ini mengakibatkan
terjadinya penurunan keanekaragaman biota air salah satunya kematian beberapa
spesies ikan yang berada di ekosistem perairan.
Kata Kunci: Air, Limbah, Detergen, Ekosistem, Ikan
PENDAHULUAN
Pencemaran air menyebabkan
terganggunya semua spesies mahluk hidup yang ada di planet bumi. Sekitar 60%
spesies hewan dan tumbuhan terdapat di permukaan laut atau di dalam air.
Pencemaran air antara lain terjadi karena: Limbah industri yang dibuang ke
sungai atau perarian lainnya, yang menyebabkan ketidak seimbangan dan
menimbulkan kontaminasi bagi organisme di dalam atau di sekitarnya; Penggunaan
bahan kimia pertanian seperti insektisida, herbisida, dan fungisida di sekitar
tanaman juga menimbulkan pencemaran pada system air tanah; selain itu tumpahan
minyak di lepas pantai atau larutan berpotensi menimbulakan kerusakan permanen
pada badan pantai; sumber pencemaran lainya ialah kegiatan sehari hari seperti
mencuci pakaian dan peralatan di sekitar kolam, sungai atau danau. Melalui
aktifitas tersebut deterjen masuk ke system perairan, sebagai dampak sampingnya antara lain penyinaran matahari ke
permukaan air menjadi terhambat, selain itu menyebabkan berkurangnya kadar
oksigen perairan. Pencemaran air bukan hanya merugikan bagi biota perairan,
namun menvemari seluruh rantai pangan, yang lebih jauh lagi akan mengganggu
sediaan pangan untuk manusia. Pencemaran air juga berpotensi menimbulkan wabah
penyakit kolera dan diare, dimana mikroorganisme penyebab penyakit tersebut
tumbuh subur diperairan tercemar.
Salah satu sumber pencemaran air adalah deterjen.
Detergen merupakan suatu senyawa kimia yang keberadaannya sangat dekat dalam
kehidupan sehari-hari. Penggunaan deterjen selain untuk mencuci pakaian, juga
untuk membersihkan alat-alat kebutuhan rumah tangga dan industri. Penggunaan
deterjen per kapita bergerak sejalan dengan pertumbuhan gross domestik product
(GDP) setiap tahun, artinya semakin meningkat pendapatan masyarakat , maka
konsumsi deterjen juga meningkat. Data statistik menunjukkan bahwa tahun 1998,
konsumsi deterjen per kapita menjadi hanya 1,97 kg dibandlngkan 2,46 kg pada
tahun 1997, namun dengan membaiknya daya beli masyarakat konsumsi deterjen
meningkat menjadi 2,11 kg pada 1999, 2,26 kg pada 2001 dan 2,32 kg pada 2002
[21. Menurut hasil studi PT Corinthian Indopharma Corpora (CIC) diperkirakan
konsumsi deterjen per kapita tersebut akan terus tumbuh hingga mencapai 2,44 kg
pada 2004, seiring membaiknya kondisi perekonomian dan pertambahaJ1 penduduk
PERMASALAHAN
Menurut Kirk dan Othmer, 1982 dalam
Yuliani, Rifky Luvia, 2016 detergen merupakan salah satu produk komersial yang
digunakan untuk menghilangkan kotoran pada pencucian pakaian di industri
laundry maupun rumah tangga. Umumnya detergen tersusun atas tiga komponen
yaitu, surfaktan (sebagai bahan dasar detergen) sebesar 20-30%, builders
(senyawa fosfat) sebesar 70-80 %, dan bahan aditif (pemutih dan pewangi) yang
relative sedikit yaitu 2-8%. Surface Active Agent (surfaktan) pada detergen
digunakan untuk proses pembasahan dan pengikat kotoran, sehingga sifat dari
detergen dapat berbeda tergantung jenis surfaktannya. Limbah detergen industri
laundry ini akan menyebabkan turunnya kualitas bahan baku mutu perairan. Hal
ini mengakibatkan terjadinya penurunan keanekaragaman biota air salah satunya
kematian beberapa spesies ikan yang berada di ekosistem perairan.
PEMBAHASAN
Limbah deterjen merupakan salah satu limbah yang
banyak mencemari badan perairan dan sumber utama dari limbah deterjen ini
berasal dari aktivitas rumah tangga. Hal ini dikarenakan peran deterjen dalam
kegiatan rumah tangga sangat beragam, selain digunakan untuk mencuci pakaian,
deterjen juga digunakan untuk mencuci peralatan rumah tangga. Limbah atau sisa
pemakaian deterjen yang masuk ke lingkungan perairan akan mempengaruhi kualitas
perairan dan akan berpengaruh terhadap keadaan ekosistem di perairan tersebut
(Sa’adah, 2009). Pencemaran air oleh deterjen diakibatkan dari bahan utama
penyusun deterjen tersebut yaitu Natrium Dodecyl Benzen Sulfonat (NaDBS) dan
Sodium Tripolyphospat (STPP) dimana kedua bahan tersebut sulit untuk
didegradasi secara alamiah (Sumarno dkk., 1996).
Pengaruh
negatif detergen terhadap kondisi fisik dan kimia perairan yang teraliri limbah
dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa pengaruh limbah
detergen terhadap lingkungan antara lain gangguan terhadap estetika oleh adanya
busa putih di permukaan perairan, penurunan kadar oksigen terlarut perairan,
perubahan sifat fisik dan kimia air serta terjadinya eutrofikasi. Kandungan
fosfat yang tinggi dapat merangsang tumbuhnya gulma air (Bourdeau and Treshow,
1978). Peningkatan gulma air akan menyebabkan peningkatan penguraian fosfat,
dan penghambatan pertukaran oksigen dalam air, sehingga kadar oksigen terlarut
dalam air amat rendah (mikroaerofil) (H. Sitorus, 1997). Semakin tinggi
akumulasi detergen maka semakin rendah pula suplai oksigen terlarut di dalam
air. Hal ini menyebabkan terganggunya proses respirasi pada ikan. Sehingga
dampak yang paling buruk adalah kematian pada ikan. Kematian yang terjadi
dikarenakan berhentinya fungsi kerja organorgan tubuh pada ikan akibat tidak
terpenuhi oksigen pada proses respirasi. Atau kandungan detergen yang toksik tidak
bisa ditolerir oleh tubuh ikan.
Bahan aktif dari deterjen seperti
Alkyl Benzene Sulfonate (ABS) dapat menghancurkan sel, kemudian mengganggu
proses yang penting pada organisme. Insang sebagai organ yang penting memiliki
sifat sensitive yang tinggi terhadap racun di perairan. Kerusakan organ
respirasi ini disebabkan karena terjadinya iritasi pada permukaan insang
sehingga mengganggu proses respirasi. Selain merusak insang, deterjen juga
merusak indra perasa ikan sehingga ikan akan kesulitan dalam mencari makan.
Banyaknya zat pencemar pada air limbah akan menyebabkan menurunnya kadar
oksigen terlarut dalam air tersebut, sehingga akan mengakibatkan kehidupan
dalam air yang membutuhkan oksigen terganggu serta mengurangi perkembangannya.
Selain itu kematian dapat pula disebabkan adanya zat beracun yang juga
menyebabkan kerusakan pada tanaman dan tumbuhan air. Akibat matinya
bakteri-bakteri, maka proses penjernihan air secara alamiah yang seharusnya
terjadi pada air limbah juga terhambat. Dengan demikian air limbah menjadi
sulit terurai. Panas dari industri juga akan membawa dampak bagi kematian
organisme, apabila air limbah tidak didinginkan dahulu.
Pengaruh detergen terhadap lingkungan juga diketahui
dengan melakukan uji biologis, misalnya terhadap ikan dengan melihat mekanisme
fisiologis dari sistem hidup, yang perlu dipertimbangkan sebagai faktor yang
terpengaruhi (Weiss dan Botts, 1957). Rendahnya oksigen terlarut berpengaruh
terhadap fungsi fisioligis ikan salah satunya pada organ metabolisme tubuh.
Fungsi fisiologi pada organ metabolisme ini dapat diukur dengan perhitungan
indeks fisiologi pada organ hati dan gonad. Penurunan fungsi organ ini
merupakan salah satu gangguan metabolisme tubuh. Oleh karena itu, penurunan
fungsi organ tersebut dapat dijadikan parameter biologis mengenai pengaruh
detergen terhadap pertumbuhan, perkembangan, dan nilai indeks fisiologi pada
ikan. Menurut Tugiyono (2009) dalam Sopiah (2008) analisis biomarker sebagai
respon secara biologi terhadap pencemaran lingkungan yang memberikan besarnya
paparan dan pengaruh toksik bahan pencemar, yaitu dengan menghitung indeks
fisiologinya. Penentuan indeks fisiologi ini meliputi Condition Factor (CF),
Liver Somatic Index (LSI), dan Gonad Somatic Index (GSI) merupakan bentuk
analisis biomarker yang menjadi indikator kesehatan pada ikan akibat adanya
tekanan perubahan lingkungan (D. Webb, 2001).
Kesimpulan
Limbah detergen sangat
berbahaya terhadap ekosistem dalam air, pertumbuhan mahluk hidup di dalam air
menjadi terganggu. Dengan adanya limbah detergen dapat menghambat masuknya
sinar matahari pada permukaan air dan berkurangnya kadar oksigen dalam air yang
mengakibatkan kerusakan ekosistem dalam air, salah satunya ikan. Analisis biomarker dapatyang
indikator kesehatan pada ikan akibat adanya tekanan perubahan lingkungan dan
dapat menjadikan parameter kerusakan yang diakibatkan oleh pencemran
lingkungan.
Daftar Pustaka
N.R. Sa’adah
dan P. Winarti., 2009, Pengolahan Limbah Cair Domestik Menggunakan Lumpur Aktif
Proses Anaerob. Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Semarang, [Online] Available: http://eprints.undip.ac.id/11591/
2/laporan_penlit_Puji_Rahmi.pdf.
Sopiah,
Nida, 2008, Pengelolaan Limbah Deterjen Sebagai Upaya Minimalisasi Polutan di
Badan Air dalam Rangka Pembangunan Berkelanjutan, Jurnal LIPI.
Sumarno, I.
Sumantri, dan A. Nugroho., 1996, Penurunan kadar detergen dalam limbah cair
dengan pengendapan secara kimiawi, Majalah Penelitian Lembaga Penelitian, 8
(30) : 25-35
Yuliani,
Rifky Luvia. 2016. Effect of Waste Laundry Detergent Industry Against Mortality
and Physiology Index of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus). Jurnal Sainmatika, Volume 3 Nomor 2
pencemaran udara
oleh :@J21-Gusti @ProyekJ06
1. Reboisasi
Reboisasi atau penanaman pohon kembali setelah digunakan wajib digalakkan. Pohon (tumbuhan) mampu mengurangi emisi senyawa karbon di udara. Tumbuhan membutuhkan karbondioksida sebagai bahan pembentukan glukosa, zat makanan yang amat penting dalam rantai makanan di bumi dan menghasilkan oksigen (senyawa penting untuk pernapasan). Ilegal logging yang terjadi serta pembalakan hutan atau konversi hutan menjadi lahan non produkrif tentu akan meningkatkan polusi udara karena emisi karbon tidak diolah oleh tumbuhan. Oleh karena itu, jika ingin udara kembali bersih maka tanamlah pohon dengan demikian udara di sekitar akan terasa sejuk (udara bersih).
2.
Pengurangan Penggunaan CFC
Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan dampak CFC yang dapat menipiskan lapisan ozon. Pengurangan CFC melalui pengurangan penggunaan pendingin tentu menjadi pilihan bijak agar generasi selanjutnya dapat tetap menikmati udara yang sehat. Demi anak cucu kita, kita bertanggung jawab atas kelangsungan hidup mereka.
3.
Menggunakan Transportasi Umum
Emisi karbon meningkat sebanding dengan meningkatnya kendaraan. Pasar industri otomotif menunjukkan kurva yang terus naik. Ini artinya penggunaan bahan bakar semakin meningkat, hasil pembakaran bahan bakar ini menghasilkan senyawa karbon (karbondioksida, karbomonoksida) atau bahkan logam- logam seperti timbal (asap hitam) yang sangat berbahaya. Penggunaan kendaraan umum tentu akan mengurangi hal – hal tersebut. Dengan demikian udara akan lebih sedikit baik.
4.
Menggunakan Bahan Bakar yang Ramah Lingkungan
Oke, jika pada poin nomor tiga sulit dilakukan, maka gunakanlah bahan bakar yang ramah lingkungan seperti bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan atau mesin industri. Perlu perhatian dari pemerintah memang untuk masalah bioetanol ini, krena memang produknya dipasaran dapat dikatakan belum ada. Penggunanan bahan bakar jenis pertamax menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dan lebih ramah lingkungan bagi udara dibanding premium.
Penggunaan tenaga surya untuk suatu industri merupakan salah satu pilihan yang bijak bagi industri untuk energi yang terbarukan, serta ramah lingkungan. Sudah lama memang diketahui bahwa tenaga surya dapat menghasilkan energi yang dapat digunakan untuk menghidupkan mesin- mesin industri. Namun memang masih kurang mendapat perhatian, mungkin dengan diterbitkan suatu peraturan yang mengikat akan sedikit memaksa para pelaku industri untuk menggunakan alternatif ini. (ini penting untuk kehidupan kita, dan anak cucu kita tetap sehat).
5.
Memanfaatkan Biogas Sebagai Bahan Bakar
Beberapa organisme dapat mengasilkan metana yang dapat mecemari udara kita. Dan penelitian menunjukkan bahwa gas metana dapat dijadikan sebagai bahan bakar gas, oleh karena itu metana dikenal dengan biogas. Gas metana terdapat pada kotoran hewan ternak seperti sapi. Dari kotoran ini dapat diolah sebagai bahan bakar yang digunakan untuk memasak. Tentu ini pilihan yang sangat bijak, mengingat harga gas terus merangkak naik seiring dengann kenaikan harga barang pokok, dengan menggunakan biogas selain megurangi pencemaran tentu akan mengurangi anggaran belanja rumah tangga. Sehingga perlu sedikit perhatian pemerintah untuk mengamati peluang ini.
Pencemaran udara adalah adanya satu substansi atau lebih
baik kimia, biologi ataupun kimia di atmosfer pada jumlah yang mampu memberikan
dampak negatif dan berbahaya untuk kesehatan manusia, tumbuhan dan hewan serta
merusak properti atau mengganggu kenyamanan. Pencemaran udara bisa ditimbulkan
dari kegiatan manusia ataupun sumber alami. Untuk lebih jelasnya, berikut ini
adalah informasi mengenai penyebab dan dampak dari adanya polusi di udara.
Hal ini tentu saja sangat
berbahaya untuk paru-paru Anda karena menghirup udara yang kotor. Gambar
pencemaran udara di bumi saat ini memang sangat mengkhawatirkan. Saking
mencemaskannya, ada beberapa negara di dunia yang bahkan menjual belikan udara
bersih
Penyebab
Pencemaran Udara :
1.Kegiatan Industri
Di zaman modern saat ini, industri sudah menjelma menjadi icon yang erat kaitannya dengan kehidupan manusia. Ada banyak sekali industri di dunia yang berperan dalam mencemari atmosfer mulai dari industri obat-obatan, makanan, pakaian, peralatan rumah tangga dan lain sebagainya. Meskipun industri dapat meningkatkan nilai ekonomi suatu negara, faktanya masih banyak industri yang memiliki cerobong asap pabrik. Asap itulah yang memberikan efek sangat buruk terhadap udara. Zat-zat berbahaya yang dipakai selama proses industri akan naik ke udara dan merusaknya.
Di zaman modern saat ini, industri sudah menjelma menjadi icon yang erat kaitannya dengan kehidupan manusia. Ada banyak sekali industri di dunia yang berperan dalam mencemari atmosfer mulai dari industri obat-obatan, makanan, pakaian, peralatan rumah tangga dan lain sebagainya. Meskipun industri dapat meningkatkan nilai ekonomi suatu negara, faktanya masih banyak industri yang memiliki cerobong asap pabrik. Asap itulah yang memberikan efek sangat buruk terhadap udara. Zat-zat berbahaya yang dipakai selama proses industri akan naik ke udara dan merusaknya.
2.Padatnya Lalulintas
Penyebab pencemaran udara selanjutnya adalah kepadatan lalu lintas. Asap kendaraan baik motor ataupun mobil dapat menyebabkan munculnya polusi udara. Hal ini dikarenakan bahan bakar kendaraan yang dapat menghasilkan hidrokarbon akibat pembakaran yang tidak sempurna. Zat inilah yang selama ini mengotori udara.
Penyebab pencemaran udara selanjutnya adalah kepadatan lalu lintas. Asap kendaraan baik motor ataupun mobil dapat menyebabkan munculnya polusi udara. Hal ini dikarenakan bahan bakar kendaraan yang dapat menghasilkan hidrokarbon akibat pembakaran yang tidak sempurna. Zat inilah yang selama ini mengotori udara.
3.Letusan gunung berapi
Udara juga bisa tercemar akibat letusan gunung berapi. Gas-gas yang keluar dari Gunung berapi ketika meletuslah yang menyebabkan udara menjadi kotor atau berpolusi.
Udara juga bisa tercemar akibat letusan gunung berapi. Gas-gas yang keluar dari Gunung berapi ketika meletuslah yang menyebabkan udara menjadi kotor atau berpolusi.
4.Pembangkit listrik
Pencemaran udara juga bisa dikarenakan penggunaan listrik. Perlu diketahui bahwa pembangkit listrik yang masih konvensional memakai gas, minyak dan batu bara untuk pengoperasiannya. Proses pembangkit listrik biasanya menghasilkan pembakaran yang tidak sempurna. Hal inilah yang membuat gas-gas berbahaya dari proses pembangkit listrik tersebut terbuang ke atmosfer dan merusaknya.
Pencemaran udara juga bisa dikarenakan penggunaan listrik. Perlu diketahui bahwa pembangkit listrik yang masih konvensional memakai gas, minyak dan batu bara untuk pengoperasiannya. Proses pembangkit listrik biasanya menghasilkan pembakaran yang tidak sempurna. Hal inilah yang membuat gas-gas berbahaya dari proses pembangkit listrik tersebut terbuang ke atmosfer dan merusaknya.
Dampak
pencemaran udara
1. Gangguan pada Pernapasan
Yang pertama, tentu saja dapat mengganggu kesehatan terutama
pernapasan. Udara kotor mengandung gas karbon dioksida dan gas beracun lainnya
yang sangat berbahaya bagi sistem pernapasan pada manusia.
Udara kotor yang masuk dalam tubuh melalui pernapasan dapat menyebabkan infeksi
saluran pernapasan akut seperti bronkitis dan asma. Jika kita terkena udara
yang tercemar terus-menerus, maka akibatnya sangat fatal sampai ke kanker paru-paru.
2. Mengurangi Jarak Pandang
Asap yang begitu tebal kerap kali mengurangi jarak pandang kita
sehingga segala aktivitas menjadi terganggu. Bahkan saat ini pencemaran udara
di Beijing telah menyebabkan jarak pandang menurun menjadi hanya beberapa puluh
meter saja. Penyebab pencemaran udara disana bukan karena kebakaran hutan,
tetapi karena pabrik industri yang merajalela dan asap kendaraan bermotor yang
kian marak. Aktivitas di bandara juga terganggu akibat berkurangnya jarak
pandang.
3. Gangguan pada Pertumbuhan Anak
Kandungan timbal yang terdapat dalam udara kotor jika masuk ke
saluran pernapasan anak akan sangat berbahaya dampaknya bagi pertumbuhan dan
perkembangan anak tersebut. Timbal dapat mengganggu sel-sel yang sedang tumbuh di tubuh anak. Maka
dari itu, selalu lindungi anak dengan masker jika udara terlihat tercemar.
4. Hujan Asam
Hujan asam terjadi karena awan terkena dampak pencemaran udara
sehingga pH (tingkat keasaman) awal menjadi dibawah 7. Hujan asam dapat merusak
bangunan, membunuh tanaman, dan menurunkan kualitas air.
5. Gangguan pada Sistem Reproduksi
Pencemaran udara juga dapat mengganggu sistem reproduksi pada manusia.
Tidak hanya itu saja, organ tubuh lain juga akan terganggu seperti ginjal dan
jantung.
6. Mengganggu Pertumbuhan Tanaman
Tanaman akan terserang penyakit nekrosis, bintik hitam, klorosis,
dan penyakit lainnya. Padahal sedianya tanaman itu berguna untuk membersihkan
udara.
7. Penyebab Utama Pemanasan Global
Pemanasan global (global warming) mengakibatkan
meningkatnya suhu bumi sehingga air laut naik. Suhu bumi naik akibat lapisan
ozon rusak. Lapisan ozon berguna untuk menjaga suhu bumi supaya tidak terlalu
panas atau tidak terlalu dingin. Lapisan ini rusak karena pencemaran udara
terutama dari zat CFC atau klorofluorkarbon. Zat tersebut biasa terdapat di
lemari es, AC, dan aerosol (spray). Cara untuk mencegahnya adalah dengan
membeli produk tadi yang berlabel Non-CFC
Solusi pencemaran udara
1. Reboisasi
Reboisasi atau penanaman pohon kembali setelah digunakan wajib digalakkan. Pohon (tumbuhan) mampu mengurangi emisi senyawa karbon di udara. Tumbuhan membutuhkan karbondioksida sebagai bahan pembentukan glukosa, zat makanan yang amat penting dalam rantai makanan di bumi dan menghasilkan oksigen (senyawa penting untuk pernapasan). Ilegal logging yang terjadi serta pembalakan hutan atau konversi hutan menjadi lahan non produkrif tentu akan meningkatkan polusi udara karena emisi karbon tidak diolah oleh tumbuhan. Oleh karena itu, jika ingin udara kembali bersih maka tanamlah pohon dengan demikian udara di sekitar akan terasa sejuk (udara bersih).
2.
Pengurangan Penggunaan CFC
Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan dampak CFC yang dapat menipiskan lapisan ozon. Pengurangan CFC melalui pengurangan penggunaan pendingin tentu menjadi pilihan bijak agar generasi selanjutnya dapat tetap menikmati udara yang sehat. Demi anak cucu kita, kita bertanggung jawab atas kelangsungan hidup mereka.
3.
Menggunakan Transportasi Umum
Emisi karbon meningkat sebanding dengan meningkatnya kendaraan. Pasar industri otomotif menunjukkan kurva yang terus naik. Ini artinya penggunaan bahan bakar semakin meningkat, hasil pembakaran bahan bakar ini menghasilkan senyawa karbon (karbondioksida, karbomonoksida) atau bahkan logam- logam seperti timbal (asap hitam) yang sangat berbahaya. Penggunaan kendaraan umum tentu akan mengurangi hal – hal tersebut. Dengan demikian udara akan lebih sedikit baik.
4.
Menggunakan Bahan Bakar yang Ramah Lingkungan
Oke, jika pada poin nomor tiga sulit dilakukan, maka gunakanlah bahan bakar yang ramah lingkungan seperti bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan atau mesin industri. Perlu perhatian dari pemerintah memang untuk masalah bioetanol ini, krena memang produknya dipasaran dapat dikatakan belum ada. Penggunanan bahan bakar jenis pertamax menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dan lebih ramah lingkungan bagi udara dibanding premium.
Penggunaan tenaga surya untuk suatu industri merupakan salah satu pilihan yang bijak bagi industri untuk energi yang terbarukan, serta ramah lingkungan. Sudah lama memang diketahui bahwa tenaga surya dapat menghasilkan energi yang dapat digunakan untuk menghidupkan mesin- mesin industri. Namun memang masih kurang mendapat perhatian, mungkin dengan diterbitkan suatu peraturan yang mengikat akan sedikit memaksa para pelaku industri untuk menggunakan alternatif ini. (ini penting untuk kehidupan kita, dan anak cucu kita tetap sehat).
5.
Memanfaatkan Biogas Sebagai Bahan Bakar
Beberapa organisme dapat mengasilkan metana yang dapat mecemari udara kita. Dan penelitian menunjukkan bahwa gas metana dapat dijadikan sebagai bahan bakar gas, oleh karena itu metana dikenal dengan biogas. Gas metana terdapat pada kotoran hewan ternak seperti sapi. Dari kotoran ini dapat diolah sebagai bahan bakar yang digunakan untuk memasak. Tentu ini pilihan yang sangat bijak, mengingat harga gas terus merangkak naik seiring dengann kenaikan harga barang pokok, dengan menggunakan biogas selain megurangi pencemaran tentu akan mengurangi anggaran belanja rumah tangga. Sehingga perlu sedikit perhatian pemerintah untuk mengamati peluang ini.
kesimpulan
Pencemaran udara adalah suatu kondisi di mana kualitas udara menjadi rusak
dan terkontaminasi oleh zat-zat, baik yang tidak berbahaya maupun yang
membahayakan kesehatan tubuh manusia. Pencemaran udara biasanya terjadi di
kota-kota besar dan juga daerah padat industri yang menghasilkan gas-gas yang
mengandung zat di atas batas kewajaran.
Pencemaran udara bisa
dikatakan dari kita untuk kita, kita yang menciptakan dan kita juga yang akan
merasakan dampak negativenya seperti yang sudah di jelaskan diatas,oleh karena
itu sudah sepantasnya kita menimbulkan kesadaran akan bahaya pencemaran udara
dengan cara menimbulkan kesadaran menanam pohon setiap hari nya, dengan banyak
nya pohon maka kadar O2 akan semakin banyak dan O2 dapat menetralisir gas racun
diatas.
Daftar pustaka
Wawasan umum. 2017. Pencemaran udara. Dalam http://blogpengertian.com/pencemaran-udara/.
Diunduh pada (15 november 2018).
Sasrawan,
hedi. 2014. 7 dampak pencemaran udara. Dalam
http://hedisasrawan.blogspot.com/2014/10/7-dampak-pencemaran-udara.html.
Diunduh pada (15 november 2018).
Kelasipa.
2015. 5 cara mengatasi pencemaran udara. Dalam https://www.kelasipa.com/2015/04/5-cara-mengatasi-pencemaran-udara.html.
Diunduh pada (15 november 2018).
Nathongga, ghery. 2011. http://gherynatongga.blogspot.com/2012/10/makalah-pencemaran-udara-normal-0-false.html. Rabu, 14 November 2018
Pencemaran Udara :(
@J01-TRIYATNO
Oleh : Triyatno
Oleh : Triyatno
ABSTRAK
Udara merupakan salah satu
komponen terpenting di dunia yang menunjang kehidupan mahluk hidup. Banyak
pengaruh jika keadaan udara terganggu seperti kenyamanan dan keindahan
lingkungan juga terganggu. Udara merupakan campuran gas yang terdapat pada
lapisan yang megelilingi bumi .komposisi campuran gas tersebut tidak terlalu
konstan, komponen konsentrasinya paling bervariasi adalah air dalam bentuk uap
dan karbondioksida.
Pencemaran udara berarti hadirnya
satu atau beberapa kontaminan di dalam udara atmosfir di luar, seperti debu,
gas, kabut, bau-bauan, asap atau debu dalam kuantitas yang banyak dengan
berbagai sifat sehingga dapat menimbulkan gangguan-gangguan terhadap kehidupan
manusia, tumbuhan ataupun hewan.
PENCEMARAN UDARA
Oleh rizky arya patama (@J02-Rizky, @ProyekJ06)
ABSTRAK:
Seiring dengan semakin
meningkatnya populasi manusia dan bertambah banyaknya kebutuhan manusia,
mengakibatkan semakin besar pula terjadinya masalah-masalah pencemaran
lingkungan. Pencemaran lingkungan yang paling mempengaruhi keadaan iklim dunia
adalah pencemaran udara.Pencemaran udara ini menimbulkan
berbagai dampak negatif bagi kehidupan di muka bumi. Semakin menipisnya lapisan
ozon adalah salah satu dampak yang harus diwaspadai karena ini berarti
menyangkut lestarinya keanekaragaman hayati, kelangsungan makhluk hidup di
bumi dan keberadaan bumi itu sendiri.
KATA KUNI:Definisi
pencemaran udara
Pengertian
Menurut peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1986,
"Pencemaran udara adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,
energi dan atau komponen lain ke udara dan atau berubahnya tatanan udara oleh
kegiatan manusia atau oleh proses alam, sehingga kualitas udara turun sampai ke
tingkat tertentu yang menyebabkan udara menjadi kurang atau tidak dapat
berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya."
Penyebab
Pencemaran udara
1. Penyebab Pencemaran Udara Secara Alami
Polusi udara dapat terjadi secara alami melalui
beberapa proses berikut ini:
- Proses pembusukan sampah organik yang mengeluarkan bau busuk ke
udara
- Asap, gas, dan abu vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung berapi
saat meletus
- Kebakaran hutan yang terjadi secara alamiah
- Debu dan gas yang berterbangan ke udara akibat tiupan angin kencang
2. Penyebab Polusi Udara karena Manusia
Pencemara udara juga terjadi karena ulah
manusia. Berikut ini adalah beberapa penyebab pencemaran udara karena faktor
manusia:
- Asap Pabrik; Industri dan pabrik
sekarang ini memproduksi barang dalam jumlah besar. Proses pembakaran di
pabrik tersebut menghasilkan asap beracun yang dilepaskan ke udara.
- Asap Kendaraan Bermotor; Pertumbuhan
pengguna kendaraan bermotor yang sangat ikut menyumbang asap beracun ke
udara dalam jumlah besar. Menurut banyak sumber, penyebab polusi udara
terbesar saat ini adalah dari hasil emisi kendaraan bermotor.
- Pembangkit Listrik; Pembangkit listrik
dengan bahan bakar batu bara menghasilkan partikel oksida sulfur (S02) dan
nitrogen oksida (NO2) yang berbahaya bagi mahluk hidup.
- Bahan Radioaktif; Percobaan
nuklir atau bom atom akan menghasilkan partikel-partikel debu radioaktif
ke udara yang menyebabkan polusi.
Dampak
Pencemaran Udara
1. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Manusia
- Mengakibatkan terjadinya gangguan pernapasan bagi manusia karena
oksigen tercemar oleh senyawa berbahaya.
- Menyebabkan terjadinya masalah pada kulit manusia, misalnya kulit
kusam, keriput, flek hitam, bahkan kanker kulit.
- Menimbulkan berbagai penyakit yang berhubungan dengan pernapasan,
seperti asma, batuk, dan lainnya.
- Polusi udara juga dapat mengakibatkan manusia menjadi mudah stress
dan emosi tak seimbang.
- Membuat pandangan menjadi terganggu akibat asap
2. Dampak Pencemaran Udara Pada Lingkungan
- Memicu terjadinya hujan asam, dimana hujan asam tersebut dapat
merusak tumbuhan-tumbuhan.
- Mengakibatkan terjadinya global
warming. Polusi udara merupakan salah
satu penyebab terjadinya global warming dalam jangka waktu yang lama.
- Pencemaran udara juga dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman
menjadi terganggu. Udara yang kotor membuat tanaman mudah terkena
penyakit, misalnya klorosis, nekrosis, dan bintik hitam.
Solusi untuk Masalah Pencemaran Udara
- Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bersih bebas
polusi.
- Menumbuhkan kesadaran para pengusaha agrobisnis agar menjalankan
bisnisnya dengan baik dan benar.
- Penegakan peraturan perundang-undangan tentang lingkungan.
- Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan
polutan sehingga berkontribusi dalam terjadinya pencemaran lingkungan.
- Untuk pabrik atau industri sebaiknya melakukan penyaringan asap
dengan terlebih dahulu sebelum asap dikeluarkan ke udara bebas agar
mengurangi potensi terjadinya pencemaran lingkungan.
- Mengalirkan gas buangan ke dalam air atau ke dalam larutan pengikat
terlebih dahulu. Atau cara lain dengan menurunkan suhu sebelum gas dibuang
ke udara bebas.
- Menggunakan alat dan bahan yang ramah lingkungan dalam aktifitas
sehari-hari kita.
- Mengurangi jumlah penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan
bahan bakar seefisien mungkin.
- Tidak melakukan pengundulan hutan atau tebang liar dan sebaiknya
melakukan cara
menjaga kelestarian hutan.
- Membudidayakan tanaman hijau di sekitar kita terutama di pinggir
jalan raya, karena tanaman hijau atau pepohonan mampu membantu mengurangi
polusi udara.
- Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.
- Menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita, salah satunya dengan
mengolah limbah rumah tangga dengan sebaik mungkin.
DAFTAR
PUSTAKA:
·
Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia
Lingkungan. Jakarta : Penerbit Andi.(diakses pada 2 november 2018)
·
Maxmanroe,12 november 2018,penyebab dan dampak
pencemaran udara, https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-pencemaran-udara.html, (diakses pada 2 november 2018)
- Kleemann.1994.Energy
use and air pollution in Indonesia.Adershoot.Australia
Senin, 12 November 2018
PENCEMARAN UDARA
Pencemaran
Udara
Abstrak :
Udara adalah faktor
penting dalam kehidupan, namun, di era modern, sejalan dengan perkembangan
pembangunan fisik kota dan pusat industri, serta berkembangnya transportasi,
telah menyebabkan kualitas udara mengalami perubahan. Dari yang mulanya segar,
kini, kering dan kotor akibat dari terjadinya pencemaran udara karena kendaraan
transportasi.
kata kunci : pencemaran udara, udara, transportasi
Dari uraiaan di atas, maka, tampak dengan jelas
beberapa faktor penting yang menyebabkan dominannya pengaruh sektor
transportasi terhadap pencemaran udara perkotaan di Indonesia antara lain:
a. Perkembangan jumlah kendaraan yang cepat
(eksponensial).
b. Tidak seimbangnya prasarana transportasi dengan
jumlah kendaraan yang ada.
c. Pola lalu
lintas perkotaan yang berorientasi memusat, akibat terpusatnya
kegiatan-kegiatan perekonomian dan perkantoran.
d. Masalah turunan akibat pelaksanaan kebijakan
pengembangan kota yang ada, misalnya daerah pemukiman penduduk yang semakin
menjauhi pusat kota.
Simpulan Solusi untuk
mengatasi polusi udara kota, terutama ditujukan pada pembenahan sektor
transportasi dengan tanpa mengabaikan sektor-sektor lain, maka, tidak ada kata
lain kecuali harus mau belajar dari kota-kota besar lain di dunia yang telah
berhasil menurunkan polusi udara dan angka kesakitan serta kematian yang
diakibatkan karenanya. Di antaranya, dengan pembatasan izin bagi angkutan umum
kecil, dengan memperbanyak kendaraan angkutan massal; seperti bus dan kereta
api, diperbanyak. Kemudian, kontrol terhadap jumlah kendaraan pribadi juga
dapat dilakukan seiring dengan perbaikan pada sejumlah angkutan umum.
Selanjutnya, pembatasan usia kendaraan terutama bagi angkutan umum juga perlu
mendapatkan pertimbangan secara khusus, mengingat, semakin tua kendaraan,
apalagi yang kurang terawat, sangat berpotensi besar sebagai penyumbang polutan
udara. Selaras dengan itu, pembangunan MRT, dan Electronic Road Pricing (ERP),
juga mendesak untuk direalisasikan. Di samping itu, pengaturan lalu lintas,
rambu-rambu, dan tindakan tegas terhadap pelanggaran berkendara benar-benar
dapat diwujudkan, begitu juga uji emisi yang dilakukan secara berkala, serta
penanaman pohon berdaun lebar di pinggir jalan, terutama yang lalu lintasnya
padat, dapat juga mengurangi polusi udara.
DAFTAR PUSTAKA
Budiyono, Afif. 2001.
Pencemaran Udara: Dampak Pencemaran Udara pada Lingkungan, Vol. 2. http://jurnal.lapan.go.id/index.php/berita_dirgantara/article/view/687/605(Diakses pada 5 November 2018)
Susanto, Arif. 2014. Pengendalian Polusi Kendaraan
Bermotor Konsep Pendekatan Kesadaran Diri. Dalamhttp://garuda.ristekdikti.go.id/journal/article/137322 . diakses pada (4 November 2018).
Hidayat, Atep Afia dan Kholil, Muhammad. 2018. Kimia
Dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Wahana Resolusi. Yogyakarta.
Langganan:
Postingan (Atom)





