nanoteknologi adalah satu ilmu atau teknologi yang mempelajari obyek yang ukurannya sangat kecil (sepersemiliar meter), kemudian dilakukan manipulasi-manipulasi untuk menghasilkan benda-benda baru yang menjadi karakter khusus seperti yang diinginkan. Sederhananya, nanoteknologi merupakan lompatan teknologi untuk merekayasa benda-benda baru dari benda-benda yang sudah ada.
Keuntungan Nanoteknologi :
1. Lingkungan yang lebih bersih melalui berbagai metode baru pemurnian air dan penghilangan berbagai pengotor dari air tanah dan tanah.
2. Dalam bidang energi, telah didapat solar cell yang lebih efisien, kincir angin yang lebih ringan dan lebih kuat, dan mobil menjadi lebih ringan yang berakibat pada hematnya penggunaan bahan bakar.
3. Di bidang kesehatan, deteksi dan penanganan kanker menjadi jauh lebih baik dan mudah, dan kondisi medis yang lain.
4. Di bidang otomotive, smart tires (ban pintar), Jendela anti-kabut, dan spare parts dari mobil yang lebih kuat merupakan penemuan-penemuan brilliant akibat nanotechnology.
5. Dalam bidang pertahanan, sensor dalam deteksi senjata kimia dan biologi. Selain itu dengan adanya nanotechnology telah tercipta material dengan performa tinggi yang digunakan dalam pertahanan.
6. Dalam keperluan sehari-hari, kain anti-kotor dan peningkatan kualitas peralatan olahraga.
Menurut Dwandaru ada empat pengaplikasian nanoteknologi yaitu
1. Bidang Elektronika
Tujuan utama aplikasi nanoteknologi di bidang elektronika adalah meningkatkan tenaga,
kapasitas, dan kecepatan alat beberapa kali lipat dari yang ada sekarang ini. Pada
prinsipnya, aplikasi ini merupakan aplikasi yang evolusioner, yang hampir menjadi
produk untuk konsumen. Sebagai contoh, untuk komputer, perakitan berbasis
nanoteknologi akan dilakukan secara bottom up.Dengan demikian, hasil yang diharapkan
antara lain, ukuran chips yang 3 sampai 4 kali lebih kecil, daya dengan 2 sampai 3 kali
lebih besar, dan tidak diperlukan start up time (no start up time)
2. Bidang Militer
Nanoteknologi dalam bidang militer terkait dengan aplikasi ilmu-ilmu fisika, kimia, dan
biologi. Salah satu Negara yang sedang mengembangkan nanoteknologi di bidang
militer adalah Amerika Serikat. Militer Amerika Serikat menggunakan peralatan elektronik dalam kesehariannya. Penginderaan di malam hari dan sensor suhu digunakan
oleh tentara, pilot pesawat terbang, dan pesawat terbang tanpa awak.
3. Industri Mobil
Aplikasi nanoteknologi dalam industri automotif terkait dengan berbagai hal antara lain:
(i) pelapisan (coating) pada badan (body) mobil, (ii) aplikasi struktural, (iii) produkproduk di pasaran, dan (iv) aplikasi-aplikasi potensial lainnya.
4. Industri Konveksi
Nanoteknologi dapat diaplikasikan pula pada industri konveksi (kain). Berbagai aplikasi
nanoteknologi dalam industri konveksi antara lain, (i) tahan terhadap tumpahan dan
kotoran, (ii) tahan air, (iii) tahan bau, dan (iv) kemampuan untuk menghantarkan listrik.
5. Nanomaterial anti refleksi
Lapisan berskala nano juga dapat diberikan pada bahan optis seperti kaca atau kacamata
sehingga bahan tersebut kemampuan anti refleksi terhadap cahaya matahari maupun
sinar infra merah
Menurut Widawati
Keistimewaan Nano Teknologi
Keistimewaan sifat nanomaterial adalah bahwa dia mampu melakukan penetrasi
lebih cepat dan sifatnya bisa sangat berbeda dengan sifat yang dimiliki ketika zat tersebut
masih dalam ukuran lebih besar. Sebagai contoh aurum (gold) akan sangat toksik ketika
berukuran nano, tembaga (Cu) memiliki sifat lebih keras dan feromagnetik akan menjadi
superparamagnetik pada ukuran 20 nm. Cara ini bisa diadaptasi untuk zat kimia dari bahan
organik seperti pyretrin yang dihasilkan oleh pyretrium dan banyak disintetis untuk
digunakan sebagai insektisida. Pyretrin dalam ukuran nano diharapkan dapat bersifat lebih
toksik dan melakukan penetrasi lebih optimal pada serangga target meskipun harus dilihat
lagi efek sampingnya pada manusia dan lingkungan seperti kemungkinan terhirup oleh
manusia dan sampai berapa lama dapat teregradasi di alam.
Rochman, Nurul Taufiqu. 2008. Peluang Dan Strategi Pengembangan Nanoteknolgi Di Indonesia. Jurnal riset industri Vol. 2 No. 1Juni 2008 : 56-63. Dalam http://ejournal.kemenperin.go.id/jri/article/view/28/25 (diunduh 18 Desmeber 2018)
Dwandaru, Wipsar Sunu Brams. APLIKASI NANOSAINS DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN: NANOTEKNOLOGI. Dalam https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=nanoteknologi&oq=nanotekno#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3DNbchV9tvB4MJ (diunduh 18 Desember 2018)
Widawati, Firda Yanuar dan Mutiara. PEMANFAATAN NANOTEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN PUPUK DAN PESTISIDA ORGANIK. Dalam https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=2005&sciodt=0%2C5&cites=16692680560047036402&scipsc=&q=aplikasi+nanoteknologi&oq=aplikasi+nano#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3Dn-8-7i6PEysJ (diunduh 18 Desember 2018)
Irawan, Hoerudin dan Bambang Irawan. PROSPEK NANOTEKNOLOGI DALAM MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN. Dalam https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=manfaat+nanoteknologi&oq=manfaat+nanotekon#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3DcsjdhU98FCcJ (diunduh 18 Desember 2018)
Tampilkan postingan dengan label @J16-Tri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @J16-Tri. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 Desember 2018
Senin, 17 Desember 2018
STRUKTUR MOLEKUL DAN IKATAN VALENSI
Teori
Valence Shell Electron Repulsion (VSEPR)
Teori
Tolakan Pasangan Elektron Bebas
·
Pasangan
elektron valensi mempunyai gaya tolak menolak
·
Pasangan
elektron bebas menempati ruang sesuai jenisnya
BK = Bilangan Koordinasi = Jumlah atom
/ substituen yang terikat pada atom pusat
PB = Psgan elektron bebas
Dari BK dan PB atom pusat dpt
diramalkan struktur molekul dng teori VSEPR
TEORI VSEPR
ATURAN : – Atom pusat yg tdk memiliki
PB mempunyai bentuk ideal sesuai dng BK nya
• BK = 2 à
struktur molekul linier
• BK = 3 à
struktur molekul segitiga
• BK = 4 à
struktur molekul tetrahedron
• BK = 5 à
struktur molekul trigonal bipiramid
• BK = 6 à
struktur molekul oktahedron
– Urutan daya tolak psgan elektron :
• PB – PB >
PB – PT > PT – PT
PT = Psgan elektron terikat
– Bila ada PB pada ikatan, sudut
ikatan lebih kecil daripada yang diramalkan pada poin pertama – Urutan daya
tolak psgn elektron terikat :
• Ikatan rangkap 3 >
rangkap 2 > tunggal
– Urutan daya tolak atom atau
substituen :
• Kurang
elektronegatif > lebih elektronegatif
HIBRIDISASI
Adalah penggabungan beberapa orbital dari atom – atom yg berikatan dan ditata
ulang sehingga membentuk orbital baru dengan tingkat energi yg sama
Teori
Orital Melengkung
Semua orbital atom bergabung membentuk
orbital molekul } Orbital molekul
adalah daerah kebolehjadian (probabilitas) menemukan elektron di sekitar inti }
Yang akan dibahas dalam materi hanya molekul dwiatom yg sejenis, seperti F2 ,
O2 , dan H2 } Penggabungan dua atom menghasilkan orbital
baru yg disebut orbital bonding (ikat) dan anti bonding (anti ikat) }
Orbital bonding adalah orbital yg terdapat antara kedua inti yang membuat kedua
atom saling terikat } Orbital anti bonding
adalah orbital yg berada di belakang kedua inti dan saling berjauhan ®
dilambangkan dengan tanda bintang (*)
Teori ikatan valensi merupakan teori
mekanika kuantum pertama yang muncul pada masa awal penelitian ikatan kimia
yang didasarkan pada percobaan W. Heitler dan F. London pada tahun 1927
mengenai pembentukkan ikatan pada molekul hidrogen. Selanjutnya, teori ini
kembali diteliti dan dikembangkan oleh Linus Pauling pada tahun 1931 sehingga
dipublikasikan dalam jurnal ilmiahnya yang berjudul “On the Nature of the
Chemical Bond”. Dalam jurnal ini dikupas hasil kerja Lewis dan teori ikatan
valensi oleh Heitler dan London sehingga menghasilkan teori ikatan valensi yang
lebih sempurna dengan beberapa postulat dasarnya, sebagai berikut:
1. Ikatan valensi terjadi
karena adanya gaya tarik pada elektron-elektron yang tidak berpasangan pada
atom-atom.
2. Elektron - elektron
yang berpasangan memiliki arah spin yang berlawanan.
3. Elektron-elektron yang
telah berpasangan tidak dapat membentuk ikatan lagi dengan elektron-elektron
yang lain.
4. Kombinasi elektron
dalam ikatan hanya dapat diwakili oleh satu persamaan gelombang untuk setiap
atomnya.
5. Elektron-elektron yang
berada pada tingkat energi paling rendah akan membuat pasangan ikatan-ikatan
yang paling kuat.
6. Pada dua orbital dari
sebuah atom, orbital dengan kemampuan bertumpang tindih paling banyaklah yang
akan membentuk ikatan paling kuat dan cenderung berada pada orbital yang terkonsentrasi
itu.
Ikatan valensi
pada molekul Hidrogen
Dalam teori ikatan valensi, yang menjadi titik tekannya yaitu fungsi gelombang elektron-elektron yang berpasangan dibentuk dari tumpang tindih fungsi gelombang pada masing-masing orbital dari atom-atom yang berkontribusi dan saling terpisah.
Dalam teori ikatan valensi, yang menjadi titik tekannya yaitu fungsi gelombang elektron-elektron yang berpasangan dibentuk dari tumpang tindih fungsi gelombang pada masing-masing orbital dari atom-atom yang berkontribusi dan saling terpisah.
Penerapan Teori Ikatan Valensi
A. Penerapan
Teori Ikatan Valensi pada Molekul Diatomik
Teori ikatan valensi mengasumsikan bahwa sebuah ikatan kimia terbentuk ketika dua valensi elektron bekerja dan menjaga dua inti atom bersama. Oleh karena efek penurunan energi sistem, teori ini berlaku dengan baik pada molekul diatomik. Menurut teori ini, elektron-elektron dalam molekul menempati orbital-orbital atom dari masing-masing atom.
Penerapan teori ikatan valensi pada molekul diatomik dapat dilihat pada pembentukan molekul H2 dari atom H seperti yang telah dijabarkan di atas.
B. Penerapan Teori Ikatan Valensi pada Molekul Poliatomik
Teori ikatan valensi dapat juga diterapkan dalam molekul poliatomik beriringan dengan teori hibridisasi molekul[3]. Dalam contoh ini disajikan penerapan teori ikatan valensi untuk menjelaskan mengenai hibridisasi sp3 pada molekul metana (CH4).
Teori ikatan valensi mengasumsikan bahwa sebuah ikatan kimia terbentuk ketika dua valensi elektron bekerja dan menjaga dua inti atom bersama. Oleh karena efek penurunan energi sistem, teori ini berlaku dengan baik pada molekul diatomik. Menurut teori ini, elektron-elektron dalam molekul menempati orbital-orbital atom dari masing-masing atom.
Penerapan teori ikatan valensi pada molekul diatomik dapat dilihat pada pembentukan molekul H2 dari atom H seperti yang telah dijabarkan di atas.
B. Penerapan Teori Ikatan Valensi pada Molekul Poliatomik
Teori ikatan valensi dapat juga diterapkan dalam molekul poliatomik beriringan dengan teori hibridisasi molekul[3]. Dalam contoh ini disajikan penerapan teori ikatan valensi untuk menjelaskan mengenai hibridisasi sp3 pada molekul metana (CH4).
Persamaan Dan
Perbedaan VBT dan MOT
Persamaan
Teori ikatan valensi dan teori orbital
molekul memiliki beberapa konsep dasar yang sama, diantaranya adalah:
·
Keduanya sama-sama melibatkan pembagian elektron-elektron yang ada dalam
sebuah atom ataupun molekul sehingga memiliki paling banyak dua elektron pada
setiap pasangnya.
·
Kedua teori ini menjadikan kombinasi dari elektron-elektron yang ada oleh
inti masing-masing atom atau molekul sebagai konsep pembentukkan ikatan
·
Berdasarkan pada kedua teori ini, energi dari orbital-orbital yang saling
tumpang tindih merupakan bentuk perbandingan dan memiliki kesamaan pada bentuk
simetrinya.
Perbedaan
|
No.
|
Perbedaan
|
VBT
|
MOT
|
|
1.
|
Ikatan
|
Ikatan hanya dibebankan pada
kedua atom, tidak pada molekul
|
Ikatan dibebankan pada kedua
atom dan juga molekul
|
|
2.
|
Tokoh pengusung
|
Pertama kali diusulkan oleh
W. Heitler dan F. London pada tahun 1927
|
Pertama kali diusulkan oleh
F. Hund dan R.S. Mulliken pada tahun 1932
|
|
3.
|
Penerapan
|
Menggunakan konsep
hibridisasi dan resonansi dalam penerapannya
|
Tidak ada ruang bagi
penerapan resonansi dalam teori ini
|
|
4.
|
Hubungan dengan sifat
paramagnetik Oksigen
|
Tidak dapat menjelaskan sifat
paramagnetik pada Oksigen
|
Dapat menjelaskan sifat
paramagnetik pada Oksigen
|
|
5.
|
Pendekatan kuantitatif
|
Pendekatan dalam perhitungan
memiliki langkah yang cukup sederhana
|
Pendekatan dalam perhitungan
cukup rumit dan membutuhkan ketelitian lebih tinggi
|
Daftar Pustaka :
Wikipedia.2018. Teori Ikatan Valensi dan Penerapannya.
Dalam: https://id.wikipedia.org/wiki/Teori_ikatan_valensi_dan_penerapannya
Atkins, P.W., T.L.
Overton, J.P. Rourke, M.T. Weller, and F.A. Armstrong. Inorganic Chemistry,
Fifth Edition. Great Britain: Oxford University Press, 2010.
Gillespie, Ronald J., and
Paul L.A. Popelier. Chemical Bonding and Molecular Geometry, From Lewis to
Electron Densities. New York: Oxford University Press, Inc, 2001.
Label:
@J06-Razan,
@J15-Shasa,
@J16-Tri,
@Kel-J08
WUJUD GAS
Gas adalah wujud materi yang mudah berubah bentuk dan volumenya. Seperti zat cair, gas digambarkan sebagai zalir. Partikel-partikel di dalam gas dengan cepat menyebar mengisi semua ruang yang tersedia. Karena terdapat jarak yang jauh antara partikel-partikel gas, gas bisa dengan mudah dimampatkan untuk mengurangi volumenya.
Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut:
- Letaknya sangat berjauhan.
- Susunannya tidak teratur.
- Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan.
Ciri-Ciri Zat Gas
1.Memiliki bentuk yang berubah-ubah
2.Memiliki volume yang beruba-ubah
3.Pada Susunan partikel zat padat letaknya tidak teratur dan berjauhan
4.Pada Ikatan partikel zat padat sangat lemah
5.Mengikuti bentuk tempatnya
Jenis-Jenis Perubahan Wujud Gas :
1. Mengkristal yaitu perubahan wujud zat dari gas ke padat
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contohnya; kristal.
2. Menyublim yaitu perubahan wujud zat dari padat ke gas
Peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya; kapur barus yang lama-lama habis.
3. Menguap yaitu perubahan wujud zat dari cair ke gas
Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya; uap air.
4. Mengembun yaitu perubahan wujud zat dari gas ke cair.
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contohnya; embun
DAFTAR PUSTAKA
Risnayah, Siti. 2013. Tiga Wujud Materi (Padat, Cair, Gas), (http://sitirisnayah.blogspot.com/2013/06/tiga-wujud-materi-padat-cair-dan-gas.html)
Pandiangan, Jonathan. 2013. Kumpulan Soal Perubahan Wujud Zat. http://berbagainfo12.blogspot.com/2013/04/kumpulan-soal-perubahan-wujud-zat.html
Teknologi Hijau
Abstrak :
Teknologi” lebih bermakna sebagai penerapan pengetahuan untuk tujuan praktis. Sedangkan “teknologi hijau” adalah teknik untuk menghasilkan energi dan/atau produk yang tidak mencemari atau meracuni lingkungan hidup.
Kata kunci : teknologi hijau, sampah, sumber daya
Teknologi hijau merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelestarian atau keberlanjutan kehidupan di planet bumi ini. Kelestarian atau keberlanjutan (sustainabilitas) yang dapat diartikan sebagai perihal pemenuhan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan di masa depan tanpa merusak sumber daya alam, atau pemenuhan kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
Konsep Penerapan Teknologi Hijau
Konsep penerapan teknologi hijau secara umum memiliki beberapa tujuan utama yang memiliki prioritas untuk dapat diterapkan dalam kehidupan manusia, yaitu :
- Keberlangsungan – Upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara terus menerus di masa depan tanpa merusak atau menghabiskan sumber daya alam
- Pendaurulangan sampah – Upaya untuk mengakhiri siklus barang sekali pakai, dengan menciptakan produk yang sepenuhnya dapat diperoleh kembali atau digunakan kembali
- Pengurangan Sumber Sampah – Upaya untuk mengurangi sumber limbah dan polusi dengan mengubah pola produksi dan pola konsumsi.
- Inovasi – Upaya untuk mengembangkan alternatif teknologi yang ramah lingkungan guna memenuhi kebutuhan manusia tanpa merusak lingkungan. Inovasi ini salah satunya adalah penciptaan biomassa yang bisa diubah menjadi ethanol yang merupakan energi alternatif yang dapat diperbarui sebagai pengganti bahan bakar fosil.
- Viabilitas – upaya untuk menciptakan suatu pusat kegiatan ekonomi di seluruh bidang teknologi dan produk yang memberikan keuntungan bagi lingkungan dan menciptakan peluang usaha baru yang benar-benar melindungi planet bumi dari kerusakan.
- Edukasi – Upaya untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya penerapan teknologi hijau guna mendukung terciptanya daya dukung lingkungan yang berkelanjutan.
Bidang-bidang Teknologi Hijau :
1. Renewable Energy
Mengingat keterbatasan sumber energi berbahan baku fosil (minyak, gas dan batubara), maka energi menjadi masalah yang paling mendesak dalam bidang teknologi hijau, termasuk didalamnya pengembangan bahan bakar alternatif atau energi terbarukan yang efisien.
2. Green Building
Bangunan hijau (green building) yaitu, segala sesuatu yang berkaitan dengan pembangunan rumah atau infrastruktur yang ramah lingkungan.
3. Green Chemistry
Hampir seluruh produk untuk keperluan sehari-hari adalah produk kimiawi. Oleh karena itu kimia hijau (green chemistry) mulai mendapat perhatian berbagai negara maju dalam hal penemuan, rancangan dan aplikasi produknya termasuk proses yang dijaga dari penggunaan bahan beracun atau zat yang berbahaya bagi kehidupan
4. Green Nanotechnology
“Green nanoteknologi” adalah penerapan kimia hijau tingkat lanjut dengan prinsip-prinsip rekayasa teknologi yang ramah lingkungan.
Minggu, 16 Desember 2018
Green Industry?
Indonesia masih memerlukan inovasi di sektor industri dalam upaya pengelolaan lingkungan hijau. Pelaku industri dituntut secara aktif dan bijak menggunakan sumber daya dan teknologi ramah lingkungan sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi bagi keberlanjutan usaha.
Industri Hijau merupakan program yang ditujukan untuk industri manufaktur di Indonesia agar lebih berwawasan lingkungan, menjaga kelestarian
lingkungan, efisien dalam penggunaan energi, dan mempunyai sistem manajemen perusahaan
yang baik.
Pengembangan industri hijau di antaranya dengan menggunakan bahan baku dari material yang ramah lingkungan, desain barang yang ramah lingkungan, menerapkan teknologi proses dengan sumber daya yang efisien, pengurangan emisi rumah kaca, dantransportasi yang ramah lingkungan.
Strategi pengembangan Industri Hijau akan dilakukan yaitu:
1. mengembangkan industri yang sudah ada menuju industri hijau
2. membangun industri baru dengan menerapkan prinsip-prinsip industri hijau.
Dalam rangka mencapai sasaran tersebut di atas, maka akan dilakukan beberapa hal sebagai berikut:
1. Penetapan standar industri hijau, meliputi antara lain
2. Pembangunan dan pengembangan lembaga sertifikasi industri hijau yang terakreditasi serta peningkatan kompetensi auditor industri hijau
3. Pemberian fasilitas untuk industri hijau
•Meningkatkan profitabilitas (keuntungan) melalui peningkatan efisiensi sehingga dapat mengurangi biaya operasi, pengurangan biaya pengelolaan limbah dan tambahan pendapatan dari produk hasil samping
•Meningkatkan imageperusahaan
•Meningkatkan kinerja perusahaan
•Mempermudah akses pendanaan
•Flexsibelitas dalam regulasi
•Terbukanya peluang pasar baru
•Menjaga kelestarian fungsi lingkungan
GREEN CHEMISTRY
Abstrak :
Green chemistry atau “kimia hijau” merupakan bidang kimia yang berfokus pada pencegahan polusi. Green chemistry merupakan pendekatan untuk mengatasi masalah lingkungan baik itu dari segi bahan kimia yang dihasilkan, proses ataupun tahapan reaksi yang digunakan. Konsep ini menegaskan tentang suatu metode yang didasarkan pada pengurangan penggunaan dan pembuatan bahan kimia berbahaya baik itu dari sisi perancangan maupun proses.
Kata kunci : kimia hijau, polusi, mencegah polusi
Bahaya bahan kimia yang dimaksudkan dalam konsep green chemistry ini meliputi berbagai ancaman terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, termasuk toksisitas, bahaya fisik, perubahan iklim global, dan penipisan sumber daya alam.
Konsep green chemistry ini juga erat kaitannya dengan energi dan penggunaannya baik itu secara langsung maupun yang tidak langsung seperti penggunaan suatu material dalam hal pembuatan, penyimpanan dan proses penyalurannya. Green chemistry merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk mencegah terjadinya polusi.
Berikut adalah ke-12 prinsip kimia hijau yang diusulkan oleh Anastas dan Warner :
- Mencegah timbulnya limbah dalam proses
- Mendesain produk bahan kimia yang aman
- Mendesain proses sintesis yang aman
- Menggunakan bahan baku yang dapat terbarukan
- Menggunakan bahan baku yang dapat terbarukan
- Menghindari derivatisasi dan modifikasi sementara dalam reaksi kimia
- Memaksimalkan atom ekonomi
- Menggunakan pelarut yang aman
- Meningkatkan efisiensi energi dalam reaksi
- Mendesain bahan kimia yang mudah terdegradasi
- Penggunaan metode analisis secara langsung untuk mengurangi polusi
- Meminimalisasi potensi kecelakaan
Mengacu pada konsep green chemistry, adapun ptoduk kimia yang dianggap ideal ialah memiliki sifat :
Dapat terurai oleh mikroorganisme (biodegradable)
Mampu beradaptasi dan sejalan dengan 3R (Reuse, Recyle, and Reduce)
Sabtu, 01 Desember 2018
Kamis, 22 November 2018
air?
Abstrak :
Air merupakan salah satu aspek terpenting dalam
kehidupan manusia . tanpa air berbagai proses kehidupan tidak dapat
berlangsung. Meskipun air merupakan sumber daya alam yang tidak dapat
diperbarui , pada kenyataannya ketersediaan air tanah tidak bertambah. Di
beberapa daerah diindonesia akses terhadap
air bersih masih menjadi masalah. Sebagian besar air tawar yang
digunakan berasal dari air sungai, danau, waduk dan sumur. Semakin pesatnya
partumbuhan penduduk membutuhkan air dalam jumlah yang banyak juga. Namun
semakin pesatnya laju pertumbuhan penduduk juga menyebabkan pencemaran air yang
tak kunjung selesai.
Kata kunci :
pencemaran air, air, limbah
Bumi mengandung 325 juta kubik mil air, yang
meliputi 71% permukaan bumi. 97% air dibumi adalah air asin. 2.5% berupa air
tawar. 0.77% tersedia untuk pemenuhan kebutuhan manusia.
Beberapa sumber air yaitu, berasal dari atmosphere,
danau dan sungai, bongkahan salju, air tanah, dan air bawah tanah.
Sumber pencemaran air:
Sumber langsung : berasal dr sumber tertentu. Contoh : pabrik, sistem buangan dll
Pencemaran tak langsung : berasal dr penyebaran sumber yang tidak jelas. Contoh : air dan jalanan
Sumber langsung : berasal dr sumber tertentu. Contoh : pabrik, sistem buangan dll
Pencemaran tak langsung : berasal dr penyebaran sumber yang tidak jelas. Contoh : air dan jalanan
Penyebab pencemaran air
1.Limbah Pertanian
Limbah pertanian dapat
mengandung polutan insektisida atau pupuk organik.Insektisida
dapat mematikan biota sungai.Jika biota sungai tidak mati kemudiandimakan hewan
atau manusia, orang
yangmemakannya akan keracunan.
2. Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tangga yang cair merupakan sumber
pencemaran air. Dari limbah rumah tangga cair dapat dijumpai berbagai bahan organik
(misal sisa sayur, ikan, nasi,minyak, lemek, air buangan manusia) yang terbawa
air got/parit, kemudian ikut aliran sungai.Adapula bahan-bahan anorganik
seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut
terbawa arus air. Sampah bertimbun,menyumbat saluran air, dan
mengakibatkan banjir.
3.Limbah
Industri
Adanya sebagian industri yang membuanglimbahnya ke
air. Macam polutan yangdihasilkan tergantung pada jenis industri.Mungkin berupa
polutan organik (berbau busuk), polutan anorganik (berbuaih, berwarna), atau mungkin berupa polutanyang
mengandung asam belerang (berbau busuk), atau berupa suhu (air menjadi panas).
4.
Penangkapan Ikan Menggunakan racun
Beberapa penduduk dan nelayan ada yangmenggunakan tuba
(racun dari tumbuhanatau potas (racun)untuk menangkap ikantangkapan, melainkan
juga semua biota air.Racun tersebut tidak hanya hewan-hewandewasa, tetapi juga
hewan-hewan yang masih kecil.
Dampak dari tercemarnya air :
1.Terganggunya kehidupan organisme airkarena
berkurangnya kandungan oksigen.
2. Terjadinya ledakan populasi ganggangdan tumbuhan
air (eutrofikasi,
3. Pendangkalan Dasar perairan.
4. Punahnya biota air, misalnya ikan, yuyu,udang,
dan serangga air.
5. Munculnya banjir akibat got tersumbatsampah
DAFTAR PUSTAKA
Puspitasari, Dinarjati Eka. Dampak Pencemaran Air.
Dalam https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/viewFile/16254/10800
Sabtu, 17 November 2018
struktur atom dan sistem periodik unsur
Salah satu
konsep ilmiah tertua adalah bahwa semua materi dapat dipecah menjadi zarah
(partikel) terkecil, dimana partikel-partikel itu tidak bisa dibagi lebih
lanjut. A : Tidak, Tomos : memotong. Dinamakan atom karena dianggap tidak dapat
dipecah lagi.
PENEMUAN
PARTIKEL DASAR ATOM
·
Elektron: William
Crookes dengan tabung vakumnya berhasil membuktikan bahwa sinar kehijau-hijauan
dipancarkan oleh kawat negatif (katode).
·
Proton
·
Neutron
PERBANDINGAN
MUATAN DAN MASSA
Partikel sinar
katoda bermuatan negatif dan merupakan partikel dasar suatu benda yang harus
ada pada setiap atom. Pada tahun 1874 Stoney mengusulkan istilah elektron.
Perkembangan Model Atom
1. Teori Atom Dalton Atom
berbentuk bulat seperti bola pejal
2. Teori Atom Thomson
·
Thomson mengilustrasikan atom sebagai
suatu materi berbentuk bola bermuatan positif dan di dalamnya tersebar
elektron-elektron (model roti kismis).
·
Atom bersifat netral, yaitu jumlah
muatan positif dan negatifnya sama. e e e e e Model roti kismis Eksperimen Rutherford
(1910)
·
Kesimpulan : Sebagian besar massa atom terpusatkan dalam
suatu daerah yang disebut INTI ATOM inti atom
bermuatan POSITIF Sebagian besar volume atom adalah ruang kosong
2. Teori Atom Rutherford
·
Atom terdiri dari inti atom yang
bermuatan positif, sedangkan elektron yang bermuatan negatif mengelilingi inti
atom.
·
Atom bersifat netral, yaitu jumlah
muatan positif dan negatifnya sama.
·
Jari-jari inti atom dan jari-jari atom
sudah dapat ditentukan + -
·
Kelemahannya: tidak mampu menjelaskan mengapa
elektron tidak jatuh ke inti atom menurut hukum fisika klasik.
3. Model Atom Bohr
Penjelasan
model atom Bohr:
·
Model atom Bohr digambarkan sebagai
sistem planet tata surya. Setiap bilangan kuantum utama menunjukkan orbit atau
lapisan, dengan inti atom berada pada pusatnya.
·
Model atom Bohr dapat menjelaskan adanya
garis-garis spektrum dan digunakan untuk menentukan jari-jari atom hidrogen.
·
Model atom Bohr tak dapat digunakan
untuk atom-atom selain hidrogen dan tak dapat menjelaskan mengapa energi
terkuantisasi
Isotop
Isotop adalah
bentuk dari unsur yang nukleusnya memiliki nomor atom yang sama,tetapi
jumlah proton di nukleus dengan massa atom yang berbeda karena mereka
memiliki jumlah neutron yang
berbeda.
Isobar dan Isoton
Isobar adalah atom-atom yang memiliki nomor massa yang sama, namun
berbeda nomor atom (unsur berbeda).
Isoton adalah atom-atom yang memiliki jumlah neutron sama, namun berbeda
nomor atom (unsur berbeda).
PERIODE DAN GOLONGAN DALAM SPU MODERN
1). Periode
|
Jadi :
Unsur-unsur yang memiliki 1 kulit (kulit
K saja) terletak pada periode 1 (baris 1), unsur-unsur yang memiliki 2 kulit
(kulit K dan L) terletak pada periode ke-2 dst.
Contoh :
9F
: 2 , 7 periode ke-2
12Mg : 2 , 8 ,
2 periode ke-3
31Ga : 2 , 8 , 18 ,
3 periode ke-4
Catatan :
a) Periode
1, 2 dan 3 disebut periode pendek karena berisi relatif sedikit unsur.
b) Periode
4 dan seterusnya disebut periode panjang.
c) Periode
7 disebut periode belum lengkap karena belum sampai ke golongan VIII A.
d) Untuk
mengetahui nomor periode suatu unsur berdasarkan nomor atomnya, Anda hanya
perlu mengetahui nomor atom unsur yang memulai setiap periode.
2). Golongan
Untuk unsur-unsur golongan
A sesuai dengan letaknya dalam sistem periodik :
|
Unsur-unsur golongan A mempunyai
nama lain yaitu :
Golongan IA
= golongan
Alkali
Golongan IIA =
golongan Alkali Tanah
Golongan IIIA = golongan
Boron
Golongan IVA = golongan
Karbon
Golongan VA =
golongan Nitrogen
Golongan VIA =
golongan Oksigen
Golongan VIIA = golongan Halida /
Halogen
Golongan VIIIA = golongan Gas Mulia
D. SIFAT-SIFAT PERIODIK UNSUR
Meliputi :
1). Jari-Jari Atom
Adalah jarak dari inti atom sampai ke
elektron di kulit terluar. Dalam
satu golongan (dari atas ke bawah), jari-jari atomnya semakin besar. Dalam satu periode (dari
kiri ke kanan), jari-jari atomnya semakin kecil.
2). Energi Ionisasi
Adalah energi
minimum yang diperlukan atom netral dalam bentuk gas untuk melepaskan satu
elektron membentuk ion bermuatan +1.
3). Afinitas Elektron
Adalah energi
yang dilepaskan atau diserap oleh atom netral dalam bentuk gas apabila menerima
sebuah elektron untuk membentuk ion negatif.
4). Keelektronegatifan
Adalah kemampuan
suatu unsur untuk menarik elektron dalam molekul suatu senyawa (dalam
ikatannya).
Diukur dengan menggunakan skala
Pauling yang besarnya antara 0,7(keelektronegatifan Cs)
sampai 4 (keelektronegatifan F).Unsur yang mempunyai harga
keelektronegatifan besar, cenderungmenerima elektron dan
akan membentuk ion negatif.Unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan
kecil, cenderungmelepaskan elektron dan akan membentuk ion
positif.
Dalam satu golongan (dari atas
ke bawah), harga keelektronegatifan semakin kecil.
Dalam satu periode (dari kiri
ke kanan), harga keelektronegatifan semakin besar.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. Sistem Periodik
Unsur. Dalam https://kimiaku.wordpress.com/materi-belajar/struktur-atom-dan-sistem-periodik-unsur/
Sulistyani. -. Dalam: http://staffnew.uny.ac.id/upload/198001032009122001/pendidikan/struktur-atom.pdf
Langganan:
Postingan (Atom)







