.

Tampilkan postingan dengan label @J16-Tri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @J16-Tri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2018

Nanoteknologi

nanoteknologi adalah satu ilmu atau teknologi yang mempelajari obyek yang ukurannya sangat kecil (sepersemiliar meter), kemudian dilakukan manipulasi-manipulasi untuk menghasilkan benda-benda baru yang menjadi karakter khusus seperti yang diinginkan. Sederhananya, nanoteknologi merupakan lompatan teknologi untuk merekayasa benda-benda baru dari benda-benda yang sudah ada.

Keuntungan Nanoteknologi :
1. Lingkungan yang lebih bersih melalui berbagai metode baru pemurnian air dan penghilangan berbagai pengotor dari air tanah dan tanah.
2. Dalam bidang energi, telah didapat solar cell yang lebih efisien, kincir angin yang lebih ringan dan lebih kuat, dan mobil menjadi lebih ringan yang berakibat pada hematnya penggunaan bahan bakar.
3. Di bidang kesehatan, deteksi dan penanganan kanker menjadi jauh lebih baik dan mudah, dan kondisi medis yang lain.
4. Di bidang otomotive, smart tires (ban pintar), Jendela anti-kabut, dan spare parts dari mobil yang lebih kuat merupakan penemuan-penemuan brilliant akibat nanotechnology.
5. Dalam bidang pertahanan, sensor dalam deteksi senjata kimia dan biologi. Selain itu dengan adanya nanotechnology telah tercipta material dengan performa tinggi yang digunakan dalam pertahanan.
6. Dalam keperluan sehari-hari, kain anti-kotor dan peningkatan kualitas peralatan olahraga.

Menurut Dwandaru ada empat pengaplikasian nanoteknologi yaitu
1. Bidang Elektronika
Tujuan utama aplikasi nanoteknologi di bidang elektronika adalah meningkatkan tenaga,
kapasitas, dan kecepatan alat beberapa kali lipat dari yang ada sekarang ini. Pada
prinsipnya, aplikasi ini merupakan aplikasi yang evolusioner, yang hampir menjadi
produk untuk konsumen. Sebagai contoh, untuk komputer, perakitan berbasis
nanoteknologi akan dilakukan secara bottom up.Dengan demikian, hasil yang diharapkan
antara lain, ukuran chips yang 3 sampai 4 kali lebih kecil, daya dengan 2 sampai 3 kali
lebih besar, dan tidak diperlukan start up time (no start up time)

2. Bidang Militer
Nanoteknologi dalam bidang militer terkait dengan aplikasi ilmu-ilmu fisika, kimia, dan
biologi. Salah satu Negara yang sedang mengembangkan nanoteknologi di bidang
militer adalah Amerika Serikat. Militer Amerika Serikat menggunakan peralatan elektronik dalam kesehariannya. Penginderaan di malam hari dan sensor suhu digunakan
oleh tentara, pilot pesawat terbang, dan pesawat terbang tanpa awak.

3. Industri Mobil
Aplikasi nanoteknologi dalam industri automotif terkait dengan berbagai hal antara lain:
(i) pelapisan (coating) pada badan (body) mobil, (ii) aplikasi struktural, (iii) produk￾produk di pasaran, dan (iv) aplikasi-aplikasi potensial lainnya.

4. Industri Konveksi
Nanoteknologi dapat diaplikasikan pula pada industri konveksi (kain). Berbagai aplikasi
nanoteknologi dalam industri konveksi antara lain, (i) tahan terhadap tumpahan dan
kotoran, (ii) tahan air, (iii) tahan bau, dan (iv) kemampuan untuk menghantarkan listrik.

5. Nanomaterial anti refleksi
Lapisan berskala nano juga dapat diberikan pada bahan optis seperti kaca atau kacamata
sehingga bahan tersebut kemampuan anti refleksi terhadap cahaya matahari maupun
sinar infra merah

Menurut Widawati
Keistimewaan Nano Teknologi
Keistimewaan sifat nanomaterial adalah bahwa dia mampu melakukan penetrasi
lebih cepat dan sifatnya bisa sangat berbeda dengan sifat yang dimiliki ketika zat tersebut
masih dalam ukuran lebih besar. Sebagai contoh aurum (gold) akan sangat toksik ketika
berukuran nano, tembaga (Cu) memiliki sifat lebih keras dan feromagnetik akan menjadi
superparamagnetik pada ukuran 20 nm. Cara ini bisa diadaptasi untuk zat kimia dari bahan
organik seperti pyretrin yang dihasilkan oleh pyretrium dan banyak disintetis untuk
digunakan sebagai insektisida. Pyretrin dalam ukuran nano diharapkan dapat bersifat lebih
toksik dan melakukan penetrasi lebih optimal pada serangga target meskipun harus dilihat
lagi efek sampingnya pada manusia dan lingkungan seperti kemungkinan terhirup oleh
manusia dan sampai berapa lama dapat teregradasi di alam.

Rochman, Nurul Taufiqu. 2008. Peluang Dan Strategi Pengembangan Nanoteknolgi Di Indonesia. Jurnal riset industri Vol. 2 No. 1Juni 2008 : 56-63. Dalam http://ejournal.kemenperin.go.id/jri/article/view/28/25 (diunduh 18 Desmeber 2018)

Dwandaru, Wipsar Sunu Brams. APLIKASI NANOSAINS DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN: NANOTEKNOLOGI. Dalam https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=nanoteknologi&oq=nanotekno#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3DNbchV9tvB4MJ (diunduh 18 Desember 2018)


Widawati, Firda Yanuar dan Mutiara. PEMANFAATAN NANOTEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN PUPUK DAN PESTISIDA ORGANIK. Dalam https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=2005&sciodt=0%2C5&cites=16692680560047036402&scipsc=&q=aplikasi+nanoteknologi&oq=aplikasi+nano#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3Dn-8-7i6PEysJ (diunduh 18 Desember 2018)

Irawan, Hoerudin dan Bambang Irawan. PROSPEK NANOTEKNOLOGI DALAM MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN. Dalam https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=manfaat+nanoteknologi&oq=manfaat+nanotekon#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3DcsjdhU98FCcJ (diunduh 18 Desember 2018)




Senin, 17 Desember 2018

STRUKTUR MOLEKUL DAN IKATAN VALENSI


Teori Valence Shell Electron Repulsion (VSEPR)
Teori Tolakan Pasangan Elektron Bebas
·         Pasangan elektron valensi mempunyai gaya tolak menolak
·         Pasangan elektron bebas menempati ruang sesuai jenisnya
BK = Bilangan Koordinasi = Jumlah atom / substituen yang terikat pada atom pusat
PB = Psgan elektron bebas
Dari BK dan PB atom pusat dpt diramalkan struktur molekul dng teori VSEPR
TEORI VSEPR
ATURAN : – Atom pusat yg tdk memiliki PB mempunyai bentuk ideal sesuai dng BK nya
• BK = 2 à struktur molekul linier
• BK = 3 à struktur molekul segitiga
• BK = 4 à struktur molekul tetrahedron
• BK = 5 à struktur molekul trigonal bipiramid
• BK = 6 à struktur molekul oktahedron
– Urutan daya tolak psgan elektron :
• PB – PB > PB – PT > PT – PT
PT = Psgan elektron terikat
– Bila ada PB pada ikatan, sudut ikatan lebih kecil daripada yang diramalkan pada poin pertama – Urutan daya tolak psgn elektron terikat :
• Ikatan rangkap 3 > rangkap 2 > tunggal
– Urutan daya tolak atom atau substituen :
• Kurang elektronegatif > lebih elektronegatif
HIBRIDISASI Adalah penggabungan beberapa orbital dari atom – atom yg berikatan dan ditata ulang sehingga membentuk orbital baru dengan tingkat energi yg sama
Teori Orital Melengkung
Semua orbital atom bergabung membentuk orbital molekul } Orbital molekul adalah daerah kebolehjadian (probabilitas) menemukan elektron di sekitar inti } Yang akan dibahas dalam materi hanya molekul dwiatom yg sejenis, seperti F2 , O2 , dan H2 } Penggabungan dua atom menghasilkan orbital baru yg disebut orbital bonding (ikat) dan anti bonding (anti ikat) } Orbital bonding adalah orbital yg terdapat antara kedua inti yang membuat kedua atom saling terikat } Orbital anti bonding adalah orbital yg berada di belakang kedua inti dan saling berjauhan ® dilambangkan dengan tanda bintang (*)
Teori ikatan valensi merupakan teori mekanika kuantum pertama yang muncul pada masa awal penelitian ikatan kimia yang didasarkan pada percobaan W. Heitler dan F. London pada tahun 1927 mengenai pembentukkan ikatan pada molekul hidrogen. Selanjutnya, teori ini kembali diteliti dan dikembangkan oleh Linus Pauling pada tahun 1931 sehingga dipublikasikan dalam jurnal ilmiahnya yang berjudul “On the Nature of the Chemical Bond”. Dalam jurnal ini dikupas hasil kerja Lewis dan teori ikatan valensi oleh Heitler dan London sehingga menghasilkan teori ikatan valensi yang lebih sempurna dengan beberapa postulat dasarnya, sebagai berikut:
1.   Ikatan valensi terjadi karena adanya gaya tarik pada elektron-elektron yang tidak berpasangan pada atom-atom.
2.   Elektron - elektron yang berpasangan memiliki arah spin yang berlawanan.
3.   Elektron-elektron yang telah berpasangan tidak dapat membentuk ikatan lagi dengan elektron-elektron yang lain.
4.   Kombinasi elektron dalam ikatan hanya dapat diwakili oleh satu persamaan gelombang untuk setiap atomnya.
5.   Elektron-elektron yang berada pada tingkat energi paling rendah akan membuat pasangan ikatan-ikatan yang paling kuat.
6.   Pada dua orbital dari sebuah atom, orbital dengan kemampuan bertumpang tindih paling banyaklah yang akan membentuk ikatan paling kuat dan cenderung berada pada orbital yang terkonsentrasi itu.
Ikatan valensi pada molekul Hidrogen
Dalam teori ikatan valensi, yang menjadi titik tekannya yaitu fungsi gelombang elektron-elektron yang berpasangan dibentuk dari tumpang tindih fungsi gelombang pada masing-masing orbital dari atom-atom yang berkontribusi dan saling terpisah. 
Penerapan Teori Ikatan Valensi
A. Penerapan Teori Ikatan Valensi pada Molekul Diatomik
Teori ikatan valensi mengasumsikan bahwa sebuah ikatan kimia terbentuk ketika dua valensi elektron bekerja dan menjaga dua inti atom bersama. Oleh karena efek penurunan energi sistem, teori ini berlaku dengan baik pada molekul diatomik. Menurut teori ini, elektron-elektron dalam molekul menempati orbital-orbital atom dari masing-masing atom.

Penerapan teori ikatan valensi pada molekul diatomik dapat dilihat pada pembentukan molekul H2 dari atom H seperti yang telah dijabarkan di atas.

B. Penerapan Teori Ikatan Valensi pada Molekul Poliatomik
Teori ikatan valensi dapat juga diterapkan dalam molekul poliatomik beriringan dengan teori hibridisasi molekul[3]. Dalam contoh ini disajikan penerapan teori ikatan valensi untuk menjelaskan mengenai hibridisasi sp3 pada molekul metana (CH4).
Persamaan Dan Perbedaan VBT dan MOT
Persamaan
Teori ikatan valensi dan teori orbital molekul memiliki beberapa konsep dasar yang sama, diantaranya adalah:
·         Keduanya sama-sama melibatkan pembagian elektron-elektron yang ada dalam sebuah atom ataupun molekul sehingga memiliki paling banyak dua elektron pada setiap pasangnya.
·         Kedua teori ini menjadikan kombinasi dari elektron-elektron yang ada oleh inti masing-masing atom atau molekul sebagai konsep pembentukkan ikatan
·         Berdasarkan pada kedua teori ini, energi dari orbital-orbital yang saling tumpang tindih merupakan bentuk perbandingan dan memiliki kesamaan pada bentuk simetrinya.

Perbedaan

No.
Perbedaan
VBT
MOT
1.
Ikatan
Ikatan hanya dibebankan pada kedua atom, tidak pada molekul
Ikatan dibebankan pada kedua atom dan juga molekul
2.
Tokoh pengusung
Pertama kali diusulkan oleh W. Heitler dan F. London pada tahun 1927
Pertama kali diusulkan oleh F. Hund dan R.S. Mulliken pada tahun 1932
3.
Penerapan
Menggunakan konsep hibridisasi dan resonansi dalam penerapannya
Tidak ada ruang bagi penerapan resonansi dalam teori ini
4.
Hubungan dengan sifat paramagnetik Oksigen
Tidak dapat menjelaskan sifat paramagnetik pada Oksigen
Dapat menjelaskan sifat paramagnetik pada Oksigen
5.
Pendekatan kuantitatif
Pendekatan dalam perhitungan memiliki langkah yang cukup sederhana
Pendekatan dalam perhitungan cukup rumit dan membutuhkan ketelitian lebih tinggi

Daftar Pustaka :
Wikipedia.2018. Teori Ikatan Valensi dan Penerapannya. Dalam: https://id.wikipedia.org/wiki/Teori_ikatan_valensi_dan_penerapannya
Atkins, P.W., T.L. Overton, J.P. Rourke, M.T. Weller, and F.A. Armstrong. Inorganic Chemistry, Fifth Edition. Great Britain: Oxford University Press, 2010.
Gillespie, Ronald J., and Paul L.A. Popelier. Chemical Bonding and Molecular Geometry, From Lewis to Electron Densities. New York: Oxford University Press, Inc, 2001.

WUJUD GAS


Gas adalah wujud materi yang mudah berubah bentuk dan volumenya. Seperti zat cair, gas digambarkan sebagai zalir. Partikel-partikel di dalam gas dengan cepat menyebar mengisi semua ruang yang tersedia. Karena terdapat jarak yang jauh antara partikel-partikel gas, gas bisa dengan mudah dimampatkan untuk mengurangi volumenya.

Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut:

  1. Letaknya sangat berjauhan.
  2. Susunannya tidak teratur.
  3. Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari     kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan.

Ciri-Ciri Zat Gas
      1.Memiliki bentuk yang berubah-ubah
      2.Memiliki volume yang beruba-ubah
      3.Pada Susunan partikel zat padat letaknya             tidak teratur dan berjauhan
      4.Pada Ikatan partikel zat padat sangat lemah
      5.Mengikuti bentuk tempatnya

Jenis-Jenis Perubahan Wujud Gas :
1.            Mengkristal yaitu perubahan wujud zat dari gas ke padat
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contohnya; kristal.
2.            Menyublim yaitu perubahan wujud zat dari padat ke gas
Peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya; kapur barus yang lama-lama habis.
3.            Menguap yaitu perubahan wujud zat dari cair ke gas
Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya; uap air.
4.            Mengembun yaitu perubahan wujud zat dari gas ke cair.
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contohnya; embun

DAFTAR PUSTAKA
Risnayah, Siti. 2013. Tiga Wujud Materi (Padat, Cair, Gas), (http://sitirisnayah.blogspot.com/2013/06/tiga-wujud-materi-padat-cair-dan-gas.html)
Pandiangan, Jonathan. 2013. Kumpulan Soal Perubahan Wujud Zat. http://berbagainfo12.blogspot.com/2013/04/kumpulan-soal-perubahan-wujud-zat.html

Teknologi Hijau


Abstrak :
Teknologi” lebih bermakna sebagai penerapan pengetahuan untuk tujuan praktis. Sedangkan “teknologi hijau” adalah teknik untuk menghasilkan energi dan/atau produk yang tidak mencemari atau meracuni lingkungan hidup.

Kata kunci : teknologi hijau, sampah, sumber daya

Teknologi hijau merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelestarian atau keberlanjutan kehidupan di planet bumi ini. Kelestarian atau keberlanjutan (sustainabilitas) yang dapat diartikan sebagai perihal pemenuhan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan di masa depan tanpa merusak sumber daya alam, atau pemenuhan kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Konsep Penerapan Teknologi Hijau
Konsep penerapan teknologi hijau secara umum memiliki beberapa tujuan utama  yang memiliki prioritas untuk dapat diterapkan dalam kehidupan manusia, yaitu :

  1. Keberlangsungan – Upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara terus menerus di masa depan tanpa merusak atau menghabiskan sumber daya alam
  2. Pendaurulangan sampah – Upaya untuk mengakhiri siklus barang sekali pakai, dengan menciptakan produk yang sepenuhnya dapat diperoleh kembali atau digunakan kembali
  3. Pengurangan Sumber Sampah – Upaya untuk mengurangi sumber limbah dan polusi dengan mengubah pola produksi dan pola konsumsi.
  4. Inovasi – Upaya untuk mengembangkan alternatif teknologi yang ramah lingkungan guna memenuhi kebutuhan manusia tanpa merusak lingkungan. Inovasi ini salah satunya adalah penciptaan biomassa yang bisa diubah menjadi ethanol  yang merupakan energi alternatif  yang dapat diperbarui sebagai pengganti bahan bakar fosil.
  5. Viabilitas – upaya untuk menciptakan suatu pusat kegiatan ekonomi di seluruh bidang teknologi dan produk yang memberikan keuntungan bagi lingkungan dan menciptakan peluang usaha baru yang benar-benar melindungi planet bumi dari kerusakan.
  6. Edukasi – Upaya untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya penerapan teknologi hijau guna mendukung terciptanya daya dukung lingkungan yang berkelanjutan.

Bidang-bidang Teknologi Hijau :
1. Renewable Energy
Mengingat keterbatasan sumber energi berbahan baku fosil (minyak, gas dan batubara), maka energi menjadi masalah yang paling mendesak dalam bidang teknologi hijau, termasuk didalamnya pengembangan bahan bakar alternatif atau energi terbarukan yang efisien.
2. Green Building
Bangunan hijau (green building) yaitu, segala sesuatu yang berkaitan dengan pembangunan rumah atau infrastruktur yang ramah lingkungan.
3. Green Chemistry
Hampir seluruh produk untuk keperluan sehari-hari adalah produk kimiawi. Oleh karena itu kimia hijau (green chemistry) mulai mendapat perhatian berbagai negara maju dalam hal penemuan, rancangan dan aplikasi produknya termasuk proses yang dijaga dari penggunaan bahan beracun atau zat yang berbahaya bagi kehidupan
4. Green Nanotechnology
“Green nanoteknologi” adalah penerapan kimia hijau tingkat lanjut dengan prinsip-prinsip rekayasa teknologi yang ramah lingkungan.

Minggu, 16 Desember 2018

Green Industry?


Indonesia masih memerlukan inovasi di sektor industri dalam upaya pengelolaan lingkungan hijau. Pelaku industri dituntut secara aktif dan bijak menggunakan sumber daya dan teknologi ramah lingkungan sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi bagi keberlanjutan usaha.

Industri Hijau merupakan program yang ditujukan untuk industri manufaktur di Indonesia agar lebih berwawasan lingkungan, menjaga kelestarian
lingkungan, efisien dalam penggunaan energi, dan mempunyai sistem manajemen perusahaan
yang baik.

Pengembangan industri hijau di antaranya dengan menggunakan bahan baku dari material yang ramah lingkungan, desain barang yang ramah lingkungan, menerapkan teknologi proses dengan sumber daya yang efisien, pengurangan emisi rumah kaca, dantransportasi yang ramah lingkungan.

Strategi pengembangan Industri Hijau akan dilakukan yaitu:
1. mengembangkan industri yang sudah ada menuju industri hijau
2. membangun industri baru dengan menerapkan prinsip-prinsip industri hijau.

Dalam rangka mencapai sasaran tersebut di atas, maka akan dilakukan beberapa hal sebagai berikut:
1. Penetapan standar industri hijau, meliputi antara lain
2. Pembangunan dan pengembangan lembaga sertifikasi industri hijau yang terakreditasi serta peningkatan kompetensi auditor industri hijau
3. Pemberian fasilitas untuk industri hijau
•Meningkatkan profitabilitas (keuntungan) melalui peningkatan efisiensi sehingga dapat mengurangi biaya operasi, pengurangan biaya pengelolaan limbah dan tambahan pendapatan dari produk hasil samping
•Meningkatkan imageperusahaan
•Meningkatkan kinerja perusahaan
•Mempermudah akses pendanaan
•Flexsibelitas dalam regulasi
•Terbukanya peluang pasar baru
•Menjaga kelestarian fungsi lingkungan


GREEN CHEMISTRY


Abstrak :
Green chemistry atau “kimia hijau” merupakan bidang kimia yang berfokus pada pencegahan polusi. Green chemistry merupakan pendekatan untuk mengatasi masalah lingkungan baik itu dari segi bahan kimia yang dihasilkan, proses ataupun tahapan reaksi yang digunakan. Konsep ini menegaskan tentang suatu metode yang didasarkan pada pengurangan penggunaan dan pembuatan bahan kimia berbahaya baik itu dari sisi perancangan maupun proses.

Kata kunci : kimia hijau, polusi, mencegah polusi

Bahaya bahan kimia yang dimaksudkan dalam konsep green chemistry ini meliputi berbagai ancaman terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, termasuk toksisitas, bahaya fisik, perubahan iklim global, dan penipisan sumber daya alam.

Konsep green chemistry ini juga erat kaitannya dengan energi dan penggunaannya baik itu secara langsung maupun yang tidak langsung seperti penggunaan suatu material dalam hal pembuatan, penyimpanan dan proses penyalurannya. Green chemistry merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk mencegah terjadinya polusi.

Berikut adalah ke-12 prinsip kimia hijau yang diusulkan oleh Anastas dan Warner :

  1. Mencegah timbulnya limbah dalam proses
  2. Mendesain produk bahan kimia yang aman
  3. Mendesain proses sintesis yang aman
  4. Menggunakan bahan baku yang dapat terbarukan
  5. Menggunakan bahan baku yang dapat terbarukan
  6. Menghindari derivatisasi dan modifikasi sementara dalam reaksi kimia
  7. Memaksimalkan atom ekonomi
  8. Menggunakan pelarut yang aman
  9. Meningkatkan efisiensi energi dalam reaksi
  10. Mendesain bahan kimia yang mudah terdegradasi
  11. Penggunaan metode analisis secara langsung untuk mengurangi polusi
  12. Meminimalisasi potensi kecelakaan

Mengacu pada konsep green chemistry, adapun ptoduk kimia yang dianggap ideal ialah memiliki sifat :
Dapat terurai oleh mikroorganisme (biodegradable)
Mampu beradaptasi dan sejalan dengan 3R (Reuse, Recyle, and Reduce)

Sabtu, 01 Desember 2018

IKATAN KIMIA

Oleh : @J06-Razan, @J15-Shasa, @J16-Tri 

Kamis, 22 November 2018

air?



Abstrak           :
Air merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia . tanpa air berbagai proses kehidupan tidak dapat berlangsung. Meskipun air merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui , pada kenyataannya ketersediaan air tanah tidak bertambah. Di beberapa daerah diindonesia akses terhadap  air bersih masih menjadi masalah. Sebagian besar air tawar yang digunakan berasal dari air sungai, danau, waduk dan sumur. Semakin pesatnya partumbuhan penduduk membutuhkan air dalam jumlah yang banyak juga. Namun semakin pesatnya laju pertumbuhan penduduk juga menyebabkan pencemaran air yang tak kunjung selesai.

Kata kunci       : pencemaran air, air, limbah

Bumi mengandung 325 juta kubik mil air, yang meliputi 71% permukaan bumi. 97% air dibumi adalah air asin. 2.5% berupa air tawar. 0.77% tersedia untuk pemenuhan kebutuhan manusia.
Beberapa sumber air yaitu, berasal dari atmosphere, danau dan sungai, bongkahan salju, air tanah, dan air bawah tanah.
Sumber pencemaran air:
Sumber langsung : berasal dr sumber tertentu. Contoh : pabrik, sistem buangan dll
Pencemaran tak langsung : berasal dr penyebaran sumber yang tidak jelas. Contoh : air dan jalanan

Penyebab pencemaran air
1.Limbah Pertanian
Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk organik.Insektisida dapat mematikan biota sungai.Jika biota sungai tidak mati kemudiandimakan hewan atau manusia,            orang yangmemakannya akan keracunan.
2. Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tangga yang cair merupakan sumber pencemaran air. Dari limbah rumah tangga cair dapat dijumpai berbagai bahan organik (misal sisa sayur, ikan, nasi,minyak, lemek, air buangan manusia) yang terbawa air got/parit, kemudian ikut aliran sungai.Adapula bahan-bahan anorganik seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut terbawa arus air. Sampah bertimbun,menyumbat saluran air, dan mengakibatkan banjir. 
 3.Limbah Industri
Adanya sebagian industri yang membuanglimbahnya ke air. Macam polutan yangdihasilkan tergantung pada jenis industri.Mungkin berupa polutan organik (berbau busuk), polutan anorganik (berbuaih, berwarna), atau mungkin berupa polutanyang mengandung asam belerang (berbau busuk), atau berupa suhu (air menjadi panas). 
 4. Penangkapan Ikan Menggunakan racun
Beberapa penduduk dan nelayan ada yangmenggunakan tuba (racun dari tumbuhanatau potas (racun)untuk menangkap ikantangkapan, melainkan juga semua biota air.Racun tersebut tidak hanya hewan-hewandewasa, tetapi juga hewan-hewan yang masih kecil.

Dampak dari tercemarnya air  :
1.Terganggunya kehidupan organisme airkarena berkurangnya kandungan oksigen.
2. Terjadinya ledakan populasi ganggangdan tumbuhan air (eutrofikasi,
3. Pendangkalan Dasar perairan.
4. Punahnya biota air, misalnya ikan, yuyu,udang, dan serangga air.
5. Munculnya banjir akibat got tersumbatsampah

DAFTAR PUSTAKA
Anugrah, Novan. 2018. Pencemaran Air. Dalam https://www.academia.edu/5350480/Jurnal_Pencemaran_Air
Puspitasari, Dinarjati Eka. Dampak Pencemaran Air. Dalam https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/viewFile/16254/10800

Sabtu, 17 November 2018

struktur atom dan sistem periodik unsur



Salah satu konsep ilmiah tertua adalah bahwa semua materi dapat dipecah menjadi zarah (partikel) terkecil, dimana partikel-partikel itu tidak bisa dibagi lebih lanjut. A : Tidak, Tomos : memotong. Dinamakan atom karena dianggap tidak dapat dipecah lagi.
PENEMUAN PARTIKEL DASAR ATOM
·         Elektron: William Crookes dengan tabung vakumnya berhasil membuktikan bahwa sinar kehijau-hijauan dipancarkan oleh kawat negatif (katode).
·         Proton
·         Neutron
PERBANDINGAN MUATAN DAN MASSA
Partikel sinar katoda bermuatan negatif dan merupakan partikel dasar suatu benda yang harus ada pada setiap atom. Pada tahun 1874 Stoney mengusulkan istilah elektron.
Perkembangan Model Atom
1. Teori Atom Dalton Atom berbentuk bulat seperti bola pejal
2. Teori Atom Thomson
·         Thomson mengilustrasikan atom sebagai suatu materi berbentuk bola bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron-elektron (model roti kismis).
·         Atom bersifat netral, yaitu jumlah muatan positif dan negatifnya sama. e e e e e Model roti kismis Eksperimen Rutherford (1910)
·         Kesimpulan :  Sebagian besar massa atom terpusatkan dalam suatu daerah yang disebut INTI ATOM inti atom bermuatan POSITIF Sebagian besar volume atom adalah ruang kosong

2. Teori Atom Rutherford
·         Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif, sedangkan elektron yang bermuatan negatif mengelilingi inti atom.
·         Atom bersifat netral, yaitu jumlah muatan positif dan negatifnya sama.
·         Jari-jari inti atom dan jari-jari atom sudah dapat ditentukan + -
·         Kelemahannya: tidak mampu menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom menurut hukum fisika klasik.
3. Model Atom Bohr
Penjelasan model atom Bohr:
·         Model atom Bohr digambarkan sebagai sistem planet tata surya. Setiap bilangan kuantum utama menunjukkan orbit atau lapisan, dengan inti atom berada pada pusatnya.
·         Model atom Bohr dapat menjelaskan adanya garis-garis spektrum dan digunakan untuk menentukan jari-jari atom hidrogen.
·         Model atom Bohr tak dapat digunakan untuk atom-atom selain hidrogen dan tak dapat menjelaskan mengapa energi terkuantisasi

Isotop
Isotop adalah bentuk dari unsur yang nukleusnya memiliki nomor atom yang sama,tetapi jumlah proton di nukleus dengan massa atom yang berbeda karena mereka memiliki jumlah neutron yang berbeda.

Isobar dan Isoton

Isobar adalah atom-atom yang memiliki nomor massa yang sama, namun berbeda nomor atom (unsur berbeda).
Isoton adalah atom-atom yang memiliki jumlah neutron sama, namun berbeda nomor atom (unsur berbeda).
PERIODE DAN GOLONGAN DALAM SPU MODERN
1).  Periode     
Nomor Periode = Jumlah Kulit Atom
Jadi :
Unsur-unsur yang memiliki 1 kulit (kulit K saja) terletak pada periode 1 (baris 1), unsur-unsur yang memiliki 2 kulit (kulit K dan L) terletak pada periode ke-2 dst.
Contoh :
9F        : 2 , 7 periode ke-2
12Mg    : 2 , 8 , 2 periode ke-3
31Ga     : 2 , 8 , 18 , 3 periode ke-4
Catatan :
a)      Periode 1, 2 dan 3 disebut periode pendek karena berisi relatif sedikit unsur.
b)      Periode 4 dan seterusnya disebut periode panjang.
c)      Periode 7 disebut periode belum lengkap karena belum sampai ke golongan VIII A.
d)      Untuk mengetahui nomor periode suatu unsur berdasarkan nomor atomnya, Anda hanya perlu mengetahui nomor atom unsur yang memulai setiap periode.
2).  Golongan
Untuk unsur-unsur golongan A sesuai dengan letaknya dalam sistem periodik :

Nomor Golongan = Jumlah Elektron Valensi
Unsur-unsur golongan A mempunyai nama lain yaitu :
Golongan IA             = golongan Alkali
Golongan IIA      = golongan Alkali Tanah
Golongan IIIA    = golongan Boron
Golongan IVA    = golongan Karbon
Golongan VA     = golongan Nitrogen
Golongan VIA    = golongan Oksigen
Golongan VIIA   = golongan Halida / Halogen
Golongan VIIIA = golongan Gas Mulia
D. SIFAT-SIFAT PERIODIK UNSUR
Meliputi :
1).  Jari-Jari Atom
Adalah jarak dari inti atom sampai ke elektron di kulit terluar. Dalam satu golongan (dari atas ke bawah), jari-jari atomnya semakin besar. Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), jari-jari atomnya semakin kecil.
2).  Energi Ionisasi
Adalah energi minimum yang diperlukan atom netral dalam bentuk gas untuk melepaskan satu elektron membentuk ion bermuatan +1.
3). Afinitas Elektron
Adalah energi yang dilepaskan atau diserap oleh atom netral dalam bentuk gas apabila menerima sebuah elektron untuk membentuk ion negatif.
4).  Keelektronegatifan
Adalah kemampuan suatu unsur untuk menarik elektron dalam molekul suatu senyawa (dalam ikatannya).
Diukur dengan menggunakan skala Pauling yang besarnya antara 0,7(keelektronegatifan Cs) sampai 4 (keelektronegatifan F).Unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan besar, cenderungmenerima elektron dan akan membentuk ion negatif.Unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan kecil, cenderungmelepaskan elektron dan akan membentuk ion positif.
Dalam satu golongan (dari atas ke bawah), harga keelektronegatifan semakin kecil.
Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), harga keelektronegatifan semakin besar.

DAFTAR PUSTAKA
Susianto, Nirwan. -. Struktur Atom. Dalam: https://www.studiobelajar.com/struktur-atom/
Wikipedia. 2018. Isotop. Dalam: https://id.wikipedia.org/wiki/Isotop