Oleh : Aldian Aris Fandani @J19-Aldian
Abstrak :
Tampilkan postingan dengan label @ProyekJ07. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @ProyekJ07. Tampilkan semua postingan
Selasa, 08 Januari 2019
Senin, 07 Januari 2019
pencemaran air
Oleh : @J21-Gusti, @ProyekJ07
Air merupakan sumber
kehidupan yang utama bagi manusia. Air sangat dibutuhkan manusia dalam semua
aspek kehidupan, mulaidari pertanian, perindustrian dan penggunaan domestik
atau penggunaan rumah tangga. Tapi, pada dewasa ini, kualitas air di bumi sudah
berkurang karena adanya pencemaran air. Yang mayoritas disebabkan oleh ulah
manusia itu sendiri.
Ciri- Ciri Air Tercemar
1.
Berwarna atau tidak jernih
2.
Berbau
3.
Berasa
Faktor- faktor Pencemaran Air
Air yang tercemar disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor penyebab
pencemaran air ini bisa berasal dari manusia maupun dari alam itu sendiri.
Faktor- faktor yang menyebabkan tercemarnya air dibagi menjadi beberapa
kelompok, faktor- faktor tersebut antara lain yaitu:
·
Sampah (Organik maupun
Non Organik)
Faktor pencemaran air yang pertama adalah sampah. Sampah adalah
bahan- bahan yang sudah diambil manfaatnya oleh manusia sehingga tersisa yang
tidak ada manfaatnya. Sampah dibedakan menjadi dua yaitu sampah organik dan non
organik. Sampah organik adalah sampah hijau yang mudah untuk diuraikan,
sementara sampah non organik biasanya berupa sampah plastik yang sulit untuk
diuraikan. Sampah jumlahnya ada banyak sekali di dunia
·
Limbah Industri
Pencemaran air tingkat besar disebabkan oleh limbah perindustrian.
Perusahaan yang mengolah atau memproduksi suatu produk biasanya juga
menghasilkan limbah. limbah cair yang diabuang ke laut atau sungai secara
langsung tanpa mengolahnya terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran air
sungai atau laut sehingga menyebabkan se;luruh sumber air masyarakat menjadi
tercemar. Akibatnya masyarakat akan menuai dampak dari pencemaran tersebut.
Solusi untuk hal ini adalah pengolahan limbah cair atau pengolahan limbah
industri terlebih dahulu sebelum dibuang ke sumber air.
·
Pertambangan
Pertambangan juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan
pencemaran air. Bagaimanapun pengolahan berbagai barang tambang akan berdampak
bagi kualitas air baik secara langsung (ke air) meupun secara tidak langsung
(melalui udara yang kemudian akan turu ke tanah dan juga ke perairan). Salah
satu tambang yang demikian adalah pertambangan batubara.
·
Penggunaan bahan
peledak untuk menangkap ikan
Penggunaan bahan peledak atau pukat harimau untuk menangkap ikan
tidak hanya akan membuat ekosostem terumbu karang atau ekosistem laut menjadi
rusak porak poranda, namun juga akan menyumbangkan pencemaran bagi air laut.
Tidak hanya ikan besar saja yang mati, namun ikan- ikan kecil juga akan ikut
mati. Akibatnya tidak akan banyak ikan yang meneruskan perjalanan rantai
makanan di laut karena banyak ikan yang sudah mati.
Pencemaran
air dapat dapat ditanggulangi, pencemaran air adalah persoalan yang terus
berkelanjutan karena senantiasa terdapat interaksi antara manusia dengan
sumberdaya air. Terdapat tiga strategi untuk menanggulangi pencemaran air, yitu
melalui strategi pendidikan, hukum, dan ekonomi ( Woodford, 2015; Hidayat, 2011
):
1. Pendidikan
Hampir semua orang berperan dalam pengrusakan
ekosistem. Cara berfikir, kebiasaan, sikap dan karakter sebagaian besar manusia
belum bersahabat dengan ekosistem. Melalui penerapan pendidikan lingkungan,
baik secara formal maupun non formal diharapkan cara berfikir, kebiasaan, sikap
dan karakter sebagian besar manusia berubah, menjadi lebih “hijau”, lebih
peduli kepada ekosistemnya.
2. Hukum
Pencemaran air yang terjadi di lautan
yang disebabkan indsutri di sebuah negara, akan berdampak terhadap wilayah
pesisir negara lainnya. Untuk mengatur persoalan lingkungan yang mungkin timbul
lintas negara, maka dibuatlah peraturan mengenai lingkungan yang berlaku
global, mulai di Konvernsi Internasional untuk Pencegahan Pencemaran dari Kapal
( 1978 ), Konvensi PBB tentang Hukum Laut ( 1982), Konvensi Perlindungan
Lingkungan Lau Atlantik ( 1998 ), dan sebagainnya.
3. Ekonomi
Sebagian besar ahli lingkungan sudah
menyetujui bahwa cara terbaik untuk mengatasi pencemaran lingkungan, termaksuk
pencemaran air ialah dengan menerapkan prinsip pencemar membayar. Sebagaimana
contoh kasus kapal tenker Exxon Valdez yang menumpahkan minyak di Teluk
Alaska, maka pemilik perusahaan diwajibkan membayar ganti rugi
sekaligus membersihkan tumpahan minyak disepanjang wilayah yang terkontaminasi.
Lalu begitu pula dalam bidang perdagangan ritel yang ditandai dengan penggunaan
kantong plastik ( kresek ) bersifat gratis dan berlimpah, sehinga barang apa
pun yang dibeli selalu disertai dengan kantong plastik. Plastik – plastik itu sebagian
besar menimbulkan dampak buruk bagi sumberdaya perairan, baik air permukaan
maupun air tanah. Oleh sebab itu perlu ada ketentuan bahwa konsumen harus
membeli kantung plastik, supaya memiliki nilai ekonomi, dan tidak dibuang
sembarangan.
Daftar
pustaka
Hidayat, Atep Afia.
Dan Kholil, Muhammad. 2018. Pencemaran Air. Yogyakarta : Penerbit WR
Priadie, Bambang.
2012. TEKNIK BIOREMEDIASI SEBAGAI ALTERNATIF DALAM UPAYA PENGENDALIAN
PENCEMARAN AIR
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/4094/pdf (diunduh
tanggal 19 November 2018)
Warlina, Lina., 6 Juni 2004,
“ PENCEMARAN AIR: SUMBER, DAMPAK DAN PENANGGULANGANNYA”, [online],
(http://www.rudyct.com/PPS702-ipb/08234/lina_warlina.pdf ,diakses
17 November 2018 )
Senin, 03 Desember 2018
Pencemaran Air ( Save Water, Save Lives)
Dibuat Oleh : Triyatno (@J01-Triyatno)
Abstrak
Air merupakan sumber kehidupan di muka bumi.
Pencemaran terhadap air merupakan suatu hal yang dapat menggangu kehidupan
makhluk hidup yang ada di bumi, baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Sehingga
menyebabkan terjadinya krisis air bersih. Oleh karena itu dibutuhkan strategi
penanggulangan yang tepat guna menghilangkan pencemaran terhadap air agar
terwujudnya ketersediaan air bersih yang dapat digunakan dan layak untuk
dikonsumsi.
Kata
kunci : pencemaran air, krisis air, strategi penaggulangan
Pencemaran air
Abstrak:
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat
penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Pencemaran air di Indonesia saat ini semakin
memprihatinkan.
Dimana kita ketahui bahwa pencemaran air adalah
suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti
danau,sungai,larutan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Hal tersebut
merupakan bagian penting dalam siklus kehidupan manusia.
Dampak dari pencemaran air :
1. Mematikan
ekosistem air
Terdapat makhluk hidup yang berada
didalam air dan beraneka ragam. Pencemaran air yang terjadi akan
mematikan kehidupan makhluk hidup yang berada disana. Banyaknya limbah industri
seperti pabrik, rumah sakit, limbah logam berat membuat sungai yang dulunya
menjadi tempat tinggal ikan menjadi tercemat dan membuat ikan-ikan tersebut
mati. Selain itu populasi fitoplankton yang menjadi dasar utama kehidupan
perairan lama-kelamaan akan punah, ini dapat berakibat buruk bagi ekosistem di
air.
2. Berkurangnya
air bersih untuk dikonsumsi
Air minum atau Air bersih merupakan
kebutuhan primer bagi makhluk hidup untuk dikonsumsi. Tanpa air bersih, makhluk
hidup akan merasa dehidrasi atau kehausan sehingga dapat berdampak
kematian. Berkurangnya air bersih adalah dampak yang ditimbulkan oleh
manusia yang belum memahami dan mengerti akan pentingnya menjaga air terhadap
lingkungan sekitar.
3. Menimbulkan
berbagai macam penyakit
Adapun penyakit yang ditimbulkan
dari pencemaran air tersebut beraneka ragam. Tak jarang karena sulitnya air
bersih yang didapat, banyak orang terpaksa mengkonsumsi air yang telah tercemar
limbah pabrik dan logam berat. Ini akan menimbulkan penyakit dan kerusakan
organ-organ tubuh khususnya organ pencernaan. Walaupun air tersebut telah di
masak dengan baik, tapi tidak mengurangi kandungan yang terdapat pada air
tersebut. Selain itu air digunakan sebagai media untuk mandi dan mencuci. Hal
ini juga akan menimbulkan penyakit kulit akibat menggunakan air yang tercemar
tersebut.
Air yang tercemar disebabkan oleh berbagai faktor.
Faktor penyebab pencemaran air ini bisa berasal dari manusia maupun dari alam
itu sendiri. Faktor- faktor yang menyebabkan tercemarnya air dibagi menjadi
beberapa kelompok, faktor- faktor tersebut antara lain yaitu:
SAMPAH
Faktor pencemaran air yang pertama adalah sampah.
Sampah adalah bahan- bahan yang sudah diambil manfaatnya oleh manusia sehingga
tersisa yang tidak ada manfaatnya. Sampah dibedakan menjadi dua yaitu sampah
organik dan non organik. Sampah organik adalah sampah hijau yang mudah untuk
diuraikan, sementara sampah non organik biasanya berupa sampah plastik yang
sulit untuk diuraikan. Sampah jumlahnya ada banyak sekali di dunia. Setiap hari
manusia memproduksi sampah. Apabila satu rumah dalam satu hari memproduksi satu
keranjang sampah, bisa kita bayangkan sendiri berapa banyak sampah yang
diproduksi manusia di dunia dalam satu hari. Sampah yang mencemari air tidak
hanya sampah- sampah yang dibuang ke saluran air saja, namun juga sampah-
sampah yang dibuang ke tanah, bertumpuk sehingga air dari sampah tersebut akan
meresap ke tanah kemudian mencemari sumber air tanah atau sumber air di daerah
tersebut.
DETERGEN
Penggunaan detergen dan pembuangan limbah detergen
langsung ke dalam air akan menyebabkan banyak sekali permasalahan tanah,
seperti matinya ikan- ikan dan organisme air lainnya.
LIMBAH INDUSTRI
Pencemaran
air tingkat besar disebabkan oleh limbah perindustrian. Perusahaan yang
mengolah atau memproduksi suatu produk biasanya juga menghasilkan limbah.
limbah cair yang dibuang ke laut atau sungai secara langsung tanpa mengolahnya
terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran air sungai atau laut sehingga
menyebabkan seluruh sumber air masyarakat menjadi tercemar.
PERTAMBANGAN
Pertambangan juga merupakan salah satu faktor yang
menyebabkan pencemaran air. Bagaimanapun pengolahan berbagai barang tambang
akan berdampak bagi kualitas air baik secara langsung (ke air) maupun secara
tidak langsung (melalui udara yang kemudian akan turun ke tanah dan juga ke
perairan).
Air merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan
kehidupan manusia. Menurut Kodoatie (2008) “air merupakan sumber kehidupan.
Semua makhluk membutuhkan air. Berikut
ini beberapa tindakan yang dapat kita lakukan oleh masyarakat sebagai Cara mengatasi
pencemaran air , yaitu:
- Gunakan air dengan bijaksana. Kurangi penggunaan air untuk kegiatan yang kurang berguna dan gunakan dalam jumlah yang tepat.
- Kurangi penggunaan detergen. Sebisa mungkin pilihlah detergen yang ramah lingkungan dan dapat terurai di alam secara cepat.
- Kurangi konsumsi obat-obatan kimia berbahaya. Obat-obatan kimia yang berbahaya seperti pestisida, dan obat nyamuk cair merupakan salah satu penyebab rusaknya ekosistem air
- Tidak menggunakan sungai untuk mencuci mobil, truk, dan sepeda motor.
- Tidak menggunakan sungai untuk wahana memandikan hewan ternak dan sebagai tempat kakus/buang air besar.
- Jangan membuang sampah rumah tangga di sungai/danau. Kelola sampah rumah tangga dengan baik dan usahakan menanam pohon di pinggiran sungai/danau.
- Sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar.
.
DAFTAR PUSKATA
https://ilmugeografi.com/bencana-alam/faktor-penyebab-pencemaran-air
Pencemaran Air
OLEH : IVAN BONTOR B (41618010047)
Abstrak
Pencemaran air adalah masuknya zat polutan kedalam air
sehingga merubah komposisi air pada keadaan normal sehingga menimbulkan
kerugian. Polutan yang masuk ke air bias berbuntuk zat pada maupun zat cair.
Sabtu, 01 Desember 2018
PENCEMARAN AIR
Oleh : @J06-Razan
Menurut Website Lennetch.com, Polusi air adalah perubahan kimia, fisik atau biologis dalam kualitas air yang memiliki efek berbahaya pada setiap makhluk hidup yang minum atau menggunakan atau hidup (di) itu.
Menurut Website Lennetch.com, Polusi air adalah perubahan kimia, fisik atau biologis dalam kualitas air yang memiliki efek berbahaya pada setiap makhluk hidup yang minum atau menggunakan atau hidup (di) itu.
Jumat, 30 November 2018
Bahaya pencemaran air
Oleh: (@J10Faishal,@ProyekJ07)
Semakin majunya teknologi maka akan diiringi pula dengan adanya berbagai pencemaran lingkungan salah satunya adalah pencemaran air yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti limbah industri, rumah tangga dan masih banyak lagi faktor penyebabnya. pencemaran ini tergolong sangat bahaya karena air adalah salah satu sumber penghidupan manusia yang sangan penting bagi keberlangsungan hidup manusia maka dari itu kita harus meminimalisir bertambahnya pencemaran air.
APA YANG DIMAKSUD DENGAN PENCEMARAN AIR?
Menurut Wikipedia pencemaran air adalah "suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi"
PENYEBAB PENCEMARAN AIR
Faktor pencemaran air yang pertama adalah sampah. Sampah adalah bahan- bahan yang sudah diambil manfaatnya oleh manusia sehingga tersisa yang tidak ada manfaatnya. Sampah dibedakan menjadi dua yaitu sampah organik dan non organik. Sampah organik adalah sampah hijau yang mudah untuk diuraikan, sementara sampah non organik biasanya berupa sampah plastik yang sulit untuk diuraikan. Sampah jumlahnya ada banyak sekali di dunia. Setiap hari manusia memproduksi sampah. Apabila satu rumah dalam satu hari memproduksi satu keranjang sampah, bisa kita bayangkan sendiri berapa banyak sampah yang diproduksi manusia di dunia dalam satu hari. Sampah yang mencemari air tidak hanya sampah- sampah yang dibuang ke saluran air saja, namun juga sampah- sampah yang dibuang ke tanah, bertumpuk sehingga air dari sampah tersebut akan meresap ke tanah kemudian mencemari sumber air tanah atau sumber air di daerah tersebut.
2.Limbah Industri
Pencemaran air tingkat besar disebabkan oleh limbah perindustrian. Perusahaan yang mengolah atau memproduksi suatu produk biasanya juga menghasilkan limbah. limbah cair yang diabuang ke laut atau sungai secara langsung tanpa mengolahnya terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran air sungai atau laut sehingga menyebabkan se;luruh sumber air masyarakat menjadi tercemar. Akibatnya masyarakat akan menuai dampak dari pencemaran tersebut. Solusi untuk hal ini adalah pengolahan limbah cair atau pengolahan limbah industri terlebih dahulu sebelum dibuang ke sumber air.
3.Pertambangan
Pertambangan juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran air. Bagaimanapun pengolahan berbagai barang tambang akan berdampak bagi kualitas air baik secara langsung (ke air) meupun secara tidak langsung (melalui udara yang kemudian akan turu ke tanah dan juga ke perairan). Salah satu tambang yang demikian adalah pertambangan batubara.
4.Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan
Penggunaan bahan peledak atau pukat harimau untuk menangkap ikan tidak hanya akan membuat ekosostem terumbu karang atau ekosistem laut menjadi rusak porak poranda, namun juga akan menyumbangkan pencemaran bagi air laut. Tidak hanya ikan besar saja yang mati, namun ikan- ikan kecil juga akan ikut mati. Akibatnya tidak akan banyak ikan yang meneruskan perjalanan rantai makanan di laut karena banyak ikan yang sudah mati.
5.Peternakan dan perikanan
Peternakan dan perikanan juga turut menyumbangkan bahan pencemar bagi air. Mengapa? Karena limbah yang dihasilkan dari peternakan seperti kotoran ternak dan sisa makanan ternak apabila langsung dibuang ke air maka air tersebut akan tercemar (khususnya air sungai). Maka dari itulah dibutuhkan sistem pengolahan khusus untuk hal semacam ini.
6.Limbah pertanian
Limbah pertanian juga bisa menyebabkan pencemaran di air. Macam- macam limbah pertanian ini bisa berupa potongan- potongan tanaman hasil pertanian maupun penggunaan pestisida yang berlebihan. Hal ini tentu akan sangat berbahaya bagi masyarakat apabila tidak mengetahui.
7.Tumpahan minyak di laut
Tumpahnya minyak di laut menjadi pencemar yang sangat buruk di laut. Seperti yang kita tahu bahwa kilang minyak kebanyakan berada di laut. Dan ketika minyak tersebut tumpah atau bocor maka yang akan terjadi adalah tercemarnya air laut. Dan hal ini akan menyebabkan banyak ikan menjadi mati.
8.Detergen
Penggunaan detergen dan pembuangan limbah detergen langsung ke dalam air akan menyebabkan banyak sekali permasalahan tanah, seperti matinya ikan- ikan dan organisme air lainnya.
9.Batubara
Pengolahan batubara akan menyebabkan pencemaran air. Asap yang tercemar akan turun ke air dan menyebabkan air ikut tercemar.
10.Perusakan Hutan
Perusakan hutan dan pembuangan katu serta ranting- ranting dan dedaunan akan menyebabkan sumber air menjadi tercemar.
CIRI-CIRI AIR TERCEMAR
1.Adanya Perubahan Suhu,Pada kondisi normal suhu air di bawah suhu lingkungan. Sebagai contohnya, pada daerah yang memiliki suhu lingkungan 28°C, maka suhu air di daerah tersebut berkisar 20°C – 25°C. Pada daerah industri air digunakan sebagai pendingin mesin-mesin pabrik. Air digunakan sebagai pendingin karena air membutuhkan banyak kalor untuk menaikkan suhunya. Setelah digunakan sebagai pendingin mesin, air akan berubah menjadi hangat bahkan panas karena telah menyerap panas dari mesin pabrik. Selain itu, kandungan oksigen dalam air menjadi berkurang selain digunakan sebagai pendingin mesin pabrik air juga digunakan untuk pendingin mesin nuklir. Air yang biasa digunakan untuk pendingin mesin nuklir adalah air laut. Apabila air dengan kondisi panas seperti ini dibuang begitu saja ke sungai atau laut maka air tersebut dapat menyebabkan hewan dan tumbuhan air terganggu bahkan dapat mengalami kematian secara massal. Oleh karena itu, air tersebut harus diolah dahulu sebelum di buang ke sungai atau laut.
2.Adanya Perubahan pH, pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat ke asaman atau kebasaan yang pada suatu larutan. Pada kondisi normal pH air adalah netral, yaitu berkisar 7. Pada kondisi tercemar, pH air berkisar antara 4 – 6 atau 8 –9. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdahulu diketahui bahwa organisme air lebih menyukai pH yang mendekati netral. Dengan demikian, sangatlah mungkin apabila organisme air akan terganggu bahkan ada yang mati apabila pH air mengalami perubahan karena organisme-organisme air tersebutlah yang menyediakan sumber makanan bagi ikan dan tanda bahwa perairan di wilayah tersebut belum tercemar oleh zat yang berbahaya sehingga airnya dapat digunakan oleh manusia tanpa menimbulkan efek samping.
3.Adanya Perubahan Warna, Bau, dan Rasa Air,Air yang bersih atau tidak tercemar adalah air yang bening (tidak berwarna), tidak berbau dan tidak berasa jadi jika ada iklan air mineral yang katanya ada manis-manisnya tersbut patut dipertanyakan kemurnian dan keamanannya. Perubahan pada air, yaitu warna, bau, dan rasa dapat disebabkan oleh polutan (bahan pencemar) yang terlarut pada air tersebut, polutan-polutan tersebut biasanya berasal dari limbah-limbah pertanian, rumah tangga dan industry dan yang paling banyak penymbang polutan adalah limbah rumah tangga. Oleh karena itu, kita tidak boleh membuang sampah di sungai dan selalu menjaga lingkungan .
4.Adanya Endapan atau Bahan Terlarut, Endapan atau bahan terlarut yang ada di sungai dapat berasal dari polutan yang masuk ke sungai. Polutan tersebut dapat berupa insektisida (limbah pertanian), tumpahan minyak, sampah-sampah rumah tangga seperti plastik, air cucian sabun dan detergen serta limbah industri yang berbahaya bagi makhluk hidup, dan lain-lain. Adanya polutan yang masuk ke sungai akan menyebabkan terjadinya perubahan pH, warna, bau, dan rasa air sehingga menyebabkan air tercemar.
5.Adanya Mikroorganisme, Salah satu peranan mikroorganisme adalah menguraikan bahan-bahan pencemar yang bersifat organik. Semakin banyak limbah di suatu perairan, semakin banyak pula mikroorganisme yang ada di perairan tersebut. Dalam menguraikan bahan organik mikroorganime-mikroorganisme tersebut membutuhkan oksigen sebagai sumber tenaga jadi semakin banyak mikroorganisme maka semakin banyak pula oksigen yang digunakan dan akhirnya perairan tersebut oksigennya sangat sedikit yang menyebabkan hewan-hewan air seperti ikan, udang dll mati karena kekurangan oksigen. Di antara organisme-organisme tersebut ada yang mungkin bersifat patogen (membawa penyakit).
AKIBAT PENCEMARAN AIR
- Mematikan Ekosistem Air
Terdapat makhluk hidup yang berada didalam air dan beraneka ragam. Pencemaran air yang terjadi akan mematikan kehidupan makhluk hidup yang berada disana. Banyaknya limbah industri seperti pabrik, rumah sakit, limbah logam berat membuat sungai yang dulunya menjadi tempat tinggal ikan menjadi tercemat dan membuat ikan-ikan tersebut mati. Selain itu populasi fitoplankton yang menjadi dasar utama kehidupan perairan lama-kelamaan akan punah, ini dapat berakibat buruk bagi ekosistem di air.
2. Berkurangnya Air Bersih untuk dikomsumsi
2. Berkurangnya Air Bersih untuk dikomsumsi
Air minum atau Air bersih merupakan kebutuhan primer bagi makhluk hidup untuk dikonsumsi. Tanpa air bersih, makhluk hidup akan merasa dehidrasi atau kehausan sehingga dapat berdampak kematian. Berkurangnya air bersih adalah dampak yang ditimbulkan oleh manusia yang belum memahami dan mengerti akan pentingnya menjaga air terhadap lingkungan sekitar.
3.Menimbulkan Penyakit
Adapun penyakit yang ditimbulkan dari pencemaran air tersebut beraneka ragam. Tak jarang karena sulitnya air bersih yang didapat, banyak orang terpaksa mengkonsumsi air yang telah tercemar limbah pabrik dan logam berat. Ini akan menimbulkan penyakit dan kerusakan organ-organ tubuh khususnya organ pencernaan. Walaupun air tersebut telah di masak dengan baik, tapi tidak mengurangi kandungan yang terdapat pada air tersebut. Selain itu air digunakan sebagai media untuk mandi dan mencuci. Hal ini juga akan menimbulkan penyakit kulit akibat menggunakan air yang tercemar tersebut.
CARA MENANGGULANGI PENCEMARAN AIR
Banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai cara penanggulangan pencemaran air.
- Sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar.
- Tidak membuang sampah ke sungai.
- Mengurangi intensitas limbah rumah tangga.
- Melakukan penyaringan limbah pabrik sehingga limbah yang nantinya bersatu dengan air sungai bukanlah limbah jahat perusak ekosistem.
- Pembuatan sanitasi yang benar dan bersih agar sumber-sumber air bersih lainnya tidak tercemar.
Cara penanggulangan pencemaran air lainnya adalah melakukan penanaman pohon. Pohon selain bisa mencegah longsor, diakui mampu menyerap air dalam jumlah banyak. Itu sebabnya banyak bencana banjir akibat penebangan pohon secara massal. Padahal, pohon merupakan penyerap air paling efektif dan handal.
Bahkan, daerah resapan air pun dijadikan pemukiman dan pusat wisata. Pohon sesungguhnya bisa menjadi sumber air sebab dengan banyaknya pohon, semakin banyak pula sumber-sumber air potensial di bawahnya.
Dalam menyikapi permasalahan pencemaran air ini, Badan Pengelolaan LingkunganHidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat, menetapkan beberapa cara penanggulangan pencemaran air yang bisa diterapkan oleh kita.
Beberapa cara penanggulangan pencemaran air tersebut di antaranya sebagai berikut.
1. Program Pengendalian Pencemaran dan Pengrusakan Lingkungan
- Mengurangi beban pencemaran badan air oleh industri dan domestik.
- Mengurangi beban emisi dari kendaraan bermotor dan industri.
- Mengawasi pemanfaatan B3 dan pembuangan limbah B3.
- Mengembangkan produksi yang lebih bersih (cleaner production) dan EPCM (Environmental Pollution Control Manager).
2. Program Rehabilitasi dan Konservasi SDA dan Lingkungan Hidup
- Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis.
- Menanggulangi kerusakan lahan bekas pertambangan, TPA, dan bencana.
- Meningkatkan konservasi air bawah tanah.
- Rehabilitasi dan konservasi keanekaragaman hayati.
DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia.2018. Pencemaran air. dalam:https://id.wikipedia.org/wiki/Pencemaran_air
Fatma,desty. 2015. faktor penyebab pencemaran air. dalam: https://ilmugeografi.com/bencana-alam/faktor-penyebab-pencemaran-air
Sakti,zein. 2014. Ciri ciri air yang tercemar dalam: https://awalilmu.blogspot.com/2015/10/ciri-ciri-air-yang-tercemar-lengkap.html
Administrator. 2017. Akibat yang terjadi karena pencemaran air dalam: https://www.yukiwaterfilter.com/in/detail-berita-142-akibat-yang-terjadi-karena-pencemaran-air.html
Ahira,anne. 2011. Cara penanggulangan pencemaran air dalam: https://cawanberita.wordpress.com/2011/02/25/cara-penanggulangan-pencemaran-air/
Minggu, 25 November 2018
Jangan Cemari Air Kita !!!
Oleh @J07-Adythia
Berbagai
Masalah Kesehatan Akibat Pencemaran Air di Indonesia
Sungai di
Indonesia darurat pencemaran
Sampah
popok bayi dan pembalut membuat ikan mandul dan berkelamin ganda
Kandungan
timbal dalam air berisiko anak mengidap keterbelakangan mental
Pencemaran Air
Air
merupakan salah satu sumber kehidupan. Air juga memiliki fungsi yang sangat
vital dalam kehidupan. Hal ini dikarenakan hampir seluruh penyusun tubuh
manusia adalah air. Selain itu, air digunakan untuk kebutuhan sehari – hari seperti
untuk mandi, mencuci baju dan peralatan masak serta untuk pengairan dan lain –
lain.
Manfaat air bagi kehidupan antara
lain adalah sebagai berikut:
1.
Untuk memenuhi cairan di dalam tubuh
2. Membantu pekerjaan sehari – hari
3.
Membantu membersihkan tubuh
4.
Membantu dalam bidang pertanian
5.
Menjaga kesehatan kulit
6.
Sebagai pembangkit tenaga listrik
Pencemaran
air dapat dilihat berdasarkan indikator berikut
ini:
1.
Parameter Fisika
Paremeter
ini digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran air. Salah satu indikator
yang dapat diamati adalah warna air, bau, rasa, dan kekeruhan.
2.
Parameter Kimia
Dalam
hal ini parameter yang diamati adalah pH, zat organik dan jumlah logam berat
dalam air.
3.
Parameter Bakteriologi
Hal
ini dilakukan untuk mengetahui kandungan bakteri dalam air. Parameter yang
diamati antara lain adalah jumlah coliform, puristik, dan patogenik yang ada di
air.
4.
Parameter Suhu
Suhu
dapat dijadikan indikator untuk membuktikan bahwa suatu perairan itu tercemar.
Hal ini dikarenakan beberapa organisme seperti bakteri yang sangat peka
terhadap perubahan suhu pada air. Oleh karena itu, jumlah populasi bakteri di
suatu lingkungan perairan dapat menjadi indikator pencemaran air.
5.
Parameter Rasa dan Bau
Salah
satu indikator pencemaran air adalah terjadinya perubahan rasa dan bau. Air
yang jernih pada umumnya tidak memiliki rasa dan bau atau biasa dikenal
memiliki pH netral. Air yang tercemar biasanya berbau busuk, bau gas, terasa
pahit dan asam.
6.
Parameter Warna. Air yang bersih dan jernih berwarna transparan dan tidak
berbau.
7.
Parameter kekeruhan
Sumber pencemaran air
antara
lain adalah sebagai berikut:
1.
Limbah rumah tangga seperti air sabun dan sampah yang banyak orang membuangnya
secara sembarangan di sungai.
2.
Limbah industri. Banyak sekali limbah pabrik yang langsung dibuang ke sungai.
Hal ini jika dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan pencemaran air di
sungai.
3.
Limbah Pertanian. Limbah ini berasal dari pupuk kimia dan pestisida yang
digunakan untuk memelihara tanaman. Hal ini dapat mencemari air yang terkandung
di dalam tanah.
4.
Peternakan. Dalam peternakan sering memotong hewan baik itu ayam, bebek, sapi
maupun kambing. Darah dari penyembelihan hewan tersebut dapat mencemari air
jika dibuang ke sungai atau dibuang sembarangan.
5.
Limbah kendaraan yang beroli juga dapat mencemari air.
6.
Sampah yang dibuang sembarangan juga dapat mencemari air, terutama air sungai.
Hal ini dikarenakan banyak sekali orang yang membuang sampah di sungai. Selain
dapat mencemari air, membuang sampah di sungai juga dapat menimbulkan penyakit
jika tidak diatasi dengan baik.
7.
Penggundulan hutan juga dapat mencemari air. Hal ini dikarenakan tidak ada lagi
pohon yang mengikat air tanah sehingga jumlah air akan berkurang.
8.
Di area pertambangan juga dapat memicu terjadinya pencemaran air dan mengurangi
jumlah air bersih.
Akibat Pencemaran Air
·
Kehidupan
organisme dan ekosistem yang ada di dalam wilayah air tercemar tersebut akan
mengalami gangguan bahkan kerusakan karena kadar oksigen di dalam air menjadi
berkurang drastis.
·
Munculnya
pertumbuhan ganggang dan juga tumbuhan air sebagai parasit yang sangat pesat.
Hal ini tidak baik karena bisa menganggu berbagai aktivitas manusia misalnya
menghambat saat menjaring ikan dan lainnya.
·
Jika terjadi
penumpukan limbah atau sampah dalam jumlah cukup besar di dalam air maka bisa
menyebabkan pendangkalan air baik itu di danau dan sungai dan hal ini sangat
berbahaya terutama jika musim hujan karena bisa menimbulkan banjir.
·
Dalam jangka
panjang jika air tersebut terus dikonsumsi maka dapat menyebabkan resiko
terkena berbagai penyakit kanker dan juga resiko bayi cacat lahir.
·
Jika pencemaran
air menggukana peptisida yang ditujukan untuk membunuh hama namun jika
dilakukan secara berlebih maka bisa juga membunuh hewan dan tumbuhan lain yang
ada disekitarnya padahal mereka ini memiliki fungsi yang sangat baik.
·
Menyebabkan
terjadinya kepunahan pada berbagai biota kuno diantaranya seperti plankton
hingga spesies burung.
·
Terjadinya
mutasi sel di dalam tubuh yang akan menyebabkan kanker dan leukemia.
·
Pencemaran air
ini juga mampu menyebabkan erosi
·
Kekurangan
sumber daya air yang bersih yang aman dikonsumsi oleh manusia
·
Menjadi sumber
dari berbagai jenis penyakit yang serius
Berbagai
Masalah Kesehatan Akibat Pencemaran Air di Indonesia
Sungai di
Indonesia darurat pencemaran
Dengan
perkembangan teknologi modern, saat ini para ilmuwan dapat mendeteksi lebih
banyak polutan, dan pada tingkat konsentrasi yang lebih kecil, dalam sumber
air. Mengandung jejak kontaminasi mulai dari pil KB hingga pestisida dan
minyak, kini sumber air bumi — sungai, danau, pantai, sampai air tanah —
hanyalah sebuah genangan besar racun.
Sampah
popok bayi dan pembalut membuat ikan mandul dan berkelamin ganda
Dilansir
dari Tempo,
sisa hormon dari sampah bekas popok bayi dan pembalut yang dibuang di hilir
kali Karangpilang dan Gunungsari, Surabaya, membuat sejumlah populasi ikan
mandul dan mengembangkan kelamin ganda (interseks).
Selain itu, akibat pencemaran sampah domestik lainnya membuat ikan-ikan di
sungai dan kali Surabaya menderita cacat fisik dan gizi buruk.
Kandungan
timbal dalam air berisiko anak mengidap keterbelakangan mental
Ada
banyak penyakit yang disebabkan oleh pencemaran air, dan semua orang bisa
terpengaruh. Namun bayi, anak-anak, lansia, dan wanita hamil, terutama mereka
yang memiliki sistem imun lemah, sangat rentan terhadap penyakit akibat
pencemaran air. Penyakit akibat pencemaran air, termasuk:
·
Kolera,
disebabkan oleh bakteri vibrio chlorae saat Anda mengonsumsi air atau makanan
yang terkontaminasi oleh feses orang yang mengidap penyakit ini. Anda juga bisa
terjangkit kolera jika Anda mencuci bahan makanan dengan air yang
terkontaminasi. Gejala termasuk: diare, muntah, kram perut, dan sakit kepala.
·
Amoebiasis,
atau Diare Pelancong,
disebabkan oleh amoeba yang hidup di air tercemar. Amoeba ini mengakibatkan
infeksi pada usus besar dan hati. Gejala termasuk diare berdarah dan berlendir,
bisa ringan atau sangat parah.
·
Disentri,
disebabkan oleh bakteri yang masuk dalam mulut melalui air atau makanan yang
tercemar. Tanda dan gejala disentri termasuk demam, muntah, sakit perut, diare
berdarah dan berlendir parah.
·
Diare,
diare infeksi adalah salah satu penyakit paling umum akibat bakteri dan parasit
yang berdian di air tercemar. Diare mengakibatkan feses encer/cair yang
menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi, bahkan kematian pada anak dan
balita.
·
Hepatitis A,disebabkan
oleh virus hepatitis A yang menyerang hati. Biasanya menyebar melalui konsumsi
air atau makanan yang terkontaminasi feses, atau melalu kontak langsung dengan
feses dari pengidap.
·
Keracunan timbal,
paparan kronis dari keracunan timbal bisa mengakibatkan kondisi medis serius,
termasuk kerusakan organ, gangguan sistem saraf, anemia, dan penyakit ginjal.
·
Malaria,
adalah virus yang disebarkan oleh parasit dari nyamuk Anopheles betina. Nyamuk
berkembang biak di air. Tanda dan gejala malaria termasuk demam, sakit kepala,
dan kedinginan menggigil. Jika dibiarkan, malaria bisa berujung pada komplikasi
seperti pneumonia, anemia parah, koma, dan kematian.
·
Polio,
adalah virus menular akut yang disebabkan oleh poliovirus. Polio menyebar
melalui feses dari pengidap penyakit.
·
Trachoma (infeksi mata),
akibat kontak dengan air tercemar. Setidaknya 6 juta orang pengidap trachoma
mengalami kebutaan.
Cara Menangani
Pencemaran Air
Karena akibat yang ditimbulkan
dari pencemaran air ini sangat tidak baik dan berbahaya baik itu bagi kesehatan
maupun bagi kelangsungan ekosistem. Oleh karena itu pencemaran air harus
diberikan solusi supaya tidak terjadi lagi dan ekosistem dapat berlangsung
seperti seharusnya. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan
sebagai cara menangani pencemaran air:
·
Menghemat
Air – Cara menangani
pencemaran air dengan metode ini adalah metode yang paling sederhana namun yang
paling utama harus dilakukan yaitu dengan menghemat air. Mengapa ini bisa
menjadi solusi? Hal ini disebabkan semakin sedikit air yang digunakan maka
jumlah pencemaran yang akan terjadi juga akan sedikit begitu pula sebaliknya.
hal ini juga sangat baik untuk melakukan hemat air supaya ketersediaan air di
dunia ini tetap terjaga.
·
Membuang
Sampah pada Tempatnya – Hal
yang harus diperhatikan lagi dalam cara menangani pencemaran air adalah dengan
tidak membuang sampah sembarangan. Sebaiknya untuk memilah mana sampah organic,
sampah anorganik padat, limbah kimia dan lainnya. jika sampah sudah
dikelompokkan berdasarkan jenisnya maka untuk membuangnya juga akan lebih mudah
karena satu jenis sampah dengan lainnya akan memiliki cara pembuangan yang
berbeda. Usahakan untuk tidak membuang sampah langsung ke dalam air karena
selain menyebabkan air keruh juga bisa menyebabkan penyumbatan pada perairan
sehingga sangat rawan terjadi peluapan.
·
Melakukan
Servis Kendaraan – Melakukan
servis kendaraan secara rutin mungkin tidak memiliki kaitan dengan pencemaran
air. Namun ternyata hal ini berkaitan karena kendaraan yang tidak diservis
secara rutin maka sangat mungkin terjadi kebocoran bahan bakar baik itu oli
atau bahan kimia lainnya yang bisa menjadi penyebab pencemaran air.
·
Awasi
Penggunaan Pupuk Kimia dan Pestisida – Meskipun pupuk kimia dan pestisida sangat
membantu para petani untuk menyuburkan tanaman dan membunuh hama namun perlu
diingat bahwa air yang sudah terkontaminasi oleh kedua bahan tersebut sudah
tidak layak dikonsumsi oleh manusia. Untuk mengatasi penggunaan pupuk kimia dan
juga pestisida dapat dilakukan dengan menggantinya dengan pupuk kompos yang
alami saja serta melakukan penyiraman tanaman pada saat pagi dan sore hari
supaya mengurangi terjadinya pengupan dan juga mampu membantu dalam melakukan
penghematan air.
·
Hukum
yang Ketat – Berikan hukuman
yang ketat dan berat kepada mereka yang membuang limbah sembarangan terutama
pada para pelaku industri besar yang membuang limbah zat kimia dalam jumlah
besar.
Daftar
Pustaka
Nurlita,Shafira.2018.Thegorbalsla
Sari,Maya.2015.Ilmu Geografi
Quamila,Ajeng.2018.Hello Sehat
Langganan:
Postingan (Atom)





