.

Tampilkan postingan dengan label @Proyek P01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Proyek P01. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2019

Kimia Dalam Pencemaran Air
















KIMIA DALAM PENCEMARAN AIR

A.   Definisi
Pecemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tampat penampungan air seperti danau,sungai,lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau,sungai,lautan  dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia.

ILMU KIMIA PADA ERA SAAT INI


Oleh : Andi Muhamad Iskandar (@P16-Andi)

ABSTRAK
Meskipun tidak setua fisika dan matematika namun pencapain ilmu kimia sudah sedemikian rupa, sehingga turut memperbaiki peradaban dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Belakangan ini kimia sudah memjadi cabang sains yang mapan dan memjadi fokus pembelajaran, percobaan dan terapan puluhan juta orang di berbagai Negara, baik yang ada di sekolah lanjutan tingkat atas, perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta riset dan pengembamgan perusahaan tertentu. Sebagai salah satu cabang sains kimia terus mengalami perkembangan, sehingga harus dibagi memjadi beberapa cabang.

KATA KUNCI
Kimia terkini.

I. Pendahuluan
Sejak zaman dahulu manusia telah menemukan banyak sekali ilmu-ilmu,  salah satu ilmu yang manusia temukam adalah ilmu kimia, ilmu kimia sering disebut sebagai “ilmu andryan” karena menghubungkan berbagai ilmu lain, seperti fisika, ilmu bahan, nanoteknologi,  biologi, farmasi,kedokteran, bio-informatika, dan geologi. Sejak dahulu kimia terkenal sebagai bidang ilmu yang berlandaskan pada percobaan/eksperimen. Karena memang semua penjelasan-penjelasan ilmiah yang dipaparkan selalu dilandaskan pada hasil percobaan. Dalam arti bahwa pemahaman kimia atau teori-teori baru timbul setelah melakukan pengamatan terhadap hasil-hasil percobaan.

II. Permasalahan
Bagaimana perkembangan ilmu kimia sampai saat ini ?

III. Pembahasan

Pengertian ilmu kimia
Kimia adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi. Ilmu kimia meliputi topik-topik seperti sifat-sifat atom, cara atom membentuk ikatan kimia untuk menghasilkan senyawa kimia, interaksi zat-zat melalui gaya antarmolekul yang menghasilkan sifat-sifat umum dari materi, dan interaksi antar zat melalui reaksi kimia untuk membentuk zat-zat yang berbeda.
Sekjarah ilmu kimia modern
Robert Boyle, perintis kimia modern dengan menggunakan eksperimen terkontrol, sebagai kontras dari metode alkimia terdahulu. Akar ilmu kimia dapat dilacak hingga fenomena pembakaran. Api merupakan kekuatan mistik yang mengubah suatu zat menjadi zat lain dan karenanya merupakan perhatian utama umat manusia. Api itulah yang menuntun manusia pada penemuan besi dan gelas. Setelah emas ditemukan dan menjadi logam berharga, banyak orang yang tertarik menemukan metode yang dapat mengubah zat lain menjadi emas. Hal ini menciptakan suatu protosains yang disebut Alkimia. Alkimiawan menemukan banyak proses kimia yang menuntun pada pengembangan kimia modern. Seiring berjalannya sejarah, alkimiawan-alkimiawan terkemuka (terutama Abu Musa Jabir bin Hayyan dan Paracelsus) mengembangkan alkimia menjauh dari filsafat dan mistisisme dan mengembangkan pendekatan yang lebih sistematik dan ilmiah. Alkimiawan pertama yang dianggap menerapkan metode ilmiah terhadap alkimia dan membedakan kimia dan alkimia adalah Robert Boyle(1627–1691). Walaupun demikian, kimia seperti yang kita ketahui sekarang diciptakan oleh Antoine Lavoisier dengan hukum kekekalan massanya pada tahun 1783. Penemuan unsur kimia memiliki sejarah yang panjang yang mencapai puncaknya dengan diciptakannya tabel periodik unsur kimia oleh Dmitri Mendeleyevpada tahun 1869.

Peranan ilmu kimia pada saat ini
1. Peranan Kimia di bidang Kesehatan.
2. Peranan Kimia di bidang Pertanian.
3. Peranan Kimia di bidang Geologi.
4. Peranan Kimia di bidang Hukum.
5. Peranan Kimia di bidang Pertenakan.
6. Peranan Kimia di bidang Biologi.
7. Peranan Kimia di bidang Industri.
8. Peranan Kimia di bidang Arsitektur.
9. Peranan Kimia di bidang permesinan.
10. Peranan Kimia di bidang teknik sipil

Cabang-cabang ilmu kimia
1. Kimia Analisis
mempelajari tentang analisis bahan-bahan kimia yang terdapat dalam suatu produk.
2. Kimia Fisik
fokus kajiannya berupa penentuan energi yang menyertai terjadinya reaksi kimia, sifat fisis zat serta perubahan senyawa kimia.
3. Kimia Organik
mempelajari bahan-bahan kimia yang terdapat dalam makhluk hidup.
4. Kimia Anorganik
 kebalikan dari kimia organik; mempelajari benda mati.
5. Kimia Lingkungan
mempelajari tentang segala sesuatu yang terjadi di lingkungan, terutama yang berkaitan dengan pencemaran lingkungan dan cara penanggulangannya.
6. Kimia Inti ( Radiokimia )
mempelajari zat-zat radioaktif.
7. Biokimia
cabang ilmu kimia yang sangat erat kaitannya dengan ilmu biologi.
8. Kimia Pangan
mempelajari bagaimana cara meningkatkan mutu bahan pangan.
9. Kimia Farmasi
fokus kajiannya berupa penelitian dan pengembangan bahan-bahan yang mengandung obat.

Daftar pustaka
Hidayat, Atep A, AKholil, Muhamad.2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Yogyakarta: Penerbit Wahana Resolusi
https://www.google.com/amp/s/agnesdevia.wordpress.com/2012/07/16/perkembangan-ilmu-kimia/amp/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kimia
https://aldimurtifirdaus.blogspot.com/2016/03/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html?m=1
https://www.google.com/amp/s/putrairawan84.wordpress.com/2013/03/04/cabang-cabang-ilmu-kimia/amp/

Minggu, 08 September 2019

Kimia Organik

Oleh : Sunu Dwi Prambudi ( @P11-SUNU )


ABSTRAK



Kimia organik merupakan cabang kimia yang lebih fokus pada kajian mengenai struktur, sifat, komposisi, reaksi dan sintesis senyawa organik. Kimia organik sering disebut juga sebagai kimia karbon, karena unsur yang di pelajari dalam kimia organik adalah unsur yang mengandung karbon, hydrogen, oksigen, biasa nya dengan tambahan nitrogen, belerang, dan fosfor.  Salah satu contoh senyawa organik adalah TNT (trinitrotoluene) yang digunakan sebagai bahan peledak.



Gugus fungsi merupakan sebuah pengelompokan atom yang terikat pada rantai karbon yang didasarkan pada atom penyusunnya serta sifat dan karakteristiknya. Dengan adanya gugus fungsi ini, suatu hidrokarbon dapat mengalami perubahan sifat dan karakter yang sangat berbeda dengan awalnya.

Senyawa Organik
ketika suatu molekul hidrokarbon mengikat satu jenis gugus fungsi maka dia akan memiliki struktur, sifat dan karakteristik yang berbeda dengan ketika molekul tersebut mengikat gugus fungsi lain. Berikut ini merupakan macam-macam dalam senyawa organik yang didasarkan pada gugus fungsi yang terikat:
Alkohol adalah senyawa yang berasal dari alkana, dimana terdapat satu atom H yang digantikan oleh gugus hidroksil (-OH).

Eter adalah senyawa yang menjadi turunan dari alkana dimana satu atom H diganti dengan gugus alkoksil (-OR).

Aldehid adalah senyawa karbon dengan gugus fungsi –CHO.

keton adalah senyawa karbon yang mempunyai gugus fungsi diantara alkil dengan dua atom hidrogen diganti dengan atom O.

Alkana adalah senyawa hidrokarbon jenuh yang diakibatkan oleh ikatan antar atom C merupakan ikatan tunggal. Sifat-sifat Alkana: Hidrokarbon jenuh (tidak ada ikatan atom C rangkap sehingga jumlah atom H nya maksimal), Disebut golongan parafin karena affinitas kecil (sedikit gaya gabung), Sukar bereaksi.

Alkena adalah senyawa hidrokarbon tak jenuh, yang terdiri dari ikatan rangkap dua pada molekulnya. Sifat-sifat Alkena: Hidrokarbon tak jenuh ikatan rangkap dua, Alkena disebut juga olefin (pembentuk minyak), Sifat fisiologis lebih aktif (sbg obat tidur –> 2-metil-2-butena).

Alkuna adalah senyawa hidrokarbon tidak jenuh yang memiliki ikatan rangkap tiga pada molekulnya. Sifat alkuna Sifat-nya sama dengan Alkena namun lebih reaktif.

Contoh yang diberikan di bawah ini menggambarkan pentingnya senyawa organik dalam kehidupan sehari-hari:


  • Makanan [pati, gula, lemak, vitamin, protein]
  • Bahan bakar [kayu, batu bara, alkohol, bensin]
  • Rumah tangga  [kertas, sabun, kosmetik, minyak, cat]
  • Tekstil [kapas, wol, sutra, linen, rayon, nilon]
  • Obat-obatan dan desinfektan [penisilin, kina, aspirin, obat sulfa]
  • Racun [opium, strychnine]
  • Parfum [vanili, kamper]
  • Bahan Peledak [nitrogliserin, dinamit, asam pikrat, TNT]
  • Pewarna [indigo, congo red, malachite green]
  • Gas perang [mustard gas, chloropicrin, Lewisite]
DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, A A; Kholil, Muhammad. 2018 Kimia dan pengetahuan lingkungan industri – Penerbit Wahana Resolusi. Yogyakarta.

PENTINGNYA MENGETAHUI ILMU KIMIA


Oleh : Rachmatika Anantia A 
@P18-ANANTIA, @Proyek P01

Abstrak
Menurut Sunarya (2007) Ilmu kimia merupakan salah satu cabang ilmu alam (sains) yang mempelajari materi dan perubahannya, baik perubahan secara fisik maupun perubahan secara kimia Menurut Sirhan (2007) Dengan mempelajari kimia, orang bisa mengerti apa yang terjadi di sekitar mereka. Oleh sebab itu, ilmu kimia dianggap sebagai salah satu cabang ilmu alam yang penting untuk dipelajari. Perkembangan kimia tidak terlepas dari kemunculan alkimia yang diduga pertama kali muncul di Mesir yang selanjutnya berkembang di Yunani, Romawi, India dan Tiongkok. Ilmu kimia turut memperbaiki peradapan dan peningkatan kualitas hidup manusia serta menjadi cabang sains yang mapan. Perkembangan ilmu dan teknologi kimia secara langsung berpengaruh  terhadap perkembangan teknologi industri.
Kata Kunci
            Ilmu Kimia, perkembangan, manfaat
I.         Pendahuluan
Saat ini perkembangan ilmu kimia sangat pesat dan telah memberikan andil yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, banyak produk kimia yang telah kita pergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hal-hal yang terkait dengan makanan, pakaian, bahan bakar, obat-obatan, bahan konstruksi bangunan, bahan industri elektronik dan bahan yang melibatkan ilmu kimia. Oleh karena itu, peran ilmu kimia sangat dirasakan dalam kehidupan dan berbagai bidang kajian keilmuan.
II.      Permasalahan
Setiap orang mempunyai pandangan tersendiri terhadap ilmu kimia dan peran ilmu kimia bagi kehidupan. Ada yang berpandangan negatif, ada pula yang menerima kehadirannya. Mereka yang berpandangan negatif adalah orang-orang yang belum memahami pentingnya manfaat kimia dalam kehidupan , kurangnya ilmu pengetahuan bisa menjadi penyebab utamanya. Mereka menganggap bahwa hal yang berkaitan dengan kimia berhubungan dengan zat-zat berbahaya yang mengandung racun. Ditambah lagi kesan yang timbul dikalangan masyarakat mengenai kimia adalah kesan negatif dibandingkan dengan manfaatnya. Sehingga peran ilmu kimia semakin tersamarkan. Kesan negatif ini timbul akibat sering terjadinya penyalahgunaan ilmu kimia atau kesalahan penanganan dalam penerapan ilmu kima.
III.   Pembahasan
Ilmu kimia merupakan ilmu yang mempelajari tentang komposisi, struktur, sifat dan perubahan dari suatu zat. Ilmu ini akan erat kaitannya dengan permasalahan sifat suatu unsur dan atom, pembentukan suatu senyawa, atom berikatan satu sama lainnya, apa kegunaan dari suatu material, bagaimana reaksi yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Oleh karena luasnya bahasan yang termasuk dalam ruang lingkup kimia, maka para ahli menyebut ilmu kimia sebagai “central science” atau pusat dari ilmu pengetahuan. Ilmu kimia merupakan dasar ilmu yang dapat menjembatani semua ilmu pengetahuan alam, seperti biologi, fisika, geologi bahkan astronomi. Definisi dari ilmu kimia yang berasal dari kata bahasa arab “alkemi” yang bermakna seni menyepuh logam dan mineral. Jadi ilmu kimia ini merupakan ilmu yang telah dikembangkan di daerah arab kuno jauh sebelum peradaban di eropa menjadi maju. Cabang- cabang ilmu kimia antara lain :
Kimia Analitik, melibatkan kemampuan analisis unsur kimia dalam sebuah sampel.
Biokimia, cabang yang khusus mempelajari senyawa, reaksi serta interaksi kimia pada organisme hidup. Biokimia juga memiliki ikatan dengan fisiologi, genetika dan juga biologi jenis molekular.
Kimia Anorganik, mempelajari sifat serta reaksi senyawa yang terjadi pada alam (semua senyawa kimia, kecuali organik) . Seperti pelapisan, bahan bakar, pertanian, dan lain-lain.
Kimia Organik, mengkaji unsur karbon antara lain; sabun, gula, obat-obatan serta aditif makanan. Cabang ini mempelajari unsur kimia yang terdapat pada organisme hidup. Seperti proses terjadinya fotosintesis pada daun.
Kimia Fisik, mempelajari mengenai sifat fisik yang merekat pada molekul. Bekaitan erat dengan proses penyatuan unsur atom dengan molekul.

Manfaat Ilmu Kimia
·         Pangan, Mengetahui kandungan kimia yang ada di makanan dan minuman.
·         Biologi, Mempelajari makhluk hidup pada proses pencernaan makanan, fotosintesis, dan lain-lain.
·         Permesinan, Menentukan sifat dan komposisi logam yang baik untuk pembuatan mesin.
·         Peternakan, Menentukan makanan sehat yang baik untuk hewan ternak.
·         Kedokteran, Membuat obat-obatan.
·         Pertanian, mengetahui manfaat dan bahaya penggunaan pupuk dan pestisida

IV.    Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan
Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari komposisi dan sifat zat atau materi dari sekala atom atau molekul. Ilmu kimia menghubungkan berbagai ilmu lain seperti fisika, biologi, farmasi, kedokteran, dan geologi. Ilmu kimia juga telah menghantarkan produk-produk baru yang sangat bermanfaat bagi kehidupan.
Saran
 ilmu kimia, karena sangat banyak manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari. Jangan hanya tau bahwa kimia adalah zat-zat yang berbahaya dan beracun saja. Mengingat pentingnya peran ilmu kimia dalam hidup, ilmu kimia harus terus dikembangkan. Berbagai penelitian harus dilakukan dan penemuan harus dilahirkan.

Daftar Pustaka
Hidayat, A.A dan M Kholil. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Jakarta, 1 September 2018.
Anonim, 2014. Pengertian Ilmu kimia dan Bidang-Bidang Kimia. Dalam https://mystupidtheory.com/pengertian-ilmu-kimia-dan-bidang-bidang/
Anonim, 2014. Cabang-Cabang Ilmu Kimia beserta Pengertiannya. Dalam https://tatangsma.com/2014/09/cabang-cabang-ilmu-kimia.html
Khuwazaki, M. 2011. Ilmu Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari. Dalam http://zaky-goldenzero.blogspot.com/2011/09/ilmu-kimia-dalam-kehidupan-sehari-hari.html

Bioteknologi Itu Apa?








Oleh : Widy Hartono
(@P21-WIDY @Proyek P01)


Abstrak

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan mahluk hidup seperti bakteri, fungi, virus dan sebagainya, maupun produk dari mahluk hidup tersebut (enzim, dan sebagainya) dalam proses produksi untuk menghasilkan produk tertentu.


Kata kunci : awal mula bioteknologi, manfaat dengan adanya bioteknologi, dan proses pembuatannya.

    I.Pendahuluan

Bioteknologi merupakan terapan dari biologi dan biokimia yang melibatkan pembuatan dan modifikasi bahan genetika atau organisme untuk kepentingan tertentu. Selain, didasari biologi dan biokimia saat ini bioteknologi sudah menerapkan berbagai ilmu seperti komputer, matematika, genetika, mikrobilogi, biologi molekuler dan biokimia.

   II.Permasalahan

Permasalahan ketersediaan pangan, energi, dan obat-obatan menjadi kaitannya langsung dengan kebutuhan pokok manusia. Konversi lahan pertanian, serta perubahan iklim menjadi ancaman tersendiri bagi keamanan pangan Indonesia. Selain itu, terbatasnya ketersediaan energi fosil turut menyumbang permasalahan baru di tengah terus meningkatnya kebutuhan akan energi. Berbagai solusi terus dicari demi menjaga ketahanan pangan, ketersediaan cadangan energi, dan penemuan obat baru .

   III.Pembahasan

Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi, yang meliputi berbagai sektor.

        1.      Bioteknologi di sektor kedokteran-farmasi yang menghasilkan rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS. Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.

        2.      Bioteknologi di sektor pertanian, yang menghasilkan biopestisida, pakan ternak, silase, pupuk, kultur jaringan, produksi perikanan, produksi peternakan, produksi embrio dan sebagainya. Berguna dengan sifat dan produk yang  unggul karena mengandung zat gizi yang lebih. jika dibandingkan dengan yang biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.

  3.      Bioteknologi  di sektor pangan yang menghasilkan, tempe dibuat dari kedelai menggunakan jamur Rhizopus, tape dibuat dari ketela pohon atau pisang dengan menggunakan Khamir Saccharomyces cereviceae, keju dan yoghurt dibuat dari susu sapi dengan menggunakan bakteri Lactobacillus, tahu yang terbuat dari kacang kedelai dan menggunakan bakteri asam laktat lalu dicetak dibumbui dan diberi garam agar tahan lama.

4.      Bioteknologi di sektor kimia, yang  memproduksi langsung bahan kimia khusus melalui fermentasi, seperti asam sitrat, asam laktat, propana-1,3-diol dan beberapa asam amino. Kegunaan bioteknologi, misalnya produksi biofuel (bioetanol dan biodiesel), produksi bahan baku dasar seperti sintesis gas (karbon monoksida dan hidrogen) dari biomassa, dan produksi polimer biodegradable seperti poli (hidroksialkanoat), surfaktan, parfum dan sebagainya

5.      Bioteknologi disektor energi, yang menghasilkan energi alternatif biofuel. Biofuel adalah energy alternatif terbaru yang dibuat dengan memanfaatkan agen biologi berupa hewan atau tumbuhan. Biofuel merupaka cairan yang berasal dari biomassa, terutama dari bahan nabati. Biofuel diklaim sebagai pengganti sempurna untuk bahan bakar fosil, karena lebih ramah lingkungan. Beberapa produk biofuel yang terkenal diantaranya: bioetanol, biogas dan biodiesel.

Bioetanol merupakan alcohol yang dihasilkan dari jagung, sorgum, kentang, gandum, batang dan daun tebu.

Biogas merupakan gas metan yang dihasilkan melauli fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran ternak oleh mikroba tertentu. Pada fase anaerob biogas yang sifatnya mudah terbakar sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Biodisel adalah bahan bakar yang memanfaatkan minyak dari beberapa sumber berupa tanaman seperti biji bunga matahari, biji jarak, kelapa sawit, kedelai dan sebagainya. Biodiesel merupakan energi alternative pengganti solar.

6.      Bioteknologi disektor lingkungan yaitu bioteknologi yang penggunaannya banyak melibatkan mikroorganisme untuk meningkatkan kualitas hidup lingkungan hidup manusia dan alam sekitarnya. Bioteknologi lingkungan dimanfaatkan untuk perbaikan lingkungan. Seperti biogas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik dan cacing tanah yang berfungsi untuk mengurangi pencemaran sampah organik, menyuburkan tanah dan meningkatkan ketersediaan air tanah.

IV.Kesimpulan
Dengan adanya bioteknologi yang dapat menghasilkan sesuat hal yang baru, dapat memberikan manfaat banyak terhadap manusia dan dapat menjadikan alternative mulai dari bahan bakar, makanan, lingkungan hingga ke dalam tubuh manusia
Daftar Pustaka
Hidayat, A A; Kholil, Muhammad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Iingkungan Industri - Penerbit Wahana Revolusi. Yogyakarta.

Kimia dan Industri

@Proyek P01 Oleh: Rosa Amaria Putri (@P09-Rosa)


Abstrak
           Korelasi antara kimia dan industri sangat erat,perkembangan ilmu dan teknologi kimia secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan teknologi industri.Aplikasi ilmu kimia dalam bidang industri 9industri proses kimia) semakin meluas baik untuk industri kimia dasar;makanan dan minuman;bahan pewarna dan pemcelup;bahan peledak;bubur kertas;semen dan keramik;karet;kulit dan plastik;alat rumah tangga;pembersih dan toiletries;kemasan;alat tulis;farmasi;perumahan/pembangunan;otomotif;sandang;serta pertanian dan perternakan.Istilah produk dalam kimia industri melibatkan industriyang menghasilkan zat kimia dan limbah kimia dan mempunyai dampak bagi lingkungan dan masayarakat,dan bahan baku kimia diperoleh dari beberapa proses.
Kata Kunci
             Industri proses kimia;limbah kimia;zat kimia;proses bahan baku dalam industri;dampak limbah;manfaat kimia dan industri.

       I.            Pendahuluan
            Terlebih dahulu dijabarkan mengenai pengertian industri.Industri merupakan suatu kelompok usaha proses yang mengubah bahan baku menjadi produk yang berguna atau mempunyai nilai tambah,serta produk tersebut dapat digunakan secara langsung oleh konsumen sebagai pengguna akhir dan produk tersebut disebut dengan produk akhir. pengertian kimia adalah suatu ilmu yang mempelajari mengenai komposisi, struktur, reaksi dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul.Definisi kimia juga mencakup perubahan atau transformasi serta interaksi untuk membentuk materi yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kimia juga mempelajari tentang pemahaman sifat dan interaksi atom individu dengan tujuan untuk menerapkan pengetahuan.
     II.            Permasalahan
     Kimia dan industri digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena memudahkan kegiatan
di dalam rumah tangga,namun bahan kimia dan limbah kimia yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

  III.            Pembahasan

                                      
            Produk dalam kimia industry melibatkan industry yang menghasilkan zat kimia dan limbah kimia.Dalam halini produk adalah barang atau jasa yang ditawarkan oleh suatu usaha.Adapun bahan baku  yang  diproses  dalam industri tersebut dapat diperoleh melalui proses penambangan,petrokimia,pertaniam atau sumber-sumber lain.Produk yang dihasilkan dari industri.Merupakan produk yang diperlukan oleh manusia dalam hal ini produk tersebut mempunyai nilai tambah.
Contoh zat kimia adalah:
1.       Air = H2O
2.      Besi = Fe
3.      Tembaga = Cu
4.      Garam dapur = NaCl
5.      Karbon monoksida = CO
6.      Karbon dioksida = CO2
7.      Oksigen = O2
8.      Gula = C6H12O6
9.      Metana = CH4
10.  Nitrogen Dioksida = NO2
11.  Belerang = S
12.  Fosfor = P
13.  Aki = Hg
14.  Emas = Au
15.  Perak = Ag
16.  Asam sulfat = H2SO4
17.  Alkohol = C2H5OH
18.  Aspirin = C9H8O4
19.  Ozon = O3
20.  Asam Klorida = HCl

Contoh produk-produk yang dihasilkan adalah industri organik dan anorganik,produk keramik,petrokimia,agrokimia,polimer,karet,oleokimia (minyak,lemak,wax),peledak,dan aroma buatan.
Dampak-Dampak Limbah
1. Dampak Limbah Terhadap Kesehatan Manusia
               Lingkungan yang tercemar oleh limbah akan menyebabkan kerusakan keanekaragaman hayati, termasuk dampaknya terhadap manusia. Beberapa contoh gangguan kesehatan pada manusia, yakni:
  1. Menyebabkan kondisi lingkungan kotor dan berbau.
  2. Menyebabkan berbagai penyakit dan infeksi, misalnya gangguan pencernaan, diare, tifus, jamur, gangguan saraf, gangguan nafas, dan penyakit lainnya.
  3. Menyebabkan keracunan.
2. Dampak Limbah Terhadap Alam dan Lingkungan
               Tidak hanya dampak bagi manusia, kontaminasi limbah juga berdampak terhadap alam dan lingkungan sekitar. Kerusakan lahan dan lingkungan adalah salah satu dampak yang paling sering terjadi. Selain itu, lingkungan menjadi kurang sehat untuk dihuni.Limbah yang menyumbat system aliran sungai dan drainase juga akan menyebabkan masalah, seperti banjir. Hewan-hewan akan mendapatkan dampak, seperti keracunan. Kemudian, tanaman akan layu jika terpapar limbah.
  IV.                               Kesimpulan dan Saran
             Kimia dan industri saling berkesinambungan dengan baik  dalam banyak hal,dan menghasilkan produk yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki dampak dalam kehidupan sehari-hari maupun dampak bagi lingkungan.

             Saran saya adalah dengan kemajuan yang berkembang pesat di era modern sekarang kita dapat membuat teknologi yang terbarukan yang ramah akan lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

Daftar Pustaka

Hidayat, A A; kholil, Muhamad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkaran Industri. Yogyakarta: Penerbit  Wahana Resolusi.