.

Tampilkan postingan dengan label @Proyek G01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Proyek G01. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Agustus 2018

KIMIA DAN PERKEMBANGANNYA



Pengertian

Kimia merupakan ilmu yang mempelajari mengenai komposisi, struktur, dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi serta interaksi mereka untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari. Kimia merupakan disiplin ilmu yang mempelajari sifat, komposisi dan transformasi materi. Setiap materi memiliki sifat tersendiri yang khas, memiliki komposisi yang unik dan memiliki spesifikasi transformasi menjadi bentuk materi lainnya.

Perekembangan Ilmu Kimia 

Kimia Modern
      Kimia modern berakar dari perkembangan alkimia, metalurgi, dan farmasi di benua-benua Eropa, Afrika, dan Asia.
  • Alkimia, merupakan protosains yang menggabungkan unsur-unsur kimia, fisika, astrologi, seni, semiotika, metalurgi, kedokteran, mistisisme, dan agama. Alkimia dapat dipandang sebagai cikal-bakal ilmu kimia modern sebelum dirumuskannya metode ilmiah.
  • Metalurgi, merupakan ilmu yang mempelajari sifat-sifat kimia dari logam dan cara memanfaatkan logam untuk kegunaan sehari-hari. Kata 'Metalurgi' sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani 'Metallougos', merupakan istilah yang digunakan oleh ahli kimia untuk mendeskripsikan ekstraksi logam dari mineral.
  • Farmasi, merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat.

Kimia Terkini
     Sebagai salah satu cabang sains kimia terus mengalami perkembangan, sehingga harus dibagi menjadi beberapa cabang :
  • Kimia analisis, Studi pemisahan, identifikasi, dan kuantifikasi komponen kimia dalam bahan alam maupun buatan. Analisis kualitatif memberikan indikasi identitas spesies kimia di dalam sampel.
  • Biokimia, Kimia makhluk hidup. Biokimiawan mempelajari molekul dan reaksi kimia terkatalisis oleh enzim yang berlangsung dalam semua organisme.
  • Bioteknologi, Cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
  • Kimia Anorganik, Salah satu cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang senyawa anorganik dan organologam. Bidang ilmu ini mempelajari seluruh senyawa kimia kecuali senyawa organik (senyawa organik adalah senyawa yang mengandung karbon dan ikatan C-H).
  • Kimia organik, Percabangan studi ilmiah dari ilmu kimia mengenai struktur, sifat, komposisi, reaksi, dan sintesis senyawa organik. Senyawa organik dibangun terutama oleh karbon dan hidrogen, dan dapat mengandung unsur-unsur lain seperti nitrogen, oksigen, fosfor, halogen dan belerang.

Kimia dan Industri 
     Kimia dan industri mempunyai hubungan yang sangat erat, perkembangan ilmu dan tekonologi kimia secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan teknologi industri, seperti pengolahan minyak bumi, petrokimia, pengolahan logam, dan banyak contoh lainnya dalam industri saat ini. 


Daftar Pustaka

Hidayat, Atep Afia dan Kholil,Muhammad.2017.Kimia Industri dan Teknologi Hijau,Jakarta:Pantona Media.

Hasanuddin.2018. Perkembangan Ilmu Kimia. http://kimiadasar.com/perkembangan-ilmu-kimia/ .  Diakses pada (4 Agustus 2018 jam 19.00 WIB)


Natalia, Agnes Devia Advenia.2012. Perkembangan Ilmu Kimia. Makalah Jurusan Psikologi. Dalam : https://agnesdevia.wordpress.com/2012/07/16/perkembangan-ilmu-kimia/. Diakses pada (4 Agustus 2018 pukul 19.00 WIB)

Senyawa Kimia Yang Terkandung Dalam Cokelat

       


  1. Cokelat dan kandungan Kimianya 
    Cokelat terbuat dari biji cocoa yang kaya akan senyawa beraroma bernama falovonoids, yang juga terdapat di daun teh, kebanyakan buah-buahan dan sayur-sayuran. Sampai saat ini, lebih dari 4000 macam flavonoid yang telah diidentifikasikan. 

Pencemaran Kimia Organik proyek 1@G01 @G24

Pencemaran Kimia Organik
oleh ; hizra fazly*)




Gambar terkait

Abstrak

Pencemaran air yang terjadi akibat limbah rumah tangga dalam masyarakat boleh dikatakan sudah memasuki ambang mengkhawatirkan. Dari sekian banyak aktifitas manusia ternyata yang paling berbahaya adalah limbah rumah tangga. Aktivitas sehari-hari yang kita lakukan seperti mandi, mencuci dan berbagai aktifitas lain menghasilkan sisa buangan ternyata dapat membahayakan bagi lingkungan dan kesehatan. Dalam hal ini usaha-usaha penanggulangan penecemaran air perlu dilakukan agar usaha peningkatan kesejahteraan melalui penerapanteknologi alternatif yang tepat guna dan ramah lingkungan dapat terwujud sesuai dengan harapan.

kata kunci : pencemaran organik pada air dan cara penanggulangannya

pendahuluan

Penanggulangan pencemaran air menggunakan teknologi alternatif yang tepat guna dan sederhana, dengan biaya yang rendah namun secara efektif dapat mencapai tujuan yang diharapkan seperti salah satunya dengan rawa buatan dengan saringan biologis dan kolam ikan. Melalui penanggulangan pencemaran air menngunakan teknologi alternatif tersebut diharapkan bahwa pencemaran akan berkurang dan kualitas hidup manusia akan lebih ditingkatkan, sehingga akan didapat sumber air yang aman, bersih dan sehat. Untuk itu manusia di tuntut untuk mencapai hal itu dengan mengadakan bahkan menciptakan suatu pemecahan untuk mengolah air limbah sebelum di buang ke sungai, untuk limbah domestic rumahan, dapat menggunakan  saringan pasir lambat, dan juga untuk limbah industry dapat di proses lebih lenjut dengan teknologi yang lebih maju yang mana berguna untuk menjadikan air limbah tersebut memenuhi klasifikasi tertentu sesuai standart sebelum di buang ke sungai.

Pembahasan

A.    Sumber Bahan organik

Sumber primer bahan organik adalah jaringan tanaman berupa akar, batang, ranting, daun, dan buah. Bahan organik dihasilkan oleh tumbuhan melalui proses fotosintesis sehingga unsur karbon merupakan penyusun utama dari bahan organik tersebut. Unsur karbon ini berada dalam bentuk senyawa-senyawa polisakarida, seperti selulosa, hemiselulosa, pati, dan bahan- bahan pektin dan lignin. Selain itu nitrogen merupakan unsur yang paling banyak terakumulasi dalam bahan organik karena merupakan unsur yang penting dalam sel mikroba yang terlibat dalam proses perombakan bahan organik tanah. Jaringan tanaman ini akan mengalami dekomposisi dan akan terangkut ke lapisan bawah serta diinkorporasikan dengan tanah. Tumbuhan tidak saja sumber bahan organik, tetapi sumber bahan organik dari seluruh makhluk hidup.
Sumber sekunder bahan organik adalah fauna. Fauna terlebih dahulu harus menggunakan bahan organik tanaman setelah itu barulah menyumbangkan pula bahan organik. Bahan organik tanah selain dapat berasal dari jaringan asli juga dapat berasal dari bagian batuan.

B.     Pencemaran air bahan organic

Sampah yang dalam proses penguraiannya memerlukan oksigen yaitu sampah yang mengandung senyawa organik, misalnya sampah industri makanan, sampah industri gula tebu, sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan), kotoran manusia dan kotoran hewan, tumbuh­tumbuhan dan hewan yang mati. Untuk proses penguraian sampah­sampah tersebut memerlukan banyak oksigen, sehingga apabila sampah-sampah tersbut terdapat dalam air, maka perairan (sumber air) tersebut akan kekurangan oksigen, ikan-ikan dan organisme dalam air akan mati kekurangan oksigen. Selain itu proses penguraian sampah yang mengandung protein (hewani/nabati) akan menghasilkan gas H2S yang berbau busuk, sehingga air tidak layak untuk diminum atau untuk mandi.
C, H, S, N, + O2 ® CO+ H2O + H2S + NO + NO2
Senyawa organik
Bahan organik yang larut dalam air akan mengalami penguraian dan pembusukan. Akibatnya kadar oksigen dalam air turun dratis sehingga biota air akan mati. Jika pencemaran bahan organik meningkat, kita dapat menemui cacing Tubifex berwarna kemerahan bergerombol. Cacing ini merupakan petunjuk biologis (Bioindikator) parahnya pencemaran oleh bahan organik dari limbah pemukiman.
Dikota-kota, air got berwarna kehitaman dan mengeluarkan bau yang menyengat. Didalam air got yangdemikian tidak ada organisme hidup kecuali bakteri dan jamur. Dibandingkan dengan limbah industri, limbah rumah tangga di daerah perkotaan di Indonesia mencapai 60% dari seluruh limbah yang ada.

Permasalahan 


Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air, antara lain:
1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O¬2)
2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrifikasi)
3. Pendangkalan dasar perairan
4. Tersumbatnya penyaring reservoir dan menyebabkan perubahan ekologi
5. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat
6. Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan maskhluk berguna terutama predator
7. Kematian biota kuno, seperti: plankton, iank, bahkan burung
8. Mutasi sel, kanker, dan leukemia
9. Dapat menyebabkan banjir
10. Erosi
11. Kekurangan sumber air
12. Kekurangan sumber air
13. Dapat membuat sumber penyakit
14. Tanah longsor
15. Dapat merusak ekosistem sungai

Usaha Pencegahan Pencemaran air bahan Organik

Usaha-usaha guna mengatasi dan mencegah perlu dilakukan untuk meminimalisir pencemaran air. Pada musim hujan, biasanya pasti akan terjadi yang mananya banjir. Mungkin langkah-langkah dibawah ini dapat mencegah adanya banjir genangan, antara lain:
1.   Dalam perencanaan jalan- jalan lingkungan baik program pemerintah maupun swadaya masyarakat sebaiknya memilih material bahan yang menyerap air misalnya penggunaan bahan dari pavling blok (blok-blok adukan beton yang disusun dengan rongga-rongga resapan air disela-selanya). Hal yang tidak kalah pentingnya adalah penataan saluran lingkungan, pembuatannyapun harus bersamaan dengan pembuatan jalan tersebut.
2.   Apabila di halaman pekarangan-pekarangan rumah kita masih terdapat ruang- ruang terbuka, buatlah sumur-sumur resapan air hujan sebanyak-banyaknya. Fungsi sumur resapan air ini untuk mempercepat air meresapke dalam tanah. Dengan membuat sumur resapan air tersebut, sebenarnya dapat memperoleh manfaat seperti persediaan air bersih dalam tanah disekitar rumah kita cukup baik dan banyak, tanah bekas galian sumur dapat dipergunakan untuk menimbun lahan-lahan yang rendah atau meninggikan lantai rumah, apabila air hujan tidak tertampung oleh selokan- selokan rumah, dapat dialirkan ke sumur-sumur resapan. Jangan membuang sampah atau mengeluarkan air limbah rumah tangga (air bekas mandi, cucian dan sebagainya) ke dalam sumur resapan karena bias mencemari kandungan air tanah, apabila air banjir masuk ke rumah menapai ketinggian 20-50 cm, satu- satunya jalan adalah meninggikan lantai rumah kita di atas ambang permukaan air banjir, cara lain adalah membuat tanggul di depan pintu masuk rumah kita. Cara ini sudah umum dilakukan orang, hanya saja teknisnya sering kurang terencana secara mendetail.
3.  Sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar, tidak membuang sampah ke sungai., mengurangi intensitas limbah rumah tangga, melakukan penyaringan limbah pabrik sehingga limbah yang nantinya bersatu dengan air sungai bukanlah limbah jahat perusak ekosistem, pembuatan sanitasi yang benar dan bersih agar sumber-sumber air bersih lainnya tidak tercemar.
4.   Cara penanggulangan pencemaran air lainnya adalah melakukan penanaman pohon. Pohon selain bisa mencegah longsor, diakui mampu menyerap air dalam jumlah banyak. Itu sebabnya banyak bencana banjir akibat penebangan pohon secara massal. Padahal, pohon merupakan penyerap air paling efektif dan handal. Bahkan, daerah resapan air pun dijadikan pemukiman dan pusat wisata. Pohon sesungguhnya bisa menjadi sumber air sebab dengan banyaknya pohon, semakin banyak pula sumber-sumber air potensial di bawahnya. Dalam menyikapi permasalahan pencemaran air ini, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat, menetapkan beberapa cara penanggulangan pencemaran air yang bisa diterapkan oleh kita.
Banyak sekali jenis penanganan pada air buangan, antara lain dengan beberapa proses seperti proses penanganan primer (membuang bahan-bahan padatan yang mengendap atau mengapung) dengan cara penyaringan, pengendapan (menghilangkan komponen-komponen fosfor dan padatan tersuspensi) dan pemisahan, serta pemindahan endapan. Proses penanganan sekunder (proses dekomposisi bahan-bahan padatan secara biologi) dengan teknik penyaringan trikeldan lumpur aktif. Proses penanganan tersier dengan cara:Adsorpsi (bahan-bahan organik terlarut), elektrodoalisis (menurunkan konsentrasi garam-garam terlarut sampai pada konsentrasi air semula, sebelum digunakan), osmosis berlawanan, khloranisasi (menghilangkan organisme penyebab penyakit). Program Pengendalian Pencemaran dan Pengrusakan Lingkungan dengan cara mengurangi beban pencemaran badan air oleh industri dan domestic, mengurangi beban emisi dari kendaraan bermotor dan industri, mengawasi pemanfaatan B3 dan pembuangan limbah B3, mengembangkan produksi yang lebih bersih (cleaner production) dan EPCM (Environmental Pollution Control Manager). Program Rehabilitasi dan Konservasi SDA dan Lingkungan Hidup dengan mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis, Menanggulangi kerusakan lahan bekas pertambangan, TPA, dan bencana, meningkatkan konservasi air bawah tanah, rehabilitasi dan konservasi keanekaragaman hayati.





Daftar Pustaka









Peran Kimia Dalam IPTEK

                                                                                                   Alfin Yumaela Lestri
                                                                                                   @G07-alfin
                                                                                                  @Proyek G01
   

PERAN KIMIA DALAM IPTEK 
 

Ilmu kimia tidak hanya terbatas dalam laboratorium, namun ilmu kimia adalah ilmu inti dari berbagai macam ilmu. Peran kimia dalam kehidupan sangatlah penting karena kimia bisa diterapkan dalam berbagai macam bidang, diantaranya diterapkan dalam bidang kedokteran, geologi,mesin, teknik sipil dan indutri.

1.Bidang Kedokteran
     Hampir keseluruhan obat yang ada dalam rumah sakit dan toko-toko obat semuanya berasal dari proses dan reaksi kimia. Obat-obatan ini telah melalui berbagai riset sebelum digunakan sebagai media dalam proses penyembuhan manusia dari sakitnya.
2. Bidang Geologi

Untuk bisa menemukan material-material dalam tanah, seperti mineral, minyak bumi, gas, dan batubara. Para ahli geologi harus mempelajari dasar-dasar ilmu kimia terlebih dahulu. Karena ilmu kimia dalam bidang ini digunakan untuk memahami tentang benda-benda alam.

4. Bidang Mesin

Setiap mesin pasti menggunakan logam. Untuk mengetahui logam yang mana dan kecocokannya dengan mesin yang akan dikembangkan, maka ahli mesin harus mempelajari setiap logam yang ada dialam ini. Disinilah letak ilmu kimia diterapkan dalam bidang mesin.

5. Bidang Teknik Sipil

    Kayu, cat, semen, paku, besi, lem, paralon, dan sebagainya adalah bahan-bahan yang wajib digunakan dalam teknik sipil. Semua bahan-bahan ini adalah produk dari penerapan ilmu kimia. Selain makromolekul jenis ini, bahan-bahan ini juga di uji kualitasnya menggunakan ilmu kimia juga.

6. Bidang Industri

      Tentu, ilmu kimia adalah komponen paling penting dalam bidang industri. Karena semua peralatan dan produk yang akan dihasilkan semuanya menerapkan ilmu kimia. Contoh prosuk yang dihasilkan dari penerapan kimia dalam bidang industri yaitu baju, sepatu, cat, dan lain-lain.



Peranan kimia dalam bidang iptek banyak sekali, misalnya:

  • Dengan bantuan kimia, mampu diciptakannya alat pencuci darah(hemodialisis) yang berguna untuk pasien yang menderita penyakit yang berhubungan dengan darah,atau ginjal. 
  • Penemuan para ahli kimia dalam mempelajari silikon yang merupakan bahan dasar pembuatan mikroprosesor untuk komputer.
  • Peningkatan kualitas produk pertanian memerlukan dukungan kimia, misalnya pembuatan bibit unggul melalui rekayasa genetika, pembuatan pupuk, serta pembuatan pestisida
  • Melalui Sidik jari DNA dapat dilakukan identifikasi dalam kasus kejahatan, dan kriminalitas, serta kasus kebakaran yang wajahnya tak dapat dikenali. Untuk identifikasi, diperlukan ahli kimia.
  • Penemuan foto berwarna juga tidak terlepas dari peranan ahli kimia dalam membuat zat warna yang peka terhadap cahaya.
  • Ilmu kimia juga berperan dalam membuat efek visual pada pertunjukkan hiburan, misalnya es kering untuk membuat kabut, kembang api, dan efek khusus yang melibatkan bahan peledak.

manfaat ilmu kimia

                                    (Sumber:http://www.pelajaran.co.id/)


   Manfaat yang segera kita dapat ketika mempelajari ilmu kimia adalah pemahaman yang lebih baik terhadap alam sekitar dan berbagai proses yang berlangsung didalamnya.Dalam sebuah pembahasan,perbedaan antara air dan akohol,jika sifat dapat terbakar dari alkohol dipertanyakan kepada orang yang tidak mempelajari ilmu kimia, mungkin ia akan menjawabnya dengan mengatakan“sudah begitu dari asalnya”. Akan tetapi, bagi orang yang sudah mempelajari ilmu kimia dapat menjelaskan sifat tersebut secara rasional.


Manfaat yang lebih jauh dari belajar ilmu kimia adalah untuk mengubah bahan alam menjadi produk yang lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan kita. Dunia modern sekarang ini merupakan dunia di mana seseorang menjadi terbiasa dengan kemudahan yang diperoleh dari ilmu kimia. Pikirkanlah tentang sabun, pasta gigi, tekstil, kosmetik, plastik, obat-obatan, pupuk, pestisida, bahan bakar, cat, bumbu masak, dan berbagai jenis makanan olahan, semuanya merupakan hasil dari penerapan ilmu kimia. Hampir semua bahan keperluan kita, sedikit banyak, baik langsung atau tidak langsung, mengalami sentuhan kimia.

Perkembangan ilmu dan teknologi kimia secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan teknologi industri seperti pada pengaplikasiannya yaitu: pengolahan minyak bumi, petrokimia, pengolahan logam, dll.Produk-produk dari industri ini dapat juga digunakan sebagai bahan baku oleh industri lain,yang disebut juga sebagai produk antara.




Daftar Pustaka: