.

Tampilkan postingan dengan label @A03-KHARISMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A03-KHARISMA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2016

Tercemarnya Sungai Di Sumatera Barat



Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mendesak Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Padang untuk melakukan pemeriksaan baku mutu air di kawasan aliran Batang Anai.

Kamis, 15 Desember 2016

Pengelompokan Industri Kimia

Industri kimia merujuk pada suatu industri yang terlibat dalam produksi zat kimia. Industri ini mencakup petrokimia, agrokimia, farmasi, polimer, cat, dan oleokimia.

Kamis, 08 Desember 2016

pencemaran lingkungan pada lapisan atmosfer



Atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti sebuah planet, termasuk bumi dari permukaan planet tersebut sampai jauh diluar angkasa dengan ketebalan kurang lebih 1.000 km dari permukaan bumi dan bermassa 59 x 1014 ton.
Sumber polusi udara:
-          Aktivitas manusia
1.transportasi
2.industri
3.pembangkit listrik
4.pembakaran (perapian, kompor, furnace, insinerator dengan berbagai jenis bahan bakar) termasuk pembakaran biomassa secara tradisional
5.gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti CFC
-          Sumber alami
1.gunung berapi
2.rawa-rawa
3.kebakaran hutan
4.denitrifikasi
-          Sumber-sumber lain
1.transportasi
2.kebocoran tangki gas
3.gas metana
4.uap pelarut organik
Dampak polusi udara:
1.       Dampak kesehatan
2.       Dampak terhadap tanaman
3.       Hujan asam
4.       Efek rumah kaca
5.       Kerusakan lapisan ozon
Cara mengatasi polusi udara:
1.       Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan
2.       Menghemat energi yang digunakan
3.       Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal
4.       Tidak menebang hutan secara liar
5.       Melakukan penanaman pohon
6.       Gunakan kendaraan yang ramah lingkungan

Daftar pustaka:
-          Wikipedia. 2016. Pencemaran udara.
-          Ruhmawati, dewi. 2012. Solusi mengatasi pencemaran udara.
-          Mustakim, rahman. 2012. Pencemaran lingkungan.


Kamis, 24 November 2016

Industri kimia lipstick

Kharisma Islamy, 24 November 2016

Lipstik ialah kosmetika yang terbuat dari lilin, pigmen, minyak, dll. Lipstik biasa dimanfaatkan untuk memberikan warna pada bibir. Lipstik biasa digunakan oleh wanita.
Lipstik telah ditemukan sejak masa kuno ketika batu permata semimulia dihancurkan dan dioleskan ke bibir dan kadang-kadang ke mata. Selama Zaman Keemasan Islam, kosmetolog Al-Andalus terkenal Abul Qasim az-Zahrawi menemukan lipstik padat, yang merupakan batangan wangi yang digiling dan ditekan dalam cetakan khusus, dan ia menjelaskannya dalam bukunya At-Tashrif. Benda ini mulai populer pada masa Ratu Elizabeth I dari Inggris.
Jenis-jenis lipstick:
1.      Sheer Lipstick
Lipstik bertekstur sheer tidak memiliki pigmentasi yang kuat. Jika dipulaskan, warnanya tak akan menutupi seluruh warna bibir alami, melainkan hanya menambah sedikit rona. Lipstik jenis ini biasanya memiliki kandungan moisturizer yang tinggi sehingga tepat untuk menjaga kelembapan bibir, layaknya lip balm.
2. Satin Lipstick
Seperti sheer lipstick, satin lipstick juga mempunyai tekstur yang lembap dan tidak memberikan full coverage. Warna yang dimiliki bisa saja tampak pekat, namun ketika dipulaskan di bibir akan terasa lembut dan tipis, memberi sedikit kilau dan tidak tahan lama.
                    
3. Creamy Lipstick
Creamy lipstick teksturnya sangat nyaman di bibir dan mampu memberikan warna yang intens dengan efek dewy.
4. Matte Lipstick
Lipstik bertekstur matte adalah jenis lipstik yang paling dikagumi banyak wanita karena sangat pigmented, tahan lama dan sama sekali tidak berkilau. Belakangan ini, lipstik matte banyak muncul dalam bentuk liquid yang membuatnya semakin mudah diaplikasikan. Namun, lipstik jenis ini biasanya membuat bibir kering dan dapat memperjelas garis-garis bibir. Selain itu, lipstik matte berwarna gelap juga dapat membuat bibir terlihat kecil. 
5. Glossy Lipstick
Lipstik satu ini adalah senjata tepat untuk meraih tampilan bibir yang luscious dan plumpy, karena memiliki efek kemilau yang segar dan membuat bibir tampak lebih penuh. Meski tampak ‘basah’, bukan berarti Anda dapat mengabaikan kelembapan bibir, karena tekstur yang glossy belum tentu dilengkapi dengan emollient yang baik. 
6. Glossy Lipstick
Frosty lipstick atau disebut juga pearlescent lipstick adalah lipstik dengan taburan shimmer yang berlimpah, umumnya dalam tekstur yang creamy. Saat dipulaskan, lipstik ini akan melapisi bibir dengan nuansa keperakan dan memberi nuansa icy look yang tidak selalu cocok dengan semua orang. Mungkin itu sebabnya lipstik yang pernah berjaya di tahun 80-an ini tak mampu mampu mempertahankan eksistensinya hingga sekarang.
7. Lip Stain/Lip Tint
Diciptakan untuk mempercantik warna alami bibir Anda, menghadirkan warna yang lebih menempel dan tahan lama, tetapi tidak full coverage seperti lipstik. Mayoritas liptint atau lip stain berbentuk cair, namun beberapa hadir juga dalam bentuk pensil, spidol atau krim. Produk ini merupakan senjata yang tepat untuk menciptakan gradient lips atau just bitten lips yang sedang tren. 
Kandungan kimia pada lipstick:
1.      Triclosan
Triclosan digunakan sebagai pengawet pada lipstik. Para peneliti mengatakan bahwa triclosan berhubungan dengan masalah otot dan jantung. Bahan kimia ini bisa memicu kekhawatiran terhadap bakteri yang mengganggu antibodi.
2.      Methylparaben
Menurut peneliti, methylparaben adalah pengawet yang digunakan dalam produk-produk kecantikan. Bahan ini bisa memicu kanker dan dapat mengganggu sistem endoktrin.
3.      Propylparaben
Bahan ini dapat menyebabkan iritasi kulit pada seseorang yang memiliki kulit sensitif. Selain itu, bahan ini berhubungan dengan gangguan endoktrin, kanker dan efek beracun lainnya.
4.      Retinil palmitat
Retinil palmit merupakan bentuk vitamin A. Bahan ini dapat menjadi racun bagi wanita hamil karena bisa menyebabkan masalah kesehatan dari kanker hingga masalah reproduksi.
5.      Retinil palmitat
Tokoferil asetat dikenal sebagai vitamin E asetat. Bahan ini cukup berbahaya, karena dapat menyebabkna iritasi kulit, rasa terbakar, gatal-gatal dan lecet.
6.      Parafin
Parafin sering digunakan dalam pembuatan lilin. Kini, parafin juga ada pada lipstik dalam jumlah yang kecil. Tetapi, jika bahan ini digunakan dalam jangka waktu yang lama, maka dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigil yang menyebabkan kareis gigi.

Proses pembuatan lipstick :
  1. Penggilingan pewarna (pigmen), pilih pewarna yang diinginkan atau cari kombinasi dari beberapa pewarna kemudian dicampur dengan hati-hati. Kemudian minyak dengan jumlah dan tingkat kekentalan tertentu ditambahkan ke dalam pewarna.
  2. Setelah kombinasi pewarna dan basis lilin tercampur baik, tambahkan cairan-cairan yang termasuk dalam komposisi lipstik. Pencampuran ini memerlukan agitator. Penentuan ukuran partikel juga dilakukan untuk menghasilkan lipstick yang baik.
  3. Pembentukan lipstik dilakukan pada suhu yang spesifik dan telah ditentukan sebelumnya. Lipstik cair dipanaskan sekitar 800C dan dituangkan kedalam cetakan yang bersuhu 350C. Untuk mencegah pembentukan gelembung udara pada pencetak, produsen lipstik menggunakan pencetak yang miring atau menggunakan vacuum untuk menangkap gelembung.
  4. Lipstik yang sudah lebih dingin diambil dari cetakan dan persiapan untuk tahap flaming (melewatkan lipstik dekat nyala api untuk menghasilkan lapisan leleh pada permukaan yang halus disekitar lipstik). Prosedur ini akan memastikan lipstik memiliki tampilan visual yang lebih baik dan menjaga dari udara luar serta pengaruh lain (lipstik akan mudah rusak karena lembap, panas atau udara).
  5. Packaging dan labeling
  6.  
Tips cara menggunakan lipstcik yang baik dan benar:
aplikasikan lipstik dan lips liner
tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan benda kecil satu ini yaitu lips liner , pemakaian lips liner yang tepat akan membuat bibir terkesan tipis ,tebal dan bahkan tampak cantik
pertama silahkan pakai lipstik anda lalu tambahkan lips liner dimana anda bisa menambahkanya di area tertentu di sekitar bibir anda ,dengan cara ini di harapkan bibir anda akan memberikan kesan tersendiri sesuai dengan apa yang anda inginkan
bentuk garis bibir dengan lips liner
cara yang kedua ini berbeda dengan cara yang pertama, cara yang kedua ini anda hanya perlu menggunakan lip liner untuk mendefinisikan bentuk bibir anda, sedikit tambahan yang perlu anda ketahui disini anda hanya perlu mendifinisikan bentuk bibir bukan menciptakan sendiri bentuk bibir , karena bentuk bibir anda adalah ketentuan dari tuhan , jadi tugas anda hanyalah menghias / mempercantik agar terlihat semakin indah
cara agar bibir tampak tipis
untuk mwnampilkan kesan tipis pada bibir anda gunakan lips liner sedikit ke dalam dari garis tepi bibir
agar bibir tampak tebal
untuk menampilkan kesan tebal maka gunakan lips liner sedikit keluar dari garis tepi bibir anda,sehingga bibir tampak tebal atau lebih berisi
cara membuat bibir hitam jadi merah alami
Melembutkan garis bibir
setelah anda memakai lip liner maka tugas selanjutnya adalah membuat garis bibir agar terlihat lembut
caranya sapukan secara perlahan jari telunjuk anda pada garis lips liner yang anda pakai , ini bertujuan agar bibir anda terlihat lebih lembut dan natural
mencoba tips satu jari
untuk mencegah agar lipstik yang anda pakai tidak mengenai gigi maka gunakan “trik satu jari”
caranya : letakan jari anda di mulut,selanjutnya tutup bibir anda saat bibir masih dalam keadaan tertutup segera tarik jari anda. dengan cara ini maka lipstik yang akan mengenai gigi kini telah berakhir di jari anda.
memilih cara memakai lipstik yang paling sesuai
jika berbicara tentang memakai lipstik itu cenderung soal ekpresi anda, namun akan memiliki hasil akhir yang berbeda beda 
ada sebagian wanita yang memakai lipstik memolesnya di mulai dari pinggir bibir lalu ketengah,ada juga sebagian yang memakai dari tengah kepinggir , ada juga yang memulai dari sudut tertentu dan berakhir pada sisi tertentu namun sebaiknya anda memilih metode yang paling pas dengan raut wajah anda. karena setiap metode yang anda pakai tentunya memiliki hasil akhir yang berbeda – beda
pahami bibir anda
memilih jenis warna lipstik juga mempengaruhi kesan yang di hasilkan oleh bibir anda. jika anda menginginkan bibir anda terlihat keci / kurus maka bisa menggunakan warna gelap atau matte. sebaliknya jika anda menginginkan bibir terlihat penuh maka warna mengkilap atau terang bisa di jadikan pilihan
tips sederhana agar lipstik lebih awet dan tahan lama
memakai lips ghos
pakailah lips ghos sesaat setelah anda memakai lipstik,selain agar bibir terlihat natural lips ghos juga membantu mengunci warna lipstik agar tidak mudah luntur
memakai Tisu
cara ini paling mudah dilakukan,siapkan tisu yang masih pada kotaknya, lalu cabut tisu menggunakan bibir anda , maka sisa minyak dari lipstik akan menempel pada tisu, maka bibir akan menjadi lebih kering
menggunakan bedak
taburkan sedikit bedak sesaat sebelum anda memakai lipstik, bedak membantu mengunci partikel lipstik agar lebih tahan di bibir anda
menjaga kesehatan bibir
jika bibir anda kering pecah pecah maka sebagus apapun lipstik yang dikenakan jangan harap akan bertahan lama di bibir anda
menjaga aktifitas anda
apa bila anda akan minum baiknya gunakan sedotan ,hal ini terlihat lebih baik daripada anda meminumnya tanpa sedotan .bisa saja lipstik yang di gunakan menempel dan tertinggal pada dinding gelas yang bisa membuat lipstik menjadi kurang awet dan tahan lama



Kamis, 06 Oktober 2016

TERMOKIMIA


A. PENGERTIAN TERMOKIMIA
Termokimia merupakan ilmu kimia yang mempelajari perubahan kalor atau panas suatu zat yang menyertai suatu reaksi atau proses kimia dan fisika.

Kamis, 22 September 2016

Perubahan Entalpi Standar dan Aplikasinya


1. Penentuan Entalpi Dengan Kalorimeter
Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah penentuan entalpi dengan kalorimeter. Dilihat dari definisinya, kalorimeter adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur banyaknya kalor (panas) yang terdapat dalam suatu reaksi kimia tertentu.

Kamis, 15 September 2016

MATERI DAN PERUBAHAN MATERI




A.      Materi
Materi adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang (memiliki volume). Segala benda di alam semesta, termasuk tubuh kita merupakan materi. Materi terdapat 3 wujud: liquid (cair), solid (padat), dan gas.
B.      Sifat-sifat materi
-          Sifat ektentif adalah sifat yang bergantung pada jumlah atau ukuran zat. Sifat ektentif terdiri atas berat dan volume.
1.       Berat
Semakin banyak suatu zat maka semakin besar pula beratnya. Sebagai contoh sepeda motor akan lebih berat dari pada sepeda karena sepeda motor tersusun oleh lebih banyak zat dibandingkan dengan sepeda
2.       Volume
Semakin besar jumlah zatnya, semakin besar  volume yang ditempatinya, kecuali untuk gas. Apabila kalian menimbang beras dan gula pasir dengan berat yang sama, apakah berat keduanya sama ? tentu tidak bukan ? jumlah gula pasir akan lebih banyak dari pada beras, ini menunjukan volume gula pasir lebih besar dari pada volume beras 
-          Sifat intensif
Sifat intensif (intensive property) tidak dapat di akumulasikan seperti sifat ekstensif. Nilai sifat intensif tidak dipengaruhi oleh ukuran sistem dan dapat bervariasi di setiap bagian sistem pada waktu yang berbeda. Dengan demikian, sifat intensif merupakan sifat posisi fungsi waktu. Volume spesifik, tekanan dan temperatur adalah contoh sifat intensif yang digunakan. Suatu sifat intensif sistem adalah sifat-sifat yang sama dengan sifat-sifat yang bersesuaian dengan masing-masing subsistem tersebut. Suhu dan tekanan adalah sifat-sifat intensif yang khas; jika suatu sistem pada 298 K dibagi dua, suhu masing-masing bagian akan tetap 298 K.
-          Perbedaan sifat ektensif dan intensif:
Sebagai contoh untuk menjelaskan perbedaan antara sifat ekstensif dan intensif dapat digunakan contoh di mana terdapat sejumlah massa yang terdiri dari beberapa bagian dan keseluruhannya memiliki temperatur yang sama. Massa dan volume total yang dimiliki benda tersebut, merupakan penjumlahan dari massa dan volume setiap komponennya. Namun demikian, temperatur total benda tersebut bukanlah merupakan jumlah dari temperatur masing-masing komponen, melainkan temperatur setiap bagian benda tersebut adalah sama. Massa dan volume merupakan sifat ekstensif, sedangkan temperatur adalah sifat intensif. Jadi, yang membedakan disini adalah, sifat intensif tidak bergantung pada jumlah materi yang di ukur, sedangkan sifat ekstensif bergantung terhadap materi yang di ukur.
Materi atau zat di klasifikasikan menjadi 2 kelompok :
1. Zat Tunggal (murni)
Zat tungal (murni) terdiri dari :
·         Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi komponen yang lebih sederhana melalui reaksi kimia.
Contohnya : Besi (Fe) Perak
dibawah ini adalah contoh unsur yang tersusun dalam SPU
·         Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari dua atau lebih unsur melalui. Dengan cara-cara tertentu. Senyawa dapat diuraikan menjadi zat yeng lebih sederhana dan bahkan bisa menjadi unsur-unsur pembentukan. Misalnya gula merupakan senyawa yang terdiri dari unsur karbon, unsur hidrogen dan unsur oksigen, jika gula kadar akan terurai menjadi senyawa yang lebih sederhana yaitu karbon oksida dan uap air. Contoh lain (air, asam cuka dan lain-lain)
II. Perubahan Materi
Perubahan materi terbagi menjadi dua macam, yaitu :
1. Perubahan Materi Secara Fisika atau Fisis
Perubahan fisika adalah perubahan yang merubah suatu zat dalam hal bentuk, wujud atau ukuran, tetapi tidak merubah zat tersebut menjadi zat baru.
Contoh perubahan fisis :
a. perubahan wujud
– es balok yang mencair menjadi air
– air menguap menjadi uap
b. perubahan bentuk
– benang diubah menjadi kain
– batang pohon dipotong-potong jadi kayu balok dan triplek, dll.
2. Perubahan Materi Secara Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan dari suatu zat atau materi yang menyebabkan terbantuknya zat baru
Contoh perubahan kimia :
a. Proses fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan yang merubah air, sinar matahari, dan sebagainya menjadi makanan.
b. Proses besi berkarat. Contoh lain perubahan kimia adalah proses pembusukan dan pembakaran, Zat yang dihasilkan sepenuhnya senyawa kimia baru.