.

Minggu, 24 November 2019

Kimia Hijau Prinsip 1-3 4-6

Oleh: Rosa Amaria Putri (@P09-Rosa), @Proyek P08


Abstrak
            Kimia Hijau dikenal juga sebagai Kimia Berkelanjutan (Sustainable Chemistry).Dalam hal ini Kimia Hijau merupakan konsep dan pemikiran mengenai kimia untuk menyelamatkan lingkungan dari pencemaran . Kimia Hijau bukanlah canbang ilmu baru, namun merupakan cara pandanng atau strategidalam kaitannya dengan pemanfaatan kimia.Limbah kimia/limbah apapun dengannya ada konsep Kimia Hijau bisa diubah/diolh menjadi limbah yang tidak merugikan bahkan limbah bisa didaur ulang.Bahan-bahan yang digunakan lebih alami yang tidak akan merugikan makhluk hidup maupun alam.Energi yang dihasilkan konsep Kimia Hijau lebih positif dan menjadi energy yang sehat.Biaya yang dikeluarkan bisa di minimalisir.Dampak negatif yang dikeluarkan oleh bahan-bahan,limbah yang tidak sehat akan dikendalikan/adanya pengendalian karena konsep Kimia Hijau.
Kata Kunci
Limbah,bahan,biaya,,energy,dampak,pengendalian
       I.            Pedahuluan
Kimia Hijau merupakan paradigma yang relatif baru, dengan focus pada upaya mengoptimalkan kegiatan perancangan proses, produk dan pasca produk yang bisa memperkecil bahkan menihilkan pemakaian dan pembentukan bahan kimia beracun dan berbahaya.
     II.            Permasalahan
Masih banyak manusia yang kurang kesadaran dalam hidup dialam ini,masih banyak pabrik-pabrik yang nakal membuang limbah kimia ke aliran sungai,atau tempat yang dilalui banhyak makhluk hidup,kurangnya kesadaran bahwa kita sebagai makhluk hidup masih membutuhkan alam yang sehat,energy yang positif,udara yang segar.
  III.            Pembahasan
Limbah
Limbah hasil industri menjadi salah satu persoalan serius di era industrialisasi. Oleh karena itu, regulasi tentang industrialisasi ramah lingkungan menjadi isu penting (Basaran, 2013; Wilson, et al., 2012). Alasan yang mendasari sebab limbah tidak hanya dari proses produksi tapi juga kelangsungan hidup. Oleh karena itu, pengolahan limbah harus dilakukan sedari dini ketika proses produksi terjadi. Artinya, pengolahan limbah harus dilakukan dari hulu sampai hilir karena jika ini tidak dilakukan maka ancaman terhadap pencemaran akan berakibat fatal (Xue, et al., 2013; Mohanty, 2012).
Gunakan metode untuk mengurangi limbah sampah Reduce,reuse,recycle,recovery,landfill.
Bahan
Perancangan sintesis dengan bahan kimia yang tidak berbahaya : Dalam praktek metode sintesis seharusnya didesain untuk menggunakan dan menghasilkan zat yang paling sedikit atau sama sekali tidak menimbulkan toksisitas pada manusia dan lingkungan.
Energi
            Penggunaan energy dalam proses kimia perlu senantiasa memperhatikan dampak lingkungan dan nilai ekonominya,dalam hal ini jumlahnya harus diminimalisir. Dalam hal ini jika memungkinkan metode sintesis harus dilaksanakan pada suhu kamar dan tekanan kamar atau Standart Ambient Temperature and Pressure (SATP), yaitu acuan dengan suhu 25 derajat celcius (298,15 derajat kelvin) dan tekanan 101 kPa~1 atm.
Dampak negatif jika tidak ada konsep Kimia Hijau Lingkungan akan berbahaya bagi manusia hewan dan tumbuhan,industry tidak mengerti cara mendaur limbah industrinya,kesadaran masyarakat semakin berkurang.
Pengendalian
·         Peruraian
·         Analisa seketika
·         Minimalisir potensi kecelakaan
·         Penghematan energy

  IV.            Kesimpulan dan Saran
Konsep kimia hijau berupaya membuat langkah-langkah kreatif dan inovatif,Kimia Hijau ingin membangun prinsip hijau dimana alam menjafi sehat,lingkungan menjadi asri dan manusia,hewan,tumbuhan mendapatkan dampak yang positif.
Saran saya adalah bangkitkan kesadaran dalam diri agar selalu bisa menjaga,dan mearwat lingkungan dan alam sekitar kita,karena jika alam dan lingkungan rusak kita juga mendapatkan dampak yang negatif.
    V.            Daftar Pustaka
Hidayat, A A; kholil, Muhamad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkaran Industri. Yogyakarta: Penerbit  Wahana Resolusi.

Nasir,M;S,P,Edy.2015. MANAJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI.Dalam http://journals.ums.ac.id/index.php/benefit/article/viewFile/2313/1575 (akses 23 November 2019)

Sulistyono. PENGGUNAAN PRODUK PLASTIK DARI PETROKIMIA DENGAN BAHAN DASAR MINYAK DAN GAS BUMI MANFAAT DAN BAHAYANYA BAGI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN.Dalamhttp://www.pusdiklatmigas.esdm.go.id/file/T7_Penggunaan_Plastik___Sulistyono.pdf (akses 23 November 2019)

Kementerian Perindustrian.2012. KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI HIJAU.Dalam http://www.iesr.or.id/files/2apr_WORKSHOP_ENERGI.pdf (akses 23 November 2019)

Nurhayati,D,N.2013. BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN.Dalam https://nanikdn.staff.uns.ac.id/files/2013/10/Bahan-Kimia-aditif-guru.pdf
(akses 23 November 2019)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.