.

Minggu, 08 September 2019

PERANAN ILMU KIMIA DI KEHIDUPAN SEHARI HARI

Oleh : Rachmatika Anantia Agustin, Firsta Fauzyah, Viviancho (@KEL-P10 @P18-ANANTIA @P23-FIRSTA @P24-VIVIANCHO)

Abstrak
Ilmu kimia tergolong ilmu pengetahuan alam yang secara khusus mempelajari perubahan materi, baik secara kimia maupun fisika. Ilmu kimia dibangun oleh dua pilar kajian yang saling mendukung satu sama lain, sehingga kimia berkembang seperti sekarang dan akan terus berkembang. Kedua pilar tersebut adalah kajian teoretis dan kajian empiris. 
Kata Kunci : Ilmu kimia, kajian ilmu kimia, perkembangan ilmu kimia.

I.                   Pendahuluan
Ilmu kimia memegang peranan penting dalam  kehidupan  masyarakat karena manusia setiap hari tidak lepas dari zat-zat kimia. Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari gejala khusus yang terjadi pada zat dan segala sesuatu yang berhubungan dengan zat yaitu komposisi, struktur dan sifat, transformasi, dinamika, dan energitika zat. Ilmu kimia juga mempelajari tentang teori, aturan-aturan, fakta, deskripsi, dan peristilahan kimia. (Depdiknas, 2006).  Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan alam khususnya kimia, maka menggunakan metode ilmiah dengan tahap-tahap operasionalnya.

II.                Permasalahan
Seiring berkembangnya ilmu kimia, saat ini banyak proses kimia yang diketahui memiliki dampak negatif terhadap kualitas lingkungan, seperti pembakaran minyak bumi menimbulkan pencemaran terhadap udara, karena gas karbon dioksida yang dihasilkan bersama-sama dengan uap air di udara menyebabkan panas dipermukaan bumi meningkat. Banyak lagi produk-produk kimia yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh industri, pertambangan, bahan-bahan pestisida, pengawet, dan pewarna makanan, serta produk kimia lainnya.

III.             Pembahasan

1.      Kajian Ilmu Kimia
Kajian ilmu kimia kita mengajari struktur, komponen, sifat dan perubahan materi. Perubanhan materi merupakankajian utama dalam ilmu kimia, sebab perubahan materi merupakan gejala alam yang perlu dipahami agar dapat dilakukan perubahan kearah yang menguntungkan. Untuk memahami proses perubahan materi diperlukan teori yang disebut kriteria kimia, yaitu tahap-tahap perubahan materi. Kajian terhadap struktur materi mempelajari bagaimana partikel berukuran snagat kecil bergabung membentuk suatu materi yang besar. Kajian terhadap komposisi materi mempelajari unsur-unsur yang menyusun suatu materi serta komposisi unsurnya. Kajian terhadap sifat-sifat materi adalah mempelajari karakteristik suatu materi.

2.      Metode Ilmiah
Metode ilmiah adalah penerapan dari kedua pilar (kajian teoretis dan emperis). Metode ilmiah terdiri dari tahap-tahap operasional sebagai berikut:
Pengamatan (observasi), pengamatan dilakukan secara kualitatif ataupun kuantitatif. Pengamatan kuantitatif disebut  juga pengukuran.
Mencari pola hasil pengamatan, proses ini sering melahirkan rumusan hukum alam (perilaku umum suatu objek).
Perumusan teori, terdiri dari sejumlah asumsi (hipotesis). Jika hipotesis sejalan dengan kajian percobaan, maka hipotesis itu dianggap teori.
Penguji teori, merupakan gagasan manusia untuk menerangkan perilaku alam yang diamati berdasarkan pengamatan.

3.      Perkembangan Ilmu Kimia dan Kimia Terkini
Ilmu kimia sebagai ilmu yang melibatkan kegiatan ilmiah dilahirkan oleh para ilmuwan muslim bangsa Arab dan Persia pada abad ke-8. Salah seorang bapak ilmu kimia yang terkemuka adalah Jabir ibn Hayyan (700-778). Sejarah kimia dapat dianggap dimulai dengan pembedaan kimia dengan alkimia oleh Robert Boyle (1627–1691) melalui karyanya The Sceptical Chymist (1661). Baik alkimia maupun kimia mempelajari sifat materi dan perubahannya. Alkimiawan menemukan banyak proses kimia yang menuntun pada pengembangan kimia modern. Alkimiawan pertama yang dianggap menerapkan metode ilmiah terhadap alkimia dan membedakan kimia dan alkimia adalah Robert Boyle(1627–1691). Walaupun demikian, kimia seperti yang kita ketahui sekarang diciptakan oleh Antoine Lavoisier dengan hukum kekekalan massanya pada tahun 1783. Penemuan unsur kimia memiliki sejarah yang panjang yang mencapai puncaknya dengan diciptakannya tabel periodik unsur kimia oleh Dmitri Mendeleyev pada tahun 1869.
Perkembangan ilmu kimia terkini adalah bagaimana mengembangkan proses-proses kimia dan bahan materi yang bermanfaat bagi umat manusia tetapi dampak negatif terhadap lingkungan dapat di minimalkan, baik terhadap lingkungan perairan, udara, maupun tanah. Sehingga dapat mengurangi pencemaran yang telat terjadi saat ini akibat proses-proses kimia.

IV.              Kesimpulan
Pembahasan peran  ilmu kimia ringkas tentang materi, wujud, sifat dan perubahan dari materi  serta energi merupakan ruang lingkup pengkajian ilmu kimia. Saat ini perkembangan ilmu kimia sangat pesat dan telah memberikan hasil yang sangat besar dalam kehidupan manusia.Ilmu Kimia telah menghantarkan produk-produk baru yang sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Dalam kehidupan sehari-hari banyak produk yang telah kita pergunakan seperti, sabun, deterjen, pasta gigi dan kosmetik.

Daftar Pustaka

Sunarya, Yayan. 2010. Kimia Dasar 1

Fajrin, Rifai. 2016. Kajian Ilmu Kimia. Dalam https://www.chemistricks.com/2016/01/kajian-ilmu-kimia.html

Anonim. 2015. Dalam Tahap-Tahap Operasional Metode Ilmiah http://ordeku.blogspot.com/2015/11/tahap-tahap-operasional-metode-ilmiah.html

Natalia, A.D.A. 2012. Perkembangan Ilmu Kimia. Dalam https://agnesdevia.wordpress.com/2012/07/16/perkembangan-ilmu-kimia/

Asriadi. 2017. Sejarah Singkat Perkembangan Ilmu Kimia. Dalam http://ilmu-minati.blogspot.com/2017/05/sejarah-singkat-perkembangan-ilmu-kimia.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.