.

Tampilkan postingan dengan label @P24-VIVIANCHO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @P24-VIVIANCHO. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Januari 2020

Pencemaran Tanah



Oleh : Viviancho Samosir P(@P24-VIVIANCHO)

Abstrak :
Kita semua tahu indonesia negara yang sangat luas kaya akan sumber daya alamnya naun seiring berjalannya waktu kesuburan yang di miliki tanah indonesia banyak yang di gunakan sesuai aturan yang berlaku tanpa memperhatikan dampak jangka panjang yang di hasilkan dari tanah tersebut
Kata Kunci :
Pencemaran, Tanah
I.                   Pendahuluan
Sering berjalannya waktu kesuburan yang di miliki oleh tanah indonesia banyak yang di gunakan sesuai aturan yang berlaku tanpa memperhatikan damapak jangka panjang yang di hasilkan dari pengolahan tanah tersebut. Salah satu di antara nya penyelanggaraan pembangunan di tanah air tidak bisa di sangkal lagi telah telah menimbulkan berbagai dampak positif bagi masyarakat luas seperti pembangunan industri dan pertambangan telah menciptakan lapangan kerja baru bagi penduduk di sekitarnya namun kebersihan itu seringkali di ikuti oleh dampak negatif yang merugikan masyarakat dan lingkungan  
II.                Permasalahan
2.1  Pengertian pencemaran Lingkungan (Tanah)
2.2  Apakah dampak yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah ?
2.3  Apa saja penagan yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pencemaran tanah ?
III.             Pembahasan
3.1  Pengertian Pencemaran Lingkungan (Tanah)
Pencemaran lingkungan adalah suatu keadaan yang terjadi karena perubahan kondisi tata lingkungan (tanah, udara, dan air) yang tidak menguntungkan (merusak dan merugikan kehidupan manusia, binatang, dan tumbuhan) yang disebabkan oleh kehadiran benda-benda asing (seperti sampah, limbah industri, minyak, logam berbahaya dan sebagainya). Hal ini salah satunya sebagai akibat perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan lingkungan tersebut tidak berfungsi seperti semula (Susilo, 2003).
3.2  Dampak Pencemaran Tanah
Berbagai dampak yang di timbulkan akibat pencenaran tanah :
1.      Pada kesehatan
Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung pada tipe polutan jalur masuk ke dalam tubuh dan kerentanah populasi yang terkena ke onium berbagai macam peptisida dan herbisida merupakan bahan korsinigen untuk semua populasi timbul sangat berbahaya pada anak anak karena dapat menyebabkan kerusaka otot serta kerusakan ginjal pada seluruh populasi.
2.      Pada ekosistem
Pencemaran tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem perubahan tanah yang dedikat dapat timbula dari adanya bahan kimia beracun atau berbahaya bahka pada dosis yang rendah sekalipun perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme jadi mikroganisme an demik dan an taropoda yang hidup di lingkungan tanah Penanganan Pencemaran Tanah
3.3  Penanganan Pencemaran Tanah
1.      Remidiasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar ada 2 jenis remidiasi : in-sibu (on site )dan ex-situ (off site ) pembersihan on site adalah pembersihan di lokasi pemebrsihan ini lebih mudah dan murah. Pembersihan off sita adalah meliputi penggalian tanah yang tercemar dan di bawa kedaerah yang aman 
2.      Bioremidiasi adalah proses pembenahan pencemaran tanah menggunakan mikroganisme (jamur bakteri) dengan mendegradasi zat pencemaran.
IV.             Kesimpulan
Ada beberapa cara untuk mengurangi dampak dari pencemaran tanah , di antara nya dengan remidian bioremidian 
V.                Daftar Pustaka

https://www.academia.edu/32541234/ANALISIS_DAMPAK_LIMBAH_DOMESTIK_TERHADAP_PENCEMARAN_TANAH

Pencemaran Lingkungan


Oleh : Viviancho Samosir P(@P24-VIVIANCHO)

ABSTRAK
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan social. Kita bernafas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kitamakan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Namun dalam pemanfaatan alam, terkadang manusia tidak memperhatikan yang akan ditimbulkan atau ceroboh dalam pemanfaatan lingkungannya. Sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan atau pencemaran lingkungan dan akhirnya berdampak pada manusia itu sendiri, yakni mengancam kelestarian makhluk hidup di dalamnya termasuk manusia. Dengan kejadian tersebut, timbul lah pemikiran manusia untuk melestarikan lingkungan tempat tinggalnya demi kelangsungan hidup generasi berikutnya.

KATA KUNCI: Pencemaran Lingkungan.

I.                    Pendahuluan
Saat sekarang, pencemaran yang terjadi di bumi ini semakin tak terkendali, baik pencemaran udara, tanah, maupun pencemaran pada air. Untuk lingkungan saat ini banyak terjadi dan tidak mengenal tempat, terutama dalam lingkungan yang berbasis industri atau pabrik. Disisi lain jumlah penduduk yang cukup padat menyebabkan semakin sulit untuk dikontrol terjadinya pencemaran baik itu karena limbah industri maupun logam berat.itu, penting melakukan pengendalian alam terutama pencemaran pada lingkungan melalui berbagai cara misalnya, menetapkan standar baku mutu limbah yang harus dibuang kelingkungan dan harus sesuai dengan kadar tertentu.
II.                  Permasalahan
1.      Apa pengertian dari pencemaran lingkungan ?
2.      Apa saja jenis pencemaran lingkungan itu sendiri ?
3.      Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan ?
4.      Bagaimana dampak dari pencemaran lingkungan ?
III.                Pembahasan
Pengertian Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan dapat diartikan sebagai masuknya zat, makhluk hidup atau energi lain ke dalam air atau udara. Selain itu, pencemaran dapat juga diartikan sebagai adanya perubahan komposisi pada media misalnya tanah, air atau udara yang diakibatkan oleh beberapa faktor misalnya kegiatan manusia, proses alam dan sebagainya yang berakibat pada penurunan kualitas media yang dicemari tersebut.
Pencemaran lingkungan ialah satu dari berbagai faktor yang bisa memengaruhi kualitas lingkungan. Pengertian pencemaran lingkungan menurut Undang Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup pasal 1 ayat(14):
Pencemaran lingkungan hidup merupakan masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.
Makhluk hidup, zat, atau energi yg masuk kedalam lingkungan hidup umumnya merupakan sisa dari aktivitas atau kegiatan manusia. Sisa dari aktivitas atau kegiatan manusia disebut juga limbah. Maka dari itu dapat dikatakanbahwa salah satu penyebab pencemaran lingkungan adalah sebagai akibat adanya limbah yang sengaja dibuang ke dalam lingkungan. Pencemaran tersebut menjadi sumber penyebab terjadinya gangguan kesehatan pada masyarakat.
Macam –macam Pencemaran Lingkungan Hidup
Macam-macam pencemaran yang kita ketahui terbagi dalam empat kategori. Tiap pencemaran mempunyai sebab dan dampak yang ditimbulkan. Jenis-jenis pencemaran, yaitu :
1.      Pencemaran udara, berupa asap pabrk, asap kendaraan atau kebakaran hutan.
2.      Pencemaran tanah, berupa tumpahan minyak dari pabrik ke tanah.
3.      Pencemaran suara, berupa suara kendaraan atau suara mesin pabrik yang melebihi ambang batas sehingga merusak pendengaran.
4.      Pencemaran air , contohnya pembuangan limbah pabrik secara ilegal ke perairan baik itu sungai, waduk, danau, dan sebagainya.

Penyebab Pencemaran Lingkungan

Faktor Internal

Secara umum, penyebab pencemaran lingkungan karena faktor internal (secara alamiah), diantaranta:
a.      Abu (debu) yang dikeluarkan dari letusan gunung berapi, termasuk gas-gasvulkanik
b.      Proses pembusukan sampah-sampah organik
c.       Kebakaran hutan

Faktor Eksternal

Faktor Eksternal yang dapat menjadi penyebabnya, diantaranya:
a.      Debu dan gas-gas akibat aktivitas industri
b.      Pemakaian zat-zat kimia seperti pestisida yang disemprotkan ke udara
c.       Pembuangan limbah industry ke sumber air seperti sungai, danau, laut tanpa dilakukan pengolahan limbah secara benar
d.      Penggunaan pupuk untuk industry pertanian secara berlebihan dan melebihi kadar normal bias mencemari tanah.

Dampak Pencemaran Lingkungan

Pencemaran memiliki dampak negative yang cukup besar, diantaranya adalah:

Terhadap Kesehatan Manusia

Pencemaran lingkungan banyak menyumbang pengaruh negative terhadap kesehatan manusia seperti, bakteri dan cacing dapat mendorong terjadinya polutan udara sehingga mengakibatkan seseorang menjadi dan terjadi infeksi.
Udara yang tercemar oleh partikel atau gas dapat menyebabkan kelainan pada tubuh manusia, seperti gangguan fungsi fisiologis paru, saraf, transpor oksigen oleh hemoglobin, kemampuan sensorik, penimbunan bahan berbahaya dalam tubuh, dan menimbulkan rasa tidak nyaman (bau).
Selain udara, pencemaran air atau kandungan berbahaya dalam air seperti Cadmium (Cd), Merkuri, Kobalt dan lain sebagainya berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal, tulang, mempengaruhi otot polos dan pembuluh darah, timbul sakit kepala, sukar menelan, penglihatan menjadi kabur dan daya dengar menurun, mulut terasa tersumbat oleh logam, tekanan darah menjadi tinggi, pergelangan kaki membengkak.
Beberapa ahli mengemukakan bahwa penurunan kualitas tanah telah memberikan dampak nyata pada kesehatan, seperti dampak dari kekurangan unsur-unsur hara mikro yang terkandung dalam bahan makanan terhadap kesehatan manusia. Salah satu contohnya adalah Selenium yang memiliki sifat toksik pada dosis tinggi tapi sangat dibutuhkan dalam konsentrasi mikro. Kekurangan unsur mikro ini memberikan efek merugikan bagi manusia dan hewan.

Terhadap Produktivitas Makhluk Hidup Lain

Pencemaran lingkungan baik berupa air, tanah dan udara juga memiliki dampak negative bagi makhluk hidup lain seperti mengganggu proses fotosintesis karena sinar matahari terhambat masuk dan menghambat pertukaran karbon dioksida (CO2) dengan atmosfer. Efek lain terhadap kehidupan hewan, baik hewan peliharaan maupun hewan liar dapat terjadi karena adanya proses bioakumulasi dan keracunan bahan berbahaya.
Pencemaran air memiliki dampak terhadap makhluk hidup lain seperti menyebabkan kerusakan sel tumbuhan dan bersifat racun, Perubahan morfologi, pigmen, dan kerusakan fisiologi sel tumbuhan. DDT menghambat proses pengapuran dinding telur sehingga kulitnya tipis dan tidak dapat menetas dan menyebabkan racun bagi hewan ternak.
IV.                Kesimpulan
Jadi semua jenis pencemaran mempunyai dampak negatif yang dapat merugikan kelangsungan semua mahluk hidup yang tinggal di lingkungan tersebut. Oleh karena itu, kita harus mempunyai kesadaran akan mencintai lingkungan mulai dari hal yang kecil tapi mempunyai efek yang baik untuk lingkungan.
Daftar Pustaka
Hidayat, A.A; Kholil, Muhammad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Yogyakarta: Penerbit Wahana Resolusi.
Unkwon. 2016. Pencemaran Lingkungan. Dalamhttps://lingkunganhidup.co/pencemaran-lingkungan-hidup/ ( Di akses pada 13 Januari 2020)



Kamis, 19 Desember 2019

Industri Hijau



Oleh : Viviancho Samosir P (@P24-VIVIANCHO)


Abstrak :
keindahan alam Indonesia dari hari ke hari semakin punah. Hal ini bisa dibuktikan melalui pemberitaan media baik cetak maupun elektronik bahkan dapatdirasakan dengan semakin panasnya suhu bumi. Hal ini akibat penebangan hutan secara liar olehtangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab
Kata Kunci :
Industri, Hijau, Efisien
I.  Pendahuluan
Terdapat berbagai tantangan bagi industri nasional untuk lebih berdaya saing seperti masalah ketersediaan sumber daya yang semakin menipis juga ketergantungan terhadap bahan baku impor hingga masalah timbulan limbah.Di tingkat global, tuntutan agar diterapkannya standar industri yang menitikberatkan pada upaya efisiensi bahan baku, air dan energi, diversifikasi energi, eco-design dan teknologi rendah karbon
II.    Permasalahan
1.      Apa pengertian dari Industri Hijau ?
2.      Apa saja karakteristik yang terkandung dalam Industri Hijau ?
3.      Apa saja strategi yang bisa membangun Industri Hijau ?
III.      Pembahasan
3.1  Pengertian Industri Hijau
Menurut Hestanto (2014) Industri hijau adalah industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
3.2  Karakteristik Industri Hijau
1.      Rendahnya Intensitas Material Input
2.      Menggunakan Alternatif Material Input
3.      Penerapan Konsep 4R(reuse-recycle-refine-reduce)
4.      Rendahnya Intensitas Air
5.      Pembangunan Energi Alternatif (Biomass)
6.      Sumber Daya Manusia yang Kompeten
7.      Rendahnya Intensitas Energi
8.      Teknologi Rendah Karbon
9.      Minimisasi Limbah yang Dihasilkan
3.3  Strategi Pengembangan Industri Hijau
1.      Greening of Existing Industries
Melakukan Penghijauan merupakan salah satu cara untuk mengembangkan Industri yang sudah ada menjadi industri Hijau. Dengan menanam tanaman hijau, dan tidak menebang pohon sembarangan, itu artinya kita sedang meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan yang ada
2.      Creation of New Green Industries
Dengan menciptakan Industri Hijau yang baru, itu dapat menjadi solusi juga untuk meminimalisir bahkan melindungi lingkungan sekitar.
IV.    Kesimpulan
Industri Hijau sangat penting untuk dilakukan agar dapat mengembalikan keadaan alam Indonesia yang hampir punah akibat ulah manusia. Ada dua strategi yang dapat mengembangkan Industri hijau, yaitu Greening of existing industries dan creation of new green industries.
V. Daftar Pustaka

Selasa, 17 Desember 2019

Teknologi Hijau



Oleh : Viviancho Samosir P (@P24-VIVIANCHO)

Abstrak :
Teknologi hijau merujuk kepada satu aplikasi, peralatan atau sistem yang memiliki ciri-ciri mementingkan kelestarian alam sekitar dan bersifat mesra alam. Teknologi hijau menjadikan alam sekitar lebih baik untuk generasi akan datang.
Kata Kunci :
Teknologi, Hijau
I.   Pendahuluan
Penggundulan hutan telah menghilangkan kemampuan untuk menyerap emisi karbon sehingga memacu terjadinya perubahan iklim. Bagi masyarakat Indonesia dampak pemanasan global yang timbul antara lain kenaikan permukan air laut sampai 90 cm yang mengakibatkan tenggelamnya sekitar 2000 pulau, penurunan pH air laut dari 8,2 menjadi 7,8 yang akan menghambat kematian biota dan terumbu karang sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi
II.    Permasalahan
1.      Apakah definisi dari teknologi hijau ?
2.      Apa saja kriteria dari teknologi hijau ?
3.      Apa saja bidang yang berkaitan dengan teknologi hijau ?
III.   Pembahasan
3.1  Definisi Teknologi Hijau
Teknologi hijau” merupakan suatu bidang yang akan melahirkan banyak inovasi dan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.Satu upaya untuk menjaga kelestarian atau keberlanjutan kehidupan.
3.2   Kriteria Teknologi Hijau
1.      Meminimumkan degrasi kualitas lingkungan
2.      Mempunyai pembebasan gas rumah kaca yang rendah
3.      Aman untuk digunakan dan menyediakan lingkungan hidup sehat dan lebih baik untuk semua kehidupan
4.      Menghemat energy dan sumberdaya alam
5.      Menggalakkan sumber-sumber yang dapat diperbaharui (renewable).
3.3  Bidang Berkaitan dengan Teknologi Hijau
1.      Energi
Pembangunan energi alternatif dan ketahanan energi.
2.      Bangunan Hijau
Melibatkan semua aspek termasuk penggunaan bahan / material buatan – sintetis dan lokasi bangunan, bukan merujuk kepada warna bangunan tersebut.
3.      Kimia Hijau
Reka cipta, reka bentuk pemrosesan dan aplikasi kimia serta meminimumkan penggunaan bahan berbahaya.
4.      Anoteknologi Hijau
Melibatkan manipulasi bahan pada skalar nanometer atau satu bilion lebih kecil berbanding ukuran satu meter, ia melibatkan aplikasi kimia hijau dan prinsip standarisasi.
IV.    Kesimpulan
Untuk dapat dikatakan sebagai teknologi hijau, maka dibentuknya beberapa kriteria diantaranya adalah Meminimumkan degrasi kualitas lingkungan, Mempunyai pembebasan gas rumah kaca yang rendah, Aman untuk digunakan dan menyediakan lingkungan hidup sehat dan lebih baik untuk semua kehidupan, Menghemat energy dan sumberdaya alam, Menggalakkan sumber-sumber yang dapat diperbaharui (renewable).
 Daftar Pustaka