.

Selasa, 12 September 2017

HUJAN ASAM








 @proyekA02, @E14-Devi
Oleh : Devi Yanti Naibaho

Pengertian Hujan Asam
Hujan asam diartikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang. Hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksidadan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Usaha untuk mengatasi hal ini saat ini sedang gencar dilaksanakan.
Proses Terjadinya Hujan Asam
a.      Penguapan
Dibumi ini setidaknya banyak aktivitas yang dilakukan oleh manusia yang dapat memicu timbulnya berbagai macam gas yang dapat menyebabkan terjadinya hujan asam. Contoh gas-gas tersebut adalah karbon dioksida, karbon monoksida, sulfur dioksida dan hidrogen sulfur. Gas-gas tersebut biasanya berasal dari kendaraan bermotor, uap pabrik, pembakaran dan lain sebagainya.
Selain itu, bumi kita ini juga didominasi oleh perairan. Sehingga ketika siang hari, pada saat matahari bersinar dengan terangnya, air-air tersebut akan mengalamni penguapan menuju ke lapisan bumi. Menguapnya air dari laut ataupun dari sungai dan juga berkumpulnya gas-gas tersebut diudara merupakan proses awa terjadinya hujan asam.
b.      Penyatuan
Setelah uap air dan gas-gas tersebyut mengalami penguapan menuju lapisa bumi, maka kedua materi tersebut akan saling bertemu satu sama lain. Pertemuan antara karbon dioksida & karbon monoksida dengan uap air, kemudian hidrogen sulfur dan sulfur oksida juga bertemu dengan uap air. Pertemuan antara kedua senyawa inilah yang menyebabkan terjadinya hujan asam di bumi ini.
Dimana pada saat pertemuan antara karbon dioksida dan karbon monoksida dengan uap air, disini menghasilkan asam lemah. Sedangkan pertemuan hidrogen sulfur dan sulfur oksida juga bertemu dengan uap air ini menghasilkan asam kuat. Kedua asam tersebut inilah yang memicu dapat terjadinya hujan asam.
c.       Proses akhir
Masing-masing senyawa yang telah saling bercampur tersebut nantinya akan terbawa oleh angin dan menuju tempat yang lebih tinggi dari sebelumnya. Ketika sudah mencapai pada ketinggian tertentu, campuran antara gas dan air tersebut pada akhirnya akan mengalami titik jenuh. Tittik jenuh inilah yang kemudian akan mulai menjatuhkan titik-titik air, dimana titik-titik air tersebut sudah mengandung asam. Titik-titik air yang jatuh inilah yang disebut sebagai hujan asam.
Manfaat Hujan Asam
Seperti halnya hujan pada umumnya, hujan asam pun juga mempunyai sisi positif. Sisi positif ini adalah sisi kemanfaatan dari hujan asam sendiri bagi alam sekita atau alam semesta raya. Meskipun sebenarnya hujan asam lebih identik dengan sesuatu hal yang negatif, namun keberadaannya di bumi ternyata juga membawa sedikit manfaat. Satu- satunya manfaatnya dari hujan asam yang banyak diketahui oleh banyak orang adalah hujan asam ini mampu melarutkan berbagai mineral yang sangat dibutuhkan oleh binatang dan juga tumbuhan yang ada di bumi. Kandungan asam yang tinggi inilah yang mampu melakukannya ( melarutkan mineral di dalam tanah). Sementara hanya inilah manfaat dari hujan asam yang mampu dipecahkan. Selain manfaat tersebut, masih ada manfaat lain yang akan kita peroleh dari turunnya hujan asam ini.
Metode Pencegahan
Di Amerika Serikat, banyak pembangkit tenaga listrik tenaga batu bara menggunakan Flue gas desulfurization (FGD) untuk menghilangkan gas yang mengandung belerang dari cerobong mereka. Sebagai contoh FGD adalah wet scrubber yang umum digunakan di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Wet scrubber pada dasarnya adalah tower yang dilengkapi dengan kipas yang mengambil gas asap dari cerobong ke tower tersebut. Kapur atau batu kapur dalam bentuk bubur juga diinjeksikan ke dalam tower sehingga bercampur dengan gas cerobong serta bereaksi dengan sulfur dioksida yang ada, Kalsium karbonat dalam batu kapur menghasilkan kalsium sulfat ber pH netral yang secara fisik dapat dikeluarkan dari scrubber. Oleh karena itu, scrubber mengubah polusi menjadi sulfat industri.
Di beberapa area, sulfat tersebut dijual ke pabrik kimia sebagai gipsum bila kadar kalsium sulfatnya tinggi. Di tempat lain, sulfat tersebut ditempatkan di land-fill.
Dampak yang Ditimbulkan Hujan Asam
Adapun dampak yang ditimbulkan hujan asam, diantaranya seperti di bagian bawah ini:

Hujan asam yaitu toksin bagi makhluk hidup khususnya umat manusia, karena akan berdampak bagi kesehatankulit. Air hujan asam akan menyebar ke perairan seperti sungai, lembah dan tempat penyimpanan air lainnya, karena pH yang terlalu rendah sangat tidak baik untuk kesehatan manusia.

Hujan asam dapat menghambat pertumbuhan makhluk hidup yang ada di perairan misalnya seperti ikan atau binatang yang tinggal di air akan mati, karena pH yang semakin kecil bisa menghambat perkembangan benih-benih ikan, dan membuat ikan sulit untuk berkembang biak.

Hujan asam dapat membasmi organisme yang ada di air, studi ilmiah menunjukan bahwa organisme kecil tidak bisa bertahan hidup kalau pH air dibawah 5. Organisme Kecil adalah salah satu nutrisi bagi ikan, kalau Plankton musnah maka rantai makanan di perairanpun akan terputus.

Hujan asam dapat merusak lingkungan dan akan menyebabkan banyak tumbuhan yang langka. Hujan asam dapat memusnahkan zat lilin yang ada pada tumbuhan. Sehingga nutrisi yang terkandung pada tumbuhan tersebut akan lenyap, dan tumbuhan akan mudah terkena penyakit.

Hujan asam juga dapat menimbulkan peningkatan kadar logam dalam air. Dan juga dapat menimbulkan bangunan rusak karena berkarat.




Dartar Pustaka :

Hidayat, Atep Afia dan Muhammad Kholil. 2017. Kimia, Industri dan Teknologi Hijau.  Pantona Media.

Aulia. 2017. Proses Terjadinya Hujan Asam : Dampak dan Pencegahan. DosenBiologi.com. Dalam http://dosenbiologi.com/lingkungan/proses-terjadinya-hujan-asam. Diunduh tanggal 26 Mei 2017.


Fatma, Desi. 2016. Hujan Asam. ilmuGeografi.com. Dalam http://ilmugeografi.com/fenomena-alam/hujan-asam. Diunduh tanggal 31 Mei 2016.

Khair. 2016. Dampak yang Ditimbulkan Hujan Asam. Bersosial.com. Dalam https://www.bersosial.com/threads/dampak-yang-ditimbulkan-hujan-asam.38193/. Diunduh tanggal 23 September 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.