.

Kamis, 08 Desember 2016

Pencemaran Limbah Rumah Tangga


ABSTRAK

Air tidak dapat di gunakan lagi untuk keperluan rumah tangga, air yang sudah tercemar dan ke mudian tidak dapat di gunakan lagi sebagai penunjang kehidupan manusia,
akan menimbulkan dampak sosial yang sangat luas dan akan memakan waktu lama untuk memulihkannya, padahal air yang di butuhkan untuk keperluan rumah tangga sangat banyak. Air tidak dapat digunakan untuk keperluan industri, kalau air sudah tercemari air tersebut tidak bisa di gunakan untuk keperluan industri usaha untuk meningkatkan kehidupan manusia tidak akan tercapai. Air tidak dapat di gunakan untuk keperluan pertanian, karna airnya sudah tercemar maka tidak bisa digunakan lagi sebagai irigasi, untuk pengairan di persawahan dan kolam perikanan, karena adanya senyawa anorganik yang mengakibatkan perubahan drastis pada pH air.
Dampak dari pembungan limbah padat organik yang berasal dari kegiatan rumah tangga, limbah padat organik yang didegradasi oleh mikroorganisme akan menimbulkan bau yang tidak sedap (busuk) akibat penguraian limbah tersebut menjadi yang lebih kecil yang di sertai dengan pelepasan gas yang berbau tidak sedap. Limbah organic yang menghasilkan yang mengandung protein akan menghasilkan bau yang tidak sedap lagi (lebih busuk) karena protein yang yang mengandung gugus amin itu akan terurai menjadi gas ammonia.
Dampak dalam kesehatan yaitu dapat menyebabkan dan menimbulkan penyakit, potensi bahaya kesehatan yang dapat di timbulkan adalah: penyakit diare dan tikus, penyakit ini terjadi karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan yang tidak tepat. Penyakit kulit seperti kudis dan kurap.



A.    Pengertian Pencemaran

Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup No. 02/MENKLH/1988, yang dimaksud dengan pencemaran adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain kedalam air atau udara, dan /atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas udara/air menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

a.       Macam-macam Pencemaran

a)      Pencemaran Air

Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energi,dan atau komponen lain kedalm air dan atau berubahnnya tatanan air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ketingkat tertetu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya.

 (c)    Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran tanah disebabkan karna pupuk berlebihan, masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan, kecelakaan kendaraan pengangkut minyak, deterjen, pastisida, dan limbah yang tidak dapat dicerna. Pencemaran dapat juga melalui air. Air yang mengandung bahan pencemar (polutan) akan mengubah susunan kimiam tanah sehingga mengganggu jasad yang hidup didalam metode permukaan tanah. Ketika suatu zat berbahaya atau beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia akan menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya. Penanganannya dengan melakukan remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in-situ (atau on-site) dan ex-situ (atau off site).

Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi. Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan, venting (injeksi).

Pembersihan off-site meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian di bawa ke daerah yang aman. Setelah itu di daerah aman, tanah tersebut di bersihkan dari zat pencemar. Caranya yaitu, tanah tersebut di simpan di bak atau tanki yang kedap, kemudian zat bersih di pompakan keluar dari bak yang kemudian di olah dengan instalasi pengolah air limbah.

Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mengdegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air).

Salah satu penyebab terjadinya pencemaran air adalah air limbah yang di buang tanpa pengolahan ke dalam suatu badan air. Berdasarkan peraturan Pemerintah No. 18/1999 Jo. PP 85/1999, limbah di definisikan sebagai sisa atau buangan dari suatu usaha dan atau kegiatan manusia. Limbah adalah bahan buangan tidak terpakai yang berdampak negatif terhadap masyarakat jika tidak di kelola dengan baik. Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 tahun 2001, air limbah adalah sisa dari suatu usaha dan atau kegiatan yang berwujud cair.

Berdasarkan sumbernya limbah di kelompokan menjadi 3 yaitu:

(a)    Limbah Pabrik

Limbah ini biasanya di kategorikan sebagai limbah yang berbahaya karena limbah ini mempunyai kadar gas yang beracun, pada umumnya limbah ini di buang di sungai-, misalnya MCK (mandi, cuci, kakus) dan secara langsung gas yang di hasilkan oleh limbah pabrik tersebut di konsumsi dan di pakai oleh masyarakat.

(b)   Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga adalah limbah yang di hasilkan oleh kegiatan rumah tangga limbah ini bisa berupa sisa-sisa sayuran seperti wortel, kol, bayam, slada dan lain-lainbisa juga berupa kertas, kardus dan karton, tinja, air seni, grey water.Limbah ini juga mempunyai daya racun yang tinggi jika berasal dari sisa obat dan aki.

(c)    Limbah Industri

Limbah ini di hasilkan atau berasal dari produksi oleh pabrik atau perusahaan tertentu. Limbah ini mengandung zat yang berbahaya diantaranya asam anorganik dan senyawa organic, zat-zat tersebut jika masuk keperairan maka akan menimbulkan pencemaran yang dapat membahayakan makhluk hidup pengguna air tersebut misalnya, ikan, bebek dan makhluk hidup lainnya termasuk juga manusia.

Berdasarkan karakteristiknya, limbah industri dapat di golongkan menjadi 3 bagian:

-          Limbah Cair

Terdapat beberapa keracunan dalam mengidentifikasi limbah cair, yaitu buangan air yang digunakan untuk mendinginkan mesin suatu pabrik. Misalnya, suatu pabrik membutuhkan air yang di gunakan untuk mendinginkan mesinnya.Pabrik itu memanfaatkan air sungai yang sebelumnya sudah tercemar akibat industri pabrik lainnya. Karena kebutuhan air bagi pabrik tersebut hanya untuk pendingin dan tidak di gunakan untuk hal-hal lain,maka tidaklah tepat bila air yang sebelumnya sudah tercemar dikatakan bersumber dari pabrik tersebut.

-          Limbah Gas dan Partikel

Limbah gas dan pertikel merupakan limbah yang banyak di buang ke udara. Gas/asap, partikulat, dan debu yang dikeluarkan oleh pabrik ke udara dan dibawa angin sehingga akan memperluas jangkauan pemaparan.  Partikel adalah butiran halus yang mungkin masih terlihat oleh mata telanjang, seperti uap air, debu, asap, fume dank abut. Fume merupakan padatan yang terdapat di udara, yang biasanya terjadi akibat kondensasi uap air, sublimasi (perubahan ujud zat padat menjadi gas), atau reaksi kimia lainnya.

-          Limbah Padat

Limbah padat adalah hasil buangan industri yang berupa padatan, lumpur, dan bubur yang berasal dari sisa pengolahan. Limbah ini dapat di kategorikan menjadi dua bagian, yaitu limbah padat yang dapat di daur ulang (misalnya plastic,tektil, potongan logam) dan limbah padat yang tidak memiliki nilai ekonomis.

Limbah padat yang tidak bernilai ekonomis dapat ditangani dengan berbagai cara, antara lain ditimbun pada suatu tempat, diperoses lanjut kemudian dibuang dan dibakar. Perilaku terhadap limbah padat yang tidak bernilai ekonomis dengan cara ditumpuk pada areal tertentu, pembakaran, pembuangn.

Berdasarkan asalnya, limbah di kelompokan menjadi 2 yaitu:

-           Limbah Organik

Limbah ini terdiri atas bahan-bahan yang bersifat organik seperti dari kegiatan rumah tangga, kegiatan industri. Limbah ini juga bisa dengan mudah diuraikan melalui proses yamg alami. Limbah pertanian berupa sisa tumpahan atau penyemprotan yang berlebihan, misalnya dari pestisida dan herbisida, begitu pula dengan pemupukan yang berlebihan. Limbah ini mempunyai sifat kimia yang setabil sehingga zat tersebut akan mengendap ke dalam tanah, dasr sungai, danau, serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhiorganisme yang hidup di dalamnya. Sedangkan limbah rumah tangga dapat berupa padatanseperti kertas, plastik, dan lain-lain, dan cairan sepertti air cucian, minyak goreng bekas dan lain-lain. LImbah teresebut ada yang mempunyai daya racun yang tinggi misalnya: sisa obat, baterai bekas, dan air aki. Limbah tersebut tergolong (B3) yaitu bahan berbahaya dan beracun, sedangkan air limbah air cucian, limbah kamar mandi dapat mengandung bibit-bibit penyakit atau pencemar biologis seperti bakteri, jamur, virus.

-          Limbah Anorganik

Limbah ini terdiri atas limbah industri  atau limbah pertambangan. Limbah anorganik berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat di uraikan dan tidak dapat diperbaharui. Air limbah industri dapat mengandung berbagai jenis bahan anorganik, zat-zat tersebut adalah:

·      Garam anorganik seperti magnesium sulfat, magnesium klorida yang berasal dari kegiatan pertambangan dan industri.

·      Asam anorganik seperti asam sulfat yang berasal dari industri pengolahan biji logam dan bahan bakar fosil.

Adapun limbah anorganik yangberasal dari kegiatan rumah tangga seperti botol pelastik, botol kaca, tas pelastik, kaleng dan almunium.
B.     Sumber Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tangga merupakan limbah yang dihasilkan oleh satu rumah atau beberapa rumah. Sumber limbah rumah tangga adalah sebagai berikut:
a.       Limbah Organik, berdasarkan pengertian secara kimiawi limbah organik merupakan segala limbah yang mengandung unsur Karbon (C), sehingga meliputi limbah dari mahluk hidup (misalnya kotoran hewan dan manusia seperti tinja (feaces) bepungsi mengandung mikroba potogen, air seni (urine) umumnya mengandung Nitrogen dan Posfor) sisa makanan (sisa-sisa sayuran, wortel, kol, bayam, salada dan lain-lain) kertas, kardus, karton, air cucian, minyak goreng bekas dan lain-lain. Limbah tersebut ada yang mempunyai daya racun yang tinggi, misalnya: sisa obat, baterai bekas, dan air aki. Limbah tersebut tergolong (B3) yaitu bahan berbahaya dan beracun, sedangkan limbah air cucian, limbah kamar mandi, dapat mengandung bibit-bibit penyakit atau pencemar biologis seperti bakteri, jamur, virus, dan sebagainya. Namun secara teknis sebagian orang mendefinisakan limbah organik sebagai limbah yang hanya berasal dari mahluk hidup (alami) dan sifatnya mudah busuk. Artinya bahan-bahan organik alami namun sulit membusuk/atau terurai, seperti kertas, dan bahan organik sintetik (buatan) yang sulit membusuk atau terurai.


DAFTAR PUSTAKA


Wardhana, W.A. (2001). Dampak Pencemaran Lingkungan. Yogyakarta: Andi.

Mulia, R.M. (2005). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sastrawijaya, A.T (2000). Pencemaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta.

Kristanto, Philip. (2002). Ekologi Industri. Jogjakarta: Andi.
 

26 komentar:

  1. @A20-irwansyah

    Poin 3

    Bisa di mengerti terimakash atas ilmu nya


    BalasHapus
  2. @A16-SITI

    POIN 3

    artikelnya snagat bermanfaat dan jelas

    BalasHapus
  3. @A18-FAKHRIZAL

    Poin 3

    Mind mapnya bisa di perjelas lagi?

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. @A03-KHARISMA

    Poin 3

    terima kasih infonya

    BalasHapus
  6. @A27-RINALDI
    POIN 3
    Artikel mudah dimengerti terimakasih

    BalasHapus
  7. @A22-HERDIKMA

    POIN 3

    Keren gan, tingkatkan

    BalasHapus
  8. @A38-farida

    Poin : 3

    Artikel nya cukup menarik

    BalasHapus
  9. @A11-DINDA

    POINT 3

    Artikelnya cukup menarik.

    BalasHapus
  10. @A14-FADHLI

    3 POIN

    sudah bagus artikel nya

    BalasHapus
  11. A30-YOSEPH
    POIN 3
    anda ter thebest

    BalasHapus
  12. @A37-ANDIKA
    Point : 3
    ( sangat memuaskan Goodluck )

    BalasHapus
  13. @A39-JOSEPHINE
    Poin 2
    Bagaimana cara mengolah limbah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan?

    BalasHapus
  14. @A01-Rika
    Point 3

    Bagus banget dah asli.

    BalasHapus
  15. @A32-VARATRI

    poin 3

    artikel dan mindmap sangat menarik dan bermanfaat

    BalasHapus
  16. @A24-TANIA

    Poin 3

    artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  17. @a26-raply
    poin 3

    oke lanjutkan broooooo :)

    BalasHapus
  18. @A07-RONA

    Poin 3

    Artikel sangat mudah dipahami

    BalasHapus
  19. @A15-RANIYAH

    POIN 3

    bagaimana mengurangi limbah rumah tangga secara ber skala?

    BalasHapus
  20. @A14-Fadhli

    point 3

    sangat bagus dan bermanfaat

    BalasHapus
  21. @A17-DHICO

    Poin 3

    Artikelnya sangat bagus dan bermanfaat.

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.