.

Jumat, 29 Juli 2016

Polimer

Polimer

Dari kutipan modul “ kimia dan pengetahuan lingkungan industri” yang disusun oleh (Danang,2005). Sumber daya alam banyak menyediakan jenis polimer, definisi polimer, sifat polimer, kegunaan, dsbg .
Polimer bisa disebut sebagai makromolekul, Dalam biologi, makromolekul adalah istilah yang digunakan untuk membedakan suatu makromolekul(ukuran dan berat suatu molekul). Makromolekul biasanya digunakan untuk merujuk kepada polimer biologis yang besar, seperti asam nukleat dan protein, yang terdiri dari monumer kecil yang dihubungkan bersama sama. Didalam kehidupan sehari hari kita banyak yang menggunakan polimer buatan.

Contoh  kegunaan polimer buatan di kehidupan sehari hari kita :

·        Karet sintetis, seperti ban mobil atau motor yang kita gunakan, ahli ahli kimia organic telah mengembangkan pembuatan karet sintetis .
·        Serat sintetis, seperti karet, nilon dan polyester. Polimer ini sangat kuat sangat lentur dan transparan .
·        Orlon, seperti wol yang digunakan dalam tekstil
·        Teflon, seperti pelapis wajan, pelapis tangki di pabrik kimia, kabel yang sering juga digunakan .
·        Bakelit, digunakan untuk instalasi listrik dan alat alat yang tahan suhu tinggi, dan masih banyak contoh lainnya .

Berdasarkan asal polimer, polimer terbagi menjadi dua .
1.     Polimer alam, polimer yang tersedia secara alami dalam alam
2.     Polimer sintetik, polimer buatan hasil sintetis industry/pabrik .

Polimer, berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari dua kata yaitu poly dan meros . poly artinya banyak  dan meros itu berarti bagian. Polimer itu merupakan bentuk senyawa yang besar terbentuk dari hasil penggabungan sejumlah molekul, disebut monomer.


Jenis- jenis polimer terdiri dari:

o   Poly ethylene(PE), barang plastik yang biasa digunakan untuk kemasan minuman atau barang cairan.
o   Poly propylene(PP), bahan plastik yang biasa digunakan untuk kemasan makanan kering dsbg.
o   Poly vinly chlorine (PVC), bahan plastik yang biasa digunakan untuk botol minyak, pipa air
o   Oriented polystyere(OPP), jenis ini kurang tahan terhadap panas
o   High density polyethylene(HDPE), bahan berupa plastik yang berwarnna putih bening atau putih susu.
o   Karet bahan, seperti karet gelang yang bersifat transparan kuat dan elastis .
o   Low density polyethylene (LDPE), bahan plastik yang biasa digunakan untuk pelapis kaleng `
o   Polyethylene terephthalate (PET), polimer jenis ini kuat dan jernih penahan gas dan kelembaban.
o   Polystyrene(PS), polimer ini berubah bentuk dan berbunyi .

Sifat-sifat polimer, didasarkan pada empat hal . yaitu, panjang rantai, gaya antarmolekul, percabangan, dan ikatan silang antar rantai polimer. Jika semakin panjang rantai polimer maka akan semakin tinggi atau semakin besar gaya antar molekul pada rantai polimer nya. Maka dari itu senyawa polimer akan semakin kuat. Rantai polimer yang mempunyai/memliki cabang banyak akan memiliki daya yang rendah serta mudah meleleh. Polimer yang mempunyai ikatan silang akan bersifat termosetting, termosetting ini merupakan jenis polimer yang keraas dan tidak bisa lunak polimer ini hanya bisa dipanaskan 1 kali pada saat pembuatannya. Bila pecah tidak bisa disambung lagi, contoh polimer ini seperti bekelit .

Disini juga ada polimer yang tidak memiliki ikatan silang, seperti termoplastik . termoplastik ini dapat melunak jika terkena panas dan bisa keras kembali bila dingin. Polimer jenis ini dapat dipanaskan berulang-ulang . contoh polimer ini seperti plastik poliproilena .
Jadi, banyak sekali kegunaan-kegunaan dan manfaat dari polimer itu sendiri . masih banyak dalam kehidupan sehari-hari kita yang sering kita temui, dan kita gunakan untuk keseharian kita masing-masing


Maind map


Referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.