.

Tampilkan postingan dengan label @T04-Clara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @T04-Clara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Desember 2021

SUMBER ENERGI PANAS BUMI (GEOTHERMAL)

Oleh: Clara Elva Novita (@T04-Clara)


ABSTRAK

Energi hijau adalah energi yang berasal dari tanaman hidup (biomassa) yang terdapat di sekitar kita. Energi itu biasa disebut sebagai bahan bakar hayati atau biofuel.
Panas bumi adalah panas yang terperangkap di bawah kerak bumi dari pembentukan bumi 4,5 miliar tahun yang lalu dan dari peluruhan radioaktif. Terkadang sejumlah besar panas ini keluar secara alami, tetapi sekaligus, menghasilkan kejadian yang sudah dikenal, seperti letusan gunung berapi dan geyser
.

Kata kunci: energi hijau, biofuel, panas bumi

ABSTRACT

Green energy is energy that comes from living plants (biomass) that are around us. This energy is commonly referred to as biofuels or biofuels. Geothermal is heat trapped under the earth's crust from the formation of the earth 4.5 billion years ago and from radioactive decay. Sometimes large amounts of this heat escape naturally, but all at once, produce familiar events, such as volcanic eruptions and geysers.

Keywords: green energy, biofuel, geothermal

Senin, 29 November 2021

BIO-PARK SEBAGAI TEKNOLOGI HIJAU

Oleh: Clara Elva Novita

ABSTRAK

Teknologi hijau merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelestarian atau keberlanjutan kehidupan di planet bumi ini. Kelestarian atau keberlanjutan (sustainabilitas) yang dapat diartikan sebagai perihal pemenuhan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan dimasa depan tanpa merusak sumber daya alam, atau pemenuhan kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Teknologi hijau bertujuan untuk menemukan dan mengembangkan cara-cara untuk menyediakan kebutuhan bagi manusia tanpa menyebabkan kerusakan lingkungan atau pengurangan sumber daya alam yang cepat di planet bumi. Salah satu contoh alternatif teknologi konvensional yang diterapkan guna mengaplikasikan konsep teknologi hijau  adalah pengadaan biopark.

Kata kunci: teknologi hijau, biopark

Senin, 22 November 2021

INOVASI INDUSTRI HIJAU

Oleh: Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Keberadaan kawasan industri dalam sebuah ekosistem tentunya akan menimbulkan dampak dan perubahan pada ekosistem tersebut. Untuk itu, muncul sebuah konsep yang disebut konsep industri hijau, yaitu kawasan industri yang ramah lingkungan, sehingga dapat dicapai manfaat lingkungan, ekonomi, dan sosial sebanyak mungkin. Inovasi hijau didefinisikan sebagai “inovasi yang terdiri dari proses, praktik, sistem, dan produk baru atau yang dimodifikasi yang bermanfaat bagi lingkungan dan berkontribusi pada kelestarian lingkungan”. Dapat mengarah pada pengurangan inefisiensi dan rasionalitas penggunaan sumber daya alam, yang merupakan sumber penting pengurangan biaya.

Kata kunci: industri hijau, inovasi, lingkungan.

 

ABSTRACT

The existence of an industrial area in an ecosystem will certainly have an impact and change on the ecosystem. For this reason, a concept called the green industry concept emerged, namely an environmentally friendly industrial area, so that as many environmental, economic and social benefits as possible can be achieved. Green innovation is defined as “innovation consisting of new or modified processes, practices, systems and products that benefit the environment and contribute to environmental sustainability”. Can lead to a reduction in inefficiency and rational use of natural resources, which is an important source of cost reduction.

Keywords: green industry, innovation, environment.

Senin, 15 November 2021

UPAYA MELESTARIKAN LINGKUNGAN DENGAN KIMIA HIJAU

Oleh: Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Kimia hijau merupakan perancangan kembali produk kimia dan prosesnya dengan tujuan mereduksi atau mengeliminasi setiap pengaruh negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Kimia hijau memanfaatkan pengetahuan kimia yang berlaku untuk proses produksi, penggunaan, dan pembuangan akhir bahan kimia dengan cara meminimalkan penggunaan bahan yang dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan. Hal ini tercantum dalam prinsip kimia hijau.

Kata kunci: kimia hijau, lingkungan, prinsip kimia hijau

 

ABSTRACT

Green chemistry is the redesign of chemical products and processes with the aim of reducing or eliminating any negative effects on the environment and health. Green chemistry utilizes chemical knowledge applicable to the production, use and final disposal of chemicals by minimizing the use of materials that can cause harm to the environment. This is stated in the principles of green chemistry.

Keywords: green chemistry, environment, principles of green chemistry

Senin, 08 November 2021

PENIPISAN LAPISAN OZON AKIBAT PENCEMARAN UDARA

 Oleh: Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Ozon adalah lapisan penting yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Lapisan ozon yang menipis diakibatkan oleh pencemaran dari gas klorofluorokarbon (CFC) dan efek rumah kaca yang diakibatkan oleh berbagai gas yang mencemari udara. Penipisan lapisan ozon ini dapat menyebabkan peningkatan jumlah radiasi UV mencapai bumi, yang dapat mengakibatkan lebih banyak kasus kanker kulit, katarak, sistem kekebalan tubuh terganggu, hingga dapat merusak tanaman sensitif, seperti kacang kedelai, dan mengurangi hasil panen.

Kata kunci: ozon, efek rumah kaca, gas CFC.

 

ABSTRACT

Ozone is an important layer that protects the earth from solar radiation. The depletion of the ozone layer is caused by pollution from chlorofluorocarbons (CFCs) and the greenhouse effect caused by various gases that pollute the air. This depletion of the ozone layer can cause an increase in the amount of UV radiation reaching the earth, which can lead to more cases of skin cancer, cataracts, compromised immune systems, can damage sensitive crops, such as soybeans, and reduce crop yields.

Keywords: ozone, greenhouse effect, CFC gases.

 

PENDAHULUAN

Ozon merupakan komponen atmosfer yang sangat sedikit jumlahnya. Bila lapisan ozon yang ada di atas permukaan Bumi sampai pada ketinggian 60 km dimampatkan; maka hanya akan diperoleh lapisan ozon yang tebalnya kurang lebih 3 mm dengan berat 3.000 juta ton. Meskipun konsentrasi ozon di lapisan ozon sangat kecil, ia sangat penting untuk kehidupan karena menyerap radiasi ultraviolet (UV) yang berbahaya secara biologis, yang berasal dari matahari.

Menurut Waluyo, bahwa lapisan ozon di stratosfer menyerap energi radiasi UV yang sangat tinggi dan mengubahnya menjadi energi panas sebelum mencapai Bumi. Proses pengubahan energi ini sangat penting, karena hamper 80% radiasi UV terurai dalam proses ini. Bila lapisan ozon menipis atau popular dengan istilah ozon berlubang, maka radiasi UV akan mencapai permukaan Bumi dalam paparan yang lebih tinggi. Itulah peran penting lapisan ozon stratosfer untuk semua kehidupan di Bumi. Di lapisan troposfer ozon bersifat sebagai gas rumah kaca sehingga dapat menyokong perubahan iklim. Pada konsentrasi tertentu ozon di permukaan yang berasal dari polusi udara bersifat racun pada tanaman, binatang maupun manusia.

 

RUMUSAN MASALAH

1.      Bagaimana bisa terjadi penipisan lapisan ozon ?

2.      Apa saja dampak dari penipisan lapisan ozon ?

 

TUJUAN

1.      Memahami proses terjadinya penipisan lapisan ozon.

2.      Mengetahui dampak dari penipisan lapisan ozon.

 

PEMBAHASAN

Senyawa CFC merupakan senyawa yang stabil dan tidak dapat dengan mudah diuraikan baik secara kimia, fisis, maupun biologis. Senyawa CFC yang terbuang dari permukaan Bumi akan bergerak ke atas menerobos lapisan troposfer dan singgah pada lapisan stratosfer selama 10 tahun atau lebih. Pada lapisan stratosfer, CFC dipecah oleh radiasi sinar UV dan terurai melepaskan atom-atom klor (Stanley, 1984: 349). Atom-atom klor yang dilepaskan ini bereaksi dengan molekul ozon dan merusaknya.

Berawal dari emisi molekul gas yang mengandung klor dan brom yang dihasilkan dari berbagai proses alamiah dan aktivitas manusia. Lalu, gas tersebut tidak bereaksi dan tidak larut dalam air yang menyebabkan molekul gas terakumulasi di bagian bawah atmosfer. Akibat pergerakan udara, molekul gas akan terbawa ke atmosfer yang lebih tinggi dan mencapai stratosfer. Di lapisan stratosfer, radiasi matahari memecah molekul gas yang mengandung klorin atau bromin. Klorin dan bromin kemudian bereaksi dan memecah ikatan gas lain di atmosfer termasuk ozon. Reaksi yang terjadi mengakibatkan molekul ozon terpecah. Sehingga mengurangi konsentrasi ozon di stratosfer.

Menurut Rukaesih, bahwa gas CO2 merupakan penyumbang terbesar bagi terjadinya efek rumah kaca. Sebetulnya udara kita hanya mengandung sekitar 0,03 % gas CO2, namun banyak hal yang menyebabkan kadar gas CO2 meningkat. Pembakaran bahan bakar fosil sebagai sumber energi untuk berbagai kegiatan, seperti transportasi, industri, dan kegiatan dalam rumah tangga dengan meningkatnya populasi penduduk dunia akan menghasilkan gas CO2 meningkat pula. Juga kebakaran hutan secara alamiah dan pembakaran hutan yang dilakukan untuk pembukaan lahan pertanian/ perkebunan juga menghasilkan gas CO2 yang cukup banyak karena semua perubahan senyawa organik akan menghasilkan gas CO2.

Dampak yang bisa disebabkan oleh penipisan lapisan ozon ini sangatlah banyak, seperti menyebabkan kanker kulit, karena tingginya radiasi UV-8, menyebabkan katarak mata, penurunan kesehatan. Hal ini disebabkan oleh adanya penurunan vitamin D di kulit. Kehidupan darat juga terganggu karena tumbuhan yang terhambat akibat peningkatan UV-8 yang mengganggu rantai makanan, mengganggu ekosistem. Lalu, mengubah alur pertukaran karbondioksida antara atmosfer dan biosfer. Biota laut rusak akibat peningkatan besar UV-8 menyebabkan rantai makanan biota laut meningkat. Hal ini tentu sangat mengancam keanekaragaman hayati dan ekosistem laut. Kerusakan material akibat paparan UV-8 yang merusak bahan alami maupun sintetis juga merupakan dampaknya.

 

KESIMPULAN

Pada lapisan stratosfer, CFC dipecah oleh radiasi sinar UV dan terurai melepaskan atom-atom klor (Stanley, 1984: 349). Atom-atom klor yang dilepaskan ini bereaksi dengan molekul ozon dan merusaknya. Akibat pergerakan udara, molekul gas akan terbawa ke atmosfer yang lebih tinggi dan mencapai stratosfer. Di lapisan stratosfer, radiasi matahari memecah molekul gas yang mengandung klorin atau bromin. Klorin dan bromin kemudian bereaksi dan memecah ikatan gas lain di atmosfer termasuk ozon. Dampak yang bisa disebabkan oleh penipisan lapisan ozon ini sangatlah banyak, seperti menyebabkan kanker kulit, karena tingginya radiasi UV-8, menyebabkan katarak mata, penurunan kesehatan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Achmad Rukaesih. Isu Lingkungan Global. Modul 1. Jakarta: Universitas Terbuka. Dalam http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/PEKI4312-M1.pdf (diakses pada 7 November 2021)

Cahyono, Waluyo Eko. Urgensi Menjaga Lapisan Ozon Bagi Penghuni Bumi. LAPAN. Dalam http://jurnal.lapan.go.id/index.php/berita_dirgantara/article/viewFile/734/651 (diakses pada 7 November 2021)

Hidayat, Atep Afia. 2021. Pencemaran Udara dan Pencemaran Air. Modul Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Jakarta: Universitas Mercu Buana.

 

 

Senin, 01 November 2021

PENYEBAB DARI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Pencemaran lingkungan adalah efek dari perubahan yang tidak diinginkan dalam lingkungan, yang secara langsung berpengaruh buruk terhadap kondisi tumbuhan, hewan dan manusia. Ada beberapa jenis pencemaran, yaitu pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, pencemaran suara, pencemaran radioaktif, pencemaran termal, dan pencemaran cahaya. Setiap pencemaran, ada penyebabnya tersendiri yang mengakibatkan pencemaran itu terjadi.

Kata kunci : pencemaran, lingkungan, penyebab pencemaran

 

ABSTRACT

Environmental pollution is the effect of unwanted changes in the environment, which directly adversely affects the condition of plants, animals and humans. There are several types of pollution, namely air pollution, water pollution, soil pollution, noise pollution, radioactive pollution, thermal pollution, and light pollution. Every pollution has its own cause that causes the pollution to occur.

Keywords: pollution, environment, cause of pollution

Senin, 25 Oktober 2021

PENGENALAN INDUSTRI KIMIA TERAPAN

 Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Kimia terapan artinya bidang studi ilmiah yang akan membuat banyak sekali ahli untuk berdiri tegak pada dunia terkini. Studi ini memungkinkan seseorang buat memahami aneka macam proses kimia yg terlibat pada industri pengolahan aneka macam produk. Di dalam kimia terapan, ada bidang industri yang termasuk ke dalam cakupan pembelajarannya. Industri kimia terapan terdiri dari bahan baku industri dan proses dalam industri. Bahan baku yang digunakan dalam industri kimia terapan adalah bahan alam hayati, bahan alam non hayati, dan bahan lainnya. Lalu, Proses dalam industri kimia tersebut meliputi proses fisika, proses kimia, dan bioproses.

Kata kunci : industri, kimia terapan, bahan baku, proses.

 

ABSTRACT

Applied chemistry means a scientific field of study that will allow many experts to stand tall in the current world. This study enables one to understand the various chemical processes involved in the manufacturing of various products. In applied chemistry, there are industrial fields that are included in the scope of study. The applied chemical industry consists of industrial raw materials and industrial processes. The raw materials used in the applied chemical industry are biological natural materials, non-biological natural materials, and other materials. Then, the process in the chemical industry includes physical processes, chemical processes, and bioprocesses.

Keywords : industry, applied chemistry, raw materials, process.

Senin, 18 Oktober 2021

INDUSTRI KIMIA DASAR DALAM INDUSTRI KIMIA

Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Industri kimia adalah industri yang semua perhitungannya menyertai proses-proses berhubungan dengan banyaknya zat yang terlibat (stoikiometri), maupun dengan jumlah panas yang dibebaskan maupun diperlukan dalam suatu proses tertentu. Dalam produk industri kimia, ada empat kelompok yang dibagi menjadi kimia dasar, kimia khusus, kimia konsumen, dan kimia yang berkaitan dengan ilmu kehidupan (biologi). Industri kimia dasar dikelompokkan lagi menurut bahan bakunya menjadi bahan petrokimia, bahan polimer, dan bahan dasar anorganik. Produk dari industri kimia dasar banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya PVC, garam, dan nilon.

Kata kunci : industri kimia dasar, petrokimia, polimer, anorganik.

 

ABSTRACT

The chemical industry is an industry in which all calculations accompany processes related to the amount of substances involved (stoichiometry), as well as to the amount of heat released or required in a particular process. In chemical industry products, there are four groups which are divided into basic chemistry, specialty chemistry, consumer chemistry, and chemistry related to life sciences (biology). The basic chemical industry is further grouped according to its raw material into petrochemical materials, polymer materials, and inorganic basic materials. Products from the basic chemical industry are found in everyday life, for example PVC, salt, and nylon.

Keywords: basic chemical industry, petrochemical, polymer, inorganic.

Minggu, 10 Oktober 2021

KIMIA KONTEKSTUAL DALAM PENGOLAHAN MINYAK BUMI

Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

     Pengolahan minyak bumi adalah salah satu kasus yang ada dalam kimia kontekstual. Minyak bumi mengalami masa pembentukan selama ratusan juta tahun yang berasal dari pelapukan jasad renik, tumbuhan mikroskopis, dan mikroorganisme laut. Proses pengolahannya terdiri dari beberapa tahap, yaitu eksplorasi, eksploitasi, pemisahan, proses pengolahan, dan pemurnian minyak bumi. Dalam pemisahan, dilakukan proses distilasi yang menghasilkan fraksi-fraksi minyak bumi. Dari fraksi-fraksi ini, dihasilkan produk-produk minyak bumi, seperti bensin, pelumas, dan LPG.

Kata kunci : kimia kontekstual, minyak bumi, fraksi


ABSTRACT

    Petroleum processing is one such case in contextual chemistry. Petroleum has been formed for hundreds of millions of years from the weathering of micro-organisms, microscopic plants, and marine microorganisms. The processing process consists of several stages, namely exploration, exploitation, separation, processing, and refining of petroleum. In the separation, a distillation process is carried out which produces petroleum fractions. From these fractions, petroleum products are produced, such as gasoline, lubricants, and LPG.

Keywords : contextual chemistry, petroleum, fractions

Minggu, 03 Oktober 2021

IKATAN-IKATAN YANG TERJADI PADA PROSES KIMIA

Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Untuk mencapai kestabilan, suatu unsur cenderung membentuk yang namanya ikatan. Ikatan kimia terdiri atas ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam. Ikatan ion terbentuk dari serah terima elektron antara atom logam dan atom bukan logam golongan utama. Ikatan kovalen terbentuk dari pemakaian bersama elektron valensi. Ikatan kovalen dibagi menjadi ikatan kovalen tunggal, ikatan kovalen rangkap, dan ikatan kovalen koordinasi. Ikatan logam terbentuk dari kation dan elektron valensi yang bebas bergerak.

Kata kunci : ikatan, ion, ikatan kovalen, elektron valensi, ikatan logam.

 

ABSTRACT

To achieve stability, an element tends to form what is called a bond. Chemical bonds consist of ionic bonds, covalent bonds, and metallic bonds. Ionic bonds are formed by the transfer of electrons between metal atoms and nonmetal atoms of the main group. Covalent bonds are formed by sharing valence electrons. Covalent bonds are divided into single covalent bonds, double covalent bonds, and coordination covalent bonds. Metallic bonds are formed from cations and valence electrons that are free to move.

Keywords : bonds, ions, covalent bonds, valence electrons, metallic bonds.

Senin, 27 September 2021

PENJABARAN STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK

 Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)

ABSTRAK

Atom adalah partikel penyusun terkecil dari materi. Atom disusun oleh elektron dan inti atom. Setiap atom, mempunyai ciri khasnya masing-masing, mulai dari lambang atom, nomor massa, nomor atom, dan sifat atom. Seiring berkembangnya zaman, teori atom juga ikut berkembang. Perkembangan teori ini mulai dari Democritus, Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, dan mekanika kuantum (modern). Pada teori mekanika kuantum, ada yang namanya bilangan kuantum dan bentuk orbital. Di dalam orbital, elektron digambarkan menurut tingkat energinya yang disebut konfigurasi elektron. Konfigurasi elektron ini berhubungan dengan letak unsur yang ada di sistem periodik unsur. Lalu, terdapat sifat periodik unsur di dalam sistem tabel periodik. Sifat periodik unsur ini terdiri dari jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan.

Kata kunci : atom, perkembangan atom, sistem periodik unsur, sifat periodik unsur

 

ABSTRACT

Atoms are the smallest constituent particles of matter. Atoms are composed of electrons and atomic nuclei. Each atom, has its own characteristics, starting from the atomic symbol, mass number, atomic number, and atomic properties. As time progressed, atomic theory also developed. The development of this theory started from Democritus, Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, and quantum mechanics (modern). In the theory of quantum mechanics, there is such a thing as a quantum number and an orbital shape. In orbitals, electrons are described according to their energy levels which are called electron configurations. This electron configuration is related to the location of the elements in the periodic system of elements. Then, there are the periodic properties of the elements in the periodic table. The periodic properties of this element consist of atomic radius, ionization energy, electron affinity, and electronegativity.

Keywords : atoms, development of atoms, periodic system of elements, periodic properties of the elements

Minggu, 19 September 2021

MEMPELAJARI KESETIMBANGAN KIMIA DAN MANFAATNYA DALAM INDUSTRI

 Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)


ABSTRAK

Kesetimbangan kimia terjadi ketika sebuah reaksi berlangsung secara reversible. Kesetimbangan ini bersifat dinamis yang terjadi pada kesetimbangan homogen dan kesetimbangan heterogen. Dalam kesetimbangan kimia, terdapat tetapan kesetimbangan kimia yang mempunyai maknanya sendiri. Kesetimbangan kimia dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu konsentrasi, volume, tekanan, dan suhu yang mengakibatkan pergeseran kesetimbangan atas dasar asas Le Chatelier. Manfaat dari kesetimbangan kimia dapat dijumpai pada bidang industri, seperti pada pembuatan amonia dan pembuatan H₂SO₄.

Kata kunci : kesetimbangan kimia, tetapan , pergeseran.

 

ABSTRACT

Chemical equilibrium occurs when a reaction is reversible. This equilibrium is dynamic which occurs in homogeneous equilibrium and heterogeneous equilibrium. In chemical equilibrium, there is a chemical equilibrium constant which has its own meaning. Chemical equilibrium is influenced by several factors, namely concentration, volume, pressure, and temperature which result in a shift in equilibrium on the basis of Le Chatelier's principle. The benefits of chemical equilibrium can be found in industrial fields, such as in the manufacture of ammonia and the manufacture of H₂SO₄.

Keywords : chemical equilibrium, constant, shift.

Sabtu, 11 September 2021

PROSES PERUBAHAN ENERGI DALAM TERMODINAMIKA

 Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara)


ABSTRAK

Salah satu yang dipelajari dalam kimia adalah bentuk perubahan energi yang disebut termodinamika. Perubahan energi sangatlah dekat dengan kehidupan kita, karena perubahan ini melibatkan sistem, lingkungan, dan keadaan. Dari perubahan inilah, bisa muncul berbagai macam bentuk energi. Perubahan ini didasari oleh hukum termodinamika yang terdiri dari hukum termodinamika I dan hukum termodinamika II. Dalam perubahan energi, kalor merupakan salah satu sumber energi yang penting. Saat terjadi perubahan kalor dalam reaksi, hal ini dinamakan peristiwa termokimia. Pada termokimia, bisa terjadi perubahan entalpi yang disebabkan oleh perubahan energi  pada tekanan tetap.

Kata kunci : energi, termodinamika, kalor, termokimia

 

ABSTRACT

One that is studied in chemistry is a form of energy change called thermodynamics. Energy changes are very close to our lives, because these changes involve systems, environments, and circumstances. From this change, various forms of energy can emerge. This change is based on the law of thermodynamics which consists of the first law of thermodynamics and the second law of thermodynamics. In energy transformation, heat is an important source of energy. When there is a change in heat in a reaction, it is called a thermochemical event. In thermochemistry, there can be an enthalpy change caused by a change in energy at constant pressure.

Keywords : energy, thermodynamics, heat, thermochemistry

Jumat, 03 September 2021

MENGEKSPLORASI KIMIA LEBIH DALAM

Oleh : Clara Elva Novita (@T04-Clara) 

 

ABSTRAK

Kimia merupakan ilmu yang penting dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di dalam kimia, kita mempelajari tentang materi dan perubahannya. Seiring berkembangnya zaman, ilmu dan teknologi juga semakin berkembang, sama halnya dengan ilmu kimia. Untuk mengetahui lebih dalam akan hal tersebut, ada landasan hukum-hukum dasar kimia yang memengaruhi perkembangannya, yaitu hukum konservasi massa (hukum Lavoisier), hukum komposisi tetap (hukum Proust), hukum perbandingan berganda (hukum Dalton), hukum perbandingan tetap (hukum Gay Lussac), dan teori molekul dari Avogadro. Disebutkan dalam teori Dalton, atom adalah bagian terkecil dari suatu materi. Dari atom inilah dapat terbentuk unsur dan senyawa. Di dalam perubahan yang terjadi, terdapat reaksi kimia yang dapat diamati, misalnya perubahan warna ataupun wujud.

Kata kuncimateri, perubahan materi, hukum dasar kimia, reaksi kimia


ABSTRACT

Chemistry is an important science and is close to everyday life. In chemistry, we study matter and its changes. Along with the development of the times, science and technology are also growing, as well as chemistry. To find out more about this, there are basic laws of chemistry that influence its development, namely the law of conservation of mass (Lavoisier's law), the law of constant proportions (Proust's law), the law of partial pressure (Dalton's law), Gay Lussac’s law, and the molecular theory of Avogadro. Mentioned in Dalton's theory, the atom is the smallest part of a matter. From these atoms can form elements and compounds. In the changes that occur, there are chemical reactions that can be observed, such as changes in color or shape.

Keywords : matter, changes in matter, basic laws of chemistry, chemical reactions