.

Senin, 12 Oktober 2020

Peran Kimia Dalam Sektor Industri Serta Dampak yang Ditimbulkan

 

 


Oleh : Ellyza Tri Septianingrum  (S12-Ellyza) 

 

ABSTRAK

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengulas dan memberikan informasi tentang kimia dan pemanfaatannya dalam kehidupan manusia. Terdapat korelasi yang tidak dapat dipisahkan dari kimia dan manusia. Oleh karena itu,  artikel ini akan membahas tentang kimia dan pemanfaatannya pada manusia. Pengertian Kimia sendiri adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi. Dalam penerapannya, kimia banyak dilibatkan dalam pemenuhan kebutuhan manusia baik itu di sektor industry, kebutuhan rumah tangga, maupun lainnya. Dengan adanya kimia, kebutuhan akan bahan – bahan produksi yang diperlukan dalam suatu industry dapat dipenuhi dengan mudah, seperti contoh  perusahaan besar yang memerlukan mesin untuk membuat suatu produk. Mesin tersebut memerlukan logam kualitas baik agar mampu mendukung proses produksi. Dalam pelengkap kebutuhan rumah tangga, keberadaan kimia dapat kita lihat dari produk – produk kebersihan seperti obat pel, sabun, sampo, detergen, dan lain sebagainya. Selain itu, kimia juga banyak berkontribusi dalam terbentuknya obat obatan penting yang sangat berguna bagi orang sakit. Disinfektan juga merupakan salah satu contoh produk yang dibuat menggunakan bahan kimia.

Keyword         : Kimia, manusia, pemanfaatannya. 

 

PENDAHULUAN

          Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini telah merambah ke berbagai sektor kehidupan manusia. Perkembangan tersebut banyak membantu manusia untuk memudahkan berbagai aktivitas. Hal ini juga sama dengan perkembangan ilmu kimia. Perkembangan yang ada dalam ilmu kimia menjadikannya memiliki 5 cabang dasar. Diantaranya adalah kimia analitik, biokimia, kimia anorganik, kimia organic, dan kimia fisik.

            Dalam penerapannya di bidang industry, ilmu kimia dikombinasikan dengan bahan bahan kimia dasar membentuk berbagai macam barang yang diperlukan oleh manusia. Dalam kegiatan sehari – hari, kita pasti bersinggungan dengan produk hasil dari penerapan kimia, seperti contoh sabun, detergen, cairan pembersih kaca, pasta gigi, dan sebagainya. Seiring perkembangan yang ada, banyak bermunculan penemuan baru khususnya di bidang industri disertai dengan berbagai inovasi yang tentunya semakin menguntungkan manusia. Adanya industri pupuk yang digunakan untuk kegiatan pertanian merupakan salah satu contoh inovasi pengembangan ilmu kimia. Pupuk tersebut dinilai sangat efisien dan efektif dalam meningkatkan hasil panen, memberantas hama, serta melindungi kualitas dari suatu tanaman. Dari contoh tersebut, dapat kita simpulkan bahwa hadirnya inovasi – inovasi dalam pengembangan kimia sangat menguntungkan.

            Adanya industry – industry yang berkembang memang sangat menguntungkan dan membantu kehidupan manusia. Namun tentu saja tetap ada dampak negatifnya. Limbah dari hasil produksi suatu industry dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Oleh karena itu sebaiknya kita sebagai umat manusia harus selalu bertanggung jawab dan bijak menggunakan barang – barang sesuai dengan kebutuhan.

 

METODE / PERMASALAHAN

Kimia berperan penting dalam sektor industry baik itu cabang ilmunya maupun bahan – bahannya. Mayoritas sektor industry menggunakan bahan bahan kimia untuk membuat suatu produk maupun untuk menjalankan proses industrialisasinya.  Tentunya kuantitas penggunaan bahan kimia sebanding dengan seberapa besar perusahaan tersebut. Semakin besar suatu perusahaan, maka kebutuhan akan bahan – bahan kimia yang mendukung proses produksinya juga akan semakin besar. Secara garis besar, penulisan artikel ini didasarkan pada 2 aspek permasalahan, yaitu

a)      Contoh penerapan kimia dalam sektor industry

b)      Dampak positif dan negatif dari penerapan kimia dalam sektor industri

 

PEMBAHASAN

A.   A. Contoh Penerapan Kimia Dalam Sektor Industri

1.    1.   Industri Farmasi dan Obat – Obatan.

Ø  Pada industry farmasi dan obat – obatan, kimia merupakan salah satu faktor penting yang dibutuhkan, terutama kimia organic. Kimia organic adalah cabang ilmu ilmiah dari ilmu kimia tentang struktur, sifat, reaksi, komposisi, dan sintesis senyawa organic. Kimia disusun dengan berbagai bahan lain hingga menjadi sebuah obat. Seperti contoh obat Promag yang mengandung Magnesium Hidroksida.

2.      2. Industri Kaca

Ø  Seperti yang diketahui bahwa kaca merupakan salah satu barang yang banyak kita temui. Namun tahukah kita bahwa produksi kaca juga merupakan hasil dari peran bahan – bahan kimia yang ada. Bahan utama kaca adalah pasir yang kandungan utamanya berupa silikon dioksida (SiO2), soda abu atau natrium karbonat (Na2CO3), dan kapur atau kalsium karbonat (CaCO3). Ketiga bahan tersebut dicampur merata. Kemudian, dipanaskan sampai suhu 1.500ºC.

3.  Industri Kertas

Ø  Kertas merupakan barang yang hingga saat ini masih digunakkan dalam jumlah besar. Mayoritas penggunaan kertas berada pada klaster sekolah dan kantor. Produksi kertas tidak lepas dari peran – peran kimia yang ada. Bahan dasar pembuatan kertas adalah Pulp atau yang lebih dikenal dengan sebutan bubur kertas. Pulp merupakan hasil pemisahan serat dari bahan baku berserat (kayu maupun non kayu). Pada proses ini tidak digunakan zat kimia. Proses semikimia dilakukan seperti proses mekanik, tetapi dibantu oleh zat kimia untuk melunakkan selulosa agar terpisah dari zat-zat lainnya. Pada proses kimia, bahan baku dimasak dengan bahan kimia tertentu sehingga zat-zat lainnya dapat dihilangkan dan diperoleh selulosa yang bersih, tidak rusak, dan murni.

 

B. Dampak positif dan negatif dari penerapan kimia dalam sektor industry

Pemenuhan kebutuhan kita akan barang – barang guna menunjang segala aktivitas dalam hidup sudah tecukupi oleh adanya industry. Suatu industry sendiri tentunya tidak akan berjalan jika tidak ada kimia, sehingga menciptakan dua korelasi yang tidak dapat dipisahkan. Adanya kimia dalam bidang industry membantu memenuhi kebutuhan bahan yang digunakan sebagai penunjang dalam sistem produksi. Kegiatan industry juga akan selalu berkembang dari waktu ke waktu sehingga kita akan dapat menikmati produk – produk hasil industry yang memiliki inovasi tinggi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan manusia akan terus bertambah sejalan dengan kegiatan produksi suatu industry yang tidak akan berhenti. Hal ini tentunya membawa dampak negatif  juga bagi lingkungan sekitar. Limbah yang dihasilkan dari proses produksi jika proses pembuangannya tidak dilakukan dengan tepat, dapat menyebabkan kerusakan lingkungan seperti pencemaran air dan tanah. Hal ini jika dibiarkan tentunya dapat mengganggu bahkan merusak ekosistem yang ada.

 

KESIMPULAN

            Dari ulasan diatas, kita sudah mengetahui bahwa kimia berperan dalam lingkungan industry baik itu berupa ilmunya, bahan – bahannya, ataupun keduanya. Namun yang harus diperhatikan adalah dampak negatifnya. Untuk dapat mengatasi dampak negative tersebut diperlukan sikap bijak dan tanggung jawab dari kita selaku umat manusia. Sudah selayaknya kita menjaga lingkungan sekitar agar kegiatan industry yang dilakukan dapat sedikit mungkin menyebabkan kerusakan lingkungan sehingga tidak mengganggu ekosistem yang ada. Dengan demikian kita dapat menikmati hasil dari pengimplementasian kimia serta meminimalisasi dampak negative yang ada.  

 

https://www.berpendidikan.com/2015/12/bahan-kimia-dalam-kehidupan-sehari-hari-di-bidang-industri-beserta-manfaat-dan-peranannya.html

https://www.kompasiana.com/dimaspangestu/58edb794f37e614838a403cc/peran-kimia-organik-di-bidang-kesehatan

1 komentar:

  1. Artikelnya sangat bagus dengan membaca artikel ini kita dapat mengetahui dampak kimia yang dihasilkan dari sekktor industri.

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.