.

Kamis, 15 Februari 2018

Bahan Kimia Untuk Industri Kertas

 Oleh : Mayner Steven Lase (@G-24)

ABSTRAK :
Berdasarkan data FAO (2013) total nilai ekspor Indonesia pada tahun 2011 untuk produk pulp sebesar 1,554 juta dolar, sedangkan untuk produk kertas sebesar 3,544 juta dolar. Indonesia memiliki potensi menjadi negara produsen pulp dan kertas terbesar dunia karena memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki negara lain. Di antaranya, lahan yang luas serta Sumber Daya Alam (SDA). Namun belakangan ini, industri kertas menghadapi persoalan kebijakan terkait regulasi ekspor-impor maupun isu lingkungan hidup.

KATA KUNCI : Kimia Industri,Industri Kertas,Dampak industri kertas bagi SDA

ISI :
Menurut Mc.Kibbin (2005) Industri Kimia merupakan pengembangan,optimasi dan monitoring proses kimia dasar yang digunakan dalam industri untuk mengubah bahan baku dan precursor menjadi produk komersial yang berguna bagi masyarakat.Kimia Industri memainkan peran penting sebagai ilmu terapan di berbagai bidang yang berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia mulai dari stabilitas ekonomi,lingkungan dan politik.
Industri pulp dan kertas merupakan salah satu industri yang memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Berdasarkan data FAO (2013) total nilai ekspor Indonesia pada tahun 2011 untuk produk pulp sebesar 1,554 juta dolar, sedangkan untuk produk kertas sebesar 3,544 juta dolar. Pada pasar dunia, industri pulp dan kertas Indonesia memperlihatkan perkembangan yang cukup baik, tahun 2002 Indonesia menempati peringkat 12 sebagai eksportir kertas dan meningkat ke peringkat 9 pada tahun 2011. Sementara untuk produk pulp, Indonesia mempertahankan peringkat 6 sebagai eksportir pulp dunia dengan total ekspor pulp tahun 2002 sebesar 2.25 juta ton dan tahun 2011 sebesar 2.93 juta ton (FAO 2013) (Wulandari, 2013).
Saat ini industri kertas nasional telah mengekspor hasil produksi ke 90 negara di dunia. Untuk menggapai cita-cita sebagai produsen pulp dan kertas terbesar kedua dunia, produsen terus meningkatkan kapasitas produksi guna mengejar tingkat efisiensi. Dengan kapasitas mesin pulp terpasang sebesar 7,9 juta ton per tahun, Indonesia menempati peringkat sembilan terbesar di dunia. Sementara dengan kapasitas mesin kertas terpasang sebesar 12,9 juta ton per-tahun, Indonesia menempati peringkat keenam dunia (Amna, 2016, industri.bisnis.com).
Industri kertas di Indonesia sudah dapat bersaing di dunia. Untuk tingkat Asia, Indonesia berada di peringkat tiga di bawah Cina dan Jepang. Sedangkan di ASEAN, Indonesia berada di peringkat pertama (2016, economy.okezone.com). Artinya, kebutuhan pulp dan kertas negara-negara ASEAN sangat bergantung pada Indonesia. Tahun 2013, Indonesia mengekspor pulp dan kertas ke Malaysia dengan volume 363,4 ribu ton, Vietnam 356,1 ribu ton, Filipina 163,16 ribu ton dan Thailand 125,86 ribu ton (2014, antaranews.com).
Indonesia memiliki potensi menjadi negara produsen pulp dan kertas terbesar dunia karena memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki negara lain. Di antaranya, lahan yang luas serta Sumber Daya Alam (SDA). Namun belakangan ini, industri kertas menghadapi persoalan kebijakan terkait regulasi ekspor-impor maupun isu lingkungan hidup (kemenperin.go.id). Memasuki kuartal II/2016 pelaku industri pulp dan kertas di Indonesia lebih mengandalkan pasar domestik karena pertumbuhannya lebih tinggi yaitu mencapai 30%, ketimbang ekspor akibat harga yang anjlok di pasar global (2016, m.tempo.co).

Dalam hal pengembangan industri kertas, Pemerintah memang perlu mendorongnya dengan kebijakan yang kondusif, baik itu untuk pengusaha di tingkat hilir (industri) maupun hulu (hutan), karena bahan baku pulp dan kertas adalah kayu. Namun semua itu, pemerintah tidak boleh mengabaikan faktor kelestarian alam. Luas daratan Indonesia hanya 1,3% dari luas daratan permukaan Bumi, namun keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya sangat luar biasa, meliputi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia, dan 16% spesies burung. Sebagian besar dari spesies ini berada di dalam hutan Indonesia (wri.org).
DAFTAR PUSTAKA
 “MEA Peluang Industri Pulp dan Kertas Indonesia”. Diambil dari:  http://www.antaranews.com/berita/470765/mea-peluang-industri-pulp-dan-kertas-indonesia
” Industri Kertas Indonesia Masuk Jajaran 10 Besar Dunia”. Diambil dari: http://economy.okezone.com/read/2016/03/07/320/1329480/industri-kertas-indonesia-masuk-jajaran-10-besar-dunia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.