.

Minggu, 17 September 2017

Energi Fosil : Minyak Bumi

@D20-Novia, @ProyekB03
Oleh Novia Nila Sutarman












Minyak bumi sendiri sering disebut dengan bahan bakar fosil karena minyak bumi dan gas alam berasal dari fosil tumbuhan maupun hewan. Macqiur (Perancis, 1758) merupakan orang yang pertama kali menyatakan bahwa: “minyak dan gas bumi berasal dari organisme laut yang telah mati berjuta-juta tahun yang lalu dan membentuk sebuah lapisan dalam perut bumi”. Proses pembentukan minyak bumi memerlukan waktu yang sangat lama sehingga minyak bumi ini termasuk dalam sumber daya alam yang perlu dilestarikan dan perlu dijaga ketersediaannya agar dapat dinikmati dimasa mendatang nanti. Berikut merupakan proses terbentuknya minyak bumi.
1. Tahap Pertama
Ganggang hijau merupakan salah satu tumbuhan yang dapat melakukan fotosintesis di dalam air. Maka dari itu proses pertama adalah menunggu ganggang hijau tidak melakukan proses fotosintesis lagi. Dimana apabila ganggang sudah tidak bisa melakukan fotosintesis maka perlahan akan mati dan akan membentuk batuan induk.
2. Tahap Kedua
Proses terbentuknya batuan induk ini berasal dari ganggang yang telah mati. Ganggang yang telah mati tersebut akan mengendap di dasar laut yang kemudian akan membentuk batuan induk. Batuan induk yang terbentuk adalah batuan yang mengandung karbon. Jenis batuan ini dapat dihasilkan dari hasil pengendapan di danau, dasar laut ataupun delta.
3. Tahap Ketiga
Proses ketiga adalah pengendapan batuan induk. Dimana batuan induk nantinya akan terkubur di bawah batuan lain yang berada di laut selama jutaan tahun lamanya. Proses pengendapan ini akan berlangsung secara terus menerus. Salah satu batuan yang menimbun batuan induk adalah batuan sarang.
Batuan sarang merupakan batu gamping, batu pasir atau bahkan batuan vulkanik yang tertimbun dan memiliki ruang pori-pori di dalamnya. Apabila daerah dasar laut semakin tenggelam dan ditumpuk oleh jenis-jenis batuan lain yang berada diatasnya maka batuan yang mengandung karbon akan menjadi panas. Semakin dalam batuan karbon tersebut tenggelam maka suhunya akan meningkat. Jika suhu terus meningkat hingga 100 derajat Celcius maka batuan karbon tersebut akan terurai menjadi gas.
4. Tahap Terakhir
Tahap terakhir adalah tahap perubahan karbon yang bereaksi dengan hidrogen dan kemudian membentuk hidrokarbon. Hasil dari perubahan inilah yang kemudian menghasilkan minyak mentah. Meskipun bentuknya berupa cairan, akan tetapi fisik minyak bumi mentah jelas berbeda dengan air, salah satunya adalah dari berat jenis dan kekentalannya.

Minyak bumi memiliki peranan besar dalam kehidupan manusia masa kini. Mulai dari perindustrian hingga dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Berikut merupakan manfaat minyak bumi.
1. Sebagai Bahan Bakar
2. Sumber Gas Cair
3. Industri Kimia
4. Sumber Produksi Polimer
5. Produksi Bahan Serat
6.  Sumber Bahan Poliuretan
7. Produk Keperluan Dapur
8. Bahan Produksi Mobil
9. Sumber Pengolahan Pupuk
10. Pembangkit Listrik
11. Komponen Bahan Obat-Obatan
12. Penggerak Listrik Tenaga Surya
13. Menggerakkan Sektor Industri
14. Membuka Lapangan Pekerjaan
15. Meningkatkan Ekonomi Dunia

Daftar Pustaka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.