.

Tampilkan postingan dengan label @TA06. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @TA06. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2017

Sabtu, 04 Februari 2017

Pencemaran Lingkungan




Pencemaran lingkungan merupakan masuknya zat, makhluk hidup atau energi lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa diartikan sebagai adanya perubahan komposisi pada media yang dicemari misalnya saja tanah atau air atau udara yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti oleh manusia,

Ozon


         Menurut wikipedia indonesia Lapisan Ozon adalah lapisan di atmosfer pada ketinggian 19 – 48 km (12 - 30 mil) di atas permukaan Bumi yang mengandung molekul-molekul ozon. Konsentrasi ozon di lapisan ini mencapai 10 ppm dan terbentuk akibat pengaruh sinar ultraviolet Matahari terhadap molekul-molekul oksigen.

Pencemaran Udara


Udara merupakan atmosfer yang mengelilingi bumi. Udara mengandung beragam unsur gas yang penting bagi kelangsungan hidup organisme. Adapun komponen gas dalam udara ialah nitrogen 78%, oksigen 21%, karbondioksida 0,03%, argon 0,93%, ozon 0,00001%. Senyawa – senyawa seperti nitrogen, karbondioksida, oksigen, dan ozon sangat penting bagi makhluk hidup.
Tanpa udara, manusia dan hewan tidak bisa bernafas, tumbuhan pun tidak bisa melakukan fotosintesis. Pentingnya peran udara bagi kehidupan membuat kita harus menjaganya agar udara kita tidak tercemar.

Pencemaran Lingkungan dan Penanggulangannya




1. Pengertian

Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh
KIMIA LINGKUNGAN


Lingkungan hidup dapat didekati dari semua disiplin ilmu antara ilmu kimia, sehinga muncul ilmu kimia lingkungan. Hal ini wajar karena semua komponen baik komponen biotik maupun komponen abiotik yang menyusun lingkungan hidup terdiri dari unsur dan senyawa kimia, di mana saja akhirnya semua keadaan fisik memerlukan analisis dan penentuan-penentuan secara proses kimia

Peranan ilmu kimia lingkungan diantaranya adalah:
  • Mempelajari sifat dan fungsi bahan kimia dalam lingkungan hidup.
  • Mempelajari dan menelaah bahan kimia terhadap suatu komponen lain dan terhadap lingkungan hidup secara menyluruh, terutama jika bahan kimia itu tersebar dan berkontaminasi dengan lingkungan, sehingga keseimbangan terganggu.
  • Menentukan jumlah batas penyebaran bahan kimia dalam lingkungan agar tidak memberikan gangguan terhadap kelestarian lingkunagn dan kesejahteraan manusia.
  • Merekomendasikan hasil penelitian dan percobaan kepada pengelola lingkungan hidup atau kepada masyarakat pada umumnya.
Macam-Macam Pencenaran Lingkungan
  • Pencemaran Udara
  • Pencemaran Air
  • Pencemaran Tanah
Pencemaran Udara
Secara alami udara bersih tersusun atas:
  • nitrogen, N2 (78 %);
  • oksigen, O2 (21 %);
  • karbondioksida, CO2 (0,03 %);
  • Argon, Ar(0,94 %);
  • helium, He (0,01 %);
  • neon, Ne (0,01 %),
  • kripton, Kr (0,01 %),
  • serta uap air yang kadarnya bervariasi dari tempat-ketempat (0,01 %-4 %).
Udara mengandung sejumlah kecil metana, CH4; karbon monoksida, CO; nitrogen oksida NO; dan hidrogen sulfida, H2S. Kemudian keadaan udara diperparah dengan adanya zat pencemar yang dihasilkan dari aktivitas manusia. 
Ada 4 macam sumber bahan pencemar udara yang merupakan penyebab utama (sekitar 90%) terjadinya pencemaran udara global di seluruh dunia yaitu:
  • Karbon monoksida (CO)
    - tidak berwarna dan tidak barbau
    - bersifat racun karena dapat berikatan dengan hemoglobin CO + Hb
    ó COHb
    - kemampuan Hb untuk mengikat CO jauh lebih besar dan O2,
      akibatnya darah kurang berfungsi sebagai pengangkut 02
  • Belerangdioksida (SO2)
    -
    berasal dari: gunung api, industri pulp dengan proses sulfit dan
      hasil pembakaran bahan bakar yang mengandung belerang (S)
    - warna gas : coklat
    - bersifat racun bagi pernafasan karena dapat mengeringkan
      udara
  • Oksida nitrogen (NO dan NO2)
    - pada pembakaran nitrogen, pembakaran bahan industri dan
      kendaraan bermotor
    - di lingkungan yang lembab, oksida nitrogen dapat membentuk
      asam nitrat yang bersifat korosif
  • Senyawa karbon
    - dengan adanya penggunaan dari beberapa senyawa karbon di
       bidang pertanian, kesehatan dan peternakan, misalnya
       kelompok organoklor
    - organoklor tersebut: insektisida, fungisida dan herbisida
Empat tingkatan pencemaran sebgai berikut:
  • Pencemaran tingkat pertama; yaitu pencemaran yang tidak menimbulkan kerugian pada manusia.
  • Pencemaran tingkat kedua; yitu pencemaran yang mulai menimbulkan kerugian bagi manusia seperti terjadinya iritasi pada indra kita.
  • Pencemaran tingkat ketiga; yaitu pencemaran yang sudah dapat bereaksi fatal pada tubuh dan menyebabkan terjadinya penyakit ynag kronis.
  • Pencemaran tingkat keempat; yaitu pencemaran yang telah menimbulkan sakit akut dan kematian bagi manusia maupun hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Pencemaran Air
Pencemaran air terjadi apabila dalam air terdapat berbagai macam zat atau kondisi (misal panas) yang dapat menurunkan standar kualitas air yang telah ditentukan, sehingga tidak dapat digunakan untuk kebutuhan tertentu. Pada dasarnya bahan pencemar air dapat dikelompokkan menjadi:
1.      Sampah yang dalam proses penguraiannya memerlukan oksigen yaitu sampah yang mengandung senyawa organik, misalnya sampah industri makanan, sampah industri gula tebu, sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan),
2.      Bahan pencemar penyebab terjadinya penyakit, yaitu bahan pencemar yang mengandung virus dan bakteri misal bakteri coli yang dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan (disentri, kolera, diare, types) atau penyakit kulit. Bahan pencemar ini berasal dari limbah rumah tangga, limbah rumah sakit atau dari kotoran hewan/ manusia.
3.      Bahan pencemar senyawa anorganik/ mineral misalnya logam-logam berat seperti merkuri (Hg), kadmium (Cd), timbal (Pb),tembaga (Cu), dan garam-garam anorganik.
4.      Bahan pencemar organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yaitu senyawa organik berasal dari pestisida,herbisida, polimer seperti plastik, deterjen, serat sintetis, limbah industri dan limbah minyak.
5.      Bahan pencemar berupa makanan tumbuh-tumbuhan seperti senyawa nitrat, senyawa fosfat dapat menyebabkan tumbuhnya alga (ganggang) dengan pesat sehingga menutupi permukaan air
6.      Bahan pencemar berupa zat radioaktif, dapat menyebabkan penyakit kanker, merusak sel dan jaringan tubuh lainnya. Bahan pencemar ini berasal dari limbah PLTN dan dari percobaan-percobaan nuklir lainnya.
7.      Bahan pencemar berupa endapan/ sedimen seperti tanah dan lumpur akibat erosi pada tepi sungai atau partikulat-partikulat padat/ lahar yang disemburkan oleh gunung berapi yang meletus, menyebabkan air menjadi keruh, masuknya sinar matahari berkurang, dan air kurang mampu mengasimilasi sampah.
8.      Bahan pencemar berupa kondisi (misalnya panas), berasal dari limbah pembangkit tenaga listrik atau limbah industri yang menggunakan air sebagai pendingin.
Pencemaran Tanah
Tanah juga tidak luput dari pencemaran, pencemaran tanah mempunyai hubungan yang erat baik dengan pencemaran udara maupun dengan pencemaran air. Bahan pencemar yang terdapat di udara larut dan terbawa oleh air hujan, jatuh ke tanah sehingga menimbulkan pencemaran tanah. Dengan demikian maka lingkungan hidup yang paling banyak dan mudah tercemar adalah tanah.
Tanah yang dimaksud adalah bagian permukaan bumi yang dihuni oleh banyak makhluk hidup terutama manusia, tumbuh-tumbuhan bermacam-macam hewan dan mikroorganisme lainnya.
Komponen Pencemar Tanah (Organik 70%, Anorganik 30%) :
  • Kertas 4%
  • Limbah bahan makanan 21%
  • Gelas 12%
  • Besi 10%
  • Plastik 5%
  • Kayu 5%
  • Karet dan kulit 3%
  • Kain/serat tekstil 2%
  • Alumunium dan logam lain 1%
Memang sesungguhnya kegiatan-kegiatan tersebut menguntungkan di bidang teknologi dan termasuk dalam proses pembangunan tetapi perlu juga kita berusaha agar tidak sampai mencemari lingkungan.
  • Mengolah sampah-sampah yang tidak dapat dimusnahkan, misal dijadikan mainan anak-anak, bahan bangunan. Sampah plastic dan serat dapat dijadikan kesed atau kertas karton daur ulang dapat didaur ulang menjadi tissu. Sampah pecahan kaca dapat didaur ulang menjadi vas bunga.
  • Hujan asam yang menyebabkan pH tanah menjadi tidak sesuai lagi untuk tanaman, makan tanah perlu ditambah dengan kapur agar pH asam berkurang.
Refrensi :
Environmental Science”, third edition, 1984, Jonathan Turk & Amos Turk, hal. 52
Environmental Science” third edition, 1983, hal. 50


Efek Rumah Kaca

Menurut Wikipedia Efek rumah kaca merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya.
Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat kegiatan manusia (lihat juga pemanasan global). 
Secara general efek rumah kaca merupakan peristiwa memantulnya kembali panas yang dipantulkan bumi ke angkasa kembali kebumi karena adanya gas yang memiliki sifat seperti kaca sehingga panas bumi meningkat.
Penyebab efek rumah kaca disebabkan karena meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Meningkatnya konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh banyaknya pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melebihi kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.
Dampak Negatif Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim, terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga berakibat kepada beberapa pulau kecil tenggelam di negara kepulauan , yang membawa dampak perubahan yang sangat besar.


Link
Wardhana, Wisnuarya. 2010. Penyebab Rumah Kaca dan Dampaknya. http://www.pengertianpakar.com/2015/04/pengertian-dan-proses-terjadinya-efek-rumah-kaca.html#
Informasi Pendidikan. 2015. Pengertian dan Penyebab Rumah Kaca. http://www.informasi-pendidikan.com/2015/09/pengertian-dan-penyebab-rumah-kaca.html
Sahabat Sayanda. Pengertian Efek Rumah Kaca dan Penanggulangannya. https://www.sayanda.com/efek-rumah-kaca/
Academia. Makalah: Efek Rumah Kaca. https://www.academia.edu/8849783/Makalah_efek_rumahkaca
Glacomelli, gene A. Pengertian Efek Rumah Kaca. https://id.wikipedia.org/wiki/Efek_rumah_kaca

lapisan ozon


Lapisan ozon mulai dikenal oleh seorang ilmuwan dari Jerman, Christian Friedrich Schonbein pada tahun 1839, Ozon merupakan gas yang secara alami terdapat didalm atmosfer, Ozon adalah hasil reaksi antara oksigen dengan sinar ultraviolet dari matahari. Ozon di udara berfungsi menahan radiasi sinar ultraviolet dari matahari pada tingkat yang aman untuk kesehatan kita semua, Ozon ditemukan terutama di lapisan atmosfer bagian bawah. Kira – kira 10% ozon atmospheric terdapat di Troposfir, suatu lapisan Tamosfir yang paling dekat dengan bumi (mulai dari permukaan bumi hingga 10-16 Km).

Lapisan ozon melindungi bumi dari paparan sinar Ultra Violet B (UV-B) yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup di muka bumi, sebagian besar paparan dari UV-B tersebut diserap oleh lapisan ozon yang ada di atmosfir, Paparan UV-B terhadap manusia dapat mengakibatkan penyakit kanker kulit, katarak dan mengurangi system kekebalan tubuh.

Kerusakan lapisan ozon adalah istilah yang sering digunakan untuk mendeskripsikan berkurangnya atau hilangnya lapisan ozon yang terdapat pada lapisan atmosfir.

PROSES KERUSAKAN LAPISAN OZON

- Sinar uv memasuki lapisann ozon
- Energi uv memecah lapisan klorin
Klorin radikal memecah molekul ozon membentuk klorin monoksida dan dua atom oksigen
- Oksigen terlepas ke atmosfir
- Atom oksigen di atmosfir memecah molekul klorin monoksida menghasilkan oksigen dan klorin radikal bebas
-  Dan semua reaksi tersebut terus menrus berulang





PENYEBAB KERUSAKAN LAPISAN OZON

1. Klorofluorokarbon ( CFC )

CFC adalah klorofluorokarbon, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin terikat padanya, senyawa CFC ini dihasilkan dari lemari pendingin (kulkas), pendingin ruangan (AC) dan juga sebagai bahan tambahan  yang di gunakan sebagai gas pendorong dalam aerosol.


2. karbon monoksida
karbon monoksdia ini dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor, hasil pembakarann yang tidak sempurna dari kendaraan bermotor menyebabkan volume gas karbon monoksida di bumi semakin meningkat, produksi karbon monoksida yang berlebih tersebut berdampak buruk terhadap lapian ozon.
3. Penggudulan hutan


Salah satu fungsi utama dari tumbuhan adalah sebagai penghasil oksigen, proses penghasilan oksigen tersebut  dilakukan oleh tumbuhan dengan cara fotosintesis , Penebangan hutan yang berlebihan menyebabkan gas karbon yang dapat  merusak lapisan ozon  tidak dapat lagi di rubah dan diserap oleh tumbuhan sebagai bahan fotosintesis ,sehingga menyebabkan kondisi lapisan  ozon yang semakin memburuk Karena menumpuknya gas karbon yang mencemari udara

Dampak kerusakan lapisan ozon

  1. Efek rusaknya lapisan ozon menyebabkan radiasi ultra violet meningkat melebihi kapasitas aman, kontak langsung secara berlebihan terhadap  manusia  dapat menyebabkan kangker kulit, katarak, pemanasar global, dan  merusak tanaman pangan tertentu
  2. pencairan gunung es di kutub
    Berdasarkan laporan dari NASA bahwa lubang ozon di Antartika telah mencapai 29 juta Km²,
    Karena aadaanya lubang ozon yang bocor tersebut menyebakan gunung-gunung es di antartika mulai mencair, dan sedikit demi sedikit menyebabkan volume air laut meningkat





Reference









pencemaran lingkungan

Pencemaran Lingkungan

Pencemaran adalah peristiwa penyebaran bahan kimia dengan kadar tertrntu yang dapat merubah keadan keseinbangan pada daur materi dalam lingkungan baik keadan structure maupun fungsinya sehingga dapat mengganggu kesejah teraan hidup manusia, dalam hal ini lingkungan dapat tercemar karena :
Kecepatan hilangnya senyawa tertentu dari lingkungan lebih besar dari pada kecepatan masuknya senyawa pengganti
Rusaknya alur siklus biokimia
Kecepatan masknya senyawa ke dalam lingkungan lebih besar
Masuknya senyawa yang tidak terdegredasi kedalam lingkungan









Berikut adalah macam pencemaran menurut bahan pencemarnya yaitu :

1.    Pencemaran Kimiawi
Pencemaran kimiawi adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan/ zat kimia. Zat kimia ini bisa berasal dari limbah industri, limbah rumah tangga ataupun yang berasal dari penggunaan pestisida DDT yang berlebihan. Zat kimia yang berasal dari limbah pabrik yang merupakan logam berat misalnya Pb (timbal), Hg (Air raksa), Cd (kadnium), Zn (seng), Cr (kromium), dan Ni (nikel). Limbah rumah tangga yang mengandung bahan kimia adalah penggunaan detergen.

Zat kimia yang lain penyebab pencemaran adalah penggunaan pestisida DDD yang berlebihan. DDT (Dikloro Difenil Trichlorothan) mengakibatkan pencemaran tanah dan pencemaran air.

2.    Pencemaran fisik
Pencemaran fisik adalah pencemaran yang disebabkan oleh benda-benda fisik yang bisa berupa bahan padat, cair dan gas. Zat cair yang dapat menyebabkan pencemaran misalnya limbah rumah tangga, keluarga, dan limbah pabrik. Zat padat yang menyebabkan pencemaran adalah kaca, logam, botol, karet, kaleng-kaleng bekas dan plastik. Sedangkan gas yang menyebabkan pencemaran misalnya asap pabrik, asap rokok, dan asap kendaraan bermotor.

3.    Pencemaran biologis
Pencemaran biologi adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan yang  berupa mikroorganisme penyebab penyakit, misalnya Escherichia coli, Entamoeba coli, dan Salmonella thyposa. Kebanyakan mikroorganisme tersebut dapat menyebabkan penyakit perut.