.

Tampilkan postingan dengan label @B14-Hary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @B14-Hary. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Februari 2017

MOBIL HYDROGEN TOYOTA


Teknologi tepat guna mobil hydrogen

Penggunaan bahan bakar fosil semakin lama semakin meresahankan, bukan Karena harganya yang semakin lama semakin melambung naik ataupun Karena semakin habisnya cadangan minyak di bumi, namun Karena emisi yang dihasilkan dari penggunaan bahan bakar fosil tersebut yang dapat merusak lingkungan, emisi yang dihasilkan oleh penggunaan bahan bakar fosil tesebut semakin lama semakin banyak dan menumpuk  bercampur dengan udara yang kita hirup saat ini, kondisi lingkungan  yang kian memprihatinkan juga semakin memperparah kondisi lingkungan kita yang sudah tercemari oleh emisi yang dihasilkan oleh  efek dari pengunaan bahan bakar fosil tersebut , oleh karenannya kita sebagai manusia, mahluk  yang paling bertanggung jawab atas kondisi lingkungan yang semakin buruk ini, harus semakin  sadar  akan pentingnya  penggunaan bahan bakar alternative yang dapat mengurangi efek dari  pencemaran udara tersebut yang akan semakin memperburuk kedaan lingkungan kita ini.

dengan berkembangannya teknologi dan ilmu pengetahuan yang semakin maju beberapa tahun belakangan ini, telah di temukan berbagai teknologi tepat guna yang sangat berguna dan bermanfaat yang dapat kita gunakan sebagai alternative lain pengganti  bahan bakar fosil, alternative tersebut  adalah hydrogen, hydrogen ini dapat digunakan sebagai pengganti bensin atau solar yang biasa kita gunakan untuk menjalankan kendaraan yang berbahan bakar fosil.


Penggunaan hydrogen sebagai bahan bakar alternative pada kendaraan bermotor tidak menggunakan prinsip yang sama dengan proses pembakaran pada motor bensin/diesel, akan tetapi hydrogen  tersebut diubah menjadi energi listrik yang nantinya akan digunakan untuk menggerakan motor listrik, motor listrik inilah yang nantinya akan digunakan sebagai penggerak untuk menjalankan  kendaraan bermotor.


Kenapa  hydrogen dipilih untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternative pengganti  bahan bakar fosil, Karena hydrogen benar-benar bersih dan menghasilkan zero emisi, kenapa bisa zero emisi, Karena hasil dari pengunaan hydrogen tersebut hanya berupa tetesan-tetesan  air yang dapat langsung dibuang ke alam sekitar tanpa perlu takut mencemari lingkungan, karena tidak ada emisi karbon yang di keluarkan oleh mobil tersebut, sehingga mobil tersebut benar-benar bersih dana man untuk lingkungan, maka pantaslah kalau teknologi mobil hydrogen ini kita sebut sebagai teknologi tepat guna yang sangat bermanfaat untuk manusia namun tidak merugikan/merusak alam/lingkungan sekitar kita.

Cara kerja mobil hydrogen



MIND MAP CARA KERJA MOBIL HYDROGEN


  • Hydrogen yang telah disimpan di dalam tangki peyimpanan dialirkan kedalam fuel cell
  • di dalm fuel cell inilah terjadinya perubahan reaksi kimiawi terjadi, dari hydrogen dihasilkan energi listrik dan air. Berikut ini yang terjadi di dalam fuel cell :

  1. Hidrogen dipasok ke anoda (negatif) sisi sel bahan bakar.
  2. Molekul Hidrogen diaktifkan oleh katalis anoda rilis elektron.
  3. Elektron berjalan dari anoda ke katoda (positif) sisi sel bahan bakar, sampai menciptakan arus listrik.
  4. Molekul hidrogen yang dilepaskan elektron menjadi ion hidrogen dan bergerak melalui membran polimer elektrolit ke sisi katoda.
  5. Hidrogen ion dengan lingkungan oksigen dan elektron pada katoda katalis untuk membentuk air.

  •  Listrik yang dihasilkan oleh sel bahan bakar diarahkan ke motor listrik untuk memberikan dorongan pada kendaraan.
  • Diregenerasi energi disimpan dalam baterai sekunder yang melengkapi daya dari sel bahan bakar.

Toyota adalah perusahaan pertama di dunia yang telah berhasil menciptakan dan memproduksi mobil hydrogen pertama di dunia sekaligus memproduksinya secara masal. Toyota mirai adalah merk mobil hydrogen pertama di dunia dan mungkin untuk saat ini mejadi satu-satunya mobil hydrogen yang sudah di jual dan di pasarkan secara luas.


Referensi :








SOLAR CELL (PANEL SURYA)


TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN PANEL SURYA

Seperti yang kita ketahui saat ini, penggunaan  bahan bakar fosil yang yang saat  ini dipergunakan untuk  berbagai kebutuhan dalam kehidupan kita sehari-hari semakin lama akan semakin habis terkuras, hal itu dikarenakan bahan bakar fosil membutuhkan waktu yang sangat lama dalam proses pembentukannya yang bisa mencapai jutaan bahkan ratusan juta  tahun lamanya, pembentukan yang sangat lama dan penggunaan yang sangat konsumtif membuat  bahan bakar tersebut lama-kelamaan akan terus berkkurang dan akhirnya habis, oleh Karena itu para ilmuan dan para peneliti mencoba mencari alternatif  bagaimana caranya untuk mengurangi atau bahkan menghentikan penggunaan bahan bakar fosil tersebut dan menggantinya dengan  penggunaan bahan bakar alternatif terbarukan yang bisa di pergunakan setiap hari dan tidak akan pernah habis.

Selain dari semakin  berkurangnya bahan bakar fosil yang tidak dapat di perbaharui, bahan bakar fosil juga menyumbangkan sebagian besar polutan di udara  yang menyebakan rusaknya lingkungan  oleh akibat dari pengunaan bahan bakar tersebut, proses rusaknya lingkungan sendiri berawal dari pengunaan bahan bakar fosil yang kita gunakan sehari-hari untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembangkit listrik,  sebagai bahan bakar kendaraan, dll. bahan bakar  tersebut yang mengalami pembakaran tidak sempurna pada saat proses pengunaannya, effek dari pembakaran yang tidak sempurna tersebut mengakibatkan timbulnya polusi yang berasal dari gas karbon yang dihasilkan oleh bahan bakar tersebut, gas karbon tersebut kemudin akan terkumpul terus menerus dan menumpuk  bercampur dengan udara, Karena terlalu banyak gas karbon yang dihasilkan, sementara alam sangat lambat dalam proses penyerapannya sehingga menyebkan efek  gas rumah kaca yang menyebabkan terjadinya pemanasan global dan berbagai masalah lingkungan lainnya.

Dalam upaya pengurangan penggunan bahan bakar fosil tersebut, para peneliti akhinya menemukan suatu alat yang dapat di pergunakan sebagai energi alaternatif untuk menghasilkan energi listrik, alat tersebut bernama panel surya (solar cell),

Panel surya (solar cell)  sendiri adalah suatu alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik,  panel surya juga sering disebut sel PV (photovoltaic) yang berarti “cahaya listrik”, Maksudnya adalah sinar matahari yang terdiri dari Foton dengan tingkat energi yang berbeda tergantung speaktrum dari mana letak dan kondisi suatu wilayah yang terkena langsung sinar matahari.   sel photopoltaic  pada panel surya adalah  suatu sel yang dapat menkonversi energi dari sinar matahari menjadi energi listrik. Dengan terciptanya panel surya pengunaan bahan bakar fosil dapat di kurangi, sehingga efek kerusakan lingkungan yang terjadi pun akan semakin berkurang, hal itu dikarenakan energi yang di perlukan untuk menghasilkan listrik tersebut berasal dari sinar matahari langsung, sehingga selama masih ada sinar matahari maka energi listrikpun bisa terus dihasilkan, selain itu panel surya sendiri tidak menghasilkan polusi yang artinya  panel surya tersebut aman dipergunakan tanpa menghasilkan efek negative (kerusakan) terhadap lingkungan.

CARA KERJA PANEL SURYA.

Solar sel dapat dianalogikan sebagai divais dengan 2 terminal atau sambungan. Dimana, saat kondisi gelap atau tidak cukup cahaya bertugas seperti dioda, dan disaat kondisinya terkena energi matahari langsung dapat mengubahnya menjadi tegangan listrik.



Solar sel sendiri bekerja menggunakan prinsip P-N juntion, yaitu Juntion antara semi Konduktor tipe-P dan tipe-N. Semi konduktor ini terdiri dari ikatan atom dimana terdapat elektron sebagai penyusun dasar. Semi konduktor tipe-P mempunyai kelebihan hole sebagai muatan positif sedangkan Semi konduktor tip-N mempunyai kelebihan Elektron sebagai muatan negatif.

Pada dasarnya panel surya ini menghasilkan arus DC, maka untuk kebutuhan peralatan rumah tangga yang menggunnakan arus AC maka perlu di tambahkan inverter untuk dapat menghasilkan arus AC

PROSES TERJADINYA LISTRIK

  • Ketika foton yang terdapat pada sinar matahari mengenai sel-sel PV pada panel surya, sebagian akan diserap oleh material semikonduktor (silikon). Energi dari foton yang diserap itu dengan demikian juga ditransfer kepada semikonduktor.
  • Elektron-elektron yang terkena tumbukan energi foton akan terlepas dari atom, membuat mereka mengalir secara bebas dan dengan demikian menciptakan arus listrik. Komposisi dan desain khusus pada sel-sel PV mengarahkan elektron-elektron tersebut agar mengalir sesuai jalur yang dikehendaki.
  • Kontak/penghubung logam pada bagian atas dan bawah sel-sel surya menyalurkan keluar listrik arus searah (direct current, DC) yang dihasilkan untuk digunakan sesuai kepentingan.

INSTALASI PANEL SURYA





  1. Panel surya di letakan di tempat yang terkena sinar matahari lansung
  2. Kabel dari panel surya di hubungkan ke solar charge control
  3. Dari solaar charge control di hubungkan ke aki
  4. Untuk pengunaan arus DC bias langsung digunakan
  5. Unntuk arus AC hubungkan dahulu ke koverter
  6. Baru bias digunaka untuk berbagai electronik

Sabtu, 18 Februari 2017

BIOGAS


Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk di antaranya: kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumah tangga), sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik.

PARTICULATE MATTER

Partikulat debu melayang (Suspended Particulate Matter/SPM) merupakan campuran yang sangat rumit dari berbagai senyawa organik dan anorganik yang terbesar di udara dengan diameter yang sangat kecil, mulai dari < 1 mikron sampai dengan maksimal 500 mikron.

PEMBAKARAN SAMPAH

Masih banyak yang belum mengetahui bahwa membakar sampah yang ada disekitar kita dapat membahayakan baik berdampak buruk terhadap lingkungan maupun terhadap kesehatan.

Sabtu, 11 Februari 2017

Pencemaran air merupakan keadaan dimana adanya berbagai zat asing yang masuk ke dalam air dan itu bersifat merusak atau bahan tersebut lebih dikenal sebagai polutan ( jika memiliki kadar yang sudah melampaui batas, dan berada di tempat serta waktu yang tidak tepat. jenis-jenis polutan ini dapat berupa debu, bahan kimia, paparan radiasi dan lainnya)
Penyebab Pencemaran air
  • Limbah industri biasanya dari pabrik
  • Limbah pertanian
  • Limbah rumah tangga
Jenis jenis pencemar air
  • Pencemaran Mikroorganisme Air
  • Pencemaran dari Bahan Arnorganik Nutrisi Tanaman
  • Pencemar Bahan Kimia Anorganik
  • Pencemar Bahan Kimia Organik
Dampak pencemaran air
·         Kehidupan organisme dan ekosistem yang ada di dalam wilayah air tercemar tersebut akan mengalami gangguan bahkan kerusakan karena kadar oksigen di dalam air menjadi berkurang drastis.
  • Terjadinya mutasi sel di dalam tubuh yang akan menyebabkan kanker dan leukemia.
  • Pencemaran air ini juga mampu menyebabkan erosi
  • Kekurangan sumber daya air yang bersih yang aman dikonsumsi oleh manusia
  • Menjadi sumber dari berbagai jenis penyakit yang serius
Penanggulangan
·         Menghemat Air  Cara menangani pencemaran air dengan metode ini adalah metode yang paling sederhana namun yang paling utama harus dilakukan yaitu dengan menghemat air
·         Membuang Sampah pada Tempatnya  Usahakan untuk tidak membuang sampah langsung ke dalam air karena selain menyebabkan air keruh juga bisa menyebabkan penyumbatan pada perairan sehingga sangat rawan terjadi peluapan
·         Melakukan Servis elakukan servis kendaraan secara rutin mungkin tidak memiliki kaitan dengan pencemaran air. 
·         Awasi Penggunaan Pupuk Kimia dan Pestisida  mengurangi dan melakukan penyiraman tanaman pada saat pagi dan sore hari supaya mengurangi terjadinya pengupan dan juga mampu membantu dalam melakukan penghematan air.


https://id.wikipedia.org/wiki/Pencemaran_air  Daniel H. (April 19, 2006)











KERUSAKAN EKOSISTEM LAUT


Pengertian kerusakan ekosistem laut
            Perusakan ekosistem laut adalah tindakan yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik dan hayatinya yang melampuai kriteria baku kerusakan laut. Hal ini berarti bahwa perlu ditetapkan kriteria baku kerusakan laut yang berfungsi sebagai tolak ukur untuk menentukan tingkat kerusakan laut. Selain itu juga sangat berguna bagi penentuan status mutu laut. Karena sangat erat kaitannya antara tingkat kerusakan laut dengan status mutu laut itu sendiri.
Ciri-Ciri Ekosistem Air Laut.
Dari pengertian tentang ekosistem air laut yang telah dijelaskan di atas, maka kita dapat menyimpulkan bahwa ekosistem air laut memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut :
1.    Memiliki salinitas (kadar garam) tinggi, semakin mendekati katulistiwa semakin tinggi.
2.    NaCl mendominasi mineral ekosistem laut hingga mencapai 75%.
3.    Iklim dan cuaca tidak terlalu berpengaruh pada ekosistem laut.
4.    Memiliki variasi perbedaan suhu di permukaan dengan di kedalaman.
5.    Memiliki kadar mineral yang tinggi, ion terbanyak ialah Cl`(55%), namun kadar garam di laut bervariasi, ada yang tinggi (seperti di daerah tropika) dan ada yang rendah (di laut beriklim dingin).
6.    Ekosistem air laut tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.
           
Penyebab Kerusakan Ekosistem Laut
Berdasarkan pembahasan diatas terdapat masalah-masalah yang ada pada ekosistem laut yang disebabkan oleh manusia-manusia yang tidak memperdulikan dan tidak menjaga kelestarian alam laut. Berikut merupakan faktor penyebab rusaknya ekosistem laut antara lain:
1.     Terumbu karang yang hidup di dasar laut merupakan sebuah pemandangan yang cukup indah. Banyak wisatawan melakukan penyelaman hanya untuk melihatnya. Sayangnya, tidak sedikit dari mereka menyentuh bahkan membawa pulang terumbu karang tersebut. Padahal, satu sentuhan saja dapat membunuh terumbu karang.
2.        Membuang sampah ke laut dan pantai yang dapat mencemari air laut.
3.     Mungkin tidak banyak yang sadar, penggunaan pupuk dan pestisida buatan pada lahan pertanian turut merusak terumbu karang di lautan. Karena meskipun jarak pertanian dan bibir pantai sangat jauh, residu kimia dari pupuk dan pestisida buatan pada akhirnya akan terbuang ke laut melalui air hujan yang jatuh di lahan pertanian.
4.    Boros  menggunakan air, karena semakin banyak air yang digunakan semakin banyak pula limbah air yang dihasilkan dan akhirnya mengalir ke laut. Limbah air tersebut biasanya sudah mengandung bahan kimia.
5.   Terumbu karang merupakan tujuan wisata yang sangat diminati. Kapal akan lalu lintas di perairan. Membuang jangkar pada pesisir pantai secara tidak sengaja akan merusak terumbu karang yang berada di bawahnya
6.   Penambangan pasir atau bebatuan di laut dan pembangunan pemukiman di pesisir turut merusak kehidupan terumbu karang. Limbah dan polusi dari aktifitas masyarakat di pesisir secara tidak langsung berimbas pada kehidupan terumbu karang. Selain itu, sangat banyak yang pengambilan karang untuk bahan bangunan dan hiasan akuarium.
7.    Masih banyak yang menangkap ikan di laut dengan menggunakan bom dan racun sianida. Ini sangat mematikan terumbu karang
8.     Selain karena kegiatan manusia, kerusakan terumbu karang juga berasal dari sesama mahkluk hidup di laut. Siput drupella salah satu predator bagi terumbu karang.
9.     Pengundulan hutan di lahan atas sedimen hasil erosi dapat mencapai terumbu karang di sekitar muara sungai, sehingga mengakibatkan kekeruhan yang menghambat difusi oksigen ke dalam polip atau hewan karang.
10. Pengerukan di sekitar terum-bu karang Meningkatnya kekeruhan yang meng-ganggu pertumbuhan karang.
11. Penangkapan ikan hias dengan menggunakan bahan beracun. Mengakibatkan ikan pingsan, mematikan karang dan biota avertebrata.
12. Penangkapan ikan dengan bahan peledak Mematikan ikan tanpa dikriminasi, karang dan biota avertebrata yang tidak bercangkang.
           





Cara Mengatasi Perusakan Ekosistem Laut
Cara mengatasi kerusakan di lingkungan laut, sebenarnya ada dalam diri manusia itu sendiri tergantung dari kemauan mereka mau atau tidaknya seseorang melakukan hal tersebut. Diantaranya:
1.  Meningkatkan pendayagunaan potensi laut dan dasar laut Peningkatan pendayagunaan potensi yang ada di lingkungan laut, baik luar maupun dalam laut. Misalnya dalam pendayagunaan lingkungan laut sebagai pariwisata,budidaya rumput laut, maupun budidaya ikan. Dimana dalam peningkatan ini peran pemerintah juga harus diikut sertakan dalam proses pendayagunan laut ini, seperti yang sudah diatur dalam Undang-Undang Repubik Indonsia Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan yaitu dalam BAB IV Pasal 8 Ayat 1 dan Pasal 9 Ayat 1 dan Ayat 2.
2.        Meningkatkan harkat dan taraf hidup nelayan
Penangkapan ikan sebagai cara mencari nafkah para nelayan ataupun untuk indutri perikanan dapat diperbolehkan. Asal cadangan ikan yang mereka tangkap tidak dalam keadaan punah, sedangkan untuk ikan yang belum mencapai besar tertentu, harus dilepaskan kembali ke dalam laut, yang teah diatur dalam Undang-Undang Repubik Indonsia Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan yaitu dalam BAB III Pasal 5 dan Pasal 6.
3.        Mengembangkan potensi industri kelautan
Pengendalian pencemaran oleh indutri, hendaknya bersifat bahwa jumlah bahan yang mengakibatkan polusi tidak harus berbahaya dan tidak mengganggu keberadaan biota laut. Oleh karena itu, buangan limbah sebelum dialirkanke sungai ataupun perairan perlu teknik pengolahan imbah seuai bata yang ditentukan. Hasil ampah yang berasal dari kegiatan manusia harus di kurangi dan didorong untuk mendaur ulang kotoran maupun limbah lain. Bahkan, kalau perlu melarang pembuangan semua limbah ke lingkungan laut.
4.        Mempertahankan daya dukung dan kelestarian fungsi lingkungan laut.
Penanggulangan kerusakan tersebut,diharapkan warga yang ada di daerah pesisir laut untuk dapat mempertahankan aset-aset yang terdapat dalam lingkungan laut tersebut, menyadari akan kepentingan laut dan ekosistemnya yaitu sebagai sumber hayati, meletarikan kemampuan alam untuk menjadikan sumber mata pencaharian penduduk sekitar laut sehingga menadikan suatu kesejahteraan masyarakatnya.


Sumber :
http://bloggerchandrahermawan.blogspot.co.id/2016/06/makalah-kerusakan-ekosistem-laut-di.html, Kerusakan Ekosistem Laut di Indonesia ( Hermawan, Chandra : 16 Juli 2016 )
http://raishananda.blogspot.co.id/2016/09/kerusakan-ekosistem-laut.html Kerusakan Ekosistem Laut ( Nanda, Raisha : 28 September 2016 )
http://www.bppp-tegal.com/web/index.php/artikel/konservasi/518-permasalahan-kerusakan-ekosistem-laut permasalahan Ekosistem Laut ( Afriyani, Ade Yunaifah : 05 September 2016 )
http://wacanalingkungan.blogspot.co.id/2015/09/kerusakan-ekosistem-laut.html Kerusakan Ekosistem Laut ( Weren, Rendi Notan : 29 September 2015 )

https://sandyharfianto.wordpress.com/2015/02/11/kerusakan-ekosistem-bawah-laut/ Keruskan Ekosistem Laut ( Harfianto, Sandy : 11 Februari 2015 )