.

Sabtu, 11 Agustus 2018

Bahaya Plastik terhadap Lingkungan dan Kesehatan





 Dibuat oleh:
M. Apanreza Vitaly










Abstrak
Plastic merupakan bahan yang dapat kita temui di hamper setiap barang. Sampah plastic tidak mudah untuk terurai walaupun sudah bertahun-tahun lamanya. Oleh sebab itu, sampah plastic akan mengakibatkan masalah terhadap lingkungan dan juga terhadap kesehatan. Sehingga dibutuhkan penganggulangan yang sesuai atau tepat guna meminimalkan atau menghilangkan masalah yang ditimbulkan akibat sampah plastic
Kata kunci : sampah plastic, dampak plastic, penanggulangan sampah plastik


Pendahuluan

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, alat makanan (sendok, garpu, wadah, gelas), kantong pembungkus/kresek, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, sikat gigi, compact disk (CD), kutex (cat kuku), mainan anak-anak, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Menurut penelitian,penggunaan plastik yang tidak sesuai persyaratan akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, karena dapat mengakibatkan pemicu kanker dan kerusakan jaringan pada tubuh manusia (karsinogenik). Selain itu plastik pada umumnya sulit untuk didegradasikan (diuraikan ) oleh mikro organisme.

Plastik

Plastik merupakan bahan organik yang mempunyai kemampuan untuk dibentuk ke berbagai bentuk, apa
bila terpapar panas dan tekanan. Plastik dapat berbentuk batangan, lembaran, atau blok, bila dalam bentuk produk dapat berupa botol, pembungkus makanan, pipa, peralatan makan, dan lain-lain.Komposisi dan material plastik adalah polymer dan zat additive lainnya. Polymer tersusun dari monomer-monomer yang terikat oleh rantai ikatan kimia (Waste management information, 2004).
Jenis –jenis utama plastik adalah sebagai berikut :
1.      PET — Polyethylene Terephthalate
2.      HDPE —High Density Polyethylene
3.      V — Polyvinyl Chloride
4.      LDPE — Low Density Polyethylene
5.      PP — Polypropylene


Dampak Plastik
Sebagaimana yang diketahui, plastik yang mulai digunakan sekitar 50 tahun yang silam, kini telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang.
Konsumsi berlebih terhadap plastik, pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara.

Upaya Penanggulangan Limbah Plastik

1.    Kurangi penggunaan kantong plastik dan gunakan tas kain setiap kali berbelanja. Harus diingatuntuk selalu membawa tas kain saat belanja dari rumah.
2.    Limbah plastik ditanggulangi dengan cara Reuse ( pakai ulang / penggunaan kembali ) adalah upaya penggunaan limbah plastik dipakai kembali tanpa
perlakuan apa-apa, misal untuk dibuat hiasan,Recycle (daur ulang) adalah
upaya mendaur ulang limbah plastik untuk dimanfaatkan dengan memproses
kembali ke proses semula melalui perlakuan fisika, kimia dan biologi menjadi produk lain seperti bahan baku sekunder produk plastik lain, misal plastik kresek hitam, pot hitam,
3.    Menghindari pembuangan sampah plastik ke lingkungan karena akan secara
tidak langsung merusak ekosistem


Kesimpulan

Penggunaan plastik disatu sisi telah mendatangkan manfaat yang cukup besar, namun di sisi lain karena sifatnya yang kurang baik terhadap kesehatan dan juga sulit diurai oleh lingkungan maka produk plastik dan sampahnya akan menimbulkan masalah baru. Namun demikian, keberadaannya tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia sehingga manusia perlu mengantisipasi pemakaian plastik dan pembuangan sampah plastik dengan benar sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Sampah plastik jika dikelola dengan benar yaitu memakai konsep produksi bersih ( 3R) akan mengurangi limbah dan menciptakan iklim usaha yang menguntungkan serta dapat menyerap tenaga kerja yang cukup besar


Daftar Pustaka
1.      Karuniastuti. N, BAHAYA PLASTIK TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN, Pusdiklatmigas, Jakarta
2.    Purwaningrum, P, 2016, Upaya mengurangi timbulan sampah plastic di lingkungan, Universitas Trisakti , Jakarta
3.    Silvia Nasution, R,2015, BERBAGAI CARA PENANGGULANGAN LIMBAH PLASTIK, UIN Ar-Raniry, banda Aceh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.