.

Tampilkan postingan dengan label @J03-Angga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @J03-Angga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2018

PENTINGNYA KIMIA HIJAU

Researchgate.net
 Menurut A Carolina, FN Ilmi
International Food Research Journal 23 (2), 2016
Edible canna (Canna edulis) is a potential forest product that can be used for food diversification. The objective of this study was to obtain Type IV resistant starch which has been proven beneficial because of its physiological effect. In this study, the production of resistant starch was done by chemical modification using different concentration of acetic anhydride, namely 3, 4, and 5%, in 300 g of canna. Two types of canna used in this study were red and white canna. The degree of substitution gained through acetylation was 0.082, 0.168, and 0.257 for red canna and 0.083, 0.168 and 0.256 for white canna. Through proximate analysis, modification of canna starch resulted in increase of water content and decrease of ash content, while protein content, lipid, and carbohydrate content showed no significant difference. Total starch content (amylose and amylopectin), dietary fiber, resistant starch content, and digestibility of starch were measured for native and the selected modified canna starch (4% acetic anhydride concentration). The result also showed that modification through acetylation increased the resistant starch content. It increased about 3.54% in red canna, while for the white one was about 3.80%. This influenced the increasing of total dietary fiber with value of 2.45% for red canna and 1.95% for white one. The increasing of dietary fiber also resulted in the decreasing of starch digestibility with value of 1.58% for red canna and 1.98% for white one. (Kanisius 2005)

academia.edu
  Menurut BH Prasetyo 2006, DA Suriadikarta
Jurnal Litbang Pertanian 25 (2), 39-46, 2006
Tanah Ultisol mempunyai sebaran yang sangat luas, meliputi hampir 25% dari total daratan Indonesia. Penampang tanah yang dalam dan kapasitas tukar kation yang tergolong sedang hingga tinggi menjadikan tanah ini mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan pertanian lahan kering di Indonesia. Hampir semua jenis tanaman dapat tumbuh dan dikembangkan pada tanah ini, kecuali terkendala oleh iklim dan relief. Kesuburan alami tanah Ultisol umumnya terdapat pada horizon A yang tipis dengan kandungan bahan organik yang rendah. Unsur hara makro seperti fosfor dan kalium yang sering kahat, reaksi tanah masam hingga sangat masam, serta kejenuhan aluminium yang tinggi merupakan sifat-sifat tanah Ultisol yang sering menghambat pertumbuhan tanaman. Selain itu terdapat horizon argilik yang mempengaruhi sifat fisik tanah, seperti berkurangnya pori mikro dan makro serta bertambahnya aliran permukaan yang pada akhirnya dapat mendorong terjadinya erosi tanah. Penelitian menunjukkan bahwa pengapuran, sistem pertanaman lorong, serta pemupukan dengan pupuk organik maupun anorganik dapat mengatasi kendala pemanfaatan tanah Ultisol. Pemanfaatan tanah Ultisol untuk pengembangan tanaman perkebunan relatif tidak menghadapi kendala, tetapi untuk tanaman pangan umumnya terkendala oleh sifat-sifat kimia tersebut yang dirasakan berat bagi petani untuk mengatasinya, karena kondisi ekonomi dan pengetahuan yang umumnya lemah.

Menurut MP Sirappa
Jurnal Litbang Pertanian 22 (4), 133-140, 2003
Sorghum (Sorghum bicolor) merupakan tanaman serealia yang cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai adaptasi lingkungan yang cukup luas, khususnya pada lahan marginal. Sorgum merupakan komoditas alternatif untuk pangan, pakan, dan industri. Biji sorgum mempunyai nilai gizi setara dengan jagung, namun kandungan tanin yang tinggi menyebabkan pemanfaatannya masih terbatas. Selain itu, biji sorgum sulit dikupas sehingga diperlukan perbaikan teknologi penyosohan antara lain dengan menggunakan penyosoh beras yang dilengkapi dengan silinder gurinda batu. Masalah utama pengembangan sorgum adalah nilai keunggulan komparatif dan kompetitif sorgum yang rendah, penanganan pascapanen yang masih sulit, dan usaha tani sorgum di tingkat petani belum intensif. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan pengelolaan sistem produksi sorgum secara menyeluruh (holistik) yang mencakup empat dimensi, yaitu: 1) wilayah,(areal tanam), 2) ekonomi (nilai keunggulan komparatif dan kompetitif sorgum terhadap komoditas lain), 3) sosial,(sikap dan persepsi produsen terhadap sorgum sebagai bagian dari usaha taninya), dan 4) industri (nilai manfaat sorgum sebagai bahan baku industri makanan dan pakan).




Menurut Juniaty Towaha
Perspektif 11 (2), 79-90, 2012
Senyawa eugenol merupakan komponen utama yang terkandung dalam minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan kandungan dapat mencapai 70-96%. Dalam senyawa eugenol terkandung beberapa gugus fungsional, yaitu alil (-CH2-CH= CH2), fenol (OH) dan metoksi (-OCH3). Gugus tersebut memungkinkan eugenol menjadi bahan dasar sintesis berbagai senyawa lain yang bernilai lebih tinggi seperti isoeugenol, eugenol asetat, isoeugenol asetat, benzil eugenol, benzil isoeugenol, metil eugenol, eugenol metil eter, eugenol etil eter, isoeugenol metil eter, vanilin dan sebagainya. Senyawa eugenol serta senyawa turunannya tersebut mempunyai berbagai manfaat dalam berbagai industri, seperti industri farmasi, kosmetika, makanan, minuman, rokok, pestisida nabati, perikanan, pertambangan, kemasan aktif dan industri kimia lainnya. Pengolahan isolasi senyawa eugenol dari minyak cengkeh di Indonesia masih sangat terbatas, oleh karena itu Indonesia sebagai negara penghasil utama minyak cengkeh di dunia diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi industri hilirnya yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk itu pemerintah perlu memberikan regulasi yang kondusif untuk pengembangan industri hilir antara lain dalam bentuk kemudahan investasi, keringanan pajak serta terobosan kebijakan lainnya yang kondusif seperti transfer teknologi bagi pelaku industri skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).iya
 Menurut Naliawati Prastiya Ningrum, Muhamad Alfin Indra Kusuma, Nur Rokhati
Jurnal Teknologi Kimia Dan Industri, 275-285, 2013
Kapuk Randu (Ceiba pentandra (L)) Gaerin van Indica (DC) banyak dijumpai di Indonesia terutama dalam perkebunan di daerah Jawa Tengah, dengan total luas 95.107, 17 ha. Hasil pengolahan abu kulit buah kapuk randu disebut sebagai Soda Qie dan mengandung kalium sebesar 78% W. Di sisi lain, konsumsi minyak goreng Indonesia sangat tinggi dan cenderung naik setiap tahunnya, mencapai 500.000 ton/tahun. Minyak goreng bekas yang dihasilkan masih mengandung asam lemak bebas dalam jumlah besar yang dapat dimanfaatkan


 Menurut H Soeranto
Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir, P3TM BATAN, Yogyakarta 8, 2003
PERAN IPTEK NUKLIR DALAM PEMULlAAN TANAMAN UNTUK MENDUKUNG INDUSTRI PERTANIAN. Pemuliaan tanaman memegang peranan penting dalam industri pertanian. khususnya dalam perakitan varietas-varietas/lIIggul. Teknik mutasi mempakan salah satu metoda pemuliaan tanaman yang banyak digwwkan. Teknik ini menggwwkan bahan mutagen. seperti sinar Gamma, untuk menginduksi mutasi pada tanaman. Mutasi dapat meningkatkan keragaman genetik tanaman yang kemudian dijadikan. febagai populasi damr U1llukseleksi dan program pemuliaan lebih lanjut. Secara global. lebih dari 2000 va/'ietas mUlan dari bermacam jenis tanaman telah di/epas, sebagai varietas unggul di berbagai negara. Sejumlah l4 varietas mutan tanaman dialllaranya berasal dari Indonesia, yaitu terdiri dari 10 varietas padi. 3 kedelai dan I kacang hijau.

Daftar Pustaka
J Towaha - Perspektif, 2012 - perkebunan.litbang.pertanian.go.id diakses pada tanggal 18 Desember 2018

Senin, 17 Desember 2018

STRUKTUR MOLEKUL DAN IKATAN VALENSI

Abstrak


Teori Valence Shell Electron Repulsion (VSEPR)
Teori Tolakan Pasangan Elektron Bebas
·         Pasangan elektron valensi mempunyai gaya tolak menolak
·         Pasangan elektron bebas menempati ruang sesuai jenisnya

WUJUD GAS

Abstrak

Gas adalah wujud materi yang mudah berubah bentuk dan volumenya. Seperti zat cair, gas digambarkan sebagai zalir. Partikel-partikel di dalam gas dengan cepat menyebar mengisi semua ruang yang tersedia. Karena terdapat jarak yang jauh antara partikel-partikel gas, gas bisa dengan mudah dimampatkan untuk mengurangi volumenya.

Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut:

  1. Letaknya sangat berjauhan.
  2. Susunannya tidak teratur.
  3. Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari     kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan.

Sabtu, 01 Desember 2018

IKATAN KIMIA

Abstrak

Menurut website Wikipedia.org, ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. 

  • Ikatan Ionik

Ikatan ionik merupakan jenis ikatan kimia yang terjadi akibat adanya serah terima elektron pada atom-atom yang berikatan. Atom-atom yang melepaskan elektron akan bermuatan positif (kation), sedangkan atom-atom yang menerima elektron akan bermuatan negatif (anion). Salah satu contoh ikatan ionik yang cukup populer adalah ikatan yang terjadi pada pembentukan garam natrium klorida, yakni reaksi antara senyawa NaOH dan senyawa HCl yang menghasilkan senyawa NaCl.

Untuk lebih memperjelas seperti apa contoh senyawa yang terbentuk dari hasil ikatan ionik tersebut. Beberapa sifat-sifat dari senyawa yang terbentuk atas dasar ikatan ion adalah secara fisik, senyawa yang terbentuk dari ikatan ionik pada suhu kamar akan berwujud padat, memiliki bentuk struktur kristal agak rapuh, mempunyai angka titik didih dan titik leleh yang cukup tinggi, dapat larut pada pelarut air namun tidak larut pada jenis pelarut organik serta pada fase padat tidak menghantarkan arus listrik, namun saat terhidrolisis dalam air akan dapat menghantarkan arus listrik. Inilah karakter fisik yang dibangun oleh senyawa dengan jenis ikatan ionik. Contoh: NaOH + HCl —> NaCl + H2O


  • Ikatan Logam

Ikatan logam merupakan ikatan kimia yang terjadi karena adanya gaya tarik-menarik yang kuat antara ion positif dari logam terhadap elektron-elektron valensi yang bergerak bebas. Ikatan logam tersebut menyebabkan sifat-sifat logam diantaranya adalah pada suhu kamar rata-rata berwujud padat terkecuali logam Hg, keras namun dapat ditempa, menjadi konduktor atau penghantar panas yang baik, memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi serta wujud fisiknya yang mengkilap.


  • Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen merupakan ikatan yang terjadi akibat adanya penggunaan bersama pasangan elektron oleh atom-atom yang saling berikatan satu sama lainnya. Ikatan kovalen terdiri dari bermacam-macam jenis diantaranya adalah ikatan kovalen tunggal, ikatan kovalen rangkap dua, ikatan kovalen rangkap tiga, ikatan kovalen koordinasi, ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen non polar. Secara umum, senyawa yang memiliki ikatan kovalen memiliki beberapa sifat fisik sebagai berikut: pada suhu kamar dapat berwujud gas, cair dan padatan, untuk yang berwujud padat biasanya lunak namun tidak rapuh, memiliki titik didih dan titik leleh yang rendah, pada umumnya tidak menghantarkan arus listrik, larut pada pelarut organik dan tidak larut dalam air.


  • Ikatan Hidrogen

Ikatan kimia jenis ikatan hidrogen merupakan ikatan yang terbentuk antara unsur H dengan atom F,O dan N. Suatu zat yang memiliki ikatan hidrogen yang lebih banyak biasanya akan lebih cepat mendidih saat dipanaskan. Secara umum ikatan hidrogen terbagi ke dalam dua jenis yakni ikatan hidrogen intra molekuler dan ikatan hidrogen ekstra molekuler. Ikatan hidrogen intra molekuler merupakan ikatan antara atom H dan atom F,O,N yang terjadi di dalam sebuah molekul, misalnya ikatan antara atom H dan atom O pada senyawa H2O. Sementara untuk ikatan hidrogen ekstra molekuler adalah ikatan hidrogen yang terjadi antar senyawa, misalnya antara molekul H2O yang satu dengan molekul H2O lainnya.



Daftar Pustaka

  • Anonim. 2018. Ikatan Kimia dalam website https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikatan_kimia 

Jumat, 30 November 2018

TEKNOLOGI HIJAU

Oleh: Angga Setiawan @j03-Angga

Abstrak :“Teknologi” lebih bermakna sebagai penerapan pengetahuan untuk tujuan praktis. Sedangkan “teknologi hijau” adalah teknik untuk menghasilkan energi dan/atau produk yang tidak mencemari atau meracuni lingkungan hidup. Untuk masa datang, “teknologi hijau” merupakan suatu bidang yang akan melahirkan banyak inovasi dan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Kata kunci : teknologi hijau, teknik pencapaian, bidang-bidang teknologi hijau, manfaat

Rabu, 21 November 2018

INDUSTRI HIJAU

Oleh:Angga Setiawan @j03-Angga

Abstrak :Industri Hijau adalah sebuah icon industri yang harus dipahami dan dilaksanakan,industry hijautidak terlepas dari usaha menciptakan revolusi dan ekonomi hijau yang sangat diidamkan bumi saat ini untuk melawan kerusakan selanjutnya. Bumi yang sehat tergantung pada keberhasilan industri hijau yang diciptakan manusia.

Kata kunci : industri hijau, konsep, pencapaian, manfaat

Sabtu, 17 November 2018

struktur atom dan sistem periodik unsur

DEFINISI ATOM

Salah satu konsep ilmiah tertua adalah bahwa semua materi dapat dipecah menjadi zarah (partikel) terkecil, dimana partikel-partikel itu tidak bisa dibagi lebih lanjut. A : Tidak, Tomos : memotong. Dinamakan atom karena dianggap tidak dapat dipecah lagi.

Rabu, 14 November 2018

Green Chemistry

Oleh:@j03-Angga


ABSTRAK

Dalam sebuah proses industri terdapat waste atau material sisa, yang sebagian diantaranya itu membahayakan untuk lingkungan dan mengurangi estetika dari lingkungan itu sendiri. (Wikipedia, 2108) Kimia hijau atau yang disebut juga kimia berkelanjutan, adalah filsafat penelitian dan rekayasa/teknik kimia yang menganjurkan desain produk dan proses yang meminimasi penggunaan dan penciptaan senyawa-senyawa berbahaya. Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia,  Green chemistry atau “kimia hijau” merupakan bidang kimia yang berfokus pada pencegahan polusi. 

Sabtu, 10 November 2018

DAMPAK PENCEMARAN UDARA



@J03-ANGGA

Abstrak

Pencemaran Udara atau polusi udara adalah suatu keadaan dimana terdapat substansi fisik, biologi, atau kimia di lapisan udara bumi (atmosfer) yang jumlahnya membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia dan mahluk hidup lainnya.
Kondisi polusi udara dapat mengakibatkan kerugian bagi semua mahluk hidup di bumi, khususnya manusia. Pencemaran udara dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan bahkan menyebabkan berbagai kerusakan pada alam secara keseluruhan.
Pencemaran udara tidak terjadi begitu saja, ada beberapa faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya polusi udara tersebut. Pencemaran udara bisa terjadi secara alami, namun sebagian besar polusi udara terjadi karena adanya campur tangan manusia.


Kata Kunci: Polutan, Udara, Bahaya, Udara

Senin, 15 Oktober 2018

SUARA BISING MENGGANGGU

Oeh: @j03-angga

ABSTRAK 
pencemaran suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi atau suara yang mengakibatkan ketidaktentraman makhluk hidup di sekitarnya. Pencemaran suara diakibatkan suara-suara bervolume tinggi yang membuat daerah sekitarnya menjadi bising dan tidak menyenangkan. Tingkat kebisingan terjadi bila intensitas bunyi melampui 70 desibel (dB)Pencemaran suara di darat telah cukup mempengaruhi manusia serta lingkungan di darat. Sementara tanpa disadari bahwa di laut pun pencemaran suara ini membawa dampak yang cukup berarti bagi kehidupan di laut. Pencemaran suara di laut atau juga dapat disebut kebisingan laut merupakan salah satu issu yang cukup menarik dalam beberapa tahun ini. Studi mengenai dampak pencemaran suara di laut atau bising laut menghasilkan beberapa kesimpulan yang cukup menarik, diantaranya yaitu dampak bising laut ini terutama terhadap mamalia laut.

KATA KUNCI : PENCEMARAN SUARA , LAUT


PENGGUNAAN SUARA OLEH MAMALIA LAUT 
  1. ECHOLOCATION: kemampuan binatang dalam memproduksi frekuensi yang sedang atau tinggi, encholocation bermanfaat untuk mendeteksi dan menangkap mangsa.
  2. KOMUNIKASI : dalam berkomunikasi mamalia laut menggunakan suara dengan sinyal akustik tertentu. macam - macam komunikasi mamalia laut : seleksi interseksual , pengenalan individu dan menghindari bahaya 
PENGARUH KEBISINGAN LAUT PADA MAMALIA LAUT 
  1. akibat suara dapat menyebabkan mamalia laut berpindah dari tempat habitatnya sendiri.
  2. akan menimbulkan stress dan melemahkan mamalia laut 
  3. suara mengakibatkan mamalia menjauh dari sumbernya serta perubahan perilaku. 
  4. aktivitas kapal laut bisa memisahkan populasi mamalia laut 

DAMPAK KEBISINGAN LAUT PADA MAMALIA LAUT 

  • TIDAK BERHUBUNGAN LANGSUNG
Merusak jaringan tubuh , Kejang  urat yang disebabkan tekanan udara
  • BERHUBUNGAN LANGSUNG
·         Merusak telinga , Gangguan pendengaran permanen atau sementara 
  • KELAKUAN

·         Perubahan perilaku , Modifikasi perilaku ,  Berpindah tempat dari area (jangka pendek atau jangka Panjang)
  • STRESS

·         Menurunkan tingkat kelangsungan hidup, Mudah terserang penyakit ,    Peka terhadap lingkungan.
          
     KESIMPULAN 
      mamalia laut merupakan hewan bagian dari ekosistem yang perlu di lindungi polusi suara dilaut ternyata berdampak cukup besar bagi mamalia laut bahkan bagi makhluk laut lainnya. 

    DAFTAR PUSTAKA 

Minggu, 14 Oktober 2018

PENGARUH PENCEMARAN AIR BAGI KESEHATAN


Oleh: Angga Setiawan (@J03-Angga)


ABSTRAK


Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi.(Mochdar 2018)

Kata Kunci: Air,Pencemaran,hidrologi,danau

Rabu, 10 Oktober 2018

KESETIMBANGAN KIMIA



 Oleh: @Kel-J01

    ABSTRAK

Kesetimbangan kimia adalah kondisi yang dicapai suatu reaksi jika laju reaksi dalam dua arah yang berlawanan adalah sama, serta konsentrasi reaktan dan produk tetap(berlangsung dalam ruang tertutup sehingga tidak ada zat yang masuk/keluar dari system). (Triyono 2013)

Kata Kunci: Kesetimbangan, reaksi, zat

Senin, 08 Oktober 2018

TERMODINAMIKA II


Oleh :@J01-Triyatno,@J02-Rizky,@J03-Angga
TERMODINAMIKA II
ABSTRAK

Hukum kedua termodinamika adalah ekspresi dari kecenderungan yang dari waktu ke waktu, perbedaan suhu, tekanan, dan menyeimbangkan potensi kimia dalam terisolasi sistem fisik . Dari keadaan kesetimbangan termodinamika , hukum menyimpulkan prinsip peningkatan entropi dan menjelaskan fenomena ireversibilitas di alam. Hukum kedua menyatakan ketidakmungkinan mesin yang menghasilkan energi yang dapat digunakan dari energi internal melimpah alam dengan proses yang disebut gerak abadi dari jenis yang kedua. Hukum kedua dapat dinyatakan dengan cara tertentu, tetapi rumusan pertama adalah dikreditkan ke ilmuwan Jerman Rudolf Clausius .Hukum biasanya dinyatakan dalam bentuk fisik proses mustahil. Dalam termodinamika klasik , hukum kedua adalah dasar dalil yang berlaku untuk setiap sistem yang melibatkan terukur panas transfer, sedangkan pada termodinamika statistik , hukum kedua adalah konsekuensidari unitarity dalam teori kuantum . Dalam termodinamika klasik, hukum kedua mendefinisikan konsep termodinamika entropi , sementara di entropi mekanika statistik didefinisikan dari teori informasi , yang dikenal sebagai entropi Shannon .

Selasa, 02 Oktober 2018

Peranan Kimia Hijau Dalam Industri

Oleh: Angga Setiawan (@J03-angga)

Abstrak

Industri hijau adalah industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.(Hidayat 2008)

Kata kunci: hemat energi, kimia hijau, sumber daya

Minggu, 30 September 2018

HUKUM I TERMODINAMIKA

Abstrak

Hukum pertama termodinamika adalah suatu pernyataan mengenai hukum universal dari kekekalan energi dan mengidentifikasikan perpindahan panas sebagai suatu bentuk perpindahan energi. Pernyataan paling umum dari hukum pertama termodinamika ini berbunyi:
"Kenaikan energi internal dari suatu sistem termodinamika sebanding dengan jumlah energi panas yang ditambahkan ke dalam sistem dikurangi dengan kerja yang dilakukan oleh sistem terhadap lingkungannya." (James Prescott Joule 1850)
Kata Kunci: kekekalan energi, hukum pertama termodinamika

Senin, 24 September 2018

Stoikiometri








Abstrak:
Stoikiometri adalah dasar perhitungan kimia yang menyatakan relasi kuantitatif rumus kimia dan persamaan kimia. Materi yang perlu dipahami yaitu, dari konsep mol dan massa molar, rumus empiris dan rumus molekular, dasar stoikiometri larutan dan gas ideal dan penulisan dan penyetaraan reaksinya, disertai contoh soal dan pembahasannya.

Kata Kunci: Mol,kimia,materi,molar,konsep


        KONSEP MOL




Konsep mol digunakan untuk menentukan rumus kimia suatu senyawa, baik rumus empiris (perbandingan terkecil atom dalam senyawa) maupun rumus molekul (jumlah atom dalam senyawa)

Dalam mereaksikan zat, banyak hal yang perlu kita perhatikan misalnya wujud zat berupa gas, cair dan padat. Cukup sulit bagi kita untuk mereaksikan zat dalam ketiga wujud zat tersebut, dalam bentuk padat dipergunakan ukuran dalam massa (gram), dalam bentuk cair dipergunakan volume zat cair dimana didalamnya ada pelarut dan ada zat yang terlarut. 

Demikian pula yang berwujud gas memiliki ukuran volume gas.Kondisi ini menuntut para ahli kimia untuk memberikan satuan yang baru yang dapat mencerminkan jumlah zat dalam berbagai wujud zat. Avogadro mencoba memperkenalkan satuan baru yang disebut dengan mol. Definisi untuk 1 (satu) mol adalah banyaknya zat yang mengandung partikel sebanyak 6.023 x 1023. Bilangan ini dikenal dengan Bilangan Avogadro yang dilambangkan dengan huruf N.
Bagan di atas menunjukkan persamaan yang menyatakan hubungan jumlah mol dengan jumlah partikel untuk atom dan molekulDengan mempertimbangkan aspek massa zat, 1 mol zat didefinisikan sebagai massa zat tersebut yang sesuai dengan massa molekul relatifnya (Mr) atau massa atomnya (Ar). Untuk 1 mol zat Karbon maka memiliki massa sesuai dengan massa atom Karbon, diketahui dari tabel periodik bahwa massa atom karbon adalah 12 sma, sehingga massa zat tersebut juga 12 gram. Untuk itu 1 mol zat dapat kita ubah kedalam bentuk persamaan :

Jumlah Mol ( n )

Massa ( m )

Volum Gas ( V )

Jumlah Partikel ( X  )

Kemolaran ( M )

 1. Massa Atom Relatif (Ar)


Dalam perhitungan kimia tidak digunakan massa absolut tetapi digunakan massa atom relatif (Ar). Massa atom relatif (Ar) adalah perbandingan massa rata-rata satu atom suatu unsur terhadap 1/12 massa atom 12C atau 1 sma (satuan massa atom) = 1,66 x 10-24 gram.

Contoh:
Ar H = 1,0080 sma dibulatkan 1
Ar C = 12,01 sma dibulatkan 12
Ar N = 14,0067 sma dibulatkan 14
Ar O = 15,9950 sma dibulatkan 16
Daftar massa atom relatif (Ar) dapat dilihat dalam tabel periodik


2. Massa Molekul Relatif (Mr)

Massa molekul relatif (Mr) merupakan bilangan yang menyatakan perbandingan massa satu molekul suatu senyawa terhadap 1/12 massa atom12C. Massa molekul realtif (Mr) sama dengan jumlah massa atom relatif (Ar) dari semua atom penyusunnya.

3. Mol (n)

Atom merupakan bagian terkecil yang menyusun suatu unsur, sedangkan molekul merupakan bagian terkecil yang menyusun suatu senyawa. Atom dan molekul selanjutnya disebut partikel elementer. Satuan internasional untuk atom dan molekul adalah mol. Satu mol zat adalah jumlah zat yang mengandung partikel elementer sebanyak bilangan Avogadro (L), yaitu 6,02 x 1023. Jumlah mol dinyatakan dengan lambang n.
1 mol unsur = 6,02 x 1023 atom unsur tersebut
1 mol senyawa = 6,02 x 1023 molekul senyawa tersebut
Sehingga n =  jumlah partikel /(6,02 X 1023 )
sebagai contoh :
1 mol H2O = 1 X (6,02 X 1023 )
Berarti dalam  1 mol H2O terdapat 6,02 X 1023 

4. Massa Molar

Massa satu mol unsur atau massa satu mol senyawa disebut massa molar. Massa satu mol unsur sama dengan massa atom relatif (Ar) atom tersebut dalam gram, sedangkan massa satu mol senyawa sama dengan massa molekul relatif (Mr) senyawa tersebut dalam gram. Sehingga n ( mol ) = massa ( gram )/ Ar atau Mr ( gram/mol  )

5. Volum Molar


Volum molar adalah volum satu mol gas. Satu mol gas mengandung 6,02 x 1023 molekul. Berarti, setiap gas yang jumlah molekulnya sama, jumlah molnya juga sama. Sesuai dengan hukum Avogadro, pada temperatur (T) dan tekanan (P) yang sama, semua gas dengan volum (V) yang sama mengandung jumlah mol (n) yang sama
Penerapan Hukum Avogadro Pada Berbagai Keadaan
a. Keadaan pada Temperatur dan Tekanan Standar (STP = Standard Temperature and Pressure)
Berdasarkan hipotesis Avogadro dan persamaan gas ideal, volum 1 mol setiap gas pada keadaan standar (STP), yaitu pada P = 1 atm dan T = 0°C = 273 K adalah 22,4 liter.
Sehingga n ( mol )  = volume/ 22,4 (liter/mol )
b. Keadaan pada Temperatur dan Tekanan Bukan Standar
Pada keadaan bukan standar, volum molar dihitung dengan persamaan gas ideal PV = nRT (T dalam Kelvin)
c. Keadaan pada Temperatur dan Tekanan Gas Lain yang Diketahui
Pada temperatur dan tekanan sama, gas-gas yang volumnya sama memiliki jumlah mol yang sama, sehingga perbandingan volum pada temperatur dan suhu yang sama akan sama dengan perbandingan molnya.
Jadi , V1/ V2  =  n1/n2
V1 = volum gas 1
V2 = volum gas 2
n1 = jumlah mol gas 1
n2 = jumlah mol gas 2
B. Elektrolit
Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion-ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik, ion-ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik.Elektrolit bisa berupa air, asam, basa atau berupa senyawa kimia lainnya. Elektrolit umumnya berbentuk asam, basa atau garam.

Daftar Pustaka:


Nuklir Sebagai Energi Alternatif Pengganti Energi fosil


Oleh :Angga Setiawan @J03-Angga









Energi fosil merupakan energi yang paling melimpah di seluruh dunia dan sudah cukup lama dikembangkan. Bahkan hingga tahun 2020 nanti, energi fosil akan tetap menjadi pilihan terutama bahan bakar minyak yang mendominasi. Tantangan terbesar dalam produksi energi fosil khususnya minyak dan gas bumi adalah keterbatasan sumber daya dan penurunan cadangan minyak yang dapat dieksploitasi untuk kepentingan umat manusia. Sehingga perlu diberdayakan potensi energi lainnya. (Subagyo 2007)

Kata Kunci: Energi menipis, Eksploitasi, Gas bumi


Tahap Untuk Mengatasi Masalah Energi


Satu tahap untuk mengatasi masalah energi ini adalah penghematan energi dengan sasaran pemanfaatan energi yang efektif, pengembangan dan pemanfaatan energi untuk menggantikan bahan bakar fosil. Salah satu energi alternatif yang diharapkan dapat menggantikan energi fosil adalah energi nuklir. Energi nuklir sebagai pembangkit listrik dengan menggunakan reaktor nuklir pertama kali digunakan pada tanggal 20 Desember 1951 di dekat kota Arco, Idaho.
Reaksi yang terjadi pada nuklir adalah reksi fisi nuklir dan fusi nuklir : Reaksi fisi nuklir adalah proses pembelahan inti atom menjadi dua inti atom yang lebih kecil. Reaksi ini menghasilkan foton dan neutron bebas (dalam bentuk sinar gamma) serta melepaskan energi yang sangat besar. Sedangkan fusi nuklir merupakan sebuah proses saat dua inti bergabung menjadi satu, membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. Proses penggabungan inti nuklir membutuhkan energi yang sangat besar, namun energi yang dihasilkan saat kedua inti telah bergabung lebih besar lagi dan begitu seterusnya.(Wiharto 1996)

Macam Reaktor Nuklir Dan Keuntungannya

Reaktor nuklir merupakan alat untuk mengendalikan reaksi fisi berantai dan sekaligus menjaga kesinambungan reaksi tersebut. Dari banyak jenis reaktor tersebut, yang paling terkenal ada empat macam, yaitu reaktor fisi, reaktor fusi, reaktor penelitian dan reaktor daya. Reaktor fusi nuklir memiliki beberapa keuntungan: ketersediaan bahan baku yang melimpah, resiko kebocoran reaksi sangat kecil, bahan baku maupun produk reaksi tidak bersifat radioaktif. (Ruslan 2007)


Dampak Negatif dan keunggulan Nuklir


 Disisi lain nuklir juga berdampak negatif yaitu radiasi nuklir yang berbahya untuk kesehatan manusia. Dampak dari paparan radiasi nuklir yang berkepanjangan adalah penuaan dini, gangguan system saraf dan reproduksi, serta terjadi mutasi genetika, dan juga kanker. Hal ini bisa dikurangi dengan cara jangan terlalu dekat dengan sumber radiasi.
PLTN tidak mengeluarkan asap atau debu dari hasil pembakaran lewat cerobong sebagaimana halnya pembangkit listrik tenaga batubara, minyak dan gas sehingga lebih ramah lingkungan. Selain itu pembangkit listrik dengan tenaga nuklir tidak ada proses pembakaran unsur karbon sehingga tidak menimbulkan emisi CO2, SOx, VHC, NOx, yang menjadi efek rumah kaca dan hujan asam.
Limbah nuklir tidak akan dibuang ke lingkungan. Limbah nuklir dimanfaatkan pada penggunaan zat radioaktif di rumah sakit untuk keperluan diagnosa dan terapi, industri-industri yang memanfaatkan zat radioaktif untuk radiografi dan lembaga-lembaga penelitian untuk radioanalisis, perunut dan sebagainya.

Daftar Pustaka:
  • Subagyo,irawan,santosa.2007,Energi Nuklir,Jakarta,Kementrian Riset Dan Teknologi
  • Menurut Kunto Wiharto Pusat Standardisasi dan Penelitian Keselamatan Radiasi - BATAN
  • Ruslan, 2007, Buku Pintar Nuklir,Erlangga
  •  P. E. Hodgson, E. Gadioli, E. Gadioli Erba, Introductory Nuclear Physics (Oxford U. P., New York, 2000)
  • J. M. Blatt & V. F. Weisskopf, Theoretical Nuclear Physics (Dover Publications, Inc., New York, 1991)