.

Tampilkan postingan dengan label @kel-j01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @kel-j01. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Desember 2018

STRUKTUR MOLEKUL DAN IKATAN VALENSI

Abstrak


Teori Valence Shell Electron Repulsion (VSEPR)
Teori Tolakan Pasangan Elektron Bebas
·         Pasangan elektron valensi mempunyai gaya tolak menolak
·         Pasangan elektron bebas menempati ruang sesuai jenisnya

WUJUD GAS

Abstrak

Gas adalah wujud materi yang mudah berubah bentuk dan volumenya. Seperti zat cair, gas digambarkan sebagai zalir. Partikel-partikel di dalam gas dengan cepat menyebar mengisi semua ruang yang tersedia. Karena terdapat jarak yang jauh antara partikel-partikel gas, gas bisa dengan mudah dimampatkan untuk mengurangi volumenya.

Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut:

  1. Letaknya sangat berjauhan.
  2. Susunannya tidak teratur.
  3. Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari     kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan.

Sabtu, 01 Desember 2018

IKATAN KIMIA

Abstrak

Menurut website Wikipedia.org, ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. 

  • Ikatan Ionik

Ikatan ionik merupakan jenis ikatan kimia yang terjadi akibat adanya serah terima elektron pada atom-atom yang berikatan. Atom-atom yang melepaskan elektron akan bermuatan positif (kation), sedangkan atom-atom yang menerima elektron akan bermuatan negatif (anion). Salah satu contoh ikatan ionik yang cukup populer adalah ikatan yang terjadi pada pembentukan garam natrium klorida, yakni reaksi antara senyawa NaOH dan senyawa HCl yang menghasilkan senyawa NaCl.

Untuk lebih memperjelas seperti apa contoh senyawa yang terbentuk dari hasil ikatan ionik tersebut. Beberapa sifat-sifat dari senyawa yang terbentuk atas dasar ikatan ion adalah secara fisik, senyawa yang terbentuk dari ikatan ionik pada suhu kamar akan berwujud padat, memiliki bentuk struktur kristal agak rapuh, mempunyai angka titik didih dan titik leleh yang cukup tinggi, dapat larut pada pelarut air namun tidak larut pada jenis pelarut organik serta pada fase padat tidak menghantarkan arus listrik, namun saat terhidrolisis dalam air akan dapat menghantarkan arus listrik. Inilah karakter fisik yang dibangun oleh senyawa dengan jenis ikatan ionik. Contoh: NaOH + HCl —> NaCl + H2O


  • Ikatan Logam

Ikatan logam merupakan ikatan kimia yang terjadi karena adanya gaya tarik-menarik yang kuat antara ion positif dari logam terhadap elektron-elektron valensi yang bergerak bebas. Ikatan logam tersebut menyebabkan sifat-sifat logam diantaranya adalah pada suhu kamar rata-rata berwujud padat terkecuali logam Hg, keras namun dapat ditempa, menjadi konduktor atau penghantar panas yang baik, memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi serta wujud fisiknya yang mengkilap.


  • Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen merupakan ikatan yang terjadi akibat adanya penggunaan bersama pasangan elektron oleh atom-atom yang saling berikatan satu sama lainnya. Ikatan kovalen terdiri dari bermacam-macam jenis diantaranya adalah ikatan kovalen tunggal, ikatan kovalen rangkap dua, ikatan kovalen rangkap tiga, ikatan kovalen koordinasi, ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen non polar. Secara umum, senyawa yang memiliki ikatan kovalen memiliki beberapa sifat fisik sebagai berikut: pada suhu kamar dapat berwujud gas, cair dan padatan, untuk yang berwujud padat biasanya lunak namun tidak rapuh, memiliki titik didih dan titik leleh yang rendah, pada umumnya tidak menghantarkan arus listrik, larut pada pelarut organik dan tidak larut dalam air.


  • Ikatan Hidrogen

Ikatan kimia jenis ikatan hidrogen merupakan ikatan yang terbentuk antara unsur H dengan atom F,O dan N. Suatu zat yang memiliki ikatan hidrogen yang lebih banyak biasanya akan lebih cepat mendidih saat dipanaskan. Secara umum ikatan hidrogen terbagi ke dalam dua jenis yakni ikatan hidrogen intra molekuler dan ikatan hidrogen ekstra molekuler. Ikatan hidrogen intra molekuler merupakan ikatan antara atom H dan atom F,O,N yang terjadi di dalam sebuah molekul, misalnya ikatan antara atom H dan atom O pada senyawa H2O. Sementara untuk ikatan hidrogen ekstra molekuler adalah ikatan hidrogen yang terjadi antar senyawa, misalnya antara molekul H2O yang satu dengan molekul H2O lainnya.



Daftar Pustaka

  • Anonim. 2018. Ikatan Kimia dalam website https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikatan_kimia 

Sabtu, 17 November 2018

struktur atom dan sistem periodik unsur

DEFINISI ATOM

Salah satu konsep ilmiah tertua adalah bahwa semua materi dapat dipecah menjadi zarah (partikel) terkecil, dimana partikel-partikel itu tidak bisa dibagi lebih lanjut. A : Tidak, Tomos : memotong. Dinamakan atom karena dianggap tidak dapat dipecah lagi.

Rabu, 10 Oktober 2018

KESETIMBANGAN KIMIA



 Oleh: @Kel-J01

    ABSTRAK

Kesetimbangan kimia adalah kondisi yang dicapai suatu reaksi jika laju reaksi dalam dua arah yang berlawanan adalah sama, serta konsentrasi reaktan dan produk tetap(berlangsung dalam ruang tertutup sehingga tidak ada zat yang masuk/keluar dari system). (Triyono 2013)

Kata Kunci: Kesetimbangan, reaksi, zat

Senin, 08 Oktober 2018

TERMODINAMIKA II


Oleh :@J01-Triyatno,@J02-Rizky,@J03-Angga
TERMODINAMIKA II
ABSTRAK

Hukum kedua termodinamika adalah ekspresi dari kecenderungan yang dari waktu ke waktu, perbedaan suhu, tekanan, dan menyeimbangkan potensi kimia dalam terisolasi sistem fisik . Dari keadaan kesetimbangan termodinamika , hukum menyimpulkan prinsip peningkatan entropi dan menjelaskan fenomena ireversibilitas di alam. Hukum kedua menyatakan ketidakmungkinan mesin yang menghasilkan energi yang dapat digunakan dari energi internal melimpah alam dengan proses yang disebut gerak abadi dari jenis yang kedua. Hukum kedua dapat dinyatakan dengan cara tertentu, tetapi rumusan pertama adalah dikreditkan ke ilmuwan Jerman Rudolf Clausius .Hukum biasanya dinyatakan dalam bentuk fisik proses mustahil. Dalam termodinamika klasik , hukum kedua adalah dasar dalil yang berlaku untuk setiap sistem yang melibatkan terukur panas transfer, sedangkan pada termodinamika statistik , hukum kedua adalah konsekuensidari unitarity dalam teori kuantum . Dalam termodinamika klasik, hukum kedua mendefinisikan konsep termodinamika entropi , sementara di entropi mekanika statistik didefinisikan dari teori informasi , yang dikenal sebagai entropi Shannon .

Minggu, 30 September 2018

HUKUM I TERMODINAMIKA

Abstrak

Hukum pertama termodinamika adalah suatu pernyataan mengenai hukum universal dari kekekalan energi dan mengidentifikasikan perpindahan panas sebagai suatu bentuk perpindahan energi. Pernyataan paling umum dari hukum pertama termodinamika ini berbunyi:
"Kenaikan energi internal dari suatu sistem termodinamika sebanding dengan jumlah energi panas yang ditambahkan ke dalam sistem dikurangi dengan kerja yang dilakukan oleh sistem terhadap lingkungannya." (James Prescott Joule 1850)
Kata Kunci: kekekalan energi, hukum pertama termodinamika

Senin, 24 September 2018

Stoikiometri








Abstrak:
Stoikiometri adalah dasar perhitungan kimia yang menyatakan relasi kuantitatif rumus kimia dan persamaan kimia. Materi yang perlu dipahami yaitu, dari konsep mol dan massa molar, rumus empiris dan rumus molekular, dasar stoikiometri larutan dan gas ideal dan penulisan dan penyetaraan reaksinya, disertai contoh soal dan pembahasannya.

Kata Kunci: Mol,kimia,materi,molar,konsep


        KONSEP MOL




Konsep mol digunakan untuk menentukan rumus kimia suatu senyawa, baik rumus empiris (perbandingan terkecil atom dalam senyawa) maupun rumus molekul (jumlah atom dalam senyawa)

Dalam mereaksikan zat, banyak hal yang perlu kita perhatikan misalnya wujud zat berupa gas, cair dan padat. Cukup sulit bagi kita untuk mereaksikan zat dalam ketiga wujud zat tersebut, dalam bentuk padat dipergunakan ukuran dalam massa (gram), dalam bentuk cair dipergunakan volume zat cair dimana didalamnya ada pelarut dan ada zat yang terlarut. 

Demikian pula yang berwujud gas memiliki ukuran volume gas.Kondisi ini menuntut para ahli kimia untuk memberikan satuan yang baru yang dapat mencerminkan jumlah zat dalam berbagai wujud zat. Avogadro mencoba memperkenalkan satuan baru yang disebut dengan mol. Definisi untuk 1 (satu) mol adalah banyaknya zat yang mengandung partikel sebanyak 6.023 x 1023. Bilangan ini dikenal dengan Bilangan Avogadro yang dilambangkan dengan huruf N.
Bagan di atas menunjukkan persamaan yang menyatakan hubungan jumlah mol dengan jumlah partikel untuk atom dan molekul. Dengan mempertimbangkan aspek massa zat, 1 mol zat didefinisikan sebagai massa zat tersebut yang sesuai dengan massa molekul relatifnya (Mr) atau massa atomnya (Ar). Untuk 1 mol zat Karbon maka memiliki massa sesuai dengan massa atom Karbon, diketahui dari tabel periodik bahwa massa atom karbon adalah 12 sma, sehingga massa zat tersebut juga 12 gram. Untuk itu 1 mol zat dapat kita ubah kedalam bentuk persamaan :

Jumlah Mol ( n )

Massa ( m )

Volum Gas ( V )

Jumlah Partikel ( X  )

Kemolaran ( M )

 1. Massa Atom Relatif (Ar)


Dalam perhitungan kimia tidak digunakan massa absolut tetapi digunakan massa atom relatif (Ar). Massa atom relatif (Ar) adalah perbandingan massa rata-rata satu atom suatu unsur terhadap 1/12 massa atom 12C atau 1 sma (satuan massa atom) = 1,66 x 10-24 gram.

Contoh:
Ar H = 1,0080 sma dibulatkan 1
Ar C = 12,01 sma dibulatkan 12
Ar N = 14,0067 sma dibulatkan 14
Ar O = 15,9950 sma dibulatkan 16
Daftar massa atom relatif (Ar) dapat dilihat dalam tabel periodik


2. Massa Molekul Relatif (Mr)

Massa molekul relatif (Mr) merupakan bilangan yang menyatakan perbandingan massa satu molekul suatu senyawa terhadap 1/12 massa atom12C. Massa molekul realtif (Mr) sama dengan jumlah massa atom relatif (Ar) dari semua atom penyusunnya.

3. Mol (n)

Atom merupakan bagian terkecil yang menyusun suatu unsur, sedangkan molekul merupakan bagian terkecil yang menyusun suatu senyawa. Atom dan molekul selanjutnya disebut partikel elementer. Satuan internasional untuk atom dan molekul adalah mol. Satu mol zat adalah jumlah zat yang mengandung partikel elementer sebanyak bilangan Avogadro (L), yaitu 6,02 x 1023. Jumlah mol dinyatakan dengan lambang n.
1 mol unsur = 6,02 x 1023 atom unsur tersebut
1 mol senyawa = 6,02 x 1023 molekul senyawa tersebut
Sehingga n =  jumlah partikel /(6,02 X 1023 )
sebagai contoh :
1 mol H2O = 1 X (6,02 X 1023 )
Berarti dalam  1 mol H2O terdapat 6,02 X 1023 

4. Massa Molar

Massa satu mol unsur atau massa satu mol senyawa disebut massa molar. Massa satu mol unsur sama dengan massa atom relatif (Ar) atom tersebut dalam gram, sedangkan massa satu mol senyawa sama dengan massa molekul relatif (Mr) senyawa tersebut dalam gram. Sehingga n ( mol ) = massa ( gram )/ Ar atau Mr ( gram/mol  )

5. Volum Molar


Volum molar adalah volum satu mol gas. Satu mol gas mengandung 6,02 x 1023 molekul. Berarti, setiap gas yang jumlah molekulnya sama, jumlah molnya juga sama. Sesuai dengan hukum Avogadro, pada temperatur (T) dan tekanan (P) yang sama, semua gas dengan volum (V) yang sama mengandung jumlah mol (n) yang sama
Penerapan Hukum Avogadro Pada Berbagai Keadaan
a. Keadaan pada Temperatur dan Tekanan Standar (STP = Standard Temperature and Pressure)
Berdasarkan hipotesis Avogadro dan persamaan gas ideal, volum 1 mol setiap gas pada keadaan standar (STP), yaitu pada P = 1 atm dan T = 0°C = 273 K adalah 22,4 liter.
Sehingga n ( mol )  = volume/ 22,4 (liter/mol )
b. Keadaan pada Temperatur dan Tekanan Bukan Standar
Pada keadaan bukan standar, volum molar dihitung dengan persamaan gas ideal PV = nRT (T dalam Kelvin)
c. Keadaan pada Temperatur dan Tekanan Gas Lain yang Diketahui
Pada temperatur dan tekanan sama, gas-gas yang volumnya sama memiliki jumlah mol yang sama, sehingga perbandingan volum pada temperatur dan suhu yang sama akan sama dengan perbandingan molnya.
Jadi , V1/ V2  =  n1/n2
V1 = volum gas 1
V2 = volum gas 2
n1 = jumlah mol gas 1
n2 = jumlah mol gas 2
B. Elektrolit
Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion-ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik, ion-ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik.Elektrolit bisa berupa air, asam, basa atau berupa senyawa kimia lainnya. Elektrolit umumnya berbentuk asam, basa atau garam.

Daftar Pustaka:


Kamis, 13 September 2018

Mari Pahami Apa Saja Dasar Ilmu Kimia












Apa Itu Kimia?

 Kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang materi dan sifat sifatnya. Kimia atau sering disebut dengan ilmu kimia merupakan salah satu cabang sains fisik. Materi di definisikan sebagai  segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Walaupun definisi ini dapat diterima,namun tidak memberikan alasan mengapa kimia harus dipelajari. Jawaban pertanyaan tersebut adalah karena dunia dimana kita tinggal merupakan dunia kimia.
    Kimia kadang-kadang disebut sebagai pusat sains,karena kimia menjembatani ilmu sains lainnya seperti fisika,geologi,dan biologi. Kimia berasal dari bahasa Arab "kimiya" (كيمياء), yang berarti perubahan benda. Sedangkan kimia dasar dikhususkan untuk mempelajari hal hal yang fundumental atau menjadi dasar kimia.