.

Tampilkan postingan dengan label @Proyek D05. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Proyek D05. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Mengenal Biosfir Planet Kita

Oleh : Iwan Saputro (@f20-iwan )

Abstrak:

Biosfer memiliki kaitan dengan udara, bagian permukaan planet bumi yang dapat dijadikan habitat makhluk hidup disebut biosfer. Biosfer terdiri dari tiga bagian yaitu :

Solusi Mengatasi Polusi Udara





Oleh : Dedy Suryana (@F21-Dedy)







Abstrak

Udara merupakan faktor yang penting dalam kehidupan, namun dengan meningkatnya pembangunan fisik kota dan pusat – pusat industri, kualitas udara telah mengalami perubahan. Udara yang dulunya segar, kini kering dan kotor. Keadaan ini apabila tidak segera di tanggulangi dapat membahayakan kesehatan manusia, kehidupan hewan, serta tumbuhan. Perubahan lingkungan udara disebabkan pencemaran udara, yaitu masuknya zat pencemar (berbentuk gas – gas dan partikel kecil / aerosol) kedalam udara. Zat pencemar masuk kedalam udara dapat secara alamiah (asap kebakaran hutan, akibat gunung berapi, debu meteorit, dan pancaran garam dari laut) dan aktivitas manusia (transportasi, industri pembuangan sampah). Konsentrasi pencemaran udara di beberapa kota besar dan daerah industri Indonesia menyebabkan adanya gangguan pernafasan, iritasi pada mata dan telinga, timbulnya penyakit tertentu serta gangguan jarak pandang.
Pembahasan dibawah ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara umum tentang udara dan permasalahanya serta mengetahui tentang upaya - upaya dalam pengendalian pencemaran udara.

Kata Kunci : Polusi udara, Pencemaran Udara

Ozon Sebagai Payung Bumi Dari Radiasi Ultraviolet

Oleh : Iwan Saputro (@f20-Iwan)













Abstrak:

Kita tahu bahwa lapisan ozon sangat penting bagi bumi maupun isinya.Ozon melindungi bumi serta isinya dari sinar radiasi ultraviolet serta benda-benda luar angkasa yang jatuh ke bumi,yang sebelumnya terbakar oleh lapisan ozon sehingga jatuh ke bumi berupa partikel-partikel kecil.
Ozon terdiri dari tiga molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.
Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30 km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai 'lapisan ozon'. Ozon dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar ultraviolet (UV) dari matahari.

Menipisnya lapisan ozon dalam atmosfer bagian atas diperkirakan menjadi penyebab meningkatnya penyakit kanker kulit dan katarak pada manusia, merusak tanaman pangan tertentu, memengaruhi plankton yang akan berakibat pada rantai makanan di laut, dan meningkatnya karbondioksida (lihat pemanasan global) akibat berkurangnya tanaman dan plankton. Sebaliknya, terlalu banyak ozon di bagian bawah atmosfer membantu terjadinya kabut campur asap, yang berkaitan dengan iritasi saluran pernapasan dan penyakit pernapasan akut bagi mereka yang menderita masalah kardiopulmoner.

Kata kunci : Ozon,Atmosfir

Isi:

Ozon di muka bumi
Ozon di muka bumi terbentuk oleh sinar ultraviolet yang menguraikan molekul O3 membentuk unsur oksigen. Unsur oksigen ini bergabung dengan molekul yang tidak terurai dan membentuk O3. Kadangkala unsur oksigen akan bergabung dengan N2 untuk membentuk nitrogen oksida; yang apabila bercampur dengan cahaya mampu membentuk ozon.
·         Lapisan ozon
Ozon adalah salah satu gas yang membentuk atmosfer. Molekul oksigen (O2) yang dengannya kita bernapas membentuk hampir 20% atmosfer. Pembentukan ozon (O3), molekul triatom oksigen kurang banyak dalam atmosfer di mana kandungannya hanya 1/3.000.000 gas atmosfer.
·         Kepentingan ozon
Ozon yang tertumpu di antara 15 dan 30 km diatas permukaan bumi sangat penting untuk melindungi bumi serta isinya dari radiasi sinar ultraviolet(UV) sinar matahari.
·         Keseimbangan ozon
Ozon di tentukan dalam satuan dobson(DU). Sebagian besar ozon stratosfer dihasilkan di kawasan tropis dan diangkut ke ketinggian yang tinggi dengan skala-besar putaran atmosfer semasa musim salju hingga musim semi. Umumnya kawasan tropis memiliki ozon yang rendah.
Kegunaan ozon
  • mengenyahkan kuman sebelum dibotolkan (antiseptik),
  • menghapuskan pencemaran dalam air (besi,arsenhidrogen sulfidanitrit, dan bahan organik kompleks yang dikenal sebagai warna),
  • membantu proses flokulasi (proses pengabungan molekul untuk membantu penapis menghilangkan besi dan arsenik),
  • mencuci, dan memutihkan kain (dipaten),
  • membantu mewarnakan plastik,
  • menentukan ketahanan getah.
Namun menipisnya ozon dapat menimbulkan beberapa akibat,seperti:
1.       lubang ozon
2.       kemerosotan ozon global
3.       ketepatan sensor satelit
4.       spektrofotometer dobson
5.       ozon sonde

cara penanggulangannya sendiri adalah:
1.       mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,karna dengan menggunakan kendaraan pribbadi menimbulkan banyaknya CO2 yang di lepaskan akibat pembakaran bahan bakar fosil.
2.       Gunakan pembersih rumah tangga yang bersahabat dengan lingkungan
3.       Jangan menggunakan pestisida yang berlebihan
4.       Kurangi penggunaan alat-alat yang mengeluarkan CFC seperti:AC,parfum,dll.
      
      Daftar pustaka:

     1.Hidayat,Atep.2013.kimia lingkungan(bagian dua)pencemaran udara

     2.Anonim,2016.Ozon

        https://id.wikipedia.org/wiki/Ozon


     3.Anonimim.2015.Lapisan Ozon

       https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lapisan_ozon&action=edit


     4.Alamendah.2014.Ozon Dan Lapisan Ozon

      https://alamendah.org/2014/04/17/ozon-dan-lapisan-ozon/










 

Jumat, 16 Februari 2018

Solusi Pencemaran Udara

Oleh Dwi Setiawan
@F06-DWI



Abstract

Pencemaran udara terjadi akibat kurang pedulinya semua pihak terhadap udara padaha udara merupakan salah satu aset penting bagi sema makluk yang ada di bumi, oleh karena itu penting bagi semua pihak khususnya bagi pemerintah harus mulai peduli dan serius menanggapi permasalaan pencemaran udara, karena udara adalah salah satu pokok kebuhan dalam dunia ini, dengan adanya kepedulian pasti akan bermunclan solusi dalam menanganin pencemaran uda yang sangat masif terjadi di era sekarang, banyaknya kendaraan bermotor dan juga pabrik-pabrik yang menimbulkan atau menyebabkan terjadinya pencemaran udara

Sabtu, 10 Februari 2018

Karbondioksida

@F09-Arief
Oleh : Arief Risaldi

Abstrak
Aluminium merupakan salah satu bahan logam yang banyak digunakan dalam industri dengan berbagai macam bentuk. Aluminium tersebut tidak diperoleh secara langsung tapi melalui permurnian dari oksidanya, yang dikenal dengan nama alumina, dengan rumus molekul Al2O3. Proses pemurnian dari aluminium tersebut dilakukan dengan elektrolisis. Namun sebelum proses pemurnian, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk mendapatkan alumina. Hal ini dikarenakan alumina tidak berada dalam bentuk murninya. Alumina merupakan bahan alam dan paling banyak terdapat di dalam bauksit, bersama dengan silika. Selain bauksit, alumina juga terdapat di dalam kaolin, tanah liat, dan spent catalyst. Spent catalyst adalah katalis yang dipergunakan dalam proses cracking dalam industri petroleum yang sudah jenuh dan tidak dapat dipergunakan lagi sehingga harus dibuang. Katalis ini masih mengandung senyawa-senyawa logam yang berharga seperti nikel, vanadium, rhodium, silika, alumina, dan lain-lain sehingga katalis tersebut masih berharga untuk di daur ulang. Proses daur ulang tersebut bertahap untuk masing-masing jenis senyawa logam.

Kata Kunci : Karbondioksida

Menurut Hidayat dan Kholil Gas CO2 diproduksi oleh semua manusia melalui proses pernafasan. Gas tersebut merupakan bahan baku bagi tanaman untuk menghasilkan karbohidrat melalui proses fotosintesis.

Pendahuluan
Aluminium merupakan salah satu bahan logam yang banyak digunakan dalam industri dengan berbagai macam bentuk. Aluminium tersebut tidak diperoleh secara langsung tapi melalui permurnian dari oksidanya, yang dikenal dengan nama alumina, dengan rumus molekul Al2O3. Proses pemurnian dari aluminium tersebut dilakukan dengan elektrolisis. Namun sebelum proses pemurnian, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk mendapatkan alumina. Hal ini dikarenakan alumina tidak berada dalam bentuk murninya. Alumina merupakan bahan alam dan paling banyak terdapat di dalam bauksit, bersama dengan silika. Selain bauksit, alumina juga terdapat di dalam kaolin, tanah liat, dan spent catalyst.

Isi
Karbon dioksida (CO2) adalah senyawa kimia anorganik yang memiliki berbagai penggunaan komersial, dari produksi laser hingga karbonasi minuman ringan.
Senyawa ini ada secara alami di lingkungan bumi dan diproduksi dalam berbagai cara, sedangkan CO2 komersial biasanya berasal dari produk sampingan proses industri.
Karbon dioksida telah menjadi topik yang menarik perhatian karena diklasifikasikan sebagai gas rumah kaca yang berdampak pada lingkungan bumi ketika mencapai konsentrasi tinggi di atmosfer.
Senyawa ini terdiri dari dua molekul oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah molekul karbon.
Gas ini dihasilkan melalui dekomposisi bahan organik serta melalui respirasi dan pembakaran.
Jumlah karbon dioksida di lingkungan sebelum awal abad ke-20 terjaga tetap stabil oleh tanaman, yang mampu menyerap gas ini saat melakukan proses fotosintesis.
Pada awal tahun 1600-an, para ilmuwan mulai berpikir tentang karbon dioksida, meskipun mereka belum memahami betul apa sebenarnya substansi tersebut.
Kimiawan Fleming, Jan Baptist van Helmont melakukan observasi yang mengisyaratkan keberadaan karbon dioksida.
Namun, terobosan baru terjadi pada abad ke-18 oleh Joseph Black, seorang ahli kimia Skotlandia yang mengidentifikasi senyawa ini dan menjelaskan berbagai sifat-sifatnya.
Pada tahun 1800-an, ilmuwan telah berhasil menciptakan dan mempelajari banyak bentuk karbon dioksida.
Pada suhu kamar, karbon dioksida tidak berbau, tidak berwarna dan tidak mudah terbakar dalam kondisi normal.
Gas ini juga bisa direkayasa menjadi bentuk padat, dan dalam hal ini dikenal sebagai es kering. Pada konsentrasi tinggi, karbon dioksida bersifat racun pada hewan dan manusia.
Orang yang menghirup terlalu banyak karbon dioksida akan tercekik dan susah bernapas, hingga akhirnya jatuh tak sadarkan diri akibat tingkat oksigen yang menurun.
Gas ini biasa digunakan untuk menciptakan lingkungan lembam untuk pengelasan, pencegah kebakaran, dan karbonasi minuman.
Karbon dioksida merupakan bagian penting dari siklus karbon, siklus kompleks yang mendasari banyak mekanisme kehidupan di bumi.
Sementara gas ini terjadi secara alami, jumlahnya yang meningkat di atmosfer mulai memicu banyak kekhawatiran menjelang akhir abad ke-20.
Jumlah karbon dioksida yang meningkat akibat berbagai proses pembakaran industri dan kendaraan bermotor dikhawatirkan memicu pemanasan global yang akan mengganggu keseimbangan ekosistem dan memicu cairnya es di kutub.

Daftar Pustaka :
Hidayat, Atep afia dan Muhammad Kholil. 2017. Kimia Industri dan Teknologi Hijau. Pantona Media Jakarta.
Handoko, Tony dan Henky Muljana http://download.portalgaruda.org/article.php?article=47198&val=3913&title=PENGARUH%20LAJU%20ALIR%20GAS%20KARBONDIOKSIDA%20DAN%20LAMA%20PEMBAKARAN%20DALAM%20PEMURNIAN%20ALUMINA%20DARI%20SPENT%20CATALYST


Dampak Pencemaran Udara


Oleh : @F07_Agung
Abstrak
Pencemaran udara merupakan kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, dan mengganggu estetika serta kenyamanan. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami ataupun kegiatan manusia.

TINGKAT PENCEMARAN UDARA CO AKIBAT LALU LINTAS

Oleh : @F04_Donni
Abstrak
Pencemaran udara memberi dampak negatif bagi kesehatan manusia akibat polutan yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor. Dari beberapa jenis polutan yang dihasilkan, CO merupakan salah satu polutan yang paling banyak yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya konsentrasi CO yang dikeluarkan oleh lalu lintas kendaraan bermotor khususnya di ruas jalan Sam Ratulangi Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui survei dan observasi lapangan.

Polusi Udara di Jakarta mengkhawatirkan!!!


Oleh: Marselina Umasugi (@F13-Marselina)


Abstrak
Peningkatan kebutuhan akan moda transportasi, baik transportasi barang danatau transportasi penumpang, berakibat pada peningkatan penggunaan kendaraan bermotor. Dampak peningkatan penggunaan kendaraan bermotor terhadapkualitas udara menempati posisi pertama dalam urutan penyebab pnlusi udaraterutama di Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah membaat model pencemaranudara akibatpeningkatan beberapa jenis moda, antara lain sepeda motor, mobilpenumpang, mobil bus dan mobil barang yang berdampak terhadap peningkatanproduksi polutan, seperti CO (karbon monoksida), HC (hidrokarbon), dan NO(natrium monoksida), sehingga dapat diketahui seberapa besar dampak yangdiakibatkan oleh pembahan moda terhadap polutan tersebut dan model konsumsiBBM (Bahan Bakar Minyak) akibat perubahan jumlah moda. Metode yangdigunakan adalah metode statistik regresi linier berganda untuk mengetahuihubungan antara variabel terikat, yaitu tingkat polutan dan vaiabel bebas, yaitujumlah masing-masing jenis kendaraan bermotor.

Pencemaran udara

 sekarang ini iklim Bumi sudah mengalami banyak perubahan, seperti lamanya waktu musim hujan dan panas yang menajdi tidak menentu kapan mulai dan berakhirnya. Hal ini disebabkan oleh kondisi bumi yang semakin lama semakin rusak. Karena saat ini banyak sekali terjadi pencemaran lingkungan, baik di udara, air, maupun tanah yang semuanya diakibatkan oleh ketidakpedulian manusia terhadap kelestarian bumi.

Pemecah atmosfer bumi



oleh : @F24-Setiawan, @Proyek D05

 Abstrak


Hidayat dan Kholil (2017) dalam Woodford (2014), polusi udara gas (atau cairan dan padatan yang tersebar melalui udara) yang di lepaskan dalam jumlah cukup banyak sehingga membahayakan kesehatan manusia dan hewan menghentikan atau menghambat pertumbuhan tanaman, serta merusak atau mengganggu beberapa aspek lain dari lingkungan (termasuk menimbulkan kerusakan bangunan, menimbulkan bau yang tidak menyenangkan, dan sebagainya)

         Dalam keterangannya Hidayat dan Kholil (2017) mengatakan dalam penggunaan bahan bakar minyak, kayu dan batubara menimbulkan efek samping di hasilkan polutan udara. Dari proses penggunaan batu bara dilepaskan sulfur dioksida ke udara yang sifatnya beracun, selain itu berpotensi menimbulkan pemanasan global dan hujan asam, ditandai dengan peningkatan suhu, hujan tidak menentu dan kekeringan terjadi di seluruh dunia, sehingga banyak hewan dan tumbuhan mengalami kesulitan untuk kelanjutan hidupnya. Polutan di udara berkaitan dengan peningkatan jumlah penderita penyakit asma dan kanker paru-paru pada manusia


kata kunci : Polusi udara
     
Isi pembahasan

     Di bidang industry sendiri Mosey, Handy I.R (2012) mengatakan bahwa pertumbuhan  dunia industri  baik  nasional  maupun  internasional telah mengakibatkan meningkatnya pencemaran  udara  di  daerah  lokasi  industri, bahkan  di  daerah  yang  berada  di  sekitar lokasi  tersebut.  Pengetahuan  tentang  kajian meteorologi  yakni  angin  dan  kestabilan  udara di  daerah  sekitar  lokasi  industri  sangat penting  sebelum  dibangunnya sebuah pabrik. udara juga dipengaruhi oleh faktor meteorologi  yakni  angin  dan  kestabilan udara.  Angin  menyebabkan  terjadinya  proses adveksi,  sedangkan  kestabilan  udara  (gradien suhu secara vertikal) mengakibatkan perbedaan  pola  kepulan  asap  yang  bergerak meninggalkan  cerobong. Penyebaran  polutan  di  udara  akibat emisi  asap  pabrik  dapat  dikaji  secara  fisis dengan  asumsi  bahwa  penyebaran  materi dalam  suatu media berlangsung  selama belum tercapainya  kesetimbangan  mekanik.  Proses ini  dikenal  dengan  nama  proses  difusi.

     Lalu masalah lainnya adalah mengenai pengembangan kawasan untuk pemukiman  seperti yang disampaikan Ruslan, M dan Rahmad (2013 ) dalam PP N0. 41 Tahun (1999) bahwa hal tersebut terjadi  karena jumlah penduduk semakin berkembang pesat, baik itu penduduk lokal  ataupun pendatang  yang ambil bagian dalam kegiatan perekonomian. Peningkatan jumlah penduduk akan berdampak pada perubahan penggunaan lahan baik untuk  pemukiman,  kawasan hijau kota ataupun peruntukan  lainnya.  Jumlah kendaraan Banjarbaru setiap  di Kota  tahun  juga mengalami  peningkatan. Peningkatan jumlah kendaraan akan meningkatkan kebutuhan  energi yang berdampak terhadap peningkatan  jumlah karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan. Udara sebagai sumber daya alam yang mempengaruhi kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya harus dijaga dan dipelihara kelestarian fungsinya untuk pemeliharaan kesehatan dan kesejahterahan manusia serta perlindungan bagi makhluk hidup lainnya. Supaya udara dapat   bermanfaat sebesar-besarnya bagi pelestarian fungsi lingkungan hidup, maka udara perlu dipelihara di jaga dan di jamin mutunya melalui pengendalian pencemaran udara


    Dengan beberapa masalah diatas salah satu usaha untuk menurunkan tingkat  polusi  dan  meningkatkan  kualitas hidup  masyarakat  adalah  dengan upaya  green  belt  development.  Green belt  development  merupakan  solusi yang  tepat  karena  secara  ekonomi  dan teknologi  layak  dikembangkan.  Upaya ini dibagi  menjadi  2  solusi  yaitu berdasarkan  parameter  biofisik  dan sosial  ekonomi.  Parameter  biofisik  yang dimaksud  disini  adalah  bagaimana pengembangan  green  belt  yang  ideal dan  bermanfaat  optimum  untuk  suatu kota  dari  segi  spesies  tanaman,  tinggi tanaman,  lebar  green  belt  dan  jarak green  belt  dari  pusat  pencemar.

      Basri, Iwan setiawan (2012 ) menjelaskan dalam .  Rowan  A.  Rowntree,  (1998) bahwa Green  belt  sebagai  salah  satu bentuk  hutan  kota  memiliki  fungsi menjaga  kelangsungan  hidup  bumi, yakni  sebagai  media  yang  memiliki kemampuan  mengurangi  zat  pencemar udara  termasuk  Karbon  Dioksida  (CO2) yang  melayang  di  udara  dan  penghasil Oksigen  (O2).   Disamping  itu  hutan memiliki  fungsi  dan  peran  sebagai penyerap  panas  sehingga  dapat mendinginkan  bumi  dan    hutan  kota yang  di  dalamnya  terdapat  berbagai macam  vegetasi  pada  saat berfotesitesis  memerlukan  sinar  matahari dan  Karbon  Dioksida    (CO2)    serta  unsur-unsur  lainnya   sehingga  dengan demikian  keberadaan  hutan  kota  dapat mengurangi  konsentrasi  Karbon  Dioksida (CO2)    di  udara  dan  dapat  menurunkan suhu. 

     Kemudian cara yang lain adalah dengan melakukan reboisasi atau penanaman hutan kembali penanaman kembali hutan yang telah ditebang (tandus, gundul). Reboisasi berguna untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia dengan menyerap polusi dan debu dari udara, membangun kembali habitat dan ekosistem alam, mencegah pemanasan global dengan menangkap karbon dioksida dari udara, serta dimanfaatkan hasilnya (terutama kayu). Pratama,fakhrurozi (2013) menjelaskan bahwa hal pertama yang harus dilakukan sebelum mengajukan permintaan reboisasi adalah menyusun rancangan reboisasi itu. Hal-hal yang harus dipikirkan adalah: Lokasi penanaman reboisasi Luas area penanama (Ha) Rencana kegiatan dan biaya Peta lokasi Peta Rancangan Kemudian, setelah prosedur diatas dilakukan. Sebelum melakukan penanaman masih ada hal-hal lain yang perlu dipersiapkan. Hal-hal tersebut dibagi dalam kategori yang seperti dibawah ini:

     Persiapan Lapangan. Menyiapkan dokumen rancangan pembuatan tanaman untuk lokasi penanaman blok/area/lokasi reboisasi Menyiapkan organisasi pelaksana seperti: Pemimpin pelaksana, pengawah/mandor dan tenaga kerja. Meyiapkan areal reboisasi dari konflik. Mencegah terjadinya konflik antar penduduk dan pekerja di area tersebut agar proyek reboisasi dapat berjalan dengan lancar. Menyiapkan bahan-bahan seperti: gubuk kerja, papan nama dll. Dan alat pengukuran seperti: kompas, GPS.

     Pengukuran ulang batas-batas lokasi serta menentukan letak tanaman sesuai dengan rancangan. Lokasi ditandai dengan ajir (kayu yang ditancapkan untuk menandakan lokasi) lalu menyiapkan bibit pada tempat penampungan sementara, dan pembuatan tanaman persiapan menyiapakn dokumen rancangan dan peta rancangan, kemudian menyiapkan bahan dan tenaga kerja, untuk membuka dan membersihkan lahan dan mamembuat lubang sesuai dengan ajir, mempersiapkan pupuk dasar, mendistribusikan bibit dari tempat pengumpulan bibit sementara ke petak taman.     

    Ada hal lain yang perlu diperhatikan juga sebelum menanamkan bibit ke tanah: Bibit dapat mudah dilepas dari polybag Kondisi lubang tanaman telah digali dan dalam keadaan yang baik, tidak tergenang air. Kondisi bibit dalam keadaan sehat dan memnuhi kriteria/standar yang telah ditetapkan untuk ditanam Penanaman harus disesuaikan dengan musim tanam yang tepat  Polybag dilepas dari media tanaman dengan hati-hati sehingga tidak merusak system perakaran tanaman Bibit dan media diletakkan pada lubang tanaman dengan tegak lurus kemudian lubang tanaman ditimbun dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk dasar sampai lebih tinggi dari permukaan tanah.



Kesimpulan

     Setiap harinya udara yang kita hirup kualitasnya semakin berkurang, itu terjadi juga karena campur tangan kita sendiri yang tidak begitu perduli dengan lingkungan, oleh karena itu sudah menjadi kewajiban kita untuk melakukan penanganan atau tindakan yang bisa meminimalisir bertambah buruknya kualitas udara yang kita hirup. Untuk itu beberapa cara diatas mungkin bisa di berlakukan tentunya dengan cara-cara lain yang mungkin bisa ikut serta dalam menangani masalah pencemaran udara.












Daftar pustaka

Hidayat, Atep Afia dan M. Kholil.2017. Kimia Industri dan Teknologi Hijau. Patona Media :  Jakarta
Mosey, Handy I.R (2012). Pemodelan Penyebaran Polutan Di Udara Dengan Solusi Persamaan Difusi Advektif
Basri, Iwan setiawan (2012 ). Jalur Hijau (Green Belt) Sebagai Kkontrol Polusi Udara Hubungan Dengan Kualitas Hidup di Perkotaan
Ruslan, M dan Basuki Rahmad. (2013) Kajian Ruang Terbuka hijau Dalam Rangka Pembentukan Hutan Kota Banjarbaru
Pratama, Fakhrurozi (2013) Proses atau cara reboisasi
 ( diunduh 10 febuary 2018)


Pencemaran Udara dan Polutan Udara




Oleh : Gilang pratama (@f14-gilang)






Abstrak : Udara merupakan faktor penting kehidupan, namun di era modern ini sejalan dengan perkembangan, perkembangan fisik pusat kota dan industri, serta perkembangan
transportasi, menyebabkan perubahan kualitas udara, dari yang dulunya segar, sekarang kering dan kotor yang mana umumnya disebabkan oleh polusi udara akibat transportasi kendaraan.

Kata kunci : Polusi udara

Menurut Woodford (2014) dalam Hidayat (2017) polusi udara gas (atau cairan dan padatan yang tersebar melalui udara) yang dilepakan dalam jumlah cukup banyak sehingga membahayakan kesehatan manusia dan hewan, menghentikan atau menghambat pertumbuhan tanaman, serta merusak atau menggangu beberapa aspek lain dari lingkungan (termasuk menimbulkan kerusakan banguna, menimbulkan bau yang tidak menyenangkan, dan sebagainya)

Berdasarkan catatan Salim (2002) dalam Hidayat (2017), pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukannya zat, energi dan atau komponen lain keudara oleh kegiatan manusi, sehingga mutu udara turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan atau mempengaruhi kesehatan manusia.

Dampak Terjadinya Pencemaran Udara Terhadap Kehidupan dan Lingkungan : 
      Sebagaimana kita ketahui bersama, pencemaran udara atau perubahan salah satu komposisi udara dari keadaan normal, mengakibatkan terjadinya perubahan suhu dalam kehidupan manusia. Pembangunan transportasi yang terus dikembangkan menyusul dengan permintaan pasar, ternyata, telah mendorong terjadinya bencana pembangunan. Saat ini, kita semua telah mengetahui bahwa pengaruh polusi udara juga dapat menyebabkan pemanasan efek rumah kaca (ERK) bakal menimbulkan pemanasan global atau (global warming) (Sudrajad, 2006).

Dampak Pencemaran Udara Bagi Kesehatan Manusia :
     Dampak pencemaran saat ini merupakan masalah sangat serius yang dihadapi oleh negara-negara industri. Berikut diuraikan dampak pencemaran udara terhadap kesehatan manusia dari beberapa gas pencemar udara.
     a. Dampak pencemar oleh gas karbonmonoksida, CO.
Gas CO yang tidak dapat dikenali baik secara fisika karena tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna sehingga menyulitkan kita untuk mengantisipasi bahaya keracunan yang ditimbulkan. Gas CO dapat berupa cairan pada suhu - 192o C. Di udara terdapat gas CO yang sangat sedikit, hanya sekitar 0,1 ppm. Di perkotaan yang padat kendaraan bermotor konsentrasi gas CO sekitar 10- 15 ppm yang dapat mengakibatkan turunnya berat janin dan meningkatkan jumlah kematian bayi serta kerusakan otak. Selain itu gas CO dapat mengikat hemoglobin darah mengganti posisi oksigen (COHb) bila terhisap masuk ke paru-paru, mengakibatkan fungsi vital darah sebagai pengangkut oksigen terganggu karena ikatan gas CO dengan hemoglobin darah lebih kuat 140 kali dibandingkan dengan oksigen. Keadaan ini menyebabkan darah menjadi lebih mudah menangkap gas CO dan menyebabkan fungsi vital darah sebagai pengangkut oksigen terganggu.
      b. Dampak pencemar Nitrogen Oksida (Nox) 
Gas nitrogen oksida ada dua macam yaitu: gas nitrogen monoksida (NO) dan gas nitrogen dioksida (NO2). Keduanya mempunyai sifat berbeda dan sangat berbahaya bagi kesehata. Gas NO sulit diamati secara visual karena tidak berbau dan tidak berwarna. Sifat racun gas ini pada konsentrasi tinggi menyebabkan gangguan pada syaraf sehingga menimbulkan kejang-kejang, bila keracunan terus berlanjut mengakibatkan kelumpuhan. Sedangkan untuk gas NO2 empat kalim lebih berbahaya dari pada gas NO. Organ tubuh yang paling peka terhadap gas NO2 adalah paru-paru, paru-paru yang terkontaminasi dengaqn NO2 akan membengkak sehingga penderita sulit bernafas yang dapat mengakibatkan kematian. Pada konsentrasi rendah gas NO2 juga menyebabkan iritasi pada mata yang meyebabkan mata perih dan berair


Daftar Pustaka :


Hidayat, Atep Afia dan Muhammad Kholil, 2017, Kimia Industri dan Teknologi Hijau, Pantona Media Jakarta.

Sudrajad, 2006 Pencemaran Udara Akibat Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Dalam http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/t!@file_artikel_abstrak/Isi_Artikel_796219304065.pdf

Sugiarti, Gas Pencemar Udara Dan Pengaruhnya Bagi Kesehatan Manusia Air Pollutan Gasses and The Influence of Human Healt Dalam http://download.portalgaruda.org/article.php?article=57793&val=4338

PENCEMARAN UDARA AKIBAT EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR

Oleh : Jessica Siahaan
@F18-Jessica


ABSTRAK

Udara adalah faktor penting dalam kehidupan, namun, di era modern, sejalan dengan perkembangan pembangunan fisik kota dan pusat industri, serta berkembangnya transportasi, telah menyebabkan kualitas udara mengalami perubahan. Dari yang mulanya segar, kini kering dan kotor akibat dari terjadinya pencemaran udara karena kendaraan transportasi. Lewat penggunaan metode kepustakaan, maka, tampak dengan jelas ada beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian yang serius, di antaranya; 1. Pemberian izin bagi angkutan umum kecil lebih dibatasi, sementara, kendaraan angkutan massal, diperbanyak. 2. Kontrol jumlah kendaraan pribadi. 3. Pembatasan usia kendaraan . 4. Pembangunan MRT, dan pembuatan Electronic Road Pricing. 5. Pengaturan lalu lintas, rambu-rambu, dan tindakan tegas terhadap pelanggaran berkendaraan. 6. Uji emisi harus dilakukan secara berkala pada kendaraan umum maupun pribadi. 7. Penanaman pohon berdaun lebar di pinggir jalan yang lalu lintasnya padat serta di sudut-sudut kota.

PEMANASAN GLOBAL DAN EKOSISTEM LAUT

Oleh : Siti Fatimatuzzahra (f08-Siti)

Abstrak

Semenjak manusia pada jaman purbakala sampai dengan jaman sekarang, manusia telah mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya yang telah kita kenal dengan berbagai jaman seperti jaman meolitikum, neolitikum. Peradaban manusia telah mengalami kemajuan sampai sekarang.
Pemanasan global (Inggris: global warming adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia” melalui efek rumah kaca. Konsumsi total bahan bakar fosil di dunia meningkat sebesar 1 persen per-tahun. Langkah-langkah yang dilakukan atau yang sedang diskusikan saat ini tidak ada yang dapat mencegah pemanasan global pada masa depan. Tantangan yang ada saat ini adalah mengatasi efek yang timbul sambil melakukan langkah-langkah untuk mencegah semakin berubahnya iklim pada masa depan.

Kata Kunci : Pemanasan Global, Lingkungan

SOLUSI PENCEMARAN UDARA !

oleh: F17-jaenudin
Abstrak

sekarang ini iklim Bumi sudah mengalami banyak perubahan, seperti lamanya waktu musim hujan dan panas yang menajdi tidak menentu kapan mulai dan berakhirnya. Hal ini disebabkan oleh kondisi bumi yang semakin lama semakin rusak. Karena saat ini banyak sekali terjadi pencemaran lingkungan, baik di udara, air, maupun tanah yang semuanya diakibatkan oleh ketidakpedulian manusia terhadap kelestarian bumi.
Salah satu pencemaran lingkungan yang patut diwaspadai adalah pencemaran udara atau polusi udara. Keberadaan kendaraan seperti mobil dan sepeda motor yang semakin banyak setiap harinya, merupakan salah satu penyebab semakin bertambah pencemaran udara di bumi kita tercinta.
Sebagai seorang manusia, kita patut mensyukuri atas segala nikmat yang diberikan oleh Sang Pencipta. Salah satu cara mensyukuri nikmat adalah dengan tidak berbuat kerusakan di atas muka bumi.
Pencemaran udara pemicunya sangat beragam, begitu pula dampak yang ditimbulkan, dan solusi yang harus di tempuh, mulai dari kasus asap rokok pasif sampai pemanasan global dan efek ruamah kaca. ada beberapa kesamaan dan solusinya, misalnya bagaimana mempengaruhi "pelaku" pencamaran udara suapaya dengan kesadaranya berhaenti dari kebiasaan buruknya. solusi pencemaran udara merupakan perpaduan antara solusi teknologi, hukum dan perundang-undangan serta perubahan manusianya sendiri.


kata kunci: pencemaran udara
Solusi terhadap Polusi Udara
Polusi udara akan terus menjadi ancaman bagi kita apabila kita sebagai manusia tidak segera bertindak dengan melakukan upaya- upaya yang dapat menyelamatkan lingkungan dari polusi udara. Ada berbagai macam upaya atau solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi polusi udara, antara lain adalah sebagai berikut:
  • ·         Melakukan penyuluhan terhadap masyarakat mengenai pentingnya udara yang bersih dan juga bebas dari polusi. Penyuluhan bisa dilakukan secara berkala melalui forum- forum dalam masyarakat dan juga kegiatan sekolah agar anak- anak pun mempunyai kesadaran dini tentang pentingnya udara bersih.
  • ·         Penegakan kembali peraturan atau perundang- undangan tentang lingkungan. Hal ini akan membantu karena masyarakat masih takut dengan hukum pidana daripada sekedar ada seruan saja.
  • ·         Melalukan penyaringan terhadap asap atau limbah asap yang akan dibuang ke udara bebas agar tidak terllau membahayakan kesehatan Bumi. Hal ini terutama harus dilakukan oleh pabrik- pabrik atau lokasi- lokasi yang membuang asap sebagai salah satu limbahnya.
  • ·
  • ·         Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sebagai pembangkit listrik atau energi yang lainnya. Hal ini karena bahan bakar fosil dapat menghasilkan polutan sehingga sangat berkontribusi menciptakan pencemaran udara.
  • ·         Mengalirkan gas buangan ke dalam ekosistem air laut atau ke dalam larutan pengikat terlebih dahulu saat sebelum asap dikeluarkan ke udara bebas debgan tujuan mengurangi potensi terjadinya pencemaran yang dapat merusak dan membahayakan lingkungan.
  • ·         Menggunakan peralatan atau bahan- bahan yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari- hari. Dengan adanya upaya seperti ini pastinya kita akan sangat mengurangi polusi udara. Hal ini karena yang kita kerjakan dalam kehidupan sehari- hari akan sangat berpengaruh meskipun jumlahnya sangat kecil.
  • ·         Mengurangi jumlah kendaraan pribadi dan membiasakan diri menggunakan transportasi umum atau mulai hidup sehat dengan menggunakan sepeda
  • ·         Mengganti bahan bakar kendaraan menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan, seperti biogas
  • ·         Menjaga kelestarian hutan. Dengan kata lain juga ikut melakukan tanam seribu pohon atau penghijauan dan menghindarkan diri dari orang- orang yang berniat jahat terhadap hutan.
  • ·         idak melakukan penggundulan hutan
  • ·         Mulai melakukan penanaman tanaman- tanaman hijau, dimulai dari lingkungan yang ada di sekitar rumah dan juga dipinggir- pinggir jalan
  • ·         Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan
  • ·         Ikut serta menjaga kebersihan lingkungan yang ada di sekitar kita dan tidak membiarkan sampah berserakan.
  • ·         Membedakan sampah yang organik dan juga non organik
  • ·         Mengolah sampah non organik yang masih layak pakai menjadi barang- barang yang berguna dan menimbun sampah- sampah organik agar menjadi pupuk organik
  • ·         Mengurangi penggunaan insektisida secara berlebihan karena dapat mencemari tanah
  • ·         Menumbuhkan kesadaran para petani atau pengusaha agrobisnis untuk tidak menggunakan hutan sebagai lahan pertanian atau perkebunan. Hal ini karena hutan sendiri keberadaannya sangatlah dubutuhkan.
 Itulah berbagai macam upaya atau solusi yang dapat kita lakukan untuk dapat mengatasi adanya polusi udara. Upaya tersebut dapat kita lakukan secara individual ataupun kolektif. Namun jika dilakukan bersama- sama tentu akan lebih baik.

Daftar Pustaka:
  1. Hidayat atep afia dan M.kholil, 2017, buku Kimia industri dan teknologi hijau, pantona media, Jakarta
  2. https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/udara/polusi-udara-penyebab-dampak-dan-upaya-menanggulanginya
  3. https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/udara/solusi-pencemaran-udara