Industri pertahanan adalah Industri nasional (pemerintah maupun swasta) yang produknya baik secara sendiri maupun kelompok, termasuk jasa pemeliharaaan dan perbaikan, atas penilaian pemerintah dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pertahanan negara.
Tampilkan postingan dengan label @tb04. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @tb04. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 04 Februari 2017
Industri Pertahanan
Industri pertahanan adalah Industri nasional (pemerintah maupun swasta) yang produknya baik secara sendiri maupun kelompok, termasuk jasa pemeliharaaan dan perbaikan, atas penilaian pemerintah dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pertahanan negara.
Label:
@B04-Na'im,
@B12-Virna,
@C28-Yoppy,
@tb04
Batubara
Ada beragam
produk turunan yang dihasilkan dari batubara yang kesemuanya digunakan secara
langsung dalam berbagai proses industri dalam rangka memenuhi kebutuhan
masyarakat akan sumber energi. Produk turunan batubara diantaranya adalah Coal Bed Methane, Coal Liquification, Briket, dll.
Label:
@B29-SAYOGI,
@B34-IKROM,
@C29-BAYU,
@tb04
Industri petrokimia
Petrokimia adalah bahan kimia apapun yang diperoleh
dari bahan bakar fosil. Ini termasuk bahan bakar fosil yang telah
dipurifikasi seperti metana, propana, butana, bensin, minyak
tanah, bahan bakar diesel, bahan bakar pesawat, dan juga termasuk
berbagai bahan kimia untuk pertanian seperti pestisida, herbisida,
dan pupuk, serta bahan-bahan seperti plastik, aspal, dan serat
buatan. Petrokimia bisa juga
disebut suatu industri yang bergerak pada pengolahan bahan kimia dengan
menggunakan bahan baku dari hasil dari proses pengolahan minyak bumi dan gas
bumi yang tersedia.
Pada dasarnya, industri petrokimia terbagi dalam tiga
bagian besar, yaitu:
1. Produk
petrokimia hulu.
Bagian hulu bertindak sebagai proses pengolahan produk dasar (premier) dan akan menghasilkan produk setengah jadi (produk antara) maupun langsung dapat diolah enjadi produk jadi pada bagaian industri hilir. Contoh produk hulu yang diolah menjadi produk setengah jadi anatara lain: propilena, benzena, toluena, etilena, methanol dan sebagainya.
Bagian hulu bertindak sebagai proses pengolahan produk dasar (premier) dan akan menghasilkan produk setengah jadi (produk antara) maupun langsung dapat diolah enjadi produk jadi pada bagaian industri hilir. Contoh produk hulu yang diolah menjadi produk setengah jadi anatara lain: propilena, benzena, toluena, etilena, methanol dan sebagainya.
2. Produk antara.
Produk antara merupakan hasil dari proses pengolahan petrokimia hulu dan selanjutnya akan diolaha menjadi produk siap pakai (jadi) maupun produk yang masih bisa diolah pada proses selanjutnya, contoh dari produk anatara ialah polietilena, ammonia, butena, dikloroetilen-vinil klorida dan sebagainya.
Produk antara merupakan hasil dari proses pengolahan petrokimia hulu dan selanjutnya akan diolaha menjadi produk siap pakai (jadi) maupun produk yang masih bisa diolah pada proses selanjutnya, contoh dari produk anatara ialah polietilena, ammonia, butena, dikloroetilen-vinil klorida dan sebagainya.
3. Produk
petrokimia hilir.
Bagian ini bergerak sebagai pengolah produk antara menjadi produk jadi sehingga dapat digunakan oleh masyarakat. Berbagai macam jenis produk jadi dengan fungsinya masing-masing seperti pupuk, serat pakaian, alat kosmetik, bahan pelarut, cat, lilin, karet nilon, bahan peledak dan berbagai jenis produk lain.
Bagian ini bergerak sebagai pengolah produk antara menjadi produk jadi sehingga dapat digunakan oleh masyarakat. Berbagai macam jenis produk jadi dengan fungsinya masing-masing seperti pupuk, serat pakaian, alat kosmetik, bahan pelarut, cat, lilin, karet nilon, bahan peledak dan berbagai jenis produk lain.
Jenis limbah petrokimia :
- Limbah
pencemar gas atau limbah gas, yaitu gas-gas buangan proses, seperti gas
CO2, CO, H2S.
- Limbah
pencemar cair atau limbah cair, yaitu air buangan atau air yang berbentuk
larutan buangan proses.
a. Proses pengolahan limbah cair unit
effluent treatment
Dimulai dengan proses pengolahan secara fisika yaitu pengolahan
secara mekanis atau tanpa penambahan zat kimia seperti penyaringan atau
pengendapan.
b. Proses pengolahan limbah cair unit advanced
treatment
Dilakukan secara kimia dengan penambahan larutan kapur. Limbah
dari plant 1, 2, 3 ditampung dan diendapkan di open ditch
- Limbah
pencemar padat atau limbah padat, yaitu limbah padat buangan atau yang
berbentuk larutan buangan proses, seperti plastik-plastik dan resin-resin
buangan proses, logam-logam berat (seperti: Pb, Hg, Cd, Fe,Cu dll).
Berikut
ini adalah sebagian daftar dari produk-produk petrokimia yang sudah digunakan
komersial beserta dengan turunannya:
a. etilena -
olefin paling sederhana, digunakan sebagai bahan baku
b. polietilena - polimerisasi dari etana
c. etanol -
melalui reaksi hidrasi etilena
(reaksi kimia dengan
menambahkan air)
d. etilena oksida -
melalui oksidasi etilena
e. etilena glikol -
diperoleh melalui hidrasi etilena oksida
f. coolant-
campuran air, etilena glikol, dan inhibitor
g. poliester-
polimer dengan senyawa ester sebagai rantai utamanya
h. eter glikol -
diperoleh melalui kondensasi glikol
Industri petrokimia
Label:
@C11-Indah,
@C18-Priyoto,
@tb04,
@TB05,
@TB06
Penyakit Minimata Efek dari Limbah Elektronik
Penyakit ini mendapat namanya dari kota Minamata, Prefektur Kumamoto di Jepang, yang merupakan daerah di mana penyakit ini mewabah mulai tahun 1958. Pada waktu itu terjadi masalah wabah penyakit di kota Minamata Jepang. Ratusan orang mati akibat penyakit yang aneh dengan gejala kelumpuhan syaraf. Mengetahui hal tersebut, para ahli kesehatan menemukan masalah yang harus segera di amati dan di cari penyebabnya. Melalui pengamatan yang mendalam tentang gejala penyakit dan kebiasaan orang jepang, termasuk pola makan kemudian diambil suatu hipotesis. Hipotesisnya adalah bahwa penyakit tersebut mirip orang yang keracunan logam berat. Kemudian dari kebudayaan setempat diketahui bahwa orang Jepang mempunyai kebiasaan mengonsumsi ikan laut dalam jumlah banyak. Dari hipotesis dan kebiasaan pola makan tesebut kemudian dilakukan eksperimen untuk mengetahui apakah ikan-ikan di Teluk Minamata banyak mengandung logam berat (merkuri). Kemudian disusun teori bahwa penyakit tesebut diakibatkan oleh keracunan logam merkuri yang terkandung pada ikan. Ikan tesebut mengandung merkuri akibat adanya orang atau pabrik yang membuang merkuri ke laut. Penelitian berlanjut dan akihrnya ditemukan bahwa sumber merkuri berasal dar pabrik batu baterai Chisso. Akhirnya pabrik tersebut ditutup dan harus membayar kerugian kepada penduduk Minamata kurang lebih dari 26,6 juta dolar.Selain memproduksi pupuk kimia, Chisso juga memproduksi Asam asetat (Acetic acid), Vinyl Chloryde dan plasticizers. Dalam memproduksi asam asetat, Chisso menggunakan Methyl-mercury sebagai catalyst untuk membuat Acetaldehyde, Acetaldehyde inilah yang nantinya akan diubah menjadi asam asetat. Dengan sistem pengolahan limbah yang sangat buruk, Chisso membuang sampah Methyl-mercury ke teluk Minamata, hal inilah yang menjadi cikal bakal tragedy Minamata.
Pabrik Chisso
Methyl-mercury dalam tubuh dalam jumlah yang banyak akan menyebabkan gangguan pada system syaraf. Methyl-mercury akan menyerang sel-sel syaraf. Proses ini bisa dijelaskan secara umum sebagai berikut; sel syaraf yang terdiri dari Actin, Tubulin dan Neurofibril. Apabila bagian ini diserang oleh methyl-mercury maka bagian actin dan tubulin akan rusak dan menyusut, sehingga microfibril yang menyampaikan ransangan akan terbuka, sehingga terjadilah gangguan mekanisme pada system syaraf. Akibat dari terganggunya sel syaraf ini sangat fatal, dimana koordinasi otak dan anggota tubuh lainnya menjadi tidak sejalan, setiap informasi yang disampaikan oleh otak tidak akan pernah sampai secara utuh pada seluruh anggota tubuh. Hal ini dapat dilihat pada tragedy Minamata dimana penderita susah untuk berbicara, kelumpuhan, berjalan terhuyung-huyung, dan efek lainnya dari gangguan sysaraf.
SUMBER :
https://www.google.co.id/search?q=penyakit+minamata&biw=1366&bih=677&source=lnms&tbm=isch&sa=X&sqi=2&ved=0ahUKEwj1oLH4rPbRAhWJv48KHSXIAa4Q_AUIBigB#imgrc=qF-iJepo0jEzIM:
http://www.biologiedukasi.com/2015/06/penyakit-minamata-tragedi-di-teluk.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_Minamata
SUMBER :
https://www.google.co.id/search?q=penyakit+minamata&biw=1366&bih=677&source=lnms&tbm=isch&sa=X&sqi=2&ved=0ahUKEwj1oLH4rPbRAhWJv48KHSXIAa4Q_AUIBigB#imgrc=qF-iJepo0jEzIM:
http://www.biologiedukasi.com/2015/06/penyakit-minamata-tragedi-di-teluk.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_Minamata
Label:
@C11-Indah,
@C18-Priyoto,
@tb04,
@TB05,
@TB06
Produk Olahan Kelapa Sawit dan Turunannya
Kelapa
Sawit merupakan komoditas tanaman perkebunan khas Indonesia yang mempunyai nilai produksi yang tinggi.
Kelapa sawit merupakan bahan baku utama pembuat minyak goreng, margarin, sabun,
kosmetik bahkan kabel hingga industri farmasi, ini di sebabkan oleh keunggulan
sifatnya yang tahan terhadap oksidasi dengan tekanan tinggi dan mampu
melarutkan bahan kimia yang tidak larut oleh bahan pelarut lainnya, mempunyai
daya melapis yang tinggi dan tidak menimbulkan iritasi pada tubuh dalam bidang
kosmetik.. Bukan hanya itu saja, yang paling menarik adalah tidak ada sampah di
dalam proses produksi minyak sawit. Sisa produksinya di antaranya serat,
cangkang, batang, tandan dan pelepah dapat diolah menjadi kompos dan yang sudah
di gunakan sebagai sumber energi terbarukan, yaitu Biodiesel.
Tanaman kelapa sawit menghasilkan buah yang disebut tandan buah segar (TBS), setelah diolah tandan buah segar akan menghasilkan minyak yang terdiri atas 2 macam :
- Minyak berasal dari daging buah (messocarp) yang dihasilkan melalui perebusan dan pemerasan (press), minyak jenis ini dikenal sebagai minyak sawit kasar atau crude palm oil (CPO). Crude Palm Oil adalah minyak kelapa sawit mentah yang berwarna kemerah-merahan yangdiperoleh dari hasil ekstraksi atau dari proses pengempaan daging buah kelapa sawit.
Minyak
sawit termasuk minyak yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Minyak sawit
berwujud setengah padat pada temperatur ruangan dan memiliki beberapa jenis lemak
jenuh asam
laurat (0.1%), asam
miristat (1%), asam
stearat (5%), dan asam
palmitat (44%). Minyak sawit
juga memiliki lemak
tak jenuh dalam bentuk asam
oleat (39%), asam linoleat (10%), dan asam alfa linoleat (0.3%)
Secara alami minyak sawit berwarna kemerahan karena kandungan karotena yang tinggi, termasuk alfa-karotena, beta-karotena, dan likopen, nutrisi yang sama yang memberikan warna merah pada tomat, wortel, dan buah
dan sayur lainnya. Minyak sawit murni mengandung setidaknya 10 jenis karotena,
bersama dengan tokoferol dan tokotrienol (anggota famili Vitamin
E), fitosterol, dan gikolipid.
- Minyak Goreng berasal dari inti sawit, dikenal sebagai minyak inti sawit atau palm kernel oil (PKO). Minyak inti kelapa sawit diperoleh
dari biji kelapa sawit. Minyak inti sawit memiliki kandungan asam lemak yang mirip
dengan minyak kelapa sehingga dapat digunakan sebagai pengganti minyak kelapa.
Minyak inti sawit memiliki kandungan asam lemak tak jenuh lebih tinggi dan asam
lemak rantai pendek lebih rendah daripada minyak kelapa.
Produk Turunan
Olahan Kelapa Sawit
Consumer goods
Produk yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Produk seperti sabun, shampoo, deterjen, pasta gigi, dan kosmetik bahkan makanan. Salah satu keunggulan produk yang dihasilkan dari turunan minyak sawit adalah kadar lemak yang rendah dan relative aman untuk jangka panjang. Selain itu produk yang berasal dari minyak sawit lebih ramah lingkungan karena mudah terurai dan juga tidak menyebabkan iritasi.
Consumer goods
Produk yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Produk seperti sabun, shampoo, deterjen, pasta gigi, dan kosmetik bahkan makanan. Salah satu keunggulan produk yang dihasilkan dari turunan minyak sawit adalah kadar lemak yang rendah dan relative aman untuk jangka panjang. Selain itu produk yang berasal dari minyak sawit lebih ramah lingkungan karena mudah terurai dan juga tidak menyebabkan iritasi.
Selain
minyak dan bahan solid lain, dihasilkan juga beberapa padatan yang dapat
langsung digunakan atau harus diproses lebih lanjut.
Bahan Baku Makanan
Bahan Baku Makanan
Produk turunan ini sangat baik karena mengandung gizi dan
bersifat non-kolesterol selain tidak berlemak. Produk turunan berupa makanan
yang berasal dari minyak sawit juga mengandung asam linoleat yang merupakan
asam lemak yang sangat esensial untuk tubuh.
Vitamin yang terkandung dalam makanan yang merupakan turunan dari minyak sawit adalah pro-vitamin A dan Vitamin E. produk-produk ini juga mengandung beta-karoten dan terdapat karbohidrat serta energy dan protein.
Produk makanan minyak sawit juga mengandung omega 9 yang tinggi sehingga dapat mencegah penyakit jantung koroner. Dibandingkan dengan minyak nabati lain minyak sawit mampu mengurangi radikal bebas dan juga memperlambat proses penuaan.
seperti mentega, lemak untuk masakan (shortening), bahan tambahan coklat, bahan baku es krim, pembuat asam lemak, vanaspati, bahan baku berbagai industry, dan bahan makanan ternak.
Bahan Baku kosmetik dan obat-obatan
seperti krim, shampoo, lotion dan vitamin A, minyak sawit lebih mudah diserap kulit dibandingkan dengan jenis minyak lain.
Bahan baku industri
Digunakan sebagai pelembut dan pelunak, pada industry tekstil karena mudah dibersihkan, sebagai pelumas cukup baik digunakan karena tahan terhadap tekanan dan suhu tinggi, sebagai bahan flotasi pada pemisah biji tembaga dan kobalt, pada industry ringan dijadikan salah satu bahan baku pembuatan sabun, semir sepatu, lilin, deterjen, dan tinta cetak.
Vitamin yang terkandung dalam makanan yang merupakan turunan dari minyak sawit adalah pro-vitamin A dan Vitamin E. produk-produk ini juga mengandung beta-karoten dan terdapat karbohidrat serta energy dan protein.
Produk makanan minyak sawit juga mengandung omega 9 yang tinggi sehingga dapat mencegah penyakit jantung koroner. Dibandingkan dengan minyak nabati lain minyak sawit mampu mengurangi radikal bebas dan juga memperlambat proses penuaan.
seperti mentega, lemak untuk masakan (shortening), bahan tambahan coklat, bahan baku es krim, pembuat asam lemak, vanaspati, bahan baku berbagai industry, dan bahan makanan ternak.
Bahan Baku kosmetik dan obat-obatan
seperti krim, shampoo, lotion dan vitamin A, minyak sawit lebih mudah diserap kulit dibandingkan dengan jenis minyak lain.
Bahan baku industri
Digunakan sebagai pelembut dan pelunak, pada industry tekstil karena mudah dibersihkan, sebagai pelumas cukup baik digunakan karena tahan terhadap tekanan dan suhu tinggi, sebagai bahan flotasi pada pemisah biji tembaga dan kobalt, pada industry ringan dijadikan salah satu bahan baku pembuatan sabun, semir sepatu, lilin, deterjen, dan tinta cetak.
Source:
Informasi Pengetahuan Blogspot.
Produk Olahan Kelapa Sawit. http://informasipengetahuan.blogspot.co.id/2015/12/produk-olahan-kelapa-sawit-dan.html
Rahman, Agus. 2011.
Produk Turunan Kelapa Sawit. http://sapotongcarita.blogspot.co.id/2013/11/produk-turunan-minyak-sawit.html
Ensiklopedia.
2016. Minyak Inti Kelapa Sawit. https://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_inti_kelapa_sawit
Label:
@B37-Sefrina,
@C25-Sari,
@C31-Retno,
@TA04,
@tb04
Kimia dan pengetahuan lingkungan industry
Kimia dan pengetahuan lingkungan industry
Kimia adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan
perubahan materi. [1][2] Ilmu kimia meliputi topik-topik seperti sifat-sifat atom, cara atom
membentuk ikatan kimia untuk menghasilkan senyawa kimia, interaksi zat-zat melalui gaya
antarmolekul yang menghasilkan sifat-sifat umum dari materi, dan interaksi antar zat
melalui reaksi kimia untuk membentuk zat-zat yang berbeda.
Ilmu kimia berperan pada berbagai bidang yang lain, disini kita akan membahas apa
saja peranan dari ilmu kimia di beberapa bidang.
1. Peranan kimia di bidang kesehatan
Ilmu kimia berperan sangat penting dalam bidang kesehatan, karena kemajuan ilmu
kimia berperan dalam penemuan/eksperimen dan penelitian obat obatan untuk manusia.
2. Peranan kimia di bidang Pertanian
Kimia di bidang pertanian sangatlah penting pada era modern seperti ini. Kemajuan dari
ilmu kimia berperan dalam penemuan dan pembuatan komposisi baru pada pertanian seperti
pada pembuatan obat pembasmi hama yang notabene terdiri dari bahan-bahan kimia,
kemudian sekarang ini juga telah berkembang banyak jenis dari pupuk-pupuk kimia di pasaran
yang juga merupakan hasil dari kemajuan ilmu kimia di bidang pertanian.
3.Peranan Kimia di bidang Geologi
Peran ilmu kimia di bidang geologi adalah mempermudah geolog dalam mempelajari
kandungan material bumi seperti logam maupun minyak bumi dengan sifat-sifat kimia dari
berbagai material bumi dan teknik analisisnya.
4. Peranan kimia di bidang Hukum
sample hasil tes DNA, yang menggunakan ilmu kimia. Di Bidang Hukum Manfaat di
bidang hukum yaitu ketika terjadi kejahatan-kejahatan ataupun pembunuhan, dengan begitu
dibutuhkan.
5.Peranan kimia di bidang Pertenakan
Ilmu kimia pada bidang pertenakan sangat berperan khususnya untuk pertenakan di era
modern ini. Kemajuan dari ilmu kimia mendorong terobosan-terobosan baru yang dapat
meningkatkan nilai ekonomis dari hasil pertenakan ini, contohnya pada penggunaan hormon
penggemuk sapi yang tak lepas dari eksperimen-eksperimen kimia di dalam pembuatannya,
dan juga pada proses pengolahan dari limbah itu sendiri menjadi pupuk, dll yang di dalamnya
terkandung dari proses-proses pengolahan senyawa2 kimia seperti gas methana, ammonia dan
gas organik lainnya.
6.Peranan kimia di bidang Biologi
Peranan kimia di bidang biologi tak bisa dilepaskan, mengingat dari objek2 biologi yang
terdiri dari unsur2 senyawa kimia. Pembelajaran enzim, hormon, dll termasuk contoh dari
adanya peranan kimia di dalam ilmu biologi. Ilmu kimia bermanfaat untuk mempelajari
mekanisme metabolisme dalam sel-sel hidup, mempeljari peran senyawa-senyawa organik
seperti protein, lemak, karbohidrat dalam tubuh.
7. Peranan Kimia di bidang Industri
ilmu Kimia Penerapan ilmu Kimia di bidang industri, ilmu Kimia seringkali sangat
dibutuhkan. Mesin-mesin di industri membutuhkan logam yang baik dengan sifat tertentu yang
sesuai dengan kondisi dan bahan-bahan yang digunakan. Seperti semen, kayu, cat, beton, dsb.
dihasilkan melalui riset yang berdasarkan ilmu Kimia. Kain sintetis yang Anda gunakan juga
merupakan hasil penerapan.
8. Peranan Kimia di bidang Arsitektur
Kimia berperan penting dalam bidang arsitektur. Dengan kemajuan ilmu kimia maka
berkembang pula keragaman arsitektur, variasi model, dan bahan-bahannya. Bahan2-baham
baru hasil eksperimen dari berbagai senyawa kimia telah menghasilkan banyak komposisi di
bidang arsitektur, contohnya dengan adanya penggunaan semen, cat dinding dalam desain
pewarnaan,
Referensi :
http://spot-log.blogspot.co.id/2014/08/peranan- ilmu-kimia- di-berbagai- bidang.html
http://farisnoteindo.blogspot.co.id/2013/09/peran-kimia- bidang-industri- pertanian.html
http://rumus-ilmiah.blogspot.co.id/2014/08/hubungan- kimia-dengan- ilmupengetahuan.html
Kimia adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan
perubahan materi. [1][2] Ilmu kimia meliputi topik-topik seperti sifat-sifat atom, cara atom
membentuk ikatan kimia untuk menghasilkan senyawa kimia, interaksi zat-zat melalui gaya
antarmolekul yang menghasilkan sifat-sifat umum dari materi, dan interaksi antar zat
melalui reaksi kimia untuk membentuk zat-zat yang berbeda.
Ilmu kimia berperan pada berbagai bidang yang lain, disini kita akan membahas apa
saja peranan dari ilmu kimia di beberapa bidang.
1. Peranan kimia di bidang kesehatan
Ilmu kimia berperan sangat penting dalam bidang kesehatan, karena kemajuan ilmu
kimia berperan dalam penemuan/eksperimen dan penelitian obat obatan untuk manusia.
2. Peranan kimia di bidang Pertanian
Kimia di bidang pertanian sangatlah penting pada era modern seperti ini. Kemajuan dari
ilmu kimia berperan dalam penemuan dan pembuatan komposisi baru pada pertanian seperti
pada pembuatan obat pembasmi hama yang notabene terdiri dari bahan-bahan kimia,
kemudian sekarang ini juga telah berkembang banyak jenis dari pupuk-pupuk kimia di pasaran
yang juga merupakan hasil dari kemajuan ilmu kimia di bidang pertanian.
3.Peranan Kimia di bidang Geologi
Peran ilmu kimia di bidang geologi adalah mempermudah geolog dalam mempelajari
kandungan material bumi seperti logam maupun minyak bumi dengan sifat-sifat kimia dari
berbagai material bumi dan teknik analisisnya.
4. Peranan kimia di bidang Hukum
sample hasil tes DNA, yang menggunakan ilmu kimia. Di Bidang Hukum Manfaat di
bidang hukum yaitu ketika terjadi kejahatan-kejahatan ataupun pembunuhan, dengan begitu
dibutuhkan.
5.Peranan kimia di bidang Pertenakan
Ilmu kimia pada bidang pertenakan sangat berperan khususnya untuk pertenakan di era
modern ini. Kemajuan dari ilmu kimia mendorong terobosan-terobosan baru yang dapat
meningkatkan nilai ekonomis dari hasil pertenakan ini, contohnya pada penggunaan hormon
penggemuk sapi yang tak lepas dari eksperimen-eksperimen kimia di dalam pembuatannya,
dan juga pada proses pengolahan dari limbah itu sendiri menjadi pupuk, dll yang di dalamnya
terkandung dari proses-proses pengolahan senyawa2 kimia seperti gas methana, ammonia dan
gas organik lainnya.
6.Peranan kimia di bidang Biologi
Peranan kimia di bidang biologi tak bisa dilepaskan, mengingat dari objek2 biologi yang
terdiri dari unsur2 senyawa kimia. Pembelajaran enzim, hormon, dll termasuk contoh dari
adanya peranan kimia di dalam ilmu biologi. Ilmu kimia bermanfaat untuk mempelajari
mekanisme metabolisme dalam sel-sel hidup, mempeljari peran senyawa-senyawa organik
seperti protein, lemak, karbohidrat dalam tubuh.
7. Peranan Kimia di bidang Industri
ilmu Kimia Penerapan ilmu Kimia di bidang industri, ilmu Kimia seringkali sangat
dibutuhkan. Mesin-mesin di industri membutuhkan logam yang baik dengan sifat tertentu yang
sesuai dengan kondisi dan bahan-bahan yang digunakan. Seperti semen, kayu, cat, beton, dsb.
dihasilkan melalui riset yang berdasarkan ilmu Kimia. Kain sintetis yang Anda gunakan juga
merupakan hasil penerapan.
8. Peranan Kimia di bidang Arsitektur
Kimia berperan penting dalam bidang arsitektur. Dengan kemajuan ilmu kimia maka
berkembang pula keragaman arsitektur, variasi model, dan bahan-bahannya. Bahan2-baham
baru hasil eksperimen dari berbagai senyawa kimia telah menghasilkan banyak komposisi di
bidang arsitektur, contohnya dengan adanya penggunaan semen, cat dinding dalam desain
pewarnaan,
Referensi :
http://spot-log.blogspot.co.id/2014/08/peranan- ilmu-kimia- di-berbagai- bidang.html
http://farisnoteindo.blogspot.co.id/2013/09/peran-kimia- bidang-industri- pertanian.html
http://rumus-ilmiah.blogspot.co.id/2014/08/hubungan- kimia-dengan- ilmupengetahuan.html
Label:
@B19-tri,
@B32-maman,
@C05-andes,
@tb04
Kimia Industri
Seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah bahan
baku dan/atau memanfaatkan sumber daya industri sehingga menghasilkan barang
yang mempunyai nilai tambah atau manfaat lebih tinggi, termasuk jasa industri.
Label:
@B03-zainudin,
@B13-dadang,
@C34-utama,
@tb04
Langganan:
Postingan (Atom)



