.

Tampilkan postingan dengan label @TB01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @TB01. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2017

Lingkungan Kimia













Lingkungan Kimia adalah studi ilmiah terhadap fenomena kimia dan biokimia yang terjadi di alam. Bidang ilmu ini dapat didefinisikan sebagai studi terhadap sumber, reaksi, transpor, efek, dan nasib zat kimia di lingkungan udara, tanah, dan air; serta efek aktivitas manusia terhadapnya. Kimia lingkungan adalah ilmu antardisiplin yang memasukkan ilmu atmosfer, akuatik, dan tanah, dan juga sangat bergantung dengan kimia analitik,ilmu lingkungan , dan bidang-bidang ilmu lainnya.
Kimia lingkungan pertama kali mempelajari bagaimana cara kerja lingkungan yang tak terkontaminasi, zat kimia apa dan berapa konsentrasi yang ada secara alami, dan apa efeknya. Tanpa hal ini, mustahil untuk mempelajari secara akurat efek manusia terhadap lingkungan dengan pelepasan zat kimia.
Pencemaran udara adalah suatu kondisi di mana kualitas udara menjadi rusak dan terkontaminasi oleh zat-zat, baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. Pencemaran udara biasanya terjadi di kota-kota besar dan juga daerah padat industri yang menghasilkan gas-gas yang mengandung zat di atas batas kewajaran. Rusaknya ata semakin sempitnya lahan hijau atau pepohonan di suatu daerah juga dapat memperburuk kualitas udara di tempat tersebut. Semakin banyak kendaraan bermotor dan alat-alat industri yang mengeluarkan gas yang mencemarkan lingkungan akan semakin parah pula pencemaran udara yang terjadi. Untuk itu diperlukan peran serta pemerintah, pengusaha dan masyarakat untuk dapat menyelesaikan permasalahan pencemaran udara yang terjadi
Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial, penggunaan pestisida, masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan, zat kimia, atau limbah. air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat. Jika suatu zat berbahaya telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya.
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Menurut Keputusan Menteri Negara Kepedudukan dan Lingkungan Hidup No.02/MENLH/I/1998, yang dimaksud dengan polusi/pencemaran air adalah masuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya. 
Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata. Di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, pencemaran air merupakan penyebab utama gangguan kesehatan manusia/penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di seluruh dunia, lebih dari 14.000 orang meninggal dunia setiap hari akibat penyakit yang ditimbulkan oleh pencemaran air.


 Referensi


Reaksi Kimia

Reaksi kimia adalah perubahan dalam struktur molekul. Reaksi ini bisa menghasilkan penggabungan molekul membentuk molekul yg lebih besar. Pembelahan molekul menjadi dua atau lebih molekul yg lebih kecil atau penataulangan atom atom dalam molekul.
Reaksi kimia merupakan suatu proses alam yg selalu menghasilkan antar ubahan senyawa kimia. Senyawa atau senyawa –senyawa awal yang terlibat dalam reaksi disebut sebagai reaktan. Reaksi kimia biasanya dikarakteristikan dengan perubahan kimiawi dan akan menghasilkan suatu atau lebih produk yg biasanya memiliki ciri-ciri berbeda dari reaktan. Secara kalasik reaksi kimia melibatkan perubahan yg melibatkan elektron dalam pembentukan dan pemutusan ikatan kimia walaupun pada dasarnya konsep uum rekasi kimia juga dapat diterapkan pada transformasi partikel-partikel elementer pada reaksi nuklir

 Jenis reaksi kimia
A.    Pembakaran adalah suatu reaksi dimana suatu unsur atau senyawa bergabung dengan oksigen membentu senyawa yg mengandung oksigen sedrhana
B.     Penguraian (sintesis) reksi dimana sebuah zat yg lebih komplek terbentuk dari dua atau lebih zat yg lebih sedrhana  bik unsur ataupun senyawa
C.     Penguraian adalah suatu reaksi dimana suatu zat dipecah menjadi zat-zat yg lebih sederhana
D.    Penggantian adalah suatu reaksi dimana sebuah unsur pindahan unsur lain dalam suatu senyawa
E.     Metatesis adalah suatu reaksi dimana terjadi pertukaran antara dua reaks
            Jika terjadi reaksi kimia dapat diamati 3 macam perubahan
·         Perubahan sifat
·         Perubahan susunan
·         Perubahan energi
Semua perubahan kimia tentu induk pada hukum pelestarian hukum energi dan pelestarian energi massa. Susunan senyawa kimia tertentu oleh hukum susunan pasti dan hukum perbandingan berbeda. Azas fundamental yg mendasari semua perubahan kimia merupakan daerah kimia teoritis,kolerasi antar konsep unsur dan senyawa dengan keempat hukum tersebut diperoleh dari teori adam dalton

Reaksi kimia sangat sering digunakan oleh para ahli teknik kimia untuk mensintesis senyawa baru dari sumber daya alam mentah di alam, seperti minyak bumi dan bijih-bijih mineral. Merupakan suatu hal yang penting untuk membuat reaksi yang seefisien mungkin, memaksimalkan hasil yang bisa diperoleh dan meminimalkan reagen yang dipakai, energi masuk dan energi keluar. Katalis biasanya digunakan untuk mengurangi energi aktivasi sehingga meningkatkan laju reaksinya.
Beberapa reaksi yang spesifik mempunyai penggunaan yang khusus. Misalnya, reaksi termit dipakai untuk menghasilkan cahaya dan panas pada piroteknik dan pengelasan. Meskipun reaksi ini lebih agak sulit dikontrol daripada reaksi-reaksi sebelumnya, tetapi alat-alat yang dibutuhkan jauh lebih sedikit dan sampai saat ini masih digunakan untuk memperbaiki jalur-jalur kereta api di tempat-tempat terpelosok.











Referensi

Sabtu, 21 Januari 2017

LIMBAH KIMIA YANG DIHASILKAN OLEH INDUSTRI



LIMBAH KIMIA YANG DIHASILKAN OLEH INDUSTRI

Limbah merupakan barang atau benda sisa dari kegiatan produksi dan tidak bermanfaat atau bernilai ekonomi lagi. Limbah itu sendiri dari tempat asalnya bisa beraneka ragam, ada yang limbah rumah tangga, limbah dari pabrik besar dan ada juga limbah dari kegiatan tertentu. Dan dalam dunia masyarakat yang semakin maju & modern, peningkatan akan jumlah limbah yang semakin meningkat. Logika yang mudah seperti ini; dahulunya manusia hanya memanfaatkan jeruk nipis untuk bisa mencuci piring, akan tetapi sekarang manusia sudah lebih memilih untuk menggunakan sabun untuk mencuci piring sehingga peningkatan limbah tak bisa dielakkan lagi.
Adapun pada kesempatan ini kita akan membahas beberapa contoh dari limbah industri atau ‘pabrik baik itu berupa cair, Pada maupun Gas, dan berikut ini merupakan beberapa contoh yang berhasil kami dapatkan dari beberapa sumber terpecaya, silahkan disimak:


1. Limbah Industri Cair


Description: Limbah Industri Cair
Limbah Industri Cair

Limbah industri cair merupakan limbah atau pencemaran yg di keluarkan oleh pabrik yg berbentuk cair, dan biasanya di buang langsung kesaluran perairan, kali atau pun selokan.
Contohnya :
Sisa pewarna pakaian cair, Pengawet cair, Kandungan Besi pada air, Kebocoran Minyak dilaut, Sisa bahan kimia dan masih banyak lainnya.

2. Limbah Industri Padat


Description: Limbah Industri PadatLimbah Industri Padat

Limbah Industri padat merupakan hasil buangan dari industri yg berupa padatan, lumpur ataupun bubur yg berasal dari suatu proses pengolahan, ataupun sampah yg dihasilkan dari kegiatan industri, serta dari tempat-tempat umum
Contohnya :
Plastik , kantong, Sisa Pakaian atau kain, sisa atau sampah elektronik, kertas, kabel, besi dan bbmasih banyak lagi contoh lainnya.

3. Limbah Gas


Description: Limbah GasLimbah Gas

Definisi Limbah Industri gas merupakan limbah yg disebabkan oleh sumber alami maupun sebagai hasil aktivitas manusia yg berbentuk molekul-molekul gas & pada umumnya memberikan dampak yang buruk terhadap kehidupan makhluk hidup dan lingkungan
Contohnya :
Pembakaran Pabrik, Kebocoran Gas, Asap, Dan masih banyak lagi.

Adapun contoh lainnya ialah sebagai berikut :

Limbah organik cair atau padat akan banyak dihasilkan oleh industri pengolahan makanan, sedangkan limbah anorganik seperti logam berat dihasilkan oleh industri tekstil, Industri yang melakukan proses pembakaran menghasilkan limbah gas.

MIND MAP


 Refrensi :
- http://www.seputarpendidikan.com/2016/03/macam-macam-limbah-industri-beserta-contohnya-lengkap.html
- Modul KPLI 01 Standard P

 

BIOTEKNOLOGI

Pengertian bioteknologi
pengertian bioteknologi dapat diartikan sebagai suatu ilmu terapan atau teknologi yang menggunakan atau memanfaatkan mahluk hidup sebagai komponen utama dalam pembuatan produk baik dalam bentuk barang maupun jasa yang berguna bagi kehidupan manusia.

Pengertian Bioteknologi Konvensional dan Contohnya
Bioteknologi konvensional atau biasa juga disebut bioteknologi tradisional adalah suatu penerapan bioteknologi yang telah digunakan sejak ilmu pengetahuan masih belum berkembang pesat, penggunaannya terbatas pada peran organisme melalui teknik fermentasi yang terjadi dalam skala kecil, dan prosesnya masih sangat sederhana. Adapun beberapa contoh penerapan bioteknologi konvensional dapat kita temui dalam proses pembuatan bahan pangan yang menerapkan teknik fermentasi seperti tape, anggur, tempe, oncom, kecap, tauco, dan lain sebagainya.
Pengertian Bioteknologi Modern dan Contohnya
Bioteknologi modern adalah penerapan bioteknologi yang telah menggunakan alat dan cara kerja yang canggih, dilakukan dalam keadaan bersih dan steril, kualitas produk lebih baik, dan kuantitas hasil produk yang dibuat lebih banyak.
Adapun dalam jenis bioteknologi ini, penerapan tidak hanya mengandalkan kerja mikroba melalui fermentasi, melainkan sudah bermain di ranah manipulasi terhadap susunan genetis mikroba yang digunakan, misalnya melalui penyusupan gen. Beberapa contoh penerapan bioteknologi modern antara lain kultur jaringan, pemuliaan tanaman melalui rekayasa transgenik.


referensi
https://oktavianipratama.wordpress.com/2013/02/21/pengertian-dan-jenis-bioteknologi/
http://dataiptek.blogspot.co.id/2013/02/cara-membuat-tempe.htmlhttps://www.scribd.com/doc/25474204/bioteknologi-pembuatan-tempe
http://jokowarino.id/langkah-langkah-melakukan-kultur-jaringan-untuk-budidaya-tanaman/http://www.modulbiologi.com/tahapan-kultur-jaringan-tanaman/

ILMU KIMIA

ILMU KIMIA


Ilmu 
Kimia adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi.
Ilmu kimia meliputi topik-topik seperti sifat-sifat atom, cara atom membentuk ikatan kimia untuk menghasilkan senyawa kimia, interaksi zat-zat melalui gaya antarmolekul yang menghasilkan sifat-sifat umum dari materi, dan interaksi antar zat melalui reaksi kimia untuk membentuk zat-zat yang berbeda.
Kimia kadang-kadang disebut sebagai ilmu pengetahuan pusat karena menjembatani ilmu-ilmu pengetahuan alam, termasuk fisika, geologi, dan biologi.
Sejarah Kimia 
Sejarah kimia dapat ditelusuri kembali sampai pada alkimia, yang sudah dipraktikkan selama beberapa milenia di berbagai belahan dunia.
Alkimiawan menemukan banyak proses kimia yang menuntun pada pengembangan kimia modern. Seiring berjalannya sejarah, alkimiawan-alkimiawan terkemuka (terutama Abu Musa Jabir bin Hayyan dan Paracelsus) mengembangkan alkimia menjauh dari filsafat dan mistisisme dan mengembangkan pendekatan yang lebih sistematik dan ilmiah. Alkimiawan pertama yang dianggap menerapkan metode ilmiah terhadap alkimia dan membedakan kimia dan alkimia adalah Robert Boyle (1627–1691). Walaupun demikian, kimia seperti yang kita ketahui sekarang diciptakan oleh Antoine Lavoisier dengan hukum kekekalan massanya pada tahun 1783. Penemuan unsur kimia memiliki sejarah yang panjang yang mencapai puncaknya dengan diciptakannya tabel periodik unsur kimia oleh Dmitri Mendeleyev pada tahun 1869.

Cabang Ilmu Kimia
·        Kimia analitik adalah studi yang melibatkan bagaimana kita menganalisis komponen kimia dalam sampel. Berapa banyak sebenarnya kafein dalam secangkir kopi? Adakah obat-obatan yang ditemukan dalam sampel urin atlet? Bagaimana tingkat pH kolam renang saya? Contoh bidang yang menggunakan kimia analitik meliputi ilmu forensik, ilmu lingkungan, dan pengujian obat. Kimia analitik dibagi menjadi dua sub cabang: analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif menggunakan metode / pemastian untuk membantu menentukan komponen zat (menjawab pertanyaan: apa?). Analisis kuantitatif di sisi lain, membantu untuk mengidentifikasi berapa banyak setiap komponen hadir dalam suatu zat (menjawab pertanyaan: berapa?).
·        Biokimia mempelajari senyawa kimiareaksi kimia, dan interaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup. Biokimia dan kimia organik berhubungan sangat erat, seperti dalam kimia medisinal atau neurokimia. Biokimia juga berhubungan dengan biologi molekularfisiologi, dan genetika. Di bawah payung utama biokimia banyak sub-cabang baru telah muncul dan banyak ahli kimia modern yang mungkin mengkhususkan diri di dalamnya. Beberapa disiplin ilmu ini meliputi:
1.      Enzimologi (studi tentang enzim)
2.      Endokrinologi (studi tentang hormon)
3.      Biokimia klinik (studi tentang penyakit)
4.      Biokimia molekuler (studi biomolekul dan fungsinya)
·        Kimia anorganik mengkaji sifat-sifat dan reaksi senyawa anorganik. Perbedaan antara bidang organik dan anorganik tidaklah mutlak dan banyak terdapat tumpang tindih, khususnya dalam bidang kimia organologam. Kimiawan di bidang ini fokus pada unsur-unsur dan senyawa lain selain karbon atau hidrokarbon. Sederhananya, kimia anorganik meliputi semua bahan yang tidak organik dan disebut sebagai zat tak-hidup - senyawa yang tidak mengandung ikatan karbon-hidrogen (CH). Senyawa yang dipelajari oleh ahli kimia anorganik meliputi struktur kristalminerallogamkatalis, dan sebagian besar unsur pada tabel periodik. Contohnya adalah kekuatan balok daya yang digunakan untuk membawa berat tertentu atau menyelidiki bagaimana emas terbentuk di bumi. Cabang kimia anorganik meliputi:
1.      Kimia bioanorganik (studi peran logam dalam biologi)
2.      Kimia koordinasi (studi senyawa koordinasi dan interaksi ligan)
3.      Geokimia (studi komposisi kimia bumi, batuan, mineral & atmosfer)
4.      Teknologi anorganik (sintesis senyawa anorganik baru)
5.      Kimia nuklir (studi bahan radioaktif)
6.      Kimia organologam (studi bahan kimia yang mengandung ikatan antara logam dan karbon – tumpangsuh dengan kimia organik)
7.      Kimia padatan / kimia material (studi pembentukan, struktur, dan karakteristik material fasa padat)
8.      Kimia anorganik sintesis (studi sintesis bahan kimia)
9.      Kimia anorganik industrial (studi material yang digunakan dalam industri. Contoh: pupuk)
·        Kimia organik adalah ilmu yang mempelajari senyawa karbon seperti bahan bakarplastikaditif makanan, dan obat-obatan. Berlawanan kimia anorganik yang berfokus pada masalah tak-hidup dan zat berbasis non-karbon, kimia organik berurusan dengan studi karbon dan bahan kimia dalam organisme hidup. Contohnya adalah proses fotosintesis di daun karena ada perubahan dalam komposisi kimia dari tanaman hidup. Cabang-cabang dari kimia organik melibatkan banyak disiplin ilmu yang berbeda termasuk studi ketonaldehidhidrokarbon (alkenaalkanaalkuna) dan alkohol.
1.      Stereokimia (studi struktur molekul 3-dimensi)
2.      Kimia medisinal (berurusan dengan perancangan, pengembangan dan sintesis obat-obatan farmasi)
3.      Kimia organologam (studi bahan kimia yang mengandung ikatan antra karbon dan logam)
4.      Kimia organik fisik (studi struktur dan reaktivitas dalam molekul organik)
5.      Kimia polimer (studi komposisi dan pembentukan molekul polimer)
·        Kimia fisik adalah studi tentang sifat fisik molekul, dan hubungannya dengan cara menyatukan molekul dan atom. Kimia fisik berurusan dengan prinsip-prinsip dan metodologi baik kimia dan fisika serta merupakan studi tentang bagaimana struktur kimia berpengaruh terhadap sifat fisik suatu zat. Contohnya adalah pembuatan brownies, karena ada pencampuran bahan serta menggunakan panas dan energi untuk mendapatkan produk akhir. Sub-cabang kimia fisik meliputi:
1.      Elektrokimia (studi interaksi atom, molekul, ion dan arus listrik)
2.      Fotokimia (studi efek kimia cahaya; reaksi fotokimia)
3.      Kimia permukaan (studi reaksi kimia pada permukaan)
4.      Kinetika kimia (studi laju reaksi kimia)
5.      Termodinamika/termokimia (studi hubungan panas dengan perubahan kimia)
6.      Mekanika kuantum/kimia kuantum (studi mekanika kuantum dan hubungannya dengan fenomena kimia)
7.      Spektroskopi (studi spektrum cahaya atau radiasi)

SUMBER