.

Tampilkan postingan dengan label @K25-syahida. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @K25-syahida. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Desember 2018

masalah yang ditimbulkan oleh limbah cair (usaha laundry)

diketik oleh syahida nur afini , @k25-syahida 
kata kunci : limbah cair , laundry 
Dengan meningkatnya jumlah usaha industri laundry yang menghasilkan limbah cair sisa penggunaan detergen, maka limbah cair laundry yang dihasilkan semakin banyak setiap harinya. Peningkatan jumlah limbah akibat pencucian pakaian yang dihasilkan ini memiliki dampak langsung kepada lingkungan apabila tidak dikelola dan diolah dengan baik karena limbah laundry ini dapat mencemari badan air dan tanah. (Nugroho dkk dalam Dessy, 2014)

Cara pembuangan air limbah laundry yang dilakukan secara langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu ke saluran air dapat menurunkan kualitas air dan mempengaruhi ekosistem perairan serta kesehatan manusia (Nurajijah dalam Yudisthira dalam Veini & Damayanti, 2012)

Menurut Sisyanreswari dkk (2014), bahwa masalah yang timbul akibat pemakaian deterjen terletak pada pemakaian jenis surfaktan dan gugus pembentuk, karena jenis surfaktan dan gugus pembentuk ini yang menentukan limbah yang dihasilkan dapat diuraikan atau tidak. Jika sulit untuk diuraikan maka dapat mengakibatkan eutrofikasi pada badan air penerima. Maka dari itu, perlu adanya pengolahan limbah laundry yang bertujuan untuk mengurangi dan mencegah dampak negatifnya pada lingkungan khususnya badan air.

Lalu menurut Stefhany dkk (2013), bahwa peningkatan industri pencucian pakaian dapat menimbulkan pencemaran air yang menyebabkan eutrofikasi, hal ini disebabkan oleh fosfat yang merupakan bahan penyusun utama deterjen, sehingga perlu dilakukan alternatif pengelolahan dan pengaplikasian yang efektif untuk mengolah limbah ini.

Pertumbuhan industri laundry ini memiliki efek samping yang kurang baik, air limbah laundry mengandung bahan kimia dengan konsentrasi yang tinggi antara lain fosfat, surfaktan, ammonia dan nitrogen serta kadar padatan terlarut, kekeruhan, BOD dan COD tinggi. Bahan kimia yang menjadi masalah pencemaran pada badan air tersebut disebabkan pemakaian deterjen sebagai bahan pencuci. (Gumelar dkk. 2015)

Berdasarkan kutipan diatas bahaya tentang limbah cair laundry jika dibuang begitu saja dapat menimbulkan berbagai macam masalah.

Daftar Pustaka
Stefhany,cut ananda., M.Sutisna dan K.Pharmawati .2013. Fitoremediasi phospat dengan menggunakan tumbuhan eceng gondok (eichhornia crassipes) pada limbah cair industri kecil pencucian pakaian (laundry). Vol 1. No.1, Febuari 2013. Pp 1-11 dalam https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/lingkungan/article/viewFile/137/623 (diakses 18 desember 2018)

Nugroho, Satyanur Y., S. Sumiyati dan M. Hadiwidodo. 2014. Penurunan kadar COD dan TSS pada limbah industri pencucian pakaian (laundry) dengan teknologi biofilm menggunakan media filter serat plastik dan tembikar dengan susunan random. Jurnal Teknik Lingkungan. Vol 3. No 2, 2014. Pp 1-6. Dalam https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/tlingkungan/article/view/5399/5181 (diakses 18 desember 2018)

Nurajijah, Laeli., D. Harjunowibowo dan Y. Radiyono. 2014. Pengaruh Variasi Tegangan pada Pengolahan Limbah Cair Laundry Menggunakan Proses Elektrolisis. Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika (JMPF). Vol 4. No 1, 2014. Pp 31-35. Dalam http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/fisika/article/view/5395/3811 (diakses 18 desember 2018)

Sisyanreswari, Hadinta., W. Oktiawan dan A. Rezagama. 2014. Penurunan TSS, COD, dan Fosfat Pada Limbah Laundry. Jurnal Teknik Lingkungan. Vol 3. No. 4, 2014. Dalam https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/tlingkungan/article/view/7133/6900 
(diakses 18 desember 2018)

Gumelar, Dalas., Y. Hendrawan dan R. Yulianingsih. 2015. Pengaruh Aktivator dan Waktu Kontak Terhadap Kinerja Arang Aktif Berbahan Eceng Gondok (Eichornia crossipes) Pada Penurunan COD Limbah Cair Laundry. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. Vol.3 No. 1, Februari 2015. Pp 15-23 http://www.jkptb.ub.ac.id/index.php/jkptb/article/view/242/206 (diakses 18 desember 2018)

Senin, 17 Desember 2018

teknologi hijau lingkungan

diketik oleh @k25-syahida 
Pengertian Teknologi Ramah Lingkungan

     Pengertian teknologi ramah lingkungan adalah sebuah metode atau sistem untuk mencapai tujuan tertentu yang mana dalam pelaksanaannya mengacu pada wawasan lingkungan dan atau memperhatikan kaidah-kaidah lingkungan di sekitarnya. Dari pengertian tersebut telah mengilhami lahirnya bermacam-macam teknologi terapan, yang aman sekaligus bersahabat dengan makhluk hidup ataupun alam di sekitarnya. Teknologi yang di maksud kini telah banyak beredar meliputi beberapa aspek dalam kehidupan manusia, termasuk dalam sektor elektronik konsumen. Di akui memang, untuk bisa mendapatkan teknologi ini dibutuhkan biaya cukup mahal bila dibandingkan membeli peralatan dengan teknologi konvensional. Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan bagi kita utamanya para pengembang untuk menciptakan teknologi hijau yang ramah akan lingkungan namun juga terjangkau harganya (murah).

Perubahan zaman yang semakin modern rupanya diikuti oleh menyusutnya kesadaran manusia untuk perduli kepada lingkungan. Walau sebenarnya, lingkungan atau alam sekitar kita yaitu salah satu faktor terpenting buat kehidupan. Atas dasar inilah manusia lalu terasa butuh untuk membuat teknologi ramah lingkungan. Apa yang disebut dengan teknologi ramah lingkungan? Teknologi yaitu semua hal yang di ciptakan secara sengaja oleh manusia melalui akal serta pengetahuannya untuk memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, ramah lingkungan artinya tidak mengakibatkan kerusakan pada lingkungan sebagai tempat tinggal manusia. Maka dengan cara yang sederhana, teknologi ramah lingkungan yaitu teknologi yang di ciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia namun tidak mengakibatkan kerusakan atau memberikan dampak negatif pada lingkungan di sekelilingnya.

 Teknologi seperti ini mesti mampu melindungi lingkungan. Caranya dapat beraneka ragam, contohnya kurangi polutan yang umumnya timbul dari alat-alat teknologi, memakai sumber daya alam dengan berimbang serta berkepanjangan, dan memberikan penanganan yang pas pada limbah-limbah yang barangkali dihasilkan dariteknologi tersebut . Prinsip dari teknologi yang ramah lingkungan ini ada enam, yakni Recycle, Recovery, Reduce, Reuse,Refine, serta Retrieve Energy. Refine artinya memakai bahan yang ramah lingkungan dan lewat sistem yang lebih aman dari teknologi sebelumnya.


B.   Manfaat Teknologi Ramah Lingkungan
Teknologi yang ramah pada lingkungan memberikan manfaat yang sangat besar buat kehidupan. Di bawah ini akan kita bahas beberapa contoh manfaat teknologi ramah lingkungan tersebut.
· Mengurangi jumlah limbah supaya tak berlebihan hingga dapat menghindar pencemaran lingkungan.
· Teknologi ini benar-benar efisien serta efektif dalam hal pemakaian sumber daya alam, hingga lingkungan juga bisa tetap terjaga dengan baik.
· Menekan biaya produksi/hemat. Memakai sumber daya alam untuk sisi dari teknologi dapat menghemat biaya, misalnya yaitu listrik tenaga surya yang cuma mengandalkan energi matahari tanpa dipungut biaya.
· Mengurangi resiko penurunan kondisi kesehatan makhluk hidup, terutama manusia.
Contoh Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan Dalam Kehidupan:
1.Mesin Tenaga Angin (Wind Power)
2.Mesin Tenaga Surya (Solar Power)
3.Hidroelektrik (Hydroelectricity)
4.Mobil Tenaga Listrik (Electric Car)
5.Sel Bahan Bakar (Fuel Cell)
6.Toilet Pengomposan (Composting Toilet)
C.  Beberapa Contoh Teknologi yang Ramah Lingkungan
1.  Memproduksi Minyak Secara Alami
Ada proses bernama thermo-depolymerization, suatu proses yang sama dengan bagaimana alam memproduksi minyak. Misalnya limbah berbasis karbon jika dipanaskan dan diberi tekanan tepat, mampu menghasilkan bahan minyak. Secara alamiah proses ini menbutuhkan waktu jutaan tahun. Dari eksperiman yang sudah-sudah, kotoran ayam kalkun mampu memproduksi sekitar 600 pon petroleum.

2. Menanami Atap Rumah

Konsep ini diilhami dari Taman Gantung Babilonia yang masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia. Istana Babilonia terdiri atas atap yang ditanami aneka flora, juga balkon dan terasnya. Taman atap ini mampu menyerap panas dan mengurangi karbon dioksida. Bayangkan jika burung-burung dan kupu-kupu beterbangan di sekitar rumah hijau kita.

3 Konversi Panas Laut

Media pengumpul tenaga surya terbesar di bumi ini adalah air laut. Departemen Energi Amerika Serikat (AS) menyebut, laut mampu menyerap panas surya setara dengan energi yang dihasilkan 250 miliar barel minyal per hari. Ada teknologi bernama OTEC yang mampu mengkonversikan energi termal laut menjadi listrik. Perbedaan suhu antar permukaan laut mampu menjalankan turbin dan menggerakan generator. Masalahnya, teknologi ini masih kurang efisien.




4. Tenaga Hidrogen

Bahan bakar hidrogen dianggap sebagai bahan bakar alternatif bebas polusi. Energi dihasilkan dari perpaduan antara hidrogen dan oksigen. Problemnya adalah bagaimana hidrogen itu dihasilkan. Molekul seperti air dan alkohol harus diproses dulu untuk mengekstraksi hidrogen sehingga menjadi sel bahan bakar. Proses ini juga membutuhkan energi besar. Namun setidaknya ilmuwan sudah mencoba membuat laptop serta peranti lain dengan tenaga fuel cell.




5.  Tenaga Surya
Energi surya yang sampai di bumi terbentuk dari photon, dapat dikonversikan menjadi listrik atau panas. Beberapa perusahaan dan perumahan sudah berhasil menggunakan aplikasi ini. Mereka memakai sel surya dan termal surya lain sebagai media pengumpul energi.

Senin, 10 Desember 2018

WUJUD GAS

Disusun Oleh : @Kel-Ko8, @K20-Ghina, @K25-Syahida, @K27-Lulu


ABTRAK
Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita mengenal yang namanya wujud zat, setiap benda yang ada disekitar kita berbentuk padat, cair, dan gas. Lalu apakah kalian tau apa itu wujud zat? Mari kita bersama belajar mengenai wujud zat. Artikel berikut akan membahas mengenai wujud zat.
KATA KUNCI: wujud zat, cair, padat, gas, perubahan zat

Sabtu, 08 Desember 2018

industri hijau



diketik oleh : k25-syahida
Abstrak
Industry hijau adalah industry yang dalam proses produknya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan insutri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
Kata kunci : industry hijau, lingkungan
Industri Hijau adalah sebuah icon industri yang harus dipahami dan dilaksanakan, yaitu industri yang dalam proses produksinya menerapkan upaya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Seiring dengan hal tersebut maka diperlukan dukungan berbagai teknologi: untuk menghasilkan bahan baku tanpa membahayakan kelestarian sumberdaya alam, untuk mengolah bahan baku secara efisien (zero waste), untuk menyediakan energi alternatif pensubstitusi energi fosil, untuk menyediakan bahan pembantu alternatif, serta untuk menangani limbah industri. Inovasi teknologi yang berbasis nanoteknologi dan bioteknologi akan menjadi bagian yang dapat mempercepat realisasi konsep industri hijau tersebut. Selain itu, diperlukan langkah bijak untuk menjaga keseimbangan sumber daya alam dengan melakukan manajemen lingkungan.
Industri hijau dapat di capai antara lain :
1. Meningkatkan proses pengawasan
2. Teknologi bersih
3. Perubahan bahan baku
4. Modifikasi produk
5. Daur ulang bahan
6.produk hasil samping

Manfaat penerapan industri hijau
1. Meningkatkan image perusahaan
2. Meningkatkan kinerja perusahaan
3. Terbukanya peluang pasar baru
4. Mempermudah akses pendanaan

Strategi industri hijau ialah mengembangkan kerja sama internasional terkait perumusan kebijakan dan perdanaan dalam pembangunan dan pengembangan industri

Mengembangkan Industri hijau membutuhkan dukungan dari semua pihak yaitu pelaku industri, pemerintah dan masyarakat.
Tantangan:
1.Dibutuhkan Penggantian/modifikasi mesin industriàuntuk

mengganti/modifikasi mesin dibutuhkan investasi, sementara
bunga komersial perbankkan nasional tinggi(14%) serta tidak
adanya industry permesinan nasional;

2.Dibutuhkan penghargaan bagi kalangan industry yang telah mewujudkan industry hijau, misal: pemberian kompensansi dalam bentuk bantuan dana; bantuan teknis dll untuk meningkatkan upaya perbaikan;
3.Perlu dirumuskan pola insentif bagi industry yang telah menerapkan industry hijau.

Daftar pustaka
1. Anonim. 2016. Kemenperin Dorong Pengembangan Industri Hijau. Indonesia: Kemenperin.
http://www.kemenperin.go.id/artikel/6227/Kemenperin-Dorong-Pengembangan-Industri-Hijau
2.Anonim. 2016. Industri Hijau. Indonesia: DocSlide.
3. Anonim. 2016. Menperin Terbitkan Pedoman Standar Industri Hijau. Indonesia: Kemenperin.
4. Hidayat.Atep Afia dan Kholil Muhammad. 2018. Kimia dan pengetahuan lingkungan industri. Wahana Resolusi. Jakarta 


Senin, 03 Desember 2018

kimia hijau


diketik oleh :@k25-syahida 

Abstrak

kimia hijau merupakan bidang kimia yang berfokus pada pencegahan polusi. Pada awal 1990-an, green chemistry mulai dikenal secara global setelah Environmental Protection Agency (EPA) mengeluarkan Pollution Prevention Act yang merupakan kebijakan nasional untuk mencegah atau mengurangi polusi. Green chemistry merupakan pendekatan untuk mengatasi masalah lingkungan baik itu dari segi bahan kimia yang dihasilkan, proses ataupun tahapan reaksi yang digunakan. Konsep ini menegaskan tentang suatu metode yang didasarkan pada pengurangan penggunaan dan pembuatan bahan kimia berbahaya baik itu dari sisi perancangan maupun proses. Bahaya bahan kimia yang dimaksudkan dalam konsep green chemistry ini meliputi berbagai ancaman terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, termasuk toksisitas, bahaya fisik, perubahan iklim global, dan penipisan sumber daya alam.

kimia hijau adalah berbagai teknik dan metodolgi kimia yang berusaha mengurangi atau menghilangkan penggunaan atau produksi bahan mentah, produk, produk samping, pelarut, reagensia,dan sebagainya yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungannya dimana mulai mendapatkan perhatian besar dari berbagai pihak, dimulai dari bahan dan proses kimia yang dirancang untuk mengurangi atau menghilangkan dampak negatif bagi lingkungan.
Kata kunci : kimia hijau
12    Prinsip Kimia Hijau :

1.      pencegahan pencemaran Contoh : limbah transportasi, penyimpanan, dan perawatan.
2.      ekonomi atom Contoh : mengembangkan bahan awal menjadi produk lebih efisien dan meminimalkan limbah.
3.      meminimalkan sintesis kimia yang toksis Contoh : desain produk dengan mengurangi reagen bila memungkinkan dan meminimalisir limbah.
4.      mendiseain produk kimia dengan toksisitas yang sekecil mungkin
5.      penghematan pelarut dan senyawa pembantu
6.      penghematan energi
7.      penggunaan bahan yang dapat diperbaharui
8.      menghemat derivative
9.      penggunaan katalis
10.  desain degradasi produk
11.  analisis pencegahan pencemaran
12.  meminimalkan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja


Untuk dapat tercapainya konsep kimia hijau ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain :
1. Meminimalisasi limbah yang dihasilkan
2. Menggantikan perekasi kimia dengan katalis
3. Menggunakan bahan-bahan non toksis
4. Menggunakan bahan baku yang dapat diperbaharui (renewable)
5. Mengurangi atau me-efisienkan bahan-bahan kimia yang digunakan
6. Mengurangi atau tidak menggunakan pelarut (bebas pelarut) atau menggunakan pelarut yang dapat di daur ulang

Kimia Hijau Terhadap Masalah yang ada Di Dunia
1.Kekurangan energi
Masalah kekurangan energi di dunia, dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tak dapat diperbaharui dan berpotensi merusak lingkungan seperti karbondioksida, menipisnya lapisan ozon, dampak penambangan serta bahan beracun di sekitar kita.Untuk masalah kekurangan energi ini Green chemistry dapat menjadi pendorong dalam pembuatan energi alternative seperti photovoltaics, rekayasa bahan bakar hidrogen, bahan bakar nabati atau biologis dan yang lainnya.Selain itu gerakan Green Chemistry lain ialah meningkatkan pemakaian katalis yang tepat dan mampu mengefisienkan pemakaian energi. Sebab jika alur proses sintesis dapat dipotong otomatis pemakaian energi dapat dihemat.
2.Perubahan iklim Global
Perubahan iklim, kenaikan suhu lautan , kimia stratosfir, dan pemanasanglobal adalah bidang kajian yang digarap oleh teknologi green chemistry
3.Sumber daya alam yang kian menipis
Eksploitasi yang berlebihan atas sumber daya alam tak terbaharui,menyebabkan ketidakseimbangan pada skala yang memprihatinkan .Oleh karena itu pemakaian bahan bakar fosil menjadi isu utama dalam kajian Green Chemistry.Upaya-upaya yang dapat dilakukan melalui Green Chemistry ialah sintesis bahan bakar yang dapat diperbaharui secara berkesinambungan baik dari segi ekonomi dan teknologi seperti: Teknologi biomassa, Teknologi nanosains, Biosolar, Efisiensi Karbondioksida , Zat chitin dan Pengolahan Limbah.
4.Kekurangan pangan
Ketika terjadi kelangkaan pangan maka aliran distribusi pun melemah.Sayangnya metoda pertanian sekarang ini tak mampu lagi mengatasi masalah pangan di masa mendatang. Untuk itu perlu adanya metoda baru dalam mengatasi masalah pangan ini dan Green chemistry secara sains dapat berperan dalam teknologi produksi makanan masa depan dengan cara:
- Pertama, mengembangkan sejenis pestisida yang hanya berpengaruh pada organisme yang menjadi target dan dapat secara mudah terdegradasi menjadi zat tak berbahaya.
- Kedua, mendesain proses daur ulang sisa-sisa produk pertanian untuk dapat diolah kembali. Ketiga Menbuat sejenis fertilizer (anti pertumbuhan) yang digunakan dengan takaran sesedikit mungkin dengan tingkat keberhasilan tinggi.


5. Lingkungan kita yang semakin terpolusi
Penerapan Green Chemistry pada sendi-sendi penelitian dan proses produksi yang dilakukan secara konsisten dan tepat, dapat mengurangi bahkan menghilangkan senyawa beracun yang berdampak manusia, biosfir dan lingkungan sekitar.


Kesimpulan
11
Konsep   kimia   hijau   dalam   upaya   pelestarian   kehidupun   yang   sangat
menarik ini diharapkan tidak hanya berhenti dalam tulisan dan hanya dipelajari
dalam   bangku   perkuliahan   saja.   Namun   dapat   menjadi   modal   dalam   hal
pengaplikasian   dan   penelitian-penelitian   baru   terkait   kimia   yang   ramah
lingkungan. Selain itu diperlukan pula sosialisasi mengenai kimia hijau kepada
seluruh kalangan masyarakat sesuai dengan tingkat kebutuhannya sehingga akan
lebih   mempercepat   tercapainya  tujuan   dari  kimia   hijau  dalam  seluruh   aspek
kehidupan.


Daftar pustaka
Syawal, Amri. 2016. Kimia Hijau Green Chemistry. https://amrysyaawalz.wordpress.com/2016/04/09/kimia-hijau-green-chemistry/ (di unduh 3 desember 2018)
Anonym.2015.kimia hijau.http://bptba.lipi.go.id/bptba3.1/?lang=id&u=blog-single&p=343 (di unduh 3 desember 2018)
  



STRUKTUR MOLEKUL DAN IKATAN VALENSI

Disusun Oleh : @Kel-K08 (@K20-Ghina, @K25-Syahida, @K27-Lulu)

ABSTRAK
Molekul ialah kumpulan dari dua atom atau lebih yang berada di dalam susunan tertentu, ia terikat oleh ikatan kimia atau gaya kimia dapat berupa atom-atom sejenis atau yang berlainan jenisnya. Berdasarkan jenis atom yang menyusunnya, molekul dibedakan menjadi molekul unsur dan melekul senyawa.
Kata Kunci : Struktur Molekul, Unsur

Rabu, 21 November 2018

pencemaran air

di ketik oleh : @k25- syahida 



Abstrak
Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan. Makhluk hidup di muka bumi ini tak dapat terlepas dari kebutuhan akan air. Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya di bumi tidak ada air. Namun demikian, air dapat menjadi malapetaka bilamana tidak tersedia dalam kondisi yang benar, baik kualitas maupun kuantitasnya. Air yang relatif  bersih sangat didambakan oleh manusia, baik untuk keperluan hidup sehari-hari, untuk keperluan industri, untuk kebersihan sanitasi kota, maupun untuk keperluan pertanian dan lain sebagainya. Kita harus mempunyai strategi pengendalian pencemaran air Strategi pengendalian pencemaran air merupakan upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan terjadinya pencemaran air serta pemulihan kualitas air sesuai kondisi alaminya sehingga kualitas air sungai terjaga sesuai dengan peruntukkannya.

Kata kunci : pencemaran air
Pencemaran air  masukan atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain kedalam air atau udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.  Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan.
Ciri-ciri air yang tercemar      
  1.     Terjadi perubahan pada warna, bau, dan juga rasa. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa air yang murni dan sehat atau bersih adalah air yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Sehingga apabila kita menemukan air yang berwarna, berbau, dan berasa ini ada kemungkinan air tersebut telah tercemar.
  2.        Meningkatnya radioaktivitas pada air. Salah satu tanda air yang tercemar lainnya adalah meningkatnya radioaktivitas dari air tersebut. Radioaktivitas sendiri merupakan proses timbulnya zat- zat radiaoktif. Zat- zat radioaktif ini dapat kita temui di berbagai kegiatan. Apabila produksi zat radiaoktif di dalam air meningkat, maka hal ini akan menyebabkan kerusakan biologis pada air tersebut apabila tidak segera dilakukan proses penanganan yang tepat.
  3.        Memiliki pH yang tidak normal. pH normal yang dimiliki air yakni antara 6,5 – 7,5. Apabila air mempunyai pH diatas atau dibawah pH tersebut maka bisa dikatakan bahwa air tersebut telah terkontaminasi oleh polutan.


Penyebab Pencemaran Air Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
  1. ·         Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
  2. ·         Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
  3. ·   Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berattoksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.

Dampak pencemaran air
         1. Menurunkan jumlah oksigen

Air yang tercemar mengandung berbagai macam larutan yang akan menghalangi sinar matahari masuk ke dalam air tersebut. Hal ini akan berakibat tumbuhan- tumbuhan air kesulitan melakukan proses fotosintesis. Fotosintesis pada tumbuhan akan menyebabkan tumbuhan tersebut memproduksi oksigen. Apabila tumbuhan terhalang melakukan fotosintesis, hal ini akan menyebabkan air mendapatkan oksigen yang hanya sedikit
2.  Mematikan binatang- binatang yang ada di air

Masih dalam kaitan dampak pencemaran air yang menurunkan jumlah oksigen, dampak ini akan diikuti oleh matinya binatang- binatang air. Hal ini karena binatang air bernafas menggunakan oksigen. Ketika jumlah oksigen yang tersedia di dalam air menurun, otomatis binatang akan kesulitan untuk bernafas. Hal ini akan berakibat matinya binatang- binatang air karena tidak meperoleh oksigen untuk bernafas.
·                3.  Meningkatkan kecepatan reaksi kimia
Air yang tercemar adalah air yang telah mengandung aneka bahan polutan. Banyak jenis polutan yang merupakan bahan- bahan kimia. Ketika air banyak mengandung bahan kimia, hal ini akan meningkatkan kecepatan reaksi kimia yang terjadi di dalam air.
·                 4. Mengganggu kehidupan binatang dan tumbuhan
Air yang tercemar jelas akan mengganggu kehidupan semua makhluk hidup, baik yang berada di darat maupun di air,baik berpa manusia, binatang, maupun tumbuh- tumbuhan. Air yang tercemar akan diminum pleh makhluk hidup yang tinggal di daratan. Hal ini akan menyebabkan berbagai polutan masuk ke dalam perut sehingga menimbulkan rasa sakit. Dan untuk binatang serta tumbuhan air, jelas akan terganggu karena air merupakan habitat dari tumbuhan dan bintang air tersebut.
·                5. Mengganggu kesuburan tanah
Air yang tercemar jelas akan mengganggu kesuburan tanah. Hal ini karena air akan meresap ke tanah yang ada di sebelah kanan atau kiri. Hal ini berakibat tanah tersebut ikut mengandung berbagai zat polutan. Jika tanah telah tercemar zat polutan, otomatis tanah tersebut tidaklah subur.
Kesimpulan
pencemaran air merupakan masalah yang sangat serius dan memerlukan kerjasama semua pihak untuk menangani masalah ini supaya kita mendapat sumber air yang bersih dan dapat hidup dalam persekitaran yang tiada pencemaran air. Langkah-langkah yang tertentu perlu dijalankan sepanjang tahun supaya dapat mencapai tahap yang lebih efektif. Oleh itu,semua pihak termasuk pihak individu ataupun pihak kerajaan,kita semua perlu berusaha mengatasi masalah ini bersama dan seterunya.





Herlambanghari.2006.pencemaran air dan strategi penanggulan.http://scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:GbF5YEMRaD4J:scholar.google.com/+dampak+pencemaran+air&hl=id&as_sdt=0,5 (di unduh 20 november 2018)
Anonim.2017.pencemaran air.

Senin, 19 November 2018

IKATAN KIMIA


OLEH: KEL-K08
ABSTRAK         
   Ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya Tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomic atau poliatomik menjadi stabil. Berdasarkan cara kombinasi dari unsur logam dan unsur nonlogam, Ikatan kimia dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
KATA KUNCI: ikatan kimia

Minggu, 11 November 2018

MODEL MODEL ATOM

Disusun Oleh : @Kel-K08, @K20-Ghina, @K25-Syahida, @K27-Lulu

ABTRAK

Sampai sekarang tak ada alat yang mampu untuk melihat bagaimana bentuk dan susunan atom. Penyelidikan dilakukan dengan mengamati fenomena yang ditimbulkannya. Setelah diamati ternyata atom mempunyai sifat listrik. Atom tersusun dari partikel-partikel penyusun yang terdiri dari electron, proton, dan neutron. Dalam artikel ini akan sedikit membahas tentang struktur atom dan model atom

Sabtu, 10 November 2018

jaga lingkungan dari pencemaran udara!!

diketik oleh ; @k25-syahida
abstrak 
udara yang bersih yang dihirup dengan manusia dan hewan merupakan gas yang tidak tampak , tidak bau , tidak berwarna maupun berasa. udara yang benar benar bersih sulit di dapatkan apalagi di kota besar  karna sekarang semakin banyak polusi polusi industri dan lalu lintas yang padat faktor ini bisa di sebut juga dengan pencemaran udara. pencemaran udara bisa merusak lingkungan dan kehidupan manusia, kerusakan lingkungan berarti berkurangnya daya dukung alam terhadap kehidupan yang pada gilirannya akan mengurangi kualitas hidup manusia secara keseluruhan. di lingkungan rumah bisa berdampak pada tanaman - tanaman di rumah , dan membuat anak anak / orang dewasa menimbulkan penyakit batuk- batuk dan sesek nafas.

kata kunci : pencemaran udara , lingkungan 

pencemaran udara adalah  suatu keadaan dimana terdapat substansi fisik, biologi, atau kimia di lapisan udara bumi (atmosfer) yang jumlahnya membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia dan mahluk hidup lainnya. Kondisi polusi udara dapat mengakibatkan kerugian bagi semua mahluk hidup di bumi, khususnya manusia. Pencemaran udara dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan bahkan menyebabkan berbagai kerusakan pada alam secara keseluruhan. Pencemaran udara tidak terjadi begitu saja, ada beberapa faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya polusi udara tersebut. Pencemaran udara bisa terjadi secara alami, namun sebagian besar polusi udara terjadi karena adanya campur tangan manusia. 

penyebab pencemaran udara pada lingkungan

1. Lalu lintas
Di era modern ini sebagian besar orang memilih untuk membeli kendaraan sendiri seperti mobil dan motor. Dari tahun ke tahun jumlah kendaraan di Indonesia pun semakin meningkat sehingga menimbulkan kemacetan di jalan raya seperti yang terjadi di Jakarta dan kota besar lainnya. Tidak hanya berdampak pada kemacetan namun kendaraan bermesin yang semakin banyak juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan polusi udara. Kendaraan bermesin biasanya menggunakan bahan bakar diesel atau bensin untuk menghasilkan energi agar kendaraan dapat beroperasi.
Secara teori dalam minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar tersebut mengandung senyawa hidrokarbon yang kemudian dibakar menghasilkan senyawa karbondioksida dan air. Namun pada kenyataannya mesin tidak dapat membakar hidrokarbon hingga bersih sehingga kenalpot kendaraan mengeluarkan zat-zat berbahaya yang menyebabkan pencemaran udara lebih parah.
2. Pembangkit listrik
Sebagian pembangkit listrik konvesional masih menggunakan bahan batu bara, gas dan minyak untuk menghasilkan energi listrik. Seperti pada kendaraan bermesin dalam prakteknya proses pembakaran pada pembangkit listrik terjadi secara tidak sempurna sehingga menghasilkan gas berbahaya yang menyebabkan pencemaran udara. Gas berbahaya tersebut adalah Sulfur dioksida, Nitrogen oksida, Carbon dioksida dan partikulat. Senyawa – senyawa tersebut juga sangat berperan dalam terjadinya pemanasan global.
3. Letusan gunung berapi
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak gunung berapi sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi bencana alam letusan gunung berapi. Salah satunya adalah letusan gunung kelud yang terjadi pada tahun lalu. Letusan gunung kelud tersebut merupakan salah satu letusan gunung berapi yang memberikandampak letusan gunung merapi menjadi pencemaran udara, banyak abu vulkanik yang bertaburan dimana-mana. Dalam abu vulkanik tersebut diketahui mengandung logam seperti timah, tembaga, seng, krom besi dan silika. Gas dan abu vulkanik akibat letusan gunung tersebut selain menganggu aktifitas sehari – hari juga dapat menganggu kesehatan pernafasan kita.
4. Industri atau pabrik
Di era modern ini banyak sekali pabrik atau industri yang berdiri di setiap sudut kota. Cerobong – cerobong asap pabrik berdiri kokoh mengepulkan asap sisa pembakaran setiap harinya. Beberapa industri menghasilkan polutan yang sangat berbahaya, diantaranya adalah industi pembuatan plastik, semen, alumunium, baja dan industri kimia sejenisnya. Karbon monoksida, Hidokarbon dan senyawa organik merupakan polutan yang biasa dihasilkan oleh pabrik yang akan mempercepat proses terjadinya efek rumah kaca.
5.Timbunan sampah
Timbunan sampah dapat menyebabkan berbagai masalah bagi kehidupan kita, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagian besar penduduk perkotaan membuang sampah rumah tangga mereka ke tempat pembuangan akhir atau TPA. Sampah yang mengunung di tak jarang TPA membuat daerah sekitarnya menjadi tidak nyaman karena pencemaran udara yang ditimbulkannya. Sampah-sampah organik akan membusuk dan menghasilkan bau tidak sedap karena gas metana.
6.Pertanian
Di zaman sekarang ini agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan sehat perlu diberikan pupuk dan obat anti hama seperti insektisida dan pestisida. Akan tetapi penggunaan bahan-bahan tersebut memiliki dampak yang tak baik bagi lingkungan. Pada insektisida, pestisida dan pupuk pertanian di dalamnya mengandung amonia atau NH3 yang sangat berbahaya bagi atmosfer. Dan tidak hanya menimbulkan pencemaran udara saja amonia tersebut juga dapat menyebabkan polusi air. Amonia ini memiliki pengaruh tidak baik baik bagi kesehatan, salah satu penyakit yang ditimbulkan karena amonia adalah bronkitis.

dampak buruk pencemaran udara 


a. Menganggu kesehatan
Substansi pencemaran atau polutan yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh kita melalui sistem pernafasan.pencemaran udara merupakan salah satu pembunuh terbesar di dunia. jika pada saat itu keadaan udara penuh polusi maka tubuh akan mudah terserang infeksi pernafasan yang serius seperti asma, bronkitis, silikosis dll. Partikulat berukuran besar kemungkinan akan tertahan di saluran pernafasan bagian atas, sedangakan partikulat kecil atau gas akan masuk ke saluran pernafasan bagian bawah hingga mencapai paru – paru dan itulah yang menyebabkan tumbuhnya bibit penyakit.
 b. Menganggu pertumbuhan tanaman
Meskipun tanaman mampu mengurangi polusi udara namun kesehatan tanaman juga bisa terganggu karena polusi udara, jadi keduanya saling mempengaruhi. Tanaman yang tumbuh di daerah dengan cemaran lingkungan tinggi akan mudah terkena penyakit. Beberapa penyakit yang mudah menyerang tanaman pada daerah berpolusi adalah klorosis, nekrosis dan bintik hitam.


Solusi untuk Masalah Pencemaran Udara
  1. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bersih bebas polusi.
  2. Menumbuhkan kesadaran para pengusaha agrobisnis agar menjalankan bisnisnya dengan baik dan benar.
  3. Penegakan peraturan perundang-undangan tentang lingkungan.
  4. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan polutan sehingga berkontribusi dalam terjadinya pencemaran lingkungan.
  5. Untuk pabrik atau industri sebaiknya melakukan penyaringan asap dengan terlebih dahulu sebelum asap dikeluarkan ke udara bebas agar mengurangi potensi terjadinya pencemaran lingkungan.
  6. Mengalirkan gas buangan ke dalam air atau ke dalam larutan pengikat terlebih dahulu. Atau cara lain dengan menurunkan suhu sebelum gas dibuang ke udara bebas.
  7. Menggunakan alat dan bahan yang ramah lingkungan dalam aktifitas sehari-hari kita.

daftar pustaka 

  1. siregar.abm.2005.(pencemaran udara).https://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/32746058/hutan-edi_batara13.pdf?AWSAccessKeyId=AKIAIWOWYYGZ2Y53UL3A&Expires=1541841792&Signature=XyYFRPYaOC0SzuJTYeDzgdg7Prs%3D&response-content-disposition=inline%3B%20filename%3DHutan-edi_batara13.pdf 
  2. keman.soedjajadi.2005 (kesehatan perumahan dan pemukiman). https://scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:8EBVO_uNW_UJ:scholar.google.com/+pencemaran+udara+lingkungan&hl=id&as_sdt=0,5 
  3. kusminingrum.nanny.2008.POLUSI UDARA AKIBAT AKTIVITAS KENDARAAN BERMOTOR
  4. anonim.2015.penyebab percemaran udara. https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/udara/penyebab-pencemaran-udara 
  5. anonim.2015.dampak pencemaran udara.https://airformation.weebly.com/lingkungan-dan-ekosistem/dampak-pencemaran-udara-terhadap-lingkungan-ekosistem