.

Tampilkan postingan dengan label @T26-Atharic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @T26-Atharic. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Desember 2021

KONSEP DASAR ENERGI HIJAU - Atharic Alfadh (@T26-Athharic)

 

KONSEP DASAR ENERGI HIJAU

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)


Abstrak

Istilah energi hijau tidak hanya mencakup sumber energi terbarukan tetapi dapat diperluas untuk mencakup konservasi energi (contohnya energi hijau juga dipakai untuk menyebut bangunan yang dibangun dengan cara agar tetap dingin di siang hari dan tetap panas di malam hari melalui desain arsitektur yang tidak mengandalkan AC atau sistem.

Kata Kunci : Energi Hijau, sumber, pengertian.


Abstract

The term green energy does not only include renewable energy sources but can be expanded to include energy conservation (for example green energy is also used to refer to buildings that are constructed in a way to keep them cool during the day and hot at night through architectural designs that do not rely on air conditioning or systems). 

Keywords: Green Energy, sources, understanding.


Latar Belakang

Perkembangan kebutuhan energi berbanding lurus dengan perkembangan teknologi. Semakin pesatnya perkembangan teknologi khususnya dunia digitalpun membuat kebutuhan masyarakat akan listrik akan meningkat pula. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa listrik bisa dikatakan sebagai salah satu kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini. Kebutuhan listrik semakin bertambah dengan meningkatnya pertumbuhan populasi penduduk setiap tahun. Dengan demikian, diperlukan alternatif pembangkit baru yang bisa mengakomodasi kebutuhan listrik masyarakat salah satunya adalah pembangkit listrik tenaga angin. Di negara berkembang seperti Indonesia, idealnya pertumbuhan listrik 2-2,5 kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi. Kenyataannya, saat ini pertumbuhan listrik 7-8 persen. Jika pertumbuhan ekonomi 7 persen, idealnya pertumbuhan sekitar 14 persen per tahun Di Indonesia, angin adalah energi yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan listrik. Angin sebagai salah satu energi hijau merupakan salah satu jawaban dari masalah kekurangan pasokan listrik dan isu lingkungan yang ada saat ini. Oleh karena itu diperlukan eksplorasi lebih dalam tentang pemanfaatan energi angin ini. Pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) adalah pembangkit yang memanfaatkan energi angin sebagai penggeraknya. Pemanfaatan energi angin yang belum optimal memungkinkan pemenuhan kebutuhan energi dari energi yang terbarukan ini. Penambahan PLTB pada sistem akan mempengaruhi sistem yang sudah ada. Untuk mengetahui pengaruh sistem dangan mengintegrasikan PLTB pada program aliran daya diperlukan studi aliran daya untuk mengetahui dampak yang akan ditimbulkan pada sistem dengan adanya penambahan pembangkit baru.


Pembahasan 

  1. Pengertian Energi Hijau

Energi hijau adalah energi yang dihasilkan dari sumber energi yang lebih ramah lingkungan (atau "hijau") dibandingkan dengan bahan bakar fosil (batubara, minyak, dan gas alam). Karena itulah energi hijau mencakup semua sumber energi terbarukan (surya, angin, panas bumi, biofuel, tenaga air), dan menurut definisi juga harus mencakup energi nuklir meskipun ada banyak penggiat lingkungan yang menentang gagasan mengenai energi nuklir masuk ke dalam energi hijau karena nuklir memiliki masalah limbah, dan efeknya yang berbahaya terhadap lingkungan.


Terminologi energi hijau diciptakan untuk memisahkan bahan basar fosil yang mengakibatkan tingkat polusi yang tinggi dengan bahan bakar lainnya yang mengakibatkan polusi lebih rendah dan ramah lingkungan seperti pada sumber energi terbarukan. Perubahan iklim telah menjadi ancaman global, dan dunia perlu menemukan pilihan energi bersih (lebih sedikit emisi), dan dengan demikian energi hijau penting untuk terus berkembang. Energi hijau masih tidak cukup kuat untuk bersaing dengan bahan bakar fosil. Hal ini terutama karena energi hijau masih menjadi pilihan energi yang secara signifikan lebih mahal dibandingkan dengan bahan bakar fosil, dan dengan demikian banyak negara, terutama negara berkembang, tetap menggunakan bahan bakar fosil yang lebih murah seperti batubara.


Istilah energi hijau tidak hanya mencakup sumber energi terbarukan tetapi dapat diperluas untuk mencakup konservasi energi (contohnya energi hijau juga dipakai untuk menyebut bangunan yang dibangun dengan cara agar tetap dingin di siang hari dan tetap panas di malam hari melalui desain arsitektur yang tidak mengandalkan AC atau sistem pemanas ruangan). Promosi energi hijau tidak hanya dengan menggunakan sumber energi terbarukan di tahun-tahun mendatang, tetapi juga untuk membuat dominasi teknologi bahan bakar fosil saat ini menjadi lebih hijau dan mengurangi tingkat polusi (seperti teknologi batubara bersih).


Istilah energi hijau kadang-kadang diidentifikasikan dengan istilah energi berkelanjutan, tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar karena energi yang berkelanjutan juga mencakup teknologi untuk meningkatkan efisiensi energi. Energi hijau tidak mengacu pada efisiensi sumber energi terbarukan tetapi hanya menekankan pada dampak positif mereka terhadap lingkungan (dibandingkan dengan bahan bakar fosil).


Banyak sekali sumber sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan biasa atau umum digunakan. Antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Biomassa

Biomassa adalah bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar. Sebenarnya sejak zaman dahulu kala, manusia sudah mengenal biomassa sebagai sumber energi, contohnya penggunaan kayu dan minyak hewan sebagai bahan bakar pembuat api unggun dll. Setelah ditemukannya bahan bakar fosil, biomassa mulai tergeser dan mulai jarang lagi digunakan sebagai sumber energi. Tetapi seiring berjalannya waktu, manusia mulai kembali menggalakkkan penggunaan sumber energi biomassa karena sumber energi yang dihasilkan dari bahan bakar fosil terbatas dan tidak dapat diperbaharui serta menimbulkan banyak dampak negatif pada lingkungan. Ada beberapa contoh sumber energi biomassa, antara lain sebagai berikut :

  • Biogas

  • Biogas merupakan jenis energi alternatif yang diproduksi melalui pemecahan bahan organik, seperti pupuk kandang, kotoran manusia, material tanaman dan lainnya. Cara membuat biogas adalah semua bahan organik tersebut diuraikan melalui proses fermentasi dengan menggunakan bantuan mikroorganisme anaerobik untuk menghasilkan gas metana dan karbon dioksida. Gas yang dihasilkan dari proses ini dapat dimanfaatkan untuk menyalakan kompor, pembangkit listrik dan juga sebagai pemanas.

  • Kayu

Kayu juga merupakan contoh dari energi biomassa. Kayu yang dibakar dan digunakan sebagai bahan bakar adalah bentuk sederhana dari biomassa dengan menggunakan kayu. Dalam skala besar kayu juga digunakan untuk produksi listrik, seperti pembangkit listrik tenaga uap. Meskipun begitu, jenis energi alternatif ini memiliki sejumlah kekurangan, seperti pembakaran kayu dengan emisi karbon dioksida dapat menyebabkan efek rumah kaca. Namun jangan khawatir, karena hal ini juga dapat disiasati dengan cara menanam lebih banyak pohon. Sehingga dapat menyerap karbon dioksida dari atmosfer bumi.


  • Limbah Pertanian / Peternakan

Limbah pertanian juga dapat digunakan untuk produksi energi biomassa. Limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk energi ini adalah kotoran ternak, ampas tebu dan juga jerami. Limbah-limbah tersebut dapat diolah menjadi bahan bakar untuk menghasilkan listrik dan juga panas.


  • Tanaman Energi

Saat ini terdapat banyak jenis tanaman energi yang ditanam secara komersial sebagai sumber energi. Tanaman tersebut diantaranya adalah rami, jagung, gandum dan juga kedelai. Tanaman-tanaman tersebut memang sengaja di tanam dalam skala besar untuk menghasilkan bahan bakar, seperti propanol, biodiesel, butanol dan juga etanol.

  1. Energi Matahari 

Energi matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling penting. Sebagai negara yang berada di kawasan khatulistiwa, potensi energi surya di Indonesia sangat besar. Sayangnya Energi Surya / matahari ini belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu cara untuk memanen radiasi panas dan cahaya yang dipancarkan matahari menjadi listrik adalah dengan memanfaatkan teknologi termal dan teknologi sel surya. Teknologi termal biasanya digunakan untuk mengeringkan hasil pertanian dan perikanan, memasak dan memanaskan air. Sedangkan sel surya merupakan alat untuk mengonversi cahaya matahari menjadi energi listrik.

  1. Energi Angin

Pada umumnya cara untuk memanfaatkan energy angin yaitu dengan menggunakan kincir angin. Kincir angin yang berputar dihubungkan ke generator atau turbin yang kemudian akan menghasilkan energi listrik. Penggunaan energi angin sangat ramah lingkungan karena sama sekali tidak mengahasilkan gas buang dan tidak menimbulkan efek rumah kaca. Salah satu contoh Negara yang paling banyak memanfaatkan energi angin ini adalah Belanda.

  1. Energi Air

Salah satu contoh penggunaan Air sebagai sumber energi adalah PLTA. PLTA ( Pembangkit Listrik Tenaga Air ) adalah pembangkit listrik yang menggunakan energi air untuk menghasilkan listrik. Prinsip pembangkit listrik tenaga air adalah memanfaatkan arus air, atau air yang jatuh pada air terjun untuk memutar dinamo. Air terjun yang berada pada ketinggian tertentu senantiasa mengalirkan air dengan masa tertentu setiap menit. Seperti masa air yang berada pada suatu ketinggian memiliki energi potensial gravitasi. Ketika masa air turun ke bawah energi potensialnya berkurang karna sebagian energi potensialnya dirubah menjadi energi kinetik. Selain pada air terjun, PLTA biasanya juga didirikan pada sungai, danau, ataupun bendungan yang memang khusus dibangun untuk dimanfaatkan energi airnya.

  1. Energi Panas Bumi ( Geothermal )

Energi panas bumi adalah energi thermal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam bumi. Pembangkit Listrik tenaga geothermal menggunakan sumur dengan kedalaman sampai 1.5 KM atau lebih untuk mencapai cadangan panas bumi yang sangat panas. Energi panas bumi ini digunakan untuk memanaskan air yang ada di dalam ketel uap yang kemudian akan menghasilkan uap air yang akan memutarkan turbin.


  1. Kelebihan Energi Hijau

  • Tersedia Secara Melimpah dan Dapat Diperbaharui

Sumber energi seperti angin, air, panas bumi dan panas matahari akan selalu tersedia dan tidak akan pernah habis seperti batubara dan minyak bumi. Jadi sumber energi ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

  • Ramah Lingkungan

Pemanfaatkan sumber energi alternatif tidak akan menyebabkan kerusakan lingkungan karena kebanyakan energi alternatif tidak menghasilkan limbah dan polusi. Kalaupun menghasilkan limbah atau polusi tidak akan sebesar sumber energi berbahan bakar.

 

  1. Kekurangan Energi Hijau

  • Biaya Investasi dan Instalasi Awal Mahal

Biaya yang diperlukan untuk pembuatan instalasi awal penggunaan sumber energi hijau tergolong mahal. Misalnya, pembuatan bendungan yang akan digunakan untuk PLTA dan biaya pembuatan / pembelian Panel Surya yang sangat mahal untuk pembuatan PLTS.

  • Kurang Dapat Diandalkan dan Kurang Efisien

Penggunaan sumber energi hijau kebanyakan bergantung pada kondisi alam dan terpengaruh oleh keadaan iklim/cuaca. Sehingga ketika musim kemarau misalnya, maka PLTA yang menggunakan energi air tidak dapat berfungsi secara maksimal karena debit air yang pastinya akan menurun. Sebaliknya, ketika musim hujan, PLTS yang memanfaatkan energi panas matahari tidak akan berfungsi secara maksimal karena sumber panas matahari sangat terbatas pada musim hujan. Penggunaan sumber energi yang berasal dari alam dirasa belum efisien jika harus menggantikan sumber energi berbahan bakar fosil. Terlebih lagi teknologi yang dimiliki Negara kita belum cukup mendukung dalam pembuatan fasilistas dan sarana pendukung lainnya.

  • Pembiayaan utang sulit dijamin untuk proyek energi hijau baru. Secara historis, tarif utilitas yang tinggi sehingga menyebarkan risiko utilitas di seluruh konsumen.

  1. Penggunaan Energi Terbarukan di Tingkat Perdesaan atau Komunitas

Di Indonesia, ada banyak cerita potensi energi terbarukan setempat atau mengenai penyediaan energi di tingkat desa dan komunitas dengan energi terbarukan. Tri Mumpuni, Direktur Eksekutif Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), telah bekerja selama 20 tahun memberdayakan masyarakat desa untuk membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Menurut Tri Mumpuni, model pendekatan top down yang sering digunakan pemerintah sebaiknya dipasangkan dengan bottom-up approach, di mana masyarakat dilibatkan dan dikembangkan kapasitasnya untuk mengelola PLTMH di desa mereka.

Tantangan geografis sering menjadi menjadi alasan tidak adanya akses listrik ke banyak desa di Indonesia, karena penyam- bungan listrik ke desa-desa yang sulit dijangkau dinilai tidak ekonomis oleh penyedia layanan energi. Meski begitu, lokal bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi di tempat tersebut, dengan juga memberdayakan masyarakat dan komunitas setempat. Model pemberdayaan masyarakat ini dinilai penting dan bisa menjadi jawaban masih terbatasnya akses energi di daerah yang sulit dijangkau. Untuk pembangkit listrik mikrohidro (PLTMH) skala kecil, misalnya,masyarakatdapatberperanseba- gai pemilik modal, operator, dan penerima manfaat. Dengan melibatkan masyarakat, mereka memiliki rasa kepemilikan atas PLTMH. Pengoperasian dan perawatan sepe- nuhnya dapat dilakukan sendiri dengan training dari para engineer, dan listrik yang dihasilkan dapat dijual ke PLN. Hasil penjualan ini kembali ke masyarakat untuk biaya-biaya pendidikan dan peningkatan perekonomian.


Kesimpulan

Tingkat keyakinan yang lebih besar terhadap energi terbarukan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar impor dan kerentanan terhadap fluktuasi harga bahan bakar. Pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia, seperti angin, matahari, dan bioenergi dapat memperbaiki akses energi rumah tangga di pedesaan. Investasi pada sumber energi yang baru dan bersih ini akan menciptakan kesempatan kerja, memacu inovasi teknologi, dan menarik sumber pendanaan baru untuk proyek energi hijau, serta berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs).

Berinvestasi di energi hijau sekarang, akan memberikan hasil jangka panjang dalam pengendalian polusi, pengembangan infrastruktur yang bersih dan mampu mengadaptasi perubahan iklim, serta pengunaan sumber daya secara lebih efisien. Hal ini akan memainkan peranan penting dalam membangun masa depan yang lebih bersih, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan, yang berdasarkan pada pertumbuhan ekonomi yang lebih berpusat pada pembangunan manusia, serta memberikan standar kehidupan yang tinggi bagi seluruh rakyat Indonesia.


Daftar Pustaka

2017. Bagaimana Pertumbuhan Ekonomi Hijau Membantu Indonesia Memenuhi Kebutuhan Energi Nasional?. http://greengrowth.bappenas.go.id/wp-content/uploads/2018/04/Brief-Energy_BAHASA.pdf

2017. Energi Terbarukan : Energi untuk kini dan nanti

Hidayat, Atep Afia. 2021. Modul UMB Kimia dan Pengetahan Lingkungan Industri: Energi Hijau



Senin, 29 November 2021

TEKNOLOGI HIJAU : TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK - Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

 


TEKNOLOGI HIJAU : TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

Abstrak

Teknologi Hijau adalah Teknologi yang mempertimbangkan penghematan dalam penggunaan sumber daya alam dan menjaga keberlangsungan ketersediaannya serta meminimalisasi dampak negatif bahkan berusaha meningkatkan kualitas hidup manusia, oleh sebab itu rancangan arsitektur yang memenuhi kriteria pertimbangan tersebut disebut “Arsitektur ber Teknologi Hijau”. Adapun rujukan “Green Concept” yang digunakan sebagai alat ukur tingkatan Hijau diambil dari kriteria BREEAM (Building Research establishment’s Environmental Assessment Method-Inggris-1990) diturunkan oleh GBCI (Green Building Council Indonesia) pada Greeship Home Checklist Assessment atau Sistim Penilaian Hijau untuk Kelompok Bangunan Hunian.

Kata Kunci : Teknologi hijau, Sumber daya alam, Teknologi

Senin, 22 November 2021

INDUSTRI HIJAU : KONSEP INDUSTRI HIJAU DAN INDUSTRI HIJAU PASCA PROSES PRODUKSI


INDUSTRI HIJAU : KONSEP INDUSTRI HIJAU DAN INDUSTRI HIJAU PASCA PROSES PRODUKSI

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

Abstrak

Industri Hijau merupakan industri yang berkomitmen untuk ramah lingkungan dengan berfokus pada pengembangan dan perbaikan secara terus-menerus, dan praktek bisnis yang bertanggung jawab terhadap masyarakat baik di dalam maupun di luar organisasi, serta memperhatikan rantai pasok untuk pembangunan berkelanjutan. Industri Hijau didasarkan pada dua prinsip, yaitu perbaikan terusmenerus dan pembangunan berkelanjutan.

Kata Kunci : Industri Hijau, Lingkungan, Pembangunan

Senin, 15 November 2021

PENGERTIAN KIMIA HIJAU DAN 12 PRINSIP KIMIA HIJAU - Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

 

PENGERTIAN KIMIA HIJAU DAN APLIKASI KIMIA HIJAU

OLEH : ATHARIC ALFADH (@T26-ATHARIC)

Abstrak

Teknologi atau pengolahan yang digunakan dalam industri untuk menghasilkan produk yang kita butuhkan, akan mempengaruhi kualitas hidup kita terutama untuk lingkungan dan kesehatan. Umumnya, banyak industri masih menghasilkan limbah yang merusak lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk meminimalkan limbah industri atau perusakan lingkungan dengan pembangunan bersih teknologi berbasis konsep kimia hijau. Pengembangan teknologi atau proses untuk meminimalkan pemborosan perlu menjadi pertimbangan beberapa aspek yaitu faktor lingkungan, pemanfaatan atom, dan peran katalisis (pengolahan katalitik). Aspek terpenting yang juga memiliki pengaruh dalam meminimalkan limbah industri adalah pengolahan katalitik.

Kata kunci: lingkungan; teknologi bersih; kimia hijau; faktor lingkungan; atom pemanfaatan; katalisator

Senin, 08 November 2021

PENGERTIAN PENCEMARAN UDARA DAN PENCEMARAN AIR

 


PENGERTIAN PENCEMARAN UDARA DAN PENCEMARAN AIR

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

Abstrak

Pencemaran lingkungan merupakan masalah kita bersama, yang semakin penting untuk diselesaikan, karena menyangkut keselamatan, kesehatan, dan kehidupan kita. Siapapun bisa berperan serta dalam menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan ini, termasuk kita. Dimulai dari lingkungan yang terkecil, diri kita sendiri, sampai ke lingkungan yang lebih luas

Kata Kunci : Pencemaran, Air, Udara, Lingkungan

Senin, 01 November 2021

PENJELASAN MENGENAI PEDULI LINGKUNGAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH : ATHARIC ALFADH (@T26-ATHARIC)

 

PENJELASAN MENGENAI PEDULI LINGKUNGAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN

OLEH : ATHARIC ALFADH (@T26-ATHARIC)

 

Abstrak

Kimia lingkungan merupakan bidang ilmu yang mempelajari proses kimia dalam lingkungan yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Dampak tersebut dapat dirasakan pada skala lokal, melalui kehadiran polutan udara di kawasan perkotaan atau toksik yang timbul dari limbah kimia yang dibuang kawasan industri, sedangkan pada skala global. terjadinya penipisan ozon di lapisan stratosfir atau pemanasan global. Fokus kimia lingkungan ialah meningkatkan pemahaman can penelitian mengenai berbagai sifat dan proses kimia, sehingga kegiatan manusia yang berkaitan dengan lingkungan dapat dievaluasi secara akurat (Utoronto,2015).

Kata Kunci : Kimia Lingkungan, Kawasan, Proses Kimia.

Minggu, 24 Oktober 2021

INDUSTRI KIMIA DI MASA DEPAN : MANFAAT DAN PRINSIP KIMIA HIJAU DALAM PROSES SINTESIS Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

 



INDUSTRI KIMIA DI MASA DEPAN : MANFAAT DAN PRINSIP KIMIA HIJAU DALAM PROSES SINTESIS

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

Abstrak

Industri 4.0 adalah inisiatif strategis yang baru-baru ini diperkenalkan oleh pemerintah Jerman. Tujuan dari inisiatif ini adalah transformasi industri manufaktur melalui digitalisasi dan eksploitasi potensi teknologi baru. Dengan demikian, sistem produksi Industri 4.0 fleksibel dan memungkinkan produk yang dipersonalisasi dan disesuaikan

Kata Kunci : Industri 4.0, Revolusi, Kimia

Minggu, 17 Oktober 2021

Tujuan dan Macam-macam Jenis Kimia Industri - Atharic Alfadh (@T26-Atharic)


TUJUAN DAN MACAM-MACAM JENIS KIMIA INDUSTRI
OLEH ATHARIC ALFADH (@T26-ATHARIC)

Abstrak

Kimia industri adalah cabang studi ilmu kimia yang berupaya untuk menerapkan serta mengaplikasikan pengetahuan kimiawi terhadap produksi material dan macam zat kimia khusus yang memiliki sedikit dampak buruk pada lingkungan.

Kata Kunci : Industri, Lingkungan, Zat

Senin, 11 Oktober 2021

KIMIA KONTEKSTUAL DALAM KEHIDUPAN - (@T26-ATHARIC)

KIMIA KONTEKSTUAL DALAM KEHIDUPAN

Oleh (@T26-Atharic)



 

Abstrak

Kimia Kontekstual adalah penerapan ilmu kima dalam konteks kehidupan yang ada disekitar kita mulai dari air minum/air bersih, lapisan ozon, energi, hujan asam, kimia pangan, kimia obat, pemanasan global sampai dengan green chemistry.

Kata Kunci : Kimia Kontekstual, Kekinian, Ilmu Kimia

Minggu, 03 Oktober 2021

PENGERTIAN IKATAN KIMIA - Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

 

IKATAN KIMIA

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

Abstrak

Ikatan kimia ini pada awalnya ditemukan oleh para ilmuwan dan professor kimia dan juga fisika pada sekitar tahun 1900 melalui penelitian. Para ilmuwan tersebut menarik kesimpulan bahwa senyawa dapat terbentuk karena adanya ikatan kimia pada atom satu dengan atom lainnya.

Kata Kunci : Ion, atom, molekul

Senin, 27 September 2021

PENGERTIAN STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK - Oleh (@T26-Atharic)

 


PENGERTIAN STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)


Abstrak

Struktur Atom adalah struktur terkecil pembentuk materi dan dalam strukturnya atom terdiri dari proton, neutron dan elektron. Elektron memiliki ruang yang bebas untuk mengelilngi inti atom dan proton serta neutron berada pada inti atom yang sifatnya mengikat. Elektron muatannya negatif dan proton muatannya positif, sedangkan neutron bermuatan netral.

Kata Kunci : sistem atom, struktur, sifat.

Senin, 20 September 2021

Pengertian Kesetimbangan Kimia (@T26-Atharic)

Kesetimbangan Kimia

Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)




Abstrak

Pada keadaan kesetimbangan dinamis, kesetimbangan terjadi karena adanya perubahan dari dua arah. Baik arah maju maupun arah mundur dimana disimbolkan sebagai ó. Dimana suhu reaksi tetap dan kedua senyawa baik senyawa A dan senyawa B dalam keadaan setimbang, hal itu berarti bahwa kecepatan atau waktu yang diperlukan untuk senyawa A membentuk 1 mol senyawa B memiliki nilai yang sama dengan waktu yang diperlukan untuk senyawa B dapat membentuk 1 mol senyawa A.

Kata kunci : Faktor, Perubahan, Senyawa

Senin, 13 September 2021

Termodinamika : Hukum-hukum dasar termodinamika Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)

Hukum hukum dasar termodinamika
Oleh : Atharic Alfadh (@T26-Atharic)




Abstrak

Termodinamika dapat diartikan sebagai ilmu yang berkaitan dengan energi, temperatur, kalor, dan kerja. Dalam pengertian lain, termodinamika berkaitan dengan perpindahan energi dari satu tempat ke tempat lain dan dari satu bentuk ke bentuk lain.  Konsep utamanya adalah bahwa kalor merupakan suatu bentuk energi yang sesuai dengan jumlah kerja mekanis tertentu. Penerapan prinsip termodinamika dapat ditemukan pada engine motor bakar, heat pump, AC, dan lemari pendingin.

Kata kunci : Sistem, Proses, Hukum