.

Minggu, 02 Februari 2020

MINYAK BUMI






Oleh : Jessica Chresstella


ABSTRAK

Salah satu sumber daya alam adalah Minyak bumi yang harus melaui proses yang panjang untuk dapat digunakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga perlu banyak pengembangan agar mendapatkan hasil produk dari minyak bumi sehingga bisa digunakan.  Sumber daya Ala mini tentu saja memiliki banyak keuntungan dan kerugian.

Kata Kunci : Minyak Bumi, Proses Pembentukan Minyak Bumi

PENDAHULUAN

Menurut Macqiur (1758), pengertian dari minyak bumi adalah sumber daya alam yang berasal dari tumbuh – tumbuhan berbagai jenis yang telah mengendap dalam kurun waktu jutaan tahun. Pengertian inilah yang menjadi dasar pendapat bahwa minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
Menurut (Sahala, 2014) Minyak bumi merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable). Yang artinya sumber daya alam yang berbentuk minyak bumi ini bersifat terbatas dan akan terus menurun jumlahnya seiring dengan berlangsungnya kegiatan eksploitasi, sehingga manusia dituntut untuk mencari sumber daya alam alternatif sebagai pengganti minyak bumi.

PEMBAHASAN

Proses pembentukan minyak bumi

a.       Teori Biogenesis (Makhluk Hidup)
Menurut teori ini, ketika makhluk hidup mati maka 99,9% senyawa karbon yang diuraikan akan kembali mengalami siklus rantai makanan. Letak kebocoran yang dimaksud oleh teori ini, 0,1% senyawa karbon sisanya akan terjebak dalam tanah. Terjebak kemudian tertumpuk sedimen. Senyawa fosil atau embrio merupakan awal dari minyak bumi. Namun, ini terjadi dalam waktu yang sangat lama.
b.      Teori Abiogenesis (Anorganik)
Teori bisa disimpulkan bahwa asal mula terbentuknya minyak bumi dari unsur-unsur kimia di dalam tanah yang dipengaruhi suhu dan tekanan tinggi.
c.       Teori Duplex
Teori duplex ini mengemukakan tentang terbentuknya minyak bumi yang berasal dari materi hewani dan materi nabati. Akibat pengaruh waktu, tekanan dan suhu maka materi ini berubah bentuk.

Komposisi Migas

Minyak mentah merupakan suatu campuran hidrokarbaon yang kompleks dengan empat sampai 26 atau lebih atom karbon (Clark, 1986), sedangkan menurut (Koesoemadinata,1980) minyak mentah atau crude oil berarti minyak yang belum dikilang, artinya minyak tersebut masih belum mengalami tahap pemrosesan. Menurut Udiharto (1996), minyak bumi maupun produknya merupakan campuran kompleks senyawa organik yang terdiri dari senyawa hidrokarbon lebih dari 90% dan sisanya adalah non hidrokarbon, senyawa hidrokarbon sendiri adalah sebuah senyawa organik yang tersusun dari hidrogen dan karbon. Komponen minyak bumi terdiri atas lima unsur kimia secara umum, yaitu 83-87% karbon, 10-14% hidrogen, 0,05-6% belerang, 0,05-1,5% oksigen, 0,1-2% nitrogen, dan < 0,1% unsur-unsur logam.

KESIMPULAN DAN SARAN

Berikut ini adalah beberapa contoh dampak positis dari penggunaam Migas.
1.      Ekonomi
Minyak bumi dapat menambah devisa dan penghasilan negara (ekspor)
2.      Lingkungan
Pengelolaan Sumber daya alam dilakukan secara maksimal sehingga mampu membentuk manusia yang kompeten dalam pengelolahan sumber daya dengan baik.

Dampak Negatif:
1.      Ekonomi
Dapat menimbulkan inflasi karena cadangan minyak yang tidak sebanding dengan jumlah permintaan konsumen/pasar.
2.      Lingkungan
Terjadinya pencemaran lingkungan seperti air dan udara yang membahayakan mahkluk hidup.

DAFTAR PUSTAKA

Nandi. 2006.Minyak Bumi dan Gas. http://file.upi.edu/Direktori.Jurnal. diakses 2 Januari 2020
Arifin, Fathullah. 2016. MINYAK BUMI PROSES PEMBENTUKAN, PENJEBAKAN, PENGOLAHAN, SERTA PERANANNYA BAGI MANUSIA. https://www.academia.edu/37467931/MINYAK_BUMI. diakses 2 Januari 2020
Hutabarat, Sahalah dan Steward M. Evans. 2014. Pengantar Oceanografi. Depok: Penerbit Universitas Indonesia.
 Koesoemadinata, R.P. 1978. Geologi Minyak dan Gas Bumi. Bandung: ITB.




Minyak Bumi sumber Energi

source : Google
https://surabaya.proxsisgroup.com/fraksi-fraksi-minyak-bumi/
Oleh : Adesita Nursabaniah (@Q04-Adesita)

ABSTRAK

Ilham (dalam Jurnal Sains dan Teknologi VOL.2,2017) menjelasakan bahwa minyak bumi merupakan sumber energi yang vital, tidak dapat diperbaharui dan memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, banyak digunakan untuk industri, transportasi, rumah tangga, dan merupakan sumber devisa bagi negara. Kebutuhan terhadap energi minyak bumi tiap tahun mengalami peningkatan yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksinya menyebabkan Indonesia terancam krisis energy dan harus mengimpor 20%-30% dari luar negeris. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya eksplorasi untuk mencari sumber minyak baru sehingga ancaman krisis energi dapat teratasi.

KATA KUNCI : Minyak Bumi, Sumber energi

I. PENDAHULUAN
            Minyak bumi berasal dari pelapukan sisa-sisa organisme sehingga disebut bahan bakar fosil.Minyak bumi berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan dan hewan Sisa- sisa organisme itu mengendap kemudian ditutupi oleh lumpur.Lapisan lumpur tersebut lambat laun berubah menjadi batuan karena pengaruh suhu dan tekanan lapisan di atasnya.Sementara itu, dengan meningkatnya tekanan dan suhu, bakteri anaerob menguraikan sisa-sisa jasad renik itu dan mengubahnya menjadi minyak dan gas. Proses pembentukan minyak dan gas ini memakan waktu jutaan tahun (Harish, 2014). Minyak bumi merupakan senyawa yang kompleks terdiri dari ikatan atom Hidrogen (H) dan Karbon (C) dengan beberapa variasi yang terbentuk secara alamiah dari ekstraksi material organik (kerogen) yang terpengaruh oleh suhu dan tekanan. Minyak mentah (crude oil) pada umumnya tersusun oleh senyawa hidrokarbon yang lebih kompleks dari pada gas (Yusriani, 2009).

II. PERMASALAHAN
1.  Apa saja Komposisi dari minyak bumi ?
2. Apa saja Turunan dari Minyak Bumi ?


III. PEMBAHASAN
Minyak mentah atau crude oil adalah cairan coklat kehijauan sampai hitam yang terutama terdiri dari karbon dan hidrogen. Teori yang paling umum digunakan untuk menjelaskan asal-usul minyak bumi adalah “organic source materials”. Teori ini menyatakan bahwa minyak bumi merupakan produk perubahan secara alami dari zat-zat organik yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang mengendap selama ribuan sampai jutaan tahun. Akibat dari pengaruh tekanan, temperatur, kehadiran senyawa logam dan mineral serta letak geologis selama proses perubahan tersebut, maka minyak bumi akan mempunyai komposisi yang berbeda di tempat yang berbeda (Ashadi, 2012).

Komposisi Minyak Bumi
Minyak bumi memiliki campuran senyawa hidrokarbon sebanyak 50-98% berat, sisanya terdiri atas zat-zat organik yang mengandung belerang, oksigen, dan nitrogen serta senyawa-senyawa anorganik seperti vanadium, nikel, natrium, besi, aluminium, kalsium, dan magnesium. Secara umum, komposisi minyak bumi terdiri dari Karbon (C) 84 – 87%, Hidrogen (H) 11 – 14%, Sulfur (S) 0 – 3%, Nitrogen (N) 0 – 1%, Oksigen (O) 0 – 2%. (Ashadi, 2012).
Berdasarkan kandungan senyawanya, minyak bumi dapat dibagi menjadi golongan hidrokarbon dan non-hidrokarbon serta senyawa-senyawa logam.

Turunan Dari Minyak Bumi
Metode yang digunakan dalam pengolahan minyak bumi pada dasarnya adalah destilasi. Pada tahap ini komponen minyak bumi akan terpisah menjadi fraksi-fraksi sesuai titik didiihnya. Destilasi yang cocok untuk pengoalahan minyak bumi adalah destilasi bertingkat. Fraksi-fraksi tersebut dimurnikan dan dirubah struktur molekulnya, setelah itu dibebaskan dari pengotornya dan terakhir ditambah bahan aditif untuk menjadi produk yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Minyak mentah mula-mula dipanaskan dalam sebuah tanur tinggi pada tekanan 1 atm pada suhu ±3500 C. Setelah dipanaskann komponen minyak bumi akan terpisah menjadi fraksi-fraksi berdasarkan perbedaan titik didihnya. Zuhra (dalam Andriati dan kawan-kawan, Pengolahan Minyak Bumi di Indonesia).

Produk Hasil Pengolahan Minyak Bumi dan Pemanfaatannya
(a). Gas petroleum sebagian besar terdiri dari metana, etana, propana dan butana serta sebagian kecil pentana, gas karbon dioksida, nitrogen dan belium.
(b). Bensin Bensin atau gasoline adalah cairan campuran yang sebagian besar berupa senyawa hidrokarbon (parafin, naftalen, senyawa tidak jenuh dan terkadang senyawa aromatic)
(c). Minyak tanah atau disebut juga kerosen (parafin) adalah cairan hidrokarbon yang tak berwarna dan mudah terbakar. Ini diperoleh dari hasil destilasi bertingkat dari petroleum pada 150oC dan 275oC (rantai karbon C12-C15).
(d). Minyak diesel termasuk minyak bakar (fuel oil). Termasuk minyak bakar adalah burner dalam industri dan turbin.
(e). Minyak Pelumas adalah bagian dari minyak bumi yang mempunyai titik didih lebih tinggi dari pada minyak gas.
(f). Minyak Parafin adalah zat berwarna berbentuk kristal dan tidak berbau, dapat berbentuk padat atau setengah padat.

IV. PENUTUP
 KESIMPULAN

Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa Miinyak Bumi adalah salah satu sumber daya alam dengan berbagai manfaat. Terbentuk dari berbagai fosil yang diuraikan oleh bumi. Tersusun dari Alkana, Alkena, Hidrokarbon, Aromatik, Sikloakana, dan beberapa senyawa lain. Diolah dengan cara destilasi bertingkat untuk menghasilkan berbagai Produk.  Namun karena jumlahanya terbatas makan kita perlu menghematnya, dan ditambah dengan polusi hasil pembakaran olahannya memberikan dampak yang tidak ramah lingkungan.

V. DAFTAR PUSTAKA

Sasongko, Ashadi. 2012. Kimia itu Mudah.
Andriati dan kawan-kawan. Pengolahan Minyak Bumi di Indonesia.
Eduardus, Edi. 2017. SAINTEKBU: Jurnal Sains dan Teknologi Vol.9:2.
Soja, Siti Fatimah. Kimia Industri. Industri Minyak Bumi.







KIMIA DAN PERKEMBANGANNYA



Oleh : Jessica Chresstella / 41618110044




ABSTRAK

Ilmu Pengetahuan Alam sangat penting untuk dipelajari, salah satu cabang ilmu pengetahuan alam adalah ilmu kimia.  Kimia memiliki banyak pengaruh dalam hidup ini. Hampir semua produk – produk dihasilkan melalui proses kimia di Industri. Karena itu dengan mempelajari ilmu kimia dapat memberikan banyak manfaat dan kemudahan dalam kehidupan ini. 

Kata Kunci: Kimia, Perkembangan Kimia, Kimia Terkini, Kimia Industri

PENDAHULUAN


Apakah kimia itu? 
Menurut Rossa,Novita Mulya (2015) secara Garis besar, Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat dan perubahan dan energi yang menyertai perubahan materi.
1. Susunan materi mencakup komponen - komponen pembentuk materi dan
perbandingan tiap komponen tersebut.
2. Struktur materi mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau
menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan.
3. Sifat materi mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu
materi dipengaruhi oleh: susunan dan struktur dari materi tersebut.
4. Perubahan materi meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia
(menghasilkan zat baru).
5. Energi yang menyertai perubahan materi menyangkut banyaknya energi yang
menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.



PEMBAHASAN

Lahirnya Kimia
Menurut Taekuchi, Yashito (2006) Perkembangan ilmu kimia modern dimulai oleh kimiawan Perancis Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794). Ia menemukan hukum kekekalan massa dalam reaksi kimia, dan mengungkap peran oksigen dalam pembakaran. Berdasarkan prinsip ini, kimia maju di arah yang benar.Sebenarnya oksigen ditemukan secara independen oleh dua kimiawan, kimiawan Inggris Joseph Priestley (1733-1804) dan kimiawan Swedia Carl Wilhelm Scheele (1742-1786), di penghujung abad ke-18. Jadi, hanya sekitar dua ratus tahun sebelum kimia modern lahir.
Namun alkimia, metalurgi dan farmasi di zaman kuno dapat dianggap sebagai akar kimia. Lebih lanjut, sebelum abad ke-18, metalurgi dan farmasi sebenarnya didasarkan atas pengalaman saja dan bukan teori.
a.    Teori atom kuno
Akar kimia modern adalah teori atom yang dikembangkan oleh filsuf Yunani kuno yaitu Lucretius. Atom adalah entitas abstrak. Atom memiliki bentuk yang khas dengan fungsi yang sesuai dengan bentuknya. eori struktural modern molekul menyatakan bahwa terdapat hubungan yang sangat dekat antara struktur molekul dan fungsinya. Walaupun filosofi yang terartikulasi oleh Lucretius tidak didukung oleh bukti yang didapat dari
percobaan, inilah awal kimia modern.

b.    Teori atom Dalton
Di awal abad ke-19, teori atom sebagai filosofi materi telah dikembangkan dengan baik oleh
Dalton yang mengembangkan teori atomnya berdasarkan peran atom dalam reaksi kimia.  
Teori atomnya dirangkumkan sebagai berikut:
  1. (i) partikel dasar yang menyusun unsur adalah atom. Semua atom unsur tertentu identik.
  2. (ii) massa atom yang berjenis sama akan identik tetapi berbeda dengan massa atom unsur jenislain.
  3. (iii) keseluruhan atom terlibat dalam reaksi kimia. Keseluruhan atom akan membentuk senyawa.


Kimia terkini

Ilmu kimia terus  berkembang dan terbagi dalam beberapa cabang antara lain :
a.    Kimia analisis
Mempelajari tentang kandungan senyawa kimia, analisis zat kimia, pemisahan dan identifikasi senyawa kimia dalam kulitatif maupun kuantitatif.

b.    Biokimia
Peranan molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam mahkluk hidup.

c.     Bioteknologi
Pemanfaatan mahkluk hidup seperti bakteri fungi virus dan sebagainya, maupun produk dari mahkluk hidup dalam proses produksi untuk menghasilkan produk tertentu.

d.    Kimia anorganik
Mempelajari senyawa anorganik (semua senyawa kimia kecuali senyawa organik , yaitu senyawa yang mengandung karbon dan ikatan C-H)

e.    Kimia organik
Berfokus pada struktur,sifat, komposisi reaksi dan sintesis senyawa organik



KESIMPULAN DAN SARAN

Ilmu Kimia saat ini menjadi ilmu yang bermanfaat dalam berbagai bidang untuk memudahkan dan meningkatkan kualitas hidup manusia, seperti dalam bidang kesehatan, pertanian, biologi, hukum dan Industri.
Industri merupakan suatu kelompok usaha yang mengubah bahan baku menjadi produk yang berguna atau mempunyai nilai tambah.
Istilah produk dalam kimia industri melibatkan industri yang menghasilkan zat kimia dan limbah kimia.
Peranan Ilmu Kimia di Bidang Industri sangat dibutuhkan. Mesin-mesin besar di industri membutuhkan logam yang baik dengan sifat tertentu yang sesuai dengan kondisi dan bahan-bahan yang digunakan


DAFTAR PUSTAKA

Rossa, Novrita Mulya. 2015. Jurnal Ilmiah Pendidikan Mipa. Vol 2 no 3. https://journal.lppmunindra.ac.id. diakses 2 Januari 2020.
Takeuchi, Yashito. 2006. Buku Teks Pengantar Kimia. https://s3.amazonaws.com/academia.edudiakses  diakses 2 Januari 2020.
Hidayat, Atep Afia dan Muhammad Kholil. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Yogyakarta: Penerbit Wahana Resolusi

Pengetahuan Dasar Kimia

Oleh : Ryan Hidayat Viery Hakim (Q08-Ryan)



I. Abstrak


       Ilmu pengetahuan dasar alam mempelajari aspek-aspek tentang bumi dan alam di sekitarnya. Salah satu cabang ilmu pengetahuan alam adalah kimia. Kimia merupakan pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat  dan perubahan materi. Jadi, seluruh unsur materi baik di langit maupun di tanah, seperti halnya udara, batu dan zat cair termasuk dalam zat kimia. Alam semesta berproses melalui reaksi kimia.

       Dalam kehidupan sehari-hari banyak yang bisa kita jumpai yang berkaitan dengan kimia. Contoh sederhana dari hali seperti pada makanan yang kita konsumsi pasti terdapat bumbu penyedap yang mengandung garam atau NaCI. Saat kita bernapas juga terjadinya pertukaran senyawa O2 Dengan Co2 . Secara tidak sadar reaksi kimia selalu terjadi disekitar lingkungan kita.

Kata Kunci : Ilmu Kimia, Dasar Pengetahuan Kimia, Pengetahuan Kimia, Kimia Dasar

II. Sejarah Perkembangan Kimia

       Menurut ilmuwan arab Jabir bin Hayyan(700-778M). Ilmu Kimia, berasal dari bahasa Arab, yaitu al-kimia yang berarti perubahan materi. Dari kata al-kimia diatas, dapat disimpulkan secara singkat bahwa ilmu kimia berarti: ilmu yang mempelajari rekayasa materi, yaitu mengubah materi menjadi materi lain. (gurupendidikan.co.id).

Awal mula perkembangan kimia

       Sejarah perlu kita pelajari agar lebih mendalami tentang ilmu kimia. Karena kimia menjadi unsur yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. kehidupan manusia yang juga merupakan proses rekayasa yang membantu percepatan perkembangan teknologi dan membantu terbentuknya semua obat-obatan untuk kesehatan manusia. 


       Menurut Asridi (12 Mei 2017), Sejarah kimia dapat dianggap dimulai dengan pembedaan kimia dengan alkimia oleh Robert Boyle (1627–1691) melalui karyanya The Sceptical Chymist (1661). Baik alkimia maupun kimia mempelajari sifat materi dan perubahan-perubahannya tapi, kebalikan dengan alkimiawan, kimiawan menerapkan metode ilmiah. Pada tahun 1789 terjadilah dua jenis revolusi besar di Perancis yang mempunyai dampak bagi perkembangan sejarah dunia. 
     Pertama, revolusi di bidang politik tatkala penjara Bastille diserbu rakyat dan hal ini mengawali tumbuhnya demokrasi di Eropa. 
     Kedua, revolusi di bidang ilmu tatkala Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794) menerbitkan bukunya, Traite Elementaire de Chimie, hal ini mengawali tumbuhnya kimia modern. Dalam bukunya Lavoisier mengembangkan hukum kekekalan massa. Penemuan unsur kimia memiliki sejarah yang panjang yang mencapai puncaknya dengan diciptakannya tabel periodik unsur kimia oleh Dmitri Mendeleyev pada tahun 1869. (ilmu-mination.blogspot.com).


Kimia modern


Dari berbagai ahli meneliti dan menghasilkan ilmiah yang berhubungan dengan pembakaran, sehingga dianggapnya sebagai suatu titik awal dimana awal lahirnya kimia modern. Hal ini disebabkan oleh penelitiannya dilandasi dengan prinsip dan teori yang dikembangkan oleh seorang pakar alkimia. Kemudian dikaji ulang berdasarkan percobaan dan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah.



Baca Juga : Pengetahuan Hujan Asam




III. Kimia Industri


Kimia Industri berasal dari kata “Industri” dan  “Kimia”. Kimia industri ialah Suatu proses yang perubahan bahan baku menjadi suatu produk yang bermanfaat atau memiliki nilai tambah, serta produk tersebut dapat digunakan secara langsung dan aman oleh konsumen. Produk dalam Kimia Industri tentunya meliputi Industri yang mampu menghasilkan zat kimia. Sedangkan bahan baku yang dikelola dalam industri tersebut didapatkan melalui dari suatu proses penambangan, petrokimia, pertanian dan lain-lain.

Kategori Kimia Industri Dasar

Kategori kimia industri dasar adalah terdiri dari bahan dasar termasuk polimer, petrokimia dan turunannya, bahan kimia anorganik, dan pupuk. Sedangkan sub-kategori bahan kimia dasar adalah plastik dan serat, contoh produk antara lain :
  • Volume dengan produk terbesar adalah polietilena yang secara umum digunakan pada botol susu, pipa, kontainer.
  • Polivinil klorida (PVC), digunakan pada pipa konstruksi.
  • Polipropilena (PP), digunakan dalam pengepakan dan berbagai kebutuhan rumah tangga.
  • Polistirena (PS), digunakan pada mainan anak-anak.
  • Produk lainnya adalah serat sintetis termasuk juga poliester, nilon, serat akrilik

Ilmu Sains


Ilmu sains pada industri berfungsi sebagai turunan kimia dan biologi, obat, diagnostik, produk kesehatan hewan, pestisida (herbisida, insektisida, dan fungsisida), vitamin. Volume produksi pada bahan kimia kategori ini sangat kecil, tetapi harganya begitu tinggi. Secara umum diproduksi dengan spesifikasi yang sangat tinggi dan diawasi oleh pemerintah setempat.

Produk Rumah Tangga

            Hasil industri kimia untuk produk rumah tangga pada umunya terdiri dari sabun, deterjen, dan kosmetik, cat dan pelapis, barang elektronik, mobil dan material lainnya. Ada juga produk kimia yang khusus dipasarkan oleh perusahaan kimia ke perusahaan pembuat produk jadi dan jarang sekali dijual langsung kepada konsumen, terdiri dari :
  • pestisida, 
  • polimer, 
  • bahan kimia elektronik, 
  • surfaktan, 
  • pengolahan air, 
  • katalis, 
  • dan bahan kimia tekstil.


Daftar Pustaka :

Setiawan Parta (2016), Pengertian Ilmu Kimia
https://www.gurupendidikan.co.id/ilmu-kimia/ (Diakses tanggal : 2 Februari 2020)
Asriadi (2017), Sejarah Singkat Perkembangan Ilmu Kimia
ilmu-mination.blogspot.com (Diakses tanggal : 2 Februari 2020)
Al Mixev (2018), Apa itu Kimia Modern?
Anonim, Kawat Las Untuk Industri Kimia



Kimia Kontekstual Mengenai Pencemaran Udara

Kimia Konstektual ( Pencemaran Udara )


Oleh : Wawan Septian @Q01-(Wawan)

Abstrak :
Pada awal perkembangannya ilmu dan riset Kimia hanya berkaitan dengan Fisika dan Biologi, sehingga munculah irisan keilmuan seperti Fisika Kima, Biofisika dan Biokimia, serta irisan di antara ketiganya (Biofisika Kima atau Fisika Supramolekuler).
Kata Kunci:
Pengetahuan Kimia, Kimia kontekstual, pencemaran udara.
1.       Pendahuluan
Sektor industri merupakan salah satu sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian indonesia dan memiliki peranan penting dalam memberikan dampat positif terhadap perekonomian seperti memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat dan sebagai penyumbang yang cukup besar terhadap pendapatan nasional.
Disisi lain pertumbuhan sektor industri juga membawa efek negatif terhadap lingkungan yaitu semakin meningkatnya jumlah limbah industri yang berpotensi menimbulkan pencemaran sehingga dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan.
2.       Pembahasan
Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang beberapa topik yaitu:
·       Mengenai Peta Pengetahuan Kimia
·       Pembelajaran Kimia Kontekstual
·       Topik Mengenai Pencemaran Udara

3.       Pembahasan
3.1   Peta Pengetahuan Kimia

Seperti yang disajikan pada Peta Pengetahuan Kimia diatas terdapat 2 macam yaitu Biofisika dan Biokimia. Berikut adalah penjelasannya:
1.     BioKimia

Biokimia adalah kimia mahluk hidup.Biokimiawan mempelajari molekul dan reaksi kimia terkatalisis oleh enzim yang berlangsung dalam semua oragnisme Biokimia merukpakan ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi komponen seluler,seperti protein, karbohidrat,lipid,asamnukleat dan biomolekul lainnya saat ini biokimia lebih terfokus secara khusus pada kimia reaksi termediasi enzim dan sifat sifat protein. Saat ini,Biokimia metabolisme sel telah banyak di pelajari di bidang lain diantaranya sandi genetik (DNA,RNA).
Perkembangan Biokimia
Kebangkitan biokimia diawali dengan penemuan pertama molekul enzimdiastase, pada tahun 1833 oleh anselme payen. Tahun 1828, Friedrich Wöhler menerbitkan sebuah buku tentang sintesis urea, yang membuktikan bahwa senyawa organik dapat dibuat secara mandiri. Penemuan ini bertolak belakang dengan pemahaman umum pada waktu itu yang meyakini bahwa senyawa organik hanya bisa dibuat oleh organisme. Istilah biokimia pertama kali dikemukakan pada tahun 1903 oleh Karl Neuber, seorang kimiawan Jerman. Sejak saat itu, biokimia semakin berkembang, terutama sejak pertengahan abad ke-20, dengan ditemukannya teknik-teknik baru seperti kromatografi, difraksi sinar X, elektroforesis, RMI (nuclear magnetic resonance, NMR), pelabelan radioisotop, mikroskop elektron, dan simulasi dinamika molekular. Teknik-teknik ini memungkinkan penemuan dan analisis yang lebih mendalam berbagai molekul dan jalur metabolik sel, seperti glikolisis dan siklus Krebs.

2.     Biofisika
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPUNC2CHrlozaFOy1JyYPMicI-AHwJCQqPN-ZII3nM1v3MQOW69N7fr47K4XR8CrCnWfNF1gJVbPR3olAZUCjZk4IiBtSugK1zvMzFU3oxtuhBRYXAaIjqNRARilnGwa8Hw1lwXT4op5g/s1600-h/New+Picture.bmp

Didalam anonim 2007 dikemukakan biofisika adalah tentang fenomena biologis dengan menggunakan metode-metode dan konsep-konsep fisika, sedangkan di dalam Anonim (2005) dikemukakan bahwa biofisika adalah studi interdisipliner tentang fenomena dan problem-problem biologis dengan menggunakan prinsip-prinsip dan teknik-teknik fisika. Biofisika bergantung pada teknik-teknik yang berasal dari ilmu fisika tetapi difokuskan pada problem-problem biologis.
Mengacu pada definisi yang telah dikemukakan mengenai biofisika, maka dalam konteks seorang pekerja yang melakukan aktivitas di alam terbuka, maka biofisika dapat dipandang sebagai studi tentang fenomena biologis pada seorang pekerja yang berinteraksi dengan lingkungan fisik setempat ketika sedang melakukan aktivitas kerja dengan menggunakan prinsip, konsep, dan metode fisika. Dalam hal ini Campbell (1977) menyebut kajian fisika dalam konteks ini sebagai biofisika lingkungan. Menurut Campbell (1977) perkembangan dalam bidang biofisika lingkungan terutama terfokus pada dua bidang yaitu:
Penggunaan model-model matematis untuk mengkuantifikasi laju transfer panas dan massa, dan
Pengunaan persamaan kontinuitas yang telah mengantar pada analisis neraca energi.
Oleh karena itu dapat dikemukakan bahwa dalam biofisika lingkungan dipelajari mengenai bagaimana penerapan konsep-konsep fisika pada interaksi antara mahluk hidup dengan lingkungan fisiknya, sehingga dalam konteks ini dipelajari mengenai aplikasi konsep-konsep fisika pada interaksi antara pekerja dan lingkungan fisiknya ketika melakukan aktivitas di alam terbuka.
Dalam suatu sistem kerja (Corlett and Clark, 1995), interaksi yang penting bukan hanya antara manusia dengan lingkungan fisiknya akan tetapi juga dengan peralatan dan perlengkapan yang digunakan pada waktu bekerja.

3.2   Pembelajaran Kimia Kontekstual
Kimia Kontekstual atau Kimia Kekinian berkaitan dengan beragam aspek kehidupan manusia. Pengkajian dan pembahasannya sangat tergantung pada isu atau persoalan apa yang sedang menjadi trending topics.
Menurut Mudasir (2012), perkuliahan Kimia Kontekstual  dirancang untuk membekali mahasiswa dengan persoalan-persoalan kemasyarakatan dan kekinian yang terkait dengan bidang kimia serta memperkenalkan mahasiswa terhadap trend global penelitian kimia di masa yang akan datang.Berikut dibahas beberapa topic mengenai Kimia Konstektual seperti : Energi dan Minyak Bumi; Polimer dan Plastik; Kimia Pangan; Pencemaran Udara; dan Hujan Asam.
3.3   Topik Mengenai Pencemaran Udara
3.3.1         Udara dan Pengertian Pencemaran Udara
https://www.gurupendidikan.co.id/wp-content/uploads/2019/11/Air-pollution.png
Udara itu sebenarnya campuran gas yang terdapat pada permukaan bumi sebagai habitat manusia dan beragam makhluk lainnya. Dengan kata lain udara merupakan atmosfer di sekeliling bumi. Bahwa pencemaran udara adalah masuk atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke udara oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas udara menurun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
Pencemaran udara merupakan suatu masalah yang sangat penting, selain dapat mengancam kualitas udara yang diperlukan untuk kesehatan, juga langsung terhisap melalui pernafasan. Pencemaran udara dapat terjadi karena kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar yang mengandung Pb sehingga menghasilkan timbal pada udara. Pencemaran udara juga disebabkan oleh paparan ozon yang terus menerus dalam konsentrasi yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat salah satunya dapat menyebabkan gangguan pernafasan. Oleh karena itu untuk mengantisipasi perlu dilakukan tindakan untuk meminimalis peningkatan kadar ozon diudara.
3.3.2 Penyebab Pencemaran Udara
Kelembaban udara bergantung pada konsentrasi uap air, dan H2O yang berbeda-beda konsentrasinya di setiap daerah. Kondisi udara di dalam atmosfer tidak pernah ditemukan dalam keadaan bersih, melainkan sudah tercampur dengan gas-gas lain dan partikulat-partikulat yang tidak kita perlukan. Gas-gas dan partikulat-partikulat yang berasal dari aktivitas alam dan juga yang dihasilkan dari aktivitas manusia ini terus-menerus masuk ke dalam udara dan mengotori/mencemari udara di lapisan atmosfer khususnya lapisan troposfer. Apabila bahan pencemar tersebut dari hasil pengukuran dengan parameter yang telah ditentukan oleh WHO konsentrasi bahan pencemarnya melewati ambang batas (konsentrasi yang masih bisa diatasi), maka udara dinyatakan dalam keadaan tercemar. Pencemaran udara terjadi apabila mengandung satu macam atau lebih bahan pencemar diperoleh dari hasil proses kimiawi seperti gas-gas CO, CO2, SO2, SO3, gas dengan konsentrasi tinggi atau kondisi fisik seperti suhu yang sangat tinggi bagi ukuran manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan. Adanya gas-gas tersebut dan partikulat-partikulat dengan konsentrasi melewati ambang batas, maka udara di daerah tersebut dinyatakan sudah tercemar. Dengan menggunakan parameter konsentrasi zat pencemar dan waktu lamanya kontak antara bahan pencemar atau polutan dengan lingkungan (udara), WHO menetapkan empat tingkatan pencemaran sebagai berikut:
  • Pencemaran tingkat pertama; yaitu pencemaran yang tidak menimbulkan kerugian bagi manusia.
  • Pencemaran tingkat kedua; yaitu pencemaran yang mulai menimbulkan kerugian bagi manusia seperti terjadinya iritasi pada indra kita.
  • Pencemaran tingkat ketiga; yaitu pencemaran yang sudah dapat bereaksi pada faal tubuh dan menyebabkan terjadinya penyakit yang kronis.
  • Pencemaran tingkat keempat; yaitu pencemaran yang telah menimbulkan sakit akut dan kematian bagi manusia maupun hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Indonesia merupakan negara di dunia yang paling banyak memiliki gunung berapi (sekitar 137 buah dan 30% masih dinyatakan aktif). Oleh sebab itu Indonesia mudah mengalami pencemaran secara alami. Selain itu adanya kebakaran hutan akibat musim kemarau panjang ataupun pembakaran hutan yang disengaja untuk memenuhi kebutuhan seperti terjadi di Kalimantan dan di Sumatera dalam tahun 1997 dan tahun 1998 menyebabkan terjadinya pencemaran yang cukup menghawatirkan, karena asap tebal hasil kebakaran tersebut menyeberang ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Asap tebal dari hasil kebakaran hutan ini sangat merugikan, baik dalam segi ekonomi, transportasi (udara, darat dan laut) dan kesehatan. Akibat asap tebal tersebut menyebabkan terhentinya alat-alat transportasi karena dikhawatirkan akan terjadi tabrakan. Selain itu asap itu merugikan kesehatan yaitu menyebabkan sakit mata, radang tenggorokan, radang paru-paru dan sakit kulit. Pencemaran udara lainnya berasal dari limbah berupa asap yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar kedaraan bermotor dan limbah asap dari industri.
3.3.3 Dampak Pencemaran Udara
Selain mempengaruhi keadaan lingkungan alam, pencemaran udara juga membawa dampak negatif bagi kehidupan makhluk hidup (organisme), baik hewan, tumbuhan dan manusia.

A.     Dampak pencemaran udara bagi manusia
1.      Karbon monoksida (CO)
Dapat menyebabkan pingsan dan diikuti dengan kematian.
2.      Nitrogen dioksida (SO2)
Dapat menyebabkan timbulnya serangan asma.
3.      Hidrokarbon (HC)
Dapat menyebabkan kerusakan otak, otot dan jantung.
4.      Chlorofluorocarbon (CFC)
Dapat menyebabkan melanoma (kanker kulit) khususnya bagi berkulit terang, katarak dan melemahnya sistem daya tahan tubuh.
5.      Timbal (Pb)
Dapat menyebabkan gangguan pada tahap awal pertumbuhan fisik dan mental serta mempengaruhi kecerdasan otak.
6.      Ozon (O3)
Dapat menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan terasa terbakar dan memperkecil paru-paru.
7.      NOx
Dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru, mata dan hidung.

B.      Dampak pencemaran udara bagi hewan
1.      Penipisan lapisan ozon
Menimbulkan kanker mata pada sapi.
2.      Hujan asam
Menyebabkan pH air turun dibawah normal sehingga ekosistem air terganggu.
3.      Pemanasan global
Dapat menyebabkan penurunan hasil panen perikanan.

C.      Dampak pencemaran udara bagi tumbuhan
1.      Hujan asam
a.      merusak kehidupan ekosistem perairan, menghancurkan jaringan pertumbuhan dan mengganggu pertumbuhan tanaman.
b.      Melarutkan kalsium, potassium dan nutrient lain yang berada dalam tanah sehingga tanah akan berkurang kesuburannya dan akibatnya pohon akan mati.
2.      Penipisan lapisan ozon
Merusak tanaman, mengurangi hasil panen. Seperti : beras, jagung dan kedelai.
3.      Pemanasan global
Dapat menyebabkan hasil penurunan pertanian dan perubahan keanekaragaman hayati.
4.      Gas CFC
Dapat mengakibatkan tumbuhan menjadi kerdil.

4.       Kesimpulan dan Saran

·         Kesimpulan
Pencemaran udara adalah masuknya, atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya kedalam atmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan.
·         Saran
Untuk mencegah terjadinya pencemaran uadar yang lebih lanjut hendaknya kita semua ikut menjaga kebersihan udara dan meminimalkan pencemaran udara, misalnya tidak memakai kendaraan bermotor atau mobil yang mengeluarkan banyak asap, tidak membuang gas yang berbahaya secara sembarangan terutama bagi kegiatan industri, dan lain sebagainya agar kebersihan udara tetap terjaga.

5.       Daftar Pustaka
Afia Hidayat, Atep dan Muhammad Kholil .2018. Kimia dan Pengatahuan Lingkungan Industri, Yogyakarta:Wahana Resolusi
Anonim. 2011. “Pencemaran Udara. Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/21023/4/Chapter%20II.pdf ( Akses 02 Feb 2020 )
Dewa. 2013. “Dampak Pencemaran Udara dan Solusinya. Sumber : http://dewa-sumberilmu.blogspot.com/2013/05/dampak-pencemaran-udara-dan solusinya.html ( Akses 02 Feb 2020 )