.

Tampilkan postingan dengan label @S14-Marlina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @S14-Marlina. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 November 2020

PENCEMARAN UDARA INDONESIA

 PENCEMARAN UDARA INDONESIA


Oleh : Marlina Christiaji (@S14-Marlina)

Abstrak

            Permasalahan kualitas udara di Indonesia menjadi salah satu permasalahan yang kerap kali dibahas oleh masyarakat Indonesia. Permasalahan pencemaran udara di Indonesia selalu menjadi topik utama mengenai pencemaran yang ada di Indonesia.Berita mengenai kualitas udara di Indonesia yang terdengar ke telinga masyarakat seringkali membuat masyarakat menganggap negara Indonesia memiliki kualitas udara yang sangat buruk. Penggunaan kendaraan bermotor dan aktivitas manusia lainnya adalah salah satu penyumbang terbesar polutan yang menjadi permasalahan yang cukup kompleks bagi negara Indonesia. Pencemaran yang dampak berdampak buruk bagi keadaan lingkungan dan kesehatan manusia ini cukup mengakhawatirkan, apabila tidak diatasi dengan tepat dan cepat maka permasalahan ini dapat menjadi masalah yang sangat serius dan membawa dampak sangat buruk bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Abstract

The issue of air quality in Indonesia is one of the problems that is often discussed by the Indonesian people. The problem of air pollution in Indonesia has always been the main topic of pollution in Indonesia. News about air quality in Indonesia that is heard in the ears of the public often makes people think that Indonesia has very bad air quality. The use of motorized vehicles and other human activities is one of the biggest contributors to pollutants, which is a quite complex problem for the Indonesian state. This pollution, which has a negative impact on the environment and human health, is quite alarming. If it is not addressed properly and quickly, this problem can become a very serious problem and have a very bad impact on the lives of Indonesian people.

Kata kunci : Pencemaran udara, polutan, dampak

Pendahuluan

Pencemaran lingkungan atau Environmental poIution adalah efek dari perubahan yang tidak diinginkan dalam lingkungan, yang secara langsung berpengaruh buruk terhadap kondisi lingkunga, tumbuhan, hewan dan manusia. Pencemaran adalah suatu peristiwa penyebaran bahan kimia dengan kadar tertentu yang bisa mengubah keadaan keseimbangan pada suatu daur materi dalam lingkungan atau keseimbangan lingkungan baik itu keadaan strukturnya maupun fungsinya yang nantinya dapat mengganggu kesejahteraan atau kelangsungan hidup manusia (Ramdhoni, 2015).

Salah satu masalah pencemaran yang cukup berbahaya di Indonesia adalah pencemaran udara. Hasil dari aktivitas manusia seperti memasak, kendaraan bermotor terlebih lagi kegiatan industri menyebabkan terlepasnya bahan kimia dalam jumlah besar ke udara yang akan menyebabkan pencemaran udara. Polutan udara banyak dihasilkan oleh penggunaan bahan bakar minyak, kayu, batu bara dan lain-lain. Tingginya kadar polutan di udara akan berdampak buruk bagi kesehatan pernafasan manusia dan lingkungan.

Kualitas udara di Indonesia yang di nilai buruk membuat masyarakat menjadi khawatir akan dampak-dampak dari pencemaran udara di negara Indonesia, terlebih lagi di perkotaan segala aktivitas manusia sudah banyak menggunakan alat-alat yang menghasilkan polutan dengan jumlah yang cukup besar. Alat-alat yang digunakan untuk memudahkan aktivitas manusia malah menghasilkan polutan yang sangat meresahkan masyarakat.

Negara Indonesia menjadi peringkat 6 dari 98 negara dengan kualitas udara terburuk di dunia pada tahun 2019. Kualitas udara atau Indeks Kualitas Udara (AQI) tersebut dihitung berdasarkan pengukuran partikulat ( PM2.5 dan PM 10), Ozon (O 3), Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO 2) dan emisi Karbon Monoksida (CO). indinesia memiliki rata-rata AQI sebesar 141 dengan kota paling bersih yaitu Denpasar, Bali dan kota paling berpolusi Tanggerang Selatan,Banten.

Pandemi Covid-19 yang menjadi pusat perhatian diseluruh penjuru dunia mulai masuk ke Indonesia sejak awal tahun 2020, pandemi yang mengharuskan berkurangnya aktivitas manusia ternyata membawa suatu perubahan pada kualitas udara Indonesia yang terjadi seiringan dengan berkurangnya aktivitas manusia yang menjadi penyumbang polutan terbesar bagi pencemaran udara di Indonesia.

Permasalahan

1.     Apa yang di maksud dengan pencemaran udara?

2.     Bagaimana kualitas udara di Indonesia?

3.     Bagaimana dampak pencemaran udara terhadap lingkungan?

4.     Bagaimana pengaruh covid-19 terhadap kualitas udara di Indonesia?

Pembahasan

Pencemaran adalah suatu peristiwa penyebaran bahan kimia dengan kadar tertentu yang bisa mengubah keadaan keseimbangan pada suatu daur materi dalam lingkungan atau keseimbangan lingkungan baik itu keadaan strukturnya maupun fungsinya yang nantinya dapat mengganggu kesejahteraan atau kelangsungan hidup manusia. Pencemaran udara adalah adanya substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dengan jumlah yang akan membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Pencemaran udara terjadi atas timbulnya sumber polutan alami ataupun polutan yang dihasilkan oleh aktivitas manusia.

Pencemaran udara yang terjadi akibat substansi polutan yang diakibatkan langsung dari sumber pencemaran udara disebut dengan polutan primer, seperti karbon monoksida karena karbon monoksida merupakan hasil dari pembakaran. Selain polutan primer terdapat juga polutan sekunder yang substansi polutannya terbentuk dari reaksi polutan primer di atrmosfer, seperti ozon.

Pencemaran yang terjadi di Indonesia banyak diakibatkan oleh aktivitas manusia, seperti kendaraan bermotor, pembakaran atau kegiatan memasak, hingga kegiatan industri. Polutan yang dihasilkan oleh kegiatan manusia tersebut sangat besar dan berpengaruh terhadap masalah pencemaran yang terjadi di Indonesia.

Kualitas udara di Indonesia termasuk kedalah golongan yang tidak sehat bagi kelompok sensitif dimana konsentrasi PM 2.5 di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 5kali lipat diatas rekomendasi paparan dari WHO. Particulate matter (PM) 2.5 merupakan partikel halus di udara yang memiliki ukuran 2.5 mikron atau lebih kecil dari itu. Indonesia menjadi posisi 6 dari 98 negara yang dinilai memiliki kualitas udara terburuk di dunia pada tahun 2019 dengan AQI sebesar 141, Indeks Kualitas Udara atau AQI dihitung berdasarkan pengukuran partikulat ( PM2.5 dan PM 10), Ozon (O 3), Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO 2) dan emisi Karbon Monoksida (CO). Di Indonesia Denpasar,Bali menjadi kota terbersih sedangkan kota berpolusi di Indonesia merupakan Tanggerang Selatan, Banten.

Rendahnya kualitas udara di Indonesia berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Pencemaran udara sangat berdampak buruk bagi Kesehatan pernafasan manusia, tidak hanya menyebabkan masalah pada pernafasan manusia namun pencemaran udara juga dapat menyebabkan masalah jantung dan kanker. Anak-anak yang ada didaerah dengan paparan polutan udara yang tinggi besar kemungkinan untuk menderita pneumonia dan asma. Selain berdampak pada Kesehatan manusia, pencemaran udara secara langsung berdampak pada pemanasan global dimana terjadi peningkatan suhu diseluruh dunia, terjadinya hujan asam, penipisan lapisan ozon hingga membuat hewan terkena racun akibat bahan kimia beracun di udara.

Pandemi covid-19 yang masuk ke negara Indonesia sejak awal tahun 2020 ternyata membawa dampak baik bagi kualitas udara di negara Indonesia. Pandemi covid-19 mengharuskan manusia untuk mengurangi aktivitasnya, terlebih lagi dengan diadakannya PSBB disejumlah wilayah di Indonesia. Seperti kondisi kualitas udara di Jakarta yang sebelum merebaknya virus ini masuk kedalam kondisi tak sehat, namun sejak 10 maret 2020 kondisi kualitas udara Jakarta masuk kedalam tahap moderat yang berarti kualitas udara di Jakarta tidak menimbulkan bahaya besar bagi Kesehatan namun hanya bisa membuat iritasi bagi Sebagian orang yang memiliki sensitivitas kulit dan saluran pernafasan.

Kesimpulan

            Pencemaran udara menjadi salah satu pencemaran yang paling berbahaya. Pencemaran udara membawa dampak yang cukup buruk bagi Kesehatan dan keadaan lingkungan, hal ini cukup meresahkan masyarakat Indonesia karena negara Indonesia masuk kedalam golongan negara dengan kualitas udara yag buruk. Dampak dari pencemaran udara itu sendiri sangat banyak, mulai dari asma, pneumonia, jantung hingga kanker. Sedangkan bagi lingkungan akan menyebabkan pemanasan global, penipisan ozon hingga matinya hewan akibat bahan kimia beracun di udara. Namun, pandemi covid-19 membawa dampak baik bagi kualitas udara di Indonesia karena berkurangnya aktivitas manusia selama pandemi covid-19. Jagalah lingkungan agar terhindar dari pencemaran udara dan pencemaran lingkungan lainnya, kesadaran masyarakat menjadi poin utama bagi hilangnya pencemaran di dunia.

Daftar Pustaka

https://katadata.co.id/muhammadridhoi/berita/5e9a41f5c6609/jakarta-lakukan-psbb-atasi-covid-19-ini-dampaknya-ke-polusi-udara

https://youtu.be/uJ-INJqndV8

https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/17/140000269/pencemaran-udara-dampak-dan-solusi


Senin, 02 November 2020

INDUSTRI PLASTIK DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPAN

 MENGENAL INDUSTRI PLASTIK DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPAN

OLEH : Marlina Christiaji (@S14-Marlina)

Abstrak :

            Plastik merupakan sebuah benda yang sudah tidak asing bagi masyarakat. Hampir disetiap barang akan ditemukan penggunaan plastik. Plastik merupakan bahan polimer sintesis yang dibuat melalui proses poli-merisasi. Plastik banyak digunakan sebagai kemasan baik pada keperluan rumah tangga, industri kecil maupun industri besar, banyaknya penggunaan plastik didalam kehidupan berbanding lurus dengan limbah yang tercipta dari penggunaan plastik tersebut. Limbah plastik sangat sulit untuk didegradasikan atau diuraikan oleh mikroorganisme. Sampah plastik dapat bertahan hingga bertahun-tahun sehingga menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Apabila penggunaan plastik tidak sesuai maka akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, karena dapat mengakibatkan pemicu kanker dan kerusakan jaringan pada tubuh manusia (karsinogenik). Selain berdampak buruk bagi kesehatan limbah plastik juga sangat berdampak bagi lingkungan.

Abstract:

Plastic is an object that is no longer available to society. Almost every item will be found using plastic. A synthetic polymeric material made through a poly-merization process. Plastics are widely used as packaging for both household, small and large industrial needs, the amount of use of plastic in life is directly proportional to the waste created from the use of this plastic. Plastic waste is very difficult to degrade or break down by microorganisms. Plastic waste can last for years, causing environmental pollution. If the use of plastic is not suitable, it will cause various health problems, because it can trigger tissue damage in the human body (carcinogenic). Besides having a bad impact on the health of plastic waste, it is also bad for the environment.

Kata kunci : Industri plastik, pencemaran lingkungan, limbah, polimer.

PENDAHULUAN

Seiring berkembangnya kemajuan diberbagai bidang yang disebabkan oleh semakin banyaknya pengetahuan yang dimiliki manusia, hal itu memudahkan kehidupan manusia dalam berbagai bidang termasuk dengan adanya banyak kemajuan didalam bidang industri. Kemajuan industri di dunia termasuk Indonesia membawa banyak dampak dalam kehidupan manusia, dengan adanya berbagai industri memudahkan segala aktivitas manusia. Salah satu kemajuan Industri yaitu dengan adanya industri plastik.

            Plastik digunakan dan dikembangkan secara luas sejak tahun 1975 oleh Montgomery ward, Jodan Mars, dan toko retail besar lainnya. Plastik merupakan bahan polimer sintesis yang umumnya bersifat isolator, ringan, dan proses pembuatannya yang terbilang mudah sehingga plastik banyak digunakan untuk kemasan. Industri plastik merupakan sektor yang cukup penting bagi perekonomian suatu negara, penggunaannya tidak hanya untuk alat sederhana, namun juga pada alat –alat yang cukup kompleks.

            Plastik terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau ekonomi. Perkembangan plastik berasal dari penggunaan material alami, kemudian material alami yang dimodifikasi secara kimia), hingga akhirnya ke molekul buatan manusia. Perkembangan Industri plastik di Indonesia mengalami kemajuan yang cukup signifikan, pengembangan industri plastik di Indonesia  lebih mengarah untuk kepentingan umum dan khusus seperti bahan bangunan. Hal ini terjadi seiring berkembangnya sektor infrastruktur dan pemukiman yang  berpengaruh dengan banyaknya penggunaan material polimer sebagai material konstruksi untuk menggantikan bahan kayu dan logam.

            Berkembangnya Industri plastik ini tidak hanya membawa banyak dampak positif namun juga memiliki dampak negatif bagi manusia juga lingkungan. Berkembangnya plastic sebagai salah satu bahan yang mempermudah dan berguna bagi manusia tidak menutup dampak negatif dari penggunaan serta berkembangnya industri plastik tersebut. Dampak negative dari plastic mulai dari pencemaran hingga dapat menyebabkan hal buruk bagi tubuh salah satunya dapat menyebabkan kanker.

PERMASALAHAN

1.      Apa itu Industri plastik?

2.      Apa saja jenis-jenis plastik?

3. Bagaimana dampak negatif plastik bagi kesehatan manusia dan lingkungan serta cara menanggulanginya?  

PEMBAHASAN



            Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah barang mentah, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi untuk dijadikan barang yang lebih tinggi kegunaannya.  Plastik adalah bahan polimer sintesis yang dibuat melalui proses polimerisasi, Polimerisasi merupakan proses penggabungan beberapa molekul sederhana (monomer) menjadi molekul besar (makromolekul) melalui suatu proses kimia. Industri plastik merupakan suatu kegiatan ekonomi yang mengolah biji plasti menjadi plastik yang sering digunakan oleh masyarakat.

            Plastik memiliki beberapa jenis, yaitu :

1)      Polyethylene Terephthalate (PETE) Kode 1

Plastik PETE dirancang hanya untuk satu kali penggunaan, jika digunakan secara berulang dapat membuat peningkatan resiko terkonsumsinya bahan plastik atau bakteri yang ada pada bahan tersebut. Bahan plastik PETE dapat bersifat racun dan sulit dibersihkan dari bakteri. Plastik jenis ini banyak ditemukan sebagai wadah makanan ataupun minuman.

2)      High-Density Polyethylene (HDPE) Kode 2

HDPE adalah jenis plastik yang sering didaur ulang, sangat keras dan tidak mudah rusak karena pengaruh panas yang tinggi atau suhu yang dingin. Plastik jenis ini biasa digunakan untuk membuat botol susu, botol minyak, botol pelembab, dan lain-lain. Plastik jenis ini dianggap sebagai plastik yang paling aman

3)      Polyvinyl Chloride (PVC) Kode 3

Plastik PVC dikhawatirkan menjadi “plastik beracun” karena mengandung berbagai racun yang dapat mencemari makanan. PVC bersifat lembut serta fleksibel namun sulit untuk didaur ulang. Produk yang mengandung PVC sebaiknya tidak dipergunakan kembali sebagai pembungkus makanan. Plastik PVC banyak dipergunakan untuk membuat botol minyak sayur, plastik pembungkus makanan, dan mainan anak-anak

4)      Low-Density Polyethylene (LDPE) Kode 4

Plastik jenis LDPE memiliki tingkat racun yang cukup rendah jika disandingkan dengan plastik jenis lain. Namun,  LDPE jarang sekali untuk didaur ulang. LDPE kerap ditemukan pada kantung Laundry, pembungkus buah-buahan, pembungkus baju, dan pada botol pelumas.

5)      Polypropylene (PP) Kode 5

Plastik PP dapat menjaga bahan di dalamnya dari kelembaban, minyak dan senyawa kimia lain, bersifat kuat, ringan, tahan terhadap panas serta dianggap aman untuk digunakan kembali juga didaur ulang. Plastik jenis ini digunakan sebagai pembungkus pada produk sereal, sebagai ember, kotak margarin dan yogurt.

6)      Polystyrene (PS) Kode 6

Polystyrene atau styrofoam mudah rusak, rapuh, murah, ringan, dan mudah dibentuk. Senyawa styrene pada plastik polystyrene dapat lepas dan jika terkonsumsi dapat menyebabkan kanker dan gangguan sistem reproduksi. Plastik ini banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan. Biasanya plastik PS digunakan sebagai botol minuman ringan, karton telor, kotak makanan, dan pembungkus bahan.

7)      Bahan Plastik Lain (BPA, Polycarbonate, dan LEXAN) Kode 7

Penggunaan plastic kode 7 sebagai botol minuman dan pembungkus makanan sangat tidak dianjurkan, karena zat penyusun plastik ini adalah BPA (Bisphenol A) yang merupakan senyawa yang dapat mengganggu kerja hormon-hormon tubuh. Plastik ini kerap kali digunakan untuk membuat aksesoris kendaraan, namun ada pabrik yang menggunakannya sebagai bahan baku botol minuman bayi dan pembungkus makanan.

Industri plastik sangat membantu manusia sebagai pelindung makanan, bahan baku botol susu, dan lain-lain. Namun dibalik segala kemudahan atas terciptanya plastik dan berkembanganya industri plastik, plastik memiliki dampak yang cukup buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Dampak plastik bagi lingkungan dan kesehatan manusia, yaitu:

1)      Plastik menjadi salah satu penyebab pencemaran di dunia. Hampir diseluruh dunia kota-kota menghasilkan sampah plastik hingga 1,3 miliar ton/tahun. Volume sampah dari plastik ini membuat penumpukan pada tempat pembuangan dikarenakan banyaknya sampah plastic ini serta sampah plastic merupakan sampah yang sangat sulit untuk terurai.

2)      Menjadi penyebab pencemaran air, plastik dapat menurunkan kualitas air karena mengandung bahan kimia yang beracun. Tercemarnya air jika digunakan untuk aktifitas manusia akan berdampak pada kesehatan manusia.

3)      Menurunkan kesuburan tanah, plastik sangat sulit untuk terurai, butuh waktu yang sangat lama untuk menguraikannya. Plastik yang ada ditanah menyebabkan turunnya kualitas tanah karena sirkulasi udara dalam tanah terhalang, selain itu ruang gerak hewan yang ada dibawah tanah juga menjadi terbatas sedangkan salah satu fungi hewan bawah tanah adalah menyuburkan tanah.

4)      Banyaknya sampah plastik sering kali menjadi penyebab matinya makhluk hidup, banyak hewan yang tidak sengaja mengkonsumsi plastik terlebih lagi di lautan, hewan yang tidak sengaja mengkonsumsi plastik banyak yang mati karena plastik yang ada didalam tubuhnya sangat sulit untuk terurai.

5)      Menyebabkan kanker.  Plastik merupakan salah satu barang yang kerap kali digunakan oleh manusia, jika zat dalam plastik masuk ditubuh manusia bisa sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Karena zat-zat plastik merupakan bahan kimia yang sangat beracun dan berbahaya bagi tubuh manusia.

6)      Mengganggu sistem saraf. Apabila dioksin yang ada plastik terhirup oleh manusia, sistem saraf akan terangsang dan hal ini menimbulkan kerusakan. Kerusakan sistem saraf akan berdampak pada kinerja organ dalam yang lainnya. Semua itu dikarenakan pembakaran plastik yang tidak sempurna.

Banyaknya dampak buruk plastik bagi lingkungan sangat meresahkan, plastik yang awalnya dibuat untuk mempermudah kegiatan manusia ternyata menjadi salah satu yang sangat berdampak bagi kehidupan manusia serta lingkungan. Oleh karena itu, perlunya pengetahuan agar masyarakat dapat mengurangi dampak buruk dari plastik. Sebaiknya penggunaan plastik dibatasi karena banyak plastik yang digunakan hanya untuk sekali pakai namun sangat sulit untuk teruraikan, dari beberapa jenis plastik banyak plastik yang dapat didaur ulang hal itu membutuhkan pengetahuan tentang jenis-jenis plastik sehingga masyarakat harus banyak mempelajari tentang jenis-jenis plastik dan karakteristiknya, apabila sampah plastik ingin dibakar maka alangkah baiknya pembakaran tersebut dilakukan ditempay yang tertutur atau incinerator karena pembakaran plastik diudara dapat membahayakan dengan terlepasnya zat-zat beracun plastik, dan gunakan plastik yang bisa terdegradasi karena banyak ahli kimia yang sedang membuat dan mengembangkan plastik yang dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme dan sinar UV.

 KESIMPULAN

Plastik adalah bahan polimer sintesis yang dibuat melalui proses polimerisasi, Polimerisasi merupakan proses penggabungan beberapa molekul sederhana (monomer) menjadi molekul besar (makromolekul) melalui suatu proses kimia. Plastik memiliki beberapa jenis, yaitu PETE, HDPE, PVC, LCPE, PP, PS, dan bahan plastik lainnya. Penggunaan plastik dapar menjadi masalah yang serius bagi lingkungan serta kesehatan manusia, seperti pencemaran tanah,air dan udara, menyebabkan kanker, meracuni hewan, mengganggu sistem saraf, dan lain-lain. Agar penggunaan plastik dapat diminimalisir dampak buruknya masyarakat harus banyak mempelajari jenis-jenis plastik, cara membakar yang benar, dan carra medaur ulangnya. Namun lebih baik masyarakat mengurangi penggunaan plastik karena plsatik sangat sulit untuk terurai. Oleh karena itu, hal yang dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga bumi ini.



Sabtu, 10 Oktober 2020

KIMIA LINGKUNGAN

 KIMIA LINGKUNGAN

Oleh : Marlina Christiaji (S14 - Marlina)



ABSTRAK

Ilmu kimia merupakan dasar ilmu yang dapat menghubungkan semua ilmu pengetahuan Alam, seperti fisika, biologi, geologi bahkan astronomi. Kimia memiliki cakupan yang sangat luas, dalam kegiatan sehari – hari manusia selalu berhubungan dengan ilmu kimia. Penerapan ilmu kimia dalam kehidupan manusia sangat banyak, hampir seluruh kegiatan manusia tanpa disadari berhubungan dengan kimia. masyarakat menggunakan produk yang pada pembuatannya merupakan pengimplentasian dari ilmu kimia, baik kimia terapan ataupun penggabungan kimia dengan ilmu pengetahuan alam lainnya. Namun, banyak masyarakat yang hanya menilai kimia sebagai zat yang berbahaya dan hal yang merusak lingkungan. Kimia dalam beberapa penerapannya memang memiliki dampak yang tidak baik, banyak zat – zat kimia yang berbahaya dan beracun, zat –zat kimia digunakan beberapa orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuat produk yang berbahaya, dan ada zat – zat kimia yang dapat merusak lingkungan. Adanya penerapan ilmu kimia yang berbahaya tidak seharusnya membuat masyarakat memandang kimia sebagai sesuatu hal yang berbahaya, banyak sekali manfaat ilmu kimia yang berpengaruh bagi masyarakat yang juga berpengaruh bagi lingkungan. Manfaat kimia lingkungan sangat banyak dan sangat berdampak bagi kehidupan manusia.

Keywords : ilmu kimia, kimia lingkungan, dampak kimia terhadap lingkungan

 

PENDAHULUAN

           Ilmu kimia yang berkembang seiring dengan perkembangan zaman memiliki banyak dampak bagi kehidupan manusia juga bagi lingkungan. Manfaat dari kimia sangat banyak namun hal itu tidak menutup kemungkinan akan bahaya – bahaya yang ditimbulkan. Semakin majunya teknologi yang mempermudah masyarakat dalam mengakses segala suatu hal, masyarakat lebih mudah mempelajari segala ilmu pengetahuan termasuk ilmu kimia sehingga pengetahuan masyarakat akan sekmakin banyak, namun disamping itu zat – zat kimia banyak yang berbahaya untuk manusia juga untuk lingkungan.

Ilmu kimia memiliki banyak sekali cabang ilmu, salah satunya adalah kimia lingkungan. Kimia lingkungan adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang proses kimia yang terjadi di lingkungan dan dampaknya bagi aktivitas manusia. Kimia lingkungan mempelajari tentang fenomena kimia dan biokimia yang erjadi di atmosfer bumi. Ilmu kimia lingkungan memiliki peranan yang sangat penting agar manusia mengetahui tentang polutan, efek rumah kaca, pencemaran, efeknya terhadap lingkungan, cara mengurangi efek tersebut dan langkah – langkah untuk mencegahnya. Segala bentuk aktivitas yang memiliki dampak bagi lingkungan dibahas didalam kimia lingkungan.            

Kimia lingkungan mempelajari efek bahan kimia terhadap lingkungan, termasuk pembentukan senyawa, bagaimana bahan kimia masuk ke lingkungan, perubahan yang terjadi pada bahan kimia tersebut setelah menyebar ke lingkungan, jumlah bahan kimia di lingkungan dan bagaimana mereka memasuki organisme dan hal-hal lain dari lingkungan dan kerusakan yang ditimbulkannya.


PERMASALAHAN

            Perkembangan zaman yang berdampak pada perkembangan teknologi mempermudah manusia untuk mempelajari hal – hal baru termasuk ilmu kimia yang terkadang disalahgunakan dan menjadi berbahaya bagi kehidupan manusia serta bagi lingkungan. Zat – zat yang digunakan dapat merusak lingkungan dan membuat lingkungan terkontaminasi dan polusi. Setiap segala sesuatu pasti memiliki sisi positif dan negatif.

a.)    Dampak merugikan bahan kimia bagi lingkungan.

b.)    Manfaat mempelajari kimia lingkungan bagi kehidupan.

 

PEMBAHASAN

            Pengetahuan yang semakin meningkat membuat manusia mudah melakukan segala sesuatunya, banyaknya pengetahuan yang dapat diakses mempermudah manusia menciptakan suatu inovasi baru. Inovasi baru yang tercipta terkadang memiliki dampak negatif untuk lingkungan. Dampak negatif adalah dampak yang menurunkan kualitas/kenyamanan hidup. Dampak ini tidak diharapkan karena menimbulkan masalah yang harus diatasi. Banyaknya zat-zat berbahaya kimia terkadang digunakan manusia tanpa mengetahui dampaknya.

Dampak negatif bahan kimia terhadap lingkungan:

1.        Penggunaan pupuk kimia yang awalnya dibuat dengan tujuan meningkatkan hasil panen dan mengatasi hama dan ternyata pupuk kimia tersebut membawa dampak negative bagi lingkungan, seperti mengakibatkan terikatnya unsur zat hara yang ada dalam tanah oleh molekul-molekul kimiawi sehingga regenerasi humus tidak dapat berlangsung lagi.

2.      Penggunaan alumunium foil dengan tujuan menjaga makanan agar tetap panas, berdampak negatif bagi lingkungan karena alumunium dapat terakumulasi pada tanaman. aluminium dapat merusak akar pohon ketika berada di tanah.

3.     Penggunaan deterjen untuk membersihkan pakaian, bahan aktif dalam deterjen merupakan bahan kimia yang sulit terurai oleh mikroorganisme sehingga menyebabkan pencemaran air dan tanah.

4.     Penggunaan kendaraan bermotor menyebabkan pencemaran udara, kondisi udara di dalam atmosfer tidak pernah ditemukan dalam keadaan bersih, melainkan sudah tercampur dengan gas-gas lain dan partikulat-partikulat yang tidak kita perlukan.

            Dampak yang ditimbulkan dari zat-zat kimia yang membuat rusak lingkungan dapat diatasi dengan mempelajari kimia lingkungan. Kimia lingkungan adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang proses kimia yang terjadi di lingkungan dan dampaknya bagi aktivitas manusia dan berperan penting agar manusia mengetahui tentang polutan, efek rumah kaca, pencemaran, efeknya terhadap lingkungan, cara mengurangi efek tersebut dan langkah – langkah untuk mencegahnya.

Manfaat mempelajari kimia lingkungan:

1.     Dengan mempelajari kimia lingkungan manusia akan lebih mengerti tentang lingkungan hidup, dengan seluruh gejala kimia yang terjadi baik yang terjadi secara alamiah ataupun yang disebabakan oleh aktivitas manusia.

2.   Kimia lingkungan dapat membantu manusia melakukan penanggulangan terhadap pencemaran dan dapat pula mencegah terjadinya pencemaran.

3.     Kimia lingkungan menjelaskan tentang unsur-unsur dan bentuk aktivitas yang memiliki dampak bagi lingkungan.

KESIMPULAN

       Seiring perkembangan zaman ilmu pengetahuan pun semakin berkembang hal itu didukung dengan kemajuan teknologi masa kini. Perkembangan ilmu pengetahuan juga berpengaruh dengan ilmu kimia yang dimiliki manusia saat ini. Berkembangnya ilmu kimia membawa dampak baik bagi manusia tetapi ada juga bahan-bahan kimia yang berdampak buruk bagi lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut manusia memiliki peranan yang sangat penting, kimia lingkungan sebagai cabang ilmu kimia yang membahas tentang segala unsur-unsur dan bentuk aktivitas yang memiliki dampak bagi lingkungan juga pencegahan dan penanggulangannya, ilmu kimia lingkungan dapat membantu manusia untuk tetap menggunakan unsur-unsur kimia tanpa merusak lingkungan.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

            Sodhi, GS. 2015. Konsep Dasar Kimia Lingkungan Edisi 3. Jakarta : EGC

            Luthfi, Achmad. 2004. Kimia lingkungan. Jakarta.

           Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia Lingkungan. Yokyakarta: Andi.

          Sanjaya, Aldy. 2016. Kimia Lingkungan dan Kimia Kehidupan Dalam Konsep Peranan Terumbu Karang Pada Proses Kehidupan Biota Laut. Makalah Universitas Riau. 1:5 Pekan Baru.


Selasa, 15 September 2020

Jadikan Kimia Sebagai Sahabat Manusia

Oleh : Marlina Christiaji 

(Mahasiswa Teknik Industri Universitas Mercu Buana Angkatan 2020)


Ilmu kimia merupakan ilmu yang mempelajari tentang komposisi, struktur, sifat dan yang secara khusus mempelajari tentang perubahan materi, yang meliputi perubahan materi secara kimia maupun fisika. Ilmu kimia berhubungan erat dengan permasalahan-permasalahan sifat suatu unsur dan atom, bagaimana pembentukan suatu senyawa, bagaimana atom berikatan satu sama lainnya, apa kegunaan dari suatu material, bagaimana reaksi yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia.