.

Tampilkan postingan dengan label @Proyek04. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Proyek04. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 September 2019

Industri Pipa dan Selang dari Plastik



Oleh : Bagas Fadhlullah Akmal (@P25-BAGAS)


Abstrak
            Industri pipa dan selang dari plastik mengutamakan proses daur ulang sebagai salah satu upaya menghasilkan produk ramah lingkungan. Pipa plastik seperti PVC ( polyvinychloride ), PE ( polyethylene ), dan PPR ( polypropylene Random) bisa di daur ulang. Produk yang dihasilkan oleh industry pipa dan selang plastic banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari industry besar misalnya pada instalasi pengolahan limbah industry, hingga pemakaian dalam skala rumah tangga seperti penggunaan slang dan pipa plastik.

Kata Kunci : Pipa dan selang dari plastic

I. Pendahuluan
            Tak dapat dipungkiri bahwa sektor industry memiliki peranan yang sangat vital dalam perekonomian suatu negara, termasuk di Indonesia. Dari tahun ke tahun, kontribusi sektor industry pengolahan terhadap pembentukan PDB semakin besar. Untuk mengoptimalkan peranan sektor industry dalam pembangunan perekonomian di Indonesia, maka produksi dari industry tersebut harus ditingkatkan pula, khususnya industry bahan pipa dan slang plastic. Produk yang dihasilkan oleh industry pipa dan slang plastic banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari industry besar misalnya pada instalasi pengolahan limbah industry, hingga pemakaian dalam skala rumah tangga seperti penggunaan slang dan pipa plastic. Jadi dapat dikatakan bahwa industry pipa dan selang plastic adalah salah satu penunjang kelancaran bisnis industry di Indonesia

II. Permasalahan
            Apa saja jenis pipa dan selang dari plastik ?

III. Pembahasan
Jenis Pipa dari plastik
Pipa Polyviny Chloride ( PVC )
            Adalah pipa yang terbuat dari plastic dan beberapa kombinasi vinyl lainnya. Memiliki sifat yang tahan lama dan tidak gampang dirusak. Pipa PVC juga tidak berkarat atau membusuk. Oleh karena itu, PVC ini paling sering digunakan dalam system irigasi/perairan dan pelindung kabel.
Keunggulan produk pipa PVC
1. Prosedur instalasi mudah
            Pipa PVC memiliki prosedur pemasangan lebih mudah. Material dari bahan thermoplastic, membuat pipa jenis ini mudah dipotong, tanpa kesulitan dan biaya besar.
2. Anti Korosi
            Pipa PVC memiliki bahan yang tahan terhadap bahan kimia tertentu seperti alkalin atau senyawa kimia lain
3. Harga relatif lebih murah
            Dibanding produk pipa besi, bahkan pipa thermoplastic lain, pipa dari material PVC memliki harga paling murah. Dengan aksesoris sambungan juga murah, membuat instalasi pipa ini juga sangat murah karena karena tanpa menggunakan mesin penyambung pipa khusus
4. Kuat dan Kokoh
            Generasi pipa uPVC modern telah menggunakan bahan unplasticized Polyvinyl Klorida. Bahan ini berhasil memperbaiki banyak kelemahan material PVC konvensional sebelumnya.

                Pipa HDPE
            Pipa HDPE atau high density polyethylene adalah pipa plastik bertekanan yang mulai banyak digunakan untuk pipa air dan pipa gas rumah tangga. Bahan dasarnya adalah polymer minyak bumi, yaitu polyethylene (PE). Pipa yang dibuat dari bahan (material) POLYETHYLENE dapat menekan biaya produksi dan pipa HDPE ini sangat efektif digunakan sebagai solusi masalah perpipaan di kota, industri, Maritim, Pertambangan, Tempat Pembuangan Sampah, irigasi dan pertanian.
Keunggulan produk pipa HDPE
1.. Anti  karat.
Tidak berkarat, membusuk atau korosi.
2. Anti rembes.
Penyambungan pipa HDPE menggunakan pemanasan bertekanan sehingga hasil sambungan lebih kuat dibandingkan dengan pipanya sendiri.
3. Perawatan yang sangat rendah
Dengan demikian terjadi penghematan yang luar biasa dalam biaya perbaikan.

Pipa PPR
            Pipa PPR adalah salah satu produk pipa thermoplastic dengan karakter unik. Karena sifatnya yang mampu mengalirkan air bersuhu tinggi dan bertekanan. Bernama pipa-PPR karena produk yang satu ini diproduksi dari bahan baku Polypropylene Random ( PP-R) type 3. Bahan baku PP-R 80 merupakan standar bahan baku untuk pipa thermoplastic untuk saluran air panas dan dingin
Kelebihan pipa PPR
1. Higenis
            Bahan baku yang tidak mudah rusak membuat produk PP-R Pipe higenis, sehingga aman digunakan untuk saluran air bersih bersuhu tinggi dan bertekanan.
2. Sistem sambungan
            Sistem penyambungan pipa PPR dapat dilakukan dengan du acara dan didukung oleh ratusan jenis aksesoris beragam diameter
3. Tahan Abrasi
            Abrasi merupakan salah satu penyebab usia pengguna pipa lebih pendek. Pipa jenis PP-R memliki kelebihan anti abrasi, sehingga penggunanya bisa hingga melebihi 50 tahun lamanya
4. Ramah lingkungan
            Bahan baku Polypropylene Random type 3 merupakan satu diantara beberapa bahan plastic ramah lingkungan. Karena pada dasarnya bahan ini mudah didaur ulang.

Jenis selang dari plastic
1. Selang Spiral
            Selang jenis ini sangat baik gunakan digunakan di applikasi tekanan tinggi untuk penyedotan dan pembuangan air yang terbuat dari gabungan bahan PVC lunak dan keras. Selang spiral memiliki dinding dibagian dalam yang mulus sehingga aliran yang lancar bisa tercapai
Keunggulan produk selang spiral
1. Fleksibel
2. Elastis
3. Kuat dan tahan lama
4. Tahan terhadap abrasi dan korosi

2. Selang Figoflexi
            Selang jenis ini biasa digunakan untuk pertanian, serta kebutuhan rumah tangga atau pemakaian sehari-hari. Selang figoflexi juga cocok digunakan diberbagai kondisi dan temperature. Tersedia dalam warna transparan, kuning, oranye, dan hijau
Keunggulan produk selang Figoflexi
1. Didesain khusus untuk pemakaian bervariasi
2. Elastis dan ringan

3. Selang Infus
            Selang infus merupakan alat sekali pakai digunakan untuk jalan pemberian cairan intravena ( infus ) atau memasukan caira obat langsung kedalam pembuluh darah vena dalam jumlah dan waktu tertentu
1. Terbuat dari material pvc yang aman
2. Diproduksi di arean steril
3. Tipis, fleksibel dan ringan
4. Cocok untuk mengalirkan darah, cairan infuse dan cairan suplemen
5. Memiliki variasi ukuran untuk pemakaian yang berbeda
                                                                                                            
IV. Kesimpulan
            Pentingnya peranan dan sumbangan sektor industry, khususnya industry pipa dan selang plastic. Industri pipa dan selang dari plastik mengutamakan proses daur ulang sebagai salah satu upaya menghasilkan produk ramah lingkungan. Pipa plastik seperti PVC ( polyvinychloride ), PE ( polyethylene ), dan PPR ( polypropylene Random) bisa di daur ulang. Produk yang dihasilkan oleh industry pipa dan selang plastic banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari industry besar misalnya pada instalasi pengolahan limbah industry, hingga pemakaian dalam skala rumah tangga seperti penggunaan slang dan pipa plastic.

Daftar Pustaka
Anonim. Tanpa tahun. https://pipaplastik.com/pipa/pipa-pvc/. Diakses 29 September 2019
Anonim. 2018. Banten : PT. Mahajaya Plastindo Indonesia. https://pabrikselang.com/selang-figoflexi-selang-superflex/. Diakses 29 September 2019
Anonim. 2019. Pipa PPR adalah. https://pipaplastik.com/pipa/pipa-ppr/. Diakses 29 September 2019

Sabtu, 11 Agustus 2018

DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN


DAMPAK_PENCEMARAN_LINGKUNGAN.png (1990×1211)       NAMA:SANDRO HANDIKA
                                                                                       KODE KELAS: @G28-/@PROYEKG04


Dampak pencemaran lingkungan pada saat ini mungkin sudah kita rasakan, seperti pemanasan global, polusi udara, air bersih yang mulai sulit di dapat di beberapa tempat, dan rusaknya unsur dalam tanah yang menyebabkan tanah tidak bisa di tumbuhi tumbuhan dan tanah tersebut beracun dan berbahaya bagi kesehatan manusia.


Kata kunci: Dampak Pencemaran Lingkungan

PEMANASAN GLOBAL

Mencairnya es yang berada di kutub utara dan kutub selatan Bumi
 mencairnya es yang berada di kutub utara dan juga kutub selatan Bumi. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasanya kutub utara dan kutub selatan Bumi adalah berupa es (baca: hujan es). Es yang berada di area kutub volumenya lebih besar daripada yang berada di wilayah bukan kutub Bumi.

Naiknya permukaan air laut
Meningkatnya suhu rata- rata Bumi dan atmosfer Bumi ini akan menyebabkan es di kutub menjadi cair, baik kutub Utara Bumi maupun kutub Selatan Bumi. Akibat mencairnya bongkahan es atau gunung es ini, air laut (baca: ekosistem air laut) pun menjadi bertambah volumenya. Hal ini karena es yang mencair akan lari ke dalam lautan dan akan menambh jumlah atau volume air laut. Ketika volume air laut bertambah, maka permukaan air laut pun menaik



POLUSI UDARA

Penurunan Kualitas Kesehatan Manusia
ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Atas adalah salah satu dampak polusi udara. Banyak penyakit gangguan pernapasan lainnya yang juga bisa menyerang manusia seperti bronkitis hingga pneumonia sebagai akibat polusi udara ini
RUSAKNYA LAPISAN OZON
lapisan ozon yang ada di atmosfer memiliki fungsi untuk melindungi bumi beserta isinya dari radiasi sinar ultraviolet. Lapisan ozon ini dapat mengalami kerusakan akibat efek emisi CFC yang menyebabkan penguraian molekul ozon lebih cepat sehingga lapisan ozon pada stratosfer mengalami kerusakan.


AIR BERSIH YANG BERKURANG
Air yang tercemar disebabkan oleh adanya sebuah zat kimia atau polutan yang masuk ke dalam air, seperti limbah industri yang masuk ke dalam aliran sungai yang jika manusia meminum air tersebut dapat menimbulkan manusia terkena penyakit cancer, selain itu juga terdapat limbah rumah tangga seperti deterjen dan sampah lain yang mengakibatkan penurunan oksigen di perairan sehingga dapat mengancam populasi makhluk hidup yang hidup di air,dan yang terakhir Limbah Pertanian seperti pupuk dan insektisida yang sangat berbahaya untuk kesehatan manusia juga pada organisme yang lainnya. Hal ini juga akan mengakibatkan kematian pada organisme yang hidup di dalam air


TANAH RUSAK
kebocoran limbah cair dari industri serta tumpahan minyak, zat kimia, dan limbah yang lainnya. Jika tanah sudah tercemar oleh suatu polutan, maka polutan tersebut akan mengendap ke dalam tanah sebagai zat yang sangat beracun yang dapat membahayakan kesehatan manusia.


KESIMPULAN

Bahwa pencemaran lingkungan sudah sangat mengkuatirkan dan sudah terjadi hampir di semua tempat, dan disini peran manusia sebagai pelaku utama pencemaran lingkungan harus berperan untuk memperbaiki lingkungan yang sudah tercemar, seperti dengan cara mengurangi penggunaan kendaraan dengan emisi yang tinggi atau beralih dengan mengunakan kendaraan ramah lingkungan lain seperti kendaraan listrik, berhenti membuang limbah sembarangan dan membuat semacam pengolahan limbah industri dan rumah tangga agar limbah tersebut tidak berbahaya lagi bagi lingkungan.






DAFTAR PUSTAKA
  • https://sahabatnesia.com/pencemaran-lingkungan/
  • https://ilmugeografi.com/fenomena-alam/akibat-pemanasan-global
  • https://kliksoreang.com/2018/01/5-dampak-polusi-udara-bagi-bumi-beserta-isinya.html
  • https://pandaibesi.com/pengertian-pencemaran-lingkungan/
  • https://ilmugeografi.com/fenomena-alam/dampak-pencemaran-lingkungan


Pengelolan Limbah dalam Mencegah Pencemaran Lingkungan

ABSTRAK

Dengan adanya pertumbuhan pesat pada industri di Indonesia, menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak negatif yang diberikan antara lain terjadi pencemaran lingkungan salah satunya pencemaran logam berbahaya yaitu Timbal (Pb) yang berbahaya bagi tubuh. Untuk itu diperlukan pengetahuan mengenai IPAL yang baik, guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Agar makhluk hidup yang ada di sekitar industri juga dapat hidup dengan aman dan nyaman.


Kata Kunci: industri, pencemaran lingkungan, timbal

Isi:

Saat ini teknologi sudah berkembang sangat pesat, hal tersebut dikarenakan banyaknya percobaan yang telah dilakukan oleh masyarakat sehingga menghasilkan teknologi yang lebih baik. Dengan begitu segala kegiatan yang dilakukan menjadi lebih mudah dikerjakan, hal ini juga diaplikasikan dalam dunia industri. Dalam preparasi, pengolahan maupun finishing tidak dapat terlepas dari teknologi. Namun selain membawa dampak positif, teknologi sekarang juga membawa dampak negatif. Salah satu dampak negatif dari dunia industri yaitu adanya pencemaran lingkungan.

Menurut Hidayat dan Kholil (2017), bahwa pencemaran lingkungan merupakan efek dari perubahan yang tidak diinginkan dalam lingkungan, yang secara langsung berpengaruh buruk terhadap kondisi tumbuhan, hewan dan manusia. Substansi yang menyebabkan pencemaran lingkungan dikenal sebagai polutan, dapat berupa padatan, cairan dan gas. Sebagian besar polutan diproduksi sebagai efek samping kegiatan manusia.

Menurut  Sutamiharja (1978) dalam Manan (2015), kerusakan dan pencemaran lingkungan dapat digolongkan kepada beberapa kelompok, yaitu:
(1) Kronis, dalam keadaan ini kerusakan dan pencemaran lingkungan terjadi secara progresif tetapi prosesnya lambat.
(2) Kejutan atau akut, dalam keadaan ini perusakan dan pencemaran lingkungan
terjadi secara mendadak dan kondisinya sangat berat.
(3) Berbahaya, terjadi kerugian biologis cukup berat, dan dalam hal ada radioaktivitas maka terjadi kerusakan genetis.
(4) Katastrofis, di sini kematian organis hidup cukup banyak, organisme hidup menjadi punah sama sekali.

Dari kegiatan industri yang dilakukan, menurut Setiyono dan Yuno (2008), bahwa upaya pengendalian pencemaran di Indonesia sampai saat ini masih mengalami banyak kendala. Sebagian dari penghasil bahan pencemar masih belum melakukan pengolahan terhadap limbahnya karena adanya berbagai kendala antara lain kurangnya kesadaran bahwa pengelolaan limbah merupakan investasi jangka panjang yang harus dilakukan, kurangnya informasi teknologi IPAL yang efektif dan efisien serta kurangnya sumber daya manusia yang menguasai teknologi IPAL.

Penyebab-penyebab itulah yang mempengaruhi adanya pencemaran lingkungan. Sedangkan limbah yang dihasilkan industri sangatlah banyak, dan bisa saja mengandung logam-logam yang berbahaya salah satunya adalah timbal. Menurut Naria (2005), Timbal atau timah hitam atau Plumbum (Pb) adalah salah satu bahan pencemar utama saat ini di lingkungan. Hal ini bisa terjadi karena sumber utama pencemaran timbal adalah dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Selain itu timbal juga terdapat dalam limbah cair industri yang pada proses produksinya menggunakan timbal, seperti industri pembuatan baterai, industri cat, dan industri keramik.

Dengan terjadinya pencemaran logam timbal, sangat dikhawatirkan mengganggu kesehatan masyarakat. Timah hitam dan senyawanya dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernafasan dan saluran pencernaan, sedangkan absorbsi melalui kulit sangat kecil sehingga dapat diabaikan. Bahaya yang ditimbulkan oleh Pb tergantung oleh ukuran partikelnya. Partikel yang lebih kecil dari 10 mikrogram dapat tertahan di paruparu, sedangkan partikel yang lebih besar mengendap di saluran nafas bagian atas (Ardyanto, 2005). Hal tersebut dapat menyebabkan berbagai penyakit pada manusia, salah satunya gangguan pada sel darah merah maupun enzim.

Maka dari itu, sangat diperlukan pengetahuan tentang pengelolaan limbah yang baik. Terutama untuk lingkungan industri yang memperoleh hasil produksi dalam jumlah besar. Supaya diperhatikan pengelolaan limbahnya, agar tidak tercemar ke lingkungan sekitar pabrik. Sehingga hewan, tumbuhan dan manusia yang hidup di sekitarnya tetap dapat merasa aman dan nyaman.


Daftar Pustaka

Hidayat, Atep Afia dan M. Kholil. 2017. Kimia, Industri dan Teknologi Hijau. Jakarta: Pantona Media


Manan, Abdul. 2015. Jurnal Hukum dan Peradilan Vol.4 No.2 dalam

Yudo, Satmoko dan Setiyono. 2008. JAI Vol. 4 No.1 dalam http://download.portalgaruda.org/article.php?article=61963&val=4559(Diunduh pada tanggal 11 Agustus 2018)


Ardyanto, Denny. 2005. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol.2 No.1 dalam http://journal.unair.ac.id/filerPDF/KESLING-2-1-07.pdf (Diunduh pada tanggal 11 Agustus 2018)