.

Tampilkan postingan dengan label @L11-NISRINA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @L11-NISRINA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Agustus 2019



EFEK PENCERAMARAN UDARA BAGI EKOSISTEM DAN CARA PENGELOLAANNYA

Nisrina Zahra Elfani , [Ir. Atep Afia Hidayat, MP] 
Program Studi Teknik Industri Universitas Mercubuana 
NIM : 41618110058 ( @L11-Nisrina ) 


Abstrak
Pencemaran udara adalah masuknya zat , energi , dan komponen lain ke dalam udara oleh kegiatan manusia , sehingga mutu udara turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan dan mempengaruhi ekosistem seperti kesehatan manusia , flora , fauna dan material . Gas pencemar udara dapat bersumber dari alam seperti letusan gunung berapi dan kebakaran hutan dan dari hasil kegiatan manusia sepeti penggunaan moda transportasi , pembakaran sampah dan kegiatan industry yang semakin hari semakin bertambah seiring bertambahnya penduduk dan meningkatnya terapan teknologi sebagai tuntutan hidup yang lebih baik dan sejahtera. Untuk mecegah makin buruknya kualitas udara yang kita hirup dan generasi di masa yang akan datang tetap dapat menghirup udara dengan kualitas yang baik dapat dilakukan pengelolaan- pengelolan terhadap unsur kimia berbahaya pencemaran udara . 

Kata kunci: pencemaran udara , pengelolaan , dampak bagi ekosistem 

Sabtu, 24 Agustus 2019

Udara Makin Tercemar



Kondisi udara pada saat ini sudah dalam kondisi yang memprihatinkan , terutama di Indonesia . Pada dasarnya pencemaran udara pemicunya sangat beragam begitupula dampak yang di timbulkannya  dan solusi yang harus di tempuh . 
Beberapa penyebab terjadinya pencemaran udara adalah sebagai berikut :

Sabtu, 10 Agustus 2019

Pencemaran Lingkungan : Jenis dan Penyebabnya

Pencemaran Lingkungan : Jenis dan Penyebabnya
Pencemaran lingkungan merupakan masuknya zat, makhluk hidup atau energi lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa diartikan sebagai adanya perubahan komposisi pada media yang dicemari misalnya saja tanah atau air atau udara yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti oleh manusia, proses alam, dan lainnya yang mengakibatkan adanya penurunan kualitas media yang dicemari tersebut sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Saat ini pencemaran yang terjadi di muka bumi ini semakin tak terkendalikan terutama setelah masa revolusi industri dimana banyak pabrik yang dibangun dan menyebabkan berbagai jenis polusi.

Industri Kimia

Industri Kimia
Industri Kimia merujuk pada suatu industri yang terlibat dalam produksi zat kimia. Industri ini mencakup petrokimia, agrokimia, farmasi, polimer, cat, dan oleokimia. Industri ini menggunakan proses kimia, termasuk reaksi kimia untuk membentuk zat baru, pemisahan berdasarkan sifat seperti kelarutan atau muatan ion, distilasi, transformasi oleh panas, serta metode-metode lain. Industri kimia terlibat dalam pemrosesan bahan mentah yang diperoleh melalui penambangan, pertanian, dan sumber-sumber lain, menjadi material, zat kimia, serta senyawa kimia yang dapat berupa produk akhir atau produk antara yang akan digunakan di industri lain.

Produk
Polimer dan plastik, terutama polietilena, polipropilena, polivinil klorida, polietilena tereftalat, polistirena dan polikarbonat adalah sebagian besar hasil industri kimia. Kimia yang dihasilkan digunakan dalam berbagai macam barang rumah tangga, pertanian, konstruksi, serta industri jasa.
Penjualan bisnis kimia dapat dibedakan menjadi beberapa kategori, di antaranya kimia dasar (sekitar 35-37% hasil penjualan), ilmu sains (30%), kimia khusus (20-25%) dan produk rumah tangga (10%).

Kimia Pangan



Kimia Pangan

Kimia pangan adalah studi mengenai proses kimia dan interaksinya dengan komponen biologis dan non-biologis bahan pangan. Substansi biologis misalnya produk daging, sayuran, produk susu, dan sebagainya. Mirip dengan biokimia dengan komponen utamanya yaitu karbohidrat, lemak, dan protein namun juga mempelajari komponen lain seperti air, vitamin, mineral, enzim, zat aditif, perasa, dan pewarna makanan. Ilmu ini juga meliputi bagaimana suatu produk pangan mengalami perubahan akibat berbagai metode pemrosesan makanan dan cara untuk meningkatkan maupun mencegah terjadinya perubahan itu.

Kimia dan Perkembangannya



  • Apa itu kimia ? 

           Kimia adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi. Ilmu kimia meliputi topik-topik seperti sifat-sifat atom, cara atom membentuk ikatan kimia untuk menghasilkan senyawa kimia, interaksi zat-zat melalui gaya antarmolekul yang menghasilkan sifat-sifat umum dari materi, dan interaksi antar zat melalui reaksi kimia untuk membentuk zat-zat yang berbeda. Kimia kadang-kadang disebut sebagai ilmu pengetahuan pusat karena menjembatani ilmu-ilmu pengetahuan alam, termasuk fisika, geologi, dan biologi
  • Perkembangan ilmu kimia 
           Perkembangan ilmu kimia terkini adalah bagaimana mengembangkan proses-proses kimia dan bahan yang bermanfaat bagi umat manusia tetapi dampaknya terhadap pencemaran lingkungan dapat diminimalkan, baik terhadap lingkungan perairan, lingkungan udara, maupun lingkungan tanah. Kedua tujuan itu memerlukan pemahaman konsep-konsep atau prinsip-prinsip kimia yang mantap dan mutakhir. Untuk memperoleh pengetahuan kimia terkini diperlukan penelitian yang berkesinambungan dan terpadu melalui pendekatan teoritis maupun praktis menggunakan metoda-metoda ilmiah dan peralatan mutakhir, sehingga dicapai konsep-konsep atau prinsip-prinsip kimia yang saksama dan bermanfaat bagi umat manusia dan lingkungan.
       Material yang sedang dikembangkan saat ini diantaranya adalah polimer, keramik, komposit, dan kristal cair. Bahan-bahan tersebut telah merasuk ke dalam kehidupan manusia, mulai adri peralatan rumah tangga sampai alat pacu jantung. Polimer digunakan mulai dari pembungkus makanan sampai organ tubuh buatan. Demikian juga dengan keramik, mulai dari alat-alat dapur dan hiasan hingga alat pacu jantung. Komposit banyak digunakan untuk kerangka pesawat terbang, sebab sifatnya keras tetapi lentur, dengan massa jenis ringan. Kristal cair digunakan untuk bahan-bahan elektronik.
Plastik adalah salah satu contoh polimer sintetik tinggi yang banyak manfaatnya bagi manusia. Tetapi sangat disayangkan, plastik perioda pertama yang diekmbangakan tidak ramah lingkungan, sebab tidak dapat dirombak oleh bakteri. Oleh sebab itu, saat ini sedang dikembangkan polimer yang biodegradable ( polimer yang dapat dirombak secara biologi oleh bakteri yang terdapat di lingkungan). 
         Polimer juga banyak di gunakan sebagai part – part mobil , seperti outer mirror yang terbuat dari bijih plastic ABS yang melalu proses injection molding  dalam industry manufactur sehingga terbentuklah outer mirror selain outer mirror yang paling dkenal kini adalah bumper , salah satu part mobil yang beukuran besar namun terbuat dari plastic dulu bumper masih terbuat dari plat besi sederhana yang fungsinya hanya sebagai pelengkap saja tanpa memperhatikan keselamatan bagi pengendara mobil. Bahan baku bemper mobil kemudian mengalami perubahan dari bahan plat besi menjadi bahan plastik dengan tujuan untuk memberikan perlindungan pada kendaraan ketika mengalami benturan. Bemper plastik banyak memberikan keuntungan baik bagi produsen dan pemilik mobil. Para produsen mobil berusaha menciptakan bemper dari bahan – bahan yang ramah lingkungan dan bisa menahan benturan pada kecepatan rendah . adapaun bahan plastic yang di gunakan untuk industi manufactur untuk pembuatan bumper adalah Polypropylene (PP) , Polyvinyl Chloride (PVC) , ABS , Polyamide (PA, Nylon 6/6, Nylon 6)
 


Daftar pustaka

Hidayat, Atep Afia dan M.Kholil, 2018, Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri, Penerbit WR, Yogyakarta
https://id.wikipedia.org/wiki/Kimia, di akses 5 agustus 2019