.

Tampilkan postingan dengan label @G32-NUR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @G32-NUR. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2018

CSR (Corporate Social Responsibility) | Manfaat Bagi Perusahaan , Masyarakat dan Lingkungan Sekitar




















ABSTRAK
CSR (Corporate Social Responsibility) Adalah suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada, seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menjaga lingkungan, memberikan beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut, dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk membangun desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah fenomena dan strategi yang digunakan perusahaan untuk mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. 

KEYWORD : CSR , Lingkungan dan masyarakat

PENDAHULUAN
CSR dikenal pada tahun 1980-an. Namun semakin populer digunakan sejak tahun 1990-an. Sama seperti sejarah munculnya CSR didunia dimana istilah CSR muncul ketika kegiatan CSR sebenarnya telah terjadi. Di Indonesia, kegiatan CSR ini sebenarnya sudah dilakukan perusahaan bertahun-tahun lamanya. Namun pada saat itu kegiatan CSR Indonesia dikenal dengan nama CSA (Corporate Social Activity) atau “aktivitas sosial perusahaan”. Kegiatan CSA ini dapat dikatakan sama dengan CSR karena konsep dan pola pikir yang digunakan hampir sama.  Layaknya CSR, CSA ini juga berusaha merepresentasikan bentuk “peran serta” dan “kepedulian” perusahaan terhadap aspek sosial dan lingkungan.misalnya, bantuan bencana alam, pembagian Tunjangan Hari Raya (THR), beasiswa dll.

PERMASALAHAN
Bagaimana manfaat CSR bagi perusahaaan , masyarakat dan lingkungan sekitar ?

PEMBAHASAN
CSR dimulai sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitabilityperusahaan. Kegiatan CSR akan menjamin keberlanjutan bisnis yang dilakukan. Hal ini disebabkan karena :
1.      Menurunnya gangguan social yang sering terjadi akibat pencemaran lingkungan, bahkan dapat menumbuh kembangkan dukungan atau pembelaan masyarakat setempat.
2.      Terjaminnya pasokan bahan baku secara berkelanjutan untuk jangka panjang.
3.      Tambahan keuntungan dari unit bisnis baru, yang semula merupakan kegiatan CSR yang dirancang oleh korporat.
Adapun 5 pilar yang mencakup kegiatan CSR yaitu:
1.      Pengembangan kapasitas SDM di lingkungan internal perusahaan maupun lingkungan masyarakat sekitarnya.
2.      Penguatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan wilayah kerja perusahaan.
3.      Pemeliharaan hubungan relasional antara korporasi dan lingkungan sosialnya yang tidak dikelola dengan baik sering mengundang kerentanan konflik.
4.      Perbaikan tata kelola perusahaan yang baik.
5.      Pelestarian lingkungan, baik lingkungan fisik, social serta budaya.

Berikut ini adalah manfaat CSR bagi masyarakat:
1.      Meningkatknya kesejahteraan masyarakat sekitar dan kelestarian lingkungan.
2.      Adanya beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut.
3.      Meningkatnya pemeliharaan fasilitas umum.
4.      Adanya pembangunan desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.

Berikut ini adalah manfaat CSR bagi perusahaan:
1.      Meningkatkan citra perusahaan.
2.      Mengembangkan kerja sama dengan perusahaan lain.
3.      Memperkuat brand merk perusahaan dimata masyarakat.
4.      Membedakan perusahan tersebut dengan para pesaingnya.
5.      Memberikan inovasi bagi perusahaan

Pada dasarnya CSR ini juga merupakan wujud pertanggung jawaban perusahaan terhadap stakeholder, sehingga pengertian CSR ini dapat dibagi mnejadi 3 unsur:
  1. Diwujudkan dalam tindakan sosial yang berupa sikap peduli terhadap lingkungan di sekitar perusahaan sesuai peraturan yang berlaku
  2. Memiliki komitmen untuk melakukan usaha secara etis dan legal, dan berperan dalam meningkatkan ekonomi para karyawan
  3. Memiliki komitmen untuk pembangunan ekonomi secara luas dan berkesinambungan
KESIMPULAN
CSR memberikan manfaat yang sangat besar dalam menyejarterakan masyarakat danmelestarikan lingkungan sekitarnya, serta bentuk investasi bagi perusahaan pelakunya.Investasi bagi perusahaan dapat berupa jaminan keberlanjutan operasi perusahaan dan membentuk citra positif perusahaan . Manfaat ini dapat diperoleh apabila perusahaanmenerapkan CSR atas dasar kesukarelaan, sehingga akan timbul hubungan timbal balikantara pihak perusahaan dengan masyarakat sekitar. Masyarakat akan secara sukarelamembela keberlanjutan perusahaan tersebut dan memberikan persepsi yang baik pada perusahaan. Dengan begitu citra positif perusahaan akan terbentuk dengan sendirinya.

DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, Atep Afia dan M. Kholil (2017). Kimia, Industri dan Teknologi Hijau. Penerbit Pantona Media. Jakarta
Rara, Prianka . 2014 . PENGERTIAN CSR, MANFAAT CSR, DAN PERUSAHAAN YANG MENERAPKAN CSR .  http://priankarara.blogspot.com/2014/10/pengertian-csr-manfaat-csr-dan_15.html . ( diunduh tanggal 25 Agustus 2018 )
 Rocket manajemen . 2018 . Pengertian CSR dan manfaat CSR di masyarakat . https://rocketmanajemen.com/definisi-csr/ . ( diunduh tanggal 25 Agustus 2018 )
Varianto, S.Achmad . 2013 . MAKALAH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY . https://www.academia.edu/8893101/MAKALAH_CORPORATE_SOCIAL_RESPONSIBILITY . ( diunduh tanggal 25 Agustus 2018 )
Gunnaharmyani . 2013 . Sejarah dan landasan CSR . http://gunnaharmyani.blogspot.com/2013/05/sejarah-dan-landasan-csr.html ( diunduh tanggal 25 Agustus 2018 )




GREEN BUILDING | Untuk Keberlanjutan dan Keselarasan Lingkungan












ABSTRAK
Beberapa manfaat Green building adalah manfaat lingkungan, manfaat ekonomi dan manfaat sosial. Green building adalah bangunan yang berkelanjutan. Green building sendiri memberikan banyak manfaat tetapi di samping itu, green building juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Meskipun green building memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, green building juga mempunyai hambatan dalam proses pembangunannya. Dalam rangka memenuhi atau membantu green building dalam prosesnya, penelitian ini bertujuan untuk menemukan atau membantu memecahkan kesulitan yang terjadi pada green building dalam proses pembuatannya. Masalah yang terdapat dalam proses pengembangan green building adalah kesadaran tentang green building, komitmen perusahaan dalam green building,

KEYWORD : Green Building , lingkungan berkelanjutan

PENDAHULUAN
 Bangunan hijau (Green Building) adalah bangunan berkelanjutan yang mengarah pada struktur dan pemakaian proses yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan hemat sumber daya sepanjang siklus hidup bangunan tersebut, mulai dari pemilihan tempat sampai desain, konstruksi, operasi, perawatan, renovasi, dan peruntuhan. Praktik ini memperluas dan melengkapi desain bangunan klasik dalam hal ekonomi, utilitas, durabilitas, dan kenyamanan.

PERMASALAHAN
Bagaimana konsep bangunan hijau ? dan Apa saja manfaat dari bangunan hijau tersebut ?

PEMBAHASAN
Bangunan hijau (Green Building) dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan bangunan terhadap kesehatan manusia dan lingkungan alami dengan:
·         Menggunakan energi, air, dan sumber daya lain secara efisien
·         Melindungi kesehatan penghuni dan meningkatkan produktivitas karyawan
·         Mengurangi limbah, polusi dan degradasi lingkungan

Ada 6 (enam) aspek yang menjadi pedoman dalam evaluasi penilaian Green Building 
1.      Tepat Guna Lahan (Approtiate Site Development / ASD)
2.      Efisiensi dan Konservasi Energi (Energy Efficiency & Conservation / EEC)
3.      Konservasi Air (Water Conservation / WAC)
4.      Sumber dan Siklus Material (Material Resource and Cycle / MRC)
5.      Kualitas Udara & Kenyamanan Ruang (Indoor Air Health and Comfort / IHC)
6.      Manajemen Lingkungan Bangunan (Building and Environment Management / BEM)

Penerapan aspek Green Building dari segi design bangunan yaitu 
·         Bentuk dan Orientasi Bagunan
·         Shading & Reflektor
·         Sistem Penerangan
·         Water Recycling System
Konsep Pembangunan Green Building. Beberapa aspek utama green building antara lain
·         Material : Material yang digunakan untuk membangun harus diperoleh dari alam, dan merupakan sumber energi terbarukan yang dikelola secara berkelanjutan.
·         Energi : Penerapan panel surya diyakini dapat mengurangi biaya listrik bangunan. Selain itu, bangunan juga selayaknya dilengkapi jendela untuk menghemat penggunaan energi, terutama lampu dan AC.
·         Air : Penggunaan air dapat dihemat dengan menginstal sistem tangkapan air hujan. Cara ini akan mendaur ulang air yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman atau menyiram toilet.
·         Kesehatan : Penggunaan bahan-bahan bagunan dan furnitur harus tidak beracun, bebas emisi, rendah atau non-VOC (senyawa organik yang mudah menguap), dan tahan air untuk mencegah datangnya kuman dan mikroba lainnya.

Manfaat  Pembangunan Green Building 
1.      Manfaat Lingkungan
·         Meningkatkan dan melindungi keragaman ekosistem
·         Memperbaiki kualitas udara
·         Memperbaiki kualitas air
·         Mereduksi limbah
·         Konservasi sumber daya alam

2.      Manfaat Ekonomi
·         Mereduksi biaya operasional
·         Menciptakan dan memperluas pasar bagi produk dan jasa hijau
·         Meningkatkan produktivitas penghuni
·         Mengoptimalkan kinerja daur hidup ekonomi
·          
3.      Manfaat Sosial
·         Meningkatkan kesehatan dan kenyamanan penghuni
·         Meningkatkan kualitas estetika
·         Mereduksi masalah dengan infrastruktur lokal

KESIMPULAN
Dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa bangunan hijau atau green building sangat penting bagi kelanjutan dan keselarasan lingkungan . Selain itu green building sangat bermanfaat bagi kesehatan , dengan mengedepankan konsep ramah lingkungan green building diharapkan dapat meningkatkan ekosistem , memperbaiki kualitas udara , air dan mereduksi limbah . Selain dari manfaat tersebut kita juga mendapatkan manfaat dari segi ekonomi yaitu kita dapat mereduksi biaya operasional , menciptakan dan memperluas pasar , meningkatkan produktivitas penghuni dan mengoptimalkan kinerja daur hidup ekonomi .

DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, Atep Afia dan M. Kholil (2017). Kimia, Industri dan Teknologi Hijau. Penerbit Pantona Media. Jakarta
Logic, Genius . 2015 . MAKALAH GREEN BUILDING .http://reckruitman.blogspot.com/2015/06/makalah-green-building.html . ( diunduh tanggal 25 Agustus 2018 )
Arifin . 2014 . Jurnal Green Building . http://e-journal.uajy.ac.id/6282/2/TS113027.pdf ( diunduh tanggal 25 Agustus 2018 )
Aly Albadyu, Muhammad . 2016 . https://www.scribd.com/doc/298605938/Makalah-Green-Building-doc ( diunduh tanggal 25 Agustus 2018 )
Arse, Rahmad Andi . 2014 . http://arsesormin.blogspot.com/2014/02/makalah-penerapan-dan-perealisasian-e.html Penerapan dan Perealisasian E-Green Smart Building .

Sabtu, 18 Agustus 2018

Green Chemistry is …

NUR SOFIYAN 41617110118 @G32-NUR












ABSTRAK
Perilaku "kimia hijau" atau green chemistry diciptakan agar masyarakat lebih peka terhadap kondisi bumi saat ini. Teknologi kimia hijau memberikan sejumlah manfaat, antara lain mengurangi limbah, mengurangi biaya perawatan pipa yang mahal, produk yang lebih aman, mengurangi penggunaan energy dan sumber daya alam tak terbarukan, dan meningkatkan daya saing pabrik kimia terhadap pelanggan mereka. Bila konsep kimia hijau diterapkan secara konsisten dan tepat dapat mengurangi bahkan menghilangkan senyawa beracun yang berdampak manusia, biosfir dan lingkungan sekitar.

KEYWORRD : Green Chemistry , Kimai Hijau

PENDAHULUAN
Ilmu Kimia dipandang sebagai salah satu ilmu dasar yang sangat diperlukan untuk mengatasi dan kemudian menghentikan timbulnya permasalahan lingkungan dalam rangka menunjang pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan atau pembangunan lestari. Kesinambungan dalam ilmu dan teknologi dimulai ketika kita mulai berfikir bagaimana untuk memecahkan masalah atau bagaimana untuk mengaplikasikan ilmu ke dalam teknologi. Green chemistry muncul karena adanya pergeseran paradigma konsep tradisional tentang efisiensi konsep yang berfokus utama pada hasil reaksi kimia, yang secara ekonomis bisa mengeliminasi limbah dan menghindari pemakaian material yang bersifat toksik dan atau berbahaya. Aktivitas green chemistry diformulasikan sebagai usaha pemakaian bahan dasar (terutama yang dapat diperbaharui) secara efisien, penghilangan limbah dan penghindaran pemakaian reagen dan pelarut yang bersifat toksik dan atau berbahaya dalam industri dan aplikasi produk kimia.

PERMASLAHAN
Apa yang dimaksud dengan Green chemistry ?
Bagaimana konsep dari Green Chemistr tersebut ?

PEMBAHASAN
Green chemistry atau kimia hijau adalah berbagai teknik dan metodolgi kimia yang berusaha mengurangi atau menghilangkan penggunaan atau produksi bahan mentah, produk, produk samping, pelarut, reagensia,dan sebagainya yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungannya (Anastas, 1998) dimana mulai mendapatkan perhatian besar dari berbagai pihak, dimulai dari bahan dan proses kimia yang dirancang untuk mengurangi atau menghilangkan dampak negatif bagi lingkungan.  Green chemistry merupakan pendekatan yang sangat efektif  dengan solusi ilmiah inovatif untuk situasi dunia nyata untuk pencegahan polusi atau pencemaran pada lingkungan. Konsep kimia hijau mulai dikenal global pada awal tahun 1990 setelah Environmental Protection Agency (EPA) mengeluarkan Pollution Prevention Act yang merupakan kebijakan nasional untuk mencegah atau mengurangi polusi.

12 Prinsip-Prinsip dalam Green Chemistry menurut Anastas dan Warner (1998) mengusulkan konsep “The Twelve Principles of Green Chemistry” yaitu:
  1. Mencegah timbul limbah
Lebih baik mencegah daripada menanggulangi limbah
  1. Desain produk bahan kimia aman
Mampu mendesain bahan kimia yang aman dengan target utama mencari nilai optimum agar produk bahan kimia memiliki kemampuan dan fungsi yang baik akan tetapi juga aman (toksisitas rendah). Caranya adalah dengan mengganti gugus fungsi atau dengan cara menurunkan nilai bioavailability.
  1. Desain proses sintesis aman
Metode sintesis didesain untuk menggunakan dan menghasilkan zat dengan toksisitas rendah atau tidak berbahaya bagi kesehatan manusia dengan meminimalkan paparan atau bahaya penggunaan bahan kimia tersebut.
  1. Bahan baku terbarukan
Bahan mentah atau bahan baku harus bersifat terbarukan bukan bahan habis pakai yang akan terus menipis dan mahal secara ekonomis
  1. Katalis
katalis berperan pada peningkatan selektifitas, mampu mengurangi penggunaan reagen, dan mampu meminimalkan penggunaan energi dalam suatu reaksi.
  1. Mengurangi proses derivitasi
Derivatisasi yang tidak diperlu (gugus pelindung, proteksi/deproteksi, dan modifikasi sementara) pada proses fisika ataupun kimia harus diminimalkan atau sebisa mungkin dihindari karena pada setiap tahapan derivatisasi memerlukan tambahan reagen yang nantinya memperbanyak limbah.
  1. Efisiensi atom
Metode sintesis harus didesain untuk memaksimalkan penggabungan semua bahan yang digunakan dalam proses untuk menjadi produk akhir
  1. Pelarut dan zat tambahan aman
Penggunaan zat zat tambahan (pelarut, agen pemisah dan sebagainya) dibuat sedapat mungkin tidak berbahaya bila digunakan
  1. Efisiensi Energi
Energi untuk proses kimia harus aman dan dampak lingkungan dengan ekonomisnya diminimalkan
  1. Desain untuk mudah degradasi
Bahan kimia harus didesain dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, sehingga  bahan kimia harus mudah terdegradasi dan tidak terakumulasi di lingkungan (sintesis biodegradable plastik, bioderadable polimer, serta bahan kimia lainya).
  1. Analisis langsung untuk mengurangi pencemaran
Metode analisis yang dilakukan secara real-time dapat mengurangi pembentukan produk samping yang tidak diinginkan.Ruang lingkup ini berfokus pada pengembangan metode dan teknologi analisis yang dapat mengurangi penggunaan bahan kimia yang berbahaya dalam prosesnya.
  1. Meminimalisasi potensi kecelakaan
Bahan kimia yang digunakan dalam reaksi kimia harus dipilih sedemikian rupa sehingga potensi kecelakaan yang dapat mengakibatkan masuknya bahan kimia ke lingkungan, ledakan dan api dapat dihindari.
KESIMPULAN
Teknologi kimia hijau memberikan sejumlah manfaat, antara lain mengurangi limbah, mengurangi biaya perawatan pipa yang mahal, produk yang lebih aman, mengurangi penggunaan energy dan sumber daya alam tak terbarukan, dan meningkatkan daya saing pabrik kimia terhadap pelanggan mereka.

DAFTAR PUSTTAKA
Hidayat, Atep Afia dan M. Kholil (2017). Kimia, Industri dan Teknologi Hijau. Penerbit Pantona Media. Jakarta
Anastas, P.T. dan Warner, J.C.. 1998. Green Chemistry: Theory and Practice. New York: Oxford University Press
Majalah, 1000 Guru . 2011 . Apa Dan Mengapa Green Chemistry . http://majalah1000guru.net/2011/06/apa-mengapa-green-chemistry/ ( diunduh tanggal 18 Agustus 2018 )
Nurudinmz . 2017 .  Prinsip Prinsip Green Chemistry Untuk Mencegah PENCEMARAN Lingkungan . http://nurudinmz.blog.uns.ac.id/2017/03/14/12-prinsip-prinsip-green-chemistry-untuk-mencegah-pencemaran-lingkungan/ ( diunduh tanggal 18 Agustus 2018 )

Merkuri | Dari Tremor Hingga Kematian




NUR SOFIYAN 41617110118 @G32-NUR













ABSTRAK
Terdapatnya merkuri di lingkungan perairan disebabkan kegiatan perindustrian dan kegiatan alam. Pengaruh merkuri sebagai pollutan terhadap kehidupan biota laut dapat bersifat langsung maupun tidak langsung, misalnya melalui penurunan kualitas air, dan melalui rantai makanan (food chain). Bentuk yang bersifat toksis dari merkuri adalah methyl merkuri, yang mana dapat diakumulasi oleh biota air. Terjadinya proses akumulasi di dalam tubuh ikan karena kecepatan pengambilan merkuri (up take rate) oleh ikan lebih cepat dibandingkan proses eksresi. Pengaruh toksisitas merkuri terhadap ikan dapat bersifat lethal dan sublethal, sinergism dan antagonism. Dampak merkuri pada manusia dapat berupa gangguan fisiologis, ganggunan sistim syaraf, gangguan pertumbuhan, dan gangguan terhadap ginjal

KEYWORD : Merkuri , Tremor dan Kematian

PENDAHULUAN
Logam merkuri (Hg) adalah salah satu trace element  yang mempunyai sifat cair pada temperatur ruang dengan spesifik gravity dan daya hantar listrik yang tinggi. Karena sifat-sifat tersebut, merkuri banyak digunakan baik dalam kegiatan perindustrian maupun laboratorium. Merkuri yang terdapat dalam limbah atau waste di perairan umum diubah oleh aktifitas mikro organisme menjadi komponen methyl merkuri (CH3-Hg) yang memiliki sifat racun dan daya ikat yang kuat disamping kelarutannya yang tinggi terutama dalam tubuh hewan air.

PERMASALAHAN
Apa dampak merkuri bagi kesehatan manusia ?

PEMBAHASAN
Sebuah tinjauan baru dalam jurnal Current Opinions in Pediatrics, menunjukkan bahwa perilaku impulsif dan masalah kognitif yang terkait dengan paparan timbal dapat dipengaruhi karena akibat keracunan merkuri. Selain itu, jika tubuh terkena paparan unsur merkuri dalam jangka waktu panjang, ini dapat menyebabkan tremor, kelemahan otot, sakit kepala, insomnia, sesak napas, kerusakan ginjal, bahkan kematian.
Penyebab Keracunan Merkuri
Seseorang dapat keracunan merkuri berdasarkan beberapa keadaan yang berbeda, seperti:
  • Mengonsumsi ikan yang tercemar merkuri.
  • Menghirup asap gunung meletus atau kebakaran hutan.
  • Menghirup udara yang tercemar akibat proses industri, seperti asap pembakaran batubara, pembakaran bahan bakar minyak, dan pembakaran kayu
  • Tambalan gigi yang mengandung amalgam dapat melepas merkuri, sehingga dapat terhirup atau tertelan.
  • Terhirup uap merkuri saat lampu neon pecah.
  • Terhirup uap merkuri saat termometer raksa pecah atau tertelan air raksa ketika tidak sengaja termometer pecah di dalam mulut.
  • Terhirup uap merkuri saat pemanasan bijih emas di pertambangan emas.
  • Menggunakan krim pencerah kulit yang mengandung merkuri.

Berikut gejala yang dapat ditimbulkan berdasarkan sistem organ tubuh, antara lain:
  • Sistem saraf. Sistem saraf dapat dipengaruhi oleh merkuri, sehingga menimbulkan gejala, antara lain: Sakit kepala.Tremor ,Kesemutan, terutama di sekitar tangan dan kaki, serta mulut. Gangguan penglihatan. Gangguan bicara dan mendengar.Kelemahan otot. Sulit berjalan. Hilang ingatan.
  • Ginjal. Keracunan merkuri dapat menyebabkan gagal ginjal.
  • Jantung. Keracunan merkuri dapat mengakibatkan nyeri dada, serta penumpukan merkuri di jantung akan menimbulkan kardiomiopati, yaitu kelainan pada otot jantung.
  • Saluran pernapasan. Menghirup uap merkuri dapat menyebabkan radang tenggorokan sampai mengakibatkan gagal napas, bila terpapar dalam jumlah besar.
  • Kulit. Merkuri yang terpapar pada kulit dapat menimbulkan ruam dan peradangan.

KESIMPULAN
Bahaya merkuri tidak dapat terelakan lagi , merkuri adalah zat beracun yang dapat merusak system saraf manusia hingga menyebabkan kematian . Merkuri juga dapat mempengaruhi ekosistem perairan . Merkuri terbagi atas 3 yaitu merkuri elemental , merkuri inorganic dan merkuri organic .

DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, Atep Afia dan M. Kholil (2017). Kimia, Industri dan Teknologi Hijau. Penerbit Pantona Media. Jakarta

http://barcabarcaindo.blogspot.com/2015/04/bahaya-merkuri-bagi-tubuh-uji-merkuri.html
Hello Sehat . 2017 . https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/penyebab-keracunan-merkuri/ ( diunduh tanggal 18 Agustus 2018 )
Al Istiqomah , Yesika . 2013 . http://yesikalistiqomah.blogspot.com/2013/08/makalah-merkuri-dan-dampaknya-bagi.html ( diunduh tanggal 18 Agustus 2018 )