.

Tampilkan postingan dengan label @G08-Dery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @G08-Dery. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Energi Alternatif

Energi alternatif



​


Keadaan bumi dewasa ini mengalami peningkatan cukup pesat dalam hal pencemaran udara, hal itu bukan lah hal yang mengarah ke sisi positif akan tetapi justru mengarah ke negatif. Berita mengenai kerusakan alam sudah menjadi perbincangan yang umum di semua lapisan manusia. Penggunaan barang-barang yang dapat mengancam kondisi bumi semakin banyak ditemui di hampir semua aktifitas manusia, juga penggunaan senyawa-senyawa kimia berbahaya yang semakin banyak dijumpai.
 Di negara-negara maju sekarang ini mulai berlomba-lomba dalam hal pengembangan teknologi hijau yang jelas demi tercapainya bumi yang bersih dari pencemaran, entah itu yang bersifat cair, padat, maupun gas. Semua negara berlomba-lomba menciptakan teknologi yang bersahabat dengan lingkungan dan tentunya tidak mengakibatkan pencemaran. Kunci menuju ke masyarakat yang modern adalah dengan bersahabat dengan alam. Usaha manusia dalam hal mengurangi pencemaran di bumi bisa di lakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan penggantian energi yang berasal dari fosil dengan energi-energi alternatif lainya.

Berikut ini energi-energi alternatif yang dapat dipergunakan :
1.      SOLAR ENERGI
Energi ini merupakan energi yang berasal dari sumber panas matahari, sinar matahari dapat digunakan untuk pemanasan rumah, pencahayaan dan pendinginan. Sebagian besar bentuk energi terbarukan berasal baik secara langsung atau tidak langsung. Pemanfaatan panas matahari dapat menggantikan pemakaian listrik dan barang-barang yang menggunakan sumber daya dari fosil.

2.      ENERGI ANGIN
Angin merupaka pergerakan udara yang terjadi ketika naik udara hangat dan udara dingin bergegas menggantinya, dalam hal ini udara memiliki sifat bergerak dari tempat dingin menuju ke tempat yang lebih hangat.  Pergerakan angin dapat dimanfaatkan guna menjadi penggerak kincir dan untuk menggerakan turbin sebagai sumber listrik.

3.      Hydropower
Sama halnya dengan energi angin, energi ini juga memanfaatkan pergerakan dari air yang mengalir dengan memanfaatkan gaya gravitasi bumi. Air bergerak dari tempat tinggi ke tempat rendah dan menggerakan turbin yang mendorong proses mekanis untuk generator, dan dihasilkanlah listrik.

4.      ENERGI BIOMASSA
Biomasa telah menjadi sumber energi penting sejak orang pertama mulai membakar kayu untuk memasak makanan dan menghangatkan diri melawan dinginya musim dingin. Kayu masih merupakan sumber yang paling umum dari energi biomassa, tapi sumber-sumber lain dari energi biomassa melipputi tanaman pangan, rumput dan tanaman lain, limbah pertanian dan kehutanan dan residu. Biomasa dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dan sebagai bahan bakar untuk transportasi atau memproduksi produk dengan menggantikan bahan bakar fosil.

5.      HIDROGEN
Senyawa ini memiliki potensi yang luar biasa sebagai sumber bahan bakar dan energi, tapi teknologi yang membutuhkan untuk mewujudkan potensi ini masih dalam tahap awal. Air adalah dua-pertiganya hidrogen, tapi hidrogen di alam selalu ditemukan dalam kombinasi dengan unsur lainya, setelah dipisahkan dari unsur-unsur lainya, hidrogen dapat digunakan untuk menggerakan kendaran, menggantikan gas alam untuk pemanasan dan untuk menghasilkan listrik.

6.      ENERGI PANAS BUMI
Pemanfaatan energi panas bum dapat menghasilkan listrik yang berasal dari uap dan air panas. Energi ini langsung dapat digunakan untuk pembangkit listrik.

Dari beberapa energi alternatif yang telah disebutkan diatas tentunya dapat menanggulangi ancaman dari pemanasan global. Pencemaran yang menjadi momok yang menakutkan di bumi dapat mulai dikurangi dengan menggantikan peranan dari energi gas alam dan fosil.

SUMBER


Jumat, 16 Februari 2018

Industri Hijau

INDUSTRI HIJAU


​

INOVASI INDUSTRI HIJAU
Indonesia masih memerlukan inovasi di sektor industri dalam upaya pengelolaan lingkungan hijau. Pelaku industri dituntut secara aktif dan bijak menggunakan sumber daya dan teknologi ramah lingkungan sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi bagi keberlanjutan usaha.
Kementerian Perindustrian sebagai pembina industri nasional, berkomitmen memacu pelaku industri mengembangkan inovasi yang mendorong peran perusahaan melakukan perbaikan lingkungan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Penerapan industri hijau menjadi penentu utama bagai peningkatan daya saing dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Berbagai input sumberdaya dalam proses produksi senantiasa memperhatikan prinsip industri hijau, hal itu akan berdampak terhadap peningkatan efisiensi dan keunggulan kompetitif industri. Industri hijau dapat berperan dalam mengentaskan kemiskinan, mengutamakan penghematan energi termasuk lebih memanfaatkan energi terbarukan, lebih memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja, serta berpotensi meningkatan produktivitas.
Inovasi khususnya pada teknologi industri dilakukan untuk membantu aktivitas produksi menjadi lebih efisien dan efektif, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing. Penerapan industri hijau dapat menumbuhkan inovasi untuk pengembangan industri yang menyediakan jasa dan produk untuk perlindungan lingkungan. Industri hijau akan terus tumbuh dan berkembang, dalam hal ini   mencakup semua jenis layanan dan teknologi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pengurangan berbagai dampak negatif kegiatan industri (bahkan termasuk transportasi dan rumah tangga) terhadap lingkungan.
Beberapa industri yang telah melakukan inovasi dengan penerapan industri hijau atau industri ramah lingkungan, antara lain 
  • INDUSTRI HEMAT ENERGI


Penerapan prinsip industri hijau pada perusahaan tekstil, alas kaki, dan gula di Indonesia berhasil menghemat energi 25 persen. Sebaliknya, produktivitas perusahaan naik hingga 17 persen.
Penerapan prinsip industri hijau juga meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menurunkan emisi gas rumah kaca. Pengembangan industri hijau dilakukan melalui beberapa prinsip, yakni produksi bersih, efisiensi sumber daya, proses daur ulang, dan desain ramah lingkungan. Semua prinsip itu menggantikan prinsip pembangunan konvensional yang terbukti berdampak buruk pada lingkungan.
  • ENERGI TERBARUKAN


Energi terbarukan merupakan sumber energi alam yang dapat langsung dimanfaatkan dengan bebas. Selain itu, ketersediaan energi terbarukan ini tak terbatas dan bisa dimanfaatkan secara terus menerus. Adapun contoh dari energi terbarukan ini adalahsebagai berikut:
a. Angin
Angin merupakan salah satu sumber energi yang tak pernah ada habisnya. Selama bumi ini masih ada, maka angin akan tetap ada selamanya karena ketersediaannya tidak terbatas. Angin sendiri seringkali dimanfaatkan dalam teknologi kincir angin, khususnya di negara dengan intensitas angin sangat banyak. Angin ini nantinya akan mendorong turbun dari kincir angin yang bisa menghasilkan energi listrik.
b. Matahari
Matahari merupakan sumber energi paling penting dalam kehidupan manusia. Sumber energi panas dari matahari juga banyak digunakan untuk berbagai macam aktivitas, seperti fotosintesis buatan, listrik tenaga surya, menjemur pakaian dan lain sebagainya.
c. Air Laut Pasang
Pemanfaatan air laut pasang atau gelombang dari air laut ini kian dijadikan sebagai sumber energi terbarukan untuk menghasilkan listrik.
d. Panas Bumi

Sumber energi minyak bumi atau geothermal sendiri merupakan energi panas dari kerak bumi. Energi geothermal in diperoleh akibat peluruhan radioaktif dan juga pelepasan kalor atau panas secara terus menerus di dalam bumi.

e. Tumbuhan

Produk yang dihasilkan dari tanaman atau tumbuhan ini sebenarnya bisa diolah untuk kebutuhan produk yang lain, misalnya kertas, kayu bakar hingga produk lainnya yang bisa dimanfaatkan. Akan tetapi, kekurangan dari energi terbarukan ini adalah bisa mengakibatkan beragam bencana alam apabila digunakan secara terus menerus tetapi tidak diimbangi dengan pelestarian tumbuhan tersebut.

f. Biofuel
macam-macam sumber energi terbarukan berikutnya adalah biofuel. Biofuel merupakan bahan bakar hayati yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Sumber dari energi terbarukan ini adalah tanaman yang memiliki kandungan gula tinggi seperti tebu dan sorgum serta tanaman yang memiliki kandungan minyak nabati tinggi seperti kelapa sawit, ganggang dan jarak.
g. Air
Selain air laut pasang, energi air juga energi alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil. Sumber energi yang satu ini didapatkan dengan memanfaatkan energi potensial dan energi kinetik yang dimiliki oleh air Di Indonesia sendiri sudah terdapat puluhan PLTA untuk menghemat sumber daya tak terbarukan.
h. Biomassa
Biomassa merupakan energi terbarukan yang mengacu pada bahan biologis yang berasal dari organisme yang masih hidup ataupun yang belum lama mati. Sumber utama dari energi biomassa sendiri adalah limbah, alkohol dan juga bahan bakar kayi. Saat ini di Indonesia juga sudah terdapat pembangkit listrik biomassa salah satunya yaitu PLTBM Pulubala di Gorontalo yang memanfaatkan tongkol jagung
  • PRODUKSI CLEANER

Produk bersih merupakan salah satu pendekatan dalam pengelolaan ligkungan hidup. Konsep produk bersih adalah mencegah dan meminimalkan terbentuknya limbah atau bahan pencemar lingkungan diseluruh tahapan produksi. Disamping itu, produk bersih juga melibatkan upaya-upaya untuk meningkatkan efisien penggunaan bahan baku, dan bahan penunjang dan energi diseluruh tahapan produksi, sehingga dengan menerapkan konsep tersebut, diharapkan sumber daya alam dapat lebih dilindungi dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan kata lain, produk bersih merupakan pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif, terpadu dan diterapkan secara kontinyu pada proses produksi, produk dan jasa untuk meningkatkan ekoefisiensi sehingga mengurangi resiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.
  • Supply Chain Sustainability (SCS)  / Rantai Pasok Berkelanjutan


Supply Chain yang berkelanjutan (SCS) adalah pengelolaan lingkungan, sosial dan ekonomi, dan menggalakkan praktik tata kelola yang baik untuk seluruh siklus barang dan jasa. Tujuan dari SCS adalah untuk menciptakan, melindungi dan meningkatkan nilai lingkungan, sosial dan ekonomi jangka panjang dari semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam membawa produk dan layanan ke pasar. 
Supply Chain yang berkelanjutan (SCS) adalah masalah bisnis yang mempengaruhi rantai pasokan atau jaringan logistik suatu organisasi dalam hal lingkungan, risiko dan biaya limbah. Ada kebutuhan yang berkembang untuk mengintegrasikan pilihan yang ramah lingkungan ke dalam manajemen rantai pasokan
  • CARBON FINANCE

Carbon Finance, yaitu menyangkut keuangan karbon yang menyediakan sumber daya keuangan untuk proyek-proyek atau program yang berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) yang diverifikasi dan dijual di pasar karbon global.

DAFTAR PUSTAKA


Industri Ramah Lingkungan

INDUSTRI RAMAH LINGKUNGAN


​

Aktifitas industri tentunya akan menghasilkan limbah baik secara langsung maupun tidak langsung. Limbah yang dihasilkan tentunya akan berdampak pada lingkungan dan masyarakat sekitar. Polusi udara yang dihasilkan misalnya, asap hitam hasil pembakaran pabrik yang bergerak di pembuatan besi dan alumunium sering mengkhawatirkan masyarakat sekitar, asap sisa pembakaran membawa polutan berbahaya yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Solusi yang dapat dilakukan untuk menghindari pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik adalah dengan Green Chemical Process. Green Chemical Process (Proses Kimia Hijau) merupakan sebuah alternatif baru untuk mengatasi berbagai masalah lingkungan yang dihasilkan dari aktifitas produksi pabrik agar keberadaan industri dan produk-produk yang dihasilkan akan menjadi lebih bersahabat bagi lingkungan terutama masyarakat sekitar. Kelestarian alam turut menjadi salah satu prioritas dari pengoperasian proses kimia hijau ini. Hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam industri hijau adalah perancangan proses dan pilihan bahan kimia yang dipakai, perancangan pabrik, hingga proses pengolahan limbah.

Bahan baku yang dipilih dalam melakukan produksi sangat dianjurkan memilih bahan baku yang bersifat terbarukan (renewable) dan juga dapat didaur ulang (recycleable). Dalam menggunakan energi, terutama bagi pabrik-pabrik yang sering melakukan sistem pembakaran untuk menghasilkan produk yang diinginkan sangat disarankan untuk meminimalisir energi yang terbuang (heat integration) yang dapat menyebabkan pemanasan global, dan sangat dianjurkan untuk sebisa mungkin menggunakan bahan bakar nabati (biofuel), atau bisa juga menggunakan energi matahari.

Bahkan, jika memungkinkan, gas CO2 yang terbuang dapat ditangkap kembali (CO2 capture) agar sebisa mungkin meminimalisir pencemaran lingkungan. Metode ini, dapat digunakan pada industri-industri kimia yang bergerak di bidang Petrokimia seperti PT Krakatau Steel. Cara lain untuk meminimalisir limbah udara adalah dengan digunakannya fiter udara yang berfungsi untuk menangkap debu / partikel yang keluar dari cerobong atau stack. Berikut ini beberapa macam filter udara, meliputi :
 
Pengendapan siklon 
Adalah alat yang digunakan untuk mengendapkan debu atau abu yang ikut dalam gas buangan atau udara dalam ruang pabrik yang berdebu. Prinsip kerja pengendap siklon adalah pemanfaatan gaya sentrifugal dari udara atau gas buang yang sengaja dihembuskan melalui tepi dinding tabung siklon, sehingga partikel yang relatif berat akan jatuh ke bawah. Debu, abu atau partikel yang dapat diendapkan oleh siklon adalah berukuran antara 5 – 40 mikro. Makin besar ukuran debu, semakin cepat partikel diendapkan.
Filter basah

Adalah alat yang digunakan untuk membersihkan udara kotor dengan cara menyemprotkan air dari bagian atas alat, sedangkan udara kotor dari bagian bawah alat. Pada saat udara kotor kontak dengan air, maka debu akan ikut semprotan air untuk turun ke bawah.  Bila ingin hasil yang lebih baik, dapat digabungkan pengendap siklon dengan filter basah. Penggabungan kedua alat ini menghasilkan alat penangkap debu yang dinamakan pengendap siklon filter basah.

Pengendap sistem Gravitasi

Adalah alat yang digunakan untuk membersihkan udara kotor yang ukuran partikelnya relatif cukup besar, sekitar 50 mikro atau lebih. Prinsip kerja alat ini adalah dengan mengalirkan udara kotor ke alat, sehingga pada waktu terjadi perubahan kecepatan secara tiba-tiba, debu akan jatur terkumpul ke bawah akibat gaya beratnya sendiri. Kecepatan pengendapan tergantung pada dimensi alat yang digunakan.

Pengendap elektrostatik

Adalah alat yang digunakan untuk membersihkan udara kotor dalam jumlah (volume) besar dan waktu yang singkat, sehingga udara yang keluar dari alat ini relatif bersih. Alat ini berupa tabung silinder, dimana dindingnya diberi muatan positif, sedangkan tengahnya ada sebuah kawat, yang merupakan pusat silinder, sejajar dinding tabung, diberi muatan negatif. Adanya tegangan yang berbeda akan menimbulkan corona discharga di daerah sekitar pusat silinder. Hal ini menyebabkan udara kotor seolah-olah mengalami ionisasi. Kotoran menjadi ion negatif yang akan ditarik dinding tabung, sedangkan udara bersih akan berada di tengah silinder kemudian terhembus keluar.

Dengan menerapkan Green Chemical Process, diharapkan pabrik-pabrik yang bergerak di bidang industri kimia dapat lebih memperhatikan keramahan lingkungan dalam menghasilkan produknya. Sudah saatnya tercipta industri kimia yang ramah akan lingkungan, sehingga tidak mengganggu keasrian alam, dan profesi-profesi masyarakat seperti bertani, berkebun, nelayan dapat terjaga.

Sumber :

Kimia Industri

Kimia Industri

Pengertian Kimia Industri

Industri kimia merujuk pada suatu industri yang terlibat dalam produksi zat kimia. Industri ini mencakup petrokimia, agrokimia, farmasi, polimer, cat, dan oleokimia. Industri ini menggunakan proses kimia, termasuk reaksi kimia untuk membentuk zat baru, pemisahan berdasarkan sifat seperti kelarutan atau muatan ion, distilasi, transformasi oleh panas, serta metode-metode lain.
Industri kimia terlibat dalam pemrosesan bahan mentah yang diperoleh melalui penambangan, pertanian, dan sumber-sumber lain, menjadi material, zat kimia, serta senyawa kimia yang dapat berupa produk akhir atau produk antara yang akan digunakan di industri lain.
Produk Kimia Industri

1. Industri Kimia dasar
Kimia dasar adalah sebuah kategori kimia yang di dalamnya termasuk polimer, petrokimia dan turunannya, bahan kimia anorganik, dan pupuk.
Sub-kategori terbesar kimia dasar adalah plastik dan serat, yang produk-produknya antara lain:
a. Polietilena yang umum digunakan pada botol susu, kontainer, dan pipa.
b. Polivinil klorida (PVC), umum digunakan pada pipa konstruksi.
c. Polipropilena (PP), mirip dengan PV, digunakan dalam pengepakan dan berbagai kebutuhan rumah tangga.
d. Polistirena (PS), digunakan pada mainan anak-anak.
e. Produk lainnya adalah serat sintetis termasuk poliester, nilon, serat akrilik.
2.Ilmu sains
Ilmu sains mencakup di antaranya berbagai turunan kimia dan biologi, obat, diagnostik, produk kesehatan hewan, vitamin, dan pestisida. Meskipun secara volume sangat kecil, namun harganya sangat tinggi. Produk-produk ilmu sains ini umumnya diproduksi dengan spesifikasi sangat tinggi dan diawasi pemerintah. Pestisida yang termasuk juga di dalam kategori ini juga mencakup herbisida, insektisida, dan fungsisida.

3. Produk rumah tangga
Kategori dalam produk rumah tangga di antaranya sabun, deterjen, dan kosmetik. Konsumen umumnya jarang bersentuhan langsung dengan kimia dasar namun polimer dan beberapa kimia khusus dapat mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti plastik, bahan pembersih, kosmetik, cat dan pelapis, barang elektronik, mobil dan material lainnya.

Modul Perkuliahan : Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri

Seputar Kimia Kontekstual

KIMIA KONTEKSTUAL



 KIMIA KONTEKSTUAL
Dalam bahasa inggris, miyak bumi adalah Petroleum dari bahasa latin Petrus(karang) dan Oleum(Minyak). Minyak Bumi adalah cairan kental berwarna hitam yang bersifat mudah terbakar. Minyak bumi terletak pada lapisan atas pada kerak bumi. Minyak bumi dijuluki sebagai emas hitam. Minyak Bumi adalah senyawa kimia yng mengandung hidro dan karbon. Minyak bumi yang belum diolah disebut minyak mentah dan belum dapat digunakan. Minyak bumi terbentuk dari sisa-sisa fosil hewan kecil / renik yang hidup di laut jutaan tahun yang lalu. Ketika hewan tersebut mati, bangkainya akan jatuh ke dasar laut dan terperangkap di dalam lumpur dan pasir selama jutaan tahun, bangkai hewan tersebut akan melapuk membentuk fosil dan tertimbun di dasar laut

Komposisi Penyusun Minyak Bumi dan Gas Alam.
    Minyak bumi dan gas alam adalah campuran kompleks hidrokarbon dan senyawa-senyawa organik lain. Komponen hidrokarbon adalah komponen yang paling banyak terkandung di dalam minyak bumi dan gas alam. Gas alam terdiri dari alkana suhu rendah, yaitu metana, etana, propane, dan butane. Selain alkana terdapat juga berbagai gas lain seperti karbondioksida dan hydrogen sulfide, beberapa unsure gas juga men gandung helium. Sedangkan hidrokarbon yang terkandung dalam minyak bumi terutama adalah alkana dan sikloalkana, senyawa lain yang terkandung di dalam minyak bumi diantaranya adalah sulfur, oksigen, nitrogen dan senyawa-senyawa yang mengandung konstituen logam terutama nikel, besi dan tembaga. Komposisi minyak bumi sangat bervariasi dari satu sumur ke sumur lainnya, dan dari satu daerah ke daerah lainnya.

Proses Pengolahan Minyak Bumi.
    Minyak bumi biasanya berada 3-4 km di bawah permukaan laut. Minyak bumi diperoleh dengan membuat sumur bor. Minyak mentah yang diperoleh ditampung dalam kapal tanker atau dialirkan melalui pipa ke stasiun tangki / ke kilang minyak dan selanjutnya diolah menjadi berbagai produk sebagai berikut :
Produk Minyak Bumi.
  • LPG
    LPG merupakan singkatan dari Liquified Petroleum Gas (gas minyak bumi yang dicairkan) LPG adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari fraksi gas hasil penyulingan minyak mentah. Komponen LPG yang jumlahnya banyak adalah propane dan butane. LPG juga mengandung hidrokarbon lainnya, seperti etana dan pentane.


  • Bensin
    Bensin merupakan fraksi minyak bumi yang paling banyak digunakan masyarakat. Bensin mengandung senyawa hidrokarbon dengan jumlah atom karbon antara 5 hingga 12 yang berasal dari fraksi nafta dan fraksi minyak gas berat hasil penyulingan minyak bumi. Senyawa hidrokarbon yang terkandung dalam bensin dapat berupa alkana rantai lurus, alkana rantai bercabang, sikloalkana, aromatik, dan alkena. Bensin cocok digunakan sebagai bahan bakar kendaraan yang tidak bermesin diesel, seperti sepeda motor dan sebagian kendaraan bermotor roda empat.
  • Kerosin
    Kerosin adalah cairan hidrokarbon yang tidak berwarna dan mudah terbakar. Kerosin diperoleh dengan cara distilasi fraksional dari minyak mentah pada 150 derajat celcius dan 275 derajat celcius. Kerosin digunakan sebagai bahan bakar kompor masak, bahan bakar alat penerang, dan bahan bakar pesawat terbang. Kualitas kerosin untuk bahan bakar kompor masak dan alat penerang lebih rendah dari kerosin untuk bahan bakar pesawat terbang. Kerosin yang digunakan sebagai bahan bakar kompor masak dan alat penerang dikenal dengan istilah minyak tanah, sedangkan untuk pesawat terbang disebut avtur.
  • Minyak solar
    Solar adalah fraksi minyak bumi dengan titik didih antara 250-340 derajat celcius (fraksi minyak gas ringan). Minyak solar digunakan sebagai bahan bakar kendaraan yang menggunakan mesin diesel. Umumnya solar menggunakan belerang dengan kadar yang cukup tinggi. Kualitas minyak solar dinyatakan dengan angka / bilangan setana. Angka setana adalah tolok ukur kemudahan menyala atau terbakar dari suatu bahan bakar di mesin diesel.
  • Minyak pelumas dan Aspal
     Minyak pelumas atau minyak oli berasal dari fraksi minyak gas berat. Kegunaan dari minyak pelumas adalah mencegah karat dan mengurangi gesekan. Aspal berasal dari residu minyak bumi. Kandungan utama aspal adalah senyawa karbon jenuh dan tak jenuh, alifatik dan aromatik yang mempunyai atom karbon sampai 150 per molekul. Atom-atom selain hydrogen dan karbon yang juga menyusun aspal adalah nitrogen, oksigen, belerang, dan beberapa atom lain. Secara kuantitatif, biasanya 80 persen massa aspal adalah karbon, 10 persennya adalah hydrogen, 6 persen belerang, dan sisanya oksigen dan nitrogen, serta sejumlah renik besi, nikel, dan vanadium. Aspal digunakan untuk melapisi permukaan jalan.






Dampak Penggunaan Produk Minyak Bumi.
Keuntungan
Minyak bumi memiliki beberapa keuntungan saat di kelola diantaranya adalah :
  1. Bahan bakar
  2. Sumber gas cair
  3. Industri Kimia
  4. Bahan Serat
  5. Produk Dapur
  6. Bahan Mobil
  7. Sumber olahan pupuk
  8. Pembangkit listrik
  9. Bahan obat
Kerugian
Minyak bumi memiliki beberapa kerugian saat di kelola diantaranya adalah :
·         Menyebabkan pencemaran iklim dan udara
·         Dapat mencemari Perairan
·         Menimbulkan kerusakan Tanah akibat penambangan pada saat proses pengeboran
·         Dampak Asap kendaraan bermotor
Kesimpulan.
Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Minyak bumi merupakan hasil tambang yang nantinya dapat diolah menjadi berbagai macam bahan bakar. Minyak bumi merupakan anugerah dari Tuhan yang harus kita syukuri dengan menggunakan dengan sebaik-baiknya.
    Namun, pembakaran Minyak bumi dapat menimbulkan polusi atau pencemaran. Oleh karena itu, kita harus dapat menggunakan dan menjaga dampak negatif yang ditimbulkan seminimal mungkin agar tidak merusak lingkungan sekitar. Untuk itu perlunya pengembangan ilmu kimia yang lebih ramah lingkungan agar tidak banyak merugikan masyarakat.

Daftar Pustaka.

PENGERTIAN KIMIA

APA ITU KIMIA

                    MENGENAL KIMIA

PENGERTIAN KIMIA

      KIMIA adalah suatu ilmu yang mempelajari mengenai komposisi, struktur dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul, serta perubahan atau transformasi serta interaksi untuk membentuk materi yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. kimia juga mempelajari tentang pemahaman sifat dan interaksi atom individu dengan tujuan untuk menerapkan pengetahuan.

CABANG ILMU KIMIA

1. Kimia analitik.
          Yaitu mempelajari tentang analisis komponen dalam sampel.

2. Biokimia.
          Mempelajari senyawa kimia, reaksi kimia, dan interaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup.

3. Kimia anorganik.
          Mempelajari tentang semua bahan yang disebut sebagai zat tak hidup atau tidak mengandung ikatan karbon hidrogen.

4. Kimia organik.
          Ini adalah kebalikan dari kimia anorganik, yaitu .Mempelajari zat zat yang hidup.

5. Kimia fisik.
          Yaitu studi tentang sifat fisik, molekul dan hitungannya dengan cara menyatukan molekul dan atom.

6. Kimia nuklir.
          Mempelajari bagaimana partikel sub atom bergabung dan membentuk inti.

DAMPAK PENGGUNAAN BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI.

1. Zat aditif pada makanan.

          Zat aditif pada makanan semisal asam benzoat, monosodium glukamat, kalium sorbat dll. Memang memberikan keuntungan dengan meningkatkan mutu makanan agar lebih enak dan awet. Akan tetapi penggunaan zat aditif tersebut juga memiliki ambang batas maksimum, apabila melebihi batas, justru akan menjadi racun bagi tubuh kita, karena tubuh manusia memiliki batas maksimum penggunaan bahan tambahan makanan tersebut.

2. Dalam dunia industri, sangat erat hubungannya dengan kimia, dan tidak  bisa di pungkiri bahwa kimia adalah salah satu faktor yang berpengaruh untuk peradaban umat manusia melalui sistem industri.
Reaksi kimia dalam industri memang memiliki banyak keuntungan. Akan tetapi juga banyak menimbulkan hal hal yang
berdampak negatif, antara lain terjadinya pencemaran terhadap lingkungan sekitar industri, seperti polusi air, polusi udara dan polusi suara.

MIND MAP MENGENAL KIMIA