.

Tampilkan postingan dengan label @P10-HANA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @P10-HANA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2020

PENCEMARAN TANAH

PENCEMARAN TANAH
Oleh : Hana Muyesca (@P10-HANA)

Abstrak :
Kita semua tahu indonesia negara yang sangat luas kaya akan sumber daya alamnya naun seiring berjalannya waktu kesuburan yang di miliki tanah indonesia banyak yang di gunakan sesuai aturan yang berlaku tanpa memperhatikan dampak jangka panjang yang di hasilkan dari tanah tersebut
Kata Kunci :
Pencemaran, Tanah
I.                   Pendahuluan
Sering berjalannya waktu kesuburan yang di miliki oleh tanah indonesia banyak yang di gunakan sesuai aturan yang berlaku tanpa memperhatikan damapak jangka panjang yang di hasilkan dari pengolahan tanah tersebut. Salah satu di antara nya penyelanggaraan pembangunan di tanah air tidak bisa di sangkal lagi telah telah menimbulkan berbagai dampak positif bagi masyarakat luas seperti pembangunan industri dan pertambangan telah menciptakan lapangan kerja baru bagi penduduk di sekitarnya namun kebersihan itu seringkali di ikuti oleh dampak negatif yang merugikan masyarakat dan lingkungan  
II.                Permasalahan
2.1  Pengertian pencemaran Lingkungan (Tanah)
2.2  Apakah dampak yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah ?
2.3  Apa saja penagan yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pencemaran tanah ?
III.             Pembahasan
3.1  Pengertian Pencemaran Lingkungan (Tanah)
Pencemaran lingkungan adalah suatu keadaan yang terjadi karena perubahan kondisi tata lingkungan (tanah, udara, dan air) yang tidak menguntungkan (merusak dan merugikan kehidupan manusia, binatang, dan tumbuhan) yang disebabkan oleh kehadiran benda-benda asing (seperti sampah, limbah industri, minyak, logam berbahaya dan sebagainya). Hal ini salah satunya sebagai akibat perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan lingkungan tersebut tidak berfungsi seperti semula (Susilo, 2003).
3.2  Dampak Pencemaran Tanah
Berbagai dampak yang di timbulkan akibat pencenaran tanah :
1.      Pada kesehatan
Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung pada tipe polutan jalur masuk ke dalam tubuh dan kerentanah populasi yang terkena ke onium berbagai macam peptisida dan herbisida merupakan bahan korsinigen untuk semua populasi timbul sangat berbahaya pada anak anak karena dapat menyebabkan kerusaka otot serta kerusakan ginjal pada seluruh populasi.
2.      Pada ekosistem
Pencemaran tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem perubahan tanah yang dedikat dapat timbula dari adanya bahan kimia beracun atau berbahaya bahka pada dosis yang rendah sekalipun perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme jadi mikroganisme an demik dan an taropoda yang hidup di lingkungan tanah Penanganan Pencemaran Tanah
3.3  Penanganan Pencemaran Tanah
1.      Remidiasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar ada 2 jenis remidiasi : in-sibu (on site )dan ex-situ (off site ) pembersihan on site adalah pembersihan di lokasi pemebrsihan ini lebih mudah dan murah. Pembersihan off sita adalah meliputi penggalian tanah yang tercemar dan di bawa kedaerah yang aman 
2.      Bioremidiasi adalah proses pembenahan pencemaran tanah menggunakan mikroganisme (jamur bakteri) dengan mendegradasi zat pencemaran.
IV.             Kesimpulan
Ada beberapa cara untuk mengurangi dampak dari pencemaran tanah , di antara nya dengan remidian bioremidian 
V.                Daftar Pustaka

https://www.academia.edu/32541234/ANALISIS_DAMPAK_LIMBAH_DOMESTIK_TERHADAP_PENCEMARAN_TANAH

KIMIA HIJAU PRINSIP 7-9-10-12

KIMIA HIJAU PRINSIP 7-9-10-12
Oleh : Hana Muyesca (@P10-HANA)

Abstrak :
Kemajuan teknologi dan industri kimia yang berkembang pesat disadari menimbulkan berbagai masalah lingkungan. Dalam beberapa proses, reaksi kimia memegang peranan penting sehingga faktor produktivitas proses industri kimia diarahkan untuk mendapatkan hasil sintesis sebanyak-banyaknya tanpa mempertimbangkan efek yang ditimbulkan.
Kata Kunci :
I.                   Pendahuluan
“Kimia Hijau” merupakan bidang kimia yang berfokus pada pencegahan polusi. Pada awal 1990-an, green chemistry mulai dikenal secara global setelah Environmental Protection Agency (EPA) mengeluarkan Pollution Prevention Act
II.                Rumusan Masalah
Pengurangan pemakaian plastik terus digalakkan saat ini. Tentu tidak hanya plastik, produk lain yang memiliki dampak  kelingkungan terus diupayakan diminimalisir. Itu sebabnya , industri yang berdampak pada pencemaran lingkungan harus dicegah, agar bumi tidak terhancam. Pada asepek itulah prinsip kimia hijau mulai dikumandangkan? Apakah yang dimaksud dengan kimia hijau atau green chemistry itu?
III.             Pembahasan
3.1   Pengertian Kimia Hijau
Green chemistry atau “kimia hijau” merupakan bidang kimia yang berfokus pada pencegahan polusi. Green chemistry merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk mencegah terjadinya polusi karena dapat digunakan secara langsung oleh para ilmuwan dalam situasi sekarang.
3.2   Prinsip 7-9
1.      Memaksimalkan atom ekonomi
Metode sintesis yang digunakan harus didesain untuk meningkatkan proporsi produk yang diinginkan dibandingkan dengan bahan dasar.Konsep atom ekonomi ini mengevaluasi sistem terdahulu yang hanya melihat rendemen hasil sebagai parameter untuk menentukan suatu reaksi efektif dan efisiens tanpa melihat seberapa besar limbah yang dihasilkan dari reaksi tersebut
2.      Menggunakan pelarut yang aman
Penggunaan bahan kimia seperti pelarut, ekstraktan, atau bahan kimia tambahan yang lain harus dihindari penggunaannya. Apabila terpaksa harus digunakan, maka harus seminimal mungkin.
3.      Meningkatkan efisiensi energi dalam reaksi
Energi yang digunakan dalam suatu proses kimia harus mempertimbangkan efek terhadap lingkungan dan aspek ekonomi. Jika dimungkinkan reaksi kimia dilakukan dalam suhu ruang dan menggunakan tekanan.
3.3   Prinsip 10-12
1.      Mendesain bahan kimia yang mudah terdegradas
Bahan kimia harus didesain dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, oleh karena itu suatu bahan kimia harus mudah terdegradasi dan tidak terakumulasi di lingkungan.
2.      Penggunaan metode analisis secara langsung untuk mengurangi polusi
Metode analisis yang dilakukan secara real-time dapat mengurangi pembentukan produk samping yang tidak diinginkan.
3.      Meminimalisasi potensi kecelakaan
Bahan kimia yang digunakan dalam reaksi kimia harus dipilih sedemikian rupa sehingga potensi kecelakaan yang dapat mengakibatkan masuknya bahan kimia ke lingkungan, ledakan dan api dapat dihindari.
IV.             Kesimpulan
Kimia Hijau merupakan bidang kimia yang berkaitan dengan polusi dan memiliki 12 prinsip
V.                Daftar Pustaka



Senin, 16 Desember 2019

TEKNOLOGI HIJAU

TEKNOLOGI HIJAU
Oleh : Hana Muyesca (@P10-HANA)
Abstrak :
Teknologi hijau merujuk kepada satu aplikasi, peralatan atau sistem yang memiliki ciri-ciri mementingkan kelestarian alam sekitar dan bersifat mesra alam. Teknologi hijau menjadikan alam sekitar lebih baik untuk generasi akan datang.
Kata Kunci :
Teknologi, Hijau
I.                   Pendahuluan
Penggundulan hutan telah menghilangkan kemampuan untuk menyerap emisi karbon sehingga memacu terjadinya perubahan iklim. Bagi masyarakat Indonesia dampak pemanasan global yang timbul antara lain kenaikan permukan air laut sampai 90 cm yang mengakibatkan tenggelamnya sekitar 2000 pulau, penurunan pH air laut dari 8,2 menjadi 7,8 yang akan menghambat kematian biota dan terumbu karang sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi
II.                Permasalahan
1.      Apakah definisi dari teknologi hijau ?
2.      Apa saja kriteria dari teknologi hijau ?
3.      Apa saja bidang yang berkaitan dengan teknologi hijau ?
III.             Pembahasan
3.1  Definisi Teknologi Hijau
Teknologi hijau” merupakan suatu bidang yang akan melahirkan banyak inovasi dan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.Satu upaya untuk menjaga kelestarian atau keberlanjutan kehidupan.
3.2  Kriteria Teknologi Hijau
1.      Meminimumkan degrasi kualitas lingkungan
2.      Mempunyai pembebasan gas rumah kaca yang rendah
3.      Aman untuk digunakan dan menyediakan lingkungan hidup sehat dan lebih baik untuk semua kehidupan
4.      Menghemat energy dan sumberdaya alam
5.      Menggalakkan sumber-sumber yang dapat diperbaharui (renewable).
3.3  Bidang Berkaitan dengan Teknologi Hijau
1.      Energi
Pembangunan energi alternatif dan ketahanan energi.
2.      Bangunan Hijau
Melibatkan semua aspek termasuk penggunaan bahan / material buatan – sintetis dan lokasi bangunan, bukan merujuk kepada warna bangunan tersebut.
3.      Kimia Hijau
Reka cipta, reka bentuk pemrosesan dan aplikasi kimia serta meminimumkan penggunaan bahan berbahaya.
4.      Anoteknologi Hijau
Melibatkan manipulasi bahan pada skalar nanometer atau satu bilion lebih kecil berbanding ukuran satu meter, ia melibatkan aplikasi kimia hijau dan prinsip standarisasi.
IV.             Kesimpulan
Untuk dapat dikatakan sebagai teknologi hijau, maka dibentuknya beberapa kriteria diantaranya adalah Meminimumkan degrasi kualitas lingkungan, Mempunyai pembebasan gas rumah kaca yang rendah, Aman untuk digunakan dan menyediakan lingkungan hidup sehat dan lebih baik untuk semua kehidupan, Menghemat energy dan sumberdaya alam, Menggalakkan sumber-sumber yang dapat diperbaharui (renewable).
V.                Daftar Pustaka

INDUSTRI HIJAU

INDUSTRI HIJAU
Oleh : Hana Muyesca (@P10-HANA)

Abstrak :
keindahan alam Indonesia dari hari ke hari semakin punah. Hal ini bisa dibuktikan melalui pemberitaan media baik cetak maupun elektronik bahkan dapatdirasakan dengan semakin panasnya suhu bumi. Hal ini akibat penebangan hutan secara liar olehtangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab
Kata Kunci :
Industri, Hijau, Efisien
I.                   Pendahuluan
Terdapat berbagai tantangan bagi industri nasional untuk lebih berdaya saing seperti masalah ketersediaan sumber daya yang semakin menipis juga ketergantungan terhadap bahan baku impor hingga masalah timbulan limbah.Di tingkat global, tuntutan agar diterapkannya standar industri yang menitikberatkan pada upaya efisiensi bahan baku, air dan energi, diversifikasi energi, eco-design dan teknologi rendah karbon
II.                Permasalahan
1.      Apa pengertian dari Industri Hijau ?
2.      Apa saja karakteristik yang terkandung dalam Industri Hijau ?
3.      Apa saja strategi yang bisa membangun Industri Hijau ?
III.             Pembahasan
3.1  Pengertian Industri Hijau
Menurut Hestanto (2014) Industri hijau adalah industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
3.2  Karakteristik Industri Hijau
1.      Rendahnya Intensitas Material Input
2.      Menggunakan Alternatif Material Input
3.      Penerapan Konsep 4R (reuse-recycle-refine-reduce)
4.      Rendahnya Intensitas Air
5.      Pembangunan Energi Alternatif (Biomass)
6.      Sumber Daya Manusia yang Kompeten
7.      Rendahnya Intensitas Energi
8.      Teknologi Rendah Karbon
9.      Minimisasi Limbah yang Dihasilkan
3.3  Strategi Pengembangan Industri Hijau
1.      Greening of Existing Industries
Melakukan Penghijauan merupakan salah satu cara untuk mengembangkan Industri yang sudah ada menjadi industri Hijau. Dengan menanam tanaman hijau, dan tidak menebang pohon sembarangan, itu artinya kita sedang meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan yang ada
2.      Creation of New Green Industries
Dengan menciptakan Industri Hijau yang baru, itu dapat menjadi solusi juga untuk meminimalisir bahkan melindungi lingkungan sekitar.
IV.             Kesimpulan
Industri Hijau sangat penting untuk dilakukan agar dapat mengembalikan keadaan alam Indonesia yang hampir punah akibat ulah manusia. Ada dua strategi yang dapat mengembangkan Industri hijau, yaitu Greening of existing industries dan creation of new green industries.
V.                Daftar Pustaka


Senin, 02 Desember 2019

Wujud Gas

Wujud Gas
Oleh : @Kel-P08, Hana Muyesca (@P10-HANA), Gayatri Wahyu Andini (@P13-GAYATRI)

Kata Kunci : zat, perubahan wujud, partikel

            I.                   Pendahuluan
Materi atau zat dikelompokan menjadi zat tunggal (murni) dan campuran. Zatmurni terdiri dari unsur dan senyawa. unsur merupakan zat murni yang palingsederhana. Sedangkan senyawa gabungan dari dua atau lebih unsur yang terbentukmelalui reaksi kimia. Suatu zat bisa berupa gas, cair, atau padat. Saat benda padat berubah menjadi cair, maka disebut meleleh atau melebur atau juga mencair. Jika bendacair berubah menjadi padat, maka disebut menguap. Ada keunikan diantara zattersebut. Ada beberapa zat yang sama yang juga dapat dijumpai dalam bentuk yang berbeda. Air bisa kita jumpai dalam bentuk gas (uap), cair (air), atau padat.

II.                Permasalahan
1.      Apa yang dimaksud dengan zat ?
2.      Bagaimana sifat-sifat partikel suatu zat?
3.      Ada berapa jenis zat yang ada?
4.      Apa itu perubahan wujud zat?
5.      Bagaimana proses perubahan wujud zat? Dan apa saja contoh dari perubuhan wujud zat tersebut?
6.      Lalu mengapa zat-zat tersebut bisa berubah wujud? Bagaimana hubungannya dengan teori partikel?

III.             Pembahasan
Zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Sedangkanwujud zat merupakan bentuk-bentuk berbeda yang diambil oleh berbagai fase materi berlainan.
Sifat- sifat partikel suatu zat adalah sebagai berikut :
1.              Partikel tidak diam, tetapi selalu bergerak atau bergetar
2.              Diantara satu partikel dengan partikel yang lain terdapat gaya tarik-menarik
3.              Diantara satu partikel dengan partikel yang lain terdapat ruang antarpartikelyang disebut pori-pori.

Di sekeliling kita terdapat tiga macam atau jenis zat, seperti :
1.             Zat padat
Pada umumnya zat padat berbentuk kristal (seperti gula pasir atau garam dapur) atau amorf (seperti kaca dan batu granit). Partikel zat padat memiliki sifat, antara lain:
a.    Letaknya sangat berdekatan
b.    Susunannya teratur
c.    Gerakannya tidak bebas, hanya bergetar dan berputar di tempatnya

2.             Zat cair
Zat cair memiliki volume tetap tetapi bentuk berubah-ubah sesuai dengan yang ditempatinya.Tetapi volumenya selalu tetap. Selain itu, partikelnya lebih bebas bergerak karena ikatan antar partikelnya lemah. Partikel zat cair memiliki sifat, antara lain:
a.    Letaknya berdekatan
b.    Susunannya tidak teratur
c.    Gerakannya agak bebas, sehingga dapat bergeser dari tempatnya, tetapi tidak lepas dari kelompoknya

3.             Zat gas
Ciri dari gas di antaranya bentuk dan volume berubah sesuai dengan tempatnya. Gas yang terdapat di balon memiliki bentuk dan volume yang sama dengan balon. Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut:
a.    Letaknya sangat berjauhan
b.    Susunannya tidak teratur
c.    Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan.

Apa si perubahan wujud zat itu?
Perubahan wujud zat merupakan perubahan yang termodinamika dari fase benda ke keadaan wujud zat yang lainnya. Perubahan ini umumhya terjadi karena adanya kejadian pelepasan serta penyerapan suatu kalor. Perubahan wujud zat akan terjadi saat titik ternteu tercapai oleh senyawa zat atau atom itu, yang umumnya dikuantitaskan pada angka suhu. Sebagai contoh air untuk menjadi padat haruslah mencapai suatu titik dan air menjadi gas harus mencapaui titik didihnya.

Apa saja macam-macam perubahan wujud zat gas?
1.      Mencair
Perubahan wujud zat dari bentuk padat menjadi cair. Contohnya, es batu mencair, lilin meleleh.
2.      Membeku
perubahan wujud zat dari bentuk cair menjadi padat. Contohnya, pembuatan air menjadi es batu.
3.      Menguap
perubahan wujud zat dari bentuk cair menjadi gas. Contohnya, ketika menjemur baju, perlahan-lahan air yang ada dikain akan menguap sehingga kain menjadi kering. Contoh lainnya adalah pada proses penyemprotan parfum. Zat cair yang kita semprotkan akan berubah menjadi uap sehingga aroma wanginya bisa menyebar.
4.      Mengembun
perubahan wujud zat dari gas menjadi cairan. Hal ini disebabkan karena proses pendinginan. Proses mengembun dapat kita amati melalui proses turunnya air hujan ke bumi. Air yang sebelumnya telah berubah menjadi uap akan naik ke atas dan berubah menjadi awan, selanjutnya awan yang telah terbentuk akan mengalami proses kondensasi sehingga molekul air yang berbentuk gas akan turun menjadi butiran-butiran air ke bumi.
5.      Sublimasi
proses perubahan wujud zat dari padat menjadi gas. Hal ini bisa diamati pada kapur barus yang perlahan-lahan akan habis disebabkan menguap.
Contohnya, Kapur barus di dalam lemari semakin lama ukurannya menjadi semakin kecil, biang es yang biasanya digunakan untuk mendinginkan makanan sementara, lama-lama jadi habis

6.      Menghablur
proses perubahan wujud zat dari bentuk gas menjadi padat tanpa melalui proses perubahan menjadi cair terlebih dahulu. Sebagai contoh adalah proses terbentuknya salju.
Lalu mengapa zat-zat tersebut bisa berubah wujud? Bagaimana hubungannya dengan teori partikel?
Ketika suatu zat dipanaskan, partikel-partikel penyusun suatu zat akan bergerak lebih cepat disebabkan kalor yang diterimanya. Karena pergerakan partikel yang terus menerus, menyebabkan ikatan yang terjadi diantara partikel tersebut menjadi lebih lemah. Sebagai akibatnya, partikel penyusun akan lebih mudah berpindah tempat sehingga benda tersebut akan berubah wujud dari padat menjadi cair, dari cair menjadi gas, atau bahkan dari padat menjadi gas.
Begitu juga sebaliknya, ketika suatu zat didinginkan, akan menyebabkan partikel melepas kalor. Partikel yang melepas kalor akan kehilangan energi untuk bergerak sehingga partikel akan menjadi lebih tenang. Partikel yang sudah tidak bergerak akan membentuk ikatan partikel yang kuat dan lebih sulit dipatahkan sehingga zat tersebut akan berubah wujud, dari cair menjadi padat, atau dari gas menjadi cair atau bahkan dari gas menjadi padat.
IV.             Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat dari penjelasan diatas, bahwa ternyata tanpa disadari yang terjadi disekitar kita banyak sekali perubahan wujud zat.
Dan kita bisa mengetahui apa saja perubahan wujud zat yang terjadi.

Daftar Pustaka
Pangarso, Fiqhi. 2018. Macam-macam Perubahan Wujud Zat dan Contohnya. Dalam http://sainspedia.xyz/page/view/1--tentang-kami (Diakses pada 02 Desember 2019)
Unkwon. 2019. Perubahan Wujud Zat: Pengertian, Jenis, Beserta Contoh. Dalam https://pakdosen.co.id/perubahan-wujud-zat/ (Diakses pada 02 Desember 2019)
Kurniawan, Aris. 2019. Apa itu Perubahan Wujud Zat dan Jenis Beserta Contohnya. Dalam https://www.gurupendidikan.co.id/apa-itu-perubahan-wujud-zat-dan-jenis-beserta-contohnya/ (Diakses pada 02 Desember 2019)
Unkwon. 2015. Perubahan Wujud Zat Berdasarkan Teori Partikel. Dalam https://www.tentorku.com/perubahan-wujud-zat-berdasarkan-teori-partikel/ (Diakses pada 02 Desember 2019)

Ningsih, Nunung. Perubahan Wujud Zat. Dalam https://www.academia.edu/37813974/makalah_perubahan_wujud_zat.docx (Diakses pada 02 Desember 2019)