.

Tampilkan postingan dengan label @P02-AULIYAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @P02-AULIYAH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Januari 2020

Penyebab pencemaran air yang harus disadari

Oleh : Auliyah Pertiwi (@P02-AULIYAH)



ABSTRAK
Pencemaran Air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Air merupakan salah satu sumber kehidupan. Air juga memiliki fungsi yang sangat vital dalam kehidupan. Hal ini dikarenakan hampir seluruh penyusun tubuh manusia adalah air. Selain itu, air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk mandi, mencuci baju dan peralatan masak serta untuk pengairan dan lain-lain. Selain menjadi sarana kebutuhan manusia, air juga menjadi tempat makhluk hidup jenis hewan atau tanaman berkembang biak. Celakanya, di Indonesia kualitas kebersihan air semakin menurun dari tahun ke tahunnya. Pencemaran air terjadi dimana-mana, hal ini disebabkan oleh perilaku manusia yang sering membuang sampah ke sungai ataupun perusahaan-perusahaan industri yang membuah limbah pabriknya ke aliran sungai.

KATA KUNCI : PENCEMARAN AIR, PENYEBAB

I.                    PENDAHULUAN
Air merupakan sumber kehidupan di muka bumi ini, kita semua bergantung pada air. Untuk itu diperlukan air yang dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Tapi pada akhir-akhir ini, persoalan penyediaan air yang memenuhi syarat menjadi masalah seluruh umat manusia. Dari segi kualitas dan kuantitas air telah berkurang yang disebabkan oleh pencemaran. Definisi pencemaran air yang lain adalah menurunnya kualitas air akibat masuknya makhluk hidup, zat, energi ke dalam air yang disebabkan aktifitas manusia. Penurunan kualitas air tersebut dapat disebabkan secara sengaja atau tidak sengaja oleh aktifitas manusia. Penyebab pencemaran air memang diakibatkan oleh kegiatan manusia, utamanya adalah sampah dan limbah yang dibuang sembarangan. Dampak pencemaran air pun berbahaya bagi organisme air dan juga bagi manusia, karena bisa mengakibatkan banjir dan menjadi sarang penyakit.
II.                 PERMASALAHAN
a.       Apa itu pencemaran air?
b.       Apa penyebabnya jika terjadi pencemaran air?
III.              PEMBAHASAN
1.       PENGERTIAN
Pencemaran air yaitu masuknya mahluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam air, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Menurut Kristanto (2002) pencemaran air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal. Air dapat tercemar oleh komponen-komponen anorganik, diantaranya berbagai logam berat yang berbahaya. Komponen-komponen logam berat ini berasal dari kegiatan industri. Kegiatan industri yang melibatkan penggunaan logam berat antara lain industri tekstil, pelapisaan logam, cat atau tinta warna, percetakan, bahan agrokimia dll. Beberapa logam berat ternyata telah mencemari air, melebihi batas yang berbahaya bagi kehidupan ( Wisnu, 1995).
2.       PENYEBAB TERJADINYA PENCEMARAN AIR
a.       Limbah manusia
Hampir setiap hari semua penduduk tersebut harus membuang limbahnya sebagai sisa dari proses pencernaan makanannya. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2013, ternyata 780 juta penduduk (sekitar 11 % dari populasi dunia) tidak memiliki akses terhadap air bersih (air minum). Sedangkan 2,5 milyar (sekitar 40% dari populasi dunia) ternyata tidak memiliki fasilitas sanitas yang layak (tidak memiliki toilet yang layak). Dari data tersebut sudah diduga bahwa sebagian limbah manusia memasuki kawasan perairan tanpa mengalami pengolahan terlebih dahulu, sehingga terjadi pencemaran terhadap air permukaan dan air tanah.
Pada dasarnya pengelolahan limbah manusia masih dilakukan secara tradisional dan manual, kalau tidak dihimpun di septic tank, maka dibuang dan dialirkan langsung keperairan. Pengelolaan limbah manusia yang tidak sempurna, maka akan menimbulkan santitas lingkungan yang buruk. Pencemaran air oleh limbah manusia, apalagi jika limbah tersebut berasal dari orang yang mengidap penyakit seperti hepatitis, tipus dan kolera. Maka beragam virus penyebab penyakit tersebut akan menyebar perairan.
b.      Air limbah
Air limbah atau disebut limbah cair merupakan limbah yang berwujud cair. Limbah cair terlarut dalam air, selalu berpindah, dan tidak pernah diam. Contoh limbah cair adalah air bekas mencuci pakaian, air bekas pencelupan warna pakaian, dan sebagainya. Selain itu saluran air yang keluar dari pabrik biasanya mengeluarkan limbah industri yang mengalir ke badan-badan air mulai selokan, parit, sungai, bahkan sampai kelautan. Pabrik merupakan sumber utama pencemaran air, namun setiap individu manusia pada dasarnya merupakan sumber pencemaran air.
Pengolahan limbah cair perlu dibangun Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL), yang membutuhkan biaya yang cukup besar, termasuk untuk operasional dan perawatannya. Kecenderungan saat ini pihak industry memiliki IPAL hanya sebatas memenuhi persyaratan pendiri pabrik atau sekedar memenuhi peraturan pemerintah. Tidak banyak industri yang menjalankan IPAL dengan benar.
c.       Limbah Minyak
Penyebab pencemaraan air yang tidak kalah pentingnya ialah limbah minyak. Industri minyak bumi memiliki potensi sebagai sumber dampak terhadap pencemaran air, tanah dan udara. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Limbah minyak merupakan kotoran minyak yang terbentuk dari proses pengumpulan dan pengendapan kontaminan minyak. Limbah minyak mengandung minyak, zat padat, air, dan logam berat. Limbah minyak ini merupakan bahan pencemar yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan oleh sebab itu harus segera ditanggulangi.
Prince (2003), menjelaskan bahwa penanganan secara kimia dan fisika merupakan cara penanganan cemaran minyak bumi yang membutuhkan waktu relatif singkat, tetapi metode ini dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Ini dapat dilakukan jika tumpahan minyak bumi belum menyebar kemana-mana. Jika minyak bumi telah mengendap dan menyebar sulit dilakukan dengan metode ini.
d.      Limbah Plastik
Limbah plastik merupakan salah satu sumber polutan yang menimbulkan pencemaran air, baik dilautan, sungai, danau dan badan perairan lainnya. Bahkan limbah plastik mengancam keberadaan air tanah, terutama dengan kemampuannya untuk menghalangi infiltrasi air hujan masuk kedalam pori-pori tanah. Jika diakumulasikan secara keseluruhan, ratusan  lahan dipermukaan bumi ini tertutup oleh plastik yang salah satu sifat sulit diuraikan.
IV.               PENUTUP
KESIMPULAN
        Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya penyebab pencemaran air adalah aktivitas manusia yang menciptakan limbah (sampah) pemukiman atau limbah rumah tangga. Selain itu pencemaran air juga disebabkan dari limbah industri yang dibuang sembarangan disungai, selokan, laut, dan lain-lain. Hal itu mengakibatkan terjadinya bencana banjir, erosi, tanah longsor, dan lain-lain. Upaya penanggulangan pencemaran air dimulai dari pengertian yang baik dan perubahan dari masyarakat. Dimulai dengan tidak membuang sampah rumah tangga sembarangan disungai. Selain hal itu, penanggulangan pencemaran air dengan cara penanaman pohon dapat mencegah longsor dan dapat menyerap banyak air bersih.
DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, A A; kholil, Muhamad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkaran Industri. Yogyakarta: Penerbit  Wahana Resolusi.
Amalia. “Pengertian Pencemaran Air”. Dalam : http://dinus.ac.id/repository/docs/ajar/PL_07_-_Pencemaran_Air_2016.pdf
Warlina, Lina. 2016. “Pencemaran Ai, Sumber dan Dampak”. Dalam : http://rudyct.com/PPS702-ipb/08234/lina_warlina.pdf
Penyebab Pencemaran Air”. Dalam : http://e-journal.uajy.ac.id/4347/3/2BL01007.pdf
Rotiona, Bona, DKK. 2012. “Makalah Pencemaran Air”. Dalam : https://www.slideshare.net/rreandnaa3210/makalah-pencemaran-air

Dampak terjadinya pencemaran udara

Oleh : Auliyah Pertiwi (@P02-AULIYAH)


ABSTRAK
Pencemaran udara merupakan suatu masalah yang sangat penting, selain dapat mengancam kualitas udara yang diperlukan untuk kesehatan, juga langsung terhisap melalui pernafasan. Pencemaran udara dapat terjadi karena kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar yang mengandung Pb sehingga menghasilkan timbal pada udara. Pencemaran udara juga disebabkan oleh paparan ozon yang terus menerus dalam konsentrasi yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat salah satunya dapat menyebabkan gangguan pernafasan. Oleh karena itu untuk mengantisipasi perlu dilakukan tindakan untuk meminimalis peningkatan kadar ozon diudara.
Kata Kunci : pencemaran udara, dampak pencemaran udara.

I.                  PENDAHULUAN
Udara itu sebenarnya campuran gas yang terdapat pada permukaan bumi sebagai habitat manusia dan beragam makhluk lainnya. Dengan kata lain udara merupakan atmosfer di sekeliling bumi. Bahwa pencemaran udara adalah masuk atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke udara oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas udara menurun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

II.               PERMASALAHAN
Bagaimana dampak yang terjadi jika pencemaran udara terus menerus?

III.           PEMBAHASAN

1.      DAMPAK PENCEMARAN UDARA
Selain mempengaruhi keadaan lingkungan alam, pencemaran udara juga membawa dampak negatif bagi kehidupan makhluk hidup (organisme), baik hewan, tumbuhan dan manusia.

A.     Dampak pencemaran udara bagi manusia
1.      Karbon monoksida (CO)
Dapat menyebabkan pingsan dan diikuti dengan kematian.
2.      Nitrogen dioksida (SO2)
Dapat menyebabkan timbulnya serangan asma.
3.      Hidrokarbon (HC)
Dapat menyebabkan kerusakan otak, otot dan jantung.
4.      Chlorofluorocarbon (CFC)
Dapat menyebabkan melanoma (kanker kulit) khususnya bagi berkulit terang, katarak dan melemahnya sistem daya tahan tubuh.
5.      Timbal (Pb)
Dapat menyebabkan gangguan pada tahap awal pertumbuhan fisik dan mental serta mempengaruhi kecerdasan otak.
6.      Ozon (O3)
Dapat menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan terasa terbakar dan memperkecil paru-paru.
7.      NOx
Dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru, mata dan hidung.

B.      Dampak pencemaran udara bagi hewan
1.      Penipisan lapisan ozon
Menimbulkan kanker mata pada sapi.
2.      Hujan asam
Menyebabkan pH air turun dibawah normal sehingga ekosistem air terganggu.
3.      Pemanasan global
Dapat menyebabkan penurunan hasil panen perikanan.

C.      Dampak pencemaran udara bagi tumbuhan
1.      Hujan asam
a.      merusak kehidupan ekosistem perairan, menghancurkan jaringan pertumbuhan dan mengganggu pertumbuhan tanaman.
b.      Melarutkan kalsium, potassium dan nutrient lain yang berada dalam tanah sehingga tanah akan berkurang kesuburannya dan akibatnya pohon akan mati.
2.      Penipisan lapisan ozon
Merusak tanaman, mengurangi hasil panen. Seperti : beras, jagung dan kedelai.
3.      Pemanasan global
Dapat menyebabkan hasil penurunan pertanian dan perubahan keanekaragaman hayati.
4.      Gas CFC
Dapat mengakibatkan tumbuhan menjadi kerdil.

IV.            KESIMPULAN DAN SARAN

·         Kesimpulan
Pencemaran udara adalah masuknya, atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya kedalam atmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan.
·         Saran
Untuk mencegah terjadinya pencemaran uadar yang lebih lanjut hendaknya kita semua ikut menjaga kebersihan udara dan meminimalkan pencemaran udara, misalnya tidak memakai kendaraan bermotor atau mobil yang mengeluarkan banyak asap, tidak membuang gas yang berbahaya secara sembarangan terutama bagi kegiatan industri, dan lain sebagainya agar kebersihan udara tetap terjaga.

DAFTAR PUSTAKA
Hidayat, A A; Kholil, Muhammad. 2018. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri – Penerbit Wahana Revolusi. Yogyakarta.

Anonim. 2011. “Pencemaran Udara. Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/21023/4/Chapter%20II.pdf

Rahman. 2012. Dampak Pencemaran Lingkungan. Sumber : http://rahmankesling.blogspot.com/2012/12/dampak-pencemaran-udara-dan-solusinya_4719.html

Anonim. Tt. 2013. “Penyebab Polusi Udara. Sumber : http://www.artikellingkunganhidup.com/penyebab-polusi-udara.html

Dewa. 2013. “Dampak Pencemaran Udara dan Solusinya. Sumber : http://dewa-sumberilmu.blogspot.com/2013/05/dampak-pencemaran-udara-dan solusinya.html


Selasa, 07 Januari 2020

TEKNOLOGI HIJAU (GREEN TECH)

Oleh : Auliyah Pertiwi (@P02-AULIYAH)


ABSTRAK
Teknologi merupakan manifestasi dalam arti materil yang lahir dari daya cipta manusia, untuk membuat segala sesuatu yang bermanfaat guna mempertahankan kehidupannya. Dalam hal ini kemajuan teknologi mempengaruhi ilmu pengetahuan, mengubah pola hidup manusia dan struktur sosial secara keseluruhan, dan berlaku sebaliknya. Teknologi adalah sekumpulan pengetahuan ilmiah, mesin, perkakas, serta kemampuan organisasi produksi yang dikelola secara sistematis dan efektif. Teknologi merupakan suatu input produksi yang penting dan dapat diperjual belikan dipasar dunia sebagai suatu komoditas, dapat meliputi barang modal sebagai investasi, tenaga kerja dengan spesialisasi tinggi atau sangat terampil dan informasi. Teknologi juga dapat didefinisikan sebagai suatu pengaturan yang meliputi tiga komponen yaitu material, informasi dan organisasi.

Kata Kunci : Teknologi Hijau, prinsip, manfaat, contoh

I.                    PENDAHULUAN

Teknologi (greentech) dikenal juga sebagai teknologi lingkungan (envirotech) dan teknologi bersih (cleantech), merupakan integrasi antara teknologi modern dan ilmu lingkungan untuk lebih mengoptimalkan pelestarian lingkungan global dan sumber daya alam. Serta untuk meminimalisir dampak negatif dari berbagai kegiatan seluruh umat manusia diplanet bumi. Kelestarian atau keberlanjutan (sustainabilitas) yang dapat diartikan sebagai perihal pemenuhan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan dimasa depan tanpa merusak sumber daya alam, atau pemenuhan kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

II.                 PERMASALAHAN

1.    Apa itu teknologi hijau?
2.    Apa saja prinsip teknologi hijau?
3.    Manfaat teknologi hijau?
4.    Contoh teknologi hijau yang sudah diterapkan?

III.              PEMBAHASAN

1.       PENGERTIAN TEKNOLOGI HIJAU

Teknologi Hijau adalah teknologi yang penggunaannya minim menggunakan sumber daya alam, termasuk sumber daya energi, mineral, air dan material. Serta minim menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan manusia. Dengan demikian terdapat keterkaitan yang erat antara teknologi hijau dengan teknologi ramah lingkungan, teknologi bersih bahkan dengan teknologi tepat guna. Teknologi hijau juga berkaitan dengan green engineering atau green productivity.

2.       PRINSIP TEKNOLOGI HIJAU

·         Refine, yang berarti menggunakan bahan yang ramah lingkungan serta melalui proses yang lebih aman dari teknologi sebelumnya.
·         Reduce, yang berarti mengurangi jumlah limbah dengan cara mengoptimalkan penggunaan bahan.
·         Reuse, yang berarti memakai kembali bahan-bahan yang tidak terpakai atau sudah berupa limbah dan diproses dengan cara yang berbeda.
·         Recycle, yang berarti hampir sama dengan reuse, hanya saja recycle menggunakan kembali bahan-bahan atau limbah dan diproses dengan cara yang sama.
·         Recovery, yang berarti pemanfaatan material tertentu dari limbah untuk diproses demi keperluan yang lain.
·         Retrieve Energy, yang berarti penghematan energi dalam suatu proses produksi.
3.       MANFAAT TEKNOLOGI HIJAU

A.      Mengatasi jumlah atau hasil dari limbah

setiap hari banyak masyarakat atau warga yang mengeluh mengenai permasalahan limbah. Belum ada kejelasan solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, karena terlalu sulit untuk mencari solusi yang tepat yang tidak merugikan kedua belah pihak (pengelola usaha atau pabrik dengan pihak masyarakat) yang notabennya adalah yang merasakan pertama kali dampak buruk yang terjadi apabila hasil dari pembuangan ataupun hasil akhir dari proses pembuatan suatu produk yang menghasilkan sebuah limbah yang tidak dapat dipergunakan atau sudah tidak dapat diolah.

B.      Teknologi ramah lingkungan tergolong efektif dan efisien

Teknologi ramah lingkungan memiliki tingkat efisien dan efektif yang sangat tinggi dalam membantu aktivitas pekerjaan semua orang. Penerapan teknologi ramah lingkungan  ini sangat membantu dan memudahkan mobilitas dalam melakukan aktivitas pekerjaan dan dapat menghemat pengeluaran serta tidak membuat alam menjadi rusak.

C.      Hemat dalam pengeluaran

Manfaat penggunaan atau penerapan teknologi ramah lingkungan selanjutnya yaitu dapat menghemat biaya pengeluaran berlebihan ketika saat menggunakan atau menerapkan teknologi ramah lingkungan.
Hasil dari menerapkan teknologi ramah lingkungan ini menjadikan pendapatan Anda dapat disisihkan untuk kebutuhan ataupun keperluan lainnya yang lebih dibutuhkan. Anda menjadi lebih leluasa untuk mengatur, mengelola, dan merancang anggaran pengeluaran Anda. Jadi apa salahnya untuk Anda mulai beralih menggunakan dan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.

D.      Mengurangi kerusakan yang akan timbul pada alam

Seperti yang kita ketahui bersama seiring berkembang pesatnya zaman, menjadikan semua serba canggih, serba flexibel, serba cepat dan serba mudah. Dikarenakan sumber daya manusia nya yang ingin dapat melakukan semuanya. Tetapi, semua dapat berjalan tanpa memakan waktu yang lama, tidak menghabiskan tenaga terlalu banyak, dan juga meminimalisir keuangan yang melonjak. Sedangkan kebanyakan teknologi yang digunakan yang sudah dapat menyesuaikan dengan kebutuhan yang sesuai dengan yang telah disebutkan diatas, tetapi dampak yang ditimbulkan dari penggunaan teknologi tersebut yakni dapat merusak atau mempengaruhi ekosistem alam. Karena bahan baku maupun cara dalam mengelolanya juga kurang baik, dan bahkan menimbulkan kerusakan pada alam. Biasanya bahan yang digunakan untuk membuat teknologi tersebut adalah bahan kimia yang tidak ramah lingkungan dan bahkan cenderung membuat alam menjadi rusak dan tidak subur kembali.

4.       CONTOH TEKNOLOGI HIJAU

1.       Energy alternatif terbarukan
2.       Pertanian vertikal
3.       Kendaraan listrik
4.       Bangunan hijau
5.       Produk berbahan ramah lingkungan

DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, A A; kholil, Muhamad. 2018. “Kimia dan Pengetahuan Lingkaran Industri”. Yogyakarta: Penerbit  Wahana Resolusi.

Sabtu, 04 Januari 2020

INDUSTRI HIJAU (GREEN INDUSTRY)



Oleh : Auliyah Pertiwi (@P02-AULIYAH)



ABSTRAK
Permasalahan lingkungan terutama pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah industri serta pemanfaatan sumber daya alam yang tidak efisien. Dengan semakin terbatasnya sumber daya alam, krisis energi dan menurunnya daya dukung lingkungan, maka tuntutan untuk mengembangkan industri yang ramah lingkungan atau yang dikenal dengan istilah industri hijau ( green industry ) telah menjadi isu penting. Sementara ada juga yang menerapkan istilah industri hijau untuk hortikultura dan landscape yang sangat berkaitan dengan kehijauan lingkungan. Industri Hijau sudah menjadi istilah yang diterapkan oleh berbagai negara didunia, sebagai tanggapan terhadap makin langkanya sumber daya alam, perubahan iklim, polusi udara, pemanasan global, dan sebagainya. yang makin mengarahkan pertumbuhan ekonomi yang harus bergantung pada proses produksi yang bersih dan efisien. Dalam hal ini Industri Hijau merupakan solusi kreatif bagai setiap pemerintahan dinegara maupun untuk menumbuh kembangkan industri yang hemat sumber daya.

Kata Kunci : Industri Hijau, aplikasi, manfaat penerapan

I.                    PENDAHULUAN
Industri Hijau dapat didefinisikan sebagai industri berwawasan lingkungan yang menyelaraskan pertumbuhan dengan kelestarian lingkungan hidup, mengutamakan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya alam serta bermanfaat bagi masyarakat. Industri hijau dikaitkan dengan aktivitas perusahaan industri yang merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan dibidang usaha industri yang berbentuk perorangan, badan usaha atau badan hukum dan berkedudukan diindonesia. Industri hijau merupakan industri yang berkomitmen untuk ramah lingkungan dengan berfokus pada pengembangan dan perbaikan secara terus menerus, dan praktek bisnis yang bertanggung jawab terhadap masyarakat baik didalam maupun dluar organisasi, serta memperhatikan rantai pasok untuk pembangunan berkelanjutan.

II.                 PERMASALAHAN

1.       Apa pengertian industri hijau ?
2.       Apa saja aplikasi industri hijau yang telah dilakukan ?
3.       Manfaat penerapan industri hijau ?

III.              PEMBAHASAN

1.       PENGERTIAN

Industri Hijau adalah industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkunganhidup serta dapat memberi manfaat bagi masyrakat (RUU Perindustrian). (Kementerian Perindustrian RI, 2012).

2.      APLIKASI INDUSTRI HIJAU

Banyak negara maju dan sedang berkembang yang sudah menerapkan konsep Industri Hijau dengan berbagai kreatifitas dan keterbatasannya. Adapun di indonesia aplikasi Industri Hijau yang telah dilakukan antara lain :

A.      Penggunaan mesin ramah lingkungan melalui program restrukturisasi pemesinan untuk industri tekstil dan produk tekstil, alas kaki, dan gula. Program ini memberikan dampak yang signifikan berupa penghematan penggunaan energi sampai 25%, peningkatan produktivitas sampai 17%, peningkatan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan efektivitas giling pada industri gula.

B.      Penerapan produk bersih dengan memberikan pelatihan kepada pelaku industri dan aparatur, menyusun pedoman teknis produksi bersih untuk beberapa komoditi industri dan bantuan teknis kepada beberapa industri.

C.      Kebijakan teknis, yaitu perlindungan terhadap lapisan ozon melalui kontrol penggunaan bahan perusak Ozon (BPO) secara bertahap. (peraturan mentri perindustrian No. 33 Tahun 2007) larangan memproduksi bahan perusak lapisan ozon serta memproduksi yang menggunakan BPO.

D.     Penyusun data inventori emisi CO2 equivalent di 700 perusahaan dari delapan sektor industri untuk penetapan baseline emisi GRK.

E.      Penyusun Grand strategi Konservasi energi.

F.       Implementasi konservasi energi pada 35 perusahaan industri baja dan 15 perusahaan industri pulp dan kertas.

G.     Penyusun pedoman teknis penurunan emisi GRK pada industri semen.

H.     Himbauan kepada sektor industri agar lebih memanfaatkan mekanisme pembangunan bersih Clean Development Mechanisme (CDM).

I.        Pemberian penghargaan industri hijau pada tahun 2010 kepada sembilan perusahaan industri dan tahun 2011 kepada 10 perusahaan industri

J.        Program Re-use air limbah hasil pengolahan pada industri penyamakan kulit sentra industri magetan.

K.      Program pengembangan biogas dari limbah industri tahu.

3.      MANFAAT PENERAPAN INDUSTRI HIJAU

·         Meningkatkan profitabilitas (keuntungan) melalui peningkatan efisiensi sehingga dapat mengurangi biaya operasi, pengurangan biaya pengolahan limbah dan tambahan pendapatan dari produk hasil samping.
·         Meningkatkan image perusahaan
·         Meningkatkan kinerja perusahaan
·         Mempermudah akses pendanaan
·         Flexsibelitas dalam regulasi
·         Terbukanya peluang pasar baru
·         Menjaga kelestarian fungsi lingkungan

IV.               PENUTUP

1.       KESIMPULAN

Industri hijau adalah rezim ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan manusia dan kesetaraan sosial, yang sekaligus mengurangi resiko lingkungan secara signifikan. Industri Hijau juga berarti perekonomian yang rendah karbon atau tidak menghasilkan emisi dan polusi lingkungan. Hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial, untuk menjalankan industri hijau tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, A A; kholil, Muhamad. 2018. “Kimia dan Pengetahuan Lingkaran Industri”. Yogyakarta: Penerbit  Wahana Resolusi.

Danianto, J A. 2018. “Makalah Industri Hijau”. Dalam : http://jacintaavenia.blogspot.com/2018/12/industri-hijau.html