Dalam
kehidupan sehari-hari, manusia sangat bergantung pada ketersediaan air di bumi.
Bila musim kemarau tiba, banyak sumber air menjadi kering dan makhluk hidup
terutama manusia menjadi kekurangan air.
Tampilkan postingan dengan label @A21-SYAFIQ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A21-SYAFIQ. Tampilkan semua postingan
Kamis, 15 Desember 2016
Kamis, 08 Desember 2016
CFC (Cloro Fluoro Carbon)
Pengertian CFC
Klorofluorokarbon, CFC, adalah
senyawa kimia yang dikembangkan sebagai alternatif bahan kimia yang lebih
berbahaya dalam berbagai aplikasi. CFC dikembangkan pada tahun 1930-an terutama
untuk digunakan dalam pendinginan dan sebagai zat untuk propelan dalam produk
seperti kaleng aerosol.
Namun, mereka menimbulkan ancaman langsung terhadap individu yang lebih
kecil tetapi mereka dapat memberikan ancaman langsung terhadap lingkungan
global.Kamis, 01 Desember 2016
Masalah Lingkungan yang Dihadapi Kalimantan Barat
Kalimantan yang
terkenal dengan potensi alam dan potensi wisata alam kini keadaanya sangat
memprihatinkan. Kerusakan lingkungan sudah menjadi pemandangan biasa
dimana-mana. Eksploitasi tambang yang berlebihan, perubahan fungsi hutan
menjadi perkebunan kelapa sawit, kebakaran hutan serta sejumlah isu lingkungan
lainnya dituding menjadi penyebab utama. Kalimantan Barat sendiri tidak lepas
dari akibat kerusakan lingkungan tersebut. Berikut beberapa isu lingkungan di
Kalimantan Barat yang dirangkum dari
Kamis, 24 November 2016
Industri Kimia Pada Detergen
- Sejarah
Deterjen
Deterjen sintetik yang pertama
dikembangkan oleh Jerman pada waktu Perang Dunia II dengan tujuan agar lemak
dan minyak dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Pada saat ini ada lebih
1000 macam deterjen sintetik yang ada di pasaran. Fritz Gunther, ilmuwan
Jerman, biasa disebut sebagai penemu surfactant sintetis dalam deterjen
tahun 1916. Namun, baru tahun 1933 deterjen untuk rumah tangga diluncurkan
pertama kali di AS. Kelebihan deterjen, mampu lebih efektif membersihkan
kotoran meski dalam air yang mengandung mineral. Tapi, ia pun
menimbulkan masalah. Sebelum tahun 1965, deterjen menghasilkan limbah busa di
sungai dan danau. Ini karena umumnya deterjen mengandung alkylbenzene
sulphonate yang sulit terurai. Setelah 10 tahun dilakukan penelitian
(1965), ditemukan linear alkylbenzene sulphonate (LAS)
yang lebih ramah lingkungan. Bakteri dapat cepat menguraikan molekul LAS,
sehingga tidak menghasilkan limbah busa.
Salah satu deterjen yang pertama dibuat adalah garam natrium dari lauril
hidrogen sulfat. Tetapi pada saat ini, kebanyakan deterjen adalah garam dari
asam sulfonat.Deterjen dalam kerjanya dipengaruhi beberapa hal, yang terpenting
adalah jenis kotoran yang akan dihilangkan dan air yang digunakan. Deterjen,
khususnya surfaktannya, memiliki kemampuan yang unik untuk mengangkat kotoran,
baik yang larut dalam air maupun yang tak larut dalam air. Salah satu ujung
dari molekul surfaktan bersifat lebih suka minyak atau tidak suka air
(hidrofobik), akibatnya bagian ini mempenetrasi kotoran yang berminyak. Ujung
molekul surfaktan satunya lebih suka air (hidrofilik), bagian inilah yang
berperan mengendorkan kotoran dari kain dan mendispersikan kotoran, sehingga tidak
kembali menempel ke kain. Akibatnya warna kain akan dapat dipertahankan.
- Sejarah Deterjen
Kamis, 06 Oktober 2016
Peta Pengetahuan Kimia
PETA PENGETAHUAN KIMIA
Pada awal perkembangannya
ilmu dan riset Kimia hanya berkaitan dengan Fisika dan Biologi, sehingga
munculah irisan keilmuan seperti Fisika Kima, Biofisika dan Biokimia, serta
irisan di antara ketiganya (Biofisika Kima atau Fisika Supramolekuler). Seperti
yang disajikan pada Peta Pengetahuan Kimia berikut
Kamis, 22 September 2016
Kesetimbangan Kimia
Kamis, 15 September 2016
Perkembangan dan Ruang lingkup Kimia
Lahirnya Kimia
Kimia modern dimulai oleh kimiawan Perancis Antoine Laurent
Lavoisier (1743-1794). Ia menemukan hukum kekekalan massa dalam reaksi kimia,
dan mengungkap peran oksigen dalam pembakaran. Berdasarkan prinsip ini, kimia
maju di arah yang benar.
Sebenarnya oksigen ditemukan secara independen oleh dua
kimiawan, kimiawan Inggris Joseph Priestley (1733-1804) dan kimiawan Swedia
Carl Wilhelm Scheele (1742-1786), di penghujung abad ke-18. Jadi, hanya sekitar
dua ratus tahun sebelum kimia modern lahir. Dengan demikian, kimia merupakan
ilmu pengetahuan yang relatif muda bila dibandingkan dengan fisika dan
matematika, keduanya telah berkembang beberapa ribu tahun.
Namun alkimia, metalurgi dan farmasi di zaman kuno dapat
dianggap sebagai akar kimia. Banyak penemuan yang dijumpai oleh orang-orang
yang terlibat aktif di bidang-bidang ini berkontribusi besar pada kimia modern
walaupun alkimia didasarkan atas teori yang salah. Lebih lanjut, sebelum abad
ke-18, metalurgi dan farmasi sebenarnya didasarkan atas pengalaman saja dan
bukan teori. Jadi, nampaknya tidak mungkin titik-titik awal ini yang kemudian
berkembang menjadi kimia modern. Berdasarkan hal-hal ini dan sifat kimia modern
yang terorganisir baik dan sistematik metodologinya, akar sebenarnya kimia
modern mungkin dapat ditemui di filosofi Yunani kuno.
Jalan dari filosofi Yunani kuno ke teori atom modern tidak
selalu mulus. Di Yunani kuno, ada perselisihan yang tajam antara teori atom dan
penolakan keberadaan atom. Sebenarnya, teori atom tetap tidak ortodoks dalam
dunia kimia dan sains. Orang-orang terpelajar tidak tertarik pada teori atom
sampai abad ke-18. Di awal abad ke-19, kimiawan Inggris John Dalton (1766-1844)
melahirkan ulang teori atom Yunani kuno. Bahkan setelah kelahirannya kembali
ini, tidak semua ilmuwan menerima teori atom. Tidak sampai awal abad 20 teori
ato, akhirnya dibuktikan sebagai fakta, bukan hanya hipotesis. Hal ini dicapai
dengan percobaan yang terampil oleh kimiawan Perancis Jean Baptiste Perrin
(1870-1942). Jadi, perlu waktu yang cukup panjang untuk menetapkan dasar kimia
modern.
Ilmu Kimia
Dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan, kita selalu mengamati pada lingkungan
sekitar, dan yang menjadi fokus perhatian kita adalah lingkungan sekitar. Alam
semesta merupakan salah satu daerah pengamatan bagi para peneliti ilmu
pengetahuan alam. Salah satu bagian dari ilmu pengetahuan alam adalah ilmu
kimia, daerah yang dipelajari ahli kimia adalah materi terkait dengan struktur,
susunan, sifat dan perubahan materi serta energi yang menyertainya.
Secara lengkap, Ilmu Kimia adalah ilmu yang
mempelajari tentang :
-Susunan materi = mencakup
komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen
tersebut.
-Struktur materi = mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan.
-Sifat materi = mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh : susunan dan struktur dari materi tersebut.
-Perubahan materi = meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia (menghasilkan zat baru).
-Energi yang menyertai perubahan materi = menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.
-Struktur materi = mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan.
-Sifat materi = mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh : susunan dan struktur dari materi tersebut.
-Perubahan materi = meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia (menghasilkan zat baru).
-Energi yang menyertai perubahan materi = menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.
Berkembangnya zaman ilmu kimia sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari
1.
Dengan bantuan
ilmu kimia telah diciptakan alat pencuci darah (haemodialisis)
2.
Penemuan para ahli
kimia mempelajari silikon yang merupakan bahan dasar untuk membuat
mikroprosesor, menyebabkan komputer semakin kecil ukurannya dan semakin canggih
3.
Peningkatan
produksi pertanian memerlukan dukungan ilmu kimia, misalnya pembuatan bibit
unggul dengan rekayasa genetika, pembuatan pupuk buatan serta pembuatan
pestisida
4.
Penemuan foto
berwarna tidak terlepas dari ahli kimia dalam pembuatan zat warna yang peka
cahaya
Ruang Lingkup Kiima
-
Kimia analitik adalah analisis cuplikan bahan untuk
memperoleh pemahaman tentang susunan kimia dan strukturnya. Kimia analitik
melibatkan metode eksperimen standar dalam kimia. Metode-metode ini dapat
digunakan dalam semua subdisiplin lain dari kimia, kecuali untuk kimia teori
murni.
-
Kimia anorganik mengkaji sifat-sifat dan reaksi senyawa
anorganik. Perbedaan antara bidang organik dan anorganik tidaklah mutlak dan
banyak terdapat tumpang tindih, khususnya dalam bidang kimia organologam.
- Kimia organik mengkaji
struktur, sifat, komposisi, mekanisme, dan reaksi senyawa organik. Suatu
senyawa organik didefinisikan sebagai segala senyawa yang berdasarkan rantai
karbon.
- Kimia fisik mengkaji dasar fisik sistem dan
proses kimia, khususnya energitika dan dinamika sistem dan proses tersebut.
Bidang-bidang penting dalam kajian ini di antaranya termodinamika kimia,
kinetika kimia, elektrokimia, mekanika statistika, dan spektroskopi. Kimia
fisik memiliki banyak tumpang tindih dengan fisika molekular. Kimia fisik melibatkan
penggunaan kalkulus untuk menurunkan persamaan, dan biasanya berhubungan dengan
kimia kuantum serta kimia teori.
- Kimia teori adalah
studi kimia melalui penjabaran teori dasar (biasanya dalam m
atematika atau fisika). Secara spesifik,
penerapan mekanika kuantum dalam kimia disebut kimia kuantum. Sejak akhir
Perang Dunia II, perkembangan komputer telah memfasilitasi pengembangan
sistematik kimia komputasi, yang merupakan seni pengembangan dan penerapan
program komputer untuk menyelesaikan permasalahan kimia. Kimia teori memiliki
banyak tumpang tindih (secara teori dan eksperimen) dengan fisika benda
kondensi dan fisika molekular.memiliki banyak tumpang tindih (secara teori dan
eksperimen) dengan fisika benda kondensi dan fisika molekular.
-
Kimia
pangan adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari proses proses,penggunaan dan
pengaruh bahan bahan kimia terhadap pangan serta interaksi bilogis dan non
biologis pada makanan
-
Kimia
medisinal atau farmasi adalah disiplin ilmu gabungan kimia dan farmasi yang terlibat
dalam desain,sintesis dan pengembangan obat farmaseutika.Kimia medisinal
terlibat dalam identifikasi,sintesis dan pengembangan entitas kimia baru (New
chemical entity ) yang dapat digunakan untuk terapi.Bidang ini juga melakukan
kajian terhadap obat yang sudah ada,berikut sifat biologis serta QSAR (
Quantitative Structure-Acitvity Relationship ).Bidang ini berfocus pada aspek
kualitas obat dan bertujuan untuk memelihara kesehatan sebagai tujuan dari
produk obat
--
Kimia Lingkungan: Kimia lingkungan adalah
cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang interaksi yang melibatkan zat dan
reaksi kimia di alam, serta polusi di alam.
-
DAFTAR PUSTAKA :- http://fathonahoktavina0060.blogspot.co.id/2015/04/lahirnya-kimia-modern.html - https://id.wikipedia.org/wiki/Kimia_farmasi
-
-
Rabu, 07 September 2016
Pengertian Karbon

Pengertian Karbon
Karbon merupakan salah satu elemen yang paling penting untuk kehidupan di planet bumi. Membentuk lebih banyak senyawa dari unsur lain dan membentuk bahan dasar untuk semua tumbuhan dan hewan. Karbon adalah unsur yang paling berlimpah keempat di alam semesta dengan massa dan unsur yang paling berlimpah kedua dalam tubuh manusia. Karbon terus bersiklus melalui lautan, tanaman, kehidupan binatang, dan atmosfer.
Karakter dan sifat
Simbol: C Nomor atom: 6 Berat atom: 12,011 Klasifikasi: bukan logam Fase pada Suhu Kamar: Padat Berat jenis: amorf: 1,8-2,1, berlian: 3,515, grafit: 2,267 gram per cm3 Titik leleh (berlian): 3550 ° C, 6442 ° F Titik didih (berlian): 4200 ° C, 7600 ° F Sublimasi Titik (grafit): 3642 ° C, 6588 ° F Ditemukan oleh: Carbon yang diketahui sejak zaman kuno Karbon ditemukan di Bumi dalam bentuk tiga alotrop berbeda termasuk amorf, grafit, dan berlian. Alotrop adalah bahan yang terbuat dari unsur yang sama, tetapi atom mereka berbeda. Setiap alotrop karbon memiliki sifat fisik yang berbeda. Dalam alotrop berlian, karbon adalah zat yang paling sulit dikenal di alam. Hal ini juga memiliki konduktivitas termal tertinggi dari setiap elemen. Berlian berwarna transparan. Grafit, di sisi lain, adalah salah satu bahan yang paling lembut dan berwarna hitam-abu-abu. Grafit adalah konduktor listrik yang baik. Karbon amorf umumnya hitam dan digunakan untuk menggambarkan batubara dan jelaga. Salah satu karakteristik kunci dari karbon adalah kemampuannya untuk membuat rantai panjang molekul melalui menghubungkan dengan atom karbon lainnya. Karbon juga memiliki titik lebur tertinggi dari semua elemen.
Dimana karbon yang ditemukan di Bumi?
Karbon ditemukan di seluruh bumi. Ini adalah elemen utama di banyak formasi batuan seperti batu kapur dan marmer. Hal ini ditemukan dalam bentuk allotropic berlian, grafit, dan karbon amorf di seluruh dunia. Karbon juga ditemukan dalam banyak senyawa termasuk karbon dioksida di atmosfer bumi dan terlarut dalam lautan dan badan-badan utama lainnya dari air. Hidrokarbon yang membentuk banyak bahan bakar seperti batu bara, gas alam, dan minyak bumi juga mengandung karbon. Karbon ditemukan dalam semua bentuk kehidupan. Karbon membuat 18 persen massa dari tubuh manusia. Bagaimana karbon ditemukan? Orang tahu tentang karbon sebagai zat sejak zaman kuno. Ilmuwan Perancis Antoine Lavoisier menetapkan bahwa berlian terbuat dari karbon pada tahun 1772.
Bagaimana karbon digunakan?
Karbon digunakan dalam beberapa cara di hampir semua industri di dunia. Hal ini digunakan untuk bahan bakar berupa batu bara, gas metana, dan minyak mentah (yang digunakan untuk membuat bensin). Karbon juga digunakan untuk membuat segala macam bahan termasuk plastik dan paduan seperti baja (kombinasi karbon dan besi). Hal ini bahkan digunakan untuk membuat tinta hitam untuk printer dan lukisan. Grafit sering digunakan dalam pembuatan baterai, kanvas rem, dan pelumas. Hal ini juga digunakan untuk membuat tulisan (hitam) bagian dari pensil. Berlian yang digunakan untuk membuat perhiasan dan dianggap yang paling berharga dari semua batu permata. Berlian juga digunakan untuk memotong benda-benda keras.
Fakta Menarik tentang Karbon •
Kehidupan di Bumi umumnya disebut sebagai “kehidupan berbasis karbon.” • Sebuah alotrop karbon keempat baru-baru ini ditemukan yang disebut Fullerene. • Karbon diketahui untuk membentuk hampir 10 juta senyawa yang berbeda. • Karbon mudah membentuk senyawa melalui ikatan kovalen empat elektron valensi. • Karbon adalah unsur yang paling berlimpah keempat di alam semesta dan juga biasanya unsur yang paling berlimpah keempat dalam bintang. • Bintang karbon adalah bintang yang atmosfernya memiliki lebih banyak karbon dari pada oksigen. • Tanaman mendapatkan karbon dari atmosfer melalui proses fotosintesis. • Rantai karbon membentuk dasar dari molekul kompleks seperti DNA.
Daftar Pustaka :http://budisma.net/2015/02/pengertian-ciridan-sifat-karbon.html
Langganan:
Postingan (Atom)






