.

Tampilkan postingan dengan label @X34-Alman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @X34-Alman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Desember 2022

minyak bumi pengubah dunia


Abstrak 

Di dunia ini yang berkembang sangat cepat dan pesat kita memiliki hal yang membuat perkembangan ini menjadi sangat pesat perubahannya salah satu faktornya adalah minyak bumi, karena benda cair ini dunia bisa berkembang begitu pesat dalam 1,5 ABAD saja setelah di temukannya minyak bumi manusia berubah begitu signifikan contohnya dari segi transportasi, pada zaman dahulu manusia menggunakan tenaga hewan untuk menggerakan kereta mereka hewan yang di gunakan bermacam-macam seperti kuda sapi atau Onta, namun pada zaman sekarang kendaraan tidak lagi memerlukan tenaga hewan melainkan sudah menggunakan mesin dengan bahan bakar minyak bumi yang dapat di gunakan dengan efisien dan efektif.

Kata kunci : minyak bumi,perubahan, transportasi 

Abstract

In this world that is developing very fast and rapidly, we have things that make this development very rapid, one of the factors is oil, because this liquid object the world can develop so rapidly in 1.5 CENTURIES after the discovery of petroleum, humans changed so For example, in terms of transportation, in ancient times humans used animal power to move their carriages, animals used various kinds such as horses, cows or camels, but nowadays vehicles no longer require animal power but have used engines with petroleum fuel that are fueled by petroleum. can be used efficiently and effectively.

Keywords: petroleum, change, transportation

Pendahuluan 

 Minyak bumi  merupakan salah komuditi yang sangat penting bagi kelangsungan manusia di alam semesta ini komuditi ini sangat berharga, bayangkan jika minyak bumi ini belum di temukan mungkin peradaban manusia tidak akan secanggih dan semodern sekarang,

Awal adanya minyak bumi ketika Kolonel Drake menemukan minyak setelah mengebor sedalam 23 meter di Pennsylvania. Pada tanggal 27 agustus 1859 di hari inilah beradaban manusia di mulai dari berbagai sektor industri seperti industri otomotif, berbankan, kecantikan, tekstil dan yang lain-lainnya, contoh kecil dari perubahan industri karena minyak bumi adalah industri tekstil mungkin zaman dahulu produksi tekstil tidak sebanyak sekarang, karena zaman dahulu mesin-mesin masih jarang atau tidak sebanyak sekarang yang dimana zaman sekarang mesin pada industri tekstil sangat banyak dan minim akan peranan manusia.

Rumusan masalah 

 

1.negara penghasil minyak bumi terbanyak di dunia ?

2.peran minyak bumi pada zaman modern ini ?

3.komposisi dalam minyak bumi?

 

Tujuan 

1.mengetahui negara dengan penghasil minyak bumi terbanyak di dunia.

2. untuk mengetahui kegunaan minyak bumi 

3.mengetahui komposisi dalam minyak bumi 

Pembahasan 

 

1.  1.Amerika Serikat

Negeri Paman Sam ini menempati urutan pertama sebagai negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia menurut BP Statistical Review 2022. Total produksi minyak bumi Amerika Serikat mencapai 16,58 juta barel per hari dan berkontribusi terhadap 18,5% produksi minyak dunia pada 2021.

2. Arab Saudi

Negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia yang kedua adalah Arab Saudi dengan jumlah 10,95 juta barel per hari atau berkontribusi terhadap 12,2% produksi minyak dunia pada 2021.

3. Rusia

Peringkat ketiga ditempati oleh Rusia. Diperkirakan, negara yang satu ini menghasilkan minyak bumi sebanyak 10,94 juta barel per hari atau berkontribusi terhadap 12,2% produksi minyak dunia.

4. Kanada

Kemudian, posisi keempat negara penghasil minyak terbesar di dunia adalah Kanada. Total minyak bumi Kanada mencapai 5,43 juta barel per hari atau berkontribusi terhadap 6% produksi minyak dunia.

5. Irak

Selanjutnya ada Irak yang bertengger di posisi kelima sebagai negara penghasil minyak bumi terbesar dunia dengan jumlah produksi 4,10 juta barel per hari atau berkontribusi terhadap 4,6% produksi minyak dunia.

Adapun urutan keenam hingga 10 antara lain, China, Uni Emirat Arab, Iran, Brazil, dan Kuwait

 

2. Manfaat minyak bumi adalah sebagai berikut:

- Sebagai bahan pembangkit listrik

- Minyak bumi juga banyak dimanfaatkan sebagai gas cair, seperti gas LPG.

- Manfaat minyak bumi juga bisa mendukung industri petrokimia. Seperti pupuk urea, serat pakaian, kosmetik, cat, lilin, hingga karet nilon.

- Manfaat minyak bumi juga menjadi bahan pembuatan bahan-bahan serat, seperti rayon, polyester, nilon, dan tekstil sintetis.

 

3. komposisi minyak bumi yaitu terdiri dari:

- Campuran cairan kompleks, sebagian besar merupakan senyawa hidrokarbon sebesar 90% - 90%

 

- Hidrokarbon utama dalam minyak bumi yaitu alkana, sisanya terdapat sikloalkana, alkena, alkuna, dan senyawa aromatik

- Selain hidrokarbon, terdapat kandungan senyawa karbon lainnya yaitu oksigen, belerang, serta nitrogen

- Umumnya pada gas alam sebagian besar merupakan alkana suku rendah antara C1 - C4 dan metana merupakan komponen utama

- Terdapat gas lain termasuk CO2, O2, N2, H2S bahkan gas mulia misalnya helium, namun jumlah gas-gas ini sangat sedikit.

Kesimpulan 

Minyak bumi banyak di gunakan dan sangat berperan penting  dalam kemajuan umat manusia karena minyak bumilah manusia dapat mendapatkan kemudahan dalam berbagai hal.

 Daftar pustaka

Hidayat, Atep Afia. 2022. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Modull 8 KPLI : Industri Kimia Di Masda Depan. Universitas Mercu Buana, Jakarta.

https://www-detik-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.detik.com/edu/detikpedia/d-6022874/proses-pembentukan-minyak-bumi-komposisi-dan-manfaatnya/amp?amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQKKAFQArABIIACAw%3D%3D#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=16665431730809&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Fwww.detik.com%2Fedu%2Fdetikpedia%2Fd-6022874%2Fproses-pembentukan-minyak-bumi-komposisi-dan-manfaatnya

https://finance-detik-com.cdn.

ampproject.org/v/s/finance.detik.com/energi/d-6006703/manfaat-minyak-bumi-untuk-manusia-ini-sejarah-dan-dampaknya/amp?amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQKKAFQArABIIACAw%3D%3D#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=16665430244690&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Ffinance.detik.com%2Fenergi%2Fd-6006703%2Fmanfaat-minyak-bumi-untuk-manusia-ini-sejarah-dan-dampaknya

https://www-cnbcindonesia-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.cnbcindonesia.com/market/20220912082219-17-371169/ini-5-negara-dengan-cadangan-minyak-terbesar-di-dunia/amp?amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQKKAFQArABIIACAw%3D%3D#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=16665423994287&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Fwww.cnbcindonesia.com%2Fmarket%2F20220912082219-17-371169%2Fini-5-negara-dengan-cadangan-minyak-terbesar-di-dunia


 

Jumat, 02 Desember 2022

ikatan kimia



1. Abstrak Ada beberapa hal yang kita dapat perhatikan, yaitu terdapat banyak contoh penerapan unsur-unsur kimia dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya contohnya adalah air. Air merupakan materi yang penting bagi kehidupan. Sebagian besar kebutuhan pokok kita menggunakan air. Bahkan dalam tubuh, air penting untuk menjaga DNA dari kerusakan, mengantarkan nutrisi ke seluruh bagian tunuh, dan menjaga keseimbangan suhu tubuh. Kita mengetahui air memiliki rumus senyawa H2 O. Air tersusun dari unsur-unsur hidrogen dan oksigen. Tanpa kita sadari bahwa kita sedang berhadapan dengan contoh aplikasi dari unsur-unsur yang berikatan, yang kemudian membentuk senyawa.

Kata kunci: Ikatan,kimia,atom,unsur.

2. Abstract

There are several things we can note, namely there are many examplesa application of chemical elements in daily life. One example is water. Water is an essential material for life. Most of our basic needs use water. Even in the body, water is important for protecting DNA from damage, delivering nutrients to all parts of the body, and maintaining a balanced body temperature. We know that water has the compound formula H2 O. Water is composed of the elements hydrogen and oxygen. Without us realizing that we are dealing with examples of the application of the elements that bond, which then form compounds.

Keyworsd: bonds, chemistry, atoms, elements

3. Pendahuluan

Sistem periodik kimia adalah tampilan unsur-unsur kimia yang tertera dalam

tabel. Jumlah unsur yang terdapat pada tabel sistem periodik adalah sebanyak 118 unsur. Jumlah unsur yang terdapat di alam lebih dari 118 unsur. Hal ini disebabkan karena atom-atom dapat bereaksi antara satu atom dengan atom yang lain membentuk substansi baru yang disebut dengan senyawa. Bila dua atau lebih atom-atom berikatan dan membentuk ikatan kimia menghasilkan senyawa yang unik yaitu memiliki sifat kimia dan sifat fisika yang berbeda dari sifat asalnya (sifat dari unsur-unsur sebelum bereaksi).

4. Rumusah masalah

  1. Apa pengertian ikatan kimia

   2. Apa sajakah jenis-jenis ikatan kimia

5. Tujuan

   1. Untuk mengetahui seluruh jenis-jenis ikatan kimia

   2. Memahami pengertian dari ikatan kimia

6. Pembahasan

 

A. IKATAN KIMIA

Ikatan kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul ikatan

kimia itu sendiri bertujuan agar mencapai kestabilan dalam suatu unsur. Adapun ikatan adalah sesuatu yang menghubungkan sesuatu hal dengan hal yang lain. Ikatan Kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul dengan cara sebagai berikut:

• Atom yang 1 melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron).

 

• Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom yang berikatan.

• Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan.

B. Aturan oktet

Hampir semua atom membentuk ikatan dengan atom-atom lain. Tetapi ada

enam unsur lain yang tidak bersifat demikian, yaitu unsur-unsur gas mulia yang terdiri dari: helium (2He), neon (10Ne), argon (18Ar), krypton (36Kr), xenon (54Xe), dan radon (86Rn). Unsur-unsur gas mulia hampir tidak membentuk ikatan dengan atom lain dan karena tidak reaktifnya maka sering disebut gas inert. Kecuali helium yang memiliki 2 elektron (duplet), semua gas mulia

 

 

memiliki 8 elektron (oktet) pada kulit terluarnya. Susunan yang demikian menurut Kossel dan Lewis sangat stabil, sehingga atom-atom gas mulia tidak menerima elektron ataupun melepaskan elektron terluarnya. Hal inilah yang menyebabkan mengapa gas mulia sangat stabil.

C. Struktur Lewis 

 

Langkah pertama yang dilakukan untuk menggambarkan struktur suatu

 

molekul adalah dengan mengkonversikan rumus molekulnya ke dalam struk…

b. Ikatan hidrogen.

 

Ikatan hidrogen merupakan gaya tarik menarik antara atom H dengan atom

lain yang mempunyai keelektronegatifan besar pada satu molekul dari senyawa yang sama. Ikatan hidrogen merupakan ikatan yang paling kuat dibandingkan dengan ikatan antar molekul lain, namun ikatan ini masih lebih lemah dibandingkan dengan ikatan kovalen maupun ikatan ion.

c. Ikatan Van Der Walls.

 

Gaya Van Der Walls dahulu dipakai untuk menunjukan semua jenis gaya

 

tarik menarik antar molekul. Namun kini merujuk pada gaya-gaya yang timbul dari polarisasi molekul menjadi dipol seketika. Ikatan ini merupakan jenis ikatan antar molekul yang terlemah, namun sering dijumpai diantara semua zat kimia terutama gas. Pada saat tertentu, molekul-molekul dapat berada dalam fase dipol seketika ketika salah satu muatan negatif berada di sisi tertentu. Dalam keadaa dipol ini, molekul dapat menarik atau menolak elektron lain dan menyebabkan atom lain menjadi dipol. Gaya tarik menarik yang muncul sesaat ini merupakan gaya Van der Walls.

7. Kesimpulan.

dengan mempelajari ikatan kimia kita dapat membentuk senyawa sintetis yang berguna dalam kehidupan kita.

Kita juga bisa memanfaatkan pengetahuan tentang ikatan kimia untuk memodifikasi struktur kimia suatu zat agar lebih berguna dalam aplikasinya. 

Daftar pustaka.

- wikipedia https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikatan_kimia

- haluan https://www.harianhaluan.com/pendidikan/pr-104215751/ikatan-kimia-pengertian-teori-dan-jenis-jenisnya?page=2



Senin, 28 November 2022

PENERAPAN TEKNOLOGI HIJAU

 


PENERAPAN TEKNOLOGI HIJAU

Oleh: Alman Khamdani (@X34-Alman)

Abstrak

Teknologi hijau adalah teknologi yang berupaya menghemat penggunaan sumber daya alam, menjaga ketersediaannya, meminimalkan dampak buruk, bahkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perubahan iklim akibat pemanasan global merupakan tantangan terbesar yang dihadapi negara-negara di seluruh dunia pada abad ke-21.

Kata Kunci: Teknologi Hijau, Kimia Hijau, Teknologi Hijau

 

Abstract

Green technology is technology that seeks to conserve the use of natural resources, maintain their availability, minimize negative impacts, and even improve people's quality of life. Climate change due to global warming is the biggest challenge facing countries around the world in the 21st century.

Keywords: Green Technology, Green Chemistry, Green Technology

 

Pendahuluan

Perubahan iklim akibat pemanasan global merupakan tantangan terbesar bagi negara-negara di dunia pada abad ke-21. Diperkirakan pada tahun 2100, suhu akan naik 1, 5-4, 5° Cdan permukaan laut akan naik 15-95 cm. Akan meningkat. Dampak yang diperkirakan meliputi lapisan es dikutub dan percairan gletser, penurunan permukaan banyak pulau dan beberapa kota pesisir, hilangnya keanekaragaman hayati, kerusakan terumbu karang, banjir, angin topan, frekuensi badai dan banjir, dan kebakaran. Frekuensi yang meningkat, termasuk peningkatan epidemi penyakit, peningkatan hama tanaman.

Di indonesia, pemanasan global berdampak pada hambatan pertumbuhan ekonomi, berkurangnya ketahanan pangan dan meningkatnya masalah kesehatan. Penelitian terbaru menunjukan bahwa masalah pemanasan global disebabkan oleh aktivitas manusia yang telah dimulai sejak Revolusi Industri 50 tahun terakhir. Oleh karena itu, dampak pemanasan global perlu disesuaikan dan dimitigasi. Teknologi hijau merupakan salah satu upaya yang harus dikembangkan untuk beradaptasi dan memitigasi pemanasan global. Berbagai teknologi hijau tersedia , seperti teknologi berkebun biologis, taman air limbah dan pengelolaan air limbah ekologis, terutama di bidang perlindungan air dan pengelolaan air limbah.

 

Rumusan masalah

1. Apa itu teknologi hijau?

2. Bagaimana penerapan teknologi hijau?

3. Apa saja penerapan teknologi hijau?

 

Tujuan

1. Untuk mengetahui pengertian teknologi hijau.

2. Untuk menerapkan teknologi hijau.

3. Untuk mempelajari bagian penerapan teknologi hijau.

PEMBAHASAN

         Menurut ( Asriningpuri, H., Kurniawati, F., & Pambudi, G. 2015). Teknologi Hijau adalah teknoogi yang mempertimbangkan penghematn dalam penggunaan sumberdaya alam dan menjaga keberlangungan ketersidiannya serta meminimalisai dampak negatif bahkan berusaha meningkatkan kualitas hidup manusia, oleh sebab itu rancangan arsitektur yang memnuhi kriteria pertimbangan tersebut disebut” Arsitektur ber Teknologi Hijau’’, Adapun rujukan ‘Green Concept’yang di guakan sebagai alat ukur tingkatan hijau diambil dari kriteria BREEAM (Building Research establishment’s Environmental Asessent Methoy-Inggris-1990) di turunkan oleh GBCI (Green Building Council Indonesia ) pada Greeship Homr Checklist Assessment atau sistim Penilaian Hijau untuk Kelompok Bangunan Huniaan

            Penerapan ‘’Teknologi Hijau’’’dibina secara arif dan bijak, seperti reboisasi, pemanfataan dan pengoptimal ruang terbuka hijau, sehingga keberlangsungan makhluk hidup dan lingkungan akan terus terjaga. Menurut ( Nefilinda, N. 2017 ) DI indonesia, percobaan lapangan penerapan teknologi hijau untuk pelestarian kualitas air danau telah dimulai oleh pusat litbang sumber daya air pada tahun 2003 di waduk saguling dengan nama EKOTEKNOLOGI. Penelitian masih berlangsung sampai saat ini dan di harapkan teknologi ini dapat di persiapkan untuk i terapkan oleh pemerintah dan masyarakat

            Menurut ( Ningrum,  D., & Damayanti, F, 2019). Teknologi hijau yang terintegrasi identik disebut kombinasi tepat guna, yaitu: muncul akibat konsekuensi praktis dari pembangunan berkelanjutan dan cenderung menggunakan sumber daya alam yang dapat diperbarui dan tidak berpotensi merusak lingkungan. Penerapan teknologi hijau banyak terintegrasi dengan struktur hijau, khususnya pada bangunan publik. Banyak penelitian sebelumnya yang membahas bangunan hijau secara umum, namun tidak membahas integrasi antara struktur hijau dan teknologi hijau. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu apa saja aplikasi struktur dan teknologi hijau pada bangunan bangunan publik. Menurut (Asriningpuri, H., Kurniawati, F., & Pambudi, G. 2015). Penerapan konsep arsitektur hijau banyak memberikan dampak positif bukan hanya pada lingkungan tetang sumber daya alam, namun juga dapat memberikan manfaat baik dalam ekonomi, maupun pengguna bangunan itu sendiri. Seperti yang diutarakan "The US Environmental Protection Agency "dalam buku The Green Building Handbook mendefinisikan manfaat dari bangunan hijau dalam tiga kategori utama, yaitu:

1. Manfaat Lingkungan: bangunan hijau melestarikan sumber daya alam, meningkatkan kualitas udara dan air, dan mengurangi limbah.

2. Manfaat Ekonomi: bangunan hijau mengurangi biaya modal dan operasional, meningkatkan nilai properti, dan meningkatkan produktivitas pekerja.

3. Kesehatan dan Masyarakat. Manfaat: bangunan hijau meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup bagi penghuni maupun masyarakat sekitarnya.

            Penggilingan bola adalah teknologi hijau yang sederhana, cepat, hemat biaya dengan potensi yang sangat besar. Salah satu aplikasi yang paling menarik dari teknologi ini di bidang selulosa adalah preparasi dan modifikasi kimia nanokristal dan serat nano selulosa. Meskipun sejumlah penelitian telah dilaporkan dalam literatur, potensi teknik ini di bidang nanopartikel selulosa belum sepenuhnya dieksploitasi (Piras dkk, 2019).

               Salah satu yang populer dalam teknologi energi hijau adalah energi matahari. Energi matahari telah bergeser mengesankan teknologi. Teknologi surya awal terdiri dari: sel fotovoltaik skala kecil. Teknologi terbaru sistem PV skala besar telah dimasukkan ke dalam Salah satu yang populer dalam teknologi energi hijau adalah energi matahari. Energi matahari telah bergeser mengesankan teknologi. Teknologi surya awal terdiri dari: sel fotovoltaik skala kecil. Teknologi terbaru sistem PV skala besar dimasukkan ke dalam jaringan listrik. Biaya teknologi telah turun substansial selama 30 tahun terakhir. NS Ekspansi yang cepat dari pasar energi surya adalah hasil dari kebijakan pemerintah yang mendukung instrument, peningkatan volatilitas harga dan eksternalitas lingkungan dari bahan bakar fosil, terutama emisi gas rumah kaca. Pada dasarnya potensi sumber daya energi surya yang jauh melebihi seluruh permintaan energi global. Meskipun potensi teknisnya sangat besar dan pertumbuhan pasar baru-baru ini, kontribusi energi matahari untuk energi global berbagai pasokan masih dapat diabaikan (Syahputra dan Soesanti, 2016).

                 Salah satu yang populer dalam teknologi energi hijau adalah energi matahari. Energi matahari telah bergeser mengesankan teknologi. Teknologi surya awal terdiri dari: sel fotovoltaik skala kecil. Teknologi terbaru sistem PV skala besar telah dimasukkan ke dalam Salah satu yang populer dalam teknologi energi hijau adalah energi matahari. Energi matahari telah bergeser mengesankan teknologi. Teknologi surya awal terdiri dari: sel fotovoltaik skala kecil. Teknologi terbaru sistem PV skala besar dimasukkan ke dalam jaringan listrik. Biaya teknologi telah turun substansial selama 30 tahun terakhir. NS Ekspansi yang cepat dari pasar energi surya adalah hasil dari kebijakan pemerintah yang mendukung instrument, peningkatan volatilitas harga dan eksternalitas lingkungan dari bahan bakar fosil, terutama emisi gas rumah kaca. Pada dasarnya potensi sumber daya energi surya yang jauh melebihi seluruh permintaan energi global. Meskipun potensi teknisnya sangat besar dan pertumbuhan pasar baru-baru ini, kontribusi energi matahari untuk energi global berbagai pasokan masih dapat diabaikan (Syahputra dan Soesanti, 2016).

KESIMPULAN

         Teknologi hijau adalah teknologi yang berupaya menghemat penggunaan sumber daya alam, menjaga ketersediaannya, meminimalkan dampak buruk, bahkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (Nefilinda, N. Di Indonesia, uji lapangan dengan nama EKOTEKNOLOGI dimulai oleh Puslitbang Sumber Daya Air pada tahun 2003 di Waduk Saguling dengan nama EKOTEKNOLOGI tentang penerapan teknologi hijau untuk menjaga kualitas air. Green Equal Integration disebut sebagai kombinasi yang bermakna. Artinya, mereka cenderung menggunakan sumber daya alam yang terbarukan dan tidak berpotensi merusak lingkungan, sebagai akibat praktis dari pembangunan berkelanjutan. Manfaat Lingkungan: Bangunan hijau melindungi sumber daya alam, meningkatkan kualitas udara dan air, dan mengurangi limbah. Manfaat Ekonomi: Green Building mengurangi modal dan biaya operasional, meningkatkan nilai aset dan meningkatkan produktivitas pekerja. Manfaat: Bangunan hijau meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan kualitas hidup penghuni dan daerah sekitarnya. Ball mill adalah teknologi ramah lingkungan yang sederhana, cepat dan murah dengan potensi besar. Teknologi surya awal terdiri dari: sel surya kecil. Teknologi terbaru diintegrasikan ke dalam sistem PV besar. Salah satu teknologi energi hijau yang paling populer adalah energi surya.

 

Daftar Pustaka

 

Nefilinda, N. (2017). Teknologi Hijau: Solusi Untuk Pelestarian Sumber Air. Jurnal Spasial: Penelitian, Terapan Ilmu Geografi, dan Pendidikan Geografi1(2). (Diakses 28 November 2022)

Asriningpuri, H., Kurniawati, F., & Pambudi, G. (2015). Teknologi Hijau Warisan Nenek Moyang di Tanah Parahyangan. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan7(1), 51-65. (Diakses 28 November 2022)

Ningrum, D., & Damayanti, F. (2019). KAJIAN SISTEM STRUKTUR DAN TEKNOLOGI HIJAU PADA BANGUNAN PUBLIK. Prosiding SEMSINA, IV-75. (Diakses 28 November 2022)

Nugroho, B. A. (2013). Penerapan Komputasi Hijau Di Lingkungan Pemerintah Daerah Dan Perusahaan Bidang Teknologi Informasi. Jurnal Penelitian Komunikasi16(1), 91-100. (Diakses 28 November 2022)

Agustina, L. (2011). Teknologi Hijau dalam Pertanian Organik Menuju Pertanian Berkelanjutan. Universitas Brawijaya Press. (Diakses 28 November 2022)


Minggu, 20 November 2022

industri hijau menghasilkan produk hijau

  

INDUSTRI HIJAU MENGHASILKAN PRODUK HIJAU


Oleh Alman Khamdani @X34-Alman

Abstrak Negara-negara berkembang perlu untuk terus mengembangkan sektor industri. Pesatnya pertumbuhan sektor industri hampir selalu mengakibatkan anjloknya mutu lingkungan. Maka dari itu kita perlu menerapkan Industri Hijau dalam perindustrian agar tidak merusak mutu lingkungan dan menciptakan hasil produk yang hijau.

Kata Kunci: Industri Hijau

 

Industri Hijau dapat didefinisikan sebagai industri berwawasan lingkungan yang menyelaraskan pertumbuhan dengan kelestarian lingkungan hidup, mengutamakan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya alam serta bermanfaan bagi masyarakat (pemenperin, 2011). Industri hijau dikaitkan dengan aktifitas perusahaan industri yang merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan di bidaang usaha industri berbentuk perorangan, badan usaha atau badan hukum dan berkedudukan di Indonesia.


Industri hijau adalah industri yang memiliki karakteristik menggunakan bahan kimia yang ramah lingkungan, menerapkan reduce, recycle, reuse, dan recovery pada proses produksi, menggunakan intensitas energi yang rendah, menggunakan intensitas air yang rendah, menggunakan SDM yang kompeten, melakukan minimisasi limbah dan menggunakan teknologi rendah karbon.


Industri Hijau merupakan industri yang berkomitmen untuk ramah lingkungan dengan berfokus pada pengembangan dan perbaikan secara terus-menerus, dan praktek bisnis yang bertanggung jawab terhadap masyarakat baik didalam maupun diluar organisasi, serta memperhatikan rantai pasok untuk pembangunan berkelanjutan Industri Hijau didasarkan pada dua prinsip, yaitu perbaikan terus-menerus dan pembangunan berkelanjutan (Simachokedee dalam GIM, 2013).

Perusahaan yang menerapkan industri hija melahirkan produk dengan label ramah lingkungan, produk hemat energi, produk hemat air, produk yang mengandung material daur ulang, produk lokal, produk dari sumber terbarukan, maupun produk yang mengutamakan fungsi dan performance bangunan misalnya yang dapat mengurangi noise, yang dapat memantulkan atau meneruskan cahaya alami, yang tidak mengandung racun atau zat berbahaya bagi manusia, dan juga produk-produk lain yang dapat membantu pencapaian suatu bangunan mendapatkan pengakuan atau sertifikasi bangunan hijau. Semua kriteria atau tolok ukur pencapaian nilai green pada suatu bangunan dapat dilihat pada Rating Tool GREENSHIP yang diterbitkan oleh Green Building Council Indonesia. Untuk dapat memenuhi tolok ukur tersebut, pasti dibutuhkan produk-produk yang sesuai. Untuk itulah produk hijau menjadi sangat penting dalam pembangunan suatu proyek gedung atau bangunan. Kriteria untuk produk hijau banyak dan bervariasi, kita dapat melihat dari berbagai sumber yang ada di internet. Kriteria dapat bermula dari asal bahan baku dan juga pengambilannya, proses produksi, pengolahan limbah, distribusi, sampai ke disain dan spesifikasi produk itu sendiri yang kemudian juga harus diperhatikan kinerjanya, serta pemeliharaan dan perlakuan setelah berakhir masa fungsinya. Manfaat lain yang diharapkan adalah semakin kecil jejak karbon dan jejak airnya.

Peran sangat besar untuk terciptanya suatu produk hijau atau ramah lingkungan adalah bagaimana industri pembuat produk tersebut dapat menerapkan prinsip-prinsip green. Kita namakan prinsip tersebut adalah Prinsip Industri Hijau. 

Guna mendorong pelaku bisnis menerapkan konsep ekonomi hijau dalam operasional bsinisnya, pemerintah perlu memberikan insentif kepada pelaku bisnis yang ramah  lingkungan dan disinsentif bagi bisnis yang merusak. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), misalnya,telah memberikan rekomendasi program pembebasan atau pengurangan biaya masuk alat-alat instalasi ramah lingkungan kepada produsen pengimpor, seperti instalasi pengolahan air limbah dan penerapan energi terbarukan. 

Bagi perusahaan yang tidak atau masih kurang peduli lingkungan, disinsentif tidak hanya berupakesulitan dalam mendapatkan kredit bank, tapi produknya juga akan kurang diminati konsumen yangsemakin sadar lingkungan. Perusahaan nakal yang cenderung mengeksploitasi lingkungan secara tidak  bertanggung jawab harus diberi sanksi tegas dari pemerintah.

 

Saat ini kota mengonsumsi energi terbesar dari sektor industri, perumahan, gedung komersial, dan transportasi, serta menjadikannya kontributor terbesar emisi karbon dioksida(75%). Dengan konsep pertumbuhan hijau, pembangunan dan pengembangan kota harusmemperhatikan perubahan iklim, pengurangan energi tidak terbarukan, dan pemanfaatanenergi terbarukan seperti surya, bayu, hidro, dan biogas di semua sektor kehidupan. Kedepan, perusahaan harus mampu mengubah cara berproduksi, mengelola lingkungan, daninteraksi dengan masyarakat di sekitar lokasi proyek secara selaras dan harmonis

 

Penghargaan Industri Hijau merupakan program tahunan Kementerian Perindustrian yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada Perusahaan Industri menerapkan Prinsip Industri Hijau, mensosialisasikan program Industri Hijau, dan menyiapkan Perusahaan Industri dalam pemenuhan Standar Industri Hijau (SIH).


Kesimpulan

Untuk menghasilkan produk hijau kita harus menerapkan industri hijau dalam perindustrian. Dengan begitu kita dapat meningkatkan pertumbuhan sektor perindustrian sekaligus menjaga mutu lingkungan. Dan dengan adanya program dari Kementrian Perindustrian semoga dapat memberikan motivasi kepada Perusahaan Industri agar menerapkan Industri Hijau.


Daftar Pustaka

Hidayat, Atep Afia. 2022. Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Modul 12 KPLI: Industri Hijau. Universitas Mercu Buana, Jakarta (Dibuka 16 November 2022). Produk Hijau Dimulai dengan Industri Hijau. http://greenlistingindonesia.com/berita-212-produk-hijau-dimulai-dari-industri-hijau.html

Mulya, Rudini. 2011. Apa Itu Industri Hijau?

https://www.scribd.com/document/105397640/Apa-Itu-Industri-Hijau-Rudini-Mulya


Senin, 14 November 2022

PENTINGNYA PENGETAHUAN KIMIA HIJAU DALAM KEHIDUPAN

 

PENTINGNYA PENGETAHUAN KIMIA HIJAU DALAM KEHIDUPAN

 

OLEH: @X34-Alman


ABSTRAK

       Kajian kimia hijau umumnya mencakup konsep dan pendekatan yang efektif untuk mencegah pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh proses dan produk bahan kimia beracun dan berbahaya. Pembelajaran kimia berbasis green chemistry menjadi salah satu metode yang dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mencegah pencemaran akibat bahan-bahan kimia. Kegiatan praktikum di laboratorium berupaya menggunakan prinsip green chemistry yang dapat dilakukan dengan upaya mengurangi, menghilangkan, atau mengganti penggunaan bahan-bahan kimia beracun dan berbahaya yang digunakan dalam percobaan untuk mengurangi kadar pencemar dan volume limbah. Sebagai tenaga pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran kimia diharapkan mampu memiliki ilmu pengetahuan, wawasan, serta ketrampilan dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip green chemistry.

Kata kunci : kimia hijau,penerapan,konsep

ABSTRACT

       Green chemistry studies generally include effective concepts and approaches to prevent environmental pollution caused by toxic and hazardous chemical processes and products. Green chemistry-based learning is one method that can be used as an approach to prevent pollution due to chemicals. Practical activities in the laboratory seek to use the principle of green chemistry which can be done by reducing, eliminating, or replacing the use of toxic and hazardous chemicals used in experiments to reduce pollutant levels and the volume of waste. As educators in the implementation of chemistry learning, they are expected to be able to have knowledge, insight, and skills in applying the principles of green chemistry.

Keywords: green chemistry, application, concept

PENDAHULUAN

       Menurut Manahan (2006), kimia telah disalah gunakan dalam banyak hal, seperti pelepasan polutan dan zat beracun dan produksi bahan nonbiodegradable, yang mengakibatkan kerusakan pada lingkungan dan makhluk hidup, termasuk manusia. Sekarang jelas bahwa ilmu kimia harus dijauhkan dari penekanan pada eksploitasi sumber daya yang terbatas dan produksi produk dalam jumlah yang semakin banyak yang pada akhirnya berakhir sebagai limbah dan menuju aplikasi kimia dengan cara yang memenuhi kebutuhan manusia tanpa merusak sistem pendukung bumi di mana semua makhluk hidup bergantung. Untungnya, praktik ilmu kimia dan industri terus bergerak ke arah ramah lingkungan dan keberlanjutan sumber daya. Praktik kimia dengan cara yang memaksimalkan manfaatnya sambil menghilangkan atau setidaknya sangat mengurangi dampak buruknya telah dikenal sebagai kimia hijau.

       Kimia hijau akan sangat memberikan pengaruh yang baik terhadap lingkungan apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia industri. Dengan pekembangan teknologi yang semakin canggih seiring dengan perkembangan zaman tidak menutup kemungkinan akan semakin banyak muncul suatu temuan yang menggunakan prinsip kimia hijau.

RUMUSAN MASALAH

1.                 Apa yang dimaksud kimia hijau ?

             2.                Apa yang dimaksud konsep kimia hijau ?

 3.                Bagaimana penerapan kosep kimia hijau ?

TUJUAN 

         1.                Untuk mengetahui pengertian kimia hijau 

2.                Untuk memahami konsep kimia hijau

       3.                Untuk mengetahui penerapan kimia hijau 

  PEMBAHASAN

       Istilah 'Kimia Hijau' diciptakan pada 1991 oleh Anastas dari Lembaga Perlindungan Lingkungan (EPA) Amerika Serikat. Tetapi ini tidak berarti bahwa gerakan kimia hijau tidak ada sebelum awal 1990-an tersebut. Beberapa negara telah mulai menjalankan prinsip-prinsip kimia hijau di tahun-tahun sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran mulai terganggunya keseimbangan alam dan lingkungan, ancaman terhadap ketersediaan air bersih, dan menipisnya cadangan energi (Fajaroh, 2018).

   Kimia hijau dapat didefinisikan sebagai praktik ilmu kimia dan manufaktur dengan cara yang berkelanjutan, aman, dan tidak berpolusi dan yang mengkonsumsi jumlah minimum bahan dan energi sambil menghasilkan sedikit atau tidak ada bahan limbah. Praktek kimia hijau dimulai dengan pengakuan bahwa produksi, pengolahan, penggunaan, dan akhirnya pembuangan produk kimia dapat menyebabkan kerusakan bila dilakukan secara tidak benar. Dalam mencapai tujuannya, kimia hijau dan teknik kimia hijau dapat memodifikasi atau sepenuhnya mendesain ulang produk dan proses kimia dengan tujuan meminimalkan limbah dan penggunaan atau pembuatan bahan yang sangat berbahaya. Mereka yang berlatih kimia hijau mengakui bahwa mereka bertanggung jawab atas efek apa pun di dunia yang mungkin dimiliki oleh bahan kimia atau proses kimia mereka. Jauh dari regresif secara ekonomi dan hambatan pada keuntungan, kimia hijau adalah tentang meningkatkan keuntungan dan mempromosikan inovasi sambil melindungi kesehatan manusia dan lingkungan (Manahan, 2005). Kimia hijau sering juga disebut kimia ramah lingkungan (Environmental benign Chemistry), kimia bersih (Clean Chemistry), ekonomi atom (atom economy), kimia yang dirancang jinak/ramah (benign-by-designchemistry) (Fajaroh, 2018).

Selain itu, mengenalkan secara lebih luas kepada masyarakat mengenai 12 prinsip Green Chemistry juga termasuk hal yang penting, agar masyarakat, terutama mahasiswa dan pelaku aktivitas industri lainnya dapat benar-benar memahami konsep dari kimia hijau. Menurut Hidayat (2021), bahwa 12 prinsip kimia hijau yaitu :

1.                Pencegahan limbah

2.                Memaksimalkan ekonomi atom

3.                Perancangan sintesis dengan bahan kimia yang tidak berbahaya

4.                Perancangan bahan dan produk kimia yang aman

5.                Mengurangi tahapan reaksi atau derivative 

6.                Penggunaan bahan baku terbarukan

7.                 Pelarut dan senyawa pembantu yang ramah lingkungan

8.                Perancangan untuk efisiensi energi.

9.                Katalis

10.             Rancangan untuk degradasi (peruraian)

11.              Analisis seketika (real time) untuk pencegahan polusi

12.             Miminimalisir potensi kecelakaan

  Menurut Anwar (2015), Aplikasi penerapan ke-12 prinsip kimia hijau ini masih belum sepenuhnya dilakukan para kimiawan khususnya yang bergerak pada bidang sintesis dalam hal desain reaksi dan metode yang digunakan untuk mencegah seminimal mungkin terjadinya pencemaran lingkungan. Meskipun belum sepenuhnya diterapkan, namun sudah ada beberapa inovasi yang dikembangkan dengan memperhatikan konsep kimia hijau.

      Dengan menerapkan kimia hijau dalam kegiatan industri ataupun kehidupan sehari-hari akan sangat memberikan dampak yang baik, terutama bagi lingkungan. menurut Mustafa (2016), manfaat kimia hijau adalah mengusahakan proses-proses kimia yang lebih ekonomis karena biaya produksi dan regulasi yang lebih rendah, efisien dalam penggunaan energi, pengurangan limbah produksi, pengurangan kecelakaan, produk yang lebih aman, tempat kerja dan komunitas yang lebih sehat, perlindungan terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, dan mendapatkan keunggulan yang kompetitif atas produk yang dihasilkan.

 

KESIMPULAN

       Kimia hijau merupakan perancangan kembali produk kimia dan prosesnya dengan tujuan mereduksi atau mengeliminasi setiap pengaruh negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Pendekatan kimia hijau berusaha meminimalisir zat berbahaya, pemanfaatan katalis yang aman untuk reaksi dan proses kimia, penggunaan reagen yang tidak beracun, penggunaan sumber daya yang dapat diperbaharui, peningkatan efisiensi pada tingkat atom, dan penggunaan pelarut yang ramah lingkungan.

       Usaha untuk menerapkan kimia hijau untuk menghasilkan produk industri untuk bangunan dan penggantian zat kimia berbahaya yang digunakan pada berbagai industri dan kesehatan telah dilakukan. Berbagai peraturan mengenai penerapan kimia hijau pada tingkat dunia dan Indonesia telah dibuat. Perlu pengawasan ketat untuk penerapan pendekatan kimia hijau ini untuk mencegah bahaya terhadap kesehatan dan lingkungan.

DAFTAR PUSTAKA

Anwar, Muslih. 2015. Kimia Hijau / Green Chemistry. Yogyakarta : Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam – LIPI. Dalam http://bptba.lipi.go.id/bptba3.1/?lang=id&u=blog-single&p=343 (diakses pada 14 November 2021).

Fajaroh, Fauziatul. 2008. Sintesis Nanopartikel dengan Prinsip Kimia Hijau. Malang : Universitas Negeri Malang. Dalam http://kimia.fmipa.um.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/Hal-24-32-FAUZIATUL.pdf (diakses pada 14 November 2021).

Hidayat, Atep Afia. 2021. Kimia Hijau. Modul Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Jakarta : Universitas Mercu Buana.

Manahan, Stanley E. 2006. Green Chemistry And The Ten Commandments Of Sustainability. International Standard Book 2nd edition. ChemChar Research, Inc Publishers Columbia, Missouri U.S.A. Dalam https://www.asdlib.org/onlineArticles/ecourseware/Manahan/GreenChem-2.pdf (diakses pada 14 November 2021).