.

Tampilkan postingan dengan label @T28-Aditya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @T28-Aditya. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 November 2021

PERAN PENTING TEKNOLOGI HIJAU

 

PERAN PENTING TEKNOLOGI HIJAU
(KIMIA DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN INDUSTRI)

 

Sebuah artikel oleh Aditya Rafi Nugroho,

Program studi Teknik industri, fakultas Teknik, universitas Mercu Buana.

Email : ditoynugroho@gmail.com



 

ABSTRAK

Teknologi membawa pengaruh besar bagi kehidupan. Berkembangnya teknologi memberikan banyak manfaat yang memungkinkan manusia bisa mengerjakan pekerjaan dengan lebih praktis dan cepat. Saat ini, perkembangan teknologi sudah merambah ke berbagai bidang. Mulai dari bidang pertanian, industri besar, bahkan industri terkecil dalam lingkup rumah tangga juga membutuhkan teknologi. Namun, pemanfaatan teknologi yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk mengatasinya, dibuatlah suatu teknologi yang disebut teknologi hijau. Teknologi hijau sudah diterapkan diberbagai negara sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini dapat membantu membuat bumi lebih sehat dari sebelumnya.

ABSTRACT

Technology has a big impact on life. The development of technology provides many benefits that allow humans to do work more practically and quickly. Currently, technological developments have penetrated into various fields. Starting from agriculture, large industries, even the smallest industries in the household sphere also require technology. However, the use of inappropriate technology can cause environmental damage. To overcome this, a technology called green technology was created. Green technology has been applied in various countries according to their needs. This can help make the earth healthier than ever.

RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu teknologi hijau?

2. Apa saja peran teknologi hijau?

TUJUAN

1. Untuk dapat mengetahui pemaparan teknologi hijau.

2. Untuk dapat mengetahui peran teknologi hijau.

 

ISI

Teknologi hijau adalah teknik menghasilkan energi, produk, dan atau barang yang tidak mencemari lingkungan hidup atau bersifat ramah lingkungan.

ISU lingkungan yang semula sekadar wacana pada 1950-an, justru di awal milenium ini muncul menjadi isu global. Seketika semua pihak kembali mengintrospeksi apa yang telah dilakukan terhadap lingkungan hidup yang notabene menjadi tempat kehidupan makhluk dan tempat memperoleh semua kebutuhan akan sumber daya.

Memang dalam mempertahankan kehidupan, manusia tidak dapat melepaskan diri dari lingkungan hidupnya. Manusia selalu bergantung dan berinteraksi dengan lingkungan hidupnya secara terus-menerus (Bintarto,1983). Dari hubungan timbal balik manusia dengan lingkungan hidupnya, dalam hal ini ekosistem, manusia memperoleh pengalaman, sehingga ia akan mendapatkan gambaran atau citra terhadap lingkungan hidup. Dari perjalanan dan pengalaman manusia, seseorang akan mendapatkan petunjuk tentang berbagai hal yang diharapkan dari lingkungan hidupnya. Tentang apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak boleh diperbuat terhadap lingkungan sekitarnya.

Indonesia mengalami dua permasalahan utama yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Pertama, permasalahan lingkungan hidup yang disebabkan kemiskinan akibat dari pertumbuhan penduduk yang tinggi. Kedua, masalah lingkungan hidup berkaitan dengan perusakan dan pencemaran lingkungan yang disebabkan aktivitas manusia yang sering disebut dengan pembangunan.

Harus diakui, pembangunan selama ini dititikberatkan pada pertumbuhan ekonomi, pemerataan hasil pembangunan, dan terjaminnya stabilitas nasional. Namun, pola ini oleh praktisi lingkungan hidup, Emil Salim, dianggap sudah tidak layak lagi. Saat ini, dibutuhkan pola pembangunan yang berkelanjutan. Gerak pembangunan tidak hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun juga mempertimbangkan kelestarian lingkungan hidup. Tujuannya agar setiap kegiatan yang mengatasnamakan kesejahteraan umum tidak lagi menyebabkan kerusakan terhadap lingkungan hidup.

Ada beberapa hal yang patut menjadi renungan dan pemikiran semua pihak. Hutan hujan tropis yang sudah jauh dari bentuk aslinya karena ulah manusia. Peningkatan lapisan gas CO2 di atmosfer dan penipisan lapisan ozon, sehingga menyebabkan pemanasan bumi.

Pemanasan global mengancam kerusakan terumbu karang di kawasan segitiga terumbu karang (coral triangle ) di enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Kepulauan Salomon, Papua Nugini, Timor Leste, dan Philipina. Kerusakan segitiga terumbu karang ini dikhawatirkan merusak kehidupan masyarakat lokal yang berada di sekitarnya. Indonesia sebagai negara yang memiliki kawasan terumbu karang terluas di dunia, yakni 51.000 km persegi atau 20% dari luas terumbu karang dunia, namun sekitar 50% dalam kondisi rusak parah.

Kondisi serupa pun terjadi pada lahan hutan mangrove di Indonesia. Sekitar seperempat hutan dari 4,5 juta hektare mangrove di Indonesia kondisinya memprihatinkan. Alih fungsi lahan dengan pembabatan pohon mangrove telah memperburuk kondisi sumber daya potensial pesisir Indonesia.

Permasalahan lingkungan juga menghantui kawasan perkotaan. Pencemaran udara di kota-kota besar mengancam kesehatan warga. Gejala gangguan kesehatan pada balita karena terkena dampak timah hitam dari bahan bakar bensin terus diwaspadai. Kota pun mengalami krisis air bersih di beberapa titik.

Teknologi hijau telah diaplikasikan di berbagai bidang seperti energi dan industry, lingkungan, dan transportasi.

Penggunaan teknologi hijau di bidang energi dan industry adalah sebagai berikut :

·         Biogas

merupakan bahan bakar alternatif yang saat ini banyak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga di Indonesia. Biogas diperoleh dari proses fermentasi bahan organik oleh bakteri anaerob (bakteri yang hidup di lingkungan bebas oksigen). Bakteri anaerobik ini mengubah 75% bahan organik menjadi metana (CH4) dan gas lain seperti karbon dioksida, hidrogen, dan hidrogen sulfida. Namun, sumber bahan bakarnya adalah gas metana. Bahan organik yang paling cocok untuk produksi biogas adalah bahan organik padat, cair dan homogen. Saat ini, kotoran ternak dan urin merupakan pilihan yang baik untuk produksi biogas.

·         Bahan Bakar Nabati

Bahan Bakar Nabati merupakan salah satu teknologi penyediaan energi alternatif yang menggunakan sumber daya alam yang dapat diperbarui. Biofuel terbuat dari bahan organik. perbedaan antara biofuel dan bahan bakar fosil adalah keduanya terbuat dari bahan organik, tetapi biofuel dapat diproses langsung dari bahan organik seperti tumbuhan, sedangkan bahan bakar fosil terbuat dari hewan dan tumbuhan yang mati jutaan tahun yang lalu. Etanol adalah salah satu jenisnya

·         sel surya

Saat sinar matahari melewati panel surya, cahaya memancarkan elektron ke komponen panel. Elektron ini kemudian dihubungkan ke sistem tertentu untuk menghasilkan listrik, yang disuplai dan disimpan dalam baterai untuk digunakan pada hari berawan atau malam hari. Anda juga dapat menggunakan lebih banyak energi untuk menyalakan pompa yang memompa udara ke dalam lubang besar di tanah. Tekanan tinggi dari udara ini memungkinkannya untuk menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik saat dilepaskan. Secara umum, sel surya ini tipis (hampir seukuran selembar kertas) dan terbuat dari silikon murni (Si) atau silikon polikristalin, yang mengandung beberapa logam yang dapat menghasilkan listrik.

·         Tenaga air

Tenaga air menggunakan energi kinetik dari aliran air untuk menghasilkan listrik. Siklus air dari PLTA diawali dengan penguapan atau penguapan air, yang kemudian membentuk awan dan hujan. Stormwater yang ditemukan di dataran tinggi kemudian mengalir ke daerah yang lebih dalam. Energi dari aliran air ini digunakan untuk menghasilkan listrik.

·         Tenaga Angin

Berbeda dengan minyak dan batu bara, tenaga angin sangat luas dan tidak ada habisnya, dan tenaga angin sangat bebas polutan. Pembangkit listrik dapat dibangun dalam 912 bulan dan dapat diperluas ke ukuran yang lebih besar sesuai kebutuhan. Pembangkit listrik dari tenaga angin adalah cara termurah untuk menghasilkan listrik.


Ramah lingkungan

Negara-negara maju seperti Jerman dan Korea Selatan telah berupaya untuk memaksimalkan peran dalam keselamatan bumi untuk masa depan. Program tersebut merujuk pada teknologi hijau, suatu aplikasi teknologi yang bertujuan praktis pada metode penggunaan bahan maupun proses produksi yang menghasilkan produk tidak beracun dan aman bagi lingkungan. Teknologi ramah lingkungan ini dapat berbentuk produk-produk aplikasi inovatif yang tidak merusak lingkungan dan tidak beracun untuk tubuh manusia.

Pada awal 2009, pemerintah Korea Selatan berinvestasi 38 miliar dolar AS untuk empat tahun ke depan melalui pembangunan ramah lingkungan di negaranya. “Green New Deals” adalah program untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan merangsang pertumbuhan ekonomi dengan memperhatikan lingkungan. Program ini meliputi 36 projek, termasuk pembangunan jaringan lintasan sepeda senilai 11 triliun won, pembangunan “Green Homes” untuk penghematan energi dengan menggunakan gas dari sampah serta pengembangan teknologi kendaraan hibrida.

KESIMPULAN

Teknologi hijau adalah teknik untuk menghasilkan energi dan produk yang tidak mencemari lingkungan hidup. Teknologi hijau bertujuan menghasilkan berbagai produk dan jasa dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbarui dan tidak menghasilkan limbah yang membahayakan lingkungan. Teknologi hijau memiliki banyak manfaat untuk kelangsungan hidup manusia. Teknologi hijau sudah diterapkan diberbagai negara belahan dunia, dan manfaatnya sudah terjamin positif dari berbagai aspek.

DAFTAR PUSAKA

Atep dan Muhammad. 2018. Kimia Dan Pengetahuan Lingkungan Industri. Yogyakarta: Penerbit Wahana Resolusi.

Halimah, Dewi Nur. Buku Pendalaman Materi (BUPERI) Ilmu Pengetahuan Alam. Magelang : Pustaka Rumah C1nta.

Hidayat, Atep Afia. 2021. Modul Perkuliahan Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri : Teknologi Hijau.

Senin, 22 November 2021

latar belakang industri hijau

 

LATAR BELAKANG INDUSTRI HIJAU
(KIMIA DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN INDUSTRI)

 

Sebuah artikel oleh Aditya Rafi Nugroho,

Program studi Teknik industri, fakultas Teknik, universitas Mercu Buana.

Email : ditoynugroho@gmail.com



 

ABSTRAK

     Industri Hijau menjadi icon industri yang harus dipahami dan dilaksanakan, yaitu industri yang dalam proses produksinya menerapkan upaya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Penerapan industri hijau merupakan upaya pencegahan terhadap emisi dan limbah dengan menerapkan sistem industri yang lebih efisien dalam mengubah bahan baku menjadi produk, serta limbah menjadi produk ikutan (by product) yang lebih berguna. Pengembangan industri hijau juga menjadi tumpuan dalam upaya mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Develompent Goals (SDGs).

ABSTRACT

     The Green Industry is an industrial icon that must be understood and implemented, namely an industry that in its production process applies efficiency and effectiveness in the use of resources in a sustainable manner. The application of the green industry is an effort to prevent emissions and waste by implementing a more efficient industrial system in converting raw materials into products, and waste into more useful by-products. The development of the green industry is also the cornerstone of efforts to realize the Sustainable Development Goals (SDGs).

RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu industri hijau ?

2. Apa saja yang melatarbelakangi industri hijau?

TUJUAN

1. Untuk dapat mengetahui pemaparan dari industri hijau.

2. Untuk dapat mengetahui latar belakang dari industri hijau.

 

ISI

1. Pengertian dari industri hijau

         Industri Hijau adalah Industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan Industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

2. latar belakang industri hijau

        Industri merupakan satu sektor ekonomi yang sangat penting bagi sebuah negara, karena memiliki berbagai manfaat antara lain sebagai salah satu sarana penanaman modal yang cukup besar, menyerap tenaga kerja yang banyak, menciptakan nilai tambah (value added) yang lebih tinggi pada berbagai komoditi yang dihasilkan, sebagai sarana pemenuhan kebutuhan dalam negeri, dan meningkatkan ekspor. Di Indonesia kehadiran Industri juga telah mampu menggeser sektor pertanian dan mampu berperan dalam pengembangan ekonomi bangsa, hal ini dapat dilihat pada sumbangan sektor industri pada produk domestic bruto (PDB), karena PDB merupakan salah satu indikator kemajuan ekonomi suatu bangsa, hal tersebut dapat terlihat pada tahun 2011 yaitu kontribusi sektor industri terhadap PDB mencapai. 20,92%, merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya.

     Berdasarkan data terakhir memberikan kontribusi pada PDB yang terbesar yaitu 22 % pada tahun 2017 Pada era pemerintahan Joko Widodo sekarang sektor industri juga masih dianggap factor yang sangat penting bagi pengembangan ekonomi bangsa, sehingga industri dimasukkan sebagai salah satu prioritas dan menduduki urutan ke 4 (empat) dari 5 (lima) sektor prioritas lainnya. Kelima prioritas tersebut dijadikan sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi. Lima sektor tesebut antara lain sektor pertanian, sektor perikanan dan kelautan, sektor energy, sektor industri dan sektor pariwisata, hal ini menandakan bahwa industri sampai saat ini masih merupakan hal yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

     Di tingkat nasional sektor Industri disamping memiliki manfaat bagi pembangunan ekonomi negara Indonesia seperti yang telah diuraikan di atas, industri juga menimbulkan berbagai dampak negative antara lain dampak terhadap terhadap lingkungan. Dampak terhadap lingkungan seringkali muncul dari adanya proses produksi yang mengakibatkan penipisan SDA sehingga ketergantungan bahan baku import , kerusakan dan atau pencemaran lingkungan (air dan udara).

     Di tingkat global, terdapat tuntutan agar diterapkannya standar industri yang menitikberatkan pada upaya efisiensi bahan baku, air dan energi, diversifikasi energi, eco-design dan teknologi rendah karbon dengan sasaran peningkatan produktivitas dan minimalisasi limbah semakin tinggi. Issue lingkungan saat ini menjadi salah satu hambatan perdagangan (barriers to trade) untuk penetrasi pasar suatu negara. Barrier tersebut dilaksanakan dengan cara menerapkan berbagai macam standar, baik itu standar international (ISO, ekolabel) maupun persyaratan pembeli (buyer requirement). Oleh karena itu dunia usaha perlu mengantisipasi hambatan yang diterapkan oleh beberapa negara tujuan ekspor produk Indonesia.

     Untuk mendukung beralihnya sektor industri Indonesia dari Business as Usual (BAU) menjadi Green Business beberapa langkah sudah mulai dilakukan. Pada bulan September 2009 bersama 20 negara Asia lainnya, Indonesia menandatangani Manila Declaration on Green Industry di Filipina. Dalam deklarasi ini, Indonesia menyatakan tekad untuk menetapkan kebijakan, kerangka peraturan dan kelembagaan yang mendorong pergeseran ke arah industri yang efisien dan rendah karbon atau dikenal dengan istilah industri hijau. Industri hijau adalah industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

      Penerapan industri hijau dilakukan melalui konsep produksi bersih (cleaner production) melalui aplikasi 4R, yaitu Reduce (pengurangan limbah pada sumbernya), Reuse (penggunaan kembali limbah), dan Recycle (daur ulang limbah), dan Recovery (pemisahan suatu bahan atau energi dari suatu limbah). Untuk lebih mengefektifkan aplikasi penerapan produksi bersih, prinsip Rethink (konsep pemikiran pada awal operasional kegiatan) dapat ditambahkan sehingga menjadi 5R. Disamping itu, produksi bersih juga melibatkan upaya-upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku, bahan penunjang dan energi di seluruh tahapan produksi. Dengan menerapkan konsep produksi bersih, diharapkan sumber daya alam dapat lebih dilindungi dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Secara singkat, produksi bersih memberikan dua keuntungan, pertama efisiensi dalam proses produksi; dan kedua adalah meminimisasi terbentuknya limbah, sehingga dapat melindungi kelestarian lingkungan hidup.

KESIMPULAN

     Kesadaran industri di luar dan dalam negeri dilandasi oleh pemahaman bahwa penerapan konsep-konsep industri hijau secara berkelanjutan dapat menghasilkan peningkatan margin usaha dan meningkatkan daya saing usaha. Penerapan aplikasi industri hijau merupakan upaya pencegahan terhadap emisi dan limbah dengan menerapkan sistem industri yang lebih efisien dalam mengubah bahan baku menjadi produk, serta limbah menjadi produk ikutan (by product) yang lebih berguna. Melalui ini, dihrapkan akan meningkatkan pemahaman bagi dunia industri tentang perlunya penerapan prinsip-prinsip industri hijau untuk mencapai efisiensi.

DAFTAR PUSAKA

Hidayat, Atep Afia. 2021. Industri Hijau. Modul Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Indusrti. Jakarta. Universitas Mercu Buana. (diakses 22 November 2021)

Hutahaean, L. S. (2017). Pengembangan Industri Hijau Nasional. Dalam https://umb-post.mercubuana.ac.id/pluginfile.php/223035/mod_resource/content/1/PPT%20Industri%20Hijau.pdf (Diakses pada 22 November 2021).

https://paralegal.id/pengertian/industri-hijau/ (diakses pada 22 november 2021)

Senin, 08 November 2021

PEMBAKARAN FOSIL DAN PENCEMARAN UDARA

 

PEMBAKARAN FOSIL DAN PENCEMARAN UDARA
(KIMIA DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN INDUSTRI)

 

Sebuah artikel oleh Aditya Rafi Nugroho,

Program studi Teknik industri, fakultas Teknik, universitas Mercu Buana.

Email : ditoynugroho@gmail.com



 

ABSTRAK

Kegiatan manusia secara langsung atau tidak langsung maupun akibat proses alam menyebabkan kualitas udara turun sampai ke tingkat tertentu sehingga menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya. Semakin meningkatnya pertumbuhan suatu kota beriringan dengan meningkatnya kegiatan manusia dan bertambahnya jumlah kendaraan di perkotaan maka mengakibatkan komposisi udara ambien mengalami perubahan kualitas. Terjadinya penurunan kualitas udara juga diakibatkan kendaraan bermotor di jalan yang padat. Akibat penurunan kualitas tersebut dapat mengganggu dan membahayakan lingkungan sekitar terutama manusia, hewan serta tumbuhan.

ABSTRACT

Human activities directly or indirectly or as a result of natural processes cause air quality to drop to a certain level, causing the environment to become less or unable to work according to its designation. The increasing number of cities along with human activities and the increasing number of vehicles that occur will result in the composition of the environmental air experiencing changes in quality. The decrease in air quality is also due to motorized vehicles on congested roads. As a result of the decrease in quality, it can disturb and endanger the surrounding environment, especially humans, animals and plants.

 

RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu pembakaran fosil dan dampaknya ?

2. Apa saja yang dikeluarkan oleh pembakaran fosil untuk pembangkit listrik?

TUJUAN

1. Untuk dapat mengetahui arti pembakaran fosil dan dampaknya.

2. Untuk dapat mengetahui apa saja yang dikeluarkan oleh pembakaran fosil.

 

ISI

1. Pengertian dari Pencemaran Udara

         Pencemaran udara adalah keadaan dimana udara disekitar kita tidak murni lagi, mengandung berbagai macam substansi yang bersifat fisika, kimia, maupun biologi yang jumlahnya sangat banyak, sehingga menimbulkan bahaya bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup yang ada di bumi.

2. pencemaran udara karena pembakaran fosil.

Selain menghasilkan energi, pembakaran sumber energi fosil (misalnya: minyak bumi, batu bara) juga melepaskan gas-gas, antara lain karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NO2),dan sulfur dioksida (SO2) yang menyebabkan pencemaran udara (hujan asam, smog dan pemanasan global).

Emisi NO2 (Nitrogen oksida) adalah pelepasan gas NO2 ke udara. Di udara, setengah dari konsentrasi NO2 berasal dari kegiatan manusia (misalnya pembakaran bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik dan transportasi), dan sisanya berasal dari proses alami (misalnya kegiatan mikroorganisme yang mengurai zat organik). Di udara, sebagian NO2 tersebut berubah menjadi asam nitrat (HNO3) yang dapat menyebabkan terjadinya hujan asam.

Emisi SO2 (Sulfur dioksida) adalah pelepasan gas SO2 ke udara yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dan peleburan logam. Seperti kadar NO2di udara, setengah dari konsentrasi SO2 juga berasal dari kegiatan manusia. Gas SO2 yang teremisi ke udara dapat membentuk asam sulfat (H2SO4) yang menyebabkan terjadinya hujan asam.

Emisi gas NO2 dan SO2 ke udara dapat bereaksi dengan uap air di awan dan membentuk asam nitrat (HNO3) dan asam sulfat (H2SO4) yang merupakan asam kuat. Jika dari awan tersebut turun hujan, air hujan tersebut bersifat asam (pH-nya lebih kecil dari 5,6 yang merupakan pH “hujan normal”), yang dikenal sebagai “hujan asam”. Hujan asam menyebabkan tanah dan perairan (danau dan sungai) menjadi asam. Untuk pertanian dan hutan, dengan asamnya tanah akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman produksi. Untuk perairan, hujan asam akan menyebabkan terganggunya makhluk hidup di dalamnya. Selain itu hujan asam secara langsung menyebabkan rusaknya bangunan (karat, lapuk).

Smog merupakan pencemaran udara yang disebabkan oleh tingginya kadar gas NO2, SO2, O3 di udara yang dilepaskan, antara lain oleh kendaraan bermotor, dan kegiatan industri. Smog dapat menimbulkan batuk-batuk dan tentunya dapat menghalangi jangkauan mata dalam memandang.

Emisi CO2 adalah pemancaran atau pelepasan gas karbon dioksida (CO2) ke udara. Emisi CO2 tersebut menyebabkan kadar gas rumah kaca di atmosfer meningkat, sehingga terjadi peningkatan efek rumah kaca dan pemanasan global. CO2 tersebut menyerap sinar matahari (radiasi inframerah) yang dipantulkan oleh bumi sehingga suhu atmosfer menjadi naik. Hal tersebut dapat mengakibatkan perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut.

Emisi CH4 (metana) adalah pelepasan gas CH4 ke udara yang berasal, antara lain, dari gas bumi yang tidak dibakar, karena unsur utama dari gas bumi adalah gas metana. Metana merupakan salah satu gas rumah kaca yang menyebabkan pemasanan global.

Batu bara selain menghasilkan pencemaran (SO2) yang paling tinggi, juga menghasilkan karbon dioksida terbanyak per satuan energi. Membakar 1 ton batu bara menghasilkan sekitar 2,5 ton karbon dioksida. Untuk mendapatkan jumlah energi yang sama, jumlah karbon dioksida yang dilepas oleh minyak akan mencapai 2 ton sedangkan dari gas bumi hanya 1,5 ton

KESIMPULAN

Polusi udara akan menganggu sistem pernafasan. Kualitas udara yang jelek akan menganggu sistem pernafasan tubuh dalam menyerap oksigen dan membuang karbondioksida ke luar tubuh karena masuknya zat lain yang bersifat negatif ikut masuk dalam sistem pernafasan. Keperluan udara oleh tubuh adalah untuk menarik oksigen yang akan digunakan dalam proses metabolisme tubuh menghasilkan energi secara sistem aerobik untuk digunakan dalam bekerja. Oleh karena itu, kualitas fungsi paru dan kualitas udara menjadi mutlak dalam menjaga kesehatan tubuh. Senam pernafasan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas sistem pernafasan dalam menjaga kinerja karyawan maupun pasien penyakit pernafasan.

DAFTAR PUSAKA

Purba, M. 2007. Kimia Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

Indriyani, Asfiati Sri. 2018. Pencemaran Udara Akibat Kinerja Lalu-Lintas Kendaraan Bermotor di Kota Medan. Jurnal Permukiman Vol.13 No.1 Mei 2018. Sumatera Utara : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Dalam : file:///C:/Users/Agisna/Documents/MERCU%20BUANA/KIMIA%20DAN%20PENGANTAR%20TEKNIK%20INDUSTRI/referensi/10/274-880-1-PB.pdf. (diunduh pada 5 November 2021).

Senin, 01 November 2021

pencemaran tanah

 

PENCEMARAN TANAH
(KIMIA DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN INDUSTRI)

 

Sebuah artikel oleh Aditya Rafi Nugroho,

Program studi Teknik industri, fakultas Teknik, universitas Mercu Buana.

Email : ditoynugroho@gmail.com




 

ABSTRAK

Pencemaran Tanah berakibat terhadap kesehatan manusia,tata kehidupan, pertumbuhanflora dan fauna yang berada dalam jangkauan pencemaran, karena tanah menghasilkan makanan bagi mahluk hidup. Gejala pencemaran dapat terlihat pada jangka waktu singkat maupun panjang, yaitu pada tingkah laku dan pertumbuhan. Pencemaran dalam waktu relatif singkat,terjadi seminggu sampai dengan setahun sedangkan pencemaran dalam jangka panjang terjadisetelah masa 20 tahun atau lebih.Gejala pencemaran yang terjadi dalam waktu singkat dapat diatasi dengan melihatsumber pencemaran lalu mengendalikannya. Tanda-tanda pencemaran ini gampang terlihat pada komponen lingkungan yang terkena pencemaran. Berbeda halnya dengan pencemaran yangterjadi dalam waktu yang cukup lama. Bahan pencemar sedikit demi sedikit berakumulasi.Dampak pencemaran semula tidak begitu kelihatan. Namun setelah menjalani waktu yang relatif panjang dampak pencemaran kelihatan nyata dengan berbagai akibat yangditimbulkan. Unsur-unsur lingkungan,mengalami perubahan kehidupan habitat. Tanaman yangsemula hidup cukup subur menjadi gersang dan digantikan dengan tanaman lain. Jenis binatangtertentu yang semula berkembang secara wajar beberapa tahun kemudian menjadi langka, karenamati atau mencari tempat lain.

ABSTRACT

Soil pollution affects human health, life system, growth of flora and fauna that are within the range of pollution, because soil produces food for living things. Symptoms of pollution can be seen in the short and long term, namely in behavior and growth. Pollution in a relatively short time, occurs a week to a year while pollution in the long term occurs after a period of 20 years or more. Symptoms of pollution that occur in a short time can be overcome by looking at the source of pollution and then controlling it. Signs of this pollution are easily seen in the environmental components affected by pollution. Unlike the case with pollution that occurs in a long time. Contaminants gradually accumulate. The impact of the original pollution is not so visible. However, after undergoing a relatively long time the impact of pollution is evident with various consequences. Environmental elements, experiencing changes in habitat life. Plants that were originally living quite fertile become barren and replaced with other plants. Certain types of animals that originally developed naturally a few years later became rare, because they died or looked elsewhere.

RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu pencemaran tanah ?

2. Apa saja penyebab pencemaran tanah?

3. cara menanggulangi pencemaran tanah

TUJUAN

1. Untuk dapat mengetahui arti pencemaran tanah.

2. Untuk dapat mengetahui penyebab terjadinya pencemaran tanah.

3. untuk dapat mengetahui cara penanggulangan pencemaran tanah.

 

ISI

a.      Arti pencemaran tanah

Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping). Menurut Peraturan Pemerintah RI No. 150 tahun 2000 tentang Pengendalian kerusakan tanah untuk produksi bio massa: “ Tanah adalah salah satu komponen lahan berupa lapisan teratas kerak bumi yang terdiri dari bahan mineral dan bahan organik serta mempunyai fisik,  kimia, biologi, dan mempunyai kemampuan menunjang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.”

Tetapi apa yang terjadi, akibat kegiatan manusia, banyak terjadi kerusakan tanah. Di dalam PP No. 150 th. 2000 di sebutkan bahwa “ Kerusakan tanah untuk produksi biomassa adalah berubahnya sifat dasar tanah yang melampaui kriteria baku kerusakan tanah ”.

 Ketika suatu zat berbahaya/beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya.

b.       Penyebab pencemaran tanah

Secara umum, Pencemaran tanah dapat disebabkan limbah domestik, limbah industri, dan limbah pertanian.

a.Limbah domestik

Limbah domestik dapat berasal dari daerah: pemukiman penduduk; perdagang-an/pasar/tempat usaha hotel dan lain-lain; kelembagaan misalnya kantor-kantor pemerintahan dan swasta; dan wisata, dapat berupa limbah padat dan cair.

Limbah padat berupa sampah anorganik. Jenis sampah ini tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme (non-biodegradable), misalnya kantong plastik, bekas kaleng minuman, bekas botol plastik air mineral, dsb. Limbah cair berupa; tinja, deterjen, oli, cat, jika meresap kedalam tanah akan merusakkandungan air tanah bahkan dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah.

b.Limbah industri

 Limbah domestik dapat berasal dari daerah: pemukiman penduduk; perdagang-an/pasar/tempat usaha hotel dan lain-lain; kelembagaan misalnya kantor-kantor pemerintahandan swasta; dan wisata, dapat berupa limbah padat dan cair.

 Limbah industri berupa limbah padat yang merupakan hasil buangan industri berupa padatan, lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan. Misalnya sisa pengolahan pabrik gula, pulp, kertas, rayon, plywood, pengawetan buah, ikan daging dll.

 Limbah cair yang merupakan hasil pengolahan dalam suatu proses produksi, misalnyasisa-sisa pengolahan industri pelapisan logam dan industri kimia lainnya. Tembaga,timbal, perak, khrom, arsen dan boron adalah zat-zat yang dihasilkan dari proses industri pelapisan logam.

C. Limbah pertanian

Limbah pertanian berupa sisa-sisa pupuk sintetik untuk menyuburkan tanah/tanaman,misalnya pupuk urea Pestisida pemberantas hama tanaman misalnya DDT.

c.       Cara menaggulangi pencemaran tanah

Pada umumnya pencegahan ini pada prinsipnya adalah berusaha untuk tidak menyebabkanterjadinya pencemaran, misalnya mencegah/mengurangi terjadinya bahan pencemar, antara lain:

1. Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme antara lain dapatdilakukan dengan mengukur sampah-sampah dalam tanah secara tertutup dan terbuka,kemudian dapat diolah sebagai kompos/pupuk. Untuk mengurangi terciumnya bau busukdari gas-gas yang timbul pada proses pembusukan, maka penguburan sampah dilakukansecara berlapis-lapis dengan tanah.

2. Sampah senyawa organik atau senyawa anorganik yang tidak dapat dimusnahkan olehmikroorganisme dapat dilakukan dengan cara membakar sampah-sampah yang dapatterbakar seperti plastik dan serat baik secara individual maupun dikumpulkan pada suatu tempat yang jauh dari pemukiman, sehingga tidak mencemari udara daerah pemukiman.Sampah yang tidak dapat dibakar dapat digiling/dipotong-potong menjadi partikel- partikel kecil, kemudian dikubur.

3. Pengolahan terhadap limbah industri yang mengandung logam berat yang akanmencemari tanah, sebelum dibuang ke sungai atau ke tempat pembuangan agar dilakukan proses pemurnian.

4. Sampah zat radioaktif sebelum dibuang, disimpan dahulu pada sumursumur atau tangkidalam jangka waktu yang cukup lama sampai tidak berbahaya, baru dibuang ke tempatyang jauh dari pemukiman, misal pulau karang, yang tidak berpenghuni atau ke dasarlautan yang sangat dalam.

5. Penggunaan pupuk, pestisida tidak digunakan secara sembarangan namun sesuai denganaturan dan tidak sampai berlebihan.

6. Usahakan membuang dan memakai detergen berupa senyawa organik yang dapatdimusnahkan/diuraikan oleh mikroorganisme.

 

KESIMPULAN

Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk danmerubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cairatau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkutminyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industriyang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).

DAFTAR PUSAKA

http://thinkwijaya.blogspot.co.id/2012/05/makalah-pencemaran-tanah.html

http://kakakpintar.com/pengertian-pencemaran-tanah-penyebab-dampak-dan-cara-mengatasi/

Senin, 25 Oktober 2021

INDUSTRI 4.0 DAN DAMPAKNYA

 

INDUSTRI 4.0 DAN DAMPAKNYA
(KIMIA DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN INDUSTRI)

 

Sebuah artikel oleh Aditya Rafi Nugroho,

Program studi Teknik industri, fakultas Teknik, universitas Mercu Buana.

Email : ditoynugroho@gmail.com


 

ABSTRAK

Berkembang merupakan sifat alami yang harus dimiliki manusia. Tidak hanya pada dirinya sendiri, manusia juga berusaha untuk mengembangkan sesuatu yang dia kerjakan. Seperti seorang petani yang kesusahan menghadapi iklim dan mencoba berbagai hal untuk menyelamatkan sektor pertaniannya. Berbagai cara dilakukan agar mencapai sesuatu perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam industri, perkembangan juga terjadi. Industri mengalami berbagai tahap perkembangan sampai sekarang menerapkan industri 4.0 yang pastinya lebih baik dan unggul dari sebelumnya. Seperti pabrik obat yang mencari cara untuk meningkatkan produksinya dengan teknologi yang lebik maju. Namun, perkembangan industri tidak akan sempurna jika industri itu sendiri tidak memikirkan dampak yang akan terjadi kedepannya dan mencari cara terbaik untuk mengatasinya. Karena pada dasarnya, perkembangan mencerminkan perubahan sesuatu  untuk menjadi lebih baik.

ABSTRACT

Developing is a natural trait that humans must possess. Not only in himself, humans are also trying to develop something that he does. Like a farmer who struggles with the climate and tries various things to save his agricultural sector. Various ways are done in order to achieve something better than before. In industry, developments also occur. The industry has undergone various stages of development until now implementing industry 4.0 which is certainly better and superior than before. Like a drug factory looking for ways to increase its production with more advanced technology. However, industrial development will not be perfect if the industry itself does not think about the impacts that will occur in the future and find the best way to overcome them. Because basically, development reflects changing something for the better.

RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu industri 4.0?

2. Apa saja dampak industri 4.0?

TUJUAN

1. Untuk dapat mengetahui pemaparan dari industri 4.0.

2. Untuk dapat mengetahui dampak dari industri 4.0.

ISI

Industri 4.0 adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebutkan tren pertukaran data serta otomasi (dipergunakannya suatu sistem kontrol dan teknologi untuk membantu mempermudah pekerjaan manusia menjadi lebih efektif oleh mesin). Ini sudah mulai berlaku di berbagai bidang, terutama di bidang industri atau pabrik besar yang ada di dunia saat sekarang ini.

Istilah Industri 4.0 sebenarnya berasal dari Jerman. Di tahun 2011 dalam acara Hannover Fair istilah Industrie 4.0 mulai populer. Setelah itu di tahun 2012 bulan Oktober, sekelompok orang yang memiliki nama Working Group on Industry 4.0 memaparkan mengenai saran mencanangkan pelaksanaan Industri 4.0 ke pihak pemerintahan federal yang ada di negara Jerman.

Anggota dalam kelompok Working Group on Industry 4.0 saat ini akui menjadi bapak perintis serta bapak pendiri industri 4.0. Secara sederhana dapat dikatakan definisi Revolusi industri 4.0 adalah perubahan besar secara radikal terhadap manusia ketika memproduksi barang. Dikatakan 4.0 karena sebelumnya sudah terjadi sebanyak tiga kali sebelumnya, jadi ini merupakan proses revolusi industri yang ke 4 atau Revolusi Industri 4.0.

Globalisasi telah memasuki era baru yang bernama Revolusi Industri 4.0. Menurut Shwab (2016) melalui The Fourth Industrial Revolution, menyatakan bahwa dunia telah mengalami empat tahapan revolusi, yaitu:

1.  Revolusi Industri 1.0 terjadi pada abad ke 18 melalui penemuan mesin uap, sehingga memungkinkan barang dapat diproduksi secara masal.

2.      Revolusi Industri 2.0 terjadi pada abad ke 19-20 melalui penggunaan listrik yang membuat biaya produksi menjadi murah.

3.      Revolusi Industri 3.0 terjadi pada sekitar tahun 1970an melalui penggunaan komputerisasi.

4.      Revolusi Industri 4.0 sendiri terjadi pada sekitar tahun 2010an melalui rekayasa intelegensia dan internet of thing sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin.

Dampak revolusi industry 4.0

1.       Dampak sosial

Revolusi Industri 4.0 adalah sebuah era industri digital dimana seluruh bagian yang ada di dalamnya saling berkolaborasi dan berkomunikasi secara real time dimana saja kapan saja. Hal itu dapat direalisasikan dengan pemanfaatan IT berupa internet dan IoT guna menghasilkan inovasi baru atau optimasi lainnya yang lebih efektif dan efisien. Revolusi Industri 4.0 secara fundamental mengakibatkan berubahnya cara manusia berpikir, hidup, dan berhubungan satu dengan yang lain. Era ini akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia dalam berbagai bidang, tidak hanya dalam bidang teknologi saja, namun juga bidang yang lain seperti ekonomi, sosial, dan politik.

Revolusi industri 4.0 merupakan proses perubahan penggunaan tenaga manusia menjadi penggunaan teknologi mesin, dengan hal tersebut tentunya manusia akan tergusur dan terganti oleh mesin.

Tergantinya manusia oleh teknologi mesin akan berakibat dengan berkurangnya peranan serta campur tangan manusia di dalam proses produksi industri, sehingga lapangan pekerjaan di dalam bidang industri untuk manusia akan berkurang.

Selain itu juga hal ini berdampak pada menjadi tidak sesuainya sistem pendidikan (terutama di Indonesia) dengan dunia kerja.

2.       Dampak politik

Selanjutnya yang kedua adalah dampak revolusi industri 4.0 di bidang politik. Adanya revolusi industri 4.0 ini menyebabkan munculnya gerakan sosialis dan juga munculnya partai politik baru yang memanfaatkan revolusi industri 4.0 seperti misalnya untuk berkampanye dan mempromosikan pantun tersebut melalui teknologi yang ada di masa revolusi industri 4.0 ini.

Sebenarnya masih ada banyak sekali dampak revolusi industri 4.0 di bidang politik, salah satunya adalah terciptanya sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengolah data dipemerintahan suatu wilayah sehingga dapat menjadi lebih baik dan membuat masyarakat juga bisa lebih mudah untuk memantau kinerja pemerintahan, dan lain sebagainnya.

3.       Dampak ekonomi

Kemudian yang terakhir ke-3 adalah dampak revolusi industri 4.0 di bidang ekonomi. Mungkin revolusi industri 4.0 memiliki dampak paling besar di bidang ekonomi, contoh dampak revolusi industri 4.0 di bidang ekonomi adalah berubahnya model bisnis. Mempercepat jumlah produksi suatu perusahaan karena dibantu oleh teknologi mesin, berkurangnya jumlah karyawan di perusahaan karena tergantikan oleh mesin, dan sebagainnya.

Selain hal diatas, Adanya revolusi industri 4.0 ini umumnya perusahaan besar memilih untuk melakukan investasi menambah alat teknologi dalam perusahaan mereka untuk meningkatkan proses produktivitas menjadi lebih efektif dan maksimal selain mengalokasikan dalam tersebut untuk menambah karyawan pekerja. Dengan adanya berbagai macam teknologi mesin yang canggih tersebut buat biaya produksi suatu barang menjadi semakin rendah sehingga dengan begitu konsumen bisa mendapatkan barang dengan harga yang relatif lebih murah, tetapi di sisi lain karena hal tersebut semakin banyak pengangguran jika mereka tidak mau berusaha untuk bersaing dengan mesin.

KESIMPULAN

Industri 4.0 adalah inisiatif strategis yang baru-baru ini diperkenalkan oleh pemerintah Jerman. Tujuan dari inisiatif ini adalah transformasi industri manufaktur melalui digitalisasi dan eksploitasi potensi teknologi baru. Dengan masuknya industri 4.0 dibidang kimia, tentunya akan jauh mempermudah para pekerja dalam industri itu sendiri.

Dibalik seluruh kemudahan yang ditawarkan, Revolusi Industri 4.0 menyimpan berbagai dampak negative. Kunci dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 adalah selain menyiapkan kemajuan teknologi, di sisi lain perlu dilakukan pengembangan sumber daya manusia dari sisi humaniora agar dampak negative dari perkembangan teknologi dapat ditekan.

DAFTAR PUSAKA

Purba, M. 2007. Kimia Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

hwab, K. (2016). The Fourth Industrial Revolution. New York: Crown Business. Dalam https://iptek.its.ac.id/index.php/jps/article/view/4417/31

Zimmerman. (2018). Pengertian Revolusi Industri 4.0. Dalam https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/JAMB/article/view/2923/139

Senin, 18 Oktober 2021

JENIS-JENIS INDUSTRI KIMIA

 

JENIS – JENIS INDUSTRI KIMIA
(KIMIA DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN INDUSTRI)

 

Sebuah artikel oleh Aditya Rafi Nugroho,

Program studi Teknik industri, fakultas Teknik, universitas Mercu Buana.

Email : ditoynugroho@gmail.com




 

ABSTRAK

Industri kimia terus berkembang secara luas dan terintegrasi yang berguna untuk menunjang kebutuhan manusia dalam hal pengembangan dan pengujian produk. Hal ini disebabkan karena kehidupan kita sangat tergantung pada zatzat kimia yang terkandung dalam berbagai bahan kimia seperti air, tanah, bahan pangan, bahan sandang, bahan papan, pupuk dan obat-obatan (Sukardjo, 2006:1).

Anief (2000) menyatakan bahwa pengertian distributor adalah perantara yang menyalurkan produk dari produsen ke konsumen. Distributor tidak hanya sebagai penyalur tetapi juga berperan dalam penjualan produk ke pengecer (retailer) atau langsung ke konsumen akhir. Kebutuhan bahan kimia yang terus meningkat disebabkan karena kebutuhan dari konsumen yang terus meningkat. Peran distributor dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan dari konsumen. Ketika kebutuhan dari konsumen semakin naik maka akan muncul pesaing-pesaing baru yang memberikan pelayanan yang cepat dalam penyedia kebutuhan. Distributor dituntut untuk memberikan pelayanan yang berkualitas supaya konsumen merasa puas atas pelayanan tersebut.

ABSTRACT

The chemical industry continues to develop in a broad and integrated manner that is useful to support human needs in terms of product development and testing. This is because our lives are very dependent on chemical substances contained in various chemicals such as water, soil, food, clothing, board materials, fertilizers and medicines (Sukardjo, 2006:1).

Anief (2000) states that the notion of a distributor is an intermediary that distributes products from producers to consumers. Distributors are not only distributors but also play a role in selling products to retailers or directly to end consumers. The need for chemicals continues to increase due to the increasing needs of consumers. The role of distributors is needed to support the needs of consumers. When the needs of consumers are increasing, new competitors will appear who provide fast service in providing needs. Distributors are required to provide quality services so that consumers are satisfied with the service.

 

RUMUSAN MASALAH

1. Apa jenis-jenis industri kimia ?

2. Apa saja yang dihasilkan dari industry kimia?

TUJUAN

1. Untuk dapat mengetahui jenis-jenis industry kimia.

2. Untuk dapat mengetahui apa saja yang dihasilkan oleh industri kimia.

 

ISI

Industri kimia organik

Bahan kimia organik industri adalah 100 atau lebih senyawa organik yang diproduksi di Amerika Serikat dalam jumlah mulai dari jutaan pound hingga miliaran pound per tahun. Sebagian besar berasal dari minyak bumi (minyak) atau gas alam. Dari senyawa organik yang ada di minyak bumi dan gas alam diperoleh berbagai produk yang menakjubkan yang mencakup berbagai jenis plastik, serat sintetis, elastomer, obat-obatan, pelapis permukaan, pelarut, deterjen, insektisida, herbisida, bahan peledak, aditif bensin, dan bahan kimia khusus yang tak terhitung jumlahnya.

Industri kimia anorganik

terdiri dari hidrokarbon berbagai berat molekul dan senyawa organik lainnya. Nama minyak bumi mencakup produk minyak mentah dan minyak bumi yang diproses secara alami yang terbuat dari minyak mentah olahan. Sebuah bahan bakar fosil, minyak bumi terbentuk ketika sejumlah besar organisme mati, biasanya zooplankton dan ganggang, terkubur di bawah batuan sedimen dan mengalami panas dan tekanan yang hebat.

Industri agrokimia

Agrokimia merupakan Industri yang bergerak di bidangpertanian seperti pupuk, pestisida. Dengan mengacu kepadaarah kebijakan industri dan berdasarkan pada karakteristik danciri sub sektor Industri Agro dan Kimia, serta peranannya dalamstruktur industri dan ekonomi Indonesia pada umunya, maka pembangunan Industri Agro dan Kimia dilaksanakan dengan visi yaitu:
"Mewujudkan Industri Agro dan Kimia yang berdaya saing dan bernilai tambah tinggi, struktur yang kuat, berbasis SDA lokal,didukung oleh SDM dan teknologi yang handal, berdasarkan lingkungan serta mampu meningkatkan ketahanan pangan dankesejahteraan rakyat.”

Industri selulosa

Selulosa adalah senyawa karbohidrat kompleks yang tersusun atas banyak rantai glukosa a.k.a polisakarida. Di dunia selulosa ialah salah satu senyawa yang paling melimpah di bumi. Untuk senyawa ini menyusun hampir seluruh organisme baik yang di daratan maupun di perairan. Lebih khususnya senyawa ini menyusun dinding sel tumbuhan serta alga dan beberapa organisme lainnya yang tersebar di seluruh permukaan bumi.

Selain itu berkat adanya selulosa yang menyusun dinding sel tumbuhan salah satunya dimanfaatkan untuk pembuatan kertas, kardus ataupun tisu. Adapun serat pada selulosa juga kerapa dimanfaatlan untuk membuat kerajinan tangan ataupun tali yang amat sangat kuat.

KESIMPULAN

Kebutuhan bahan kimia yang terus meningkat disebabkan karena kebutuhan dari konsumen yang terus meningkat. Peran distributor dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan dari konsumen. Ketika kebutuhan dari konsumen semakin naik maka akan muncul pesaing-pesaing baru yang memberikan pelayanan yang cepat dalam penyedia kebutuhan. Distributor dituntut untuk memberikan pelayanan yang berkualitas supaya konsumen merasa puas atas pelayanan tersebut.

DAFTAR PUSAKA

Purba, M. 2007. Kimia Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

http://pinterdw.blogspot.com/2014/01/macam-macam-industri.html

http://wikipedia.com/kimia-industri/