.

Tampilkan postingan dengan label @P21-WIDY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @P21-WIDY. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2020

Pencemaran tanah

Pencemaran tanah


(@P21-WIDY) 

Abstrak

Pencemaran Tanah – Tanah adalah salah satu komponen alam yang sangat penting untuk kelanjutan hidup berbagai makhluk. Bahkan segala jenis makanan manusia mayoritas juga berasal dari tanah. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap menjaga kesuburan dan perkembangan tanah hingga di masa depan. Akan tetapi, sayang sekali karena hingga kini sudah banyak terjadi pencemaran tanah.

I.Pendahuluan
Pencemaran tanah yaitu tercemarnya permukaan atau bawah tanah oleh polutan dan kontaminan. Akibat polusi tanah dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan ekosistem secara keseluruhan.

II.Permasalahan
1.Apa yang dimaksud dengan pencemaran tanah?
2.Sumber apa saja yang terjadi dari pencemaran tanah?
3.Kenapa bisa terjadi pencemaran tanah?

III.Pembahasan

Pencemaran tanah  merupakan sebuah kondisi di mana berbagai unsur yang bersifat merusak tercampur dalam kandungan tanah. Bisa berupa bahan kimia, atau zat-zat berbahaya lainnya yang tentunya tidak baik dan bisa membahayakan makhluk hidup.
Sejauh ini pencemaran tanah pun sudah banyak terjadi di berbagai wilayah. Apalagi dengan semakin berkembangnya zaman, maka teknologi pun ikut berkembang. Ketika sudah demikian, tentu saja sudah sangat sulit untuk menganggulanginya. Padahal, pada dasarnya ketika pencemaran tanah sudah semakin parah, yang menyebabkannya sejak awal adalah manusia sendiri.

Sumber pencemaran tanah

Adanya pencemaran terhadap tanah yang awalnya baik-baik saja tentu saja ada sumbernya secara jelas. Nah, sumber ini juga penting untuk Anda ketahui. Tujuannya adalah agar bisa memahami mana yang nantinya akan menimbulkan pencemaran dan mana yang tidak.Nah, beberapa sumber penting tersebut daftarnya adalah sebaimana berikut.

1. Limbah padat dan cair
Dalam daftar sumber pencemaran tanah, tentu saja ada salah satu komponen utama yang banyak berpengaruh. Dalam hal ini komponen utama tersebut tidak lain adalah limbah padat dan limbah cair. Kedua hal tersebut bisa merusak banyak hal. Sedangkan limbah sendiri asalnya adalah dari beragam aktivitas yang di lakukan oleh manusia. Namun dampaknya bisa pada semua makhluk hidup.

2. Pestisidan dan pupuk
Dalam aktivitas di bidang pertanian, tentu saja sudah sangat familiar dengan adanya pestisidan dan pupuk yang terbuat dari bahan kimia. Pada akhirnya pertumbuhan tanaman pun mungkin memang akan baik. Akan tetapi, tanpa Anda sadari dalam hal ini pestisida dan pupuk bisa menimbulkan pencemaran tanah. Hal ini sesuai dengan sifat bahan kimia yang memang cukup ganas.

3. Bahan kimia
Sejauh ini tentu saja sudah banyak sekali bahan kimia yang masuk dalam tanah di permukaan bumi. Nah, berbagai jenis bahan kimia tersebut sangatlah berpengaruh pada kondisi tanah Anda. Oleh karena itu, Anda pun harus berhati-hati jika ingin membersihkan bahan kimia. Hal ini karena semakin banyak bahan kimia yang masuk dalam tanah, maka pencemaran tanah pun akan semakin tinggi.

4. Deforestasi
Istilah yang satu ini mungkin cukup asing bagi Anda. Deforestasi ini tidak lain adalah istilah untuk pengurangan pohon dalam jumlah besar. Padahal, adanya pohon sangat bermanfaat untuk kehidupan, utamanya berkaitan dengan kesuburan tanah. Selain itu, dengan berkurangnya pohon, maka polusi udara akan meningkat, padahal polusi udara akan menimbulkan pencemaran tanah juga.

Penyebab Pencemaran Tanah

Dari berbagai sumber yang ada, pastinya ada beberapa aktivitas yang secara khusus bisa menimbulkannya. Nah, poin tersebut lebih penting lagi untuk di pahami agar lebih jelas dalam membedakan mana aktivitas yang harus di hindari agar bisa mencegah terjadinya pencemaran tanah tersebut. Sedangkan beberapa penyebab terkaitnya adalah sebagaimana berikut.

1. Kebocoran limbah
Sebagaimana telah di sebutkan di atas, limbah adalah salah satu komponen utama penyebab pencemaran tanah. Baik itu limbah padat maupun limbah cair. Sebenarnya dalam berbagai proyek industri, limbah telah di olah sehingga bisa cukup ramah lingkungan. Namun, yang berbahaya adalah ketika terjadi kebocoran limbah karena hal ini akan mengakibatkan pencemaran tanah.

2. Kebocoran bahan kimia industri
Selain limbah, yang bisa bocor juga adalah bahan kimia industri. Sekalipun bukan salah satu komponen utama, namun bahan kimia ini sama berbahayanya sehingga harus tetap berhati-hati. Kebocoran bahan kimia tentu saja akan berakibat sangat buruk pada masa depan tanah. Apalagi jika bahan kimia yang di maksud adalah yang sangat berbahaya, maka makhluk hidup pun ikut terancam.

3. Penggunaan pestisida yang berlebihan
Menggunakan pestisidan untuk mendukung berbagai aktivitas binis dan pertanian Anda memang tidak apa-apa. Namun, perlu di perhatikan untuk mengaplikasikannya sesuai kadarnya saja. Jangan sampai ada kelebihan takaran yang significant. Jika ada penggunaan pestisida yang berlebihan, maka akan sangat membahayakan. Pencemaran tanah yang tinggi pun juga tidak bisa di hindarkan.

4. Masuknya air tercemar ke permukaan tanah
Selain pencemaran tanah, tentu saja pencemaran air saat ini juga sudah sangat banyak di temui. Hal ini pun bisa di sebabkan oleh aktivitas industri sehingga air pun tercemar oleh limbah dan berbagai bahan kimia. Pada akhirnya, tentu saja air akan meresap dalam tanah. Nah, ketika air tercemar ini masuk dalam permukaan tanah, tidak dapat di pungkiri lagi, tanah pun akan ikut tercemar.

5. Kecelakaan kendaraan pengangkut minyak
Mungkin memang cukup sedikit di mengerti, namun kecelakaan juga bisa mengakibatkan pencemaran tanah. Kemungkinan ini akan terjadi manakala kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan yang sedang mengangkut minyak. Nah, ketika minyak tumpah, tentu saja akan menyebar di seluruh permukaan. Juga sudah begini, tentu saja yang namanya pencemaran akan terjadi.

6. Air limbah penimbunan sampah
Sampah yang di timbun terlalu lama memang sangat tidak baik. Bukan hanya untuk kesehatan tetapi juga untuk masa depan alam. Namun, jika di penimbunan sampah, memang merupakan tempat yang paling pas. Meski demikian, ketika ada air limbah penimbunan sampah, dan air itu meresap dalam tanah, maka juga akan mengakibatkan pencemaran sehingga perlu untuk di perhatikan lagi.

7. Di sebabkan bahan-bahan yang berakibat pada pencemaran tanah
Selain beberapa sebab di atas, masih ada sebab lain yang penting untuk Anda ketahui. Dalam hal ini pencemaran tanah bisa di sebabkan oleh bahan-bahan tertentu yang akan berakibat pada pencemaran. Di antara bahan-bahan tersebut tidak lain adalah sejenis merkuri, seng, nikel, arsenic, tembaga dan lain sebagainya. Jadi, jika ingij mengurus bahan-bahan tersebut harus berhati-hati.

Dampak Pencemaran Tanah

Sebagaimana di katakan sebelumnya, pencemaran tanah adalah salah satu hal yang sangat berbahaya jika terus di biarkan. Di katakan demikian karena mengingat dampaknya pun sangatlah besar sehingga Anda harus memperhatikannya dengan baik. Nah, untuk mengenal dampak pencemaran tanah secara lebih jelas lagi, langsung saja Anda simak daftarnya di bawah ini.

1. Berakibat pada kematian makhluk hidup
Dari beragam dampak pencemaran tanah yang ada, yang paling berbahaya dan sangat mencolok di sini tidak lain adalah adanya tingkat kematian makhluk hidup yang tinggi. Namun kematian ini ada yang perlahan-lahan, berproses dan ada yang langsung terlihat. Pada dasarnya, ini sangatlah berbahaya, terutama bagi tumbuhan serta beberapa hewan yang bertempat tinggal di dalam tanah.

2. Menyebabkan polusi udara
Meskipun tanah yeng tercemar, namun bisa berakibat pada kerusakan komponan lain karena di bumi berbagai komponen memang saling berhubungan. Katakan saja saat terjadi pencemaran tanah, maka air di dalam tanah pun bisa ikut tercemar. Nah, begitu juga dengan udara. Di sini polusi udara pun bisa terjadi sebagai akibat terjadinya pencemaran tanah, baik secara langsung maupun tidak.

3. Kesuburan tanah berkurang
Untuk akibat yang satu ini tentu saja sudah tidak bisa di elakkan lagi. Ketika terjadi pencemaran tanah, di mana tanah tidak lagi murni, tentu saja kesuburannya pun akan berkurang. Nah, jika sudah begini, maka akan banyak aspek kehidupan yang di pengaruhinya. Dalam bidang petanian, tentu saja merugikan. Selain itu, tumbuhan pun akan terhambat perkembangannya.

4. Ekosistem ikut rusak
Di muka bumi ini ada banyak sekali ekosistem yang tersebar di berbagai penjuru. Dalam hal ini, ekosistem sebenarnya harus di jaga dan di rawat sehingga tetap indah. Akan tetapi, sayang sekali karena dengan adanya pencemaran tanah, ekosistem pun bisa ikut rusak secara perlahan-lahan. Terlabih lagi untuk jenis ekosistem darat yang tinggalnya di tanah.

5. Merusak nilai estetika alam
Tanah yang subur dan terawat tentu saja akan menghadirkan keindahan tersendiri. Dan hal ini perlu di lestarikan dengan baik. Akan tetapi, tidak dapat di pungkiri juga bahwasanya tanah yang tercemar akan mulai merusak nilai estetika di berbagai belahan bumi perlahan-lahan. Oleh karena itu, untuk tetap memiliki keindahan di muka bumi, tanah pun harus tetap di rawat.

Cara menanggulangi pencemaran tanah
1.Menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran masyarakat
2.Melakukan system 3R (Reduce, rause, recycle)
3.Progam reboisasi
4.Remidiasi tanah
5.Bioremidiasi

IV.Kesimpulan
Pencemaran tanah  merupakan sebuah kondisi di mana berbagai unsur  yang bersifat merusak tercampur dalam kandungan tanah. Untuk menghadapi pencemaran tanah dibutuhkan penanggulangan yaitu : 1.)Menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran masyarakat 2.)Melakukan system 3R (Reduce, rause, recycle) 3.)Progam reboisasi 4.)Remidiasi tanah 5.)Bioremidiasi

Daftar Pustaka
Thegorbalsla.___. Pencemaran tanah: pengertian, penyebab, dampak dan contoh. https://thegorbalsla.com/pencemaran-tanah/. Dikutip pada tanggal (13 januari 2020).
___.___. Pengertian pencemaran tanah, penyebab,akibat dan solusi. https://lingkunganhidup.co/pengertian-pencemaran-tanah-penyebab-akibat-solusi/. Dikutip pada tanggal (13 januari 2020).

Pencemaran lingkungan

Pencemaran lingkungan


(@P21-WIDY)

Abstrak
Saat sekarang, pencemaran yang terjadi di bumi ini semakin tak terkendali, baik pencemaran udara, tanah, maupun pencemaran pada air. Untuk itu, penting melakukan pengendalian alam terutama pencemaran pada lingkungan melalui berbagai cara.

I.Pendahuluan
Pencemaran lingkungan saat ini banyak terjadi dan tidak mengenal tempat, terutama dalam lingkungan yang berbasis industri atau pabrik. Disisi lain jumlah penduduk yang cukup padat menyebabkan semakin sulit untuk dikontrol terjadinya pencemaran baik itu karena limbah industri maupun logam berat.

II.Permasalahan
1.Apa yang dimaksud dengan pencemaran lingkungan?
2.Faktor apa yang membuat pencemaran lingkungan terjadi?
3.Dampak pencemaran lingkungannya apa saja?
4.Bagaimana cara mengatasinya?

III.Pembahasan

Pencemaran Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita yang mencakup sumber daya alam, flora dan juga fauna. Lingkungan terdiri dari dua komponen, yaitu komponen biotik dan abiotik.
Pencemaran lingkungan adalah suatu perubahan pada lingkungan yang tidak dikehendaki sehingga dapat mempengaruhi keselamatan, kesehatan dan keberlangsungan kehidupan makhluk hidup secara normal.
Komponen biotik terdiri dari mahluk bernyawa, seperti, manusia, hewan, tumbuhan dan mikro-organisme. Sedangkan komponen abiotik terdiri dari sesuatu yang tidak hidup. misalnya udara, air, tanah dan cahaya. 
Keduanya sangat penting dan keberadaannya mempengaruhi satu sama lain. Kita sebagai manusia haruslah menjaga lingkungan dengan baik agar bumi tidak rusak dan tercemari.
Ø  Macam-macam pencemaran lingkungan
Pencemaran lingkungan dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu pencemaran berdasarkan tempat terjadinya, pencemaran berdasarkan polutan atau bahan pencemarnya, dan pencemaran berdasarkan tingkat pencemarannya.

a. Pencemaran Lingkungan Berdasarkan Tempatnya:
  • Pencemaran Air
  • Pencemaran Tanah
  • Pencemaran Udara
b. Pencemaran Lingkungan Berdasarkan Bahan Pencemar (polutan)
  • Pencemaran Suara
  • Pencemaran Kimia
  • Pencemaran Fisik
  • Pencemaran Biologi
c. Pencemaran Lingkungan Berdasarkan Tingkat Pencemaran:
  • Pencemaran Akut
  • Pencemaran Kronis
  • Pencemaran Ringan
Ø  Penyebab pencemaran lingkungan

Pencemaran lingkungan disebabkan oleh beragam faktor. Namun, faktor terbesar yang menyebabkan pencemaran lingkungan adalah faktor manusia sebagai pelakunya.
Sadar atau tidak, kita telah berkontribusi dalam proses pencemaran lingkungan. Beberapa kegiatan yang kita lakukan di bawah ini ternyata menjadi penyebab pencemaran lingkungan:

Ø  Faktor Penyebab Pencemaran Lingkungan
  • Pertambahan Penduduk Tak Terkendali
  • Pesatnya Perkembangan dan Penyebaran Teknologi
  • Banyaknya sumber-sumber zat pencemaran sehingga alam tak mampu menetralisir.
ke 3 faktor tersebut menyebabkan aktivitas-aktivitas lain yang memicu terjadinya pencemaran lingkungan.

Ø  Aktivitas Penyebab Pencemaran Lingkungan
  • Penggunaan kantong plastik secara masif
  • Pembuangan sampah dan limbah deterjen ke sungai
  • Penggunaan AC berlebih
  • Pembuangan limbah elektronik yang tak sesuai aturan.
  • Pembakaran hutan 
  • Penggunaan kendaraan pribadi sehingga menimbulkan lebih banyak polusi.
  • Pembuangan limbah pabrik atau kotoran ke sungai
  • Penebangan hutan yang mengakibatkan hutan tak mampu menyerap karbon-dioksida lebih banyak. dll
Ø  Dampak Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan mempunyai banyak dampak dan mayoritas tentu saja adalah dampak dalam bentuk negatif. Berikut diantaranya:
  • Punahnya beberapa spesies hewan.
  • Peledakan jumlah hama karena predator banyak yang telah punah.
  • Pemanasan global.
  • Berkurangnya tingkat kesuburan tanah.
  • Lapisan ozon berlubang.
  • Es di kutub semakin mencair.
  • Iklim berubah-ubah tak menentu.
  • Terjadinya hujan asam.
  • Terjadi efek rumah kaca.
  • Kerusakan lingkungan yang terlihat nyata, misal banjir karena banyak sampah menumpuk di sungai.
Ø  Upaya mengatasi pencemaran lingkungan
1.Membuang sampah pada tempatnya
2.Penanggulangan limbah industry
3.Penanggulangan pencemaran udara
4.Penghijauan dan penanaman pohon
5.Pengurangan pemakaian CFC

IV.Kesimpulan
Pencemaran lingkungan adalah suatu perubahan pada lingkungan yang tidak dikehendaki sehingga dapat mempengaruhi keselamatan, kesehatan dan keberlangsungan kehidupan makhluk hidup secara normal. Oleh sebab itu kita harus mencegah dan mengupayakan apabila terjadi dengan segala macam cara agar pencemaran lingkungan tidak semakin parah.
Daftar Pustaka

____.____. Pencemaran lingkungan. https://www.cekkembali.com/pencemaran-lingkungan/. Dikutip pada tanggal (13 Januari 2020).


Putriarum.2015. Upaya mengatasi pencemaran lingkungan. https://putrisaintist.wordpress.com/kelas-vii/semester-2/pencemaran/upaya-mengatasi-pencemaran-lingkungan/. Dikutip pada tanggal (13 Januari 2020).


Salamadian. 2017.  PENCEMARAN LINGKUNGAN : Pengertian & Penyebabnya (Tanah, Air, Udara). https://salamadian.com/pencemaran-lingkungan-tanah-air-udara/. Dikutip pada tangaal (13 Januari 2020).



Jumat, 10 Januari 2020

Industri Hijau

Industri Hijau

@P21-WIDY, 

Abstrak
Pembangunan Industri Hijau bertujuan untuk mewujudkan Industri yang berkelanjutan dalam rangka efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelangsungan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kata kunci : Industri hijau

Pendahuluan
Industri hijau merupakan sumber yang sangat bermanfaat bagi lingkungan dan makhluk hidup yang ada disekitarnya, diharapkan dengan adanya industry hijau dapat merubah alam hidup menjadi lebih baik.

Pengertian
Pengertian Industri hijau adalah industri yang dalam proses produksinya menerapkan upaya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Dengan kata lain industri hijau merupakan sebuah industri yang ramah lingkungan.
Industri hijau mensyaratkan bahan baku, energi, dan proses yang ramah lingkungan. Selain itu dibutuhkan teknologi yang ramah lingkungan sehingga bisa se efisien mungkin dalam penggunaan sumber daya alam. Industri hijau juga mensyaratkan adanya limbah buang yang tidak terlalu merusak lingkungan.
Pembahasan
Ada sembilan jenis industri hijau, antara lain:
1.      pengembangan hutan energi
2.      ekowisata
3.      pembentukan kebun raya atau hutan kota
4.      penangkaran satwa liar dan langka,
5.      pengembangan hutan non hasil kayu seperti getah dan sebagainya.
6.      pengembangan produk subtitusi impor
7.      pengolahan limbah energi dari hasil pemanfaatan mikroba
8.      pemanfaatan panas bumi (geothermal)
9.      restorasi ekosistem
Setidaknya ada tiga tantangan dalam pengembangan industri hijau.
·         Pertama, industri hijau perlu dukungan teknologi tinggi yang biayanya mahal.
·         Kedua, industri hijau membutuhkan sumber daya manusia yang andal.
·         Ketiga, insentif untuk industri hijau harus ditingkatkan.
Selama ini pengembangan industri hijau masih cenderung mahal. Sehingga, insentif diperlukan untuk bersaing dengan produk konvensional di pasaran.
Sementara itu, Kementerian Perindustrian telah menerbitkan aturan mengenai pedoman penyusunan standar industri hijau (SIH) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 51/M-IND/PER/6/2015.
Standar Industri Hijau merupakan acuan para pelaku industri dalam menyusun secara konsensus terkait dengan bahan baku, bahan penolong, energi, proses produksi, produk, manajemen pengusahaan, pengelolaan limbah dan/atau aspek lain yang bertujuan untuk mewujudkan industri hijau.
Untuk mendorong percepatan terwujudnya Industri Hijau, pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah dapat memberikan fasilitas kepada perusahaan industri baik fiskal maupun non fiskal. Strategi pengembangan Industri Hijau akan dilakukan yaitu:
1.      mengembangkan industri yang sudah ada menuju industri hijau; dan
2.      membangun industri baru dengan menerapkan prinsip-prinsip industri hijau

Sasaran Pengembangan Industri Hijau

1.      Tersusunnya standar industri hijau (jenis industri)
2.       Terakreditasinya lembaga sertifikasi (unit)
3.      Tersertifikasi auditor industri hijau (orang)
4.      Bantuan prasarana industri hijau pada sentra IKM (unit)
5.      Bantuan fasilitasi untuk sertifikasi industri hijau (kegiatan)


Dalam rangka mencapai sasaran tersebut di atas, maka akan dilakukan beberapa hal sebagai berikut:
1. Penetapan standar industri hijau, meliputi antara lain:
·         Melakukan benchmarking standar industri hijau di beberapa negara.
·         Menetapkan Panduan Umum penyusunan Standar Industri Hijau dengan memperhatikan sistem standardisasi nasional dan/atau sistem standar lain yang berlaku.
·         Melakukan penyusunan Standar Industri Hijau berdasarkan kelompok Industri sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
·         Menetapkan Standar Industri Hijau
·         Memberlakukan Standar Industri Hijau secara wajib yang dilakukan secara bertahap
·         Melakukan pengawasan terhadap perusahaan industri yang Standar Industri Hijaunya diberlakukan secara wajib.
·         Menetapkan Peraturan Menteri mengenai pengawasan terhadap Perusahaan Industri yang Standar Industri Hijaunya diberlakukan secara wajib.
·         Melakukan Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan negara yang telah menerapkan standar industri hijau atau standar lainnya yang sejenis

2. Pembangunan dan pengembangan lembaga sertifikasi industri hijau yang terakreditasi serta peningkatan kompetensi auditor industri hijau, meliputi antara lain:
·         Menyusun Pedoman Umum Pembentukan Lembaga Sertifikasi
·         Menyusun Standar Kompetensi Auditor Industri Hijau
·         Menyusun Standard Operating Procedure (SOP) Sertifikasi Industri Hijau
·         Menyusun Modul Pelatihan Industri Hijau
·         Menunjuk Lembaga Sertifikasi Industri Hijau yang terakreditasi
·         Menetapkan Pedoman Akreditasi terhadap Lembaga Sertifikasi Industri Hijau
·         Melakukan Pengawasan terhadap Lembaga Sertifikasi Industri Hijau
·         Melakukan pelatihan auditor industri hijau

3. Pemberian fasilitas untuk industri hijau, meliputi:
·         Fasilitas fiskal yang diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
·         Fasilitas non-fiskal berupa :
1.      pelatihan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia Industri;
2.      sertifikasi kompetensi profesi bagi sumber daya manusia Perusahaan Industri;
3.      bantuan pembangunan prasarana fisik bagi Perusahaan Industri kecil dan industri menengah; dan
4.      penyediaan bantuan promosi hasil produksi bagi Perusahaan Industri


Kesimpulan

Dengan adanya industry hijau mewujudkan bertujuan industry yang berkelanjutan dalam rangka efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelangsungan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup

Daftar Pustaka
Hestanto, 2019. Pembangunan industry hijau Indonesia. https://www.hestanto.web.id/industri-hijau/. Dikutip pada tanggal 7 januari 2020.
_____.2019. konsep dasar dan prinsip industry hijau. http://industrihijau.kemenperin.go.id/?page=view_artikel&id=9. Dikutip pada tanggal 7 januari 2020.