.

Tampilkan postingan dengan label @Kel-A04. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @Kel-A04. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 September 2019

Termodinamika

Disusun oleh: @N10-Fathan, @N11-Adetha, @N13-Wildan,


ABSTRAK
Termodinamika mempelajari bagaimana kalor atau biasa disebut panas yang menimbulkan perubahan dan dapat diubah menjadi beberapa bentuk sepperti hal nya mekanika. Pemanfaatan energi yang dihasilkan akibat adanya proses dalam gas dalam menghasilkan kerja. Banyak sekali contoh penerapan termodinamika dalam kehidupan sehari-hari, seperti halnya air conditioner (AC), dispenser, dll.
Kata kunci : TERMODINAMIKA


I. PENDAHULUAN
Ilmu kimia adalah bagian dari ilmu pengetahuan alam yang mengkaji tentang sifat, struktur transformasi dinamika, dan energetika dari suatu zat. Termodinamika ( thermo adalah panas, dynamic adalah gerakan atau perebahan) atau energetika kimia menyangkut perubahan energi yang menyertai proses kimia dan proses fisika. Beberapa istilah penting yang sangat diperlukan dalam pembahasan termodinamika kimia ini adalah sistem dan lingkungan. Sistem adalah bagian alam semesta yang menjadi perhatian kita. Bagian lainnya diluar system disebut lingkungan.


II. PERMASALAHAN
Pengertian dari termodinamika, apa saja prinsip dalam termodinamika, dan penerapan termodinamika yang dapat kita lakukan.


III. PEMBAHASAN
Pengertian
            Termodinamika merupakan suatu ilmu pengetahuan yang membahas hubungan antara panas dan kerja yang menyebabkan perubahan suatu zat. Maksudnya apabila suatu zat atau benda diberi panas (suhunya dinaikkan), maka akan timbul berbagai-bagai akibat seperti :
·         Gas, cairan dan zat padat (memuai)
·         Termo-elemen membangkitkan GGL
·         Kawat-kawat mengalami perubahan daya tahannya.
Dalam proses demikian, biasanya terdapat suatu pengaliran panas dan bekerjanya suatu gaya
yang mengalami perpindahan (panas) yang mengakibatkan terjadinya “Usaha atau Kerja”. Tujuannya memecahkan persoalan termodinamika dengan menguasai prinsip dasar (dalil, persamaan), sistematika pemecahan soal dan defenisi dasar suatu hukum termodinamika.

Prinsip Termodinamika

Prinsip-prinsip Termodinamika dapat dirangkum dalam 3 Hukum yaitu :
1. Hukum Termodinamika ke-Nol : berkenaan dengan kesetimbangan termal
                                                          atau Konsep Temperatur.

2. Hukum Termodinamika I : - konsep energi dalam dan menghasilkan prinsip kekekalan energi.
                                                - menegaskan ke ekivalenan perpindahan kalor dan perpindahan                                                        kerja.

3. Hukum Termodinamika II : memperlihatkan arah perubahan alami distribusi energi dan                                                               memperkenalkan prinsip peningkatan entropi.

            Hukum-hukum Termodinamika didasarkan pada penalaran logis , bukti yang membenarkan penggunaan hukum-hukum ini secara menerus diperoleh dari percobaan yang menyetujui akibat-akibatnya.


Penerapan Termodinamika

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap :
Energi kimia atau energi nuklir dikonversikan menjadi energi termal dalam ketel uap atau reaktor nuklir. Energi ini dilepaskan ke air, yang berubah menjadi uap. Energi uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin uap, dan energy mekanis yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan generator untuk menghasilkan daya listrik.
Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air :
Energi potensial air dikonversikan menjadi energi mekanis melalui penggunaan turbin air. Energi mekanis ini kemudian dikonversikan lagi Menjadi energi listrik oleh generator listrik yang disambungkan pada poros turbinnya.
Motor pembakaran dalam
Energi kimiawi bahan bakar dikonversikan menjadi kerja mekanis. Campuran udara bahan bakar dimampatkan dan pembakaran dilakukan oleh busi. Ekspansi gas hasil pembakaran mendorong piston, yang menghasilkan putaran pada poros engkol.


IV. KESIMPULAN
Berdasarkan materi diatas dapat disimpulkan sebagai berikut:
1.      Termodinamika adalah ilmu tentang energy, yang secara spesifik membahas tentang hubungan antara energi panas dengan kerja.
2.      Hukum-hukum termodinamika pada prinsipnya menjelaskan peristiwa perpindahan panas dan kerja pada proses termodinamika.
3.      Hukum kedua termodinamika terkait dengan entropi.

Daftar Pustaka:
-          S, Syukri. 1999. Kimia Dasar 1. Bandung: Penerbit ITB.
-          Anonim. 2017. Dasar Termodinamika http://ocw.usu.ac.id/course/download/4120000020-t ermodinamika-teknik-i/tkm_205_handout_dasar_termodinamika.pdf (akses 18 September 2019)
-          Kismaningrum. 2015. Makalah fisika dasar proses termodinamika. https://www.academia.edu/23926082/MAKALAH_FISIKA_DASAR_PROSES_TERMODINAMIKA_PROGRAM_STUDI_TEKNIK_INDUSTRI (akses 18 September 2019)

Senin, 08 Januari 2018

STURUKTUR MOLEKUL DAN IKATAN VALENSI

Disusun Oleh : @Kel-A04 ; @E09-Maulani (Maulani Nurtilawah)
      @E14-Devi (Devi Yanti Naibaho)
      @E15-Anastasia (Anastasia Dita)

Soal !!!
Menentukan jumlah domain elektron (Pasangan elektron ikatan (PEI) dan pasangan elektron bebas(PEB)) suatu molekul

Molekul https://latex.codecogs.com/gif.latex?ClF_%7b3%7d mempunyai bentuk T. Jumlah pasangan elektron ikatan dan pasangan elektron bebas berturut - turut adalah . . . . .

Pembahasan :
Ada beberapa cara untuk menentukan jumlah PEB dan PEI suatu molekul :

Cara 1
Dengan melihat tabel hubungan PEI dan PEB terhadap bentuk molekul (syarat : tentu kalian harus punya tabelnya, kemudian jika tidak boleh menggunakan tabel kalian harus hafal tidak hanya tipe molekul senyawa, tetapi juga jumlah domainnya, disamping kalian juga harus menghafal bentuk molekulnya)

Berdasatkan tabel bentuk T planar / datar memiliki jumlah pasangan elektron ikatan = 3, dan pasangan elektron bebasnya = 2

Cara 2
Menggambar Struktur Lewis (jika diketahui nomor atomnya, atau kalian bisa melihat tabel perodik untuk memperoleh data nomor atomnya)

Cl ( nomor atom 17) = 2 8 7 
https://latex.codecogs.com/gif.latex?\rightarrowJumlah elektron valensi = 7
F ( nomor atom 9) = 2 7
https://latex.codecogs.com/gif.latex?\rightarrow Jumlah elektron valensi = 7

Atom pusat = Cl ( jumlahnya paling sedikit)

Atom F dengan Cl akan berikatan tunggal karena F hanya butuh satu elektron lagi untuk mencapai kestabilan sesuai aturan oktet, sehingga bentuk struktur lewisnya adalah :

http://www.avkimia.com/
Dari struktur lewis diatas, terlihat ada 3 pasangan elektron ikatan dan 2 buah pasangan elektron bebas.

Cara 3
(cara termudah menurut kelompok saya, syarat = diketahui nomor atom )

Cl ( nomor atom 17) = 2 8 7
https://latex.codecogs.com/gif.latex?\rightarrow Jumlah elektron valensi = 7
F ( nomor atom 9) = 2 7
https://latex.codecogs.com/gif.latex?\rightarrow Jumlah elektron valensi = 7

Atom pusat = Cl
X atau PEI = 3 ( lihat saja jumlah subtituen yang terikat pada atom pusat, karena pada molekul terikat 3 buah atom F pada atom pusat Cl, maka jumlah PEI-nya adalah 3)

Jumlah elektron ikatan = 3 (karena jenis ikatan kovalen yang terjadi antara F dan Cl adalah tunggal, sehingga dibutuhkan 3 buah elektron Cl untuk berikatan dengan 3 buah atom F)

E atau PEB   
https://latex.codecogs.com/gif.latex?=&space;\frac%7bev.&space;atom&space;pusat&space;-&space;J.e.&space;Ikatan%7d%7b2%7d&space;=&space;\frac%7b7-3%7d%7b2%7d=&space;\frac%7b4%7d%7b2%7d=&space;2




Senin, 20 November 2017

Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur

 
Disusun Oleh : 
@Kel-A04 : @E09-Maulani ( Maulani Nurtilawa )
                 @E14-Devi ( Devi Yanti Naibaho )
                                                             @E15-Anastasia ( Anastasia Dita ) 

 Contoh Soal :
 Tunjukan jumlah sub kulit, jumlah orbital dalam tap sub kulit serta nilai n, l, m untuk orbital dalam kulit M suatu atom.
penyelesaian :
Kulit M adalah kulit dengan n=3, sehingga memiliki subkulit dengan l=0, 1,2
untuk sub kulit l=0 (Sub kulit s) m memiliki harga nol.
jadi hanya ada satu orbital 3s.
untuk l=1 (subkulit p), m= -1,0, +1, sehingga ada 3 subkulit 3p.
untuk l=2(subkulit d), m=-2,-1,0,+1,+2, sehingga terdapat 5 sub kulit 3d.
jadi dalam kulit M akan terdapat 9 orbital.
https://kimiaku.wordpress.com/materi-belajar/struktur-atom-dan-sistem-periodik-unsur/