.

Tampilkan postingan dengan label @D07-ALDY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @D07-ALDY. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Januari 2018

Industri Hijau dan Efisiensi Sumberdaya

                                               Oleh : Muhamad Aldy Firdausi Noveri


Industri Hijau adalah industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Kementerian Perindustrian menyusun konsep industri hijau dalam Permenperind No. 05/M-IND/PER/1/2011 dimana industri hijau didefinisikan sebagai industri berwawasan lingkungan yang menyelaraskan pertumbuhan dengan kelestarian lingkungan hidup, mengutamakan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya alam serta bermanfaat bagi masyarakat.
Pencapaian Industri Hijau
Industri hijau dpaat dicapai antara lain melalui:
1. Meningkatkan upaya pengelolaan internal
2. Meningkatkan proses pengawasan
3. Daur ulang bahan
4. Modifikasi peralatan yang ada
5. Teknologi bersih
6. perubahan bahan baku
7. modifikasi produk
8. pemanfaatan produk smaping.

Efisiensi adalah ukuran tingkat penggunaan sumber daya dalam suatu proses. Semakin hemat/sedikit penggunaan sumber daya, maka prosesnya dikatakan semakin efisien. Proses yang efisien ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih murah dan lebih cepat.

Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-fisik (intangible).
Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang, dan ada pula sumber daya yang kekal (selalu tetap). Selain itu, dikenal pula istilah sumber daya yang dapat pulih atau terbarukan (renewable resources) dan sumber daya tak terbarukan (non-renewable resources). Ke dalam sumber daya dapat pulih termasuk tanaman dan hewan (sumber daya hayati).

Daftar pustaka
IG suka, W simanjuntak, EL dewi.2010. https://www.jurnalunri.org/ojs/index.php/JNI/article/view/97 jurnal  natur Indonesia. Vol 13 no. 1

Selasa, 12 Desember 2017

WUJUD ZAT

@D04-Rizky, @D07-ALDY



Selasa, 21 November 2017

STRUKTUR MOLEKUL dan IKATAN KOVALEN

@D04-Rizky, @D07-ALDY
Oleh: Rizky Aditya Pradana dan M. Aldy Firdausi Novery



Kamis, 16 November 2017

yuk mengurangi penggunaan plastik

  
oleh : Muhamad Aldy Firdausi Noveri


Plastik adalah polimer rantai-panjang dari atom yang mengikat satu samalain. Rantaiini membentuk banyak unit molekul berulang, atau "monomer". Plastik dapat dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Plastik didesain dengan variasi yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, "reliency" dan lain-lain. Digabungkan dengankemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri.
Sejarah

Plastik merupakan material yang baru secara luas dikembangkan dan digunakan sejak abad ke-20 yang berkembang secara luar biasa penggunaannya dari hanya beberapa ratus ton pada tahun 1930-an, menjadi 150 juta ton/tahun pada tahun 1990-an dan 220 juta ton/tahun pada tahun 2005. Saat ini penggunaan material plastik di negara-negara Eropa Barat mencapai 60kg/orang/tahun, di Amerika Serikat mencapai 80kg/orang/tahun, sementara di India hanya 2kg/orang/tahun.

Jenis-jenis plastik & Kegunaan
PETE (Polyethylene Terephthalate) PETE atau PET merupakan salah satu plastik yang sering digunakan sebagai wadah makanan
HDPE (High-Density Polyethylene) Plastik HDPE merupakan jenis plastik yang biasanya digunakan untuk membuat botol susu, botol deterjen, botol shampo, botol pelembab, botol minyak, mainan, dan beberapa tas plastik.
PVC (Polyvinyl Chloride) Plastik jenis ini biasa digunakan untuk membuat plastik pembungkus makanan, botol minyak sayur, dan mainan anak-anak seperti pelampung renang.
LDPE (Low-Density Polyethylene) LDPE biasa ditemukan pada pembungkus baju, kantung pada layanan cuci kering, pembungkus buah-buahan agar tetap segar, dan pada botol pelumas.
PP (Polypropylene) Plastik PP bersifat kuat, ringan, dan tahan terhadap panas. Plastik PP mampu menjaga bahan yang ada di dalamnya dari kelembaban, minyak dan senyawa kimia lain.
PS (Polystyrene) Polystyrene atau styrofoam merupakan plastik yang murah, ringan, dan mudah dibentuk. Plastik ini banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan
Bahan Plastik Lain (BPA, Polycarbonate, dan LEXAN) Plastik ini biasanya digunakan untuk membuat aksesoris kendaraan, namun ada juga pabrik yang menggunakan plastik ini sebagai bahan baku botol minuman bayi dan pembungkus makanan.
Manfaat plastik
1.    sebagai pembungkus makanan
2. pembuatan perabot rumah tangga seperti gayung,
3. pembuatan botol kemasan
4. untuk di buat kerajinan
5. untuk di buat kresek

Bahaya Kantong Plastik
-Menyebab kankanker
-Mengganggu Kesehatan Sistem Saraf
-Meningkatkan Potensi Depresi
-Pembengkakan Hati
-Gangguan Reproduksi
-Radang Paru-paru
-Mengakibatkan Banjir
-Menurunkan Tingkat Kesuburan Tanah
-Hewat terjerat dan hewan bisa sampai mengkosumsi nya
-Mencemari Air
-Memicu Polusi Udara
Mencegah Limbah Plastik

Penggunaan Furoshiki untuk Mengurangi Limbah Kantong

Plastik Istilah Furoshiki (Jepang) yang sebenarnya di Indonesia juga telah mengenal ini dengan sebutan “pundutan” (Banjar) atau “boenthelan” (Jawa). Furoshiki
merupakan teknik membungkus dan membawa barang dengan menggunakan sehelai kain persegi. Ukuran boenthelan bervariasi tergantung pada ukuran barang yang akan dibungkus atau dibawa. Teknik membungkus bervariasi,  sehingga semakin menambah nilai estetika boenthelan tersebut Boenthelan ini dapat digunakan untuk membungkus atau membawa  barang, seperti buku, kotak, botol, dan sebagainya. Selain itu, dengan menggunakan boenthelan sebagai gaya hidup modern kita pun turut serta melestarikan bumi tercinta.

Pengolahan Limbah Plastik Menggunakan Metode Fabrikasi

Penanggulangan limbah plastik dengan cara melakukan daur ulang merupakan salah satu solusi yang baik, dimana limbah plastik yang diolah selain meminimalkan penumpukannya di alam juga produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomis. Salah satu cara proses daur ulang limbah plastik yaitu dengan metode fabrikasi.

Penggunaan Plastik Biodegradable

Penggunaan plastik biodegradable merupakan salah cara yang juga ampuh untuk menanggulangi limbah plastik, dimana sifat dari plastic biodegradable
yang ramah lingkungan menjadikannya pilihan yang tepat sebagai solusi untuk ketergantungan kita terhadap penggunaan kantong plastik.

Daftar pustaka
Ahvenainen, Raija.2003.Plastik.Ensiklopedia.com.dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Plastik

Anon.2012. Pengertian Plastik dan Sejarahnya.jelajahiptek.com.dalam http://jelajahiptek.blogspot.co.id/2012/06/pengertian-plastik-dan-sejarahnya.html

Wicaksana.bagia.2017. Pengertian Plastik.academia.com. dalam http://www.academia.edu/15714311/Pengertian_Plastik

Sakti.zein. Macam-Macam Jenis Plastik Lengkap.blogspot.com .dalam http://awalilmu.blogspot.co.id/2015/10/macam-macam-jenis-plastik-lengkap.html

Erita.2016.12 Bahaya Kantong Plastik bagi Kesehatan dan Lingkungan.halosehat.com. dalam https://halosehat.com/penyakit/sumber-penyakit/bahaya-kantong-plastik



Selasa, 14 November 2017

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

@D04-Rizky, @D07-ALDY
Oleh: Rizky Aditya Pradana dan M. Aldy Firdausi Novery




IKATAN KIMIA

@D04-Rizky, @D07-ALDY
Oleh: Rizky Aditya Pradana dan M. Aldy Firdausi Novery



Bahaya Serat Asbes

Jenis mineral yang dikatagorikan sebagai bahan asbes
chrysotile, riebeckite, grunerite, actinolite, anthrophyllite, dan thremolite
Bahaya dari asbes
saat ini telah diketahui bahwa asbes memberi pengaruh buruk bagi kesehatan kita.
Asbes tersusun dari serat yang sangat kecil dan halus sehingga tidak terlihat oleh mata dan memiliki sifat sangat ringan.
Asbes yang dihirup bisa menyebabkan "kanker" 20 hingga 30 tahun kemudian.
Debu asbes yang sangat kecil dan tidak terlihat oleh mata banyak beterbangan di udara saat membangun, menghancurkan atau merenovasi bangunan.
Ada orang yang menderita "kanker" 20 hingga 30 tahun kemudian setelah menghirup asbes tersebut
Adapun beberapa penyakit yang disebabkan oleh paparan debu asbes tersebut adalah :
-Kanker paru-paru
-Mesothelioma
-Mesothelioma pleura
-Mesothelioma peritoneal
-Mesothelioma perikardial
-Asbestosis
 -Plak Pleura
 -Efusi pleura
Kelebihan dari atap rumah yang memakai asbes
-Harga yang lebih murah jika dibandingkan genteng
-Bentuknya yang simple mudah dipasang
Ringan, sehingga tidak membutuhkan kayu yang banyak sebagai tempat pemasangan/penyangga
-Kekurangan dari atap rumah yang menggunakan asbes
-Dari sisi keindahan artistik bangunan lebih bagus genteng dari pada asbes
-Ada efek negative untuk penggunaan jangka panjang bagi penghuninya yaitu (kesehatan) karena bahan dasarnya dari karbon
-Kurang kuat didalam menyerap panas matahari, sehingga cenderung lebih panas suhu ruangan yang menggunakan asbes
-Perlu ekstra hati-hati saat proses pemasangan, karena fisik asbes yang mudah patah di bandingkan genteng

Daftar Pustaka

Alara.Buletin.2004. DAMPAK RADIOLOGIS PELEPASAN SERAT ASBES.Portalgaruda.com. dalam http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=271251

Anon.2017. Asbestos.Ensiklopedia.com. dalam  https://id.wikipedia.org/wiki/Asbestos
Nagamatsu.Yasuko.Apa yang di maksud dengan asbes.FREA.com. dalam http://plaza.umin.ac.jp/~FREAKIDS/Indonesia/top_k.html


Admin.2017. Kelebihan dan Kekurangan Atap Rumah Asbes.Infobisnisproperti.com.dalam