OLEH:
MUHAMMAD ARIFIN (@N14 – ARIFIN)
SATRIA AJI SURYA (@N15 – SATRIA)
Sifat Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan adalah sifat-sifat yang hanya
bergantung pada jumlah (kuantitas) partikel zat terlarut dalam larutan dan
tidak bergantung pada jenis atau identitas partikel zat terlarut – tidak peduli
dalam bentuk atom, ion, ataupun molekul. Sifat
koligatif merupakan sifat yang hanya memandang “kuantitas”, bukan “kualitas”.
Sifat larutan seperti rasa, warna, dan kekentalan (viskositas) merupakan
sifat-sifat yang bergantung pada jenis zat terlarut. Sebagai contoh, larutan
NaCl (garam dapur) terasa asin,
namun larutan CH3COOH (asam cuka) terasa asam.
Sifat – sifat Koligatif Larutan
Berikut penjelasan lengkap
sifat-sifatnya, yaitu:
Penurunan Tekanan Uap
Penurunan tekanan uap adalah penurunan
tekanan uap pelarut yang ditimbulkan oleh zat terlarut, pada suhu konstan.
Tekanan uap larutan adalah tekanan yang ditimbulkan uap jenuh larutan. Uap
jenuh larutan terbentuk dalam suatu ruangan jika ruangan dipenuhi uap air
sampai terjadi kesetimbangan antara air dengan uap air.
Kenaikan Titik Didih
Kenaikan titik didih adalah sifat koligatif, yang
berarti bahwa kenaikan titik didih bergantung pada keberadaan partikel terlarut
dan jumlahnya, tetapi tidak pada jenis zat tersebut. Sifat ini adalah efek dari
pengenceran pelarut dengan adanya zat terlarut. Kenaikan titik didih adalah
fenomena yang terjadi untuk semua zat terlarut dalam semua larutan, bahkan
dalam larutan ideal, dan tidak bergantung pada interaksi zat terlarut-pelarut
tertentu. Peningkatan titik didih terjadi baik ketika zat terlarut adalah
suatu elektrolit, seperti
berbagai garam, dan nonelektrolit. Dalam istilah termodinamika, asal dari
ketinggian titik didih adalah entropik dan dapat
dijelaskan dalam istilah tekanan uap atau potensial kimia dari
pelarut. Dalam kedua kasus, penjelasannya tergantung pada kenyataan bahwa
banyak zat terlarut hanya ada dalam fase cair dan tidak masuk ke dalam fase gas
(kecuali pada suhu yang sangat tinggi).
Dalam istilah tekanan uap, cairan
mendidih pada suhu ketika tekanan uapnya sama dengan tekanan di sekitarnya.
Untuk pelarut, keberadaan zat terlarut menurunkan tekanan uapnya dengan
pengenceran. Suatu zat terlarut yang tidak mudah menguap memiliki tekanan uap
nol, sehingga tekanan uap larutan lebih kecil daripada tekanan uap pelarut.
Dengan demikian, suhu yang lebih tinggi diperlukan untuk tekanan uap untuk
mencapai tekanan di sekitarnya, dan titik didih meningkat.
Larutan membeku pada suhu yang lebih rendah dari pelarut
murni. Fenomena ini disebut sebagai penurunan titik beku. Penurunan titik beku
larutan merupakan sifat koligatif larutan yang tergantung pada sejumlah
partikel terlarut dalam larutan. Semakin tinggi konsentrasi larutan, semakin
besar pula penurunan titk bekunya Adapun pengertian dari titik beku suatu
cairan adalah suhu dimana tekanan uap cairan sama dengan tekanan uap
padatannya. Titik beku larutan lebih rendah daripada titik beku pelarut murni.
Hal ini disebabkan zat pelarutnya harus membeku terlebih dahulu, baru zat
terlarutnya. Adanya zat terlarut mengakibatkan suatu pelarut semakin sulit
membeku, akibatnya titik beku larutan akan lebih rendah dibandingkan dengan
titik beku pelarut murninya. Selisih antara titik beku pelarut dengan titik
beku larutannya disebut penurunan titik beku larutan
Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tetapi bisa dihambat
secara buatan dengan cara meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi
pekat. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif, yang memiliki arti bahwa
sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat
terlarut itu sendiri.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.2014.Kenaikan Titik Didih. https://id.wikipedia.org/wiki/kenaikan_titik_didih. ( akses 6 September 2019)
Anonim.2019. Sifat Koligatif Larutan. https://www.studiobelajar.com/sifat-koligatif-larutan/. (akses 6 September 2019)
Anonim.2016. Rangkuman Materi Tentang Penurunan Tekanan Uap. https://materikimia.com/rangkuman-materi-tentang-penurunan-tekanan-uap/. (akses 6 September 2019)
Pratama, S,A. 2017. Penurunan Titik Beku Larutan. http://chemistryb15.blogspot.com/2017/06/penurunan-titik-beku-larutan.html?m=1.
( akses 6 September)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.